Minggu, 25 Oktober 2020

Dengan Pikiran Seperti Kristus, Anda Tidak Akan Pernah Merasa Sendirian

26 Oktober 2020

Bacaan Hari ini:
Yohanes 16:32b "Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa 
==> kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan 
==> kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun 
==> Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku."

---------------------

💡 Memiliki pikiran yang seperti Kristus berarti Anda selalu menyadari bahwa 
==> Allah menyertai Anda.

💡 Kita melihat ini dalam kehidupan Yesus. 
==> Yesus hidup dalam hadirat Allah dan hidup sesuai dengan perkenanan Allah. 
==> Betapapun sibuknyahidup-Nya tetap selaras dengan Allah Bapa.
Yesus berkata, "Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku" 
(Yohanes 16:32b).

✒️ Itulah mengapa penangkal kesepian yang paling ampuh ialah 
==> berpikir seperti Yesus.

🪔 Ketika Anda memiliki pikiran yang seperti Kristus, maka Anda akan mampu berkata seperti Dia, "Saya tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai saya."

🪔 Ketika kita merasa sendirian, itu sering kali akibat dari 
==> kita tidak menjalankan hidup kita dengan cara pikir seperti Kristus — 
==> kita tidak sadar dengan pemeliharaan Allah yang terus-menerus atas kita.

🔎 Bagaimana caranya agar kita selalu sadar bahwa Allah tak pernah berhenti mempedulikan kita? 
👉 Salah satunya ialah melalui doa. 
==> Yesus menjadikan doa sebagai kebiasaan sehari-hari: "Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan 
==> berdoa" 
(Lukas 5:16).

👉 Perhatikan, ayat ini mengatakan bahwa 
==> Yesus sering menyelinap pergi agar Dia dapat berdoa.

✒️ Jika Anda ingin memiliki pikiran yang seperti Kristus, 
==> Anda tidak bisa hanya sesekali berdoa. 
==> Kehidupan doa Yesus tak pernah putus. 
==> Ia memprioritaskan hidup-Nya untuk bisa bersama dengan Bapa-Nya. 
==> Doa harus menjadi sebuah kebiasaan.

🔎 Apakah sepanjang hari Anda berhenti sejenak untuk berdoa? 
🔎 Apakah menurut Anda hari Anda akan berjalan lebih baik apabila Anda mengembangkan kebiasaan ini? 
✒️ Jika Yesus merasa perlu menyelinap pergi dan berdoa di sepanjang harinya, 
👉 pikirkan betapa kita membutuhkannya lebih!

✒️ Ketika Anda tidak meluangkan waktu untuk berbicara dengan Allah, maka 
👉 Anda melewatkan karunia-Nya.

✒️ Allah tidak menghendaki Anda untuk menjadi terlalu sibuk. 
👉 Malah, Anda akan menyelesaikan lebih banyak pekerjaan di setiap area kehidupan Anda apabila Anda meluangkan waktu untuk berhenti dan berdoa.

🔎 Mungkin itu tidak terdengar masuk akal. Jika Anda selalu berhenti sejenak untuk berdoa
👉  bagaimana Anda akan menyelesaikan lebih banyak hal? 
==> Anda harus fokus
👉 Anda akan mampu memfokuskan pikiran dan hati Anda pada hal-hal yang paling penting sebab Anda meluangkan waktu untuk membiarkan Roh Kudus mengingatkan Anda akan tujuan Anda ==> melalui  doa.

✒️ Yesus Kristus tahu 
==> siapa Dia dan 
==> apa tujuan-Nya. 
✒️ Dia selalu menyadari kehadiran Allah Bapa.

Renungkan hal ini:
- Anda mungkin perlu merancang jadwal Anda untuk menyediakan waktu untuk bisa berdoa di sepanjang hari Anda. Bagaimana Anda dapat menyesuaikan jadwal Anda sehingga Anda memiliki waktu untuk berdoa? Bagaimana Anda dapat mengubah pola pikir Anda agar Anda lebih fleksibel dan lebih mungkin menyediakan waktu untuk lebih banyak berdoa?

- Siapa saja yang dapat mengingatkan Anda untuk terus melaksanakan kebiaasaan berdoa dalam proses Anda mengembangkan pikiran yang seperti Kristus?

- Apakah berdoa kepada Tuhan harus dijadwalkan atau dijalankan untuk jangka panjang? Mengapa atau mengapa tidak?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 48-50; II Tesalonika 3
_________________
Ketika Anda berpikir seperti Kristus, maka 
==> Anda akan mampu menyelesaikan banyak hal pula, dan 
==> Anda akan selalu sadar bahwa Allah selalu menyertai Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
With the Mind of ChristYou'll Never Feel Alone
By Rick Warren

"I am not really alone, because the Father is with me." John 16:32 (GNT)
--------------
Having the mind of Christ means always being aware that God is with you.

We see this in the life of Jesus. Jesus lived in the presence of God and stayed connected to the favor of God. No matter how busy he was, he stayed in tune with the Father. Jesus said, "I am not really alone, because the Father is with me" (John 16:32 GNT).

This is why the greatest antidote to loneliness is thinking like Jesus. When you have the mind of Christ, you'll be able, like him, to say, "I'm not alone, because I know the Father is always with me." When we feel alone, it's often the result of not living with the mind of Christ—we're not aware of God's constant care.

How can you always stay aware of God's constant care? One way is through prayer. Jesus made prayer a daily habit: "Jesus would often go to some place where he could be alone and pray" (Luke 5:16 CEV).

Notice this verse says that Jesus often slipped away so he could pray. You can't just do that every now and then if you want to have the mind of Christ. Jesus' prayer life was continual. He made it the priority of his life to be with his Father. It was a habit.

Do you stop and pray throughout the day? Do you think your day would go better if you developed this habit? If Jesus felt the need to slip away and pray throughout his day, then think about how much more we need it!

When you don't take the time to talk with God, you miss the gifts of God. It's not God's will for you to be too busy for him. In fact, you'll get more done in every area of your life if you take the time to stop and pray.

That doesn't seem like it should work. If you're always stopping to pray, how are you going to get more done? You're going to have focus. You'll be able to focus your mind and heart on what matters most because you're taking time to let God's Spirit remind you through prayer what your purpose is.

Jesus Christ knew who he was and what his purpose was. He was always aware of God's presence. When you get the mind of Christ, you'll have those things too, and you'll always be aware that God is with you.



Sabtu, 24 Oktober 2020

Arti Pertobatan Sesungguhnya

25 Oktober 2020

Bacaan Hari ini:
Kisah Para Rasul 3:19 "Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan,"
----------------
✒️ Adakalanya, "bertobat" menjadi sebuah kata yang negatif.

Ketika banyak orang mendengar kata itu, mereka membayangkan seorang laki-laki yang memegang papan di pinggir jalan, bertuliskan "bertobat atau binasa," akhir zaman sudah dekat. Tetapi 
💡 gagasan ini tentang arti pertobatan adalah ==> salah total.

✒️ "Bertobat" sebenarnya adalah kata yang paling positif dan 
==> mengubah dunia.

✒️ Kata "bertobat" artinya Anda berubah pikiran
📌 Bertobat bukanlah ketika Anda berhenti melakukan hal-hal buruk — itu adalah hasil dari pertobatan. 
📌 Bertobat berarti 
==> dulu Anda berpikir dengan cara lama, dan sekarang Anda berpikir dengan cara baru.

Anda 
==> dulu dihantui rasa bersalah, namun 
sekarang Anda memikirkan tentang pengampunan.
Anda 
==> dulu memikirkan tentang hukuman dan keputusasaan_ namun sekarang Anda memikirkan tentang damai sejahtera.
Anda 
==> dulu berpikir egois, namun 
sekarang Anda memikirkan orang lain lebih dahulu.

Anda 
==> dulu memikirkan ambisi-ambisi, namun 
sekarang Anda berpikir tentang cara melayani.

💥 Anda sekarang menganggap Allah sebagai Tuhan— Bapa yang baik dan penuh kasih.

💥 Anda memandang diri Anda sendiri sebagaimana Allah memandang Anda — ciptaan yang memiliki nilai dan tujuan.

💥 Kini Anda memikirkan tentang apa saja yang bermakna dalam hidup.

✒️ Ketika Anda bertobat dan beralih dari kegelapan menuju terang
==> ini bukan soal berhenti melakukan hal-hal yang Anda lakukan dulu. 
==> Ini soal melakukan hanya hal-hal yang penting, karena  pikiran Anda telah Anda atur untuk melakukan hanya hal-hal yang paling penting. 
👉 Itulah perubahan paling positif di dunia.

🔎 Apakah Anda butuh kelegaan? 
🔎 Apakah Anda butuh dipulihkan dari luka hidup Anda dan bangkit kembali setelah mengalami kehilangan atau kegagalan?

✒️ Nah, Anda hanya perlu 
==> bertobat
👉 Jika Anda bersedia melakukannya, 
Anda akan 
📌 masuk ke dalam hadirat Allah dan 
📌 mengalami sukacita serta damai sejahtera yang sejati.

Renungkan hal ini:
- Menurut Anda mengapa orang tidak suka dengan gagasan pertobatan? Menurut mereka apa arti kata bertobat buat hidup mereka?

- Seperti apakah yang namanya kelegaan di dalam hadirat Tuhan?

- Lihat Kisah Para Rasul 3:19. Mengapa bertobat berarti kembali kepada Tuhan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 44-47; II Tesalonika 2
_____________
Pertobatan ialah ketika Anda mulai memikirkan kembali tentang hidup Anda agar seturut dengan cara pikir Yesus.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=============
What It Really Means to Repent
By Rick Warren

"So repent [change your inner self—your old way of thinking, regret past sins] and return [to God—seek His purpose for your life], so that your sins may be wiped away [blotted out, completely erased], so that times of refreshing may come from the presence of the Lord [restoring you like a cool wind on a hot day]." Acts 3:19 (AMP)
------------------
Somewhere along the way, "repent" became a negative word.

When many people hear that word, they think of a guy holding a sign on the corner telling them to "turn or burn" because the end is near.

But the world's idea of what it means to repent is totally wrong. "Repent" is actually the most positive, transforming word in the world.

The word "repent" just means you change your mind. It's not when you stop doing bad things—that's the result of repentance. It means you used to think one way and now you think another way.

You used to think guilty thoughts, and now you think forgiven thoughts. You used to think damnation and discouragement, and now you think peace. You used to think selfishness, and now you think of others first. You used to think ambitiously, and now you think about how to serve. You think about God as he really is—a kind and loving Father. You think about yourself as God sees you—with value and purpose. You think about what really has meaning in life.

Repentance is when you start rethinking your life in order to match how Jesus thinks. When you repent and turn from darkness to light, it's not about not getting to do the things you want to do anymore. It's about doing only the things that matter because your mind is set on what's most important. It's the most positive change in the world. 

Do you need some refreshment? Do you need to recover from life's hurts and be revived after loss or failure? Then you only need to repent. When you do, you'll come into God's presence and experience real joy and peace.



Jumat, 23 Oktober 2020

Jokowi Tolak Permintaan Pentagon, Denny Siregar: I Love You Mr Presiden – FAJAR

https://fajar.co.id/2020/10/21/jokowi-tolak-permintaan-pentagon-denny-siregar-i-love-you-mr-presiden/

Bagaimana Menawan Segala Pikiran Anda

24 Oktober 2020

Bacaan Hari ini:
Roma 8: 6 "Karena 
==> keinginan daging adalah maut, tetapi 
==> keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera."
----------------
🔎 Pernahkah Anda menyadari bahwa 
==> pikiran Anda tidak selalu melakukan apa yang Anda perintahkan?

📌 Terkadang pikiran Anda punya pemikirannya sendiri. 
📌 Terkadang pikiran Anda melenceng ke arah yang tidak Anda inginkan. 
==> Ketika Anda perlu berdoa, pikiran Anda malah melantur. 
==> Ketika Anda ingin merenungkan Firman Tuhan, pikiran Anda ingin berkelana.

Alkitab mengatakan, ketika ini terjadi, Anda perlu menawan segala pikiran Anda. 
(2 Korintus 10: 5).

Apa artinya? 
Kata 👉 menawan dalam bahasa Yunani dalam ayat ini artinya adalah Anda 
==> memenjarakan pikiran Anda.
~ Anda menaklukkan mereka. 
~ Anda mengendalikan mereka.

✒️ Itu hanya mungkin apabila Anda memakai dua senjata yang dimiliki oleh setiap orang percaya
==> Roh Kudus dan 
==> Firman Tuhan.

1️⃣ Pertama, Anda perlu mengenali kuasa Roh Allah di dalam diri Anda.
Tanpa Dia, Anda tidak berdaya. Roma 8: 6 mengatakan, "Karena 
==> keinginan daging adalah maut, tetapi 
==> keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera."

✒️ Anda membutuhkan Yesus dalam hidup Anda karena, 
==> tanpa Roh Kudus, sifat berdosa Anda 
~ mengendalikan pikiran Anda dan 
~ akan selalu membawa Anda menuju ke arah yang salah. Tetapi 
==> ketika Roh Kudus mengendalikan Anda, maka Anda memiliki kuasa yang Anda butuhkan untuk menawan setiap pikiran Anda.

2️⃣ Kedua, Anda membutuhkan Firman Tuhan.
Yesus berkata, "Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, 
==> kamu benar-benar adalah murid-Ku dan 
==> kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu" 
(Yohanes 8: 31-32).

✒️ Orang suka mengutip bagian kedua dari pasal ini. Bahkan kutipan ini 
==> terlihat di gedung-gedung universitas di seluruh dunia. Tetapi 
✒️ sangat sedikit orang yang mengutip bagian pertama, yang mengatakan bahwa 
==> Anda harus belajar dan menaati Firman Tuhan. 
✒️ Orang menginginkan kemerdekaan *tanpa kebenaran Tuhan.

💡 Pada kenyataannya
==> tidak ada kemerdekaan tanpa kebenaran. Dan 
==> tidak ada kebenaran tanpa Firman Tuhan
🪔 Tuhan telah memberi Anda arahan yang Anda butuhkan untuk menjalani hidup, dan 
🪔 Anda dapat memercayai setiap kata yang dikatakaan oleh Alkitab.

Renungkan hal ini:
- Kapan Anda paling sering mendapati diri Anda menawan pikiran Anda?

- Bagaimana perasaan Anda saat mengetahui bahwa, jika Anda menginginkan kekuatan dari Tuhan, maka Anda harus menyerahkan kendali Anda kepada Roh Kudus?

- Menurut Anda mengapa banyak orang ingin mengabaikan perintah Tuhan? Mengapa orang menginginkan kemerdekaan yang tanpa harus mempelajari kebenaran Firman?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 38-43; II Tesalonika 1
________________
Semakin Anda kenal Firman Tuhan dan mengisi pikiran Anda dengan kebenaran-Nya, semakin mudah untuk mengarahkan pikiran Anda ke mana pun Anda ingin memerintahkannya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
How to Take Every Thought Captive
By Rick Warren

"Letting your sinful nature control your mind leads to death. But letting the Spirit control your mind leads to life and peace." Romans 8:6 (NLT)
-----------------
Have you noticed your mind doesn't always do what you tell it to do?

Sometimes your mind has a mind of its own. Sometimes your thoughts go off in directions that you don't intend. When you need to pray, your thoughts stray. When you want to ponder God's Word, your thoughts want to wander.

The Bible says, when this happens, you need to take every thought captive (2 Corinthians 10:5). What does that mean? The Greek word used in that verse literally means you take thoughts prisoner. You conquer them. You bring them under control.

That's only possible when you use the two weapons every believer has available to them: the Holy Spirit and the Word of God.

First, you need to recognize the power of God's Spirit inside you. Without him, you are defenseless. Romans 8:6 says, "Letting your sinful nature control your mind leads to death. But letting the Spirit control your mind leads to life and peace" (NLT).

You need Jesus in your life because, without the Holy Spirit, your sinful nature controls your mind and will always lead you in the wrong direction. But when the Spirit controls you, you have the power you need to take every thought captive.

Second, you need the Word of God. Jesus says, "If you obey my teaching, you are really my disciples; you will know the truth, and the truth will set you free" (John 8:31-32 GNT).

People like to quote the second part of that passage. In fact, it's posted on university buildings all over the world. But very few people quote the first part, where it says you have to learn and obey God's Word. People want the freedom without God's truth.

In reality, there is no freedom without truth. And there is no truth without God's Word. God has given you the direction you need for life, and you can trust every word the Bible says. The more you get to know God's Word and fill your mind with his truth, the easier it will be to direct your thoughts where you want them to go.



Kamis, 22 Oktober 2020

If you have a job & your company is still operating, be very grateful

WHY?

1. Victoria's Secret declared bankruptcy.
2. Zara closed 1,200 stores.
3. La Chapelle withdrew 4391 stores.
4. Chanel is discontinued.
5. Hermes is discontinued.
6. Patek Philippe discontinued production.
7. Rolex discontinued production.
8. The world's luxury industry has crumpled.
9. Nike has a total of $23 billion US dollars preparing for the second stage of layoffs.
10. Gold's gym filed for bankruptcy
11. The founder of AirBnb said that because of pandemic, 12 years of efforts were destroyed in 6 weeks.
12. Even Starbucks also announced to permanently close their 400 stores.
13. WeWork isn't in a great spot either

The list goes on & on

See the US economy landscape :

Nissan Motor Co. may close down in USA

1. Biggest Car Rental company (Hertz) filed for bankruptcy - they also own Thrifty and Dollar
2. Biggest Trucking company (Comcar) filed for bankruptcy - they have 4000 trucks
3. Oldest retail company (JC Penny) filed for bankruptcy - to be acquired by Amazon for pennies
4. Biggest investor in the world (Warren Buffet) lost $50B in the last 2 months
5. Biggest investment company in the world (BlackRock) is signalling disaster in the world economy - they manage over $7 Trillion
6. Biggest mall in America (Mall of America) stopped paying mortgage payments
7. Most reputable airline in the world (Emirates) laying off 30% of its employees
8. US Treasury printing trillions to try to keep the economy on life support
9. Estimated no. of retail stores closing in 2020 - 12,000 to 15,000. The following are big retailers that have announced closing:

- J. Crew
- Gap
- Victoria's Secret
- Bath & Body Works
- Forever 21
- Sears
- Walgreens
- GameStop
- Pier 1 Imports
- Nordstrom
- Papyrus
- Chico's
- Destination Maternity
- Modell's
- A.C. Moore
- Macy's
- Bose
- Art Van Furniture
- Olympia Sports
- K Mart
- Specialty Cafe & Bakery
and many many more

Unemployment claims reached an all-time high of 38+ million - unemployment is over 25% (out of 160 million of work force, close to 40 million are jobless). With no income, consumer demand is falling drastically and the economy will go into a free fall. This is just USA...

Under the weight of the new crown pandemic, many giants are facing the crisis of failure. 5 months of pandemic created a LOT of debt, and tens of thousands of companies went bankrupt. If you have business & your company is still there, and there are no pay cuts or layoffs, pl treat your company & customer well. Humans are facing the pandemic that cannot be controlled. The second half of 2020, is the challenge of corporate strength & relationship

2020 is about survival. Take care of yourself & your loved ones. Be happy with what you have!

Hanya Segigit Dosa Akan Membuat Anda Tertangkap

23 Oktober 2020

Bacaan Hari ini:
Yakobus 1:14 "Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya."
-------------------
💥 Bagi ayah saya, sehari tanpa memancing adalah hari yang terbuang sia-sia. 
📌 Apa pun yang terjadi, ia akan pergi memancing, setidaknya 30 menit setiap hari. 
📌 Ketika saya melihat ayah saya berhasil menangkap ikan demi ikan (sementara saya tidak menangkap apa-apa), saya langsung tahu bahwa ikan tidak akan memakan kail dengan umpan kosong.

✒️ Anda tidak bisa begitu saja melempar joran ke air dan berharap akan mendapatkan ikan. 
✒️ Anda harus memasang umpan di kail, dan nelayan yang baik tahu bahwa jenis ikan yang berbeda 
==> menyukai umpan yang berbeda pula.

💥 Sama seperti nelayan yang tahu cara memancing berbagai jenis ikan, 
📌 Setan tahu persis cara memikat Anda. 
📌 Dia tahu rasa yang Anda sukai dan apa yang menarik perhatian Anda. 
📌 Dia tahu persis 
~ di mana titik lemah Anda — 
~ kebutuhan emosional Anda yang belum terpenuhi, 
~ hati Anda yang kosong, dan 
~ hasrat terdalam Anda.

💡 Itulah mengapa Anda harus memikirkan tentang apa yang sedang Anda pikirkan. 
==> Kailnya adalah dosa, tetapi 
==> umpannya adalah kebohongan yang Setan ingin Anda percayai, yaitu kebohongan yang mana ia tahu Anda mudah termakan olehnya: 
~ Jika kau melakukan ini, kau akan merasa lebih baik. 
~ Jika kau melakukan ini, itu akan membuatmu merasa berguna. 
~ Jika kau melakukan ini, semuanya akan baik-baik saja.

✒️ Meski Anda tahu bahwa ada kail di balik umpan tersebut, 
==> Anda masih tetap bisa menggigitnya sedikit demi sedikit
👉 Mengapa? 
Sebab Anda akan memakan kebohongan apa pun yang Setan suapi kepada Anda. 
👉 Jika Anda merasa bisa terus mengunyah tanpa harus tertangkap, maka Anda hanya membodohi diri sendiri.

✒️  Gagasan bahwa Anda tidak akan terluka 
==> merupakan salah satu kebohongan setan.

💡 Salah satu kebohongan yang paling lazim ialah bahwa, 
==> setiap kali Anda tergodasesuatu di luar diri Anda telah menggoda Anda.
👉 Namun masalah yang sebenarnya 
==> bukanlah godaan eksternal.

Yakobus 1:14 mengatakan, "Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya."

✒️ Godaan dimulai*dengan keinginan batiniah kita — titik-titik rentan yang Setan gunakan sebagai umpan.
==> Keinginan itu mengarahkan Anda pada tindakan-tindakan dosa, dan 
==> tindakan itu mengarahkan Anda pada kematian. 
👉  Apa yang Anda pikirkan menentukan perasaan Anda, dan 
👉 apa yang Anda rasakan menentukan bagaimana Anda bertindak.

✒️ Jangan biasakan menyalahkan keadaan Anda. 
==> Saat Anda tergoda, Anda mungkin menanggap bahwa Anda tak kuasa menahan godaan itu. Namun ketahuilah, 
==> Anda bisa menolaknya! Semua itu dimulai dengan mengubah cara pikir Anda.

✒️ Ketika Anda tergoda, berhentilah sejenak dan ajukan pertanyaan ini pada diri Anda sendiri, 
👉 "Kebohongan apa yang sedang saya percayai?"

Kemudian, 
✒️ gantilah kebohongan itu dengan 
==> kebenaran Tuhan. 
👉 Kebenaran-Nya akan selalu mengarahkan Anda pada kehidupan yang sejati.

Renungkan hal ini:
- Menurut Anda, kebohongan apa yang Setan tahu Anda paling rentan tergoda?

- Kapan satu momen di mana Anda beranggapan bisa mengendalikan diri sendiri saat Anda "menggigit" sebuah godaan? Apakah hasilnya?

- Bagaimana Anda bisa mengingatkan diri Anda sendiri tentang kebenaran Tuhan Ketika Anda tergoda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 34-37; I Tesalonika 5
______________
Stop memberi alasan untuk alarm yang bersuara di hati nurani Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
Just a Nibble of Sin Will Get You Hooked 
By Rick Warren

"Temptation comes from our own desires, which entice us and drag us away." James 1:14 (NLT)
---------------
For my dad, a day without fishing was a wasted day. He would manage, no matter what was going on, to go fishing for at least 30 minutes every day. As I watched my dad catch fish after fish (while I caught nothing), I learned really quickly that no fish bites a bare hook.

You can't just throw a hook out in the water and expect to catch fish. You have to put bait on the hook, and a good fisherman knows different fish like different kinds of bait.

Just like a fisherman knows how to bait different kinds of fish, Satan knows just how to bait you. He knows your favorite flavors and what gets your attention. He knows exactly where your weak spot is—that unmet emotional need, that empty tank, that deep desire.

That's why you've got to think about what you're thinking about. The hook is sin, but the bait is whatever lie Satan wants you to believe he knows you're vulnerable to: If you do this, you'll feel better. If you do this, it will be rewarding. If you do this, everything will be okay.

Even when you know there's a hook beneath the bait, you may still keep nibbling. Why? Because you buy whatever lie Satan is feeding you. If you think you can keep nibbling without getting hooked, you're just fooling yourself. The idea that you won't get hurt is another one of Satan's lies.

One of the most common lies is that, whenever you're tempted, something outside of yourself has tempted you. But the real problem is not external.

James 1:14 says, "Temptation comes from our own desires, which entice us and drag us away" (NLT).

Temptation starts with our inner desires—those vulnerable spots Satan uses for bait. Those desires lead to sinful actions, and those actions lead to death. What you think determines how you feel, and what you feel determines how you act.

Don't get in the habit of blaming your circumstances. When you're tempted, you may think you can't help it. You can help it! It starts by changing the way you think.

When you're tempted, stop and ask the question, "What lie am I believing?"

Then replace it with God's truth. It will always lead to life.



Rabu, 21 Oktober 2020

Anda Perlu Memikirkan Apa yang Anda Pikirkan

22 Oktober 2020

Bacaan Hari ini:
Amsal 14:15 
==> "Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi 
==> orang yang bijak memperhatikan langkahnya."
-------------------
✒️ Jika Anda takut, itu karena pada saat itu Anda memercayai pikiran-pikiran Anda yang menakutkan
✒️ Jika Anda marah, itu karena Anda percaya bahwa Anda telah diremehkan sehingga 
==> Anda bersikap defensif. 
✒️ Jika Anda bersikap sombong, itu mungkin karena Anda percaya Anda tidak cukup baik sehingga 
==> Anda mencoba mengimbanginya dengan bertingkah angkuh.

🔎 Apabila ada satu perilaku dalam hidup Anda yang tidak Anda sukaicarilah sumbernya dan ubah pemikiran yang mendasarinya. 
Tuhan berkata dalam Hagai 1: 5, "Oleh sebab itu, beginilah firman TUHAN semesta alam: Perhatikanlah keadaanmu!"

👉 Tanyakanlah pada diri Anda: 
📌 Mengapa saya bertindak seperti itu kepada orang ini? 
📌 Mengapa saya bertindak seperti ini di tempat kerja atau sekolah saya? 
📌 Mengapa saya bertindak seperti ini kepada tetangga saya? 
📌 Pikiran apa yang memicu saya bertindak seperti itu? 
📌 Asumsi apa di balik tindakan itu? 
📌 Keyakinan apa yang mendasari tingkah laku saya itu?

🔎 Pernahkah Anda mengalami konflik semacam ini dengan pasangan Anda atau orang-orang terkasih Anda
💡 Sebenarnya penyebabnya cukup sederhana — sebelum Anda sadari, 
==> ada sesuatu di dalam perselisihan tersebut yang memicu emosi Anda, dan
==> intensitas emosional Anda berubah dari nol menjadi 100 hanya dalam waktu dua detik. Lalu 
==> Anda mungkin menjadi lepas kendali, kesal, gugup, atau malah takut. 
==> Mungkin Anda mulai berkeringat, atau mungkin nada suara Anda naik. Atau 
==> mungkin juga Anda mulai menangis.

✒️ Sesuatu dalam momen tersebut memengaruhi apa yang Anda yakini.
📌 Anda mungkin menjadi percaya bahwa orang lain akan meninggalkan Anda. 
📌 Anda mungkin menjadi percaya bahwa Anda tidak akan pernah didengar. 
📌 Anda mungkin menjadi percaya bahwa ide Anda tidak akan pernah diakui dan Anda merasa tidak pernah dihargai. 
📌 Anda memercayai sesuatu yang tiba-tiba memicu respons Anda yang emosional.

💡 Jika Anda pernah berada dalam situasi tersebut, maka Anda perlu menanyakan pertanyaan ini pada diri Anda: 
👉 Apa yang saya yakini saat ini? 
==> Anda perlu menyelidiki apa yang mendasari perilaku Anda tersebut.

Alkitab berkata dalam Amsal 14:15, "Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya."

✒️ Untuk bisa tumbuh dalam setiap bidang kehidupan, 
👉 selidikilah pemikiran-pemikiran apa yang ada dalam otak Anda.

✒️ Mulailah merenungkan apa yang sedang Anda pikirkan 
👉 supaya itu dapat mengarahkan Anda pada tindakan-tindakan yang sehat dan terarah.

Renungkan hal ini:
- Renungkan tentang satu perilaku yang Anda coba ubah selama bertahun-tahun lamanya. Apa yang selama ini Anda yakini yang menyebabkan Anda bertindak seperti itu?

- Mengapa penting untuk memikirkan tentang apa yang Anda yakini di balik suatu perilaku sebelum Anda bertindak?

- Ketika Anda terlibat dalam sebuah pembicaraan yang sulit dengan seseorang yang dekat dengan Anda, apakah sesuatu yang Anda yakini merupakan penyebab di balik respons emosional Anda tersebut?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yeremia 29-33; I Tesalonika 4 : 13-18
_________________
Setiap perilaku didasarkan pada apa yang Anda yakini.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
You Need to Think About What You Think About
By Rick Warren

"Fools will believe anything, but the wise think about what they do." Proverbs 14:15 (NCV)
----------
Every behavior is based on a belief.

If you act scared, it's because you believe scary thoughts at that moment. If you act resentful, it's because you believe you've been devalued, and so you're going to defend yourself. If you're acting prideful, it may be because you believe you're not good enough, so you're trying to compensate by being boastful.

If there is a behavior in your life you don't like, go to the source and change the thought behind it. God says in Haggai 1:5, "Carefully consider your ways!" (GW).

Ask yourself: Why do I act that way with this person? Why do I act this way at work or school? Why do I act this way with certain neighbors? What thought triggered that response? What assumption is behind that action? What belief is beneath that behavior?

Have you ever been in this kind of conflict with your spouse or significant other: It starts off simple enough—but before you know it, something in the argument triggers your emotions, and you go from zero to 100 in emotional intensity in two seconds? Then you're out of control, upset, nervous, or fearful. You may start sweating, or your voice may rise. Maybe tears start coming down your cheeks.

Something in that moment tapped into an unspoken belief. You may believe the other person is going to leave you. You may believe you haven't been heard. You may believe your idea isn't being given validation and you're not being treated with respect. You believe something that suddenly triggered an emotional response. 

If you're ever in a situation like that, you need to ask this question: What am I believing right now? You need to examine the beliefs beneath your behavior.

The Bible says in Proverbs 14:15, "Fools will believe anything, but the wise think about what they do" (NCV).

To grow in any area of life, examine what's going on in your mind. Start thinking about what you're thinking about so your thoughts can lead to healthy, purposeful action.