Kamis, 30 April 2026

Anda Tidak Harus Melihatnya untuk Mempercayainya

01 Mei 2026

Bacaan Hari ini:
Ibrani 11:7 "Karena iman, maka Nuh--dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya"
----------------
Apakah Allah telah memberikan Anda suatu visi? Mungkin hal itu sudah ada di hati Anda sejak Anda masih kecil, atau Anda baru mulai memahami apa yang Allah ingin lakukan dalam hidup Anda dan melalui Anda.

Segera setelah Allah memberikan sebuah impian, akan ada suara-suara keraguan. Untuk mengejar rencana Allah dengan segenap hati Anda, Anda harus mendengarkan Allah dan menolak suara-suara keraguan tersebut.

Suara-suara keraguan dapat datang dari berbagai tempat—dari para pengkritik, dari persaingan, dari Iblis, dari teman dan keluarga yang berkata, "Kami sudah mengenal Anda sepanjang hidup Anda. Siapa Anda sehingga berpikir demikian?"

Pikirkan semua suara dalam hidup Nuh yang mencoba membuatnya meragukan apa yang Allah katakan—untuk mempersiapkan diri menghadapi penghakiman yang akan datang dengan membangun sebuah bahtera. Anak-anak Nuh mungkin tidak senang melihat ayah mereka membangun kapal besar di halaman depan rumah. Mereka kemungkinan besar tidak ragu untuk menyampaikan perasaan mereka!

Nuh juga harus menjalani tahun demi tahun sambil diejek oleh para tetangganya, yang pasti menganggapnya gila. Bagaimanapun, Nuh percaya bahwa Allah berbicara kepadanya, dan ia membangun sebuah bahtera untuk menghadapi air bah, padahal belum pernah ada yang melihat hujan sebelumnya.

Penghancur impian akan mencoba menghentikan impian Anda. Para pengkritik dan orang-orang sinis akan mempertanyakan usaha Anda untuk melakukan sesuatu yang besar bagi Allah.

Namun suara keraguan terbesar bisa berasal dari dalam diri Anda sendiri. Anda terus berbicara kepada diri Anda—baik menanam benih keraguan dalam pikiran Anda atau mengingatkan diri Anda tentang apa yang Allah katakan tentang Anda.

Allah tidak akan pernah memanggil Anda untuk melakukan sesuatu tanpa memberikan kuasa, sumber daya, dan kasih karunia untuk melakukannya.

Anda harus mempercayai hal ini, dan kemudian Anda harus terus mengingatkan diri Anda bahwa hal itu benar. Iman adalah penawar terhadap ketakutan dan keraguan dalam hidup Anda. Ibrani 11:7 berkata, "Karena iman, maka Nuh--dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya"

Renungkan:

- Tidaklah keliru untuk percaya bahwa Allah telah memberikan Anda impian besar dalam hidup Anda. Hal besar apa yang Anda pikir Allah ingin Anda capai bagi-Nya?

- Alat atau sarana apa yang telah Allah berikan untuk mengingatkan Anda akan janji-janji-Nya?

- Dalam hal apa Anda dapat melatih iman Anda seperti otot agar menjadi semakin kuat?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 8-9; Lukas 21:1-19
____________
Nuh tidak dapat melihat air bah itu, tetapi ia mempercayai apa yang Allah katakan kepadanya. Anda juga tidak selalu dapat melihat tujuan Allah bagi hidup Anda. Namun ketika Anda mempercayakan masa depan Anda kepada Allah—ketika Anda yakin akan apa yang Anda harapkan dan percaya akan apa yang tidak Anda lihat—suara-suara keraguan akan memudar, dan Anda akan melangkah menuju tujuan Anda dengan keyakinan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
You Don’t Have to See It to Believe It - Daily Hope with Rick Warren - May 01, 2026

“It was faith that made Noah hear God's warnings about things in the future that he could not see.” Hebrews 11:7 (GNT)
--------------------
Has God given you a vision? Maybe it’s been in your heart since you were young, or you are just learning about what God wants to do in your life and through you.

As soon as God gives you a dream, there are going to be voices of doubt. To pursue God’s plan with your whole heart, you’re going to have to listen to God and reject the voices of doubt.

Voices of doubt can come from a lot of places—from critics, from competition, from Satan, from friends and family who say, "We’ve known you all your life. Who do you think you are?"

Think of all the voices in Noah’s life that tried to make him doubt what God had said—to prepare for a coming reckoning by building an ark. Noah’s children would not have been thrilled with their dad building a huge boat in the front yard. They probably had no problem letting Noah know exactly how they felt!

Noah also had to live year after year being ridiculed by his neighbors, who must have thought he was insane. After all, Noah thought God spoke to him, and he was building an ark for a flood when no one had ever seen rain before.

Dream busters will try to stop your dream. Critics and cynics are going to question your pursuit of something great for God.

But the biggest voices of doubt can come from inside you. You talk to yourself constantly—either planting seeds of doubt in your mind or reminding yourself what God says about you.

God will never call you to do something that he doesn't give you the power and the resources and the grace to do.

You have to believe this, and then you have to remind yourself that it is true. Faith is the antidote to fear and doubt in your life. Hebrews 11:7 says, “It was faith that made Noah hear God's warnings about things in the future that he could not see” (GNT).

Noah couldn't see the flood, but he believed what God told him. You can't always see God's destiny for you either. But when you trust your future to God—when you are sure of what you hope for and certain of what you do not see—the voices of doubt will fade, and you will move toward your goals with confidence.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar