Senin, 23 Oktober 2023

Biarkan Tuhan Mengubah Kemunduran Pekerjaan Anda Menjadi Kemajuan

24 Oktober 2023

Bacaan Hari ini:  Lukas 5:6
✍️ "Dan setelah ==> mereka melakukannya,
๐Ÿ‘‰ mereka menangkap ==> sejumlah besar ikan,
๐Ÿซต sehingga jala mereka ==> mulai koyak."
------------------
๐Ÿ“ Bila Anda pernah merasa putus asa dengan  ==> pekerjaan Anda,
✏️ begitu pula dengan
==> kebanyakan orang.
๐Ÿ”– Mungkin Anda merasa lelah karena terlalu banyak hal yang harus dikerjakan.
๐Ÿ”– Mungkin Anda telah mencurahkan seluruh hati dan jiwa Anda ke dalam suatu proyek,  ==> tapi itu dengan mudahnya gagal.
✏️ Kita semua pernah ==> menghadapi kegagalan dalam hidup,
๐Ÿ“ tetapi ==> apa yang terjadi setelahnya,
✍️ itulah ==> yang benar-benar penting.

๐Ÿ”– Tanyakan saja ==> Simon Petrus.

๐Ÿ”– Dia adalah seorang nelayan
==> yang menjual hasil tangkapannya.
๐Ÿ”– Suatu hari, ia dan rekan-rekan nelayannya sedang mencuci jala setelah semalaman berlayar menangkap ikan  ==> mereka tidak menangkap apa pun.
๐Ÿ”– Jika mereka tidak menangkap ikan apa pun, ==> mereka tidak menghasilkan uang.
๐Ÿ“ Tentu saja ==> mereka merasa
✏️ putus asa dan
✏️ lelah.

✍️ Kemudian, Yesus datang dan
==> melakukan hal yang mustahil.

๐Ÿ’ก Dia berkata kepada ==> Simon Petrus:
๐Ÿ’ฌ "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan
๐Ÿ’ฌ tebarkanlah jalamu ==> untuk menangkap ikan"
๐Ÿ“– (Lukas 5:4).

๐Ÿ”– Respons Simon Petrus ialah
==> tipikal seseorang yang sedang frustrasi:
๐Ÿ’ฌ "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan ==> kami tidak menangkap apa-apa,
๐Ÿ’ฌ tetapi karena Engkau menyuruhnya,  ==> aku akan menebarkan jala juga"
๐Ÿ“– (Lukas 5:5).

๐Ÿ”– Kita semua pernah berada di titik itu.
๐Ÿ”– Kita telah berusaha sebaik mungkin  ==> tapi hasilnya nihil.
๐Ÿ”– Kita telah melakukan segalanya
==> dengan benar
๐Ÿ“ dan kita percaya bahwa Tuhan akan memimpin kita ==> buat melakukan yang benar
✏️ tetapi kita tak bisa menunjukkan  ==> semangat kita akan hal itu.
๐Ÿ—ฏ️ Kita hendak menyerah.
๐Ÿ’ก Kemudian, ==> Yesus muncul.
๐Ÿ“ Dia mengungkapkan bagaimana selama ini ==> Dia telah bekerja dalam hidup Anda,
✏️ melakukan hal-hal yang ==> belum dapat Anda lihat hingga sekarang.
๐Ÿ“ Dia memenuhi ==> segala kebutuhan Anda.
๐Ÿ“ Dia telah menebus Anda dari
==> situasi yang buruk.

✍️ Dan Yesus membuktikan bahwa ==> Dia adalah Tuhan di atas segalanya.

๐Ÿ—️ Simon Petrus dan teman-temannya ==> mematuhi perintah Yesus,
✍️ "Dan setelah mereka ==> melakukannya,
๐Ÿ‘‰ mereka menangkap sejumlah besar ikan,
๐Ÿซต sehingga jala mereka mulai koyak"
๐Ÿ“– (Lukas 5:6).

๐Ÿ“ _Mereka *bukan hanya*_
==> *menangkap cukup ikan buat diri mereka sendiri*,
✏️ tapi Tuhan juga memberikan mereka lebih dari cukup untuk ==> dibagikan kepada nelayan lainnya.

๐Ÿ‘‰ Ketika Yesus ikut serta ==> dalam upaya mereka,
๐Ÿซต mereka menangkap lebih banyak ikan dalam 10 menit ==> dibandingkan 10 jam sebelumnya.
✍️ Tuhan telah mengubah
==> kegagalan menjadi kebangkitan kembali.

๐Ÿ”–Anda mungkin frustrasi karena
==> kemunduran demi kemunduran dalam hidup Anda.
๐Ÿ”– Anda merasa
๐Ÿ“Ž lelah dan
๐Ÿ“Ž putus asa,
❔ bertanya-tanya apakah segala sesuatunya  ==> bisa kembali kepada jalurnya,
❕ dan berempati dengan ==> Simon Petrus.

✍️ Kebangkitan Anda dari keterpurukan  ==> mungkin sudah dekat.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana Anda melihat Tuhan melakukan mujizat dalam kehidupan kerja Anda? Apa yang dimaksud dengan apa yang bisa Dia lakukan di masa depan?

- Apa yang paling membuat Anda takut ketika memercayai Tuhan untuk memberikan mujizat dalam kehidupan bekerja Anda?

- Siapa yang sedang mengalami kemunduran di tempat kerja atau di grup pertemanan Anda dan yang perlu membaca renungan kita hari ini? Buatlah sebuah komitmen untuk meneruskan hal ini kepada mereka.

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 38-43; II Tesalonika 1
_________
✏️ Meskipun Anda ==> belum bisa melihatnya,
๐Ÿ“ Tuhan ==> sedang bekerja dalam hidup Anda,
๐Ÿ‘‰ mengubah keburukan ==> menjadi kebaikan,
๐Ÿซต mengubah kegagalan ==> menjadi kebangkitan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Let God Turn Your Work Setbacks Into Comebacks
By Rick Warren

"When they had done so, they caught such a large number of fish that their nets began to break." Luke 5:6 (NIV)
--------------
If you've ever felt discouraged with your work, you're in good company. Maybe you're worn out from overwork. Maybe you've put your heart and soul into a project, and it simply failed.

We've all faced similar setbacks in life. But it's what happens after the setback that is truly important.

Just ask Simon Peter.

He was a fisherman by trade. One day he and his fellow fishermen were washing their nets after spending the whole night fishing—and catching nothing. When they didn't catch fish, they didn't make money. No doubt they were discouraged and tired.

And then Jesus came along and did the impossible.
He told Simon Peter: "Put out into deep water, and let down the nets for a catch" (Luke 5:4 NIV).

Simon Peter's response was typical of someone who's frustrated: "Master, we've worked hard all night and haven't caught anything" (Luke 5:5 NIV).

We've all hit that stage. We've given our work our best shot and come up empty. We've done everything right—and we may even believe God led us to do what we're doing—but we have nothing to show for it.

We're ready to give up.

But then Jesus shows up. He reveals how he's been working in your life, doing things you haven't been able to see until now. He meets your needs. He redeems a bad situation.

And he proves he is Lord over everything.

Simon Peter and his companions obeyed Jesus' instructions, and "when they had done so, they caught such a large number of fish that their nets began to break" (Luke 5:6 NIV).

Not only did they catch enough fish for themselves, but God also gave them enough to share with other fishermen.

When Jesus joined their efforts, they caught more fish in 10 minutes than they had in the previous 10 hours. God turned a setback into a comeback.

You may be frustrated because of setback after setback in your life. You're tired and discouraged, wondering if things can ever get back on track. And you can empathize with Simon Peter's frustration.

But your comeback may be just around the corner.

Even if you can't see it yet, God is working in your life, transforming bad into good, turning your setback into a comeback.


GOLDEN REUNION SMAK 1 | Angkatan 1971-1973

https://youtube.com/watch?v=NCc1Y_f9n8E&feature=shared

Minggu, 22 Oktober 2023

Kunci dari Kasih yang Kekal

23 Oktober 2023

Bacaan Hari ini:  1 Korintus 13:7
๐Ÿ”‘ "Ia
๐Ÿ” menutupi segala sesuatu,
๐Ÿ” percaya segala sesuatu,
๐Ÿ” mengharapkan segala sesuatu,
๐Ÿ” sabar menanggung segala sesuatu."
-----------------
๐Ÿ‘‰ Kasih yang kekal
๐Ÿ‘Œ itu gigih.
๐Ÿ‘Œ Itu pantang menyerah.
๐Ÿ‘Œ Itu tekun.
๐Ÿ‘Œ Itu tegas.
๐Ÿ‘Œ Itu tahan memikul ==> yang paling buruk dan
✋ tidak menyerah pada ==> suatu hubungan.
๐Ÿซต Kasih itu ==> keras kepala!

๐Ÿ“ Tujuan dari sebuah hubungan
==> bukan sekadar untuk membuat Anda bahagia,
✏️ tapi juga menjadikan Anda ==> kudus.
๐Ÿ”– Hubungan
๐Ÿ‘‰ baik dengan ==> pasangan
๐Ÿ‘Œ atau anak
๐Ÿซต atau bahkan dengan teman dekat
✍️ mengajarkan Anda untuk lebih memikirkan orang lain daripada

==> memikirkan diri sendiri.
๐Ÿ‘‰ Ketika Anda bertahan bersama
==> melewati masa-masa sulit,
๐Ÿซต Anda akan mempelajari ==> hal-hal spesifik
✋ yang tak akan pernah Anda pelajari  ==> dengan cara lain.

๐Ÿ”– Ketika saya dan istri ==> baru menikah,
๐Ÿงท kami mendapati bahwa ==> kami sangat bertolak belakang.
๐Ÿงท Kami mulai bertengkar ==> di malam pernikahan kami,
๐Ÿ”– dan sejak saat itu, keadaannya
==> menjadi kian memburuk.
❤️ Kami saling mencintai,
❣️ tapi ==> kami tidak akur.

๐Ÿ”– Namun,
๐Ÿ“Ž kami telah berjanji ==> di hadapan Allah,
๐Ÿ“Ž dan kami menetapkan bahwa
==> perceraian bukanlah suatu pilihan.
๐Ÿ“Ž Kami menyatakan bahwa ==> kami akan berjuang mempertahankan pernikahan ini,
๐Ÿ“ meski itu mungkin ==> akan merenggut nyawa kami
✏️ tapi itu ==> tidak mudah!
✏️ Kami ==> meminta bantuan konseling,
๐Ÿ“ meski saat itu ==> keuangan kami pas-pasan.
✍️ Kami berkorban agar kami
==> dapat menghormati komitmen kami satu sama lain.
๐Ÿ‘‰ Kami bertumbuh dewasa.
๐Ÿซต Kami bergumul ==> di dua tahun pertama pernikahan kami,
✍️ tetapi kami menjadi lebih baik
==> melalui rintangan itu.

๐Ÿ”– Mungkin Anda perlu mendengar ini ==> hari ini:
✍️ Jangan menyerah.
✍️ Tetaplah bertahan.
✍️ Tetaplah tekun.
✍️ Jangan lepaskan ==> anugerah kasih Allah yang kekal.

✏️ Perjuangan Anda ==> tidak akan sia-sia.
๐Ÿ“ Belajar mengasihi merupakan pelajaran terbesar ==> dalam kehidupan.
✍️ Itulah sebabnya ==> Tuhan menempatkan Anda di planet ini.
๐Ÿ‘‰ Namun, ==> itu tidak selalu mudah untuk dilakukan
๐Ÿซต dan memang sangat sulit untuk
==> mengasihi beberapa orang.

✏️ Sesungguhnya tidak ada "rahasia" untuk  ==> kasih yang kekal.
๐Ÿ“ Namun, kuncinya ialah
==> membolehkan kasih Allah mengalir melalui Anda.

๐Ÿ“–  Filipi 2:5 mengatakan,
๐Ÿ‘‰ "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, ==> menaruh
☝️ pikiran dan
✌️ perasaan
๐Ÿซต yang terdapat juga ==> dalam Kristus Yesus."
✏️ Cinta manusia ==> akan habis.
๐Ÿ“ Namun memiliki kasih Yesus di dalam diri Anda memampukan Anda untuk  ==> memberikan kasih yang kekal kepada orang lain.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana selama ini Anda gigih menjaga kasih kekal dalam suatu hubungan? Bagaimana hasilnya terhadap pertumbuhan hubungan Anda?

- Apa yang dapat Anda lakukan untuk lebih banyak belajar tentang kasih Allah sehingga Anda dapat mengasihi orang lain dengan lebih baik?

- Bagaimana Anda bisa tahu bahwa Anda lebih memikirkan orang lain, ketimbang memikirkan diri sendiri?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 34-37; I Tesalonika 5
___________
๐Ÿ“ Bukalah hidup Anda ==> untuk Yesus dan
✏️ biarkan Dia ==> mengasihi orang lain lewat Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
The Key to Lasting Love
By Rick Warren

"Love never gives up, never loses faith, is always hopeful, and endures through every circumstance." 1 Corinthians 13:7 (NLT)
--------------------
Lasting love is persistent. It is determined. It is diligent. It is resolute. It endures the worst and doesn't give up on a relationship. It's stubborn!

The purpose of a relationship is not just to make you happy but also to make you holy. Relationships—whether with a spouse or child or even a close friend—teach you to think of others more than you think of yourself. As you persevere with them through difficult times, you will learn certain things that you would never learn any other way.

When my wife and I got married, we discovered that we were complete opposites. We started arguing on our wedding night, and from there, it just got worse. We loved each other, but we did not get along.
But we had made a vow, and we decided divorce was not an option. We said, "We're going to make this thing work if it kills us"—and it nearly did! We got counseling, even though we were broke. We sacrificed so that we could honor our commitment to each other. We grew up. We struggled for the first two years of our marriage, but we became better through it.

Maybe you need to hear this today: Don't give up. Keep on. Persevere. Be stubborn. Don't let go of God's gift of lasting love because you have to work for it. It will always be worth the fight.

Learning to love is the single greatest lesson in life. It is why God put you on this planet. But it's not always easy—and it's just plain hard to love some people.

There really isn't a "secret" to lasting love. The key, however, is to let God's love flow through you.

Philippians 2:5 says, "You must have the same attitude that Christ Jesus had" (NLT). Human love wears out. But having Jesus' love in you lets you offer lasting love to others.

Open your life to him—and then let him love others through you.


Sabtu, 21 Oktober 2023

Katakan Itu Akan Terjadi

22 Oktober 2023

Bacaan Hari ini:  1 Korintus 13:7
๐Ÿ”‘ "Ia
๐Ÿ” menutupi segala sesuatu,
๐Ÿ” percaya segala sesuatu,
๐Ÿ” mengharapkan segala sesuatu,
๐Ÿ” sabar menanggung segala sesuatu."
--------------------
๐Ÿ‘‰ _*Ketika* Anda *memiliki ekspektasi* yang *tinggi*_ ==>   *terhadap seseorang,*
✋ _*jangan mengatakannya*_
==> *sebagaimana adanya*.
๐Ÿซต _*Katakanlah*_ seolah-olah itu
☝️ *bisa saja* atau
✌️ *akan terjadi*.
๐Ÿ™„ Apa artinya?
✍️ Artinya ==> *Anda percaya pada apa yang Tuhan ingin lakukan*
๐Ÿ‘‰ *di dalam* dan
๐Ÿซต *melalui orang tersebut*,
✍️ _dan Anda *mengafirmasi*_ ==> *tujuan Tuhan atas mereka.*

๐Ÿ”– _*Satu contoh yang tepat* tentang *kekuatan afirmasi* adalah_ ==> *cerita Bruce Wilkinson, seorang penulis dan guru.*
๐Ÿ”– _Bertahun-tahun yang lalu, *dia* adalah *seorang profesor baru*_
==> *di Universitas Multnomah*,
๐Ÿ”– _dan *pada pertemuan fakultas pertama*_, ==> *dia menerima jadwal kelas yang akan ia ajar*.
๐Ÿ”– _*Profesor lainnya melihatnya* dan *berkata*_,
๐Ÿ’ฌ _*"Bruce*_, ==> *kamu mengajar dua kelas* dari *seksi A*.
๐Ÿ’ฌ Mereka adalah kelompok mahasiswa paling cerdas di kampus ini.
๐Ÿ’ฌ Mereka sangat aktif di kelas dan ==> sangat menyenangkan untuk diajar.
๐Ÿ’ฌ Kau beruntung mendapat para mahasiswa itu ==> di tahun pertamamu."

๐Ÿ”– Bruce menyadari bahwa ==> hal itu benar
๐Ÿ”– dia sangat senang ==> mengajar para mahasiswa ini.
๐Ÿ”– Mengajar mereka jauh lebih menyenangkan  ==> dibandingkan kelas-kelas lainnya.
๐Ÿ”– Mereka lebih pintar dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang ==> lebih kritis*.

๐Ÿ”– Di akhir tahun, Bruce mengatakan kepada  ==> dekannya,
๐Ÿ’ฌ "Wah, ==> saya berharap bisa mendapatkan kelas dari seksi A lagi tahun depan!"
๐Ÿ”– Si dekan lalu menjawab,
๐Ÿ’ฌ "Bruce, ==> tidak ada kelas seksi A.
๐Ÿ’ฌ Kami sudah membatalkan program itu  ==> enam tahun lalu."

๐Ÿ”– Ketika Bruce kembali dan
==> memeriksa buku nilainya,
✏️ dia mendapati bahwa kelas-kelas "seksi A" tersebut ==> memang bukan kelas-kelas unggulan,
๐Ÿ“ tetapi mereka mendapatkan nilai yang lebih tinggi dan menulis makalah yang ==> lebih berkualitas dibanding dengan kelas-kelas lainnya.
๐Ÿ”– Bruce menyadari
✍️ karena dia sedari awal
==> berekspektasi tinggi,
๐Ÿ‘‰ bahwa mereka akan menjadi kelompok mahasiswa  yang ==> lebih baik dari yang lainnya
๐Ÿซต mereka mampu menghadapi
==> tantangan-tantangan yang ia berikan.

✏️ Sepanjang hidup Anda,
๐Ÿ“ Anda akan membentuk orang-orang di sekeliling Anda berdasarkan ==> ekspektasi Anda terhadap mereka.
๐Ÿ‘‰ Ketika Anda mengharapkan yang  ==> terbaik dari orang lain,
๐Ÿซต sesungguhnya Anda ==> sedang mencerminkan kasih Yesus yang kekal.

✍️ Alkitab mengatakan bahwa ==> kasih tidak
๐Ÿ“ bersungut-sungut atau
๐Ÿ“ terus-menerus mengungkit ==> kesalahan di masa lalu.
๐Ÿ’ก Rasul Paulus mengajarkan:
๐Ÿ”‘ "Ia (kasih)
๐Ÿ” menutupi segala sesuatu,
๐Ÿ” percaya segala sesuatu,
๐Ÿ” mengharapkan segala sesuatu,
๐Ÿ” sabar menanggung segala sesuatu"
๐Ÿ“– (1 Korintus 13:7).

✍️ Kasih yang kekal ==> memandang ke depan dan optimis.

Renungkan hal ini:
- Apakah Anda kesulitan untuk mengharapkan you  yang terbaik dari seseorang dalam hidup Anda? Jika ya, bagaimana Anda bisa mulai mengubah ekspektasi Anda?

- Bagaimana perasaan Anda ketika Anda tahu bahwa seseorang, seperti pasangan atau atasan Anda, berekspektasi besar atas Anda?

- Menurut Anda, ekspektasi seperti apa yang Tuhan punya terhadap Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 29-33; I Tesalonika 4 : 13-18
__________
✍️ Kasih yang kekal ==> penuh dengan pengharapan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Tell It Like It Could Be
By Rick Warren

"Love . . . always looks for the best." 1 Corinthians 13:7 (MSG)
-------------------
When you have high expectations of someone, you don't tell it like it is. You tell it like it could be. What does that mean? It means you believe in what God wants to do in and through that person, and you affirm God's purpose for them.

An excellent example of how this works is a story from Bruce Wilkinson, an author and teacher. Years ago, he was a new professor at Multnomah University, and at the first faculty meeting, he received his class assignments. Another professor saw his sheet and said, "Bruce, you've been given two of the section A classes. They're the brightest students in the university. They're really engaged and a joy to teach. You're fortunate to have section A students in your first year."

Bruce discovered that to be true—he absolutely loved teaching those kids. They were so much more fun to teach than the other classes. They were smarter and asked better questions.

At the end of the year, Bruce told his department supervisor, "Man, I sure hope I get the section A classes again next year!" The supervisor told him, "Bruce, there is no section A. We canceled that program six years ago."

When Bruce went back and checked his grade books, he found that those "section A" classes may not have been advanced placement, but they received higher grades and wrote more thoughtful term papers than his other classes. Bruce realized—because he expected them to be better students—they rose to the challenge.

Throughout your life, you will shape the people around you by your expectations of them. When you expect the best from others, you are reflecting the lasting love of Jesus.

The Bible says that love does not nag or perpetually bring up past mistakes. The apostle Paul said it this way: "Love . . . always looks for the best" (1 Corinthians 13:7 MSG). Lasting love is forward-looking. It's optimistic.

Lasting love is full of hope.


Pdt Gilbert berani bersuara���� dan ini benar..

Pdt Gilbert berani bersuara���� dan ini benar..��

Jumat, 20 Oktober 2023

Kasih yang Kekal Memperpanjang Kemurahan Hati

Kasih yang Kekal Memperpanjang Kemurahan Hati

21 Oktober 2023

Bacaan Hari ini:  Efesus 4:2
๐Ÿ‘‰ "Hendaklah kamu ==> selalu
๐Ÿ‘Œ rendah hati,
๐Ÿ‘Œ lemah lembut,
๐Ÿ‘Œ dan sabar.
๐Ÿซต Tunjukkanlah kasihmu dalam
==> hal saling membantu."
-------------------
✍️ Tak ada hubungan yang akan bertahan lama bila ==> tanpa kemurahan hati.

๐Ÿ’ก Alkitab mengatakan,
๐Ÿ‘‰ "Ia
✅ menutupi segala sesuatu,
✅ percaya segala sesuatu,
✅ mengharapkan segala sesuatu,
✅ sabar menanggung segala sesuatu"
๐Ÿ“– (1 Korintus 13:7).

๐Ÿ”– Dalam bahasa Yunani aslinya, secara harfiah ==> ayat ini berbunyi
✏️ "tertutupi dengan ==> atap."
๐Ÿ“ Apakah Anda mau membeli
==> rumah tanpa atap?
๐Ÿ”– Tentu saja ==> tidak.
๐Ÿ“ Anda ==> tidak akan mendapat perlindungan dari
✏️ angin dan
✏️ hujan.
๐Ÿ”– Atap ==> menutupi dan melindungi rumah Anda.

๐Ÿ”– Sama halnya,
๐Ÿ”— kasih ==> melindungi suatu hubungan dan memaklumi beberapa perkara.
๐Ÿ”— Kasih ==> tidak meminta pertanggungjawaban atas setiap kesalahan kecil yang dilakukan orang lain.
✍️ Anda memerlukan atap ==> dalam hubungan Anda
๐Ÿ‘‰ sebab ==> manusia rentan sekali rusak,
๐Ÿซต dan kita memerlukan kasih yang kekal  untuk ==> mengampuni.

๐Ÿค” Mengapa kemurahan hati penting  ==> dalam sebuah hubungan?

✍️ Karena kita semua adalah
==> orang berdosa.
๐Ÿ‘‰ Jika Anda ==> telah menikah,
๐Ÿซต itu artinya ==> Anda menikah dengan seorang pendosa
✍️ begitu pula sebaliknya dengan
==> pasangan Anda!
๐Ÿ“ Dua orang sebagai pasangan yang tak sempurna ==> tidak akan pernah menghasilkan pernikahan yang sempurna.
✏️ Dan begitu pula dengan
==> persahabatan.
✋ Tidak ada persahabatan ==> yang sempurna
๐Ÿ‘‰ karena tidak ada teman ==> yang sempurna!
✍️ Dua orang yang tidak sempurna ==> tidak akan pernah menciptakan hubungan yang sempurna.

๐Ÿ’ก Alkitab berkata dalam ==> Roma 3:10,  seperti ada tertulis:
✍️ "Tidak ada yang benar, ==> seorang pun tidak."
✋ Tak ada seorang pun ==> yang 100 persen benar setiap waktu.
๐Ÿ‘‰ Ini ==> bukan kesalahan satu orang saja.
๐Ÿซต Kita semua ==> telah melakukan kesalahan,
✍️ dan selalu ada tanggung jawab ==> dari kedua sisi.
๐Ÿ”– Pepatah mengatakan,
๐Ÿ‘‰ "Dibutuhkan dua orang untuk
==> menari tango.
๐Ÿซต Dibutuhkan dua orang untuk
==> tidak setuju!

✍️ Itulah sebabnya Alkitab mengatakan  ==> kita harus belajar untuk saling menunjukkan kemurahan hati.
๐Ÿ”› Pengampunan adalah ==> jalan dua arah.
๐Ÿ”™ Kita tak bisa menerima ==> apa yang tak ingin kita berikan kepada orang lain.

✍️ Anda dapat membangun hubungan yang kuat dengan memperlakukan orang lain sebagaimana ==> Tuhan memperlakukan Anda.
๐Ÿ“– Roma 15:7 berkata,
๐Ÿ‘‰ "Sebab itu ==> terimalah satu akan yang lain,
๐Ÿซต sama seperti Kristus juga ==> telah menerima kita,
✍️ untuk ==> kemuliaan Allah."

๐Ÿ”– Menerima orang lain salah satunya seperti
๐Ÿ“Œ mendengarkan tanpa menghakimi teman atau
๐Ÿ“Œ memberi ruang kepada anggota keluarga
๐Ÿ“ yang sedang lelah atau
๐Ÿ“ yang kerap marah-marah.
๐Ÿ“ Ketika Anda menerima orang lain ==> apa adanya,
✏️ abaikan ==> kesalahan mereka.
✍️ Singkat kata, ==> beri mereka kemurahan hati.

Renungkan hal ini:
- Kapan Anda pernah melihat kemurahan hati mendatangkan perbedaan positif dalam sebuah hubungan?

- Mengapa sering kali paling sulit buat kita memaafkan orang yang paling kita sayangi?

- Ingat kembali satu hubungan dalam hidup Anda yang telah rusak atau yang memerlukan kasih karunia ekstra. Pernahkah Anda menunggu orang tersebut meminta maaf? Langkah apa yang dapat Anda ambil untuk menunjukkan kasih karunia kepada orang tersebut?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 25-28; I Tesalonika 4 : 1-12
______________
✍️ Berikanlah kelonggaran ==> pada orang lain!
๐Ÿ‘‰ Maafkan dan
๐Ÿซต lepaskanlah!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
Lasting Love Extends Grace
By Rick Warren

"Always be humble and gentle. Be patient with each other, making allowance for each other's faults because of your love." Ephesians 4:2 (NLT)
-------------------
No relationship will survive without grace. You've got to cut people some slack! You've got to let things go.

The Bible says, "Love patiently accepts all things" (1 Corinthians 13:7 NCV). In the original Greek, this literally means "covered with a roof." Would you buy a house without a roof? Of course not. You'd have no protection from wind and rain. A roof covers and protects your home.

In the same way, biblical love covers a relationship and lets some things slide. It doesn't hold people accountable for every little mistake they make. You need a roof on your relationship, because people damage pretty easily, and we need the kind of love that extends grace.

Why is grace essential to relationships?

Because we are all sinners. If you're married, you married a sinner—and your spouse did too! Two imperfect spouses will never make a perfect marriage. And it's the same way in friendships. No friendship is perfect—because no friend is perfect! Two imperfect people will never create a perfect relationship.

The Bible says in Romans 3:10, "There is no one who always does what is right, not even one" (NCV). Nobody gets it right 100 percent of the time. It's never just one person's fault. We all make mistakes, and there's always responsibility on both sides. The saying goes, "It takes two to tango." It also takes two to disagree!

That's why the Bible says we have to learn to extend grace to each other. Forgiveness is a two-way street. We cannot receive what we're unwilling to give to other people.

You build strong relationships by treating other people the way God treats you. Romans 15:7 says, "Accept each other just as Christ has accepted you" (NLT). Accepting others may look like listening without judging to a friend or giving space to a tired, grumpy family member.

When you accept others as they are, looking past their faults for the sake of love, that's extending grace.


Perang Gaza

Oleh: Dahlan Iskan
Minggu 15-10-2023,04:00 WIB

TIDAK perlu sumpah: saya sudah menyiapkan tulisan tentang perang di jalur Gaza.

Lalu saya baca komentar Bung Mirza Mirwan: saya mundur. Tulisannya tentang Hamas bagus sekali. Lebih bagus dari seandainya saya jadi menulis soal Gaza.

Saya menyadari: pengetahuan saya tentang perang di Gaza sama dengan pengetahuan Anda.

Sama-sama mengandalkan berita media mancanegara. Kalau toh beda-beda tipis hanya keterlibatan emosinya.

Tulisan Pak Mirza terasa lebih bersimpati pada Palestina. Kalau saya yang menulis mungkin tidak bisa semenarik itu.

Saya tahu: tulisan yang menarik adalah yang ada campuran emosi di dalamnya. Pun saya. Tidak bisa lepas dari emosi itu.

Hanya saja karena terbiasa sebagai wartawan saya harus berusaha imbang. Pasti tidak bisa 100 persen. Setidaknya ada berusaha –dan sering gagal.

BACA JUGA:Equitable Remedy

Dalam perang kali ini hati nurani tidak bisa dimungkiri: militan Palestina menyerang duluan.

Tiba-tiba. Tidak disangka. Berhasil menerobos perbatasan disway.id/listtag/3338/israel">Israel di bagian selatan.

Aneh. Perbatasan yang dijaga ketat bisa diterobos. Betapa kuat serangan militan Palestina ini. Betapa lengah penjagaan perbatasan.

Saya harus mengikuti pemberitaan media yang pro Israel juga. Ingin tahu dari sisi sana.

Umumnya mirip: banyak menampilkan sisi penderitaan manusia yang kampungnya diserang dan diduduki militan Palestina. Warga sipil. Wanita. Anak-anak.

Media pro Palestina juga menampilkan sisi penderitaan manusia di Palestina. Warga sipil. Wanita. Anak-anak. Yakni ketika Israel membalas serangan itu lebih dahsyat. Dengan kekuatan militer negara. Masih dibantu Amerika, Inggris dan Jerman.

Kekuatan pun menjadi tidak imbang. Yang bergerak di Palestina hanya unsur militan. Sekitar 50.000 orang. Di sisi Israel yang bergerak seluruh militer dan polisi negara: sekitar 500.000.

Maka tugas saya menjadi sangat ringan. Terutama di saat sangat sibuk belakangan ini.

BACA JUGA:Pasca TikTok

Bung Mirza telah membuat pembaca Disway tidak ketinggalan isu besar. Komentar dari Bung Baihaqi kemarin pun terjawab.

Saya jadi teringat komitmen tahun lalu: perlunya dibuka rubrik khusus untuk menampung tulisan-tulisan pembaca. Setelah dibuka hasilnya kecewa: tidak ada yang berminat. Tidak ada tulisan yang dikirim.

Tapi saya tidak kecewa. Belakangan banyak sekali komentar yang sangat berbobot. Sampai bingung memilih.

Dulu saya batasi maksimum memilih 29 komentar. Alasannya: teknis. Melebihi 29 tidak bisa saya kirim. Sudah begitu susah memilih akhirnya ''hilang''. Harus memilih lagi. Kirim lagi.

Belakangan kuota 29 itu diperlonggar. Beberapa hari lalu saya memilih lebih dari 36. Sulit mengurangi jadi 29. Ternyata kuota 29 itu sudah diubah Google. Kirim 36 pun bisa sekaligus.

Ide pembaca kemarin baik sekali: buka kolom ''like''. Saya tidak harus membaca semua komentar. Tidak harus memilih. Tapi saya tidak mau seperti itu.

Saya ingin membaca sendiri semua komentar. Saya sering terhibur. Juga sering tersinggung. Campur aduk. Semua itu bagus untuk latihan mengendalikan emosi. Juga baik untuk latihan tahu diri.

BACA JUGA:Jag-EV

Saya setuju dengan komentar pekan lalu: jumlah komentar yang jenaka menurun. Saya semakin jarang tertawa sendirian.

Tentu manusia memerlukan sisi-sisi hiburan. Pun kalau manusia itu bernama Gibran.

Maka saya juga sering memilih komentar aneh sebagai komentar pilihan. Saya tahu ada yang protes. Tapi hidup tidak boleh selalu dalam tegangan tinggi. Bisa meledak.

Rasanya rubrik baru tidak usah dipaksa hidup. Kita kubur saja. Pemakamannya bisa dilakukan di pertemuan perusuh tanggal 15 atau 16 Desember.

Biarlah tulisan bagus dari bung-bung Liang, Liam Then, Zuve Zhang, Jimy Marta, Soedjoko Sp, Handoko, Thamrin Dahlan, Udi Salemo dan banyak lainnya tetap bercampur di komentar.

Bisa jadi rujak cingur: ada pedasnya, manisnya, asinnya, dan ada nikmatnya.

Tulisan Liang misalnya: bagi saya sangat penting. Bisa menutupi kelemahan saya: lemah di bidang musik.

Saya tidak mengerti musik sama sekali. Kasihan pembaca Disway yang kangen musik. Untung ada bung Liang. Bung Liang begitu kaya literatur.

Maka saya bukan lagi hanya penulis Disway. Saya juga pembaca Disway. (Dahlan Iskan)