https://www.halodoc.com/artikel/cara-alami-untuk-mengatasi-beri-beri
Senin, 25 Oktober 2021
Langkah Pertama Menuju Hati yang Murni
26 Oktober 2021
Bacaan Hari ini:
Mazmur 139:23-24
π¬ "Selidikilah aku, ya Allah, dan
==> kenallah hatiku,
π¬ ujilah aku dan
==> kenallah pikiran-pikiranku;
π¬ lihatlah, apakah jalanku serong, dan
==> tuntunlah aku di jalan yang kekal!"
------------
☝️ Langkah pertama untuk memiliki hati nurani yang murni ialah
π dengan melakukan
==> penilaian spiritual pribadi.
✍️ Begini cara melakukannya.
π Carilah waktu,
π duduklah bersama Tuhan di tempat yang tenang dan
π katakan ini kepada Tuhan,
π¬ "Berbicaralah kepadaku, ==> ya Tuhan.
π¬ Aku ingin mencatat kesalahan yang telah kuperbuat.
π¬ Bantu aku untuk melihat
πhal-hal yang aku tahu salah, dan
πhal-hal yang aku tidak tahu jika itu salah."
✍️ Mintalah Tuhan untuk menyingkapkan dosa-dosa Anda.
π Anda dapat berdoa seperti para pemazmur:
π¬ "Selidikilah aku, ya Allah, dan
==> kenallah hatiku,
π¬ ujilah aku dan
==> kenallah pikiran-pikiranku;
π¬ lihatlah, apakah jalanku serong, dan
==> tuntunlah aku di jalan yang kekal!"
π (Mazmur 139:23-24).
π‘ Saat Anda berdoa seperti ini,
π Anda sedang meminta Tuhan untuk ==> mengenali hal-hal dalam diri Anda
π yang selama ini sedang
π₯ menjerat Anda dan
π₯ mengganggu Anda.
π Teramat penting bagi Anda untuk ==> menyediakan waktu khusus.
✍️ Jangan terburu-buru!
π Jangan berkata,
π¬ "Tuhan, aku hanya punya lima menit untuk menunggu Engkau
==> mengungkapkan segala dosa yang pernah kulakukan."
✍️ Jangan terburu-buru—
π dengarkan dan pastikan Anda mencatatnya.
π Mengapa penting untuk mencatat ==> dosa-dosa Anda?
✍️ Menuliskannya menjadikannya
== spesifik.
✍️ Pikiran-pikiran Anda melepaskan dirinya
π lewat
π bibir dan
π ujung jari Anda—
π melalui
π apa yang Anda ucapkan dan
π apa yang Anda tulis.
✍️ Jika Anda belum mencatatnya, artinya
π Anda belum benar-benar memikirkannya.
π Biarkan saya bertanya satu pertanyaan yang sangat penting:
π Seberapa serius Anda menginginkan berkat Tuhan dalam hidup Anda?
π Apakah cukup dengan Anda bersedia jujur sejujur-jujurnya dengan-Nya?
π Apakah Anda bersedia jujur
==> pada diri sendiri?
π Apakah Anda bersedia jujur dengan
==> orang lain? Atau
π apakah Anda memilih untuk
==> hidup dalam penyangkalan?
π Penyangkalan dan berkat Tuhan
==> tidak berjalan beriringan.
π Jika Anda punya kerinduan untuk memiliki hati nurani yang bersih,
π maka Anda hanya selangkah lagi
==> dari kemerdekaan—
==> dari perasaan sukacita
π yang belum pernah Anda alami.
✍️ Dalam prosesnya,
π Anda akan menemukan kemerdekaan dari
π₯ kebiasaan buruk,
π₯ rasa sakit, dan
π₯ kekhawatiran
π yang tengah mengacaukan hidup Anda.
Renungkan hal ini:
- Apa yang menyebabkan Anda terlalu sibuk untuk melakukan penilaian spiritual pribadi?
- Menurut Anda mengapa Anda terkadang tidak jujur kepada Tuhan, padahal Dia tahu segalanya?
- Bagaimana rasa takut menghalangi Anda untuk jujur pada diri Anda sendiri tentang kebiasaan-kebiasaan, rasa sakit, dan kekhawatiran Anda? Bagaimana kesombongan Anda juga menahan Anda untuk jujur?
Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 48-50; II Tesalonika 3 _
___________________
✍️ Tolong, ==> jangan menunda!
✍️ Sediakan waktu minggu ini untuk menyelesaikan uji spiritual pribadi Anda.
π Ini merupakan langkah pertama untuk menikmati hati nurani yang murni, dan
π️ itu akan mengubah hidup Anda!
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
The First Step to a Clear Conscience
By Rick Warren
"Search me, O God, and know my heart; test me and know my anxious thoughts. Point out anything in me that offends you, and lead me along the path of everlasting life."
------------------
Psalm 139:23-24 (NLT)
The first step to a clear conscience is to do a personal spiritual assessment.
Here's how you do it. When you're not in a hurry, sit down with God in a quiet place and tell God, "I want to do business with you. I want to make a list of anything that is getting between you and me. Help me see the things I know are wrong, and the things I don't know are wrong."
Ask God to reveal your sins. You can pray like the psalmist: "Search me, O God, and know my heart; test me and know my anxious thoughts. Point out anything in me that offends you, and lead me along the path of everlasting life" (Psalm 139:23-24 NLT). When you pray this, you're asking God to find the things in you that have entangled you and are holding you back.
It's important to take your time. Don't rush it! Don't say, "God, I've got five minutes for you to reveal every sin I've ever done." Take your time—and be sure to write it all down.
Why is it important to write it down? Writing makes it specific. Thoughts untangle themselves through the lips and the fingertips—through what you say and what you write. If you haven't written it down, you haven't thoroughly thought about it.
Let me ask you a very important question: How serious are you about wanting God's blessing on your life? Enough that you're willing to be gut-level honest with him? Are you willing to be honest with yourself? Are you willing to be honest with other people? Or are you just going to live in denial? Denial and God's blessing do not go hand-in-hand.
If you long to have a clear conscience, then you're just one step away from liberation—from a feeling of joy like you've never experienced. Along the way, you'll find freedom from the habits, hurts, and hang-ups that are messing up your life.
Please don't procrastinate. Reserve time this week to complete your personal spiritual assessment. It's the first step to enjoying a clear conscience, and it will change your life!
Minggu, 24 Oktober 2021
Tuhan Memberkati Apa yang Anda Persembahkan
25 Oktober 2021
Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 11:1
π "Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatnya kembali ==> lama setelah itu."
--------------------
π Apa pun yang Anda berikan kepada Tuhan,
π Dia melipatgandakannya.
-π Jika Anda memberikan Tuhan
==> bakat Anda,
π Dia akan melipatgandakan
==> bakat Anda.
π Jika Anda memberikan Tuhan
==> tenaga Anda,
π Dia akan melipatgandakan
==> tenaga Anda.
π Jika Anda memberikan
==> uang Anda kepada Tuhan,
π Dia akan melipatgandakan
==> uang Anda.
✍️ Apa pun yang Anda beri kepada Tuhan,
π Dia akan
==> melipatgandakan dan
==> mengembalikannya.
π‘ Pengkhotbah 11:1 mengatakan,
π "Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatnya kembali ==> lama setelah itu."
π Untuk mengajarkan ==> kebenaran ini,
π Yesus melakukan ==> mujizat.
π Lima ribu orang mengikuti Yesus ke tengah gurun.
π Dia mengajar mereka sepanjang hari, dan
π pada akhirnya, mereka kelaparan.
π Para murid meminta Yesus untuk menyuruh orang-orang yang itu
==> pulang.
✍️ Sebaliknya,
π Yesus memberi tahu para murid-Nya bahwa ==> mereka harus memberi makan lima ribu orang itu.
π Saya yakin para murid bertanya-tanya,
π "Apa yang harus kita lakukan?"
✍️ Sesungguhnya
π Dia sedang menguji iman mereka.
π Dia ingin melihat apakah mereka akan ==> bergantung kepada-Nya
π untuk menyediakan apa yang dibutuhkan oleh 5.000 orang itu.
π Di tengah-tengah kerumunan orang itu,
π seorang bocah laki-laki membawa makan siang, yaitu
==> lima roti dan dua ikan.
π Anak laki-laki itu membawakan makan siangnya kepada ==> Yesus dan
π¬ berkata, "Tuhan, Engkau bisa mengambil ini."
✍️ Yesus mengambil roti dan ikan itu.
π Dia
π₯ mendoakannya,
π₯ memecahkannya,
π₯ memberkatinya, dan
π₯ melipatgandakannya.
✍️ Roti itu dapat memberi makan 5.000 orang— yang juga merupakan
==> 5.000 saksi dari mujizat ini.
π Bukan hanya itu,
✍️ ada 12 bakul penuh ikan dan roti ==> tersisa!
✍️ Tuhan selalu memberkati Anda
π lebih dari yang Anda butuhkan,
π lebih dari yang Anda antisipasi, dan
π lebih dari yang bisa Anda bayangkan.
✍️ Dia mengambil yang diberikan oleh bocah itu.
π Dia
πͺ memecah- mecahkannya,
πͺ memberkatinya, dan
πͺ menggunakannya.
✍️ Itulah yang Tuhan lakukan
==> dalam hidup Anda.
✍️ Dia mengambil apa yang Anda persembahkan kepada-Nya —
π bahkan bagian yang rusak—dan ==> menggunakannya untuk kebaikan.
Renungkan hal ini:
- Apa yang bersedia Anda berikan kepada Tuhan hari ini?
- Mengapa menyerahkan semua yang Anda miliki begitu penting—bahkan bagian-bagian hidup Anda yang rusak sekalipun—kepada Tuhan?
- Menurut Anda, sikap seperti apa yang Tuhan ingin Anda miliki ketika Anda memberi
Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 44-47; II Tesalonika 2
______________
✍️ Bawa apa yang Anda miliki kepada ==> Yesus hari ini.
π Dia akan
==> memberkati Anda dan
==> menggunakan Anda untuk memberkati orang lain.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
God Blesses What You Bring Him
By Rick Warren
"Cast your bread upon the waters, for you will find it after many days." Ecclesiastes 11:1 (RSV)
-----------------
Whatever you give to God, he multiplies.
If you give God your talent, he'll multiply your talent. If you give God your energy, he'll multiply your energy. If you give God your money, he will multiply your money. Whatever you give to God he will multiply and give it back.
Ecclesiastes 11:1 says, "Cast your bread upon the waters, for you will find it after many days" (RSV).
To teach this truth, Jesus did a miracle. Five thousand people followed Jesus out into the middle of the desert. He taught them all day, and at the end of the day, they were hungry. The disciples told Jesus to send everyone away. Instead, Jesus told the disciples they needed to feed the people. I'm sure the disciples wondered, "What is he doing?" He was testing their faith. He wanted to see if they would depend on him to provide what they needed to feed 5,000 people.
Out of that huge crowd, one little boy had brought lunch, and inside were five little loaves of bread and two dried fish. The boy brought his lunch to Jesus and said, "Lord, you can have this."
Jesus took the bread and loaves. He prayed, broke it, blessed it, and multiplied it. It fed all 5,000 people—who were also the 5,000 witnesses to this miracle. Not only that, but there were 12 baskets full of leftover fish and loaves!
God always gives you more than you need, more than you anticipate, and more than you can imagine. He took what the boy gave him. He broke it, he blessed it, and he used it.
That's what God does in your life. He takes what you bring to him—even the broken parts—and uses it for good.
Offer Jesus what you have today. He'll bless you and use you to bless others.