19 Mei 2026
Bacaan Hari ini:
Filipi 3:9 "dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan."
---------------
Menyadari bahwa tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk membuat Allah lebih mengasihi Anda adalah salah satu perasaan paling membebaskan di dunia—dan itu merupakan kunci menuju kebahagiaan.
Alkitab berkata, "karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah." (Filipi 3:3).
Setiap kali Anda melupakan kebenaran ini dan berpikir bahwa Anda harus mendapatkan kasih Allah dengan usaha sendiri, itulah legalisme dan hal itu merampas kebahagiaan Anda.
Legalisme adalah mempercayai apa yang dapat Anda lakukan bagi Allah daripada mempercayai apa yang telah Yesus lakukan bagi Anda. Legalisme berarti mengikuti daftar aturan dan peraturan untuk membuktikan bahwa Anda layak dan itu adalah jebakan yang menghalangi Anda untuk beristirahat dalam kasih karunia Allah.
Paulus tahu bagaimana hidup dalam kasih karunia Allah. Ia berkata dalam Filipi 3:9, "dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan."
Dengan kata lain, cara untuk memperoleh kasih Allah adalah ini: Anda tidak dapat memperolehnya dengan usaha sendiri. Ini bukan tentang prestasi Anda; ini tentang pengampunan-Nya.
Bagaimana Anda tahu ketika Anda sedang hidup dalam legalisme? Ketika Anda hidup secara legalistis, Anda cenderung menghakimi orang lain. Itu karena lebih mudah mengkritik orang lain ketika Anda sendiri tidak merasa diterima dan dikasihi. Mengapa Anda ingin orang lain merasa baik tentang diri mereka jika Anda sendiri tidak merasakannya?
Sebaliknya, bagaimana Anda tahu ketika Anda hidup dalam kasih karunia? Ketika Anda hidup dalam kasih karunia, Anda akan penuh kasih kepada orang lain. Anda lebih mudah mengampuni karena Anda menyadari bahwa Allah terus mengampuni Anda. Dan karena Anda tidak sedang berusaha mendapatkan jalan ke surga dengan usaha sendiri, Anda dapat hidup dengan tenang.
Setiap pagi, ingatkan diri Anda akan kasih karunia Allah dengan berdoa, "Tuhan, hari ini saya bersyukur karena saya telah sepenuhnya diampuni. Tidak ada yang dapat saya lakukan untuk membuat Engkau lebih mengasihi saya. Dan tidak ada yang dapat saya lakukan yang akan membuat Engkau mengasihi saya lebih sedikit!"
Renungkan:
- Apakah Anda sudah mempercayakan hidup Anda kepada Yesus?
Alkitab mengatakan bahwa Anda hanya dapat masuk surga dengan percaya kepada Allah melalui Anak-Nya, Yesus Kristus. Anda tidak dapat memperoleh keselamatan dengan usaha sendiri: "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri." (Efesus 2:8-9).
Jika Anda siap mengakui dosa-dosa Anda dan mempercayakan hidup Anda kepada Yesus, mulailah dengan doa ini:
"Tuhan, Engkau telah berjanji bahwa jika saya percaya kepada Yesus, semua dosa saya akan diampuni, saya akan memahami tujuan hidup saya dan suatu hari nanti Engkau akan menerima saya ke dalam rumah-Mu yang kekal di surga."
"Saya percaya bahwa Engkau datang ke dunia, hidup tanpa dosa, mati di kayu salib dan bangkit dari kematian. Melalui kematian dan kebangkitan-Mu, dosa-dosa saya diampuni dan saya dapat memiliki hubungan dengan Allah serta rumah kekal bersama-Nya."
"Saya mengakui dosa-dosa saya terhadap-Mu dan bahwa saya telah hidup untuk diri sendiri. Saya menerima Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan atas hidup saya. Yesus, saya ingin mengikuti dan melayani-Mu. Saya menyerahkan hidup saya kepada-Mu dan memohon agar Engkau menyelamatkan saya dan menerima saya ke dalam keluarga-Mu. Dalam nama-Mu saya berdoa. Amin."
Bacaan Alkitab Setahun :
1 Tawarikh 4-6; Yohanes 6:1-21
___________
Semakin Anda hidup dalam kasih karunia, semakin besar sukacita yang akan Anda miliki.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Choose to Glory in God’s Grace - Daily Hope with Rick Warren - May 19, 2026
“I no longer count on my own righteousness through obeying the law; rather, I become righteous through faith in Christ. For God’s way of making us right with himself depends on faith.” Philippians 3:9 (NLT)
---------------------
Realizing there’s nothing you can do to make God love you more is one of the most liberating feelings in the world—and it’s a key to happiness.
The Bible says, “We Christians glory in what Christ Jesus has done for us and realize that we are helpless to save ourselves” (Philippians 3:3 TLB).
Each time you forget this truth and think you’ve got to somehow earn God’s love, that’s legalism, and it robs you of happiness.
Legalism is trusting in what you can do for God instead of trusting in what Jesus has already done for you. It’s following a list of rules and regulations to prove yourself worthy, and it’s a trap that keeps you from relaxing in God’s grace.
Paul knew how to relax in God’s grace. He said in Philippians 3:9, “I no longer count on my own righteousness through obeying the law; rather, I become righteous through faith in Christ” (NLT). In other words, the way you earn the love of God is this: You don’t earn it. It’s not about your performance; it’s about his pardon.
How do you know when you’re being legalistic? When you’re being legalistic, you’re often judgmental of other people. That’s because it’s easier to be critical of others when you don’t feel accepted and loved yourself. Why would you want other people to feel good about themselves when you don’t feel good about yourself?
On the other hand, how do you know when you’re living by grace? When you’re living by grace, you’re gracious to others. You find it easier to forgive because you recognize that God continues to forgive you. And since you’re not trying to earn your way to heaven, you can relax.
Every morning, remind yourself of God’s grace by praying, “Lord, today I’m thankful that I am completely forgiven. There’s nothing I can do to make you love me more. And there’s nothing I could do that would make you love me less!”
The more you live by grace, the more joy you’ll have.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar