Kamis, 03 Agustus 2017

Jangan Hanya Belajar dari Alkitab. Tapi Ingat-Ingatlah itu!

04 Agustus 2017

Bacaan Hari ini:
Amsal 4: 20-22 "Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka."
------------------------
Alkitab mengatakan ini mengenai hikmat dalam Amsal 22:17-18: "Pasanglah telingamu dan dengarkanlah amsal-amsal orang bijak, berilah perhatian kepada pengetahuanku. Karena menyimpannya dalam hati akan menyenangkan bagimu, bila semuanya itu tersedia pada bibirmu." 
Perhatikan empat kata kerja dalam kalimat itu: mendengar, memperhatikan, menyimpan di dalam hati dan memperkatakan. Itulah tanda-tanda hikmat.

Anda tak bisa hanya memelajari sesuatu dan menjadi orang yang lebih bijak; Anda harus mengingatnya, menyimpannya di dalam hati. Anda juga tak bisa hanya mengingatnya; Anda harus memperkatakannya. Karena jika Anda tidak mengingat dan memperkatakannya, pada akhirnya Anda harus belajar pelajaran yang sama berulang-ulang kali. 

Anda harus menyimpannya di dalam hati untuk dapat mengingatnya, sehingga Anda dapat menyatakannya kembali dan pada akhirnya dapat menerapkannya.

Orang berkata, "Saya sulit mengingat ayat Alkitab!" Ya, Anda tentu bisa! Anda bisa ingat apa yang penting buat Anda. Anda bisa ingat apa yang Anda sukai. Anda bisa ingat apa yang penting buat Anda.

Misalnya, banyak dari Anda berkata, "Saya tidak bisa menghafal ayat Alkitab." Tapi Anda ingat semua statistik pertandingan baseball atau sepak bola musim lalu. Anda juga mungkin berkata, "Saya tidak bisa mengingat ayat Alkitab," tapi Anda bisa mengutip semua lirik lagu-lagu populer atau resep favorit Anda atau hal-hal lain yang Anda sukai. Anda pasti ingat apa yang penting bagi Anda.

Jika kebenaran Firman adalah sesuatu yang penting buat Anda, maka Anda pasti akan mengingatnya. Anda akan mengingatnya dan Anda akan memperkatakannya dan Anda akan meneguhkannya dan Anda akan melaksanakannya dalam hidup Anda. Kemudian, itu bisa mengubah hidup Anda.

*"Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.* "(Amsal 4: 20-22).

Renungkan hal ini:
~ Mengapa penting bagi kita untuk menghafal Alkitab?
~ Apa satu hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu Anda menghafal Alkitab?
_______________________
*Jika Tuhan adalah bagian penting dalam hidup Anda, maka Anda pasti selalu mengingat dan menyimpan perkataan-Nya.*

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Rabu, 02 Agustus 2017

Orang Bijak itu Bertanya dan Mendengarkan

03 Agustus 2017

Bacaan Hari ini:
Amsal 20: 5 *"Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya."*
--------------------------
Jika Anda ingin menjadi bijak, Anda harus belajar bagaimana 
~ mengajukan pertanyaan yang bijak. 

Amsal 20: 5 mengatakan, *"Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya."* 

Dengan kata lain, setiap orang punya sesuatu
~ yang bisa Anda petik. 
~ Ini ibaratnya menimba air di sumur yang dalam.

Bagaimana Anda bisa menarik hikmat dari setiap orang?
~ Dengan belajar mengajukan pertanyaan yang cerdas.

Seiring perjalanan saya keliling dunia, saya sering mengajukan pertanyaan kepada banyak orang, dari supir taksi sampai perdana menteri dan mereka berdua mengajarkan saya sebuah pelajaran. 
Anda bisa belajar dari siapa saja jika Anda tahu apa pertanyaan yang tepat untuk ditanyakan!

Salah satu hal yang telah saya pelajari adalah 
~ saya tidak akan bisa memelajari apa pun saat saya berbicara. 

Jika mulut saya berbicara, artinya 
~ saya tidak belajar. 

Anda tidak belajar apa pun ketika 
~ Anda berbicara. 

Anda belajar saat 
~ Anda mendengarkan. 

*Jadi Anda harus belajar untuk mendengarkan.*

Saya telah melakukan banyak wawancara selama bertahun-tahun, dan saya perhatikan acara wawancara di TV telah berubah. Yang menjadi daya tarik utamanya bukanlah si bintang tamu, melainkan si pewawancara. Yang menjadi tugas si pembawa acara ini adalah agar seluruh perhatian tertuju padanya.

Saya merindukan acara talk show Larry King yang dulu. Saya tidak selalu setuju dengan opini Larry King, tapi saya suka bagaimana dia mengajukan pertanyaan dan kemudian membiarkan si bintang tamu berbicara. Pada saat itu dia menyadari bahwa penonton tidak akan mendengarkan Larry King. Mereka menyetel TV untuk mendengarkan para bintang tamu yang menarik semua tamu yang menarik dan yang bisa mengajarkan mereka sesuatu.
Larry King pernah mengatakan bahwa dalam sebuah wawancara, jika si pembawa acara berbicara 50 persen dari keseluruhan acara, maka ada sesuatu yang sangat salah. Si pembawa acara sebaiknya mendengarkan apa yang paling banyak dan sedikit bicaranya. Pembawa acara talk show yang bagus harus membuat pertanyaannya dan kemudian hanya mendengarkan.

Anda bisa belajar dari siapa saja, tapi 
~ Anda harus bersedia mengajukan pertanyaan dan kemudian 
~ mendengarkannya. 
Itu tanda orang bijak.

Renungkan hal ini: 
~ Cobalah menghabiskan sepanjang hari Anda untuk fokus mendengarkan daripada berbicara. Apa bedanya?
~ Apa yang coba Anda sampaikan kepada seseorang saat Anda mengajukan pertanyaan dan fokus mendengarkan jawaban mereka?
~ Apa contoh-contoh pertanyaan yang bijak?
______________________
Untuk menjadi bijak, diperlukan 
~ kerendahan hati untuk diam dan 
~ mendengarkan serta 
~ merenungkan pengaruh positif di sekitar Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Selasa, 01 Agustus 2017

Ingin Menjadi Orang Bijaksana, Bergaullah dengan Orang Bijak

02 Agustus 2017

Bacaan Hari ini:
Amsal 13:20 
~"Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi 
~ siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang."
-------------------------------
Pernahkah Anda mendengar ungkapan lama, "Jika kau ingin terbang tinggi bersama rajawali, jangan berlari bersama kalkun"?

*Jika Anda ingin menjadi orang bijak, Anda harus dikelilingi beberapa orang bijak dalam hidup Anda.*

~ Anda tak perlu memiliki banyak teman dalam hidup ini. 
~ Anda tak perlu menjadi orang terkenal. 

Anda hanya perlu beberapa teman baik yang bisa membangun Anda,
~ yang tidak menjatuhkan Anda,
~ yang bijak, bukan yang bodoh. 

*Jika Anda bergaul dengan orang bodoh, Anda akan menjadi sama seperti mereka.*

Kita semua tumbuh di tengah-tengah masyarakat. 
~ Anda tak bisa meraih kedewasaan rohani seorang diri. 
~ Anda bisa saja menjadi seorang biksu lalu tinggal di puncak gunung, menghabiskan seluruh hidup Anda dalam kesunyian dan hanya membaca buku. 

Pengetahuan Anda bisa bertumbuh, tapi 
~ tidak dengan hikmat dan kebijaksanaan Anda. 

Mengapa? 

Karena hikmat atau kebijaksanaan adalah 
~ tentang kasih. 

Hikmat muncul terutama dalam hubungan kita dengan orang lain. 

Itulah sebabnya banyak orang memiliki gelar pendidikan, 
~ tapi sayangnya pernikahan mereka berantakan. 

Mereka berpendidikan, 
~ tapi mereka tidak bijak atau berhikmat.

Alkitab mengatakan dalam Amsal 13:20, *"Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang."*

Jika saya berdiri di tepi panggung, dan saya mencoba menarik Anda ke atas saat Anda mencoba menarik saya ke bawah secara bersamaan, mana yang lebih mudah dilakukan? 
~ Selalu lebih mudah bagi seseorang menarik Anda ke bawah, ketimbang 
~ menarik Anda ke atas. 

Orang-orang yang menarik Anda ke bawah bukanlah teman Anda. 
~ Teman ada untuk menarik Anda ke atas. 
~ Teman ada untuk mendorong Anda dalam mengejar hikmat kekudusan dengan menawarkan bantuan. 

*Apakah Anda memiliki seseorang dalam hidup Anda yang secara rutin memberi Anda masukan?*

Anda butuh dorongan yang seperti itu dalam hidup Anda bila 
~ Anda ingin menjadi orang yang bijak.

Renungkan hal ini: 
~ Siapakah orang-orang yang paling dekat dengan Anda?

~ Bagaimana orang-orang tersebut mendorong Anda dalam pertumbuhan dan hikmat rohani Anda saat ini? 

~ Atau, bagaimana mereka sering mengganggu perhatian Anda saat Anda berusaha belajar untuk hidup bijak? 

~ Apakah lebih penting buat Anda untuk memiliki banyak teman atau hanya beberapa teman tapi dengan hubungan yang dalam? 

~ Mengapa Anda berpikir begitu?
_________________
Lingkungan Anda memengaruhi 
~ sikap, 
~ pandangan dan 
~ prinsip Anda. 
*Segera ambil sikap untuk meninggalkan pengaruh negatif dalam hidup Anda.*

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Senin, 31 Juli 2017

Isi pikiran Anda dengan Kebenaran, bukan Racun

01 Agustus  2017

Bacaan Hari ini:
Amsal 15:14 *"Hati orang berpengertian mencari pengetahuan, tetapi mulut orang bebal sibuk dengan kebodohan."*
--------------------
Jika Anda ingin menjadi bijak, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan *mendengar Firman Tuhan setiap hari.*

Amsal 2: 6 mengatakan, *"Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian."*
~ Anda tidak mendapatkan hikmat dari televisi. 
~ Anda tidak mendapatkannya dari internet. 
~ Anda tidak mendapatkannya dari majalah. 

*Hikmat berasal dari Tuhan.*

Alkitab mengatakan dalam Amsal 15:14, *"Hati orang berpengertian mencari pengetahuan, tetapi mulut orang bebal sibuk dengan kebodohan."*

Anda bisa memberi makan pikiran Anda 
~ dengan kebenaran, atau 
~ dengan sampah. 

Apa pun yang Anda isi ke dalam pikiran Anda, itulah yang akan keluar- 
~ masuk sampah, 
~ keluar sampah. 

Jika Anda ingin menjadi bijak, maka 
~ Anda harus memberi makan pikiran Anda setiap hari dengan kebenaran, bukan sampah.

Ada tiga macam hal yang bisa Anda isi ke dalam pikiran Anda: 
~ Mengisi pikiran dengan racun, 
~ mengisi pikiran dengan junk food, atau 
~ mengisi pikiran Anda dengan makanan kesehatan.

*Orang bijak melindungi pikiran mereka.* ~ Mereka mengenakan helm keselamatan. ~ Mereka tidak membiarkan apa pun diisi ke dalam pikiran mereka. 
~ Mereka membuang jauh-jauh racun itu.

Junk food itu tidak baik. Makanan ini tidak memiliki nilai gizi. 

Sebagian besar acara yang Anda lihat di TV itu tidak jahat. 
~ Itu hanya junk food. 
~ Itu ibaratnya isian makanan. 

Tapi yang jadi masalah dengan isian yaitu 
~ ketika Anda memberi diri Anda makan dengan isian yang buruk, Anda tidak punya rasa lapar akan kebenaran. 

Jika Anda menonton TV selama empat jam, pikiran Anda akan penuh dengan 
~ kalori kosong yang tidak berguna untuk tubuh atau pikiran Anda.

Makanan kesehatan adalah makanan bergizi. 
~ Ini membantu Anda tumbuh dan menjaga kesehatan Anda. 
~ Itu adalah kebenaran, dan orang bijak memberi makan dirinya dengan kebenaran. 
~ Itu membuat Anda lebih bijak - dalam hubungan, waktu, uang, bisnis, pengasuhan anak, pernikahan, dan area lain dalam hidup Anda.

Hal pertama yang perlu Anda tuju untuk mengisi pikiran Anda dengan kebenaran adalah 
~Firman Tuhan. 

Semakin Anda mengembangkan kebiasaan membaca dan belajar Alkitab setiap hari, semakin bijak Anda nantinya.

Renungkan hal ini:
~ Apa sajakah junk food yang Anda izinkan mengisi pikiran Anda?

~ Perbedaan apa yang Anda lihat di hari-hari Anda ketika Anda menghabiskan lebih banyak waktu untuk menonton TV dan internet, ketimbang melakukan apa yang ada di dalam Firman Tuhan?

~ Apa cara-cara praktis yang dapat Anda lakukan hari ini yang akan membantu Anda menjadikan waktu teduh Anda sebagai prioritas utama?
_______________
*Pikirkan apa yang dipikirkan Tuhan bagi Anda.*

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Minggu, 30 Juli 2017

Tuhan sedang Menunggu Anda untuk Meminta

31 Juli 2017

Bacaan Hari ini:
Matius 7:11 "Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
------------------------
*Tuhan adalah Sumber dari segalanya.*

Segala sesuatu yang Anda lihat di dunia ini dan segala sesuatu yang tak dapat Anda lihat di dunia ini dan di alam semesta ini, semuanya itu Tuhan ciptakan. Dia adalah Sumber dari segala hal baik.

Ketika Anda bergantung pada Tuhan sebagai Sumber Anda, ada empat kebenaran yang perlu Anda ingat.

Pertama, 
segala sesuatunya adalah anugerah dari Tuhan. Semua yang Anda punya bukanlah hasil dari usaha Anda. Itu semua adalah anugerah dari Tuhan. Jika Tuhan tidak mau memberikannya, maka Anda tidak akan memilikinya. 
Alkitab mengatakan kepada kita di Yakobus 1:17a, "Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas," Itulah mengapa frase ketiga dalam Doa Bapa Kami dimulai dengan kata "berikanlah." "Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya" Mengapa? 
Karena itu adalah sebuah anugerah. Anda tidak bisa mendapatkannya dengan usaha Anda.

Kedua, 
tidak ada satu pun yang Anda butuhkan yang tidak bisa disediakan oleh Tuhan. Anda tentunya tak tahu apa yang akan Anda butuhkan enam bulan ke depan. Tetapi apa pun itu, Tuhan punya kuasa untuk menyediakannya buat Anda. Alkitab mengatakan tentang hal ini dalam Filipi 4:19: "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus." 
Kekayaan dan kemulian-Nya di dalam Kristus artinya Tuhan memiki kekayaan yang berlimpah-limpah, di mana itu hanya bisa dicurahkan oleh Tuhan sendiri. Tuhan memiliki kekayaan dan kemuliaan yang tak ada habisnya.

Ketiga, 
Tuhan ingin memberikan semua yang Anda butuhkan. Matius 7:11 mengatakan, "Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." 
Tuhan ingin memenuhi semua kebutuhan Anda.

Dan, ini yang keempat: 
Dia sedang menunggu Anda untuk meminta. Apabila ada kebutuhan dalam hidup Anda yang belum terpenuhi, itu bukan salah Tuhan. Anda tidak menunggu Tuhan. Ketahuilah, Dia sedang menunggu Anda! Masalahnya bukan karena Tuhan tidak ingin memenuhi kebutuhan Anda tersebut; masalahnya adalah Anda tidak pernah berdoa meminta kepada-Nya.

Yakobus 4: 2b mengatakan, *"Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa."*

Renungkan hal ini
~ Siapa yang Anda mintai bantuan dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan Anda?

~ Apa yang selama ini Anda tunda-tunda untuk Anda minta pada Tuhan?
_____________________
*Mulut yang berat untuk meminta pada Tuhan, berasal dari hati yang sombong.*

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Sabtu, 29 Juli 2017

Yang Diampuni Harus Mengampuni

Yang Diampuni Harus Mengampuni    30 Juli 2017    Bacaan Hari ini:  Kolose 3:13 "*Sabarlah* kamu seorang terhadap yang lain, dan *ampunilah* seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, *sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian*."  ------------------------  Apakah Anda menunjukkan kasih terhadap sesama?   ~ Itu yang Tuhan mau kita lakukan tapi juga   ~ yang sulit kita ingat karena  ~ kita seringkali fokus pada diri kita sendiri.    Kadang lebih mudah untuk   ~ menjadi egois ketimbang menjadi orang yang baik hati.     Ketika Anda mengantri di kasir supermarket sebab si kasir bekerja lambat, Anda   ~ melihatnya sebagai 5 menit yang mengganggu hari Anda ketimbang   ~ melihat si kasir sebagai seseorang yang mungkin sedang bersusah payah bekerja mempertahankan pekerjaannya atau mungkin juga yang baru saja mendengar kabar duka 5 menit yang lalu.     Contoh lain,   Anda melihat seseorang dalam keluarga Anda yang sedang kesusahan   ~ sebagai seseorang yang menguras tenaga Anda   ~ ketimbang melihat bagaimana putus asanya dia menghadapi situasi sulit tersebut.     Anda melihat seseorang yang menyalib mobil Anda di jalan tol   ~ sebagai perwujudan fisik dari Setan   ~ ketimbang seseorang yang butuh kasih Allah.    Tapi masalahnya adalah,   ~ *kita semua adalah orang yang butuh kasih Tuhan*.     *Itulah sebabnya Yesus Kristus datang ke dunia ini*.     Untuk menunjukkan kasih kita kepada orang lain ialah   ~ dengan mengingat apa yang telah Tuhan lakukan buat kita.     Cara paling ampuh yang Tuhan perlihatkan kepada kita ialah   ~ dengan pengampunan.     Dan cara yang Dia mau kita pakai untuk menunjukkan kasih kita kepada orang lain ialah   ~ dengan mengampuni mereka.    Kolose 3:13 mengatakan, "*Sabarlah* kamu seorang terhadap yang lain, dan *ampunilah* seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, *sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian*."    Orang sering bertanya pada saya, "Bagaimana saya bisa mendapatkan kekuatan untuk mengampuni?   ~ Saya tidak punya itu di dalam diri saya."     Anda tahu,   ~ saya juga tidak punya!     Satu-satunya cara bagaimana saya menemukan kekuatan untuk mengampuni ialah   ~ dengan mengingat betapa Yesus telah mengampuni saya.     Ketika saya mengingat hal itu,   ~ Dia memberi saya kekuatan dan kasih untuk memaafkan orang lain.    Clara Barton, pendiri Palang Merah, diingatkan kembali oleh seorang teman satu hal yang amat kejam yang pernah dilakukan seseorang terhadapnya bertahun-tahun lalu.     Barton bertingkah seolah dia tidak ingat, tapi temannya itu bertanya,   "Tidakkah kamu ingat?" Jawabannya yang terkenal adalah, "Tidak, saya dengan jelas ingat untuk melupakannya."    Apa yang perlu Anda lupakan?   ~ *Jika Anda tidak memaafkan, Anda tidak akan menikmati jalan Tuhan seumur hidup Anda*, sebab pengampunan akan membuat Anda terjebak di masa lalu.     *Anda perlu mengampuni demi diri Anda sendiri*, kemudian Anda harus melanjutkan hidup Anda.    Pengampunan bukan berarti mengakui bahwa apa yang seseorang lakukan itu benar atau bahwa seharusnya tidak ada konsekuensi untuk mereka.     Pengampunan artinya   ~*Anda melepaskan kemarahan dan rasa sakit Anda* dan   ~ *menyerahkannya kepada Tuhan* agar Anda dapat melanjutkan hidup Anda seturut dengan rancangan Tuhan untuk hidup Anda.    Ketika segalanya tampak mustahil, ketika Anda merasa Anda tidak bisa berbaik hati terhadap seseorang, ingatlah satu hal: Yesus telah mengampuni Anda. Dengan mengingat-ingat kasih yang Tuhan anugerahkan kepada Anda akan memberi Anda kuasa untuk berbelas kasih dan mengampuni orang lain.    Renungkan hal ini:   ~ Bagaimana bisa dengan mengampuni seseorang dapat membawa dampak kepada orang lain?   ~ Bagaimana hal itu membawa dampak terhadap Anda?  ~ Apa yang perlu Anda lepaskan sehingga Anda bisa mengampuni dan menunjukkan kasih kepada seseorang dengan pertolongan Tuhan?  ~ Bagaimana kebencian dan kepahitan menghalangi Anda untuk melaksanakan panggilan Tuhan atas Anda?  ____________________  Anda hanya dapat seutuhnya mengampuni jika hati Anda penuh dengan kasih Kristus    (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

Jumat, 28 Juli 2017

Pilihlah Iman ketimbang Rasa Takut

29 Juli 2017

Bacaan Hari ini:
Ibrani 11:27 "Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan."
------------------------
Resolusi pertama: 
*Pilihlah untuk menjadi seperti kehendak Tuhan atas Anda.*

Resolusi kedua: 
*Pilihlah untuk menghadapi rasa sakit jangka pendek untuk memperoleh keuntungan jangka panjang.*

Resolusi ketiga: 
*Pilihlah nilai-nilai Tuhan, ketimbang nilai-nilai dunia.*

Kemudian resolusi keempat Musa: 
*Dia memilih untuk hidup dengan iman, bukan dengan rasa takut.*

Anda juga dihadapkan oleh pilihan yang sama: untuk hidup 
~ dengan iman, atau 
~ hidup dengan rasa takut.

Alkitab mengatakan dalam Ibrani 11:27, *"Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan."*

Musa menghadap orang yang paling berkuasa di dunia saat itu (Firaun) dan berkata, 
~ "Engkau tahu budak-budak yang membangun semua piramidamu? 
~ Bangsaku yang membangunnya, dan 
~ kami semua akan pergi dari sini. 
~ Engkau tidak akan punya budak lagi. 
~ Biarkan bangsaku pergi."

Musa punya banyak alasan untuk takut. 
~ Dia tengah melawan orang paling kuat di planet ini pada saat itu. 
~ Firaun pada masa itu dianggap sebagai tuhan, dan apa pun yang Firaun katakan harus dilakukan. 
~ Yang dia katakan adalah hukum. 

Tapi kemudian datang Musa dan berkata padanya, 
~"Kami tidak akan melakukan apa pun yang engkau perintahkan lagi. 
~ Aku tidak takut padamu karena aku memiliki Tuhan yang berkuasa atas segala yang ada di Bumi." 

Butuh keberanian besar untuk melakukan itu!

Apakah Anda menginginkan iman yang seperti itu dalam hidup Anda supaya 
~ Anda bisa mengatasi rasa takut Anda? 

Semakin dekat Anda dengan Tuhan, 
~ semakin Anda akan dipenuhi dengan iman. 

Semakin Anda menjauh dari Tuhan, 
~ semakin Anda akan dikuasai oleh rasa takut.

Saya tak bisa berhenti menegaskan 
~ betapa pentingnya iman sepanjang hidup Anda. 

Alkitab mengatakan bahwa 
~ apa pun yang tidak berlandaskan iman percaya adalah dosa. 

Berapa kali Anda telah berbuat dosa minggu ini? Banyak. 

Begitu juga saya. 

Karena apa pun 
~ yang saya perbuat 
~ yang tidak dilakukan di dalam iman dan 
~ yang membuat saya ragu adalah dosa. 

Alkitab juga mengatakan bahwa
~ tanpa iman, adalah mustahil kita bisa menyenangkan Tuhan. 

Berapa kali Anda telah menyenangkan Tuhan minggu ini?

Apakah Anda ingin perubahan dalam hidup Anda? 
~ Berhentilah mengeluh dan 
~ mulailah percaya. 

Tuhan 
~ tidak tergerak dengan keluhan Anda. 

Tuhan 
~ tergerak dengan iman Anda: 
*"Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata, "Jadilah kepadamu menurut imanmu"* (Matius 9:29). 

Anda harus memilih untuk melaksanakan apa yang Dia mau. 

Inilah kuncinya: Yang terpenting bukanlah ukuran iman Anda, melainkan seberapa besar Anda menempatkan Tuhan ke dalam iman Anda. Iman yang kecil di dalam Tuhan yang besar akan mendatangkan hasil yang besar!

Renungkan hal ini: 
~ Apa yang perlu Anda lakukan untuk lebih dekat kepada Tuhan agar Anda dapat dipenuhi dengan iman?

~ Selama ini, bagaimana rasa takut menghalangi Anda dalam menggenapi rancangan Tuhan atas Anda?

~ Apa tanda-tanda yang tampak bahwa seseorang hidupnya dipenuhi dengan iman?
__________________
Percaya walaupun belum melihat, itulah iman yang sejati.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)