Kamis, 09 April 2026

Kamu Tidak Perlu Takut Akan Kematian

10 April 2026

Bacaan Hari ini:
Lukas 23:42-43 "Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus"
----------------
Kematian tidak dapat dihindari. Kita semua suatu saat akan mati. Tingkat kematian di dunia tetap 100 persen!

Banyak orang takut akan kematian, tetapi Tuhan tidak ingin kamu takut. Bahkan, Ia menunjukkan bahwa—karena belas kasihan-Nya—kamu tidak perlu takut untuk mati.

Lukas 23 menceritakan tentang seorang yang sedang sekarat yang menerima belas kasihan Tuhan. Kamu mungkin ingat kisah ini: Ketika Yesus disalibkan, Ia digantung di antara dua penjahat. Alkitab berkata, "Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!" Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah." (Lukas 23:39-41).

Salah satu penjahat mengejek Yesus dan bertindak seolah-olah kematian adalah akhir dari hidup—tetapi ia salah. Kematian adalah awal dari kekekalan, entah di surga atau di neraka.

Penjahat yang lain pada dasarnya berkata, "Tidakkah kamu menyadari betapa seriusnya keadaanmu? Dalam beberapa saat lagi kamu akan berhadapan langsung dengan Tuhan, tetapi kamu malah menghina Yesus." Lalu ia berpaling kepada Yesus dan berkata, "Ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja" (Lukas 23:42).

Bagaimana Yesus merespons? "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus" (Lukas 23:43).

Itulah belas kasihan di saat terakhir! Pencuri itu menyadari bahwa kebutuhan terbesarnya adalah pengampunan dosa, bukan kelegaan dari penderitaan. Dan ia tahu bahwa ia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Jadi ia hanya berkata, "Ingatlah aku." Dan Yesus pada dasarnya berkata, “Itu sudah cukup.” Respons Yesus menunjukkan bahwa Ia bahkan berkuasa atas kematian.

Renungkan :

- Apa yang ditunjukkan oleh respons langsung Yesus kepada penjahat itu—"Hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan Aku di Firdaus"—tentang kesediaan-Nya menunjukkan belas kasihan kepadamu?

- Pernahkah seseorang mengejek Yesus di depanmu? Bagaimana kamu merespons?

- Yesus tetap mengasihi dan menunjukkan belas kasihan bahkan saat Ia sedang disalibkan. Luangkan waktu sekarang untuk mengucap syukur atas kasih-Nya yang besar, dan mintalah Tuhan menolongmu melihat kesempatan untuk menunjukkan belas kasihan kepada orang lain.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Samuel 13-14; Lukas 10:1-24
____________
Ketika kamu menerima belas kasihan dari Yesus, kamu tidak perlu takut akan kematian—semua karena apa yang Yesus lakukan di kayu salib.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
You Don’t Need to Fear Death - Daily Hope with Rick Warren - April 10, 2026

“He said, ‘Jesus, remember me when you come into your Kingdom.’ And Jesus replied, ‘I assure you, today you will be with me in paradise.’” Luke 23:42-43 (NLT)
-------------------
Death is inevitable. We are all going to die at some point. The mortality rate in the world is still 100 percent!

Many people fear death, but God doesn’t want you to. In fact, he shows that—because of his mercy—you don’t need to be afraid of dying.

Luke 23 tells of a dying man who received God’s mercy. You may remember the story: When Jesus went to the cross, he was hung between two criminals. The Bible says, “One of the criminals hanging beside him scoffed, ‘So you’re the Messiah, are you? Prove it by saving yourself—and us, too, while you’re at it!’ But the other criminal protested, ‘Don’t you fear God even when you have been sentenced to die? We deserve to die for our crimes, but this man hasn’t done anything wrong’” (Luke 23:39-41 NLT).

One criminal made fun of Jesus and acted as if death is the end of life—but he was wrong. Death is the start of eternity, either in heaven or hell.

The other criminal said, in effect, “Don’t you realize the seriousness of your situation? You are about to go face-to-face with God in a matter of seconds, and here you are, putting down Jesus.” Then he turned to Jesus and said, “Remember me when you come into your Kingdom” (Luke 23:42 NLT).

How did Jesus respond? “I assure you, today you will be with me in paradise” (Luke 23:43 NLT).

Now that’s last-minute mercy! The thief realized his greatest need was forgiveness of his sins, not relief from pain. And he knew he couldn’t save himself. So he simply said, “Remember me.” And Jesus essentially said, “That’s good enough.” Jesus’ response showed that he even had power over death.

When you accept the mercy of Jesus, you don’t need to fear death—all because of what Jesus did on the cross.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar