Minggu, 23 April 2023

Di Masa Sulit, Apa Yang Terjadi paling Penting


24 April 2023

Bacaan hari ini:  Kisah Para Rasul 27:31
✏️ "Karena itu Paulus berkata kepada  ==> perwira dan prajurit-prajuritnya,
📝 "Jika mereka tidak tinggal di kapal,  ==> kamu tidak mungkin selamat."
________________________

🔖 Ketika Anda mengalami
📍 masalah,
📍 kesulitan,
📍 atau rasa sakit dalam hidup,
🔖 itu bisa membuat Anda
📌 lebih baik atau
📌 lebih pahit.
✍️ Anda benar-benar punya pilihan.
👉 Anda bisa
👍 tumbuh atau
👎 menyerah.
☝️ Anda bisa menjadi ==> seperti yang Tuhan inginkan,
✌️ atau Anda bisa menjadi ==> keras hati.

👉 Ketika Anda melewati masa-masa sulit,
✍️ apa yang terjadi pada Anda tidak sepenting apa yang terjadi_ ==> dalam diri Anda.
🫵 Anda akan membawa karakter Anda ke dalam ==> kekekalan
✋ bukan ==> keadaan Anda.

✏️ Bagaimana Anda menanggapi ketidakadilan hidup ==> terserah Anda.
📝 Itu sebabnya Anda putuskan sekarang  ==> apa yang akan Anda lakukan.

💡 Kisah Para Rasul 27 mengajarkan ==> tiga tanggapan yang harus dihindari dalam pencobaan,
✍️ dan dari ketiganya, kita dapat belajar  ==> bagaimana Tuhan ingin kita menanggapinya:

1️⃣ Jangan melayang; ==> tetap fokus.
📝 "Kapal itu dilanda badai dan
==> tidak bisa melawan angin;
✏️ jadi kami menyerah dan
==> tergiring"
📖 (Kisah Para Rasul 27:15 NIV).

🔖 Kapal yang membawa Paulus dan tahanan lainnya ke Roma berada di tengah Mediterania dan ==> tidak melihat matahari  selama 14 hari.
🔖 Mereka tidak bisa mendapatkan arah, dan ==> mereka mulai hanyut.

👉🏽 Ketika beberapa orang ==> menghadapi kesulitan,
🫵🏽 mereka mulai hanyut ==> dalam kehidupan.
✍🏽 Mereka tidak memiliki
🖊️ tujuan,
🖊️ ambisi,
🖊️ atau impian.
✍🏽 Hari ini kami menyebutnya ==> "meluncur".
🔖 Masalah dengan meluncur adalah ==> Anda hanya meluncur saat menuju ke bawah.
👉🏽 Hidup ==> bukanlah pantai;
🫵🏽 hidup ini ==> sulit.
✍️ Jangan kehilangan ambisi atau impian Anda ketika ==> hidup menjadi sulit.

2️⃣ Jangan dibuang; ==> tunggu.
📖 "Kisah Para Rasul 27:18
👉🏽 Karena kami sangat hebat
==> diombang-ambingkan angin badai,
🫵🏽 maka pada keesokan harinya
==> mereka mulai membuang muatan kapal ke laut.
🔖 Orang-orang yang bertanggung jawab  ==> perlu meringankan kapal,
✏️ jadi mereka membuang muatan ke laut,  ==> diikuti dengan perlengkapan dan makanan.
📝 Karena badai ==> begitu dahsyat,
✏️ mereka membuang barang-barang  ==> yang mereka butuhkan.

🔖 Saat Anda berada dalam badai dan stres ==> menjadi tak tertahankan,
👉🏽 Anda mungkin mulai meninggalkan nilai  dan hubungan yang biasanya Anda pertahankan ==> di saat-saat yang lebih baik.
🫵🏽 Anda mungkin berkata,
💬 "Saya menyerah pada
==> pernikahan saya" atau 
💬 "Saya menyerah pada
==> impian saya untuk kuliah."

🔖 Tapi Tuhan berkata, ==> "Tetap di kapal!"
✍️ Tuhan menggunakan situasi sulit untuk  ==> mengubah orang.
✍️ Jarang Tuhan menghendaki Anda ==> lari  dari situasi yang sulit.
✍️ Tuhan ingin Anda
🖊️ belajar,
🖊️ tumbuh,
🖊️ dan berkembang
✍️ dan Dia ada bersama Anda
==> sepanjang waktu.

3️⃣ Jangan putus asa; ==> berharap pada Tuhan.   
📖 "KIsah Para Rasul 27:20
🔖 Setelah beberapa hari lamanya
📌 baik matahari maupun bintang-bintang  ==> tidak kelihatan,
📌 dan angin badai yang dahsyat
==> terus-menerus mengancam kami,
🔖 akhirnya putuslah segala harapan kami  untuk ==> dapat menyelamatkan diri kami."
🔖 Setelah 14 hari dan ==> setelah menyerahkan
📍 kargo,
📍 perlengkapan,
📍 dan makanan mereka,
🔖 para penumpang akhirnya ==> putus asa.
👉 Namun mereka ==> melupakan satu hal:
🫵 Bahkan dalam badai sekalipun,
✍️ Tuhan ==> memegang kendali.
👉 Dia ==> tidak meninggalkan Anda.
🫵 Anda mungkin ==> tidak merasakannya,
❕ tetapi jika Anda merasa jauh ==> dari Tuhan,
❔ tebak ==> siapa yang pindah?
🔆 Bukan Dia!

✍️ Tuhan menyertai Anda ==> dalam badai,
✍️ dan Dia akan membantu Anda  ==> melewatinya. 
👉 Dan di sisi lain badai,
🫵 Anda akan menemukan bahwa ==> Dia
☝️ menumbuhkan karakter Anda,
✌️ dan memperdalam iman Anda.

*Renungkanlah*:
📍 Di bagian mana dari hidup Anda yang  ==> baru saja Anda luncurkan sekarang?
📍 Bagaimana Anda ==> bisa mulai mengejar tujuan?

📍 Kapan Anda lari dari ==> situasi yang sulit?
📍 Kapan Anda tinggal dalam ==> situasi yang sulit?
📍 Bagaimana respons Anda dalam ==> setiap situasi membentuk karakter Anda?

📍 Apakah ada sesuatu dalam hidup Anda  yang menggoda Anda untuk ==> putus asa?
👉 Luangkan waktu untuk ==> berdoa,
👉 beri tahu Tuhan
📍 bahwa Anda percaya
📍 bahwa dia bersama Anda, bahkan jika Anda  ==> tidak dapat merasakan kehadirannya.

⁉️ Apa pilihan Anda ==> tentang Yesus?

🗝️ Allah membuktikan kasih-Nya kepada Anda melalui Putra-Nya, ==> Yesus Kristus.
💡 Alkitab berkata,
👉 "Karena begitu besar kasih Allah ==> akan dunia ini,
🫵 sehingga Ia telah mengaruniakan  ==> Anak-Nya yang tunggal,
✍️ supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya ==> tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal"
📖 (Yohanes 3:16).

⁉️ Apakah Anda siap memercayai Allah untuk  ==> menggenapi janji-Nya tentang kehidupan kekal?  
🔖 Jika demikian, mulailah dengan ==> doa sederhana ini:

💬 "Ya Tuhan, saya tidak ingin dosa saya  ==> memisahkan saya dari-Mu lagi.
💬 Engkau telah berjanji bahwa jika saya percaya kepada Yesus,
==> Engkau akan mengampuni saya untuk semua kesalahan yang pernah saya lakukan,
💬 Engkau akan menunjukkan kepada saya  ==> tujuan hidup saya,
💬 dan Engkau akan menerima saya ke dalam keluarga-Mu dan ==> membawa saya ke surga suatu hari nanti untuk hidup bersama-Mu selamanya.
💬 "Yesus, ==> aku mengakui dosaku,
💬 dan aku percaya ==> Engkau adalah Juruselamatku.
💬 Saya memercayai-Mu ketika Tuhan mengatakan bahwa ==> keselamatan datang
👉🏻 melalui anugerah,
🫵🏻 melalui iman,
✋🏻 dan bukan melalui apa pun
==> yang saya lakukan.
🙏🏻 Saya meminta Tuhan datang ke dalam hidup saya ==> sebagai Tuhan saya.
🙏🏻 Hari ini, ==> saya menyerahkan hidup saya kepada-Mu.
🙏🏻 "Saya ingin hidup
✅ dengan cara Engkau menciptakan saya  untuk hidup ==> dengan damai dan istirahat
✅ dan menggunakan sisa hidup saya  ==> untuk melayani-Mu.
🙏 Dalam nama Yesus ==> saya berdoa. Amin."

Bacaan Alkitab setahun:
2 Samuel  14, Lukas 17
-----------------
👉 Ketika Anda mengandalkan kata dan percaya ==> pada janji-Nya,
🫵 itu akan membangkitkan Anda ==> secara emosional.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
In Difficult Times, What Happens in You Is Most Important
By Rick Warren

24 Aprik 2023

"Paul said to the centurion and the soldiers, 'Unless these men stay with the ship, you cannot be saved.'" Acts 27:31 (NIV)
---------------
When you experience problems, difficulties, or hurts in life, they can either make you better or bitter. You really have a choice. You can either grow up or give up. You can become who God wants you to be, or you can become hard-hearted.

When you go through difficult times, what happens to you is not nearly as important as what happens in you. You'll take your character with you into eternity—not your circumstances.

How you respond to life's unfairness is up to you. That's why you want to decide now what you will do.

Acts 27 teaches three responses to avoid in trials, and from them, we can learn how God wants us to respond instead:

1. Don't drift; stay focused. "The ship was caught by the storm and could not head into the wind; so we gave way to it and were driven along" (Acts 27:15 NIV). The ship carrying Paul and other prisoners to Rome was in the middle of the Mediterranean and hadn't seen the sun for 14 days. They couldn't get any bearings, and they started to drift.

When some people face difficulty, they start drifting through life. They have no goal, purpose, ambition, or dream. Today we call this "coasting." The problem with coasting is that you only coast when you're headed downhill. Life is not a coast; life's tough. Don't lose your ambition or your dream when life gets hard.

2. Don't discard; hold on. "We took such a violent battering from the storm that the next day they began to throw the cargo overboard" (Acts 27:18 NIV). The men in charge needed to lighten the ship, so they threw the cargo overboard, followed by the tackle and the food. Because the storm was so overwhelming, they were discarding things they needed.

When you get in a storm and the stress becomes unbearable, you may start abandoning values and relationships you would normally hold onto in better times. You might say, "I'm giving up on my marriage" or "I'm giving up on my dream to go to college."

But God says, "Stay with the ship!" God uses difficult situations to change people. It's rarely God's will for you to run from a difficult situation. God wants you to learn, grow, and develop—and he is there with you all the time.

3. Don't despair; hope in God. "We finally gave up all hope of being saved" (Acts 27:20 NIV). After 14 days and after giving up their cargo, tackle, and food, the passengers finally gave up hope. But they'd forgotten one thing: Even in a storm, God is in control. He hasn't left you. You may not feel him, but if you feel far from God, guess who moved? It wasn't him!

God is with you in the storm, and he'll help you through it. And on the other side of the storm, you'll find that he's grown your character and deepened your faith.


Sabtu, 22 April 2023

Setiap Badai Adalah Sekolah, Setiap Ujian Adalah Guru


23 April 2023

Bacaan Hari ini:  2 Korintus 4:17
👉 "Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini,
🫵 mengerjakan bagi kami ==> kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya,
✍️ jauh lebih besar dari pada
==> penderitaan kami."
--------------
👉🏽 Ketika mengalami kesulitan ==> dalam hidup,
🫵🏽 hal pertama yang sering kita coba lakukan  ialah ==> menyalahkan orang lain.
✏️ Tetapi, dari mana pun asalnya
==> masalah Anda
📝 Tuhan tetap punya tujuan untuk itu  ==> dalam hidup Anda.

👉🏽 Bahkan ketika Anda melakukan sesuatu  ==> yang bodoh sekalipun,
🫵 Tuhan dapat menggunakannya untuk  ==> mendatangkan kebaikan.
👉🏽 Bahkan ketika orang lain
==> menyakiti Anda dengan sengaja,
🫵 Dia dapat menggunakannya untuk  ==> mendatangkan kebaikan.
👉🏽 Bahkan ketika Iblis ==> mencoba mengacaukan segalanya,
🫵 Tuhan dapat
==> mendatangkan kebaikan dari sana.

✏️ Tujuan Tuhan jauh lebih besar dari  ==> masalah dan rasa sakit Anda.
📝 Dia punya rencana!
👉 Anda perlu mengabaikan
==> rasa sakit sementara dan
🫵 melihat ==> keuntungan jangka panjang dalam hidup Anda.

📖 Roma 5:3-4 mengatakan,
👉 "Dan bukan hanya itu saja.
🫵 Kita malah bermegah juga
==> dalam kesengsaraan kita,
✍️ karena kita tahu, bahwa
👌 kesengsaraan itu menimbulkan  ==> ketekunan,
👌 dan ketekunan menimbulkan
==> tahan uji
👌 dan tahan uji menimbulkan  ==> pengharapan."

⁉️ Apa tujuan dari ==> masalah dan kesengsaraan Anda?
‼️ Tuhan ingin ==> Anda belajar sesuatu.
❗ Setiap badai adalah ==> sekolah.
❗ Setiap ujian adalah ==> guru.
❗ Setiap pengalaman adalah ==> pendidikan.
❗ Setiap kesulitan adalah ==> untuk perkembangan Anda.

🔖 Sebagian besar dari kita adalah ==> murid yang lambat.
✏️ Jika Anda ==> tidak belajar apa pun di kali pertama,
📝 maka Tuhan akan ==> memunculkannya lagi dalam hidup Anda.
✍️ Itu akan terulang kembali sebab ==> Dia lebih tertarik pada karakter Anda daripada pada kenyamanan Anda.

🔖 Mungkin saat ini Anda
==> sedang menghadapi kesulitan besar.
📝 Itu mungkin berupa
✏️ penyakit,
✏️ rasa bersalah,
✏️ masalah keuangan,
✏️ atau konflik dalam suatu hubungan.
⁉️ Apakah Tuhan punya pesan buat Anda ==> di tengah kesulitan itu?
‼️ Sangat banyak.
🔖 Pada dasarnya Dia sedang berkata pada Anda,
💬 "Jangan menyerah;
💬 tumbuhlah dewasa.
💬 Biarkan Aku membentukmu menjadi semakin seperti-Ku
==> lewat keadaan yang menyakitkan ini."

👉🏽 Lewat penderitaan Anda,
🫵 biarkan Tuhan ==> mewujudkan rancangan-Nya di dalam Anda
✍️ untuk mengubah Anda menjadi semakin seperti seseorang ==> yang sesuai dengan rancangan-Nya.

✍️ Percayalah pada ==> kebenaran ini:
👉 "Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini,
🫵 mengerjakan bagi kami ==> kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya,
✍️ jauh lebih besar dari pada
==> penderitaan kami."
📖 (2 Korintus 4:17).

Renungkan hal ini:
- Ketika Anda menyalahkan orang lain atas kesengsaraan Anda, bagaimana hal itu memengaruhi Anda secara spiritual dan emosional?

- Kapan dalam hidup Anda di mana Anda melihat bahwa rancangan Tuhan jauh lebih besar ketimbang masalah dan rasa sakit Anda? Yg

- Situasi menyakitkan apa yang tengah Anda hadapi saat ini? Menurut Anda kesetiaan seperti apakah yang harus Anda tunjukkan dalam situasi tersebut?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 14-15: Lukas 17:1-19
__________
✍️ Tuhan lebih tertarik untuk melihat Anda semakin seperti Kristus
==> daripada mempermudah segalanya untuk Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

==============

Every Storm Is a School, Every Trial a Teacher
By Rick Warren

“This small and temporary trouble we suffer will bring us a tremendous and eternal glory, much greater than the trouble.” 2 Corinthians 4:17 (GNT)
------------------
When we go through difficulties in life, the first thing we often try to do is blame somebody else. But it doesn’t matter where your problem came from—God still has a purpose for it in your life.

Even when you do something foolish, God can use it. Even when other people hurt you intentionally, he can use it. Even when the Devil tries to mess things up, God can bring good out of it.

God’s purpose is greater than your problems and your pain. He has a plan! You need to look past the temporary pain and look instead at the long-term benefit in your life.

Romans 5:3-4 says, “We can rejoice, too, when we run into problems and trials, for we know that . . . they help us learn to be patient. And patience develops strength of character in us and helps us trust God more each time we use it until finally our hope and faith are strong and steady” (TLB).

What’s the purpose of your problems and difficulty? God wants you to learn something. Every storm is a school. Every trial is a teacher. Every experience is an education. Every difficulty is for your development.

Most of us are slow learners. If you don’t learn something the first time, God will bring it up again in your life. It will come back because God is more interested in your character than he is in your comfort. He is more interested in seeing you become more like Christ than he is in making things easy for you.

Maybe you are facing a major difficulty right now. It may be an illness, guilt, a financial problem, or strain in a relationship. Does God have a word for you while you’re going through your difficulty? Absolutely. God is essentially saying to you, “Don’t give up; grow up. Let me make you more like me through this painful situation.”

Through your difficulty, let God fulfill his purpose in you—to transform you more and more into the person he created you to be.

Trust this truth: “This small and temporary trouble we suffer will bring us a tremendous and eternal glory, much greater than the trouble” (2 Corinthians 4:17 GNT).


Jumat, 21 April 2023

Tiga Cara untuk Mengikuti Tuhan


22 April 2023

Bacaan Hari ini:  Yohanes 16:33
🔖 "Semuanya itu Kukatakan kepadamu,
👉 supaya kamu beroleh damai sejahtera  ==> dalam Aku.
🫵 Dalam dunia kamu menderita penganiayaan,
✍️ tetapi kuatkanlah hatimu, ==> Aku telah mengalahkan dunia."
-----------------
✍️ Fase keempat yang Tuhan gunakan untuk menumbuhkan iman Anda ialah ketika  ==> Anda menjumpai kesulitan dalam perjalanan menuju impian Anda.
✍️ Kesulitan-kesulitan ini merupakan ujian  yang memberi Anda kesempatan untuk  ==> mengikuti pimpinan Tuhan.

💡 Dalam Kisah Para Rasul 27,
🔖 diceritakan Paulus melakukan perjalanan bersama para tahanan lainnya  ==> menggunakan kapal menuju Roma.
🔖 Setelah berlayar selama berhari-hari,  mereka berhenti di pelabuhan ==> di Pulau Kreta.
🔖 Sewaktu mereka meninggalkan pelabuhan, Paulus memperingatkan mereka bahwa mereka hendaknya tidak melanjutkan perjalanan ==> sebab mereka akan terjebak di tengah badai yang dahsyat.
🔖 Namun, para kru kapal memutuskan untuk ==> tetap melanjutkan perjalanan.

👉 Agar kita dapat menghindari kesalahan sama ==  yang dilakukan oleh para kru itu
🫵 serta dengan setia ==> mengikuti Tuhan
✍️ berikut ini tiga hal yang perlu diingat  ==> ketika menghadapi kesulitan:

🕐 Ikuti Tuhan, ==> bukan pendapat orang lain.
👉 Dalam perjalanan Paulus,
🔖 "Tetapi perwira itu lebih percaya kepada jurumudi dan nakhoda ==> dari pada kepada perkataan Paulus"
📖 (Kis. 27:11).
✍🏾 Karena "para ahli" berkata
==> tidak apa-apa,
👉🏾 maka sang perwira mengabaikan  ==> peringatan dari Tuhan dan
🫵🏾 setuju untuk ==> melanjutkan perjalanan.

🫵🏻 Bila Tuhan menyuruh Anda
==> melakukan satu hal dan
👉🏻 semua ahli di dunia menyuruh Anda  ==> melakukan yang lain,
✍🏻 dengarkanlah ==> apa yang Tuhan katakan.
💡 Suara-Nya adalah ==> satu-satunya yang dapat dipercaya.

🕑 Ikuti Tuhan, ==> bukan mayoritas orang.
🔖 Di atas kapal,
🔖 "Karena pelabuhan itu tidak baik untuk tinggal di situ ==> selama musim dingin,
👉🏼 maka kebanyakan dari mereka lebih setuju ==> untuk berlayar terus dan
🫵🏼 mencoba mencapai kota Feniks ==> untuk tinggal di situ selama musim dingin.
🔖 Kota Feniks adalah sebuah pelabuhan pulau Kreta, ==> yang terbuka ke arah barat daya dan ke arah barat laut"
📖 (Kis. 27:12).
👉 Mayoritas dari mereka ==> ingin terus berlayar.
🫵 Tetapi kebanyakan orang ==> sering kali salah!

✏️ Tekanan dari orang-orang di sekeliling Anda sering kali membuat Anda tidak melakukan ==> apa yang Tuhan perintahkan.
📝 Ingatlah bahwa ==> Tuhan adalah yang utama.

🕒 Ikuti Tuhan, ==> bukan keadaan Anda.
🔖 "Pada waktu itu ==> angin sepoi-sepoi bertiup dari selatan.
🔖 Mereka menyangka, bahwa
==> maksud mereka sudah tentu akan tercapai.
🔖 Mereka membongkar sauh, lalu berlayar dekat sekali ==> menyusur pantai Kreta.
🔖 Tetapi tidak berapa lama kemudian turunlah dari arah pulau itu ==> angin badai, yang disebut angin "Timur Laut"
📖 (Kis. 27:13-14).
📝 Paulus memperingatkan yang lain bahwa  ==> mereka sedang menuju badai,
✏️ tetapi mereka tetap berlayar.

✏️ Hanya karena Anda ==> melihat sebuah kesempatan,
📝 bukan berarti ==> Anda harus mengambilnya.
✋ Jangan
👉 menerima setiap pekerjaan
==> yang ditawarkan atau
🫵 berkencan dengan siapa pun
==> yang mengajak Anda.
✍️ Setan juga ==> dapat mengatur keadaan!
🗝️ Oleh karena itu, ==> mintalah petunjuk dari Tuhan.

Renungkan hal ini:
- Menurut Anda mengapa Tuhan membiarkan Anda mengalami kesulitan dalam perjalanan iman Anda?

- Kesukaran apa yang telah Anda jumpai karena Anda melakukan salah satu dari tiga kesalahan yang dibahas dalam renungan hari ini? Bagaimana Tuhan akhirnya membebaskan Anda dari situasi tersebut?

- Kesukaran apa yang sedang Anda hadapi hari ini? Bagaimana Tuhan sedang memanggil Anda untuk tetap setia dalam keadaan yang sulit ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 12-13; Lukas 16
___________
🔖 Sesulit apa pun ==> keadaan dalam hidup,
✍️ Anda bisa tetap setia dengan
🖊️ mendengarkan firman Tuhan,
🖊️ mengingat firman-Nya dan
🖊️ mengikuti petunjuk-Nya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
========
Three Ways to Follow God Through Difficulties
By Rick Warren

"In this world you will have trouble. But take heart! I have overcome the world." John 16:33 (NIV)
------------------
In this series, we're learning how God takes us through the Six Phases of Faith—a dream, decision, delay, difficulty, dead end, and deliverance—over and over again throughout our lives to grow our faith and develop our character.

The fourth phase God uses to grow your faith is when you encounter difficulties on the journey toward your dream. These difficulties are tests, giving you a chance to follow God's guidance.

In Acts 27, Paul set sail for Rome along with other prisoners on a journey with many difficulties. On one leg of the voyage, Paul warned the crew that if they continued to sail, they would be caught in a major storm and the results would be disastrous. The crew decided to sail anyway.

To avoid the mistakes the crew made—and faithfully follow God instead—here are three things to remember when you're facing difficulties:

Follow God, not others' opinions. On Paul's journey, "the centurion, instead of listening to what Paul said, followed the advice of the pilot and of the owner of the ship" (Acts 27:11 NIV). Because the "expert" said it was okay, the centurion ignored a warning from God and agreed to head back out to sea.

If God tells you to do one thing and all the experts in the world tell you to do something else, listen to what God says. His voice is the only one that counts.

Follow God, not the majority. On Paul's ship, "the majority decided that [they] should sail on" (Acts 27:12 NIV). The harbor where Paul's ship had taken refuge was exposed and not a good choice for spending the winter, and so the majority on board wanted to sail on. But the majority is often wrong!

Peer pressure often keeps people from doing what God wants them to do. Remember that God is a majority of one.

Follow God, not your circumstances. "When a gentle south wind began to blow, they saw their opportunity; so they weighed anchor and sailed . . . Before very long, a wind of hurricane force . . . swept down from the island" (Acts 27:13-14 NIV). Paul warned the others that they were heading into a storm, but they sailed anyway.

Just because you're given an opportunity, it doesn't mean you have to take it. You shouldn't accept every job you're offered or date everybody who asks you out. Satan can arrange circumstances too! You need to ask God for his direction.

No matter what difficult circumstances you face in life, you can remain faithful by listening to what God says, remembering his voice is the only one that counts, and following his guidance.


Kamis, 20 April 2023

Dalam Masa Penundaan, Ingatlah Kesetiaan Tuhan


21 April 2023

Bacaan Hari ini:  Mazmur 103:2
🫵 "Pujilah TUHAN, ==> hai jiwaku,
👉 dan janganlah lupakan ==> segala kebaikan-Nya."
-------------
✏️ Saat impian kita tertunda, kita cenderung  ==> melupakan banyak hal.
📝 Kita lupa dengan apa yang telah Tuhan lakukan dalam hidup kita ==> serta kebaikan-Nya di masa lalu.
📝 Kita lupa bahwa ==> Tuhan selalu beserta kita.
📝 Kita lupa dengan kuasa Tuhan yang Dia pakai untuk ==> mewujudkan impian kita.

🔖 Bangsa Israel membuat kesalahan yang sama ==> di padang gurun:
👉🏽 "Nenek moyang kami ==> di Mesir
✋🏽 tidak mengerti perbuatan-perbuatan-Mu  ==> yang ajaib,
🤚🏽 tidak ingat ==> besarnya kasih setia-Mu,
🫵🏽 tetapi mereka memberontak terhadap Yang Mahatinggi ==> di tepi Laut Teberau.
✍🏻 Namun diselamatkan-Nya mereka ==> oleh karena nama-Nya,
👉🏻 untuk memperkenalkan ==> keperkasaan-Nya.
✏️ Tetapi segera mereka ==> melupakan perbuatan-perbuatan-Nya
📝 dan tidak menantikan ==> nasihat-Nya"
📖 (Mazmur 106:7-8, 13).

🔖 Sulit dipercaya betapa pendeknya  ==> ingatan mereka!
📝 Di Mesir, ==> TUHAN mengirimkan 10 tulah pada orang Mesir untuk menyelamatkan umat-Nya itu.
✏️ Namun, orang Israel dengan mudahnya melupakan kebaikan-kebaikan-Nya beberapa hari kemudian ==> saat mereka berada di tepi Laut Merah.
🔖 Mereka bersungut-sungut,
==> "Kita semua akan mati!"

🔖 Kemudian, dengan ajaib ==> melalui Musa,
📝 TUHAN membelah Laut Merah dan  ==> mereka dapat menyeberang di tanah yang kering.
✏️ Akan tetapi, mereka melupakan semuanya
🔖 hanya beberapa hari kemudian ketika  ==> mereka mengira akan mati kehausan.
📝 Maka, dengan ajaib, ==> TUHAN menyediakan air yang terpancar dari gunung batu,
✏️ tetapi mereka melupakan semuanya
🔖 hanya beberapa hari berselang ketika  ==> mereka mengira akan mati kelaparan.

✍🏼 Mereka terus-menerus melupakan ==> apa yang telah TUHAN perbuat bagi mereka!

✏️ Namun, kita tidak boleh ==> terlalu cepat menghakimi mereka
📝 karena kita melakukan ==> hal yang sama persis.
👉🏽 Ketika penundaan terjadi ==> dalam hidup kita,
🫵🏽 kita mulai bertindak seolah-olah ==> Tuhan tidak pernah melakukan apapun buat kita.
🤔 Pernahkah Tuhan melakukan sesuatu untuk Anda ==> di masa lalu?
👌 Tentu saja.
✍️ Dan Anda bisa terus mengandalkan Dia untuk ==> melakukan lebih banyak hal buat Anda
🖊️ besok,
🖊️ lusa,
🖊️ dan hari-hari selanjutnya.

🔖 Alih-alih melupakan, ==> ingatlah selalu janji-janji Tuhan.
✍️ Ada lebih dari 7.000 janji ==> di dalam Alkitab.
👉 Setiap kali Anda ==> memiliki masalah,
🫵 temukanlah ==> satu janji,
💡 seperti 2 Timotius 2:13:
📝 "Jika kita tidak setia, ==> Dia tetap setia,
✏️ karena Dia tidak dapat ==> menyangkal diri-Nya."

✍️ Janji Tuhan selalu lebih besar dari  ==> masalah yang Anda hadapi!

✏️ Jika Tuhan belum memenuhi salah satu janji-Nya ==> dalam hidup Anda,
📝 bisa jadi karena ==> Dia tengah menunggu Anda.
🫵 Dia sedang menunggu Anda untuk  ==> belajar untuk
✋ tidak takut,
✋ tidak* resah_
✋ tidak* lemah,
✋ dan tidak lupa.
✍️ Dia ingin mendewasakan Anda  ==> sebelum Dia memerdekakan Anda.

✍️ _Penundaan yang datang dalam hidup Anda ==> tidak akan mengacaukan tujuan Tuhan.
✍️ Malah, penundaan itu  membantu mewujudkan rancangan-Nya ==> dalam hidup Anda.

🫵 Pujilah TUHAN, ==> hai jiwaku,
👉 dan janganlah lupakan ==> segala kebaikan-Nya!"
📖 (Mazmur 103: 2).

Renungkan hal ini:
- Apa yang telah Tuhan lakukan bagi Anda yang membuktikan kesetiaan-Nya?

- Bagaimana Tuhan telah memurnikan Anda selama fase penundaan impian Anda?

- Apa yang bisa Anda ubah dari sikap Anda selama berada di ruang tunggu Tuhan?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 9-11; Lukas 15:11-32
_________
✏️ Tuhan dapat melakukan banyak hal  ==> dengan seketika
📝 tetapi Dia punya ==> agenda yang lebih besar.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
In Your Delay, Remember God's Faithfulness
By Rick Warren

"Let all that I am praise the LORD; may I never forget the good things he does for me." Psalm 103:2 (NLT)
----------------
When our dreams are delayed, we tend to forget things. We forget what God has done in our lives and his goodness in the past. We forget that God is with us. We forget God's power that he uses to fulfill our dreams.

The Israelites made this same mistake in the wilderness: "They forgot the many times [God] showed them his love, and they rebelled against the Almighty at the Red Sea. But he saved them, as he had promised, in order to show his great power . . . But they quickly forgot what he had done and acted without waiting for his advice" (Psalm 106:7-8, 13 GNT).

It's unbelievable how short their memory was! In Egypt, God sent 10 plagues on the Egyptians just to rescue his people. But the children of Israel forgot about God's actions just days later when they were at the Red Sea, saying, "We're all going to die!" They forgot what God had done.

Then, God miraculously opened the Red Sea, and they crossed it on dry land, but they forgot all about it just a few days later when they thought they would die of thirst. Then, God miraculously provided water in the desert, but they forgot all about it just a few days later when they thought they would die of starvation.

They were constantly forgetting what God had done for them!

But we shouldn't be too quick to judge them—because we do the exact same thing. When a delay occurs in our lives, we start acting like God has never done anything for us. Has God done things for you in the past? Sure he has. And you can count on him to do more things for you tomorrow and the next day and the day after that.

Instead of forgetting, you need to remember God's promises. There are more than 7,000 of them in the Bible. Whenever you have a problem, find a promise like 2 Timothy 2:13: "Even when we are too weak to have any faith left, he remains faithful to us and will help us . . . and he will always carry out his promises to us" (TLB). God's promises are always greater than the problems you're facing!

If God hasn't fulfilled a promise in your life, it could be because he's waiting on you. He's waiting on you to learn to not fear, not fret, not faint, not forget. He wants to develop you before he delivers you.

God could do things immediately—but he's working on a larger agenda. The delays that come in your life do not destroy God's purpose. They fulfill God's purpose in your life.

"Let all that I am praise the LORD; may I never forget the good things he does for me" (Psalm 103:2 NLT).


Rabu, 19 April 2023

Yang Terbaik Hanya Datang dari Tuhan


20 April 2023

Bacaan Hari ini:  Galatia 6:9
👉 "Janganlah kita jemu-jemu
==> berbuat baik,
🫵 karena apabila ==> sudah datang waktunya,
✍️ kita akan menuai, jika kita
==> tidak menjadi lemah."
------------------
✏️ Ketika Anda ==> mengalami penundaan dalam hidup,
📝  janganlah berputus asa.
📝 Janganlah berhenti untuk percaya.
📝 Janganlah menyerah!

👉🏼 Bangsa Israel ==> gagal melakukannya,
🫵🏼 dan akibatnya,
✍🏼 itu menunda masuknya mereka ==> ke Tanah Perjanjian.

📖  Bilangan 14:2-4 mengatakan,
👉🏽 "Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada
👴🏻 Musa dan
👴🏽 Harun;
🫵🏽 dan segenap umat itu berkata kepada mereka:
💬 "Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini!
❔ Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya
📍 kami tewas oleh pedang, dan
📍 isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan?
❔ Bukankah lebih baik ==> kami pulang ke Mesir?"
❕ Dan mereka berkata ==> seorang kepada yang lain:
💬 "Baiklah kita mengangkat seorang pemimpin, lalu ==> pulang ke Mesir."

🔖 Mereka menyerah pada ==> impian mereka.
📝 Mereka telah dibebaskan setelah  ==> menjalani 400 tahun perbudakan,
✏️ tetapi malah ingin kembali ke Mesir karena mereka ==> harus menjalani masa penundaan.

🔖 Seperti orang Israel,
✏️ beberapa orang lebih suka hidup dalam perbudakan daripada ==> harus menghadapi ketakutan-ketakutan yang akan muncul dari kebebasan.
📝 Mereka tidak mau mendorong diri mereka  dan ==> mengatasi masalah yang ada di hadapan mereka.
🔖 Mereka ==> ingin menyerah saja.
🔖 Mereka ==> puas dengan kehidupan yang biasa-biasa saja.

✏️ Janganlah merasa puas dengan  ==> keterbatasan,
📝 sementara Anda bisa ==> menerima yang lebih dari Tuhan buat hidup Anda!
🔖 Jika itu berarti Anda harus melewati terowongan konflik sekalipun, ==> jalanilah.
👉🏻 Di tengah-tengah terowongan, tentunya
✔️ sekeliling Anda akan gelap dan
✔️ Anda ingin lari kembali ke cahaya di pintu masuk.
🫵🏻 Namun, Anda harus terus berjalan  ==> sampai Anda keluar di ujung lain terowongan,
✍️ menuju cahaya kebebasan.

✏️ Alih-alih menyerah,
📝 tetaplah berpegang teguh dan berdoa.

📖 Galatia 6:9 mengatakan,
👉 "Janganlah kita jemu-jemu
==> berbuat baik,
🫵 karena apabila ==> sudah datang waktunya,
✍️ kita akan menuai, jika kita
==> tidak menjadi lemah."

💡 Inilah hukum tabur tuai:
🔖 Akan selalu ada waktu penundaan  antara ==> waktu
⏳ menabur dan
⌛ menuai.
👉 Anda menanam ==> di satu musim,
🫵 dan Anda akan menuai ==> di musim berikutnya.
📝 Tuhan ingin melihat apakah Anda ==> akan terus  
✏️ mengolah,
✏️ menanam,
✏️ dan menabur.
👉 Jika Dia melihat ==> konsistensi dalam hidup Anda,
🫵 maka panen akan tiba.
🔖 Namun ketahuilah,
✍️ waktu menuai ==> tidak akan seketika datang.
👉 Sebab jika itu terjadi,
✋ tidak akan ada kesempatan bagi
🫵🏻 karakter Anda untuk ==> bertumbuh atau
🫵🏻 iman Anda ==> menjadi dewasa.

📖 Lukas 18:1 memberi tahu bahwa ==> kita harus
✍️ "selalu berdoa dengan tidaklah jemu-jemu."

👉 Jika Anda ==> selalu berdoa,
🫵 Anda tidak akan ==> menjadi putus asa.
🔖 Sebaliknya,
👉🏾 jika Anda tidak selalu berdoa,
🫵🏾 Anda akan menjadi ==> putus asa.
📝 Anda akan menyerah dengan permasalahan yang ==> sedang Anda hadapi
👉 baik itu
✏️ di tempat kerja atau
✏️ di sekolah atau
✏️ di keluarga Anda.
👉 Untuk bisa ==> tetap bersemangat,
🫵 Anda harus ==> terus-menerus berdoa!

🤔 Apa yang Anda doakan selama ==> fase penundaan dalam kehidupan?
🙏 Berdoalah,
💬 "Tuhan, tolong aku untuk
==> bertahan dan tidak menyerah."
👉 Tuhan akan mendengar Anda,
🫵 dan Dia akan membantu.
✍️ Anda tidak sendirian,
🗝️ jadi Anda tidak boleh berputus asa ==> saat mengalami penundaan.

Renungkan hal ini:
- Pelajaran apa yang telahf Anda petik selama masa penundaan dalam hidup Anda? Bagaimana Anda bisa menerapkannya untuk mengejar impian Anda?

- Apa artinya "selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu?" Bagaimana mungkin kita dapat melakukannya?

- Bagaimana pengalaman Anda di masa lalu di mana Tuhan telah menunjukkan kepada Anda bahwa Dia setia? Ingatkan diri Anda tentang pengalaman itu ketika Anda mulai meragukan kesetiaan-Nya dalam masa penundaan Anda.

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 6-8; Lukas 15:1-10
____________
✍️ Anda punya dua pilihan ==> dalam kehidupan:
🫵 Selalu berdoa,
👉 atau menjadi putus asa.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
========
Don't Settle for Less Than God's Best
By Rick Warren

"Let us not become weary in doing good, for at the proper time we will reap a harvest if we do not give up." Galatians 6:9 (NIV)
-----------------
When you go through delays in life, don't get discouraged. Don't lose heart. Don't give up!

The Israelites did, and it delayed their entrance into the Promised Land.

Numbers 14:2-4 says, "All the Israelites grumbled against Moses . . . 'If only we had died in Egypt! . . . We should choose a leader and go back to Egypt" (NIV). They gave up on their dream. They had been rescued after 400 years of slavery but then wanted to go back because they were being delayed.

Like the Israelites, some people would rather live in slavery than face the fear of freedom. They are not willing to push through and work on the problem until they get it right. They want to give up. They settle for mediocrity in life.

Don't settle for less than God's best for your life! If that means going through a tunnel of conflict, take the tunnel. In the middle of the tunnel, it will be dark, and you will want to run back to the light. But you've got to keep going until you come out on the other side into the light.

Instead of getting discouraged, be persistent and pray.

Galatians 6:9 says, "Let us not become weary in doing good, for at the proper time we will reap a harvest if we do not give up" (NIV).

This is the law of the harvest: There is always a delay between sowing and reaping. You plant in one season, and you reap in another. God wants to see if you're going to keep cultivating, planting, and sowing. If he sees consistency in your life, then the harvest will come. But it won't come immediately, because if it did, there would be no chance for your character to grow or for your faith to stretch.

Luke 18:1 tells us that we "must always pray and never lose heart" (PHILLIPS).

You have two options in life: Pray continually, or lose heart. You will always be doing one or the other. If you pray continually, you will not be discouraged. If you don't pray continually, you will lose heart. You will get discouraged by the problems you're facing—whether they're at work or at school or in your family. To stay encouraged, you've got to keep on praying!

What do you pray during the delay phases of life? Pray, "Help me hold on and not give up." God will hear you, and he will help. You are not alone, so you don't have to get discouraged, even when you are delayed.

Dikirim dari Yahoo Mail di Android


Selasa, 18 April 2023

Sabar Menanti Waktu Tuhan


19 April 2023

Bacaan Hari ini: Mazmur 37:7-8
👉 "Berdiam dirilah di hadapan TUHAN  dan ==> nantikanlah Dia;
✋🏼 jangan marah
👌🏽 karena orang yang berhasil dalam hidupnya,  
👌🏽 karena orang yang melakukan tipu daya.
👉 Berhentilah ==> marah dan
🫵 tinggalkanlah ==> panas hati itu,
✏️ jangan marah,
📝 itu hanya membawa kepada ==> kejahatan."
------------------
✏️ Kita mudah sekali kecewa saat ==> kita tergesa-gesa,
📝 sedangkan Tuhan ==> tidak.
🔖 Dan memang, ==> Tuhan tidak pernah terburu-buru!

💡 Alkitab mengatakan bahwa ==> di hadapan Tuhan
🌘 satu hari sama seperti ==> seribu tahun  dan
🌔 seribu tahun ==> sama seperti satu hari.
🔖 Salah satu hal yang paling percuma untuk dicoba ialah ==> memaksa Tuhan untuk bekerja lebih cepat.
👉🏻 Ketika kita ==> mencoba
☝🏻 bertindak sendiri dan
✌🏻 membantu mempercepat pekerjaan Tuhan,
🫵🏻 sebenarnya kita ==> sedang menciptakan masalah.

📖 Amsal 19:2 mengatakan,
📝 "Tanpa pengetahuan
==> kerajinanpun tidak baik;
✏️ orang yang tergesa-gesa
==> akan salah langkah."

👉 Ketika Anda mendapatkan
==> sebuah impian dari Tuhan dan
🫵 memutuskan untuk ==> mewujudkannya
🔖 tapi kemudian Tuhan menyuruh Anda  ==> menunggu di dalam ruang tunggu Tuhan
👉🏾 Anda mungkin mulai mencoba ==> mencari cara untuk memenuhi impian sendiri,
🫵🏾 tanpa bantuan-Nya.

💡 Namun Alkitab mengatakan bahwa untuk
👉 "Berdiam dirilah di hadapan TUHAN  dan ==> nantikanlah Dia;
✋🏼 jangan marah
👌🏽 karena orang yang berhasil dalam hidupnya,  
👌🏽 karena orang yang melakukan tipu daya.
👉 Berhentilah ==> marah dan
🫵 tinggalkanlah ==> panas hati itu,
✏️ jangan marah,
📝 itu hanya membawa kepada ==> kejahatan."
📖 (Mazmur 37:7-8).

🔖 Tidur bisa jadi salah satu ==> tindakan iman.
❔ Bagaimana bisa?
❕ Sebab itu artinya ==> Anda setia menunggu Tuhan.

🔖 Suatu ketika, perahu yang ditumpangi Yesus dan murid-murid-Nya ==> terjebak di tengah badai dahsyat.
🔖 Alkitab mengatakan perahu itu sudah dipenuhi dengan air dan
==> mereka berada dalam bahaya besar.
🔖 Sementara para murid ==> panik dan ketakutan,
🔖 pada waktu itu ==> Yesus sedang tidur di atas tilam (kasur).

👉🏻 Para murid ==> membangunkan Dia dan
🫵🏻 berkata,
💬 "Guru, ==> Engkau tidak peduli kalau kita binasa?"
🔖 Sangat mudah kita bayangkan apabila  ==> Yesus menjawab,
⁉️ "Apakah menurut kalian, Allah akan membiarkan ==> perahu ini tenggelam beserta-Ku di dalamnya?"

🔖 Tetapi sebaliknya,
👉 Yesus berbicara tentang perlunya  ==> memiliki iman yang lebih besar,
🫵 dan kemudian ==> menenangkan badai itu!
🔖 Para murid ==> cemas akan
📍 angin dan
📍 badai,
✅ dan Yesus menunjukkan kepada mereka bahwa ==> Dia berkuasa atas
☑️ angin ribut,
☑️ ombak,
✔️ dan badai apa pun yang akan mereka hadapi ==> dalam kehidupan.

👉 Ketika kita berada ==> dalam badai kehidupan,
🫵 kita biasanya ==> mudah sekali
☝🏽 takut dan
✌🏽 khawatir,
==> seperti para murid.
👉 Bila kita menjalani hidup ==> seperti demikian,
🫵 berarti ==> kita tidak hidup dengan iman;
☑️ kita berfokus pada
✔️ angin ribut dan
✔️ badai,
🔖 dan bukan pada ==> kuasa serta kasih Yesus.

✍️ Yesus selalu ==> menyertai Anda,
👉 oleh sebab itu, ==> Anda harus selalu
☝️ yakin dan
✌️ percaya pada waktu-Nya.
✍🏽 Khawatir hanya akan membuat ==> Anda sengsara.

Renungkan hal ini:
- Mengapa tidur sering kali membuat kita merasa bersalah?

- Menurut Anda apa yang Tuhan coba ajarkan ketika Anda mengalami masa penundaan? Apa yang telah Anda pelajari tentang diri Anda dan Tuhan dalam masa penundaan yang telah Ia rancangkan?

- Apa satu hal yang bisa Anda ubah dalam jadwal atau harapan Anda sehingga Anda tidak tergoda untuk mencoba mendesak Tuhan dalam fase iman Anda ini?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 3-5; Lukas 14:25-35
___________
🔖 Jika saat ini Anda tengah mengalami penundaan ==> dalam perjalanan menuju impian Anda,
✋ berhentilah ==> khawatir dan
✍️ mulailah berpegang pada
==> pekerjaan Tuhan di dalam Anda dan melalui Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Wait Patiently on God's Timing
By Rick Warren

"Rest in the Lord; wait patiently for him to act . . . Don't fret and worry—it only leads to harm." Psalm 37:7-8 (TLB)
--------------------
It's frustrating when you're in a hurry and God isn't. And God is never in a hurry!

The Bible says a day is like a thousand years and a thousand years like a day to God. One of the most useless things to try to do is to speed up God. When we try to take matters into our own hands and help God out, we get in trouble.

Proverbs 19:2 says, "Impatience will get you into trouble" (GNT).

When you get a dream from God and make the decision to go for it—but then are forced into God's waiting room—you may start trying to figure out ways of fulfilling God's dream on your own, without his help.

But the Bible says to trust God's timing: "Rest in the Lord; wait patiently for him to act . . . Don't fret and worry—it only leads to harm" (Psalm 37:7-8 TLB).

Resting can be an act of faith. It means you're waiting on God.

One day Jesus and his disciples were in a boat caught in a raging storm. The Bible says the boat was being swamped, and they were in great danger. While the disciples were filled with fret and worry, Jesus had his head on a cushion and was sleeping through the storm.

The disciples woke him up and asked, "Don't you care if we drown? Save us!" It's easy to imagine Jesus responding, "Do you think God is going to let the boat sink with me in it?"

But, instead, Jesus spoke about the need for greater faith, and then he calmed the storm! The disciples had been worried about the wind and the waves, and Jesus showed them he had power over the wind, the waves, and any storms they would face in life.

When we get into a storm, we tend to fret and worry in the same way as the disciples. When we live like that, we're not living by faith; we're focused on the winds and the waves and not on the power and love of Jesus.

Jesus is always with you, and you can always trust his timing. Worry only makes you miserable. If you're delayed on the way to your dream, stop worrying and start trusting God to work in you and through you.


Senin, 17 April 2023

Ketika Impian Anda Tertunda, Jangan Takut


18 April 2023

Bacaan Hari ini:  Ulangan 8:2
✍️ "Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini ==> dengan maksud
☝️ merendahkan hatimu dan
✌️ mencobai engkau untuk mengetahui  ==> apa yang ada dalam hatimu,
👉 yakni, apakah engkau berpegang pada  ==> perintah-Nya atau tidak."
------------------
🔖 Fase ketiga yang Tuhan gunakan untuk menumbuhkan iman Anda saat Anda berupaya mewujudkan impian Anda ialah ==> saat Anda menghadapi penundaan.

📝 Bangsa Israel dibebaskan keluar dari Mesir  dan kemudian mengembara selama 40 tahun di padang gurun ==> sebelum mereka sampai ke Tanah Perjanjian,
✏️ walaupun sebenarnya perjalanan mereka hanya butuh ==> beberapa minggu.
🔖 Sama seperti ==> bangsa Israel,
🔖 terkadang Anda harus melewati masa penundaan ==> seturut dengan rancangan Tuhan.
✏️ Setiap mimpi ==> punya kesulitannya masing-masing,
📝 dan Tuhan menggunakan penundaan untuk mempersiapkan Anda ==> menghadapi kesulitan tersebut.

🔖 Tuhan juga menggunakan penundaan  untuk ==> menguji Anda.
💡 Alkitab berkata dalam ==> Ulangan 8:2
✍️ "Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini ==> dengan maksud
☝️ merendahkan hatimu dan
✌️ mencobai engkau untuk mengetahui  ==> apa yang ada dalam hatimu,
👉 yakni, apakah engkau berpegang pada  ==> perintah-Nya atau tidak."

❕ Jadi, ketika impian Anda ==> tertunda,
❔ bagaimana seharusnya ==> Anda menyikapinya?

🗝️ Jangan takut!

✍️ Merangkul rasa takut ialah
==> kesalahan pertama bangsa Israel.
📖 Ulangan 1:28 mengatakan,
❔ "Ke manakah pula kita maju?
❕ Saudara-saudara kita telah membuat  ==> hati kita tawar dengan mengatakan:
💬 Orang-orang itu lebih besar dan lebih tinggi ==> dari pada kita,
💬 kota-kota di sana besar dan kubu-kubunya sampai ke langit, lagipula ==> kami melihat orang-orang Enak di sana."
👉 Bangsa Israel punya cukup iman == untuk keluar dari Mesir,
✋🏼 tetapi tidak ketika ==> mereka menuju ke Tanah Perjanjian.
🫵 Mereka takut.

👉🏼 Rasa takut itu membuat mereka  ==> terjebak di padang gurun.
🫵🏼 Itu memperpanjang ==> masa penundaan mereka.
🔖 Demikian pula ==> dengan Anda.
📝 Banyak dari mimpi Anda yang tidak pernah terwujud ==> bukanlah karena Tuhan,
✏️ tetapi karena Anda
✍🏼 karena Anda tidak mau
==> melangkah dengan iman.

✏️ Penangkal dari rasa takut ialah ==> dengan
📝 berfokus pada hadirat Tuhan dan
📝 ingat bahwa Dia selalu menyertai Anda.
✍️ "Janganlah takut, sebab ==> Aku menyertai engkau"
📖 (Yesaya 41:10).
👉 Dia ada ==> bersama Anda sekarang,
🫵 dari dulu ==> hingga selamanya.

🔖 Mungkin saat ini Anda
==> sedang dalam fase penundaan.
👉🏻 Anda telah mendoakan sesuatu, dan ==> itu belum terjadi.
🫵🏻 Anda mungkin mulai berpikir bahwa  ==> Tuhan telah melupakan Anda.

✍️ Tuhan tidak akan pernah
==> melupakan Anda!
✏️ Ini adalah ==> penundaan yang telah Dia desain.
📝 Dia tahu ==> apa yang tengah Anda alami.
☝️ Dia ingin ==> membangun karakter Anda,
✌️ dan Dia ingin ==> Anda belajar untuk percaya pada-Nya.
👉 Selalu ==> andalkan Dia.
🫵 Jangan takut!

Renungkan hal ini:
- Deskripsikan satu masa ketika rasa takut malah memperpanjang waktu Anda di "padang gurun."

- Bagaimana ujian dari Tuhan atas iman Anda menghasilkan pertumbuhan rohani dalam hidup Anda?

- Apa ketakutan Anda tentang ke mana Tuhan akan membawa Anda atau apa yang akan Dia minta untuk Anda lakukan?

Bacaan Alkitab Setahun :
2 Samuel 1-2; Lukas 14:1-24
___________
📝 Impian tidak akan pernah terlaksana  ==> dengan seketika.
✏️ Selalu ada ==> masa tunggu.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
When Your Dream Is Delayed, Don't Fear
By Rick Warren

"Do you remember how the Lord led you through the wilderness for all those forty years, humbling you and testing you to find out how you would respond, and whether or not you would really obey him?" Deuteronomy 8:2 (TLB)
-------------------
In this series, we're learning how God takes us through the Six Phases of Faith—a dream, decision, delay, difficulty, dead end, and deliverance—over and over again throughout our lives to grow our faith and develop our character.

The third phase God uses to grow your faith as you work to fulfill your dream is when you face delays.

Dreams are never fulfilled immediately. There is always a waiting period.

The Israelites were brought out of Egypt and then wandered around for 40 years before they went into the Promised Land, even though their journey shouldn't have taken more than a few weeks. Just like the Israelites, sometimes you are delayed by God's design. Every dream has difficulties, and God uses delays to prepare you to face those difficulties.

God also uses delays to test you. The Bible says in Deuteronomy 8:2, "Do you remember how the Lord led you through the wilderness for all those forty years, humbling you and testing you to find out how you would respond, and whether or not you would really obey him?" (TLB).

So when your dream is delayed, how should you respond?

Don't fear!

Embracing fear is the first mistake the Israelites made. Deuteronomy 1:28 says, "Why should we go there? We are afraid. The men we sent tell us that the people there are stronger and taller than we are" (GNT). The Israelites had enough faith to move out of Egypt, but they didn't have enough faith to move into the Promised Land. They were afraid.

The problem with fear is that it keeps you in the wilderness. It prolongs the delay. Many of your dreams have never been fulfilled, not because of God but because of you—because you wouldn't step out in faith.

The antidote to fear is focusing on God's presence. You remember that God is with you. He says, "Fear not, for I am with you" (Isaiah 41:10 TLB). He's with you now, he always has been, and he always will be.

Maybe you're in the delay phase right now. You've been praying about something, and it hasn't happened yet. You may start to think that God has forgotten you.

God will never forget you! This is a delay by design. God knows what you're going through. He wants to build your character, and he wants you to learn to trust in him. You can count on him for his help. Don't fear.