Sabtu, 28 September 2024

Akhiri Hari Anda dengan Perkataan Baik

29 September 2024

Bacaan Hari ini:
Yesaya 26:3 "Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya."
------------------
Cara Anda mengakhiri hari Anda membuat suatu perbedaan besar pada cara Anda tidur. Dan cara Anda tidur membuat suatu perbedaan besar pada cara Anda beraktivitas di hari berikutnya.

Akhiri hari Anda dengan ucapan berkat—perkataan yang baik. Tidak ada kata yang lebih baik daripada Firman Tuhan. Bacalah beberapa janji Tuhan. Tergeraklah oleh kebenaran, seperti janji dari kitab Yesaya ini: "Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya" (Yesaya 26:3). Ketika Anda mengakhiri hari dengan ayat ini, Anda akan tidur lebih nyenyak sebab ayat ini mengandung dua kebenaran yang sangat membesarkan hati.

Tuhan yang memegang kendali.

Politisi tidak memegang kendali. Negara-negara lain tidak memegang kendali. Atasan Anda tidak memegang kendali. Anda tidak memegang kendali. Tuhanlah yang memegang kendali. Alkitab mengatakan, "Hati raja seperti batang air di dalam tangan TUHAN, dialirkan-Nya ke mana Ia ingini" (Amsal 21:1).

Karena Tuhan memegang kendali, maka Anda tak perlu berusaha untuk memegang kendali. Dia sedang menunggu Anda untuk berbicara kepada-Nya dan menyerahkan beban-beban yang menghalangi Anda untuk beristirahat.

Pada akhirnya, Allah dan keluarga-Nyalah pemenangnya!
Ini bukanlah akhir cerita. Ketika Anda membaca bab terakhir Alkitab, Anda akan mendapati Allah menang atas maut. Jika hal terakhir yang Anda tonton sebelum tidur ialah berita atau acara TV larut malam, Anda akan tidur dengan perasaan tertekan. Namun, jika Anda tidur dengan kebenaran Tuhan yang terngiang di kepala Anda, maka Anda akan tidur dengan kedamaian.

Penyintas Holocaust, Corrie Ten Boom berkata, "Jika Anda melihat dunia, maka Anda akan tertekan. Jika Anda melihat ke dalam diri sendiri, maka Anda akan tertekan. Jika Anda melihat Kristus, Anda akan merasa tenang."

Di mana Anda mencari ketenangan? Sebelum mengakhiri hari, ingatkan diri Anda tentang kebenaran Tuhan. Katakan kepada-Nya, "Tuhan, Engkau yang memegang kendali. Ini bukanlah akhir dari cerita, sebab aku percaya pada akhirnya kitalah yang menang. Selamat malam, Tuhan. Sampai jumpa besok pagi."

Kemudian, tidurlah dengan damai.

Renungkan hal ini:

- Perubahan apa yang Anda sadari—baik secara fisik, hubungan, emosi, dan rohani—ketika Anda tidur nyenyak?

- Mengapa Firman Tuhan seharusnya memberikan Anda kedamaian?

- Satu langkah apa yang dapat Anda ambil hari ini untuk memulai kebiasaan mengakhiri hari Anda dengan Firman Tuhan yang baik?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 4-5; Efesus 3
___________
Untuk menjalani hidup yang bertujuan, Anda perlu mengakhiri hari dengan baik.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
*End Your Day with a Good Word*
By Rick Warren

*"You will keep in perfect peace all who trust in you, all whose thoughts are fixed on you!"* Isaiah 26:3 (NLT)
-------------------
How you end your day makes all the difference in how you sleep. And how you sleep makes all the difference in how you're able to function the next day. To live with purpose, you need to end your day well.

End your day with a benediction—a good word. There is no better word than God's Word. Read some promises from God. Be encouraged by truth, like this promise from the book of Isaiah: "You will keep in perfect peace all who trust in you, all whose thoughts are fixed on you!" (Isaiah 26:3 NLT).

When you end your day with this verse, you're going to sleep a whole lot better, because it contains two incredibly encouraging truths:

God is in control.

Politicians aren't in control. Other nations aren't in control. Your boss isn't in control. You aren't in control. God is ultimately the one who is in control. The Bible says, "The king's heart is like a stream of water directed by the LORD; he guides it wherever he pleases" (Proverbs 21:1 NLT).

Because God is in control, you don't have to try to be. He's waiting for you to talk to him and surrender the burdens that are keeping you from rest.

God and his family win in the end!

This isn't the end of the story. When you read the last chapter of the Bible, you discover that God wins. If the last thing you look at before you go to bed is either news or late-night TV hosts talking about the news, then you'll go to bed depressed. But if you go to bed with God's truth playing in your head, then you'll go to bed with peace.

Holocaust survivor Corrie Ten Boom said, "If you look at the world, you'll be distressed. If you look within, you'll be depressed. If you look at Christ, you'll be at rest."

Where are you looking to find rest? Before you end your day, remind yourself of God's truth. Say to him, "God, you're in control. This is not the end of the story, and we win in the end. Good night, Lord. I'll see you in the morning."

Then, sleep in peace.


Jumat, 27 September 2024

Awali Hari Anda dengan Rasa Syukur

28 September 2024

Bacaan Hari ini:
Yakobus 1:17 "Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran."
-------------------
Dikatakan bahwa sikap Anda untuk sepanjang hari ditentukan oleh delapan menit pertama hari Anda. Apakah Anda menggerutu, mengeluh dan bersungut-sungut sepanjang hari, atau apakah Anda ingin bersyukur?

Alkitab mengatakan, "Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran" (Yakobus 1:17).

Rasa syukur membuat Anda berfokus pada Bapa Anda yang penuh kasih yang memenuhi segala kebutuhan Anda.

Jangan memulai hari Anda dengan doa permohonan atau pengakuan dosa. Mulailah dengan mengucapkan syukur. Pikirkanlah tentang kebaikan-Nya. Katakan pada-Nya bahwa Dia adalah Bapa yang baik, bersyukur kepada-Nya karena Dia adalah Bapa yang peduli, dekat, dan konsisten. Sebutkan hal-hal yang telah Dia lakukan untuk Anda. Katakan pada-Nya apa saja yang Anda syukuri: air yang mengalir, hubungan yang penuh kasih, tempat tidur dan selimut, pohon yang memberikan keteduhan, atau rumah yang hangat saat cuaca dingin di luar. Anda tak perlu khawatir merangkai kata-kata yang akan Anda ucapkan. Katakan saja apa yang sedang Anda rasakan dan apa yang ada dalam pikiran Anda.

Salah satu cara untuk memulai hari dengan rasa syukur ialah dengan membuat daftar lagu. Pilihlah lagu-lagu rasa syukur yang mengingatkan Anda tentang siapa Tuhan dan apa yang telah Dia lakukan buat Anda. Nyalakan segera setelah Anda membuka mata sehingga pikiran pertama Anda ialah rasa syukur. Beribadah adalah cara terbaik untuk bangun dari tidur!

Anda juga dapat membuat daftar hal-hal yang Anda syukuri dan menempelkannya di dekat tempat tidur atau di mana pun Anda memiliki waktu tenang. Daftar rasa syukur dapat membantu Anda untuk tetap fokus pada kebaikan Tuhan, dan selanjutnya Anda dapat mencurahkan hati Anda kepada-Nya dalam ucapan syukur.

Ketika Anda bangun setiap pagi, pastikan hal pertama yang Anda lakukan adalah bersyukur kepada Tuhan atas kasih-Nya yang tak pernah putus dan mengingat semua kebaikan-Nya atas Anda.

Renungkan hal ini:

-Apa saja cara praktis lain yang bisa mulai Anda lakukan atau lanjutkan untuk memulai hari dengan rasa syukur kepada Tuhan?

Bagaimana memulai hari dengan rasa syukur menentukan suasana hati Anda sepanjang hari?

- Mengapa dengan mengingat kesetiaan Tuhan di masa lalu memberi Anda kedamaian tentang setiap situasi yang Anda hadapi setiap hari?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 1-3; Efesus 2
___________
Bangunlah dengan rasa syukur. Itu akan mengubah segalanya di sepanjang hari Anda!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Start Your Day with Gratitude
By Rick Warren

"Every good and perfect gift is from above, coming down from the Father of the heavenly lights, who does not change like shifting shadows." James 1:17 (NIV)
-------------------
It's been said that the attitude you have for the day is set in the first eight minutes of your day. Do you want to grumble, gripe, and grunt your way through the day, or do you want to be grateful?

The Bible says, "Every good and perfect gift is from above, coming down from the Father of the heavenly lights, who does not change like shifting shadows" (James 1:17 NIV).

Gratitude gets you to focus on your loving Father who meets all your needs.

Don't start your day with requests or confessions. Start with gratitude. Think about God and his goodness. Tell him he's a good Father, thanking him for being caring, close, and consistent. List the ways he's been good to you. Tell him what you're thankful for: running water, loving relationships, a bed and a blanket, a tree that offers shade, or a warm house when it's cold outside. You don't have to worry about the right thing to say. Just say what you feel and what's on your mind.

One way you can start your day with thankfulness is by making a playlist of songs. Choose songs of gratitude that remind you of who God is and what he has done for you. Turn it on as soon as you open your eyes so your first thoughts are grateful ones. Worship is the best way to wake up!

You can also make a list of the things you're thankful for and keep it near your bed or wherever you have a quiet time. A gratitude list can help keep you focused on God's goodness, and then you can pour out your heart to him in thanks.

When you wake every morning, make sure the first thing you're doing is thanking God for his consistent love and recalling all the ways that he's good to you.

Get up with gratitude. It will change everything about your day!


Kamis, 26 September 2024

Berdoa Tanpa Putus

27 September 2024

Bacaan Hari ini:
Efesus 6:18 "Dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,"
----------------------
Tahukah Anda bahwa Anda tidak harus mengakhiri doa Anda dengan "Di dalam nama Yesus. Amin"? Bahkan sesungguhnya, Anda tak perlu mengakhiri doa Anda sama sekali.

Doa merupakan percakapan yang sedang berlangsung dengan Tuhan. Dan itu seharusnya tidak boleh berakhir! Anda dapat berbicara dengan-Nya layaknya Anda berbicara dengan seorang teman atau dengan seorang ayah yang penyayang. Bila ada suatu masalah muncul, ceritakanlah itu kepada Tuhan. Setelah satu atau dua menit kemudian, Anda bisa berbicara dengan-Nya tentang yang lain.

Doa itu ibarat pernapasan rohani. Anda tidak perlu berpikir untuk bernapas—Anda hanya tinggal bernapas begitu saja. Begitu pula dengan doa, itu seharusnya bersifat alamiah sehingga bahkan Anda tidak perlu memikirkannya.

Jika saat ini doa Anda masih harus berpikir keras untuk menyampaikan maksud terdalam Anda, Anda dapat mengembangkan kebiasaan berdoa hingga Anda berada pada satu titik di mana bahkan Anda tidak perlu berpikir kapan harus memulainya atau memikirkan apa yang akan Anda ucapkan.

Singkatnya, ini seperti kita berdialog dengan diri kita sendiri. Kita berbicara kepada diri kita sendiri tentang segala hal yang kita alami—setiap saat! Maka, mulailah berbicara dengan Tuhan. Untuk bisa berdoa layaknya mengobrol dengan Tuhan, mulailah menceritakan apa pun yang menarik hati atau minat Anda pada momen itu.

"Dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus," (Efesus 6:18). Itu artinya Anda dapat berbicara dengan Tuhan di mana saja, kapan saja, tentang apa saja, dalam pimpinan Roh Kudus. Saat Tuhan berbicara di hati Anda, doakanlah hal itu!

Mungkin Anda adalah seseorang yang jarang atau enggan berdoa. Tetapi ketika Anda tidak ingin berdoa, itu artinya Anda sedang mendoakan hal-hal yang tidak tepat. Tuhan ingin Anda mengobrol dengan-Nya tentang apa pun yang menarik hati Anda dan apa yang sedang Anda rasakan. Tuhan tidak perlu Anda memberi tahu Dia apa yang sedang terjadi dengan hidup Anda– Dia sudah tahu segalanya. Sebaliknya, Dia ingin Anda mengobrol dengan-Nya seperti seorang ayah atau ibu yang ingin anak-anaknya mengobrol dengan mereka.

Ceritakanlah pada-Nya apa yang sedang Anda rasakan, dan dari situ Anda akan merasakan keinginan untuk berbicara dengan-Nya lagi dan lagi.

Renungkan hal ini:

- Apa yang paling sering Anda bicarakan dengan Tuhan? Apakah menurut Anda itulah yang paling ingin Dia dengar dari Anda?

- Kebiasaan spiritual baru tidak terjadi begitu saja. Bagaimana Anda dapat melatih diri untuk terus melakukan percakapan yang tanpa henti dengan Tuhan di sepanjang hari Anda?

-Apa yang dimaksud "berdoa di dalam Roh"?

Bacaan Alkitab Setahun :
Kidung Agung 7-8; Efesus 1
_____________
Berbicaralah dengan Tuhan di sepanjang hari Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Keep a Conversation Going with God
By Rick Warren

"Pray in the Spirit at all times and on every occasion." Ephesians 6:18 (NLT)
-----------------
Did you know that you don't have to end your prayers with "In Jesus' name. Amen"? In fact, you don't have to stop praying at all.

Prayer is a running conversation with God. It never has to end! You can talk to him like you would a friend or a loving father. If something comes up, you talk to God about it. Then, maybe a minute or two goes by, and you talk to him about something else.

Another way to think about prayer is that it's spiritual breathing. You don't think about breathing—you just do it. In the same way, prayer needs to become so natural that you don't even think about it.

Right now, your prayers may require a lot of intentional thought. But you can develop a habit of praying so you don't even have to think about when to start or what to say. In a way, it's like talking to yourself. You talk to yourself about everything you experience—all the time! Start talking to God instead. To pray conversationally, you simply talk to God about whatever you're interested in at that particular moment.

"Pray in the Spirit at all times and on every occasion" (Ephesians 6:18 NLT). That means you can talk to God anywhere, anytime, about anything, as the Spirit leads. When God puts something on your heart, pray about it!

Maybe you're someone who often doesn't feel like praying. If you don't feel like praying, it means you're praying about the wrong things. God wants you to talk to him about anything you're interested in and everything you're feeling. God doesn't need you to tell him what's going on in your life—he already knows. But he wants you to talk to him, like a father or a mother longs to have their children talk to them.

Keep a conversation with God going throughout your day. Talk to him about what you're feeling, and you'll feel like praying a lot more.


Rabu, 25 September 2024

Cara Berdoa dalam Lima Dimensi

26 September 2024

Bacaan Hari ini:
Roma 6:13 "Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran."
------------------
Karena Tuhan itu multidimensi, tentunya Anda jangan hanya berdoa dalam satu dimensi. Ada lima dimensi kehidupan Anda yang bisa Anda doakan.

Ketika Anda berdoa, ingatlah kembali salib Kristus.

Adalah baik untuk memulai doa Anda dengan mengingat kembali pengorbanan Yesus di kayu salib karena itu membantu Anda untuk membangun sikap syukur. Ketika Anda memikirkan Yesus yang telah mati bagi Anda di kayu salib, itu mengingatkan Anda betapa dalam Allah mengasihi Anda, betapa mahalnya penebusan dosa Anda, dan betapa sepenuhnya dosa Anda telah ditebus.

"Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat" (1 Petrus 1:18-19).

Ketika Anda berdoa, pandanglah wajah Allah Bapa yang pengasih.

Cara Anda memandang Tuhan akan memengaruhi setiap bidang kehidupan Anda, termasuk apakah doa Anda akan berbuah atau tidak. Jika Anda harus membuat satu perubahan pada doa Anda, mulailah memanggil Dia "Bapa." Anda akan mulai lebih memahami betapa Dia mengasihi Anda dan bagaimana Dia berkarya untuk kebaikan Anda.

Roma 8:16-17 mengatakan, "Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia."

Ketika Anda berdoa, datanglah kepada Yesus yang tinggal di dalam Anda.

Yesus tinggal di dalam Anda, dan Anda diterima oleh Allah Bapa dengan tulus, tanpa syarat. Bukanlah kebenaran ini memberikan Anda kelegaan dan keberanian untuk mengakui kesalahan Anda. Sebelum Anda bertansformasi menjadi orang yang lebih baik, Anda harus mengakui keburukan Anda.

"Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji" (2 Korintus 13:5).

Ketika Anda berdoa, mintalah Roh Kudus untuk memakai Anda.

Daripada mengeluh atau menghakimi dunia, berserulah, "Roh Kudus, tunjukkanlah kepadaku apa yang salah dan bagaimana aku dapat membuat perbedaan. Pakailah aku dalam pekerjaan-Mu." Ketika Anda siap untuk Tuhan, maka Dia akan memakai Anda dalam pekerjaan-Nya untuk mendatangkan kebaikan.

Alkitab mengatakan, "Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran" (Roma 6:13).

Ketika Anda berdoa, sambutlah masa depan Anda dengan iman.

Orang tua senang mendengar anak-anak mereka berbicara tentang impian dan cita-cita mereka—begitu pula dengan Tuhan!

"Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus" (Filipi 1:6).

Renungkan hal ini:

- Bagaimana dengan memfokuskan doa Anda pada apa yang telah Yesus lakukan buat manusia di atas kayu salib dapat mengembangkan sikap syukur Anda?

- Apakah doa Anda terdengar seperti anak kecil yang sedang berbicara dengan Bapa yang pengasih? Mengapa atau mengapa tidak?

- Bagaimana bisa dengan mengubah cara Anda mendoakan permasalahan dunia mengubah cara Anda dalam bertindak dan melayani orang lain?

Bacaan Alkitab Setahun :
Kidung Agung 4-6; Galatia 6
______________
Ceritakan pada-Nya semua pemikiran, ide, dan impian Anda. Dia adalah Bapa yang baik yang sedang menunggu Anda untuk berbicara dengan-Nya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
How to Pray in Five Dimensions
By Rick Warren

"Give yourselves completely to God—every part of you—for you are back from death and you want to be tools in the hands of God, to be used for his good purposes." Romans 6:13 (TLB)
----------------
Since God is multidimensional, you don't want to make your prayers one-dimensional. There are actually five dimensions of your life that you can pray about.

When you pray, look backward to the cross.

It's good to start your prayers with the cross because it helps you have an attitude of gratitude. When you think about Jesus dying for you on the cross, it reminds you how deeply God loves you, how costly sin is, and how completely you're forgiven.

"For you know that God paid a ransom to save you. . . . And it was not paid with mere gold or silver, which lose their value. It was the precious blood of Christ, the sinless, spotless Lamb of God" (1 Peter 1:18-19 NLT).

When you pray, look upward to your loving Father.

The way you see God will influence every area of your life, including whether or not your prayers are fruitful. If you only make one change to your prayers, start calling God "Father." You'll start to better understand just how much he loves you and how he works for your good.

Romans 8:16-17 says, "For his Spirit joins with our spirit to affirm that we are God's children. And since we are his children, we are his heirs" (NLT).

When you pray, look inward to Jesus living in you.

Jesus is in you, and you are unconditionally accepted by God the Father. This gives you the freedom and courage to face up to your faults. Before you can get better, you have to admit what's bad.

"Test yourselves to make sure you are solid in the faith. Don't drift along taking everything for granted. Give yourselves regular checkups" (2 Corinthians 13:5 MSG).

When you pray, ask the Holy Spirit to use you.

Instead of complaining about or judging the world, just say, "Holy Spirit, show me what's wrong and how I can make a difference. Use me." When you make yourself available to God, he will use you for his good.

The Bible says, "Give yourself completely to God—every part of you—for you are back from death and you want to be tools in the hands of God, to be used for his good purposes" (Romans 6:13 TLB).

When you pray, look forward to your future in faith.

Parents love to hear their children talk about their dreams—and so does God! Tell him about your thoughts, ideas, and dreams. He is a good Father who is waiting for you to talk to him.

"I am sure that God, who began this good work in you, will carry it on until it is finished on the Day of Christ Jesus" (Philippians 1:6 GNT).


Selasa, 24 September 2024

Anda dapat Menceritakan Apa Pun kepada Tuhan

25 September 2024

Bacaan Hari ini:
Mazmur 139:9-10 "Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku."
----------------------
Anda tidak akan pernah sendirian karena Tuhan ada di setiap dimensi di waktu pada saat bersamaan.

Tuhan ada di masa lalu, di masa sekarang, dan di masa depan. Dia di surga, dan Dia di Bumi. Dia ada di dunia roh, dan Dia ada di dunia kita. Dia ada di dalam Anda, Dia ada di atas Anda, Dia ada di sekeliling Anda—sebab Dia menembus ruang dan waktu, multidimensi.

Tidak ada ilah lain yang multidimensi. Hanya ada satu Tuhan di dalam pribadi Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Karena Dia multidimensi, maka Anda tidak akan pernah sendirian.

"Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku. Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam," maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang" (Mazmur 139:7-12).

Jangan mencoba bermain petak umpet dengan Tuhan. Di setiap tempat di mana Anda coba bersembunyi dari-Nya, Di sudah ada di sana. Itulah kemahahadiran-Nya. Dia ada di mana-mana! Dia ada dalam segala perkara. Dia adalah awal dan akhir. Tidak ada tempat yang pernah Anda kunjungi, tidak ada tempat di mana Anda berada, dan tidak ada tempat di mana Anda akan berada yang tidak, atau tidak akan pernah ada Tuhan. Kebenaran ini seharusnya menjadi penyemangat Anda sebab ke mana pun Anda memilih untuk melangkah, Tuhan akan berjalan bersama Anda dan Dia sudah ada di sana untuk menyambut Anda.

Karena Tuhan ada di setiap dimensi—dan bahkan dimensi yang tidak kita ketahui—Anda dapat berbicara dengan-Nya tentang setiap dimensi kehidupan Anda. Dia sudah mengetahui itu lebih dulu! Apa pun yang sudah atau akan Anda bawa kepada-Nya dari masa lalu, sekarang, atau masa depan sudah ada dalam kendali kuasa-Nya.

Renungkan hal ini:

- Apa artinya jika kemahahadiran Tuhan membawa ketakutan buat Anda? Jika kemahahadiran Tuhan membuat Anda takut, apa yang Anda perlukan untuk lebih paham tentang Tuhan agar sebaliknya, itu mendatangkan penghiburan dan kenyaman buat Anda?

- Apa dimensi hidup Anda yang ragu untuk Anda ceritakan kepada Tuhan?

- Mengapa kadang Anda enggan berbicara dengan Tuhan tentang hal-hal yang Anda tahu betul Dia sudah ketahui?

Bacaan Alkitab Setahun :
Kidung Agung 1-3; Galatia 5
______________
Doa-doa Anda tidak akan pernah membuat Tuhan lengah. Anda dapat membawa itu semua kepada-Nya!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
You Can Talk to God About Anything
By Rick Warren

"If I flew away beyond the east or lived in the farthest place in the west, you would be there to lead me, you would be there to help me." Psalm 139:9 (GNT)
------------------
You are never, ever alone because God is in every dimension at the same time.

God is in the past, he's in the present, he's in the future. He's in heaven, and he's on earth. He's in the spirit world. He's in our world. He's in you, he's above you, he's around you—because he is multidimensional.

There are not a bunch of gods to cover every dimension. There is one God in the person of Father, Son, and Holy Spirit. Because he is multidimensional, you are never alone.

"Where could I go to escape from you? Where could I get away from your presence? If I went up to heaven, you would be there; if I lay down in the world of the dead, you would be there. If I flew away beyond the east or lived in the farthest place in the west, you would be there to lead me, you would be there to help me. I could ask the darkness to hide me . . . but even darkness is not dark for you, and the night is as bright as the day. Darkness and light are the same to you" (Psalm 139:7-12 GNT).

Don't try to play hide and seek with God. Every place you try to hide, he's already there. This is God's omnipresence. He's everywhere! He's in all things. He is the beginning and the end. There is no place you've been, no place you are, and no place you're going to be where God was not, is not, or will not be. That should encourage you. No matter where you choose to go, God will walk with you, and he will already be there to meet you.

Because God is in every dimension of the world—even the dimensions we don't know about—you can talk to him about every dimension of your life. He already understands! There is nothing you could bring to him from your past, present, or future that he is not already in complete control of.

Your prayers will never catch God off guard. You can bring them all to him!


Senin, 23 September 2024

Semakin Anda Mengenal Tuhan, Semakin Efektif Doa Anda

24 September 2024

Bacaan Hari ini:
Roma 1:20 "Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih."
-----------------
Keberhasilan doa Anda tidak bergantung pada seberapa banyak Anda tahu tentang doa, tetapi pada seberapa dalam Anda mengenal Tuhan. Semakin Anda memahami Tuhan, semakin efektif doa Anda.

Lebih mengenal Tuhan itu lebih penting daripada mempelajari tentang doa. Namun, terlebih dahulu, ketahuilah bahwa Tuhan itu multidimensi, bahwa Tuhan ada di masa lalu, sekarang, dan masa depan. Dia ada di Bumi dan di dunia spiritual.

Berikut ini cara untuk dapat melihat karakter multidimensi Tuhan.

Lihatlah karakter Tuhan di dalam karya ciptaan-Nya.

Tuhan yang menciptakan dunia dan alam semesta ini ialah Pencipta yang multidimensi. "Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih" (Roma 1:20).

Anda bisa belajar banyak tentang Tuhan dengan semudah melihat alam ini. Lewat alam, Anda dapat mengerti bahwa Tuhan menyukai keragaman, dan bahwa Dia adalah Tuhan yang teratur, kreatif, dan berkuasa. Karya cipta Tuhan begitu kompleks. Dari situlah Anda bisa tahu bahwa Dia adalah Tuhan yang jauh lebih kompleks.

Lihatlah karakter Tuhan di dalam penjelmaan diri Yesus sebagai manusia.

Yohanes 1:14 mengatakan, "Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran."

Sesungguhnya bila Tuhan ingin berkomunikasi dengan semut, Dia bisa saja menjadi semut. Bila Dia ingin berkomunikasi dengan sapi, Dia bisa saja menjadi sapi. Akan tetapi, Tuhan ingin berkomunikasi dan mengasihi manusia sehingga Dia mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan kita.

Yesus tidak terikat oleh ruang maupun waktu, karena Dia multidimensi: "Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya" (Wahyu 1:4).

Lihatlah karakter Tuhan di dalam pekerjaan Roh Kudus.

"Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh" (Yohanes 3:8).

Anda tidak dapat menyimpan Roh Kudus di dalam kotak! Anda tidak dapat mengaturnya. Dia seperti angin. Anda tak tahu dari mana asalnya, dan Anda tak tahu ke mana ia pergi. Dia bergerak di dalam dimensi yang tidak kita pahami. Jangan biarkan ini menjadi akhir dari belajar Anda tentang karakter multidimensi Tuhan.

Renungkan hal ini:

- Apa saja observasi Anda tentang penciptaan Tuhan yang memperlihatkan aspek lain dari karakter Dia?

- Apakah dengan mengetahui bahwa ada dimensi Tuhan yang tidak dapat Anda pahami membuat Anda sedikit banyak ingin mengenal-Nya lebih baik? Mengapa?

Bagaimana Anda bisa mengenal Tuhan lebih dalam?

Bacaan Alkitab Setahun :
Pengkotbah 11-12; Galatia 4
____________$
Mengenal Tuhan ialah pelajaran seumur hidup—yang akan membuat hidup Anda lebih manis dan lebih bermakna setiap harinya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
To Pray Effectively, Get to Know God
By Rick Warren

"For since the creation of the world God's invisible qualities—his eternal power and divine nature—have been clearly seen, being understood from what has been made, so that people are without excuse." Romans 1:20 (NIV)
------------------
The fruitfulness of your prayers doesn't depend on how much you know about prayer but on how much you know about God. The more you understand God, the more effective your prayers are going to be.

More important than learning all about prayer is understanding more about God. It starts with knowing that God is multidimensional. That means God is in the past, present, and future. He's on earth and in the spirit world.

Here are a few ways you can see God's multidimensional character.

You see it in God's creation.

The God who created a multidimensional world and universe is a multidimensional Creator. "For since the creation of the world God's invisible qualities—his eternal power and divine nature—have been clearly seen, being understood from what has been made, so that people are without excuse" (Romans 1:20 NIV).

You can learn a lot about God just by looking at nature. For instance, you know that God likes variety, and he is organized, creative, and powerful. Creation is complex, so you know God has to be even more complex.

You see it in Jesus' incarnation.

John 1:14 says, "The Word became a human being and, full of grace and truth, lived among us" (GNT).

If God had wanted to communicate with ants, he would've become an ant. If he had wanted to communicate with cows, he would've become a cow. But God wanted to communicate with and love human beings, so he became one of us.

Jesus is bound by neither space nor time because he is multidimensional: "Grace and peace to you from him who is, and who was, and who is to come" (Revelation 1:4 NIV).

You see it in how the Holy Spirit moves.

"The wind blows wherever it pleases. You hear its sound, but you cannot tell where it comes from or where it is going. So it is with everyone born of the Spirit" (John 3:8 NIV).

You can't put the Holy Spirit in a box! You can't control him. He's like the wind. You don't know where it comes from, and you don't know where it's going. He moves in dimensions we don't move in.

Don't let this be the end of your study about God's multidimensional character. Knowing God is a lifelong pursuit—one that will make your life sweeter and more meaningful each day.


Minggu, 22 September 2024

Tuhan itu Baik, Bahkan Ketika Anda Terluka

23 September 2024

Bacaan Hari ini:
Yesaya 55:8-9 "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu."
----------------
Mungkin Anda pernah berkali-kali mendoakan sesuatu, tetapi Tuhan tidak menjawabnya seperti yang Anda inginkan, atau merasa Dia tidak menjawabnya sama sekali.
Apakah itu berarti doa Anda gagal? Tidak, karena sesungguhnya Anda telah sering mengalaminya. Apakah itu berarti Tuhan tidak baik? Tidak, Tuhan itu baik, baik ketika Anda sedang mengalami rasa sakit atau tidak. Apakah itu berarti Anda harus berhenti berdoa? Tidak! Tuhan bukanlah mesin penjual otomatis, dan doa bukanlah obat penghilang rasa sakit. Dia tidak menjamin kita kehidupan yang bebas dari rasa sakit.

Ketika hati Anda terluka dan Anda berdoa tetapi tidak kunjung melihat jawabannya, janganlah menyerah. Tugas Anda adalah untuk tetap berdoa dan tetap percaya kepada Tuhan karena semua yang Dia lakukan dan bolehkan terjadi dalam hidup Anda akan Dia gunakan untuk mendatangkan kebaikan. Dia adalah Bapa yang teramat baik, bahkan ketika Anda tengah terluka atau sakit hati sekalipun.

Ketika dokter melakukan operasi atas Anda, tentu itu akan menimbulkan rasa sakit. Tetapi, jika operasi tersebut menyelamatkan hidup Anda, tentunya Anda tidak akan berkata dokter itu buruk; Anda paham bahwa pekerjaan yang menyiksa itu telah menyelamatkan hidup Anda.

Ketika Tuhan tidak segera mengakhiri rasa sakit Anda, sesungguhnya Dia sedang berkata pada Anda, "Rasa sakit ini mungkin begitu menyiksa, tetapi kasih karunia-Ku tidak akan pernah habis untukmu."

Saya mengalami banyak luka dalam hidup saya. Dan, nyatanya, hampir semua hal yang saya pelajari dalam kehidupan, saya dapat melalui rasa sakit dan luka. Itu karena Tuhan lebih tertarik untuk menjadikan saya sebagai seorang pria yang berkarakter ketimbang menjadikan saya nyaman. Tuhan lebih tertarik untuk menjadikan Anda sebagai pria atau wanita yang berkarakter ketimbang membuat Anda nyaman. Bila Anda tak pernah mengalami rasa sakit atau kesulitan dalam hidup, Anda tidak akan pernah bertumbuh dewasa. Anda tidak akan menyadari bahwa Tuhanlah satu-satunya yang Anda butuhkan sampai Anda merasakan pergumulan itu.

"Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu" (Yesaya 55:8-9).

Renungkan hal ini:

- Kapan Anda pernah bertumbuh secara rohani lewat sebuah pengalaman yang menyakitkan?

- Menurut Anda mengapa terkadang Anda belajar lebih banyak tentang diri Anda dan Tuhan di saat-saat yang menyakitkan, ketimbang di saat-saat yang nyaman?

- Menurut Anda apa doa yang belum dijawab Tuhan? Selain kelegaan secara fisik, menurut Anda apa yang mungkin Dia ingin Anda dapatkan dari pengalaman tersebut?

Bacaan Alkitab Setahun :
Pengkotbah 8-10; Galatia 3
____________
Tuhan ingin Anda merasakan kebaikan dalam hidup Anda, bahkan lebih dari yang Anda minta. Apakah Anda mau memercayakan hidup Anda sepenuhnya kepada Dia?

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
God Is Good, Even When You're in Pain
By Rick Warren

"'My thoughts are nothing like your thoughts,' says the LORD. 'And my ways are far beyond anything you could imagine. For just as the heavens are higher than the earth, so are my ways higher than your ways and my thoughts higher than your thoughts.'" Isaiah 55:8-9 (NLT)
-------------------
There probably have been many times that you've prayed for something and God didn't answer the way you wanted, or you feel like he didn't answer at all.

Does that mean prayer doesn't work? No, you've seen it work too many times. Does it mean God isn't good? No, God is good, whether you're in pain or not. Does it mean you should give up on prayer? No! God is not a vending machine, and prayer is not a painkiller. He has not guaranteed us a pain-free life.

When you're in pain and you pray but don't see the answers, don't give up. Your job is to keep praying and keep trusting God because you know that everything he allows in your life, he will use for good. God is a good, good Father, even when you're in pain.

If a doctor cuts you open during surgery, that's going to cause some pain. But if that surgery saves your life, you wouldn't say the doctor was bad; you'd recognize that the painful work saved your life.

When God doesn't immediately end your pain, he is saying to you in that moment, "This pain may feel like too much. But my grace is sufficient for you."

I've had a lot of pain in my life. But almost everything I've learned in my life, I've learned through pain. That's because God is more interested in making me a man of character than he is in making me comfortable. God is more interested in making you a man or woman of character than he is in making you comfortable. If you never had any pain or difficulty in your life, you would never grow to maturity. You don't know God is all you need until God is all you've got.

"'My thoughts are nothing like your thoughts,' says the LORD. 'And my ways are far beyond anything you could imagine. For just as the heavens are higher than the earth, so are my ways higher than your ways and my thoughts higher than your thoughts'" (Isaiah 55:8-9 NLT).

God wants good for your life, even more than you do. Will you trust him?