Senin, 22 Februari 2021

Yesus Datang kepada Anda di tengah Badai Anda


23 Februari 2021

Bacaan Hari ini:
Markus 6:48 "Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka."
___________
🔎 Pernahkah Anda mengalami badai yang membuat hidup Anda keluar jalur?

📖 Dalam Markus 6, Yesus mengutus murid-murid-Nya untuk berangkat terlebih dahulu ke Betsaida, sementara Dia pergi ke bukit sendirian untuk berdoa. 
==> Itu bukan perjalanan yang panjang dengan perahu, tetapi mereka terhempas oleh badai. 
==> Ketika Yesus melihat mereka kesulitan melawan angin ribut di tengah-tengah danau, Dia datang menolong mereka.

🔎 Apakah hidup Anda tampak seperti kehidupan para murid ini?

🔖 Mungkin Anda tidak pernah berniat untuk berada di tempat Anda berada dalam 
~ pekerjaan, 
~ pernikahan, atau 
~ keuangan Anda saat ini. 
==> Anda dihantam oleh situasi yang tak dapat Anda kendalikan. 
==> Saat ini Anda ingin berada di tujuan awal Anda, tetapi hingga di titik ini, Anda sudah putus asa berusaha ke sana. 
==> Anda hanya ingin kembali ke titik aman Anda.

👉 Atau barangkali Anda punya mimpi besar untuk hidup Anda yang sudah lama Anda lepaskan. Bahkan 
==> Anda tidak lagi khawatir dengan progress Anda. 
==> Anda hanya bertanya-tanya, "Bisakah saya bertahan?"

🔎 _Apa yang Yesus kerjakan ketika Anda mengalami keputusasaan?
💡 Markus 6:48 mengatakan, "Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka." 
🔎 Perhatikan, 
==> Dia tidak menyuruh murid-murid-Nya untuk datang kepada-Nya. 
==> Dia tahu mereka tidak bisa datang mendekat kepada-Nya. Maka sebaliknya, 
==> Dia yang datang kepada mereka.
👉 Hal yang sama pun berlaku buat Anda. Saat Anda berada di titik putus asa, Yesus datang kepada Anda!

✒️ Saya suka dengan fakta bahwa Yesus tidak berdiri di bibir pantai dan meneriakkan instruksi. 
==>  Saat Anda terjebak di tengah badai, Anda tidak butuh saran. 
==>  Anda butuh mukjizat! 
👉 Anda memerlukan seseorang yang muncul menolong Anda, dan itulah yang Yesus lakukan. 
👉 Dia ikut campur dalam badai para murid.

🌹 Inilah Injil Tuhan: 
==> Tuhan tidak berdiri di pinggir pantai memberi tahu Anda apa yang harus dilakukan;
🔑 sebaliknya, 
==> Dia pergi menemui Anda di tengah badai Anda sendiri -- di dalam 
~ rasa sakit, 
~ ketakutan, 
~ depresi, dan 
~ keputusasaan Anda. 
👉 Dia mendatangi Anda. 
👉 Betapa Tuhan luar biasa!

📖 Alkitab berkata dalam Yohanes 14:18, 
==> "Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. 
==> Aku datang kembali kepadamu." 
👉 Anda bisa mengandalkan-Nya.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana kisah tentang bagaimana Yesus datang kepada para murid di tengah badai ini mengubah atau memperkuat pandangan Anda tentang Injil?

- Pikirkan saat dalam hidup Anda ketika Anda merasa putus asa. Bagaimana Tuhan datang kepada Anda?

- Siapa dalam hidup Anda yang membutuhkan campur tangan Tuhan dalam keputusasaannya? Bagaimana Anda bisa berdoa dan menyemangati orang tersebut?

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 4-6; Markus 4:1-20
______________
Saat ini Anda mungkin merasa ditinggalkan. Ketahuilah itu salah.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
Have you ever had a storm blow your life off course?
By Rick Warren

"About three o'clock in the morning Jesus came toward them, walking on the water." Mark 6:48 (NLT)
-----------------
Have you ever had a storm blow your life off course?

In Mark 6, Jesus sent the disciples ahead of him to Bethsaida while he went off by himself to pray. It wasn't a long trip by boat, but they were blown off course by a storm. When Jesus saw them struggling against the wind in the middle of the lake, he came to their aid.

Does your life feel like the disciples' today?

Maybe you had no intention of being where you are in your job, your marriage, or your finances. You've been blown off course by situations you couldn't control. You feel like you should be at your original destination by now, but at this point you've given up hope of getting there. You just want to get back to safety.

Or perhaps you had big dreams for your life that you gave up on a long time ago. You're not even worried about progress anymore. You're just wondering, "Can I survive?"

What does Jesus do when you're at your moment of desperation? Mark 6:48 says, "About three o'clock in the morning Jesus came toward them, walking on the water" (NLT). Notice that he didn't tell the disciples to come to him. He knew they couldn't get to him. So he went to them instead. The same is true for you. When you're at your point of desperation, Jesus comes to you!

I love the fact that Jesus did not stand on the shore and shout instructions. When you're in a storm, you don't need advice. You need a miracle! You need somebody to show up, and that's what Jesus did. He intervened in the disciples' storm.

This is the Gospel: God doesn't stand on the shoreline telling you what to do; instead, he comes out and meets you in your own storm—in your pain, fear, depression, and discouragement. He comes to you. What a God!

You may feel abandoned right now, but you're not. The Bible says in John 14:18, "I will not abandon you or leave you as orphans in the storm—I will come to you" (TLB). You can count on it!


Minggu, 21 Februari 2021

Emergency Call

BASARNAS: 115
Posko Bencana Alam: 129
Ambulans: 118 atau 119
PLN: 123
Polisi: 110
Pemadam Kebakaran: 113
Nomor Darurat Khusus Banjir
Bantuan Khusus Banjir: 021-3459444
SMS Center Khusus Banjir: 085880001949
Perahu Karet untuk Evakuasi: 021-3901575
Posko Korban Banjir DKI Jakarta
Posko SAR DKI Jakarta: 34835118
Posko Banjir Globar Rescue Network/Arus Liar: 8355885, 99462699
Posko Banjir DKI JAYA: 021-8196945 / 8197309
Posko Banjir Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma: 8019210, 8019211
Posko Banjir Komando Armada Barat TNI AL: 4243000
Call Center SAR Jakarta
SAR Jakarta: 021-55051111, 021-5501512, dan 021-5507976
Jakarta Selatan: 021-7515054
Jakarta Utara: 021-43931063
Jakarta Timur: 021-85904904
Jakarta Barat: 021-5682284
Jakarta Pusat: 021-6344215
Nomor Telepon Penting Lainnya:
Dinas Bintal Kesos (Bantuan Logistik): 021-4264675
Dinas Kesehatan DKI Jakarta: 34835118
Pelayanan Kesehatan (Posko Hunting): 021-34835118
Dinas Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) DKI Jakarta: 112
Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta: 021-3846608

Semoga bermanfaat 🙏

Karena Tuhan Berkata Demikian


22 Februari 2021

Bacaan Hari ini:
Lukas 5: 4-5 "Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." 
👉 Simon menjawab, 
==> "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi 
==> karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."
------------------
✒️ Bila Anda seorang pengikut Yesus, maka Dia mau Anda menaati apa pun yang Dia perintahkan-- 
~ bahkan jika itu terlihat bodoh_ bagi orang lain, 
~ bahkan jika itu tidak masuk akal secara finansial, atau 
~ bahkan jika Anda tidak mengerti sama sekali dan sangat ketakutan.

📖 Lukas 5: 4-5 berkata, "Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon, "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."

💡 Yesus telah melangkah masuk ke atas perahu Simon Petrus, tetapi Dia tidak berhenti sampai di situ. Dia mulai memberikan instruksi kepada para nelayan profesional ini tentang cara memancing!

🔎 Perhatikan reaksi Petrus. 
==> Dia tidak berdebat dengan Yesus. 
==> Dia tidak berkata, "Mohon maaf, Tuhan. 
~ Engkau seorang tukang kayu. 
~ Aku seorang nelayan. Ikan-ikan itu tidak akan menggigit umpan kita. 
~ Engkau bukan orang yang tepat untuk mengajarkanku cara menjala ikan."

🔑 Petrus pun tidak ragu-ragu. 
==> Ketika Yesus menyuruhnya untuk berlayar, Dia tidak berkata,
~ "Bagaimana jika kita membicarakannya sebentar? 
~ Ayo kita ambil suara terbanyak" atau 
~ "Kita kebasahan dan sudah sangat lelah, Tuhan. 
~ Bagaimana kalau kita coba lagi sore nanti?"

🔎 Apa yang Petrus lakukan? 
✒️ Dia merespons Yesus dengan ketaatan yang tidak perlu dipertanyakan lagi.

🔎 Saya tak tahu apa yang Tuhan perintahkan untuk Anda lakukan, tapi biarkan saya beritahu Anda satu hal: 
👉 Ketidaktaatan akan selalu menyakiti Anda karena Anda akan melewatkan berkat Tuhan.

👉 Namun, jika Anda adalah anak-anak yang merespons "karena Tuhan berkata demikian," maka 
==> Anda akan mengalami berkat-Nya dalam hidup Anda. 
==> Instruksi-Nya tidak harus masuk akal buat Anda. 
==> Ketika Tuhan berkata demikian, Anda hanya perlu melakukannya dan percaya pada-Nya di dalam iman.

Renungkan hal ini:
- Siapakah dalam hidup Anda yang merupakan tipe orang "karena Tuhan berkata demikian?" Apa yang bisa Anda pelajari dari kehidupan orang itu?

- Kapan Anda melewatkan berkat Tuhan oleh karena ketidaktaatan?

- Kapan Anda pernah menaati Tuhan meski itu tidak masuk akal dan pada akhirnya mengalami berkat-Nya

Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 1-3; Markus 3

Percayalah kepada Allah sebab

==> Dia selalu peduli dan memperhatikan Anda, bahkan apabila Anda tidak bisa langsung melihatnya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========

Because God Says So

By Rick Warren

"When [Jesus] had finished speaking, he said to Simon, 'Put out into deep water, and let down the nets for a catch.' Simon answered, 'Master, we've worked hard all night and haven't caught anything. But because you say so, I will let down the nets.'" Luke 5:4-5 (NIV)
----------------
If you're a follower of Jesus, he expects you to obey whatever he tells you to do—even if it appears foolish to other people, even if it doesn't make sense financially, and even if you don't understand it and are scared to death.

Luke 5:4-5 says, "When [Jesus] had finished speaking, he said to Simon, 'Put out into deep water, and let down the nets for a catch.' Simon answered, 'Master, we've worked hard all night and haven't caught anything. But because you say so, I will let down the nets'" (NIV).

Jesus had stepped into Simon Peter's boat. But he didn't stop there. He also started giving this professional fisherman instructions on how to fish!

Notice Peter's reaction. He didn't argue with Jesus. He didn't say, "Excuse me, Lord. You're a carpenter. I'm a fisherman. And those fish aren't biting! Who are you to tell me how to do my job?"

And he didn't hesitate. When Jesus told him to launch the boat, he didn't say, "Why don't we think about this for a minute? Let's form a committee and vote on it" or "We're pretty dirty and tired here, Lord. How about we try again this afternoon?" 

What did Peter do? He responded to Jesus with unquestioned obedience.

I don't know what God has told you to do, but I will tell you this: Disobedience always hurts you because you miss God's blessing.

But if you become a "because God says so" man or woman, you'll get to experience all of his blessings. His instructions do not have to make sense to you. When God says so, you just need to do it, trusting him in faith.

You can trust God because he always has your best interests in mind, even if you can't see it right away.


Sabtu, 20 Februari 2021

Saatnya Mengakui: Cara Anda Tidak Berhasil


21 Februari 2021

Bacaan Hari ini:
Lukas 5: 4-5 "Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon, 
==> "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan 
==> tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." 
👉 Simon menjawab, "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."
----------------
🔖 Bayangkan betapa sulitnya bagi Simon Petrus untuk mengakui kegagalannya kepada Yesus. 
==> Dia adalah seorang nelayan profesional, dan 
==> dia sangat ahli di bidangnya. 
==> Itu mata pencahariannya. 
✒️ Namun terkadang, bahkan para profesional sekali pun tidak menangkap apa-apa meski sudah memancing sepanjang malam.

👉 Apakah adakalanya Anda merasa hidup Anda demikian? 
📌 Terkadang usaha terbaik Anda tidak cukup baik, dan 
📌 terkadang Anda menghadapi situasi yang di luar kendali Anda. 
==> Anda tidak dapat mengontrol perekonomian negara. 
==> Anda tidak dapat mengontrol cuaca. 
==> Anda tidak dapat mengontrol banyak hal yang memengaruhi hidup Anda.

🔎 Lalu, apa yang harus Anda lakukan ketika Anda terus berusaha keras dalam pekerjaan Anda namun tidak banyak yang bisa Anda peroleh?

🕐 Pertama, Anda harus mengizinkan Yesus naik ke atas perahu Anda. 
👉 Dengan kata lain, biarkan Dia menjadi pusat dari pekerjaan Anda.

🕑 Kemudian, setelah Anda meminta Yesus untuk naik ke perahu Anda, 
👉 Anda harus mengakui bahwa cara Anda tidak berhasil sehingga Anda membolehkan Dia untuk mengambil alih cara hidup Anda.

🔖 Alkitab punya nama untuk "mengakui bahwa cara Anda tidak berhasil." 
👉 Ini disebut pengakuan dosa, dan ini sulit dilakukan.

🔎 Mengapa begitu sulit buat Anda untuk mengakui bahwa cara Anda tidak berhasil? 
👉 Berikut ini beberapa alasannya:

🔥 Kesombongan. 
📌 Anda tidak ingin orang berpikir bahwa Anda tidak bisa mengatasi masalah Anda.  Alih-alih, 
📌 Anda ingin terlihat seolah-olah Anda yang pegang kendali dan bisa mengurus segalanya. 
📌 Anda beranggapan Anda bisa menangani semuanya sendiri, walau itu berarti Anda harus bekerja 12 jam sehari.

🔥 Sikap keras kepala.
👉 Anda tidak mau mengubah cara Anda melakukan sesuatu. 
==> Tahukah Anda musuh terbesar dari kesuksesan hari esok ialah kesuksesan kemarin?

🔥 Ketakutan.
💊 Anda tidak mau mengakui bahwa Anda sudah memancing sepanjang malam tapi tidak berhasil menangkap apa pun.  
📌 Anda takut orang akan memandang Anda rendah. 
📌 Anda takut membiarkan Yesus naik ke perahu Anda 
👉 sebab Dia mungkin akan mengarahkannya ke arah yang tidak Anda inginkan.

📢 Saatnya mengakui bahwa cara Anda tidak berhasil.

Renungkan hal ini:
- Apakah Anda paling sering bergumul dengan kesombongan, sikap keras kepala, atau ketakutan? Mengapa?

- Dalam aspek kehidupan apa Anda merasa yang terbaik saja tidak cukup baik? Luangkan waktu untuk mengakui kepada Tuhan bahwa cara Anda tidak berhasil.

- Apa satu langkah praktis yang dapat Anda ambil untuk mulai mengikuti cara Tuhan, ketimbang cara Anda sendiri?

Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 26-27; Markus 2
_______________
Lepaskan 
~ kesombongan, 
~ sikap keras kepala, dan 
~ ketakutan Anda. 
==> Kemudian, lihat bagaimana Yesus dapat mengambil alih perahu Anda dan mengisi jala Anda hingga meluap-luap.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
It's Time to Confess: Your Way Isn't Working
By Rick Warren

"When [Jesus] had finished speaking, he said to Simon, 'Put out into deep water, and let down the nets for a catch.' Simon answered, 'Master, we've worked hard all night and haven't caught anything. But because you say so, I will let down the nets.'" Luke 5:4-5 (NIV)
------------------
Think about how hard it must have been for Simon Peter to admit failure to Jesus. He was a professional fisherman, and he was good at it. It was how he made his living. But sometimes even the pros fish all night and catch nothing.

Does your life sometimes feel the same way? Sometimes your best isn't good enough, and sometimes you face situations out of your control. You can't control the economy. You can't control the weather. You can't control a lot of things that affect your life.

So what do you do when you keep trying hard in your work but just don't have much to show for it?

First, you need to get Jesus in your boat. In other words, let him be the center of your job. Then, once you've asked Jesus to come into your boat, you need to admit your way isn't working so you can let him take over. The Bible has a name for "admitting your way isn't working." It's called confession, and it can be tough.

Why is it so hard for you to admit your way isn't working? Here are a few reasons:

Pride. You don't want anybody to think you can't handle it. Instead, you want to look like you're in charge and like you've got it all together. You think you can handle everything by yourself, even if it means working 12 hours a day.

Stubbornness. You're unwilling to change the way you do things. Did you know the greatest enemy of tomorrow's success is yesterday's success?

Fear. You can't admit you've fished all night and caught nothing. You're afraid people will think less of you. You're afraid to let Jesus into your boat because he might steer it in a direction you don't want to go.

It's time to confess that your way isn't working. Let go of your pride, stubbornness, and fear. Then see how Jesus can take your boat and fill your nets to overflowing.



Jumat, 19 Februari 2021

Siapa yang Mengendalikan Karier Anda?


20 Februari 2021

Bacaan Hari ini:
Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."
-----------------------
💡 Jika Anda ingin hidup Anda diubahkan dari kehampaan menjadi berkelimpahan, maka 
==> beri Yesus kendali penuh atas hidup Anda, termasuk pada karier Anda.

🔖 Contoh dalam hal ini adalah ketika Simon Petrus membiarkan Yesus naik ke kapalnya agar Dia dapat mengajar beberapa orang yang berdiri di tepi pantai. 
📖  Alkitab berkata,"
==> Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon, 
💬 "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
==> Simon menjawab; 
💬 "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga" 
(Lukas 5: 4-5).

👉 Kemudian Alkitab mencatat, 
==> "Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. 
==> Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. 
==> Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama *mengisi kedua perahu itu dengan ikan* hingga hampir tenggelam" 
(Lukas 5: 6-7).

💡 Jika Anda ingin hidup Anda berubah dari kehampaan menjadi keberlimpahan, maka 
👉 Anda harus mengizinkan Yesus naik ke perahu Anda.

🔎 Apa perahu Anda? 
👉 _Itulah cara Anda mencari nafkah._ 
==> Harta Simon ialah perahunya sebab dia adalah seorang nelayan. 
👉 Sama halnya *perahu* yang mewakili mata pencaharian Simon Petrus, 
==> perahu Anda mewakili 
~ karier Anda, 
~ profesi Anda, 
~ pekerjaan Anda.

🔎 Apa artinya ada Yesus di atas perahu Anda?

👉 Artinya, Anda mendedikasikan karir Anda untuk Tuhan.

🔖 Saya tidak berbicara tentang keselamatan. 
👉 Anda mungkin memiliki Yesus di dalam hidup Anda, tetapi 
🔎 apakah Anda telah memberikan Dia kendali atas karier Anda?

👉 Anda mungkin telah memercayakan keselamatan Anda pada Allah dan melayani dengan setia di gereja, 
👉 tetapi ketika Anda kembali bekerja di sepanjang minggu, 
==> apakah Anda juga memercayakan pekerjaan Anda pada Yesus? Atau 
==> apakah Anda hanya meletakkan Yesus di rak pajangan Anda?

💡 Ketika Simon Petrus memberi Yesus kendali atas pekerjaannya, ia pun diberkati dengan hasil-hasil yang luar biasa. 
👉 Tetapi jangan keliru dengan urutannya. 
💭 Kadang kita berpikir, "Tuhan, 
==> jadikan aku benar-benar sukses dalam bisnisku. 
==> Aku akan melayani-Mu dengan kesuksesanku itu. 
👉 Salah!
👉 Justru sebaliknya. 
==> Pertama, Petrus memberi Yesus kendali atas pekerjaannya. 
==> Kemudian Yesus memberkati pekerjaan Petrus dengan kesuksesan yang luar biasa. 
👉 Itulah urutan yang benar.

📖 Alkitab berkata dalam Matius 6:33, 
👉 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, 
👉 maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

✒️ Bila Anda ingin Tuhan memberkati sesuatu, tempatkan Dia di tempat pertama dalam bidang tersebut. 
🔎 Anda ingin Tuhan memberkati waktu Anda? ==> Berikan Dia bagian pertama dari waktu Anda setiap harinya. 

🔎 Anda ingin Tuhan memberkati uang Anda? 
👉  Berikan Dia 
==> 10 persen pertama dari penghasilan Anda, seberapa pun kecilnya itu. 
🔎 Anda ingin Tuhan memberkati pekerjaan Anda? 
👉 Beri Dia kendali, seberapa pun suksesnya Anda.

Renungkan hal ini:
- Seperti apa jadinya jika Anda menyerahkan kendali penuh atas pekerjaan Anda kepada Yesus?

- Apa ketakutan atau kekhawatiran Anda dalam hal menjadikan Tuhan sebagai pusat dari pekerjaan Anda?

- Bagaimana Anda ingin Tuhan memberkati Anda dalam karier Anda? Menurut Anda apa yang Dia ingin Anda lakukan terlebih dahulu?

Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 25; Markus1:23-45
_____________
Izinkan Yesus naik ke perahu Anda, dan Anda akan melihat hidup Anda berubah dari kekosongan menjadi keberlimpahan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
Who Controls Your Career?
By Rick Warren

"Seek the Kingdom of God above all else, and live righteously, and he will give you everything you need." Matthew 6:33 (NLT)
-----------------
If you want your life to turn from emptiness to overflowing, then give Jesus complete control of your life, including your career.

An example of this is when Simon Peter let Jesus get into his boat so he could teach some people standing on the shore. The Bible says, "When [Jesus] had finished speaking, he said to Simon [Peter], 'Put out into deep water, and let down the nets for a catch.' Simon answered, 'Master, we've worked hard all night and haven't caught anything. But because you say so, I will let down the nets'" (Luke 5:4-5 NIV).

Then the Bible says, "When they had done so, they caught such a large number of fish that their nets began to break. So they signaled their partners in the other boat to come and help them, and they came and filled both boats so full that they began to sink" (Luke 5:6-7 NIV).

If you want your life to turn from emptiness to overflowing, you've got to get Jesus in your boat.

What's your boat? It's how you make a living. Simon's business was his boat because he was a fisherman. The boat represents your career, your profession, your job, just like it represented Simon Peter's entire livelihood.

What does it mean to have Jesus in your boat?

It means you dedicate your career to God. I'm not talking about salvation here. You may have Jesus in your life, but have you given him control of your career?

You've trusted him for salvation and serve faithfully in your church. But when you go back to work during the week, is Jesus who you trust in your job? Or do you put Jesus on the shelf?

When Simon Peter gave his job to Jesus, he was blessed with incredible results. But don't miss the sequence. We sometimes think, "God, make me really successful in business, and then I'll serve you with the success." Wrong! It's the exact opposite. Peter first gave Jesus control of his job. Then Jesus blessed Peter's job with enormous success. That's the order.

The Bible says in Matthew 6:33, "Seek the Kingdom of God above all else, and live righteously, and he will give you everything you need" (NLT).

When you want God to bless something, put him first in that area. You want God to bless your time? You give him the first part of every day. You want God to bless your money? You give him the first 10 percent of your income, no matter how small it is. You want God to bless your job? Give him control, no matter how successful you are.

Get Jesus in your boat, and you'll see your life turn from empty to overflowing.


Formulir Pendaftaran Vaksinasi COVID-19 Bagi Lansia Provinsi DKI Jakarta

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScJz6ae82XTzqJkbFztR4PBBNw6hmHazFypqE0e9JthAYH08Q/viewform

Vaksin Nusantara

Jum at legi 19 February 2021
Oleh : Dahlan Iskan

PADA balapan vaksin dunia ini, Indonesia bisa menyalip di tikungan. Bisa seperti pembalap Michael Schumacher atau Valentino Rossi dulu.

Pembalap kita adalah: dokter cum jenderal Terawan Putranto.

Johnson & Johnson menyalip Pfizer dan AstraZeneca, dengan penemuannya: cukup satu kali suntik. Pfizer sendiri menyalip Tiongkok-Sinovac dalam hal afikasi yang lebih tinggi: 95 persen.

Kini Vaksin Nusantara-nya dokter Terawan akan menyalip di banyak tikungan sekaligus.

 
Mulai bulan Mei nanti. Tidak lama lagi.

Kalau, BPOM bisa mengeluarkan izin pemakaian darurat di bulan itu.

Uji coba pendahuluan sudah diselesaikan. Aman.

Uji coba tahap I sudah pula selesai. Hasilnya sudah dilaporkan ke BPOM. Juga sudah dilaporkan ke badan kesehatan dunia WHO.

Dari uji coba tahap I itu terlihat tidak satu pun relawan yang  terkena efek samping. Berarti vaksin ini aman.

Minggu ini diharapkan badan obat dan makanan Indonesia itu mengizinkan dilakukannya uji coba lanjutan: uji coba tahap II. Dengan jumlah dan variasi relawan lebih banyak. Dengan variasi dosis lebih luas.

 
Pun kalau sukses, BPOM akan mengizinkan lagi segera dilakukan uji coba tahap II. Dengan demikian izin pemakaian darurat bisa didapat awal Mei 2021.

Bukan main kebanggaan nasional kalau itu terwujud.

Kalau semua tahapan sisa itu lancar maka Indonesia benar-benar akan bisa menyalip di tikungan. Sekaligus di banyak kelokan.

Pertama, Vaksin Nusantara ini akan bisa di tubuh kita seumur hidup. Tidak seperti vaksin yang sudah ada: hanya bertahan 1 tahun. Ada yang bilang hanya 9 bulan. Bahkan lebih pendek lagi.

Artinya, kalau pandemi tidak selesai 6 atau 9 bulan lagi kita harus vaksinasi lagi.

Kedua, suntiknya hanya sekali –pun tidak sakit. Lokasi penyuntikan tetap di lengan tapi tidak perlu dalam. Cukup mencapai bagian lemak. Karena itu arah jarum suntiknya tidak harus tegak lurus. Tidak seperti suntik vaksin yang ada selama ini: jarumnya harus mencapai otot lengan. Harus dalam. Posisi jarum pun harus tegak-lurus. Rasa sakit dari suntik vaksinasi yang ada sekarang ini timbul akibat teknik penyuntikan yang harus seperti itu.

Ketiga, tidak perlu disimpan di suhu dingin. Cukup di ruangan biasa. Puskesmas yang kulkasnya sudah penuh pun tidak harus beli kulkas baru. Pun kalau listrik mati. Tidak membuat Vaksin Nusantara sampai rusak. Berarti cocok sekali dengan kondisi Indonesia.

Indonesia benar-benar tiba-tiba unggul.

"Kan ini teknologi Amerika. Mengapa disebut Vaksin Nusantara?" tanya saya.

"Karena di Amerika sendiri belum dikembangkan. Pengembangan pertamanya dilakukan di Indonesia. Dengan peralatan sepenuhnya buatan Indonesia," ujar Haryono Winarta.

Saya kenal Haryono itu. Saya selalu memanggilnya Ming. Nama Tionghoanya memang

Liu Ming Ming. Arek Suroboyo asli. Ming-lah yang mendampingi dokter Terawan. Mertua Ming memang punya pabrik obat besar di Surabaya. Yang selama ini juga memproduksi obat-obat resep dokter untuk pasien Covid-19.

Ming lulusan SD YPPI Kapasari, Surabaya. Lalu disekolahkan ke Singapura.

Ayahnya adalah kontraktor drilling minyak mentah. Maka Ming bisa langsung meneruskan kuliah di Amerika. Ia ambil ekonomi dan marketing. Sampai S-3 (PhD). Teman-teman sekolahnya di Amerika, kita sudah kenal semua: Erick Thohir, Sandiaga Uno, Moh Luthfi, dan Rosan Roeslani Semua sedang jadi menteri –mungkin Rosan menyusul entah jadi apa.

Jaringan Amerikanya itulah yang membuat Ming bisa dipercaya mengembangkan vaksin itu di Indonesia.

Amerika juga sangat percaya dengan kemampuan dokter Terawan. Apalagi Terawan sendiri yang memimpin tim Vaksin Nusantara ini.

Selama ini kita mengenal dokter Terawan dengan terobosannya. Terutama yang ia lakukan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Yang sangat terkenal adalah di bidang ''brain wash''. Yang saya pernah menjalaninya dua kali –yang kedua bersama istri.  Setelah itu Terawan memperkenalkan fasilitas baru lagi di Gatot Subroto: cure cell. Dari Jerman.

Ketika Dokter Terawan menjadi menteri kesehatan, tentu ia menginginkan Indonesia bisa ikut bersaing di  bidang vaksin. Apalagi di dunia ini baru ada enam negara yang mampu bikin vaksin. Indonesia tentu bangga kalau bisa menjadi negara yang ketujuh.

Maka semua proses perizinan awal Vaksin Nusantara ini sudah selesai di zaman ia jadi menteri kesehatan.

Kalau Vaksin Nusantara bisa menjadi kenyataan saya pun berani bilang: Terawan memang hanya sebentar menjadi menteri kesehatan tapi jejak yang ditinggalkannya sangat panjang dan dalam. Bagi bangsa ini.

Tentu ada nama lain yang harus disebut: Prof Dr Taruna Ikrar. Beliau orang Indonesia. Tapi menjadi dosen di University of California Irvine. Kampusnya sekitar 1,5 jam dari San Francisco ke arah Sacramento.

Aslinya Prof Ikrar dari Makassar. Masih kerabat dengan Kapolda Metro Jaya sekarang: Moh Fadil Imran. Setelah menjadi dokter dari Universitas Indonesia Ikrar pernah bertugas di Puskesmas Jakarta Selatan. Juga di beberapa daerah lainnya. Lalu ke Amerika Serikat.

Ketika Dokter Terawan menjadi menteri kesehatan, Prof Ikrar diangkat menjadi Ketua Konsil Kedokteran Indonesia. Itulah badan yang sangat menentukan dalam meregistrasi dokter. Baik lulusan dalam maupun luar negeri. Lalu memperbarui registrasi itu tiap lima tahun.

Pengembangan Vaksin Nusantara ini bekerja sama dengan Balitbang Kemenkes. Semua penelitian dan uji cobanya dilakukan di RSUD dr Kariyadi Semarang. Bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Secara keilmuan, Undip akan punya sejarah baru. Nama Undip akan membumbung. Delapan ahli vaksin dari Amerika sekarang berada di Semarang. Bersama ahli dari Undip membidani Vaksin Nusantara ini. Peneliti utama Undip, seperti dr Djoko Wibisono, dr Muhammad Karyana, dan Dr Muchlis Achsan Udji Sofro tergabung dalam tim ini.

Semua relawan uji coba tahap I Vaksin Nusantara ini berasal dari masyarakat sekitar RS Kariyadi Semarang. Termasuk satpam dan tukang parkir rumah sakit. Mereka diambil dari 126 orang yang lolos seleksi kesehatan.

Ming sendiri sudah menjalani suntik Vaksin Nusantara ini. Demikian juga istri dan dua anaknya –yang kebetulan lagi  libur dari sekolah mereka di Amerika.

"Sudah berapa lama disuntik Vaksin Nusantara?" tanya saya.

"Sudah lebih dua bulan. Awal Desember lalu," kata Ming.

Saya lihat Ming segar sekali. Apalagi orangnya tinggi dan ganteng.

"Saya sengaja minta divaksin lebih dulu. Kalau ada risiko saya harus merasakan," ujar Ming.

Untuk uji coba tahap II nanti dokter Terawan sendiri akan menjadi relawan. Demikian juga beberapa pengusaha terkemuka. Termasuk Tomy Winata. Saya dan istri juga minta dimasukkan daftar itu.

Saya ikut berharap bulan Mei depan Vaksin Nusantara sudah bisa dipakai secara darurat. Inilah jasa dokter Terawan dan Universitas Diponegoro yang sangat besar –mungkin terbesar– dalam ikut mengatasi persoalan nasional yang begini berat.

"Kenapa penemu Amerika itu mau menjadikan vaksin ini sebagai Vaksin Nusantara?" tanya saya. (Bersambung besok-Dahlan Iskan)

https://www.disway.id/r/1225/vaksin-nusantara#.YC7YvXKufag.