Rabu, 28 Desember 2022

Percaya pada Kebaikan Tuhan Ketika Kehidupan Kian Sulit


29 Desember 2022

Bacaan Hari ini:  Mazmur 100:5
πŸ‘‰ "Sebab TUHAN itu baik,
🫡 kasih setia-Nya untuk ==> selama-lamanya,
✍️ dan kesetiaan-Nya tetap
==> turun-temurun."
-----------------
πŸ“ Jika Anda dibesarkan dalam
==> keluarga Kristen,
✏️ Anda mungkin belajar doa ini
==> waktu Anda kecil:
πŸ’¬ "Tuhan itu hebat.
πŸ’¬  Tuhan itu baik. Marilah kita bersyukur kepada-Nya untuk
==> makanan ini. Amin."
✏️ Meski sederhana,
πŸ“ tapi doa ini menunjukkan satu sifat Tuhan:  ==> Dia baik.

⁉️ Benarkah Tuhan itu baik ==> setiap saat?
‼️ Tentu saja!
πŸ”– Akan tetapi, banyak dari kita yang ==> tidak menjalani hidup dengan yakin sepenuhnya kepada Tuhan.
✏️ Ada berbagai alasan yang membuat kita sulit untuk tetap yakin pada ==>  kebaikan-Nya,
πŸ“ salah satunya ketika kita
==> mengalami rasa sakit.
πŸ‘‰ Ketika kita berkonflik,
🫡 kita mudah melupakannya.
πŸ‘‰ Ketika kita tertekan,
🫡 kita mudah menganggap jika kebaikan-Nya  adalah untuk semua orang, ==> kecuali kita.
πŸ”– Terlebih lagi, saat kita khawatir atau stres,
✏️ kita sulit untuk dapat merasakan apalagi memikirkan
==> kebaikan Tuhan,
πŸ“ bahkan ketika itu terpampang di hadapan kita.

πŸ™„ Lalu, bagaimana caranya untuk bisa percaya pada kebaikan Tuhan ketika ==> Anda tidak merasakannya?
πŸ’‘ Firman Tuhan mengingatkan tentang  ==> kebaikan-Nya berulang kali.
πŸ“– Mazmur 100:5 mengatakan,
πŸ‘‰ "Sebab TUHAN itu baik,
🫡 kasih setia-Nya untuk ==> selama-lamanya,
✍️ dan kesetiaan-Nya tetap ==> turun-temurun."

✍️ Sangatlah penting untuk fokus pada  ==> kebaikan Tuhan.
πŸ‘‰ Itu memberi Anda perspektif yang benar  dalam ==> menghadapi hari-hari tergelap Anda.
🫡 Sebaliknya, ketika Anda melupakan  ==> kebaikan Tuhan,
✍️ Anda kehilangan perspektif itu dan hanya bisa ==> melihat kesulitan yang Anda hadapi.

✍️ Tuhan ingin memberi Anda
==> kehidupan yang penuh keyakinan,
πŸ‘‰ bahkan di hari-hari tersulit Anda sekali pun.
🫡 Dia ingin memberi Anda ketenangan lewat
☝️ kasih dan
✌️ perhatian-Nya.
✍️ Dia ingin memberi Anda
❤️ kehidupan yang bermanfaat dan
🀍 kesempatan
πŸ‘‰ sehingga Anda dapat membuat sebuah  ==> perbedaan di dunia ini.
🫡 Dia juga ingin memberi Anda warisan dan rumah di surga
==> bersama dengan-Nya selamanya.
🫣 Siapa yang tidak menginginkan itu?
πŸ€” Siapa yang tidak membutuhkan itu?

⁉️ Jadi, bagaimana agar Anda dapat mengalami ==> kebaikan Tuhan?
‼️ Anda bisa belajar tentang kebaikan-Nya saat Anda
❗ membaca Alkitab atau
❗ mendengar firman-Nya
‼️ tetapi Anda akan benar-benar mengalami kebaikan Tuhan ketika ==> Anda beribadah.
✍️ Itulah yang paling membantu Anda!

πŸ’‘ Alkitab mengatakan dalam
==> Mazmur 34:9,
✏️ "Takutlah akan TUHAN, hai
==> orang-orang-Nya yang kudus,
πŸ“ sebab tidak berkekurangan
==> orang yang takut akan Dia!"
✍️ Cara mengalami kebaikan Tuhan ialah  ==> lewat
☝️ ibadah dan
✌️ penyembahan,
πŸ‘‰ yaitu ketika Anda
πŸ™ memuji Tuhan dan
πŸ™ bersyukur
✍️ karena Dia adalah ==> Tuhan
🫡 serta atas apa yang telah Dia janjikan  ==> kepada Anda.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana dengan mengingat kebaikan Tuhan atas Anda di masa lalu membantu Anda menghadapi rasa sakit Anda saat ini?

- Mengapa percaya pada kebaikan Tuhan dapat memberikan Anda kepercayaan diri dalam menjalani hidup?

- Ayat-ayat apa dalam Frman Tuhan yang mengingatkan Anda akan kebaikan-Nya?

Bacaan Alkitab Setahun :
Maleakhi 1; Wahyu 18
___________
πŸ‘‰ Ketika Anda percaya dan memahami  ==> kebaikan Tuhan,
🫡 maka itu akan mentransformasi hidup Anda dan cara pandang Anda akan  ==> keadaan Anda.
πŸ‘‰ Anda diubahkan!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
How to Trust God's Goodness When Life Gets Tough
By Rick Warren

"The Lord is always good. He is always loving and kind, and his faithfulness goes on and on to each succeeding generation." Psalm 100:5 (TLB)
----------------
If you grew up in a Christian home, you may have learned this childhood prayer: "God is great. God is good. Let us thank him for our food. Amen." While simplistic, that prayer covers one key characteristic of God: his goodness.

Is it really true that God is good all the time? Absolutely! But many people don't live like they believe it. It can be hard to believe in God's goodness for many reasons, including when you're in pain. When you're in conflict, you forget about it. When you're depressed, you think his goodness is for everyone except you. And when you're worried or stressed out, you can't seem to find—much less think about—God's goodness, even when it's right in front of you.

So how can you trust in God's goodness when you don't feel it? God's Word, the Bible, reminds you of his goodness over and over. Psalm 100:5 says, "The Lord is always good. He is always loving and kind, and his faithfulness goes on and on to each succeeding generation" (TLB).

Focusing on God's goodness is so important to your life. It gives you perspective on your darkest days when you need it the most. When you forget God's goodness, you lose perspective and can only see the difficulty you're facing.

God wants to give you a life of confidence, even on your most difficult days. He wants to give you assurance of his love and care. He wants to give you a life of influence and opportunities so that you can make a difference in the world. And he wants to give you an inheritance and a home in heaven with him forever. Who doesn't want that? Who doesn't need that?

So how can you experience God's goodness? You can learn about God's goodness as you read the Bible or hear a message about it—but you actually experience God's goodness when you worship him. Nothing helps you focus like worship!

The Bible says in Psalm 34:9, "Worship GOD if you want the best; worship opens doors to all his goodness" (The Message). The way you experience God's goodness is through worship—when you praise God and thank him for who he is and what he has promised you.

When you believe and understand the goodness of God, it will revolutionize your life and your perspective on your circumstances. You won't be the same!


Selasa, 27 Desember 2022

Yesus Menginginkan Anda di Hari Natal


28 Desember 2022

Bacaan Hari ini:  Wahyu 3:20
✍️ "Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok;
πŸ‘‰ jikalau ada orang yang
☝️ mendengar suara-Ku dan
✌️ membukakan pintu,
🫡 Aku akan masuk mendapatkannya dan
✍️ Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku."
---------------
πŸ€” Apa yang Anda berikan
==> kepada Yesus di hari Natal?

πŸ”– Ini hari ulangl tahun-Nya,
‼️ tetapi Anda membeli hadiah Natal ==> buat semua orang yang penting dalam hidup Anda,
⁉️ kecuali Dia?
πŸ”– Coba bayangkan,
‼️ Anda mengadakan pesta ulang tahun untuk anak Anda dan ==> memberikan hadiah buat semua tamu,
⁉️ kecuali ==> anak Anda sendiri?

πŸ”– Mungkin Anda bertanya,
πŸ™„ apa yang bisa Anda berikan buat  ==> Tuhan, Pemilik segalanya?
✍️ Hanya ada satu hal yang Dia inginkan di Natal ini: ==> Anda.

πŸ‘‰ Tuhan tidak akan ==> memiliki hidup Anda,
🫡 kecuali Anda memberikannya
==> kepada-Nya.
πŸ‘‰ Dia tidak akan memiliki ==> rasa percaya Anda,
🫡 kecuali Anda memberikannya
==> kepada-Nya.
πŸ‘‰ Dia tidak akan memiliki
πŸ‘Œ cinta,
πŸ‘Œ kesetiaan,
πŸ‘Œ rasa hormat, dan
πŸ‘Œ kepatuhan Anda,
🫡 kecuali Anda memberikannya
==> kepada-Nya.
✍️ Dia memberikan Anda pilihan-pilihan itu karena Dia ingin
==> Anda memilih Dia.

✏️ Sebaiknya sekalian saja Anda berhenti  ==> merayakan Natal
πŸ“ apabila Anda tidak mau memberikan Tuhan ==> satu-satunya hadiah yang Dia inginkan dari Anda.
✍️ Tuhan ingin Anda
☝️ percaya pada-Nya dan
✌️ mengasihi-Nya.

⁉️ Tahukah Anda bahwa tidak pernah ada satu waktu pun di mana ==> Tuhan tidak mengasihi Anda?
‼️ Bahkan sebelum Anda lahir,
==> Tuhan telah mengasihi Anda.
πŸ”– Saat ini Dia sedang berkata pada Anda:
πŸ’¬ "Engkau berharga bagi-Ku.
πŸ’¬ Aku mengasihimu.
πŸ’¬ Aku peduli dengan ==> setiap momen dalam hidupmu.
πŸ’¬ Aku menciptakanmu, dan Aku ingin memiliki ==> hubungan denganmu.
πŸ’¬ Itulah alasan-Ku ==> datang ke Bumi
▫️ untuk menebus segalanya,
==> termasuk dirimu,
◽ agar engkau menjadi bagian dari  ==> keluarga-Ku."

πŸ’‘ Alkitab mengatakan,
✍️ "Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok;
πŸ‘‰ jikalau ada orang yang
☝️ mendengar suara-Ku dan
✌️ membukakan pintu,
🫡 Aku akan masuk mendapatkannya dan
✍️ Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku."
πŸ“– (Wahyu 3:20).
✍️ _Anda dapat memulai persahabatan dengan Tuhan ==> hari ini.
πŸ‘‰ Saya tidak berbicara tentang
==> agama;
🫡 Saya berbicara tentang
==> hubungan dengan Tuhan.

✍️ Anda tidak diciptakan untuk
==> suatu agama;
πŸ‘‰ Yesus tidak mati untuk ==> suatu agama.
🫡 Yesus mati karena Dia mengasihi Anda.
✅ Dia ingin Anda tinggal di surga  ==> bersama-Nya.
✅ Dia datang untuk ==> menjadi Juruselamat Anda.

πŸ“– Lukas 2:11 mengatakan,
✍️ "Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, ==> Tuhan, di kota Daud."

πŸ”– Jika Anda tidak membutuhkan Juruselamat, maka ==> tidak akan ada Natal!

✍️ Di Natal ini, Anda diberikan pilihan",
✅ menerima Yesus* atau
☑️ menolak-Nya.
✅ Percaya pada-Nya', atau
☑️ berpaling dari-Nya.
✅ Melihat-lihat, atau
☑️ mengkhianati-Nya.

Renungkan hal ini:
- Menurut Anda bagaimana orang-orang mendengar suara Tuhan ketika Dia "berdiri di muka pintu dan mengetok"?

- Jika Anda seorang murid Yesus, bagi Anda, apa makna persekutuan yang selama ini Anda jalani dengan Dia?

- Dengan cara apa saja Anda dapat memusatkan kembali perayaan Natal Anda sehingga Anda berfokus pada alasan sebenarnya Kristus datang ke Bumi?

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 13-14; Wahyu 17
___________
✏️ Berikanlah hidup Anda ==> pada Yesus di Natal kali ini.
πŸ“ Itu satu-satunya hadiah yang
==> Dia inginkan!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Jesus Wants You for Christmas
By Rick Warren

"Behold, I stand at the door and knock; if anyone hears My voice and opens the door, I will come in to him and will dine with him, and he with Me." Revelation 3:20 (NASB)
---------------
What are you giving Jesus for Christmas?

It's his birthday, after all. You buy gifts for all the other important people in your life. Can you imagine having a birthday party and buying gifts for everybody except the birthday boy?

Well, you ask, what could you possibly give God, who has everything? There is only one thing he wants this Christmas: you.

God doesn't have your life unless you give it to him. He doesn't have your trust unless you give it to him. He doesn't have your love, submission, honor, and obedience unless you give them to him. He gives you choices—because he wants you to choose him.

You might as well stop celebrating Christmas if you're not going to give Jesus the only gift that he wants from you. God wants you to trust him and love him.

Did you know that there has never been a time when God did not love you? Even before you were born, God loved you. Imagine him saying to you now: "You matter to me. I love you. I've cared about every moment of your life. I made you, and I want a relationship with you. And that's why I came to Earth—to one day redeem everything, including you, so you could be part of my family."

The Bible says, "Behold, I stand at the door and knock; if anyone hears My voice and opens the door, I will come in to him and will dine with him, and he with Me" (Revelation 3:20 NASB).

You can begin a friendship with God today. I'm not talking about religion; I'm talking about a relationship with God.

You were not made for a religion; Jesus didn't die for a religion. Jesus died because he loves you. He wants you in heaven with him. He came to be your Savior.

Luke 2:11 says, "Today in the town of David a Savior has been born to you; he is the Messiah, the Lord" (NIV). If you didn't need a Savior, Christmas wouldn't have happened!

This Christmas, you can either accept Jesus or reject him. You trust him, or you turn away from him. You behold him, or you betray him.

Give Jesus your life this Christmas. It's the only gift he wants!


Senin, 26 Desember 2022

Lihatlah Imanuel, Allah Meyertai Kita


27 Desember 2022

Bacaan Hari ini:  Matius 28:5-7
πŸ”– "Akan tetapi malaikat itu berkata kepada  ==> perempuan-perempuan itu:
πŸ’¬ "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu  kamu mencari ==> Yesus yang disalibkan itu.
πŸ’¬ Ia tidak ada di sini, sebab ==> Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya.
πŸ’¬ Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
πŸ’¬ Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa ==> Ia telah bangkit dari antara orang mati.
πŸ’¬ Ia mendahului kamu ==> ke Galilea; di sana kamu akan ==> melihat Dia.
✍️ Sesungguhnya ==> aku telah mengatakannya kepadamu."
------------------
✏️ Seandainya Yesus tidak bangkit dari ==> maut,
πŸ“ maka tidak ada seorang pun di dunia ini  ==> yang merayakan Natal.
⁉️ Mengapa?
‼️ Sebab jika itu tidak terjadi, maka ==> Dia hanyalah seorang
❗ pembohong dan
❗ penipu.

πŸ“ Yesus mengaku diri-Nya sebagai  ==> Tuhan
✏️ sesuatu yang kerap dilakukan oleh banyak orang ==> sepanjang sejarah
πŸ—️ tetapi hanya Yesus yang ==> dapat membuktikannya.
✍️ Dia mengalahkan maut dengan membangkitkan diri-Nya sendiri
==> kembali ke kehidupan.

πŸ—️ Kebangkitan Yesus merupakan  ==> peristiwa terpenting dalam sejarah,
✍️ begitu signifikan sehingga peristiwa-peristiwa lain juga berkaitan dengan  ==> kebangkitan-Nya.
πŸ‘‰ Itu bahkan lebih penting daripada ==> Natal,
🫡 sebab tanpa adanya Kebangkitan, ==> Natal tidak akan ada artinya.

πŸ”– Di pagi Paskah pertama, beberapa wanita yang begitu mengasihi Yesus datang ke kubur Yesus untuk ==> meminyaki tubuh-Nya  dengan rempah-rempah.
πŸ”– Sebuah batu besar diletakkan di mulut kubur tersebut. Namun, tiba-tiba terjadi gempa bumi saat
==> malaikat Tuhan turun dari surga.
πŸ”– Malaikat itu telah menggulingkan batu itu, duduk di atasnya, dan berkata kepada para wanita itu,
πŸ’¬ "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu  ==> kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
πŸ’¬ Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit,  sama seperti ==> yang telah dikatakan-Nya.
πŸ’¬ Mari, lihatlah ==> tempat Ia berbaring.
πŸ’¬ Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa ==> Ia telah bangkit dari antara orang mati.
πŸ’¬ Ia mendahului kamu ke Galiea; ==> di sana kamu akan melihat Dia.
✍️ Sesungguhnya aku telah mengatakannya  kepadamu."
πŸ‘‰ Mereka segera pergi ==> dari kubur itu,
☑️ dengan takut dan
✅ dengan sukacita yang besar dan
🫡 berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
✍️ Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata:
πŸ’¬ "Salam bagimu."
πŸ‘‰ Mereka mendekati-Nya dan
🫡 memeluk kaki-Nya serta
✍️ menyembah-Nya.
πŸ”– Maka kata Yesus kepada mereka:
πŸ’¬ "Jangan takut.
πŸ’¬ Pergi dan katakanlah kepada *saudara-saudara-Ku,
✔️ supaya mereka pergi ==> ke Galilea, dan
✔️ di sanalah mereka ==> akan melihat Aku"
πŸ“– (Matius 28: 5-10).

✍️ Yesus tidak segera kembali ke surga  setelah ==> Dia hidup kembali
✍️ Dia menghabiskan 40 hari di Bumi untuk
✅  bertemu dan
✅  makan bersama orang-orang.
✅  Dia bahkan berkhotbah kepada ==> 500 orang!

πŸ”– Setelah 40 hari,
✍️ Yesus lalu memberikan perintah terakhir  (Amanat Agung)
==> sebelum Dia kembali ke surga:
πŸ’¬ "Karena itu pergilah,
==> jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan
πŸ’¬ baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan
πŸ’¬ ajarlah mereka melakukan segala sesuatu  yang ==> telah Kuperintahkan kepadamu.
πŸ’¬ Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu  senantiasa ==> sampai kepada akhir zaman"
πŸ“– (Matius 28: 19-20).6

✏️ Lewat
πŸ“ kelahiran,
πŸ“ kematian, dan
πŸ“ kebangkitan-Nya,
πŸ—️ Yesus menunjukkan kepada Anda  ==> betapa Dia mengasihi Anda.
✍️ Dia berjanji akan menyertai Anda ==> hari ini dan seterusnya,
πŸ‘‰ meski apa pun yang sedang Anda alami.
🫡 Anda tidak sendiri.

✍️ Lihatlah, ==> inilah kabar terbaik yang pernah ada!

Renungkan hal ini:
- Mengapa kebenaran bahwa Yesus adalah Imanuel, Allah menyertai kita, begitu menakjubkan?

- Bagaimana selama ini Anda menaati Amanat Agung Yesus untuk memuridkan semua orang?

- Apa sajakah cara yang bisa Anda lakukan untuk dengan sepenuh hati merancang perayaan Natal Anda agar itu sekaligus dapat mengingatkan Anda akan pengharapan Kebangkitan-Nya?

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 11-12; Wahyu 16
___________
✍️ Allah datang ke Bumi di saat Natal karena  ==> Dia adalah Imanuel,
πŸ‘‰ Allah ==> menyertai kita.
🫡 Dan Dia ==> beserta kita hari ini.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Behold Emmanuel, God with Us
By Rick Warren

"'Do not be afraid, for I know that you seek Jesus who was crucified. He is not here, for he has risen, as he said. Come, see the place where he lay. Then go quickly and tell his disciples that he has risen from the dead, and behold, he is going before you to Galilee." Matthew 28:5-7 (ESV)
-------------------
If Jesus had not come back to life, then nobody in the world would be celebrating Christmas. Why? Because Jesus would've been a liar and a fake.

Jesus claimed to be God, which a lot of people in history have done—but only Jesus proved it. He defeated death by raising himself back to life.

The resurrection is the most important event in history—so significant that every other event in history is dated in relationship to it. It's even more important than Christmas; without the resurrection, Christmas wouldn't matter.

On that first Easter morning, several women who loved Jesus came to his tomb to anoint his body with spices. A large stone had been placed at the opening of Jesus' tomb. Suddenly there was an earthquake as an angel of the Lord came down from heaven. He rolled away the stone, sat on top of it, and said to the women, "'Do not be afraid, for I know that you seek Jesus who was crucified. He is not here, for he has risen, as he said. Come, see the place where he lay. Then go quickly and tell his disciples that he has risen from the dead, and behold, he is going before you to Galilee . . . So they departed quickly from the tomb with fear and great joy, and ran to tell his disciples.

"And behold, Jesus met them and said, 'Greetings!' And they came up and took hold of his feet and worshiped him. Then Jesus said to them, 'Do not be afraid; go and tell my brothers to go to Galilee, and there they will see me'" (Matthew 28:5-10 ESV).

Jesus didn't immediately return to heaven after he came back to life. Instead, he spent the next 40 days meeting and eating with people. He even preached a sermon to 500 people!

After 40 days, Jesus gave these last instructions before he went back to heaven: "Go therefore and make disciples of all nations, baptizing them in the name of the Father and of the Son and of the Holy Spirit, teaching them to observe all that I have commanded you. And behold, I am with you always, to the end of the age" (Matthew 28:19-20 ESV).

God came to Earth at Christmas because he is Emmanuel, God with us. And he is still with us today.

Through his birth, death, and resurrection, Jesus showed you how much he loves you. And he promises to be with you today, no matter what you're going through. You are not alone.

Behold, the best news ever!


Minggu, 25 Desember 2022

Natal Datang dengan Sebuah Pilihan


26 Desember 2022

Bacaan Hari ini:  Yohanes 1:29
✏️ "Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ==> ia berkata:
πŸ“ "Lihatlah Anak domba Allah, yang  ==> menghapus dosa dunia."
-----------------
πŸ”– Penebusan adalah ketika orang lain menebus dosa-dosa Anda
==> sehingga Anda
πŸ“Œ diampuni dan
πŸ“Œ terbebas dari penghukuman.
πŸ‘‰ Mereka menanggung hukuman Anda.
🫡 Mereka mengambil alih
==> akibat dari perbuatan Anda.
✍️ Semua kesalahan yang telah Anda perbuat  ==> ditebus oleh mereka.

πŸ—️ Itulah yang Yesus Kristus lakukan untuk  ==> Anda.
✍️ Yesus bukan hanya sekedar  datang ke Bumi, tetapi
πŸ‘‰ untuk menjalani kehidupan yang sempurna  di Bumi sehingga pengorbanan-Nya di kayu salib ==> cukup untuk
🫡 menggantikan hukuman yang seharusnya  ==> Anda tanggung.
✍️ Semua dosa Anda telah dibayar lunas  ==> di kayu salib oleh Dia.

πŸ”– Suatu hari, Yesus datang dari Galilea untuk dibaptis oleh ==> Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan.
✏️ Yohanes melihat Dia datang kepadanya, dan ==> dia berseru,
πŸ“ "Lihatlah Anak domba Allah, yang ==> menghapus dosa dunia"
πŸ“– (Yohanes 1:29).

πŸ”– Setiap orang Yahudi tahu
==> simbolisme dari ayat ini.
πŸ‘‰ Setahun sekali dalam
==> kepercayaan Yahudi,
🫡 seekor anak domba
πŸ‘ yang sempurna dan
πŸ‘ tidak bercacat
✍️ dikorbankan pada hari Paskah untuk melambangkan ==> penebusan dosa.

πŸ“ Setelah kematian Yesus Kristus di kayu salib untuk ==> manusia,
✏️ maka tidak diperlukan lagi
==> pengorbanan hewan secara simbolis.
πŸ“ Sebelum kematian dan kebangkitan Yesus,
✏️ anak domba yang dikorbankan untuk menggantikan dosa seseorang ==> tidak boleh benoda.
πŸ—️ Dan hanya kehidupan yang sempurnalah  yang dapat diterima untuk mati ==> menggantikan ketidaksempurnaan semua manusia.
πŸ‘‰ Itulah sebabnya Yesus ==> Anak Domba Allah,
🫡 yang menjalani kehidupan yang sempurna
✍️ satu-satunya yang dapat memenuhi keadilan terhadap segala dosa manusia  ==> lewat kematian-Nya.

πŸ”– Ketika para pemimpin agama yang ingin menyalibkan Yesus membawa Dia ke hadapan Pontius Pilatus, Gubernur Romawi, ia menginterogasi Yesus dan kemudian menyatakan bahwa ==>  Dia sama sekali tidak bersalah:
πŸ”– "Lalu Pilatus mengumpulkan
πŸ“ imam-imam kepala dan
πŸ“ pemimpin-pemimpin serta
πŸ“ rakyat,
πŸ‘‰ dan berkata kepada mereka:
πŸ’¬ "Kamu telah membawa orang ini kepadaku  ==> sebagai seorang yang menyesatkan rakyat.
πŸ’¬ Kamu lihat sendiri bahwa aku telah memeriksa-Nya, dan dari kesalahan-kesalahan yang kamu tuduhkan kepada-Nya ==> tidak ada yang kudapati pada-Nya"
πŸ“– (Lukas 23: 13-14)

✏️ Pilatus tidak menemukan satu kesalahan pun ==> pada Yesus.
πŸ“ Dia tidak melihat dosa atau kejahatan apa pun yang ==> membuat Yesus harus dihukum.

πŸ”– Jika Anda belum mengakui bahwa Yesus Kristus punya hak untuk ==> menjadi Tuhan atas hidup Anda,
❓ menurut Anda apa kesalahan Dia?
❓ Atas dasar apa Anda menolak
==> apa yang telah Dia perbuat bagi Anda?
❓ Atas dasar apa Anda menolak Dia  ==> sebagai Juruselamat Anda?

πŸ”– Pilatus memberikan pilihan kepada orang-orang yang menghakimi-Nya untuk memutuskan ==> apa yang akan mereka lakukan dengan Yesus.
πŸ”– Kemudian, setelah tentara Romawi  ==> menyiksa Yesus,
πŸ‘‰ "Lalu Yesus keluar,
☝️ bermahkota duri dan
✌️ berjubah ungu.
🫡 Maka kata Pilatus kepada mereka:  ==> "Lihatlah manusia itu!"
πŸ“– (Yohanes 19:5).

πŸ”– Sama seperti orang-orang di zaman Yesus yang ==> "melihat Dia,"
πŸ‘‰ Allah juga mengundang Anda untuk  ==> melihat Yesus,
🫡 Dia yang telah menghapus setiap dosa
πŸ‘Œ yang pernah atau
πŸ‘Œ yang akan
πŸ‘‰ Anda lakukan.

Renungkan hal ini:
- Apakah Anda percaya bahwa Yesus berhak menjadi Tuhan atas seluruh hidup Anda? Mengapa atau mengapa tidak?

- Natal bukan hanya perayaan atas kelahiran Yesus, tetapi juga merujuk pada penyaliban dan kebangkitan-Nya. Mengapa penting untuk kita mengakui kebenaran ini di waktu Natal?

- Kepada siapa Anda dapat berbagi Kabar Baik ini di minggu ini supaya Natal kali ini menjadi yang paling berarti bagi mereka?

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 10; Wahyu 15
____________
‼️ Natal datang dengan ==> kabar terbaik yang pernah ada
⁉️ juga sebuah pilihan:
❓ Apa yang akan Anda lakukan dengan  ==> Yesus?

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Christmas Comes with a Choice
By Rick Warren

"Behold, the Lamb of God, who takes away the sin of the world!" John 1:29 (ESV)
------------------
Redemption is when somebody pays for your sins so that you can be forgiven and walk away justified. They do your time. They pay your penalty. All the things you've done wrong are paid for by somebody else.

That's what Jesus Christ did for you. Jesus didn't just come to Earth at Christmas. He also lived a perfect life so that his sacrifice was enough to satisfy God's judgment. All of your sins were paid for on the cross.

One day, Jesus came from Galilee to be baptized by John the Baptist in the Jordan River. When John saw him coming, he announced, "Behold, the Lamb of God, who takes away the sin of the world!" (John 1:29 ESV).

Every Jewish person knows the symbolism of this verse. Once a year in the Jewish faith, a perfect, spotless lamb was sacrificed at Passover to represent the redemption of the world.

After Jesus Christ died on the cross for our sin, there was no longer a need for any symbolic sacrificing of animals. But before Jesus' death and resurrection, the lamb that was sacrificed for the sin of other people had to be spotless. Only a perfect life was acceptable enough to die for all the people's imperfections. And that is why Jesus—the Lamb of God, who lived a perfect life—could satisfy the justice of God toward sin through his death.

When the religious leaders who wanted to crucify Jesus brought him to Pilate, the Roman governor interviewed Jesus and acknowledged that he was totally innocent: "Pilate then called together the chief priests and the rulers and the people, and said to them, 'You brought me this man as one who was misleading the people. And after examining him before you, behold, I did not find this man guilty of any of your charges against him'" (Luke 23:13-14 ESV).

Pilate found no fault in Jesus. He didn't see any sin or crime that Jesus should be punished for.

If you have not acknowledged that Jesus Christ has a right to be Lord over your life, what do you find wrong with him? On what basis do you reject what he did for you? On what grounds do you reject him as your Savior?

Pilate gave the people an opportunity to decide what they were going to do with Jesus. After the Roman soldiers tortured Jesus, he "came out, wearing the crown of thorns and the purple robe. Pilate said to them, 'Behold the man!'" (John 19:5 ESV).

Just as the people in Jesus' day were invited to "behold the man," God invites you too to behold Jesus, the one who has taken away every sin you've ever committed or will commit.

Christmas comes with the best news ever—and a choice: What are you going to do with Jesus?


Sabtu, 24 Desember 2022

Luangkan Waktu untuk Memperhatikan Yesus di Hari Natal


25 Desember 2022

Bacaan Hari ini:  Lukas 2:9-11
πŸ”– "Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan ==> di dekat mereka dan
πŸ“ kemuliaan Tuhan bersinar
==> meliputi mereka dan
✏️ mereka sangat ketakutan.
πŸ”– Lalu kata malaikat itu kepada mereka:
‼️ "Jangan takut,
❗ sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu ==> kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
❗ Hari ini telah lahir bagimu ==> Juruselamat,
πŸ’ yaitu Kristus, ==> Tuhan, di kota Daud."
___________
πŸ”– Ada suatu perbedaan besar antara melirik  dengan ==> memandang sesuatu.
✏️ Ketika memandang sesuatu,
πŸ“ Anda melakukan apa yang malaikat instruksikan kepada para gembala ==> memperhatikan.

πŸ”– Di waktu Natal, kebanyakan orang  ==> hanya melirik Tuhan.
πŸ‘‰ Mereka mungkin mulai bersenandung,
🎼 "Sembah dan puji Dia"
πŸ”– karena lagu ini terdengar di banyak pusat perbelanjaan saat ==> mereka berbelanja baju Natal.
πŸ”– Atau mungkin mereka melihat sekilas miniatur kandang domba dengan bayi Yesus di tengah, yang_ ==> dipajang di rumah seseorang.

πŸ”– Di tengah kesibukan Natal,
✏️ kita menjadi begitu mudah terlena  ==> sehingga lupa untuk
πŸ“ menyediakan waktu untuk
==> memperhatikan Kabar Baik dari Allah.

πŸ€” Apa Kabar Baik yang Allah ingin ==> kita perhatikan di hari Natal?

πŸ”– Berikut ini:
✅ Anda ada ==> bukan karena kebetulan.
πŸ‘‰ Orang tua Anda mungkin
==> tidak merencanakan Anda,
🫡 _ltetapi Tuhan merencanakan Anda.
✍️ Tuhan menciptakan Anda untuk  ==> mengasihi Anda.
πŸ”– Apabila Tuhan tidak mengasihi Anda,
πŸ“Œ tentu Dia tak akan menciptakan Anda.
πŸ“Œ Anda tidak akan menarik napas Anda selanjutnya!

✅ Waktu 80 tahun atau lebih yang Anda punya di Bumi ini sangatlah singkat ==> jika dibandingkan dengan kekekalan.
✍️ Hidup ini adalah ==> persiapan menuju kekekalan.
✍️ Allah ingin Anda hidup bersama-Nya  ==> selamanya di surga kekal,
✏️ tetapi untuk mewujudkannya,
πŸ“ Anda harus memiliki ==> hubungan dengan-Nya di Bumi ini.

⁉️ Bagaimana caranya menjalin
==> hubungan dengan Tuhan?
‼️ Itu dimulai dengan
==> memperhatikan-Nya.

✍️ Itulah pesan yang dibawa malaikat kepada  ==> para gembala pada malam Natal pertama itu: 
πŸ”– "Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan ==> di dekat mereka dan
πŸ“ kemuliaan Tuhan bersinar
==> meliputi mereka dan
✏️ mereka sangat ketakutan.
πŸ”– Lalu kata malaikat itu kepada mereka:
‼️ "Jangan takut,
❗ sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu ==> kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
❗ Hari ini telah lahir bagimu ==> Juruselamat,
πŸ’ yaitu Kristus, ==> Tuhan, di kota Daud."
πŸ“– (Lukas 2:9-11)

✅ Lihatlah, Allah datang ke Bumi.
✍️ Ini sungguh ==> berita yang menakjubkan!
πŸ‘‰ Di saat Natal, ==> Allah mengambil rupa manusia
🫡 sehingga kita dapat melihat
==> seperti apakah Dia.

πŸ”– Anda dapat tahu banyak hal tentang Allah dengan ==> melihat ciptaan-Nya.
✏️ Namun, ada beberapa hal yang ==> tidak akan pernah Anda ketahui tentang Allah,
πŸ“  jika bukan karena ==> Yesus.
πŸ”– Jika Yesus ==> tidak datang ke Bumi,
✏️ Anda tidak akan tahu bahwa ==> Allah
πŸ“ mengasihi Anda,
πŸ“ mengampuni Anda, dan
πŸ“ punya rancangan indah ==> buat Anda.

πŸ‘‰ Jika Anda ingin tahu seperti apakah
==> Allah,
🫡 lihatlah Yesus.
✍️ Dia adalah gambaran lengkap dari  ==> kasih karunia Allah

Renungkan hal ini:
- Seperti apakah memperhatikan Yesus?

- Gangguan apa saja yang menghalangi Anda untuk memperhatikan Yesus di hari Natal?

- Apa yang akan Anda lakukan untuk menjadikan hubungan dengan Allah sebagai prioritas Anda selama kesibukan Natal?

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 9; Wahyu 14
_________
✍️ Perhatikanlah ==> Juruselamat Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Take Time to Behold Jesus at Christmas
By Rick Warren

"An angel of the Lord appeared to them, and the glory of the Lord shone around them, and they were filled with great fear. And the angel said to them, 'Fear not, for behold, I bring you good news of great joy that will be for all the people. For unto you is born this day in the city of David a Savior, who is Christ the Lord.'" Luke 2:9-11 (ESV)
--------------------
There's a big difference between glancing at something and gazing at something. When you gaze at something, you're doing what the angel instructed the shepherds to do—you're beholding it.

At Christmastime, most people will give God a glance. They might start humming "O Come, Let Us Adore Him" because it's playing on the store speakers as they do their Christmas shopping. Or they notice the nativity scene someone has placed in their home, with baby Jesus at the center, and they give it a glance.

During the busyness of the Christmas rush, not taking time to behold the best news ever can be easy.

What is the best news—the Good News—that God wants you to behold this Christmas?

It's this: You are not an accident. Your parents may not have planned you, but God planned you. God made you to love you. If God had not wanted to love you, then he wouldn't have created you. You wouldn't be taking your next breath!

The 80 or so years you have on Earth are short compared to eternity. In fact, this life is preparation for eternity. God wants you to live with him forever in heaven, but to do that, you've got to have a relationship with him here on Earth.

How do you have a relationship with God? It starts with beholding him.

It's the message the angel brought to the shepherds on that first Christmas: "An angel of the Lord appeared to them, and the glory of the Lord shone around them, and they were filled with great fear. And the angel said to them, 'Fear not, for behold, I bring you good news of great joy that will be for all the people. For unto you is born this day in the city of David a Savior, who is Christ the Lord'" (Luke 2:9-11 ESV).

Behold, God came to Earth. That's a big deal! At Christmas, God became a human so we could see what he's really like.

You can know a lot of things about God just by looking at creation. But there are some things you'd never know about God if it weren't for Jesus. If Jesus hadn't come to Earth, you wouldn't know that God loves you, forgives you, and has a purpose for your life.

If you want to know what God is like, take a long look at Jesus. He is the full picture of God's grace.

Behold your Savior. Then you can make him Lord of your life.


Jumat, 23 Desember 2022

Pengorbanan Yesus adalah untuk Semua Orang


24 Desember 2022

Bacaan Hari ini:  1 Timotius 2:5-6
πŸ—️ "Karena Allah itu esa dan
✍️ esa pula Dia yang menjadi pengantara  antara ==> Allah dan manusia,
✝️ yaitu manusia Kristus Yesus,
✍️ yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai  ==> tebusan bagi semua manusia:
πŸ—️ itu kesaksian pada waktu  yang  ==> ditentukan."
-----------------
πŸ“ Ketika Maria dan Yusuf membawa bayi Yesus ke Bait Allah untuk ==> menyerahkan-Nya kepada Allah,
✏️ ada seorang lelaki tua yang saleh bernama  ==> Simeon.
πŸ“ Simeon telah menantikan seumur hidupnya  untuk ==> bertemu Mesias.
✏️ Dia memandang bayi Yesus dan berkata,
πŸ’¬ "Sebab mataku telah melihat keselamatan yang ==> dari pada-Mu,
✅ yang telah Engkau sediakan
==> di hadapan segala bangsa,
✅ yaitu terang yang menjadi penyataan bagi  ==> bangsa-bangsa lain dan
✅ menjadi kemuliaan bagi umat-Mu,   ==> Israel"
πŸ“– (Lukas 2:30-32).

πŸ’ Yesus ialah ==> hadiah bagi semua orang
✋ bukan hanya saat ==> Natal,
πŸ‘‰ tetapi juga ketika ==> Dia menyerahkan nyawa-Nya di kayu salib untuk menebus hukuman dosa kita.
πŸ’‘ Alkitab mengatakan dalam ==> 1 Timotius 2:5-6,
πŸ—️ "Karena Allah itu esa dan
✍️ esa pula Dia yang menjadi pengantara  antara ==> Allah dan manusia,
✝️ yaitu manusia Kristus Yesus,
✍️ yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai  ==> tebusan bagi semua manusia:
πŸ—️ itu kesaksian pada waktu yang ==> ditentukan."

πŸ”– Suatu hari, saat Yohanes Pembaptis tengah  ==> membaptis orang banyak di Sungai Yordan,
πŸ‘‰ Yesus datang untuk ==> memberikan dirinya dibaptis.
πŸ”– Ini yang terjadi:
✏️ "Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata:
πŸ“ "Lihatlah Anak domba Allah,
==> yang menghapus dosa dunia"
πŸ“– (Yohanes 1:29).

πŸ‘‰ Tanpa salib Kristus
🫡 tanpa Yesus, Anak Domba Allah
✍️ Natal ==> tidak akan punya makna.
πŸ‘‰ Seandainya Yesus tidak mati untuk  ==> menebus dosa-dosa kita,
🫡 Dia hanya
πŸ‘Œ seorang guru yang baik atau
πŸ‘Œ seorang filsuf dengan pemikiran-pemikiran yang hebat.
πŸ“ Sepanjang sejarah,
✏️ orang-orang baik dan
✏️ para pemikir hebat
πŸ‘‰ telah memberikan kita ide-ide yang  ==> menarik
🫡 tetapi tak satu pun dari mereka yang  ==> dapat menyelamatkan Anda.

πŸ”– Pada tahun 2013, saya dan istri saya  ==> kehilangan putra bungsu kami setelah berjuang sepanjang hidupnya bergumul dengan penyakit mental.
πŸ”– Itu merupakan hari terburuk dalam hidup kami.
πŸ”– Dalam kedukaan kami selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan yang kelam
==> setelah kematian Matthew,
✏️ saya menyadari bahwa Allah merasakan  bagaimana ==> rasanya kehilangan seorang anak.
πŸ“ Dia telah memberikan Putra-Nya yang tunggal demi ==> keselamatan kita.
✍️ Dan kebenaran itulah yang hingga kini telah memberikan saya
==> pengharapan di tengah kepedihan saya.

✍️ Itu pula yang menjadi pengharapan bagi Anda dan setiap orang yang percaya kepada Yesus atas ==> keselamatan mereka.
πŸ—️ Pengorbanan Yesus adalah
==> untuk semua orang.

✍️ "Dan Kristus telah mati untuk
==> semua orang,
πŸ‘‰ supaya mereka yang hidup,
✋ tidak lagi hidup untuk ==> dirinya sendiri,
🫡 tetapi untuk Dia,
☝️ yang telah mati dan
✌️ telah dibangkitkan ==> untuk mereka"
πŸ“– (2 Korintus 5:15).

Renungkan hal ini:
- Pernahkah Anda meluangkan waktu di hari Natal untuk merenungkan pengorbanan Yesus di kayu salib? Mengapa atau mengapa tidak?

- Kapan pengharapan Natal pernah memberikan Anda penghiburan di saat waktu sedih dan sakit?

- Kematian dan kebangkitan Yesus diperuntukkan bagi semua orang. Bagaimana seharusnya kebenaran ini mengubah cara Anda merayakan Natal?

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 8; Wahyu 13
__________
πŸ—️ Satu-satunya cara untuk memiliki Juruselamat ialah ==> lewat pengorbanan seseorang yang bersedia mati untuk menggantikan kita.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Jesus' Sacrifice Is for Everyone
By Rick Warren

"Christ Jesus . . . gave himself to redeem the whole human race. That was the proof at the right time that God wants everyone to be saved." 1 Timothy 2:5-6 (GNT)
------------
When Mary and Joseph took baby Jesus to be dedicated at the temple, a really old man named Simeon was there. Simeon had been waiting his whole life to see the Messiah. He took one look at baby Jesus and said, "I have seen your salvation, which you have prepared for all people. He is a light to reveal God to the nations" (Luke 2:30-32 NLT).

Jesus was a gift for all people—not just at Christmas but also when he gave his life on the cross to pay the penalty for sin. The Bible says in 1 Timothy 2:5-6, "Christ Jesus . . . gave himself to redeem the whole human race. That was the proof at the right time that God wants everyone to be saved" (GNT).

One day, while John the Baptist was baptizing people in the Jordan River, Jesus came to him to be baptized. Here's what happened: "John saw Jesus coming toward him and said, 'Look, the Lamb of God, who takes away the sin of the world!'" (John 1:29 NIV)

Without the cross—without Jesus being the Lamb of God—Christmas has no significance. If Jesus hadn't died for our sins, he would have just been a good teacher or another philosopher with some good thoughts. Throughout history, good people and great thinkers have shared interesting ideas—but none of them could save you. The only way to have a Savior is for someone to die in your place.

In 2013, my wife, Kay, and I lost our youngest son to his lifetime battle with mental illness. It was the worst day of my life. In the grief of those dark weeks and months after Matthew's death, it occurred to me that God knows what it's like to lose a child. He had given his only Son for our salvation. That truth has been my hope in the midst of the pain.

It is your hope, too, and the hope of everyone who trusts in Jesus for their salvation. Jesus' sacrifice is for everyone.

"And he died for all, that those who live should no longer live for themselves but for him who died for them and was raised again" (2 Corinthians 5:15 NIV).


Kamis, 22 Desember 2022

Di Manakah Allah Ketika Anda Terluka?


23 Desember 2022

Bacaan Hari ini:  Mazmur 34:18
πŸ‘‰ "TUHAN itu dekat kepada orang-orang  yang ==> patah hati,
🫡 dan Ia menyelamatkan orang-orang  ==> yang remuk jiwanya."
------------------
✍️ Allah memikul rasa sakit setiap manusia ==> termasuk Anda.
πŸ”– Ketika Anda terluka,
✏️ Dia tidak menjauh,
✏️ Dia tidak menghilang, atau

✏️ Bukan tidak bersimpati.
πŸ“ Dia merasakan ==> rasa sakit Anda, dan
πŸ“ Dia peduli.
✍️ Dia bahkan ikut ==> menanggung rasa sakit Anda.

πŸ—️ Tentu saja Allah melakukannya sebab  ==> Dia yang menciptakan Anda.
πŸ’‘ Alkitab mengatakan,
πŸ‘‰ "Dia yang membentuk ==> hati mereka sekalian,
🫡 yang memperhatikan ==> segala pekerjaan mereka"
πŸ“– (Mazmur 33:15).
πŸ”– Dengan kata lain,
πŸ‘‰ Allah tak pernah terkejut dengan
☝️ emosi atau
✌️ pikiran ==> Anda.
🫡 Dia lebih mengerti mengapa Anda melakukan apa yang Anda lakukan dibanding  ==> diri Anda sendiri.
✍️ Dia dengan senang hati ikut
==> memikul rasa sakit Anda.

πŸ—️ Yesus, Putra Allah, dapat merasakan  ==> rasa sakit Anda
✍️ karena Dia juga telah mengalami  ==> penderitaan di Bumi.
πŸ“– Dalam Ibrani 4:15 dikatakan:
πŸ”– "Sebaliknya sama dengan kita,
πŸ“ Ia (Yesus) ==> telah dicobai,
✏️ hanya tidak berbuat dosa."

πŸ‘‰ Dia mengerti ==> luka batin Anda,
🫡 seperti
❤️‍🩹 kehilangan,
❤️‍🩹 kesepian,
πŸ’˜ kritikan,
πŸ’˜ diskriminasi,
πŸ’” penolakan, dan
πŸ’” pengkhianatan.
πŸ”– Yesus juga memahami ==> luka fisik Anda.
⁉️ Bisakah Anda bayangkan
==> berada di kayu salib dan
❓ menanggung rasa bersalah atas setiap kejahatan yang ==> pernah ada sepanjang sejarah?
‼️ Kematian-Nya di atas kayu salib ialah   ==> luka fisik
πŸ“yang paling parah
πŸ“yang pernah ada.

πŸ—️ Roh Kudus juga ikut memikul
==> rasa sakit Anda.
πŸ™„ Bagaimana bisa?
πŸ‘‰ Ketika Anda tidak tahu bagaimana  ==> caranya berdoa,
🫡 Roh Kudus berdoa untuk ==> Anda.
πŸ’‘ Alkitab berjanji,
✍️ "Demikian juga Roh membantu kita dalam  ==> kelemahan kita;
πŸ‘‰ sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya ==> harus berdoa;
🫡 tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita  ==> kepada Allah dengan
πŸ«₯  keluhan-keluhan yang tidak terucapkan"
πŸ“– (Roma 8:26).

⁉️ Di mana Allah ketika Anda terluka?
‼️ Dia berduka bersama Anda.
❗ Dia berdiri di samping Anda.
❗ Dia tahu bagaimana ==> rasanya menderita.
❗ Dia ikut menanggung ==> luka Anda.

πŸ”– Dia bukanlah Tuhan yang jauh yang berkata,
πŸ’¬ "Aku sedih mendengar kau terluka."
✔️ Itu yang dinamakan ==> simpati.
☑️ Empati berkata,
πŸ’¬ "Aku ikut bersedih ==> denganmu."
πŸ”– Akan tetapi, kasih berkata,
πŸ’¬ "Aku akan melakukan apa pun yang Aku bisa untuk ==> menghentikan lukamu."
✏️ Itulah yang telah ==> Yesus lakukan.
πŸ“ Kasih membawa-Nya sampai
==> ke kayu salib.

πŸ”– Jika Anda tengah terluka ==> di Natal ini,
πŸ’‘ ingatlah Mazmur 34:18:
πŸ‘‰ "TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang ==> patah hati,
🫡 _dan Ia menyelamatkan orang-orang  ==> yang remuk jiwanya."

Renungkan hal ini:
- Menurut Anda mengapa bagi beberapa orang, Natal malah merupakan waktu yang sulit bagi mereka? Bagaimana Anda dapat melayani dan membantu mereka selama musim ini?

- Ketika Anda mengalami kesengsaraan, bagaimana dengan mengingat penderitaan Yesus dan bahwa Dia memahami rasa sakit Anda dapat membantu Anda melewatinya?

- Apakah Anda lebih percaya atau malah kurang percaya kepada Allah ketika Anda terluka? Mengapa?

Bacaan Alkitab Setahun :
Zakaria 7; Wahyu 12
___________
πŸ”– Anda paling dekat dengan Allah ketika  ==> hati Anda terluka.
✍️ Dia selalu ada untuk ==> Anda,
πŸ‘‰ Dia peduli,
🫡 dan Dia ikut memikul ==> rasa sakit Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Where Is God When You're in Pain?
By Rick Warren

"The LORD is near to the brokenhearted and saves the crushed in spirit." Psalm 34:18 (ESV)
------------------
God shares the pain of every single person—including you. When you're hurting, he isn't distant, aloof, or unfeeling. He is aware of your pain, and he cares. And he even shares the pain with you.

God the Father shares your pain so naturally because he created you. The Bible says, "The one who formed their hearts understands everything they do" (Psalm 33:15 GW). In other words, God is never shocked by your emotions or your thoughts. He understands why you do what you do better than even you understand. He is more than capable to share your pain.

Jesus, God's Son, shares your pain because he suffered it on Earth. Hebrews 4:15 says: "Jesus understands every weakness of ours, because he was tempted in every way that we are" (CEV).

He understands emotional pain, like abandonment, loneliness, criticism, discrimination, rejection, and betrayal. Jesus also understands physical pain. Can you imagine being on the cross and carrying the guilt of every evil thing done throughout history? His death on the cross was the worst kind of physical pain.

The Holy Spirit also shares your pain. How? When you don't know how to pray, the Holy Spirit is praying for you. The Bible promises, "The moment we get tired in the waiting, God's Spirit is right alongside helping us along. If we don't know how or what to pray, it doesn't matter. He does our praying in and for us, making prayer out of our wordless sighs, our aching groans" (Romans 8:26 The Message).

Where is God when you're in pain? He's grieving with you. He's standing by you. He knows what it's like to suffer, and he has compassion for you.

He's not some aloof God who says, "Oh, I'm sorry you're hurt." That's sympathy. Empathy says, "I hurt with you." But compassion says, "I'll do anything I can to stop your hurt." That's what Jesus did. His compassion took him all the way to the cross.

If you are in pain this Christmas, remember Psalm 34:18: "The LORD is near to the brokenhearted and saves the crushed in spirit" (ESV).

You're never closer to God than when you have a broken heart. He is there, he cares, and he shares your pain.