28 April 2026
Bacaan Hari ini:
Lukas 6:36 "Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati."
----------------
Apakah Anda menyadari betapa dunia saat ini sering kali tidak berbelas kasihan dan tidak mau mengampuni? Seolah-olah bentuk humor tertinggi adalah merendahkan orang lain. Bahkan para komedian dibayar untuk sindiran yang sarkastis dan sinis terhadap orang lain.
Namun ketika orang melihat Anda menunjukkan belas kasihan, terutama di tengah masyarakat yang semakin kasar dan tidak ramah, mereka akan berkata, "Inilah yang saya harapkan dari seorang Kristen—seperti Yesus."
Yesus berkata dalam Lukas 6:36, "Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati."
Ada empat hal yang dapat Anda lakukan untuk membangun gaya hidup penuh belas kasihan. Kita akan melihat dua hal hari ini dan dua hal lainnya besok.
Perhatikan dan dengarkan kebutuhan orang lain.
Kebutuhan siapa? Kebutuhan orang-orang di lingkungan Anda, di tempat kerja Anda dan dalam keluarga Anda. Belas kasihan selalu dimulai dengan kesadaran. Jika Anda tidak menyadari, Anda tidak akan peduli.
Alkitab berkata, "dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga." (Filipi 2:4).
Anda tidak kesulitan menunjukkan belas kasihan karena Anda orang yang buruk. Hal itu terjadi karena Anda terlalu sibuk. Kesibukan adalah perusak utama belas kasihan dalam hidup Anda. Ketika Anda berpindah dari satu kegiatan ke kegiatan lain dan dari satu tugas ke tugas berikutnya, sulit untuk memperhatikan orang-orang di sekitar Anda. Dan ketika Anda tidak melihat dan mendengarkan kebutuhan orang lain, hampir mustahil untuk menunjukkan belas kasihan.
Jangan tersinggung oleh dosa orang lain.
Anda tidak dapat berkata, "Perbaiki hidup Anda terlebih dahulu, baru saya akan menerima Anda." Tidak—belas kasihan itu tanpa syarat! Jika Anda ingin menunjukkan belas kasihan kepada orang lain, Anda tidak boleh merasa tersinggung oleh mereka. Anda tidak dapat melayani orang lain jika Anda memandang mereka lebih rendah.
Yesus tidak tersinggung oleh dosa orang lain. Bahkan, Ia bergaul dengan orang-orang yang dianggap sebagai pendosa paling buruk. Ia bahkan dituduh bersalah karena bergaul dengan orang-orang yang korup, tidak mengasihi dan manipulatif.
Ini tidak berarti bahwa Yesus menyetujui semua yang mereka lakukan. Allah juga tidak menyetujui semua yang Anda lakukan, tetapi Ia tetap menerima Anda sepenuhnya. Menunjukkan belas kasihan tidak berarti Anda mengatakan bahwa semua yang dilakukan seseorang itu benar. Kecanduan narkoba dan perzinahan, misalnya, bukanlah hal yang benar.
Namun, Anda tetap dapat menunjukkan belas kasihan. Anda dapat melakukan kepada orang lain apa yang Kristus telah lakukan bagi Anda.
"Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa." (1 Petrus 4:8).
Renungkan:
- Mengapa belas kasihan sulit ditemukan di dunia saat ini?
- Siapa yang pernah menunjukkan belas kasihan kepada Anda, bahkan ketika Anda tidak layak menerimanya? Bagaimana kejadiannya?
- Pernahkah Anda menahan belas kasihan dari seseorang karena Anda tidak setuju dengan gaya hidupnya? Jika ya, bagaimana Anda dapat merespons mereka secara berbeda hari ini?
Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 1-2; Lukas 19:28-48
___________
Di dunia yang semakin tidak ramah, kesaksian Kristen terbesar Anda dapat terlihat melalui sikap Anda yang menunjukkan belas kasihan kepada orang lain.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Your Greatest Witness Is Mercy - Daily Hope with Rick Warren - April 28, 2026
“Be merciful, just as your Father is merciful.” Luke 6:36 (NIV)
-----------------
In an increasingly unkind world, your greatest Christian witness can be showing people mercy.
Have you noticed how unmerciful and unforgiving our world is? It seems the highest form of humor is the put-down. Even comedians get paid for their sarcastic and cynical jabs at others.
But when people see you showing mercy, especially considering how rude and mean society has become, they’ll say, “That’s what I expect a Christian to be like—like Jesus.”
Jesus says in Luke 6:36, “Be merciful, just as your Father is merciful” (NIV).
There are four things you can do to build a lifestyle of mercy. We’ll look at two today and two tomorrow.
Watch and listen for the needs of others. Whose needs? The needs of people in your neighborhood, at your work, and in your family. Mercy always begins with awareness. If you’re not aware, then you don’t care.
The Bible says, “Look out for one another’s interests, not just for your own” (Philippians 2:4 GNT).
You don’t struggle to be merciful because you’re a bad person. It’s because you’re too busy. Busyness is the number one destroyer of mercy in your life. When you’re moving from event to event and task to task, it’s hard to pay attention to the people around you. And when you’re not looking and listening for people’s needs, it’s nearly impossible to be merciful.
Don’t be offended by the sins of others. You can’t say, “Go clean up your life, and then I will accept you.” No—mercy is unconditional! If you’re going to show mercy to people, you can’t be offended by them. You can’t minister to people if you’re looking down on them.
Jesus wasn’t offended by people’s sins. In fact, he hung out with the worst kinds of sinners. He was even accused of “guilt by association” because he spent time with people who were corrupt, unloving, and manipulative.
This doesn’t mean Jesus approved of everything they did. God doesn’t approve of everything you do, but he accepts you completely. Showing mercy doesn’t mean you say everything someone does is okay. Drug addiction and adultery, for example, are not okay.
But you can still show mercy. You can do for others what Christ has done for you.
“Most importantly, love each other deeply. Love has a way of not looking at others’ sins” (1 Peter 4:8 ICB).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar