Sabtu, 25 April 2026

Anda Tidak Menjalani Ini Sendirian

26 April 2026

Bacaan Hari ini:
Kisah Para Rasul 7:9-10 "Karena iri hati, bapa-bapa leluhur kita menjual Yusuf ke tanah Mesir, tetapi Allah menyertai dia, dan melepaskannya dari segala penindasan serta menganugerahkan kepadanya kasih karunia dan hikmat, ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir. Firaun mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir dan atas seluruh istananya."
--------------------
Ketika menghadapi kesulitan dan penderitaan yang besar, Yusuf tetap teguh karena ia bergantung pada kehadiran Allah, di mana pun ia berada.

Ada sebuah frasa yang digunakan lima kali dalam kisah Yusuf—dan setiap kali sesuatu disebutkan lima kali dalam Kitab Suci, Allah ingin Anda memperhatikannya dengan sungguh-sungguh. Frasa tersebut pada dasarnya adalah, "Tuhan menyertai Yusuf."

Kisah Para Rasul 7:9-10 berkata, "Karena iri hati, bapa-bapa leluhur kita menjual Yusuf ke tanah Mesir, tetapi Allah menyertai dia, dan melepaskannya dari segala penindasan serta menganugerahkan kepadanya kasih karunia dan hikmat, ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir. Firaun mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir dan atas seluruh istananya."

Yusuf mengetahui bahwa apa pun kemunduran yang terjadi, Allah menyertainya. Allah menyertai Yusuf ketika saudara-saudaranya melemparkannya ke dalam sumur dan ketika mereka menjualnya kepada para pedagang. Allah membawanya dengan selamat melalui semua kesusahannya.

Perhatikan bahwa tidak dikatakan Allah menyelamatkan Yusuf dari kesusahannya. Dikatakan bahwa Allah membawanya melalui kesusahan itu dengan selamat.

Ketika Anda memiliki kehadiran Allah, itu tidak berarti bahwa Ia akan mencegah hal-hal buruk atau sulit terjadi dalam hidup Anda. Itu berarti Ia akan membawa Anda melaluinya. Jika Allah telah mencegah semua hal buruk yang terjadi pada Yusuf, maka Yusuf tidak akan sampai ke Mesir, di mana ia menjadi seorang pemimpin yang berkuasa yang menyelamatkan bangsanya dari kelaparan. Ia tidak akan pernah mengalami pemulihan hidupnya.

Apa pun yang Anda hadapi hari ini, Allah sebenarnya dapat saja membawa Anda menghindarinya atau menjauhkan Anda darinya. Namun Ia membawa Anda melaluinya untuk kebaikan Anda dan untuk kemuliaan-Nya.

Bahkan ketika Anda tidak merasakannya, kehadiran Allah tidak pernah meninggalkan Anda. Ia menyertai Yusuf di dalam sumur, dalam perjalanan ke Mesir, di rumah Potifar, di penjara dan di istana Firaun. Tidak ada tempat yang dapat Anda datangi di mana Ia tidak akan menyertai Anda juga.

Selalu ada sesuatu yang dapat dipelajari dari kemunduran dalam hidup. Mungkin satu-satunya hal yang Anda pelajari dalam kesusahan adalah bagaimana bergantung pada kehadiran dan kuasa Allah—tetapi itu berarti iman yang lebih dalam dan lebih kuat akan menjadi salah satu pemulihan terbesar dalam hidup Anda.

Renungkan:

- Siapa atau apa yang dapat menolong Anda mengingat kehadiran Allah ketika Anda mengalami kemunduran?

- Menurut Anda, apa yang Allah ingin Anda lakukan ketika Anda tidak merasakan kehadiran-Nya?

- Pikirkan beberapa pelajaran terbesar yang Anda pelajari melalui kemunduran dalam hidup Anda. Bagaimana mengingat kesetiaan Allah melalui hal-hal tersebut menolong Anda mempercayai kehadiran-Nya sekarang?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 21-22; Lukas 18:24-43
______________
Allah tidak menyebabkan masalah Anda, tetapi Ia dapat menggunakannya untuk tujuan-Nya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
You’re Not Going through It Alone - Daily Hope with Rick Warren - April 26, 2026

“Jacob’s sons became jealous of their brother Joseph and sold him to be a slave in Egypt. But God was with him and brought him safely through all his troubles.” Acts 7:9-10 (GNT)
----------------------
When faced with great adversity and hardship, Joseph remained resilient because he depended on God’s presence, no matter where he was.

There’s a phrase that’s used five times in Joseph’s story—and anytime something is said five times in Scripture, God wants you to pay close attention. This phrase is essentially, “The Lord was with Joseph.”

Acts 7:9-10 says, “Jacob’s sons became jealous of their brother Joseph and sold him to be a slave in Egypt. But God was with him and brought him safely through all his troubles” (GNT).

Jospeh knew that no matter what the setback was, God was with him. God was with Joseph when his brothers threw him in the pit and when they sold him to the traders. God brought him safely through all his troubles.

Notice that it doesn’t say God spared Joseph from his troubles. It says God brought him safely through.

When you have God’s presence, it doesn’t mean he’s going to keep bad or hard things from happening to you. It means he’s going to bring you through it. If God had spared Joseph from all the terrible things that happened to him, then Joseph would not have made it to Egypt, where he became a powerful leader who saved his people from famine. He would have never had his comeback.

God doesn’t cause your problems, but he can use them for his purposes.

Whatever you’re facing today, God could have taken you around it or kept you out of it altogether. But he’s taking you through it for your good and for his glory.

Even when you don’t feel it, God’s presence has never left you. He was with Joseph in the pit, on the path to Egypt, in Potiphar’s palazzo, in prison, and in Pharaoh’s palace. There is no place you can go that he will not be with you too.

There is always something to learn in the setbacks of life. Maybe the only thing you learn in your troubles is how to depend on God’s presence and power—but that means a deeper, stronger faith will be one of your greatest comebacks.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar