Selasa, 25 Agustus 2020
INJIL KERAJAAN DAN INJIL KASIH KARUNIA
Rumah Sakit Lapangan
Apa yang Harus Anda Lakukan di Hari Sabat?
26 Agustus 2020
Bacaan Hari ini:
Keluaran 20: 9-10 "Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi
==> hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka
==> jangan melakukan sesuatu pekerjaan,
~ engkau
~ atau anakmu laki-laki,
~ atau anakmu perempuan,
~ atau hambamu laki-laki,
~ atau hambamu perempuan,
~ atau hewanmu
~ atau orang asing yang di tempat kediamanmu."
-----------------
💡 Masing-masing kita harus mengambil keputusan secara matang
==> untuk meluangkan waktu buat hal-hal lain, selain bekerja.
==> Jika tidak,
kita tidak akan pernah beristirahat.
📌 Saya telah membuat keputusan tentang berapa jam saya akan bekerja setiap minggunya, dan
📌 saya taat pada komitmen itu.
📌 Saya mendorong Anda semua untuk melakukan hal yang sama.
==> Jika tidak, kita akan cepat lelah.
💡 Ini ibarat busur dan anak panah.
📌 Jika busur diikat pada talinya dengan kencang secara terus-menerus, maka
==> kekuatan busur akan kian menurun.
📌 Tali busur harus dilepas secara berkala. Sama halnya,
💡 Anda harus memaksakan diri untuk menetapkan jam kerja yang realistis buat diri Anda, kemudian
📌 percaya pada diri Anda bahwa Anda akan mematuhinya-- serta
📌 minta bantuan seseorang untuk memantau Anda!
🪔 Istirahat yang cukup bukanlah ilmu psikologi baru atau sekedar nasihat yang baik.
==> Itu teramat penting buat Allah, sampai-sampai Dia memasukkannya ke dalam Sepuluh Perintah -- bersama dengan
~ "Jangan membunuh,"
~ "Jangan berbohong," dan
~ "Jangan mencuri."
~ "Ingat dan kuduskanlah hari Sabat" berhasil masuk dalam daftar 10 besar pilihan Allah.
👉 Bukankah itu juga seharusnya teramat penting buat kita?
Alkitab berkata, "Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu"
(Keluaran 20: 9-10).
Kita menyebutnya sebagai hari Sabat, yang berarti "hari istirahat."
Apa yang harus Anda lakukan di hari Sabat Anda?
1. Istirahatkan tubuh Anda.
📌 Jika Anda tidak beristirahat, maka tubuh Anda akan memaksa Anda untuk beristirahat.
~ Punggung Anda akan nyeri.
~ Anda akan sakit kepala.
~ Anda akan terserang flu.
📌 Tuhan tidak merancang tubuh kita untuk hidup tanpa istirahat.
📌 Itulah mengapa kadang hal paling spiritual yang bisa Anda lakukan pada hari Sabat adalah
==> tidur siang!
2. Isi ulang perasaan Anda.
Setiap orang melakukannya secara berbeda.
📌 Bagi beberapa orang, itu terjadi lewat ketenangan.
📌 Yang lain meremajakan pikiran mereka melalui rekreasi.
📌 Yang lain lagi mengisi ulang energi mereka melalui hubungan dengan orang lain.
👉 Cari apa yang Anda butuhkan untuk mengisi kembali perasaan Anda, dan jadikan itu sebagai hal yang rutin di hari Sabat Anda.
3. Fokuskan kembali jiwa Anda.
📌 Beribadahlah di hari Sabat Anda.
📌 Sediakan waktu untuk fokus pada Allah, bukan pada permasalahan Anda.
📌 Ibadah membimbing kita untuk tetap menggunakan perspektif surga.
📌 Ibadah memperkecil masalah Anda.
📌 Ibadah mengingatkan Anda bahwa
~ Allah tetap ada di tahta-Nya dan
~ Dia akan menolong Anda melewati apa pun yang tengah Anda hadapi.
~ Masalah yang membuat Anda stres sepanjang minggu tidak akan sebesar itu lagi.
👉 Kita semua butuh hari Sabat dalam hidup kita.
📌 Itu tidak harus pada hari Minggu.
📌 Itu bisa hari apa saja dalam satu minggu, namun
==> Anda perlu mengambil satu hari libur di setiap minggunya
~ untuk mengistirahatkan tubuh Anda,
~ untuk mengisi ulang emosi Anda, dan
~ untuk memfokuskan kembali jiwa Anda.
Renungkan hal ini:
- Tanda-tanda mental, emosional, spiritual, dan fisik seperti apa yang Anda perhatikan ketika Anda kurang istirahat?
- Apa yang biasanya menjadi halangan terbesar Anda untuk menyediakan waktu buat hari Sabat Anda?
- Apa cara yang paling efektif untuk mengisi ulang perasaan Anda?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 119:1-88; 1 Korintus 7:20-40
_____________
👉 Temukan dan adakanlah
==> waktu perhentian bersama Tuhan dalam hidup Anda di tengah kesibukan di dunia ini.
==> Perhentian Sabat rohani yang dari Tuhan, akan memuaskan jiwa Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
What Should You Do on the Sabbath?
By Rick Warren
"You have six days in which to do your work, but the seventh day is a day of rest dedicated to me" (Exodus 20:9-10 GNT).
-----------------
We each must consciously decide to make time for things other than work. If we don't, we'll never rest. I make a deliberate decision about how many hours I'll work each week, and I stick to it. I encourage everyone to do the same. Otherwise, we'll quickly burn out.
It's like a bow and arrow. When a bow is constantly strung tight, it loses its power. It has to be unstrung periodically. You need to force yourself to set realistic hours and then hold yourself accountable—and ask someone to check up on you in the process.
Getting proper rest isn't pop psychology or just good advice. It's so important to the heart of God that he put it in the Ten Commandments—along with "Do not murder," "Do not lie," and "Do not steal." "Take a day off every seven days" made it on God's top 10 list of moral choices. Shouldn't it make it on ours, too?
The Bible says, "You have six days in which to do your work, but the seventh day is a day of rest dedicated to me" (Exodus 20:9-10 GNT). We call this the Sabbath, which simply means a "day of rest." What should you do on your Sabbath?
Rest your body. If you don't take time off, your body will make you take time off. Your back will go out. You'll get a headache. You'll get the flu. God didn't design our bodies to go without rest. That's why sometimes the most spiritual thing you can do on your Sabbath is take a nap!
Recharge your emotions. Everyone does this differently. For some, recharging happens through quietness. Others rejuvenate through recreation. Still others reenergize through relationships. Discover what it takes to recharge your emotions, and make it a regular part of your Sabbath.
Refocus your spirit. You need to worship on your Sabbath. Take time to focus on God instead of all your problems. Worship puts everything else in perspective. It shrinks your problems. It reminds you that God is still on his throne and he'll help you through whatever you're facing. Suddenly the problem you've stressed over all week long won't be nearly as big anymore.
We all need a Sabbath in our lives. It doesn't have to be on Sunday. It can be any day of the week, but you need to take one day off each week to rest your body, recharge your emotions, and refocus your spirit.
Senin, 24 Agustus 2020
Kunci Menuju Kehidupan yang Seimbang: ==> Yesus
24 Agustus 2020
Bacaan Hari ini:
Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."
--------------
💡 Jika Anda ingin menjalani kehidupan yang benar-benar seimbang, Anda hanya dapat meneladani satu pribadi:
==> Yesus.
💡 Jika Anda menempatkan Dia sebagai pusat hidup Anda, maka
==> hidup Anda semakin seimbang.
✒️ Bayangkan hidup Anda bagai sebuah roda.
==> Di bagian tengah roda ada sebuah hub.
== Semua jeruji kehidupan Anda
📌 (hubungan Anda,
📌 keluarga Anda,
📌 karier Anda,
📌 tujuan Anda, dll)
==> tersambung pada hub tersebut.
✒️ Sama halnya dengan kita,
==> kehidupan kita dibangun di sekeliling sebuah hub atau pusat. 👉 Pertanyaannya adalah, apa yang menjadi hub Anda?
📌 Apakah itu keluarga Anda?
📌 Apakah itu karier Anda?
📌 Apakah itu uang Anda?
👉 Atau apakah itu Yesus?
💡 Bagaimana Anda tahu dibangun di sekeliling apa hidup Anda?
==> Tengoklah apa yang paling sering Anda pikirkan.
==> Itulah yang sedang menyetir hidup Anda.
✒️ Pusat kehidupan Anda
==> sangatlah menentukan keseimbangan hidup Anda.
✒️ Pusat yang kokoh ==> membimbing Anda menuju kehidupan solid.
✒️ Pusat yang lemah dan rapuh
== membimbing Anda menuju kehidupan yang lemah.
💥 Ketika saya mendengar orang-orang berkata bahwa hidup mereka
==> bebas,
==> tidak terikat,
👉 biasanya itu berarti satu hal:
📌 *Mereka mempunyai pusat yang salah.
📌 Hal-hal lain selain Tuhan telah menjadi prioritas dalam hidup mereka.
💡 Pusat kehidupan
==> tidak hanya menciptakan stabilitas, tetapi juga
== mengontrol dan memengaruhi segala segala-galanya dalam hidup Anda.
💡 Apa pun yang Anda tempatkan sebagai pusat kehidupan Anda
==> juga akan menjadi sumber kekuatan Anda.
✒️ Kekuatan sebuah roda
==> selalu memancar dari tengah ke luar -- tidak pernah sebaliknya.
👉 Oleh sebab itu,
==> jadikan Yesus sebagai pusat kehidupan Anda, dan Dia akan memberikan
📌 stabilitas,
📌 kendali, dan
📌 kekuatan yang Anda butuhkan.
Alkitab berkata, "Tetapi
==> carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,
==> maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu"
(Matius 6:33).
✒️ Ketika Anda memilih untuk menempatkan Yesus sebagai pusat,
==> bidang-bidang lainnya dalam hidup Anda -- mulai dari
📌 keluarga Anda,
📌 karier Anda hingga
📌 tujuan hidup Anda --
👉 akan menemukan keseimbangan di dalam Dia.
Renungkan hal ini:
- Jika Anda memandang hidup Anda bagai sebuah roda, apa yang menjadi porosnya?
- Apa gangguan terbesar yang menghalangi Anda untuk memiliki kehidupan yang seimbang?
- Menurut Anda apa hambatan terbesar dalam menempatkan Yesus sebagai Pusat kehidupan Anda?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 112-115; 1 Korintus 6
___________
Tuhan akan membimbing hidup Anda, memengaruhinya, memberdayakannya, dan memberinya stabilitas.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
The Key to a Balanced Life: ==> Jesus
By Rick Warren
"Seek first God's kingdom and what God wants. Then all your other needs will be met as well" (Matthew 6:33 NCV).
---------------
If you want to live a truly balanced life, you can only look at one person in all of history as your model: Jesus. If you put him at the center of your life, your life will be more balanced.
Think of your life like a wheel. The center of the wheel is a hub. All of the spokes of your life (which represent your relationships, your family, your career, your goals, and so on) come from that hub. We all build our lives around some sort of hub. The question is, what will be your hub? Will it be your family? Will it be your career? Will it be money?
Or will it be Jesus?
How do you know what you're building your life around? Take a look at whatever you think about the most. That's what is driving you.
The center of your life is critical to developing a balanced life. A solid center leads to a solid life. A weak, flimsy center leads to a weak life. When I hear people tell me their lives are coming unglued, it usually means one thing: They have a faulty center. Something other than God has taken priority in their lives.
Not only does the hub create stability, but it also controls and influences everything else about your life. Whatever you put at the center of your life will also be your source of power. The power of a wheel always emanates from the center outward—never the other way around.
Make Jesus the hub of your life, and he'll provide the stability, control, and power you need. The Bible says, "Seek first God's kingdom and what God wants. Then all your other needs will be met as well" (Matthew 6:33 NCV).
When you choose to put Jesus at the center, all the other areas of your life—from your family to your career to your goals—will find balance in him. He will direct your life, influence it, empower it, and give it stability.
Anda Bukanlah Tuhan -- Berhenti Bertingkahlaku Seperti Itu!
25 Agustus 2020
Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 10:15
==> "Jerih payah orang bodoh melelahkan orang itu sendiri, karena
==> ia tidak mengetahui jalan ke kota."
-----------------
✒️ Anda bukanlah Tuhan.
📌 Anda tidak punya semua jawaban.
📌 Anda tidak bisa melakukan segalanya.
📌 Jika saat ini Anda sedang bergumul dalam mencari keseimbangan hidup,
==> pengakuan tersebut dapat mengubah segalanya.
Alkitab berkata,
==> "Jerih payah orang bodoh melelahkan orang itu sendiri, karena
==> ia tidak mengetahui jalan ke kota"
(Pengkhotbah 10:15).
💡 Sungguh bodoh melelahkan diri Anda dengan pekerjaan.
📌 Apakah Anda sadari bahwa ketika Anda terlalu banyak bekerja, Anda sedang bermain jadi Tuhan?
📌 Ini ibaratnya suatu cara untuk mengatakan bahwa semuanya tergantung pada Anda, bahwa alam semesta ini akan berantakan jika tidak ada Anda.
👉 Itu sungguh tidak benar!
📌 Anda bukan pengatur alam semesta ini.
📌 Alam semesta tidak akan hancur
~ apabila Anda meluangkan waktu untuk istirahat,
~ jika Anda meluangkan waktu untuk menyeimbangkan hidup Anda.
==> Tuhan yang memegang kendali!
💡 Seringkali kita melakukan ini pada diri kita sendiri sebab
==> kita berusaha menyenangkan semua orang.
👉 Ini pelajaran kita hari ini:
✒️ Anda tidak bisa menyenangkan semua orang.
==> Bahkan Tuhan sekali pun tidak bisa!
📌 Satu orang ingin hujan,
📌 sementara yang lainnya ingin cuaca yang cerah.
✒️ Ketika Anda hidup dengan memenuhi ekspektasi orang lain, ==> Anda menumpuk banyak "keharusan" di pundak Anda.
==> Mungkin saat ini Anda berpikir,
📌 "Saya harus meluangkan lebih banyak waktu untuk bekerja,"
📌 "Saya harus seaktif orangtua lainnya," atau
📌 "Saya harus menjadi sukarelawan untuk proyek ini."
👉 Tetapi sadari hal ini:
~ Tidak ada yang memaksa Anda untuk melakukan hal-hal itu.
~ Bekerja berlebihan adalah pilihan Anda.
💡Anda bisa memilih untuk
==> menerima pekerjaan ekstra, atau
==> menolaknya.
💡 Andalah yang memilih konsekuensi yang muncul dari pilihan-pilihan Anda.
💥 Ketika Anda menyangkal kenyataan bahwa Anda punya keterbatasan manusia dan Anda mencoba melakukan segalanya, artinya
👉 Anda sedang merampas kemuliaan Allah.
Alkitab menyatakan ini dalam 2 Korintus 4: 7: "Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat,
==> supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu
~ berasal dari Allah,
~ bukan dari diri kami."
✒️ Paulus mengingatkan kita bahwa
📌 kita adalah manusia.
📌 Kita makhluk yang lemah dan rapuh.
📌 Stoples tanah liat mudah sekali pecah. Jika Anda menjatuhkannya, itu akan pecah.
📌 Pot tanah liat harus digunakan dengan tepat dan hati-hati. Jika tidak, ia akan hancur.
✒️ Namun kabar baiknya adalah
==> melalui kelemahan kita, kuasa dan kemuliaan Allah bersinar melalui kita.
✒️ Sifat manusiawi Anda
📌 bukanlah sesuatu yang perlu disembunyikan.
Sebaliknya,
📌 Anda dapat merayakan kuasa Allah yang bekerja melalui keterbatasan Anda.
✒️ Jadi akui saja:
📌 Anda manusia.
📌 Bersyukurlah pada Tuhan akan hal itu!
Renungkan hal ini:
- Apa yang mudah sekali menggoda Anda untuk bekerja berlebihan?
- Apa reaksi Anda terhadap pernyataan ini: "Anda merampas kemuliaan Allah ketika mencoba melakukan segalanya sendiri."
- Bagaimana bekerja berlebihan bisa menyebabkan etos kerja yang buruk?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 116-118; 1 Korintus 7:1-19
_____________
Tidak masuk akal jika Anda mencoba melakukan apa yang bahkan tidak bisa Tuhan lakukan.
==> Akuilah Anda hanya manusia dengan sejuta keterbatasan
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
You're Not God—Stop Acting Like It!
By Rick Warren
"Only someone too stupid to find his way home would wear himself out with work" (Ecclesiastes 10:15 GNT).
-------------------
You're not God. You don't have all the answers. You can't do everything. If you're struggling to find balance in your life, those admissions can transform everything.
The Bible says, "Only someone too stupid to find his way home would wear himself out with work" (Ecclesiastes 10:15 GNT).
It's foolish to wear yourself out with work. Do you realize that when you overwork, you're playing God? It's a way of saying that it all depends on you, that everything will crash down if you don't keep the world spinning.
That's just not true! You're not the general manager of the universe. The universe will not fall apart if you take time to rest, if you take time to balance your life. God has it under control.
Often we do this to ourselves because we're trying to please everyone. Learn this lesson today: You can't please everyone. Even God can't please everyone! One person wants it to rain. Another one wants it to be sunny. It's absurd to try doing what even God can't do.
When you live for the expectations of others, you pile a ton of "shoulds" on your shoulders. You may think, "I should work more hours," "I should be as active as all the other parents," or "I should volunteer for this project." But realize this: No one is forcing you to do those things. Overworking is your choice. You choose to take on the extra work or not to take it on. And you choose the consequences that come with your choice.
When you deny your humanity and try to do it all, you're robbing God of his glory. The Bible declares this in 2 Corinthians 4:7: "We have this treasure in jars of clay to show that this all-surpassing power is from God and not from us" (NIV).
Paul reminds us that we're human beings. We're feeble and fragile. Jars of clay break easily. If you drop them, they shatter. Clay pots have to be handled appropriately and with care. If not, they'll be destroyed.
But the good news is that through our feebleness, the power and glory of God shine through. Your humanity isn't something to hide. Instead, you can celebrate the power of God working through your limitations.
So admit it: You're human. Thank God for that!
