Selasa, 05 Mei 2026

Fokus pada Kemajuan, Bukan Kesempurnaan

06 Mei 2026

Bacaan Hari ini:
Filipi 1:6 "Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus."
------------------
Ketika anak-anak saya masih kecil, mereka sering membawa gambar yang mereka buat dan berkata, "Menurut Ayah bagaimana?" Saya akan berkata kepada mereka, "Itu sempurna! Sangat bagus." Ketika saya mengatakan itu sempurna, saya tidak bermaksud bahwa itu seperti karya Picasso. Saya menyukai apa yang mereka buat karena itu sempurna untuk tahap kehidupan mereka saat itu.

Demikian juga, Allah tidak menunggu sampai Anda menjadi dewasa secara rohani untuk mulai mengasihi Anda. Ia tidak menunggu sampai Anda memperbaiki hidup Anda atau menjadi lebih baik untuk menganggap Anda layak menerima kasih-Nya.

Anda juga tidak seharusnya bersikap demikian terhadap orang lain. Anda perlu mengasihi mereka apa adanya, dengan segala kekurangan mereka. Anda perlu bersabar terhadap proses pertumbuhan mereka.

Rasul Paulus adalah contoh yang baik dalam hal ini: "Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus." (Filipi 1:6). Paulus mengetahui bahwa Allah sedang mengerjakan sesuatu yang baik dan berlangsung lama dalam hidup orang-orang di jemaat Filipi, dan ia bersabar terhadap pertumbuhan mereka.

Bersabar terhadap perkembangan orang lain adalah bagian penting dari kebahagiaan. Mengapa? Jika Anda selalu menuntut kesempurnaan dari orang lain sebelum Anda dapat menikmati hubungan dengan mereka, maka Anda tidak akan pernah merasa bahagia. Itu karena tidak ada seorang pun yang sempurna—termasuk Anda.

Berikut satu prinsip sederhana untuk kebahagiaan: Jika Anda ingin memiliki hubungan yang lebih bahagia dan sehat, rayakan sejauh mana orang lain telah bertumbuh daripada menghakimi mereka karena sejauh mana mereka masih harus bertumbuh. Anda perlu bersabar terhadap perkembangan mereka.

Untuk dapat merayakan orang lain daripada menghakimi ketidaksempurnaan mereka, Anda membutuhkan kesabaran. Dan kunci dari kesabaran adalah kasih.

Paulus berkata dalam ayat berikutnya, "Memang sudahlah sepatutnya aku berpikir demikian akan kamu semua, sebab kamu ada di dalam hatiku, oleh karena kamu semua turut mendapat bagian dalam kasih karunia yang diberikan kepadaku" (Filipi 1:7).

"Di hatiku": Memberi tempat yang istimewa bagi orang lain di dalam hati Anda adalah kunci kebahagiaan.

Renungkan:

- Apa dampaknya bagi Anda ketika teman-teman Anda merayakan keberhasilan Anda?

- Bagaimana mengingat kasih Allah kepada Anda menolong Anda mengasihi orang lain dengan lebih baik?

- Jika Anda merasa bukan orang yang sabar, langkah apa yang dapat Anda ambil untuk mengembangkan buah Roh ini dalam hidup Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Raja-raja 19-20; Lukas 23:1-25
____________
Ketika Anda mengasihi dan merayakan orang lain serta berfokus pada langkah maju mereka, Anda akan membangun hubungan yang sehat dan membahagiakan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Look for Progress, Not Perfection - Daily Hope with Rick Warren - May 06, 2026

“I am certain that God, who began the good work within you, will continue his work until it is finally finished on the day when Christ Jesus returns.” Philippians 1:6 (NLT)
------------------
When my kids were little, they would bring pictures to me that they had drawn and say, “What do you think of this, Daddy?” I would tell them, “That’s perfect! It looks great.” When I told them it was perfect, I didn’t mean that it was a Picasso. I loved what they had created because it was perfect for that stage in their lives.

In the same way, God doesn’t wait until you’re mature to start loving you. He doesn’t wait for you to clean up or straighten up to think you’re good enough for his love.

You shouldn’t do that with others, either. You’ve got to love them, warts and all. You’ve got to be patient with their progress.

The apostle Paul is a great example of this: “I am certain that God, who began the good work within you, will continue his work until it is finally finished on the day when Christ Jesus returns” (Philippians 1:6 NLT). Paul knew God was doing a good, long work in the lives of the people in the Philippian church, and he was patient with their progress.

Being patient with other people’s progress is an essential part of happiness. Why? If you’re always expecting perfection in people before you can enjoy a relationship with them, then you’re never going to be happy. That’s because nobody’s perfect—especially you.

Here’s a little happiness hint: If you want to have happier and healthier relationships, then celebrate how far people have come rather than judging them for how far they still have to go. You’ve got to be patient with people’s progress.

To be able to celebrate people instead of judging them for their imperfections, you need patience. And the key to patience is love.

Paul says in the next verse, “It is right that I should feel as I do about all of you, for you have a special place in my heart” (Philippians 1:7 NLT).

“In my heart”: Allowing other people to have a special place in your heart is a key to happiness. When you love and celebrate people and focus on their steps forward, then you’re going to build healthy, happy relationships.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar