Senin, 06 April 2026

Bagaimana Tuhan Memanggil Kita Memperlakukan Sesama

07 April 2026

Bacaan Hari ini:
Yohanes 8:11 "Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."
-----------------
Jika Anda adalah pengikut Yesus Kristus, Tuhan memanggil Anda untuk memperlakukan setiap orang dengan hormat. Tidak peduli apakah mereka bertindak, berpikir, atau beribadah secara berbeda dari Anda. Tuhan tetap ingin Anda memperlakukan mereka dengan hormat. Mengapa?
Karena itulah yang Yesus lakukan.

Yesus menerima semua orang. Ini tidak berarti Ia menyetujui semua yang mereka lakukan. Ia juga tidak menyetujui semua yang Anda lakukan, tetapi Ia menerima Anda dan memperlakukan Anda dengan hormat.

Dalam Yohanes 8, Yesus memperlakukan seorang perempuan yang dipermalukan dengan penuh hormat, tetapi para penuduhnya tidak demikian. Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?" (Yohanes 8:4-5).

Yesus mengetahui bahwa mereka hanya ingin menjebak-Nya agar Ia mengatakan sesuatu yang bisa digunakan untuk melawan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah. Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." (Yohanes 8:6-7).

Tidak ada yang tahu apa yang Yesus tulis di tanah, karena Alkitab tidak menjelaskannya. Beberapa ahli berpendapat bahwa Ia menuliskan dosa-dosa para penuduh itu: sikap menghakimi, kesombongan, ketidakjujuran, atau dosa lainnya. Sebagai Allah, Yesus mengetahui dosa-dosa tersembunyi mereka dan ingin menunjukkan inti persoalannya.

Apa yang dilakukan para penuduh itu? Yohanes 8:9 berkata, "Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya. "

Yesus pun tidak menghukumnya. Sebaliknya, Ia menunjukkan belas kasihan. Yohanes 8:11 berkata, "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Apakah perempuan itu melakukan kesalahan? Ya. Ia berbuat zina. Namun Yesus melindungi martabatnya di hadapan umum dan menegur dosanya dengan lembut. Ia pada dasarnya berkata, "Jangan lakukan ini lagi" Ia mengubah hidup perempuan itu.

Itulah sebabnya saya mengasihi Yesus—karena Ia melakukan hal yang sama dalam hidup saya. Ia memperlakukan saya dengan belas kasihan, meskipun saya tidak layak menerimanya. Ia juga melakukan hal yang sama dalam hidup Anda—dan itulah cara Ia ingin Anda memperlakukan orang lain.

Renungkan

- Kapan Anda merasakan bahwa Yesus memperlakukan Anda dengan hormat dan menunjukkan belas kasihan, bukan menghukum Anda?

- Apa artinya bagi Anda mengetahui bahwa Yesus memberikan belas kasihan dan penghargaan, bukan penghukuman?

- Dalam situasi apa Anda memiliki kesempatan untuk memperlakukan orang lain dengan cara yang sama seperti Yesus?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Samuel 4-6; Lukas 9:1-17
___________
Tuhan memberikan kasih karuniaNya. Besar anugerah dan belas kasihanNya, meskipun saya tidak layak menerimanya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
,How God Calls Us to Treat Others - Daily Hope with Rick Warren - April 7, 2026

“‘Neither do I condemn you,’ Jesus declared. ‘Go now and leave your life of sin.’” John 8:11 (NIV)
----------------
If you are a follower of Jesus Christ, God calls you to treat everyone with dignity. It doesn’t matter if they act, think, or worship differently than you. He still wants you to treat them with dignity. Why?

Because that’s what Jesus did.

Jesus accepted everyone. This doesn’t mean he approved of everything people did. He doesn’t approve of everything you do either, but he accepts you and treats you with dignity.

In John 8, Jesus treated a humiliated woman with dignity, but her accusers did not. Instead, they brought her before Jesus and said, “This woman was caught in the act of adultery. The law of Moses says to stone her. What do you say?” (John 8:4-5 NLT)

“‘Neither do I condemn you,’ Jesus declared. ‘Go now and leave your life of sin.’” John 8:11 (NIV)

If you are a follower of Jesus Christ, God calls you to treat everyone with dignity. It doesn’t matter if they act, think, or worship differently than you. He still wants you to treat them with dignity. Why?

Because that’s what Jesus did.

Jesus accepted everyone. This doesn’t mean he approved of everything people did. He doesn’t approve of everything you do either, but he accepts you and treats you with dignity.

In John 8, Jesus treated a humiliated woman with dignity, but her accusers did not. Instead, they brought her before Jesus and said, “This woman was caught in the act of adultery. The law of Moses says to stone her. What do you say?” (John 8:4-5 NLT)

Jesus knew they were just trying to trap him into saying something they could use against him, so he “stooped down and wrote in the dust with his finger. . . . [Then] he stood up again and said, ‘All right, but let the one who has never sinned throw the first stone!’” (John 8:6-7 NLT).

Nobody knows what Jesus wrote in the dirt, because the Bible doesn’t tell us. Some scholars think he wrote down the sins of the woman’s accusers: judgmentalism, arrogance, dishonesty, or spousal abuse. After all, Jesus, being God, knew their secret sins and wanted to get to the heart of the matter.

What did her accusers end up doing? John 8:9 says, “They slipped away one by one . . . until only Jesus was left in the middle of the crowd with the woman” (NLT). They didn’t stick around to condemn her.

And Jesus didn’t condemn her either. Instead, he showed her mercy. John 8:11 says, “‘Neither do I condemn you,’ Jesus declared. ‘Go now and leave your life of sin’” (NIV).

Did this woman do something wrong? Yes. She cheated on her husband. But Jesus protected her dignity in a public situation and dealt with her sin gently. He, in effect, said, “Don’t do this anymore.” He changed her.

That’s why I love Jesus—because he does the same thing with me. He treats me with mercy, even though I don’t deserve it. That’s what he does in your life, too—and it’s how he wants you to treat others.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar