Bagaimana Dosa Memengaruhi Kehidupan Doa Anda 17 Maret 2017 Bacaan Hari ini: Mazmur 66:18 "Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah ~ Tuhan tidak mau mendengar." ------------------- Dosa yang telah menjadi kebiasaan dalam kehidupan seorang Kristen bisa menyebabkan ~ kehidupan doa orang tersebut berhenti mendadak. Tapi bukan berarti kita harus bebas dari dosa terlebih dahulu jika ~ kita ingin berdoa. Jika itu prasyaratnya, maka ~ tak ada satu pun dari kita yang bisa datang kepada-Nya. Alkitab bahkan mengatakan, ~ "Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka ~ kita menipu diri kita sendiri dan ~ kebenaran tidak ada di dalam kita" (1Yohanes 1: 8). Ayat ini juga memberitahu kita bahwa ~ ketika kita berbuat dosa, kita punya "seorang Pengantara pada Bapa, yaitu ~ Yesus Kristus, yang adil" (1Yohanes 2: 1). Alkitab memberi kita kelonggaran atas dosa dalam hidup kita dan menawarkan ~ belas kasih serta ~ pengampunan Allah, namun dosa yang tidak diakui akan tetap menghalangi doa-doa kita. Pemazmur berkata, ~ "Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah ~ Tuhan tidak mau mendengar" (Mazmur 66:18). Terjemahan lain untuk kata "niat" dalam ayat ini yaitu ~ "berpegang teguh." Dengan kata lain, bila ~ kita berpegang teguh atau ~ bersikukuh pada perbuatan atau pemikiran yang salah di dalam hati kita, maka ~ Tuhan tidak tidak akan mendengar kita. Ada perbedaan antara ~ dosa dan ~ dosa yang disengaja. Ada perbedaan antara ~ tersandung, merasa bersalah, lalu berpaling dari dosa, dengan ~ melakukan dosa yang dilakukan dengan niat, secara terus-menerus, dan menjadi kebiasaan. Jika saat ini ~ Anda merasakan hukuman dari Tuhan dan tahu bahwa ~ apa yang tengah Anda lakukan adalah tidak benar, itulah ~ Roh Kudus yang dengan penuh kasih sedang berusaha membangunkan Anda dan memperingatkan Anda akan jalan berbahaya yang sedang Anda tempuh. Ibrani 12: 6 mengatakan, ~ "Karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan ~ Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak." Beberapa dari kita perlu ~ "dimarahi" oleh Tuhan. Dan ketika itu terjadi, ~ jangan ciut hati dan ~ mengeluh bahwa itu tidak adil. Tapi sebaliknya, ~ bersukacitalah dengan kebenaran bahwa ~ Allah begitu mengasihi Anda sehingga ~ Ia mau mendidik Anda seperti ~ seorang ayah yang mendidik putra putrinya. _________________ Doa dari hari nurani yang bersih, ~ itulah yang berkenan di hadapan Tuhan. (Diterjemahkan dari Daily Devotion by Greg Laurie)
Kamis, 16 Maret 2017
Bagaimana Dosa Memengaruhi Kehidupan Doa Anda
Rabu, 15 Maret 2017
Mengapa Yesus Tidak Membela Diri-Nya Sendiri?
Mengapa Yesus Tidak Membela Diri-Nya Sendiri? 16 Maret 2017 Bacaan Hari ini: Markus 14:61 "Tetapi ~ Ia tetap diam dan ~ tidak menjawab apa-apa. ~ Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya, ~ 'Apakah Engkau Mesias, Anak dari Yang Terpuji?'" --------------------------- Mengapa Paska begitu penting? Paska itu penting sebab itu membuktikan bahwa Yesus adalah seperti apa yang Ia nyatakan. ~ Dia menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dan ~ Dia datang ke Bumi untuk menyelamatkan kita. Tiga peristiwa dramatis terjadi secara berturut-turut di akhir minggu Paska: ~ pengadilan Yesus, diikuti oleh ~ kematian Yesus, dan terakhir ~ Kebangkitan Yesus. Yesus mengalami enam kali pengadilan dalam waktu sehari sebelum kematian-Nya. Dalam satu malam, Ia dibawa ke hadapan ~ Hanas (ayah mertua Kayafas), ~ Kayafas (imam besar), ~ Sanhedrin (Mahkamah Agama), ~ Pilatus (Gubernur Yerusalem), ~ Herodes (Gubernur Galilea), dan kemudian ~ kembali kepada Pilatus. Di akhir keenam pengadilan tersebut, kesalahan apa yang mereka dapati dari Yesus? ~ Tidak ada. ~ Ia tidak melakukan kesalahan apa pun. Mereka mendatangkan orang-orang untuk ~ memberikan tuduhan palsu, tapi ~ tak ada satu pun dari tuduhan tersebut yang terbukti benar. Akhirnya mereka hanya bisa menghukum Dia dengan satu tuduhan: karena ~ mengaku bahwa diri-Nya adalah Anak Allah. Hanya itu satu-satunya alasan yang bisa mereka pakai untuk menyalibkan Yesus. Setiap orang yang tahu tentang Yesus seperti telah membuat semacam label tentang siapa Dia. Entah apakah mereka percaya bahwa Dia adalah ~ seorang pembohong, atau ~ orang gila, atau malah sebaliknya, percaya bahwa ~ Dia adalah Tuhan. Percaya bukan berarti menyatakan, ~ "Saya percaya Ia adalah guru yang baik." Ia tidak bisa hanya menjadi guru yang baik, karena guru yang baik tidak akan berkata, ~ "Akulah satu-satunya jalan menuju Surga." Orang yang baik tidak akan berkata seperti itu, kecuali itu adalah ~ sebuah kebenaran. Yesus mengklaim bahwa diri-Nya adalah Juruselamat dunia. Dalam Yohanes 12:47b dikatakan bahwa Ia menyatakan, ~ "Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk ~ menyelamatkannya." Dia mengorbankan diri-Nya untuk diadili agar tidak akan ada keraguan tentang siapa Dia. Yesus bisa saja menghentikan pengadilan itu kapan pun Ia mau, namun ~ Ia telah terlebih dahulu mengetahui bahwa Ia suatu saat akan terbukti bersalah dan disalibkan. Tapi Ia tetap membiarkan itu terjadi, sebab ~ itu semua merupakan bagian dari rencana-Nya. Renungkan hal ini: Menurut Anda mengapa Allah mengijinkan Yesus untuk dihukum mati, walaupun sebenarnya Ia tidak bersalah? Dari peristiwa ini, bagaimanakah karakter Allah? Apa reaksi Anda ketika Anda pertama kali diperkenalkan kepada Yesus? Saat ini apa yang Anda percaya tentang Yesus? ___________________ Diam artinya percaya pada rencana Allah yang bekerja melalui hidup kita. Teladan Yesus dibuktikan dengan percaya pada rencana Allah yang besar yaitu keselamatan lewat korban-Nya di kayu salib. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Selasa, 14 Maret 2017
seorang muslim diperbolehkan memilih pemimpin nonmuslim.
http://cnn-satu.blogspot.com/2017/03/berita-hari-ini-sangat-mengejutkan-1000.html
SEKITAR 100 kiai muda Nahdlatul Ulama (NU) melalui komunitas bahtsul masail atau komunitas diskusi keagamaan memutuskan bahwa seorang muslim diperbolehkan memilih pemimpin nonmuslim.
" Terpilihnya nonmuslim didalam kontestasi politik berdasar pada konstitusi yaitu sah bila seorang nonmuslim terpilih sebagai kepala daerah, " kata KH Najib Bukhori waktu menyampaikan hasil bahtsul masail di Kantor Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Jakarta, Minggu (12/3).
Dengan demikian, lanjut Najib, keterpilihannya untuk mengemban amanah kenegaraan adalah juga sah serta mengikat, baik secara konstitusi maupun secara agama.
Sejak Sabtu (11/3) kemarin sampai hari ini, kiai muda dari beragam pondok pesantren se-Indonesia itu membahas masalah kepemimpinan didalam komunitas Bahtsul Masail Kiai Muda yang di gelar PP GP Ansor dengan topik 'Kepemimpinan Non-Muslim di Indonesia'.
Mereka berpendapat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia serta berdasarkan konstitusi negara, tiap-tiap warga negara bisa memilih pemimpin tanpa ada lihat latar belakang agama yang dianutnya.
" Seorang warga negara, dalam ranah pribadi, bisa memilih atau tak pilih nonmuslim sebagai pemimpin resmi pemerintahan, " kata Najib.
Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan, hasil bahtsul masail itu bakal disosialisasikan ke daerah-daerah di semua Indonesia. Ia juga mengimbau umat Islam di Indonesia untuk meredakan kemelut pada setiap kontestasi politik karena hal itu bisa berpotensi memecah iris umat Islam, sebagaimana terjadi di Jakarta.
Apalagi, kata Yaqut, kecenderungan intoleransi sesama umat Islam semakin kasat mata serta tergambar dengan adanya spanduk di sejumlah masjid yg tidak terima pengurusan keagamaan jenazah muslim untuk pemilih dan pendukung pemimpin nonmuslim.
" Akibat kontestasi politik di Jakarta yang semakin tak terkontrol dan cenderung ganas, bukan mustahil bisa menyebar di daerah lain, " tuturnya.
Berhenti Mencoba Membuktikan bahwa Anda Layak Menerima Kasih Karunia Tuhan
Berhenti Mencoba Membuktikan bahwa Anda Layak Menerima Kasih Karunia Tuhan 15 Maret 2017 Bacaan Hari ini: Efesus 2: 8-9 "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri." ------------------------------ Anugerah keselamatan dari Allah didapat melalui jalan yang sempit. Anda tak dapat mengusahakan keselamatan Anda sendiri. Anda tak dapat mewujudkannya dengan kuasa Anda sendiri. Sebab Anda tak akan pernah layak menerimanya. Efesus 2: 8-9 mengatakan, :Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri." Allah menyelamatkan Anda dengan kasih karunia-Nya, yang artinya itu adalah sebuah hadiah gratis, cuma-cuma untuk Anda. Lucu melihat bagaimana orang-orang mencoba untuk membuktikan bahwa diri mereka layak di hadapan Allah dan layak menerima keselamatan dari-Nya. Mereka mencoba cara-cara berikut: - Keselamatan dengan mengurangi. Anda hanya perlu berhenti melakukan hal-hal buruk, lalu tinggal berharap Allah akan mengampuni dosa-dosa Anda. - Keselamatan dengan berbuat baik. Jadilah orang baik. Berbuatlah baik. Baptiskanlah diri Anda. Bantulah orang-orang lanjut usia yang hendak menyeberang jalan. - Keselamatan dengan membandingkan. Anda tak bisa menjadi seorang Kristen dengan membandingkan, merasa diri Anda lebih baik daripada orang Kristen lain yang Anda kenal. Tak satu pun cara di atas yang akan berhasil. Tak satu pun dari cara-cara itu yang membuat Anda benar di hadapan Allah. Tidak menjadi orang yang "jahat" tak akan membawa Anda ke Surga, sebab kehidupan Kristen lebih dari apa yang tidak Anda lakukan saat ini. Keselamatan dengan melakukan perbuatan baik pun tidak akan berhasil, sebab Anda tidak akan pernah bisa melakukan "perbuatan baik" yang cukup menurut Allah, yang cukup bisa menyenangkan hati-Nya. Dan membandingkan diri sendiri dengan sesama orang percaya lain juga tak akan berhasil, sebab Yesuslah satu-satunya Pribadi yang sempurna dan satu-satunya yang pantas untuk kita jadikan panutan atau standar perbandingan. Hanya ada satu cara agar kita bisa memperoleh kasih karunia Allah. Alkitab mengatakan, "Karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya" (Matius 7:14). Jalan sempit menuju Allah tak ada kaitannya dengan apa yang bisa Anda lakukan. Keselamatan dari-Nya adalah tentang apa yang telah Yesus lakukan demi kita. Renungkan hal ini: Manakah dari cara-cara salah menuju Allah yang telah disebutkan tadi, yang paling menggoda dilakukan oleh teman-teman dan keluarga Anda? Kenapa? Menurut Anda mengapa banyak orang menganggap bahwa mengusahakan keselamatan mereka sendiri rasanya lebih nyaman ketimbang menerima hadiah gratis, kasih karunia yang ditawarkan Allah? Diskusikan dengan orang lain cara-cara salah apa yang dilakukan orang-orang untuk menuju Tuhan yang tidak disebutkan di dalam renungan ini, dan diskusikan mengapa hal itu bisa amat menggoda bagi kebanyakan orang. _______________________ Anda tidak berkuasa atas keselamatan jiwa Anda. Jangan bermegah dengan sombong dan merasa layak untuk diselamatkan karena usaha kita, melainkan marilah rendahkan hati untuk menerima Kasih Karunia Allah yang adalah jaminan keselamatan untuk jiwa kita. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Senin, 13 Maret 2017
Kapolri Jend.Tito Karnavian memberi kuliah2 di Perguruan2 Tinggi.
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian sejak dilantik menjadi Kapolri pada 13 Juli 2016, rajin memenuhi undangan untuk memberikan kuliah umum di kampus perguruan tinggi dan berdialog di forum-forum yang digelar oleh aktivis mahasiswa. Dalam catatan, Tito setidaknya sudah menyampaikan kuliah umum di 10 perguruan tinggi.
Di kampus IPDN dan Universitas Padjadjaran di Sumedang, Universitas Jayabaya dan Universitas Ibnu Chaldun di Jakarta, Universitas Tirtayasa Serang, Universitas Samawa di Sumbawa, NTB, dan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Kapolri menyampaikan kuliah umum tentang demokrasi, bahaya paham radikal, dan peta jalan penegakan hukum di Indonesia.
Sedangkan di kampus Universitas Airlangga Surabaya dan di Universitas Trunojoyo Madura, Kapolri secara komprehensif memaparkan peta percaturan politik global, perkembangan demokrasi di Indonesia, serta potensi ancaman terhadap keamanan dan ketertiban di tanah air. Topik ini juga disampaikan Tito Karnavian saat berdialog dengan aktivis lintas generasi di Resto Pempekita, Jakarta, di acara Silatnas Pimpinan HMI se-Indoneia di Depok, dan terakhir pada acara temu nasional pimpinan BEM se-Nusantara di Universitas Islam Riau, Pekanbaru, Jumat (3/3) pekan lalu.
Saat menyampaikan ceramah di acara Silatnas Pimpinan HMI se-Indonesia, di Depok, pada Minggu (12/2/2017) malam, Tito menghabiskan waktu 2 jam (tanpa break) untuk memaparkan berbagai dinamika dalam percaturan politik internasional, sejak Perang Dunia I dan Perang Dunia II, era perang dingin, hegemoni Amerika Serikat dan gelombang Demokrasi Liberal pasca perang dingin, fenomena non-state actor dan pengaruhnya ke Indonesia, kebangkitan China yang berpotensi menjadi negara superpower baru, serta posisi Indonesia di tengah persaingan hegemoni negara-negara adidaya di Kawasan Asia-Pasifik.
Pesan Moral
Apa pesan moral yang ingin disampaikan Kapolri, melalui paparan yang komprehensif tentang berbagai dinamika dalam percaturan politik global?
Kepada para mahasiswa, Tito mengingatkan pentingnya memahami sejarah dan peta politik global, pandai menganalisis situasi, tidak gegabah menyatakan pro atau kontra terhadap hal-hal baru, juga tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu atau tidak jelas sumbernya.
"Indonesia tidak berada di ruang vakum yang terisolasi, tapi menjadi bagian dari sistem dunia yang saling berinteraksi," kata Tito.
Karyono Wibowo
Karyono Wibowo, peneliti senior Indonesia Public Insitute (IPI), mengaku tertarik dengan paparan Tito Karnavian tentang peta politik internasional serta pengaruhnya terhadap ekonomi, politik, dan keamanan di Indonesia.
"Itu bagus dan penting untuk dipahami kita semua, bukan cuma mahasiswa," kata Karyono, kepada Sayangi.Com, Minggu (5/3).
Menurut Karyono, dengan memahami peta percaturan politik global dan dimana posisi Indonesia berada, kita bisa mawas diri, tidak mudah merasa heran atau terkagum melihat perkembangan keadaan. Juga tidak kagetan yang bisa memancing sikap reaktif. Intinya selalu siap menghadapi perubahan situasi. Dalam filosofi Jawa, dua sikap ini disebut dengan ojo gumunan dan ojo kagetan. Satu sikap lainnya adalah ojo dumeh, jangan mentang-mentang, karena zaman dan nasib manusia selalu berubah.
Karyono menyebut beberapa penjelasan Kapolri yang menarik. Pertama, penjelasan tentang fenomena non-state actor, terutama yang negatif seperti Al Qaida dan ISIS, dan jaringannya di Indonesia yang berpaham radikal. Menurutnya, tidak banyak pakar politik internasional yang mampu menjelaskan isu ini dengan baik.
Kedua, penjelasan tentang politik dua kaki yang dijalankan Presiden Soekarno di era perang dingin. Tidak memihak Blok Timur yang komunis, juga tidak memihak Blok Barat yang liberal/kapitalis.
"Banyak orang menuduh Presiden Soekarno terlalu pro kepada Blok Timur. Padahal tidak, karena Bung Karno berada di tengah, dan menjadi tokoh utama pembentukan Gerakan Non Blok," kata Karyono, yang semasa mahasiswa dikenal sebagai aktivis GMNI.
Ketiga, kata Karyono, Tito Karnavian bisa menjelaskan secara runtut dan detail tentang perkembangan peta politik global, sejak perang Dunia I dan II, era perang dingin, gelombang demokrasi liberal yang menumbangkan banyak rezim otoritarian di dunia termasuk Indonesia, serta persaingan terkini antara AS Vs China dan pengaruhnya terhadap Indonesia.
Menurut Karyono, penjelasan yang komprehensif itu, tentu tidak terlepas dari background Tito Karnavian sebagai perwira polisi yang well educated.
"Kalau kita baca biografinya, dia ini kan lulusan terbaik Akpol angkatan 1987 dan meraih bintang Adhi Makayasa. Dia meraih MA di bidang police studies dari Universitas di Inggris. Juga meraih Ph.D di bidang strategic studies dari Nanyang Technological University, di Singapura. Saya tertarik untuk diskusi sama Mas Tito," kata Karyono.
5 Poin Penting
Paparan Kapolri tentang sejarah dan percaturan politik global, secara umum dapat disarikan menjadi 5 poin penting, seperti berikut ini.
Era Perang Dingin
Setelah Perang Dunia II berakhir dengan kekalahan Jerman dan Jepang, dunia memasuki era perang dingin (1945-1990) antara Blok Barat yang berpaham liberal/kapitalis Versus Blok Timur yang berideologi komunis. Di era ini ada keseimbangan kekuatan (balance of power) antara AS beserta negara-negara sekutunya melawan Uni Sovyet beserta negara sekutunya. Kedua negara super power itu tidak mau berperang secara langsung karena sama-sama punya senjata nuklir. Maka, perang yang terjadi adalah non-traditional war atau sering disebut sebagai proxy war, yakni perang dengan menggunakan pihak ketiga.
Di era perang dingin, Indonesia punya posisi tawar (bargaining position) yang cukup kuat terhadap Blok Barat dan Blok Timur. Apalagi, Presiden Soekarno sangat disegani di Gerakan Non Blok (GNB). Saat itu Bung Karno cukup berhasil menjalankan politik luar negeri dua kaki, dengan merangkul kedua Blok, satu saat mendekat ke Barat dan di saat lain mendekat ke Blok Timur.
Meski Barat menganggap Bung Karno lebih condong ke Moskow dan Beijing, tapi AS dan sekutu-sekutunya tetap berkepentingan untuk menjalin hubungan baik dengan Indonesia agar negara ini tidak dikuasai oleh komunis. Di era Orde Baru, Indonesia juga menerima manfaat dari adanya dua kekuatan superpower ini, dimana Blok Barat mendukung penuh kepemimpinan Presiden Soeharto untuk mencegah agar komunis tidak kembali bangkit di Indonesia.
Gelombang Demokrasi Liberal
Tahun 1990, Blok Timur kalah yang ditandai oleh bersatunya dua negara Jerman dan pecahnya Uni Sovyet menjadi beberapa negara. Yugoslavia juga pecah menjadi Serbia, Kroasia, dan Bosnia. Sejak itu, dunia mengalami situasi monopolar, yakni didominasi oleh AS dan para sekutunya yang berideologi liberal. Selanjutnya, dunia dilanda gelombang demokrasi liberal seperti ditulis oleh Fukuyama dalam bukunya "The End of History and The Last Man". Negara-negara yang otoritarian, atau tidak menerapkan sistem demokrasi, satu persatu jatuh.
"Indonesia terlambat menyadari fenomena ini sehingga tidak cepat melakukan adaptasi. Maka, rezim pemerintahan Orde Baru termasuk dalam kelompok yang pertama tumbang terhempas gelombang demokrasi liberal," kata Tito.
Tito berpendapat, jatuhnya Pemerintahan Soeharto tidak murni karena faktor dalam negeri, melainkan ada faktor setting dari luar negeri karena Indonesia dianggap sebagai negara totaliter. Prosesnya diawali oleh krisis finansial, diduga akibat peran George Soros yang menjalankan operasi untuk menghantam nilai mata uang di beberapa negara Asia Tenggara. Tahun 1997 mata uang Thailand, Bath, jatuh. Selanjutnya nilai kurs rupiah juga jatuh hingga dalam beberapa bulan melemah tajam dari Rp2.400 per dolar AS menjadi Rp15.000 per dolar AS. Perbankan menaikkan bunga sampai 50% untuk mencegah agar nasabah tidak menarik uangnya atau rush. Harga-harga kebutuhan pokok melonjak, terjadi chaos di masyarakat, Presiden Soeharto akhirnya mundur pada Mei 1998.
"Lepasnya Timor Timur dari Indonesia pada tahun 1999, yang kita rasakan pahit, juga tidak terlepas dari peran diplomasi AS dan Australia yang mendesak PBB agar membuat resolusi tentang referendum di Timor Timur," kata Tito.
Suka atau tidak suka, kata Tito, sejak tahun 1999 Indonesia sudah memasuki era demokrasi liberal yang ditandai dengan menguatnya peran parlemen, kuatnya pengaruh media sebagai pilar keempat demokrasi, supremasi hukum, dan menguatnya HAM. Di bidang ekonomi juga terjadi liberalisasi di sektor keuangan dan perdagangan.
Menurut Kapolri, demokrasi pada satu sisi positif, tapi jika terlalu liberal dan diterjemahkan sebagai kebebasan yang sebebas-bebasnya, justru bisa menjadi faktor pemecah belah bangsa. Jika demokrasi liberal diterapkan pada masyarakat yang struktur demografinya didominasi lower class, akan membuat masyarakat bawah mengental primordialismenya, sehinga berpotensi menimbulkan konflik suku, agama, ras, dan antargolongan. Masyarakat kelas bawah juga mudah dimanipulasi dan didikte oleh kelompok menengah atas yang memiliki kekuasaan, punya uang, menguasai media, dan lainnya.
Tito mejelaskan perbedaan pilihan antara Indonesia dan Malaysia. Mantan PM Malaysia Mahatir Muhammad, pernah menjelaskan bahwa ada dua arah dalam menjalankan negara, salah satunya harus diprioritaskan, yaitu jalan demokrasi atau jalan kesejahteraan. Malaysia memilih jalan kesejahteraan lebih dahulu, juga Singapura.
Dunia Memerlukan Superpower Baru
Situasi dunia yang monopolar, kata Tito, merugikan negara-negara berkembang dan anggota GNB seperti Indonesia karena tak lagi memiliki posisi tawar yang kuat. Agar terjadi balance of power di tataran global, perlu ada superpower baru sehingga situasi global menjadi bipolar atau tripolar.
Menurut Tito, syarat utama suatu negara bisa menjadi superpower, pertama adalah berpenduduk besar sehingga punya angkatan kerja besar yang dapat menggerakkan mesin produksi dalam skala besar. Kedua, punya sumber daya alam yang besar juga untuk
memacu produksi. Ketiga, punya kelas menengah yang besar dan menguasai teknologi.
Negara apa saja yang memenuhi syarat itu? Tito menyebut, AS sudah jelas merupakan superpower. Rusia juga sudah menjadi superpower karena punya penduduk besar, menguasai teknologi, wilayahnya terbentang sangat luas dengan 11 time zone, dan
punya sumber daya alam melimpah. India dan Indonesia sebetulnya memenuhi syarat untuk menjadi negara superpower, namun lower class di kedua negara ini masih sangat besar. Lower Class di India bahkan jauh lebih besar dari Indonesia. China, dengan perkembangan teknologi dan ekonominya saat ini, merupakan negara yang paling berpotensi menjadi super power baru.
Tito menceritakan perubahan dahsyat negara China yang ia saksikan sendiri. Pada tahun 1998, saat pertama ke Beijing, ia melihat masih banyak sepeda di jalan-jalan protokol. Tahun 2000 saat kembali ke Beijing sudah banyak sepeda motor. Tahun 2004 saat mengikuti sebuah konferensi internasional, ia melihat banyak gedung bertingkat baru dan mobil bagus di Beijing. Tahun 2010, Tito mengaku kaget melihat perubahan drastis Kota Beijing, mulai dari MRT, mobil-mobil bagus bersliweran, dan tidak ada lagi permukiman
kumuh.
"Sekitar 8 bulan lalu saya kembali ke sana, lebih kaget lagi melihat fly over dan highrise building baru ada dimana-mana. Kota Jakarta terasa seperti kampung jika dibandingkan dengan Beijing dan Shanghai saat ini. Di saat yang sama, Kota New York saya lihat tidak banyak berubah," kata Tito.
Kebangkitan China dengan kekuatan ekonominya, menurut Tito, bagus untuk menciptakan keseimbangan dunia. Ditambah dengan Rusia, situasi dunia berpotensi menjadi tripolar. Situasi ini bagus untuk negara seperti Indonesia, karena jika kita ditekan oleh satu superpower, kita bisa mengadu kepada dua superpower lainnya.
Peluang Bagi Indonesia
Di tengah dinamika persaingan AS dan China saat ini, Indonesia punya tiga pilihan seperti di era perang dingin. Pertama, Indonesia ikut ke salah satunya dengan risiko akan dimusuhi oleh satu lainnya. Kedua, memusuhi keduanya dengan risiko akan dihimpit oleh dua kekuatan besar itu. Ketiga, Indonesia merangkul keduanya dengan strategi sedemikian rupa agar keduanya mendukung kepentingan nasional Indonesia.
"Saya pilih opsi yang ketiga. Yang terpenting, mereka jangan sampai terlalu dominan dan kemudian mengacak-acak kedaulatan negara kita. Sederhananya, kita ambil uangnya tapi kita yang mengatur," kata Tito.
Tito menyebut beberapa peluang yang bisa diambil dari kebangkitan ekonomi China, seperti juga yang dilakukan oleh banyak negara yang kini mendekat ke negara itu. Salah satunya adalah pariwisata. Pertumbuhan pesat ekonomi China dalam 10 tahun terakhir telah melahirkan banyak orang kaya baru (OKB). Mereka itulah yang kini membanjiri tempat-tempat wisata di seluruh dunia, mulai dari Tokyo, New York, London, Singapura, Thailand, termasuk Bali dan beberapa kota di Indonesia.
"Turis di Bali dulu didominasi dari Australia. Sekarang, turis asing yang mengisi hotel-hotel berbintang di Bali, banyak asal China. Demikian juga dengan Manado, sekarang kewalahan menyediakan kamar hotel dan restoran untuk melayani melonjaknya turis asal China yang terbang langsung ke kota itu," kata Tito.
Dua peluang lainnya, adalah di sektor properti dan menarik investasi untuk berbagai sektor seperti pertambangan, perkebunan, dan infrastruktur.
Menurut Tito, Amerika tetap penting bagi Indonesia. Tapi, melihat arah kebijakan Presiden Donald Trump yang proteksionis dan mengedepankan kepentingan dalam negerinya (America First), saat ini Indonesia sulit berharap kepada AS dari sisi ekonomi.
Tito juga menyinggung soal adanya pandangan yang mempersoalkan sektor swasta di dalam negeri yang dikuasai para Taipan atau pengusaha keturunan Tionghoa.
"Yang memberi peluang mereka sehingga jadi besar itu siapa? Apa pemerintahan sekarang yang baru berumur 2 tahun lebih? Para Taipan itu sudah besar, jauh sebelum masa Pemerintahan yang sekarang," kata Tito.
Tito mengemukakan, untuk kemajuan di bidang ekonomi, Pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan belanja APBN yang jumlahnya kurang dari Rp2.000 triliun. Perlu mengundang sektor swasta, baik dari luar negeri maupun sektor swasta dalam negeri.
Fenomena Non-State Actor
Non-state actor adalah pelaku-pelaku bukan negara yang punya pengaruh besar terhadap suatu negara dan bahkan punya jaringan internasional yang kuat. Yang menonjol antara lain Palang Merah Internasional, FIFA sebagai badan internasional yang mengendalikan olahraga sepakbola di dunia, berbagai lembaga keuangan tingkat dunia, dan ILO yang mengorganisir buruh sedunia.
Organisasi internasional yang mengendalikan aksi-aksi terorisme di dunia juga termasuk dalam kelompok non-state actor yang pergerakannya bersifat tertutup. Antara lain Al Qaida, ISIS, dan organisasi-organisasi yang merupakan jaringannya. ISIS misalnya, jelas bukan negara, tapi punya kemampuan finansial dan kekuatan militer yang sangat besar.
Indonesia yang kaya sumber daya alam dan punya posisi strategis secara geopolitik di kawasan Pasifik, saat ini menjadi incaran kelompok non-state actor untuk menanamkan pengaruhnya. Negara-negara besar seperti AS dan China yang saat ini bersaing di kawasan Pasifik juga berebut untuk menanamkan pengaruhnya di Indonesia.
"Pergulatan politik internasional tentu akan memberikan pengaruh terhadap stabilitas nasional Indonesia. Tidak mustahil, kekuatan-kekuatan dari luar itu akan menggunakan kekuatan yang ada di dalam negeri untuk menjadi alat kepentingan mereka," kata Tito.
Dalam konteks itu, Tito menegaskan perlunya bangsa Indonesia untuk terus memperkuat persatuan dan ketahanan bangsa. Jika tidak, Indonesia akan mudah dimasuki oleh paham-paham asing yang radikal dan tidak sesuai dengan falsafah Pancasila. Pada akhirnya, pengaruh asing itu bisa memecah belah bangsa Indonesia.
Tito mengingatkan, radikalisme dan terorisme tidak dapat diidentikkan dengan salah satu agama, termasuk Islam. Terorisme biasanya dilakukan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan kepada masyarakat sipil non kombatan dengan tujuan politik dan ideologi. Tipologinya banyak.
Aksi teror yang dilakukan oleh sekte Aum Shin Rikyu dengan meledakkan gas sarin di kereta bawah tanah di Jepang dilakukan oleh ekstremis Budha. Aksi teror di Irlandia Utara terkait konflik antara Kristen Katolik dan Protestan. Bom Oklahoma yang meledakkan gedung FBI dilakukan oleh ekstremis kristen. Di Sri Lanka juga demikian, selain alasan kesukuan (Tamil Tiger) juga ada konflik agama antara Hindu dan Budha.
Menurut Tito, saat ini memang terjadi fenomena baru yang disebut Islamically inspired terrorism, yaitu gerakan radikal yang menggerakkan pengikutnya melalui doktrin agama Islam yang disalahtafsirkan. Kelompok ini sekarang juga berkembang di Indonesia.
Tito mengajak perguruan tinggi untuk berperan serta menangkal paham radikal dengan cara melakukan kajian yang kritis terhadap ideologi tersebut, memberi penjelasan kepada masyarakat, dan melakukan counter terhadap radikalisme.
*Panjang tapi perlu di baca*👍
.
*ARAHAN PAK AHOK*
*ARAHAN PAK AHOK*
#kedepannya akan ada tambahan partai yg akan bergabung dg paslon no.2
1. Mencari siapa yg susah di sekitar kita, tetangga kanan kiri, teman utk dibantu...
Kita menjadi agen2 yg membantu program paslon no 2
Patriot kemanusian....
2. Setiap hari pakai baju kotak2 sampai tgl 19/04
Mau ada stok kemeja : 100.000 baju
3. PendidikanKJP...
190.0000 orang tdk menerima KJP. Kita diminta mencari kiri kanan tetangga yg tdk punya KJP.
4. Kartu mahasiswa unggul
Beasiswa bagi siswa berprestasi yg tdk mampu diberikan : 18 juta per-orang.
#ijazah
ijazah sekolah yg tdk keluar akan dibantu.
5. Saksi TPS
Akhir bulan ini persoalan saksi sdh kelar dan mandat segera diberikan
6. Kesehatan
* Program Ambulance, Dokter siap sedia : layanan pemrov DKI siap membantu... dan pelayanan BPJS ditingkatkan
7. PENGGUSURAN
* Tidak akan ada penggusuran, hanya mereka yg tinggal di aliran sungai yg akan dilakukan relokasi.
8. PKL
*Kedepannya PKL dapat berjualan ditaman kota yg akan diatur secara rapi
*Gedung milik Pemda DKI yg tdk terpakai diminta utk segera dibongkar utk dijadikan lahan parkir dan tempat jualan...
9. Pajak
*Pajak BPHTB dibawah 2 milyar Gratis
* Bagi yg menunggak diberi keringanan selama aset tdk dijual.
*biaya yg dikenakan hanya biaya ukur : Rp.200.000
10. PBB
#"PBB Rumah akan dihapus, target tahun 2019 ??
11. PASAR
* buka toko di PD Pasarjaya, diberi kemudahan..
*Penjualan beras di PD pasarjaya akan menggunakan harga distributor
* Buka rek di bank dki sangat diprioritaskan.
* jakmart : grosir, tdk perlu bayar komisi
*membangun toko di gang2 PD pasar djaya.
12. Lapangan pekerjaan
*Membantu struktural utk mencari pekerjaan di wilayah DKI
*Bagi hasil 80-20 : 80 utk masyarakat dan 20 utk DKI akan trs ditingkatan.
13. Rumah susun
Prioritas yg tdk mampu
14. Angkot (angkutan kota)
* dibuat mekanisme kedepannya angkot spt metromini disewa bulanan oleh pemrov DKI
* membuat Angkot Gratis
15. Lansia
Kartu jakarta lansia dimana lansia akan diberikan bantuan...
16. Kursi roda
* memberikan bantuan kpd mereka yg memiliki kebutuhan khusus.
* Kita membantu masyarakat yg membutuhkan utk diberikan kursi roda.
17. Rumah
Bagi pemilik rumah yg tdk mampu akan dibantu bahan bangunan spt kusen, dll.
* mengganti atap kayu ke baja ringan.
18. Anak Disabilitas
* Program utk membantu anak2 yg disabilitas
SMS pengaduan : 0811944728, 081927666999, 085811291966 (sms ke satu nomer saja sesuai kartu yang dipakai agar lebih murah) sekretariat.gubdki@gmail.com
19. RT/RW
Gaji RT akan disamakan dengan UMP
20. Tanah
* jika ada tanah yg luas dan mau dijual bisa hub pemda dki utk dijadikan RPTRA
*tanah yg mau dijual utk memperlebar mesjid akan mjd program DKI
*target 200 RPTRA akan dibangun tiap tahunnya.
21. Guru ngaji
*Guru ngaji yg Menang MTQ akan dibantu.
* daftarkan marbot yg mau dihajikan ke Balaikota...
Ahok keluarkan 2 Program baru !
Keren, Ahok keluarkan 2 Program baru !
1. Program Kartu Jakarta Lansia
2. Program Bedah atap rumah
Selama ini program tersebut sudah jalan hanya masih terbatas karena menggunakan uang operasional Gubernur dan Ahok tidak pernah mengambil uang operasional untuk dirinya, semua dimanfaatkan untuk masyarakat terutama masyarakat yang kurang mampu.
Perlu diketahui selama ini Gubernur Ahok mendapatkan dana operasional dan semua dipakai untuk ijazah-ijazah yang nyangkut. Kirim-kirim bunga kawinan, bantuan orang miskin dan semua pembayaran dengan cara transfer, hal ini dilakukan demi menjaga transparansi anggaran.
Kedepan ke dua program di atas akan dimasukan ke dalam APBD DKI. Kebayangkan kan...program ini akan semakin luas dan masyarakat khususnya Lansia dan masyarakat kurang mampu akan benar-benar merasakan dampaknya.
Bersyukur dan beruntunglah Lansia, Warga kurang mampu yang ada di DKI karena akan mendapatkan perhatian dan fasilitas dari Pemprov DKI.
Ahok mengharapkan kerjasama dari Masyarakat dengan membantu untuk menyampaikan, melaporkan jika ada tetangganya :
1.Yang belum dapat KJP, (BPJS) kesehatan,
2. Lansia yang kehidupannya susah, akan diberi Kartu Jakarta lansia, untuk menerima santunan.
3. Warga yang berada di gang sempit namun tidak memiliki biaya untuk memperbaiki rumah mereka. Akan dibantu untuk diperbaiki atapnya dan diganti dengan baja ringan.
Hal di atas Ahok sampaikan di Dalam acara deklarasi Gerakan Relawan Agus-Sylvi (Gerasi), Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 13 Maret 2017
Bahkan kedepan Ahok akan bangun Villa khusus untuk Lansia.
Sungguh rencana yang sangat luar biasa, sudah sepatutnya kita dukung.
Tentu semua sepaham dengan saya, barang siapa memperhatikan orang miskin, orang yang tertindas dan tidak mampu hidupnya pasti akan diberkati Tuhan.
Nah kalau Pemprov DKI memperhatikan Lansia dan Warga yang kurang mampu / miskin maka saya percaya Tuhan akan berkati kota ini. Jakarta diberkati Tuhan, Jakarta diberkahi Tuhan demikian juga pemimpin dan masyarakatnya.
Bagaimana agar program di atas berjalan dengan baik, Ahok Djarot harus melanjutkan kepemimpinannya 5 tahun lagi untuk memimpin Jakarta.
#lansia #kartujakartalansia #dkiperhatikanlansia #ahokperhatikanlansia #bedahrumah #bedahatap #kerjanyata #hasilkerjaahok #programkerjaahok #dukungahok #jakartakuhebat #
Langganan:
Postingan (Atom)