Senin, 12 September 2016

Semuanya Tentang Tuhan

Semuanya Tentang Tuhan

13 September 2016

Bacaan Hari ini:
Roma 11:36 
"Sebab segala sesuatu adalah
~ dari Dia,
~ dan oleh Dia,
~ dan kepada Dia:
~ Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"
-----------------------------------------------
Ini bukan tentang Anda.

Ini bukan tentang keuntungan atau politik atau apalah itu.
Ini semua tentang Allah.

Anda mungkin tahu kalimat pertama dari The Purpose Driven Life:
~ "Ini bukan tentang Anda."

Yang mungkin tak Anda ingat bahwa judul bab pertama dari buku saya itu adalah
~ "Ini Semua Tentang Tuhan."

Keduanya memang haruslah berjalan selaras.

Tapi alasan mengapa ini bukan tentang Anda ialah
~ karena segala sesuatunya ialah tentang Tuhan.

Jika Anda belum mengerti konsep itu, maka hidup ini tidak akan pernah bisa dimengerti.
Sampai Anda mengerti kebenaran ini, Anda akan sulit mengerti Allah.

Tujuan hidup saya
~ bukanlah kesenangan,
~ bukan harta,
~ bukan gengsi,
~ bukan politik,
~ bukan kekuasaan,
~ dan bukan popularitas.
~ Bukan pula sesuatu yang disenangi dunia.

Tujuan hidup saya adalah demi kemuliaan Allah.

Roma 11:36 mengatakan,
"Sebab segala sesuatu adalah
~ dari Dia,
~ dan oleh Dia,
~ dan kepada Dia:
~ Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Semua yang ada di planet ini dan di alam semesta ini diciptakan bagi kemuliaan Allah."

Apa maksudnya?

Jika segala sesuatunya adalah tentang Allah dan bukan tentang Anda, bukan tentang uang, bukan tentang ketenaran atau hal-hal lain yang dunia ini anggap penting,

maka yang Allah mau adalah
~ Anda mengasihi Dia
~ dan menjadikan itu sebagai prioritas pertama Anda.

Yesus berkata seperti ini:
~ "Kasihilah Tuhan, Allahmu,
~ dengan segenap hatimu
~ dan dengan segenap jiwamu
~ dan dengan segenap akal budimu.

Itulah hukum yang terutama dan yang pertama" (Matius 22:37-38).

Tidak ada yang melebihi ini, saudara-saudara!

Bila Anda lalai melaksanakannya, maka
~ Anda telah menyia-nyiakan hidup Anda.


Renungkan hal ini:

Apa tujuan hidup Anda?

Bagaimana budaya dunia mencoba meyakinkan Anda bahwa hidup ini berputar tentang Anda?

Dengan cara-cara apa Anda bisa berlatih mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan pikiran Anda?
_______________________________
Hal yang paling penting dalam hidup ialah untuk
~ mengenal dan mengasihi Tuhan yang menciptakan Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Minggu, 11 September 2016

Bagaimana Seharusnya Anda Menanggapi Pengharapan

Bagaimana Seharusnya Anda Menanggapi Pengharapan

12 September 2016

Bacaan Hari ini:
Efesus 4:1 "Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan,
~ supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu"
----------------------------------------------
Allah tidak akan pernah sekali-kali berhenti mengasihi Anda.
~ Anda akan selalu dikasihi.
~ Tak ada yang bisa menghancurkan hubungan Anda dengan Allah.

Jika Anda paham dengan kebenaran ini, maka itu akan mengubah hidup Anda.

Roma 8:38-39 mengatakan,
"Sebab aku yakin, bahwa
~  baik maut, maupun hidup,
~ baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah,
~ baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa,
~ baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain,
~ tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."

Ketika Anda meletakkan tangan Anda pada Allah,
~ Dia akan menggenggamnya dan tidak akan pernah melepaskannya.

Mungkin ada saat-saat dimana Anda ingin melepaskan genggaman Anda.
~ Tapi Ia tidak akan pernah melakukannya.
~ Anda aman selamanya.

Begitu Anda dilahirkan ke dalam sebuah keluarga, Anda tak bisa menolaknya.

Begitu Anda dilahirkan kembali, Anda tak bisa menolak untuk dilahirkan dari keluarga Allah.
~ Sebab begitu nama Anda ditulis dalam buku kehidupan yang abadi, itu tak bisa dihapus.
~ Nama Anda telah ditulis dengan tinta yang tidak bisa dhapuskan.

Berapa pun banyaknya keraguan atau kekuatiran yang Anda punya atau berapa banyak dosa yang telah Anda buat, apabila Anda menaruh iman percaya Anda di dalam Kristus, maka Ia berkata pada Anda:
- Tidak ada
- tidak ada! yang akan memisahkanmu dari kasih-Ku.

Apa pun yang Anda hadapi dalam hidup, Anda tidak akan pernah melewatinya sendirian.

Inilah Kabar Baik itu:
~ Anda telah diampuni,
~ Anda telah merdeka.

Allah ada untuk Anda,
~ dan Ia tidak akan pernah berhenti mengasihi Anda.

Itulah mengapa ribuan orang telah mempersembahkan uangnya untuk Daily Hope, renungan harian online Rick Warren, agar kami dapat menyebarkan pesan pengharapan ini.
~ Itulah sebabnya Gereja Saddleback dibangun.
~ Itulah sebabnya kami melaksanakan The Peace Plan, misi Gereja Saddleback untuk dunia.
~ Itu sebabnya kami melatih pendeta-pendeta di seluruh dunia.
~ Itulah sebabnya kami menjalankan pelayanan bagi pelajar, dan pelayanan bagi anak, serta ratusan bentuk pelayanan lainnya, sebab tidak ada satu pun yang bisa menawarkan apa yang Yesus Kristus tawarkan: kehidupan yang merdeka, pengampunan dosa, kuasa, damai sejahtera dan tujuan, yang berlangsung terus dan terus, sampai selama-lamanya.

Bagaimana seharusnya Anda menanggapi kebenaran ini?

"Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan,
~ supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu" (Efesus 4:1).


Renungkan hal ini:

~ Apa ketakutan Anda hari ini?
~ Apa kekuatiran Anda esok hari?
~ Menurut Anda, apa yang Tuhan mau Anda lakukan dengan ketakutan dan kekuatiran Anda tersebut?
~ Apa artinya untuk "hidup dengan berguna?"
________________________________
~ Hiduplah dengan berguna.
~ Hiduplah dengan harapan,
~ dan bagikanlah harapan tersebut dengan orang lain.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Sabtu, 10 September 2016

Ada Warisan Menunggu Anda

Ada Warisan Menunggu Anda

11 September 2016

Bacaan Hari ini:
Roma 8:16-17 "Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
~ Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah,
~ yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus,
~ yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia,
~ supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia."
--------------------------------------------------
Seandainya Anda adalah anak-anak Bill Gates, wajar jika Anda akan menerima warisan besar.

Tapi ketahuilah,
~ Anda punya Ayah yang lebih kaya dari Bill Gates.
~ Bapa surgawi Anda telah menyiapkan warisan untuk Anda sebagai salah satu dari anak-anaknya.

Alkitab berkata dalam Roma 8: 16-17, "Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
~ Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus,
~ yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia,
~ supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia."

Itu salah satu ayat paling mengagumkan di seluruh Alkitab.

Semua yang Allah telah berikan kepada Putra-Nya Yesus Kristus, telah Ia berikan kepada Anda juga.
~ Berbagilah di dalam kemuliaan-Nya.
~ Kemuliaan-Nya tak ada habisnya!

Di Surga, Anda akan punya akses tak terbatas kepada sumber daya Allah yang tak akan ada habisnya itu, karena Allah menciptakan Anda untuk menjadi anak-Nya.

Namun Anda harus memilih untuk menjadi anak-Nya,
~ dengan meminta Dia untuk menerima Anda sebagai keluarga-Nya.

Semua orang diciptakan oleh Allah,
~ tetapi tidak semua orang adalah anak Allah.

Anda harus memilih Dia dan berseru,
~ "Tuhan, aku percaya pada-Mu.
~ Aku mengerti apa yang telah Engkau lakukan untukku di kayu salib.
~ Aku percaya pada-Mu,
~ dan aku ingin mengasihi-Mu
~ dan mempercayai-Mu."

Jika Anda bersedia melakukannya,
~ Anda akan menjadi anak Allah,
~ dan Anda akan memiliki warisan di satu hari nanti.

Setiap orang tua pasti ingin tahu apakah,
~ anak-anak mereka bertanggung jawab sebelum mereka memberikan warisan.

Sering kali, orang tua menguji anak-anak mereka dengan
~ memberi jumlah uang yang sedikit, sebelum diberikan jumlah yang lebih besar.

Ini sama seperti kehidupan rohani Anda.

Hidup ini Anda ujian.
~ Allah tengah menguji Anda untuk melihat apa yang Anda lakukan dengan jumlah uang yang sedikit itu sebelum Ia mempercayakan Anda dengan yang lebih lagi di Surga.
~ Dia sedang mengawasi apa yang Anda lakukan dengan talenta Anda yang terbatas untuk melihat apakah Anda akan bertanggung jawab untuk menerima talenta-talenta di Surga.
~ Dia tengah menguji Anda untuk melihat bagaimana Anda menangani sedikit kekayaan yang Ia beri pada Anda.
~ Bagaimana Anda menangani relasi-relasi yang telah Ia beri?
~ Bagaimana Anda menangani peluang-peluang kecil yang Ia beri pada Anda?

Jika Anda menjalaninya dengan baik, coba tebak?

Alkitab mengatakan Anda akan dipercaya dengan lebih lagi di Surga:
~ "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil,
~ ia setia juga dalam perkara-perkara besar." (Lukas 16:10a).

Apa yang Anda lakukan dengan apa yang telah Tuhan beri?

Renungkan hal ini:

Apa saja hal-hal yang telah Allah percayakan kepada Anda sebagai ujian untuk melihat bagaimana Anda bisa mengurus itu semua?

Hal-hal apa yang perlu Anda tingkatkan dengan memakai tanggung jawab Anda sehingga Allah mempercayakan Anda dengan yang lebih besar di Surga?

Bagaimana dengan mengetahui bahwa Anda memiliki warisan yang kekal, tanpa batas, mempengaruhi cara pandang Anda terhadap uang dan keuangan Anda saat ini?
______________________________________
Hidup ini Anda ujian,
~ dan jika Anda lulus dalam ujian tersebut
~ maka Anda berhak menjadi ahli waris kerajaan Allah

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Wawancara RICK WARREN





Dikirim dari perangkat Samsung saya


-------- Pesan asli --------
Dari: "tan_petrus tan_petrus@yahoo.com [smak1pintuair71]" <smak1pintuair71@yahoogroups.com>
Tanggal: 10/09/2016 16:35 (GMT+07:00)
Ke: smpkiireuni2008@yahoogroups.com
Cc: SMAK1 Pintu Air <smak1pintuair71@yahoogroups.com>
Subjek: [smak1pintuair71] Wawancara RICK WARREN

 

Wawancara RICK WARREN :
Merubah Fokus
🔹Ini adalah sebuah wawancara yang benar-benar luar biasa dengan Rick Warren, penulis Purpose Driven Life dan pastor dari Gereja Saddleback di California.
🔹Dalam sebuah wawancara dengan Paul Bradshaw, Rick Warren mengatakan: Orang-orang bertanya kepada saya, apa tujuan dari hidup?
Dan jawab saya adalah: secara ringkas Hidup Adalah Persiapan Untuk Kekekalan".
🔹Kita diciptakan untuk hidup selama-lamanya, dan Tuhan menginginkan kita untuk bersama-sama dengan Dia di surga.
Suatu hari jantung saya akan berhenti, dan itu akan menjadi akhir dari tubuh saya tapi bukan akhir dari saya.
🔹Saya mungkin hidup 60 sampai 100 tahun di bumi, tapi saya akan menghabiskan trilyunan tahun dalam Kekekalan.
Ini adalah sekedar pemanasan, persiapan untuk yang sesungguhnya.
🔹Allah menginginkan kita melatih di dunia apa yang akan kita lakukan selamanya dalam kekekalan.
Kita diciptakan oleh Allah dan untuk Allah, dan sampai engkau bisa memahami hal itu, hidup tidak akan pernah masuk akal.
🔹Hidup adalah sebuah seri dari masalah-masalah: apakah engkau sedang dalam masalah sekarang, baru saja selesai dari satu masalah, atau akan segera masuk dalam satu masalah.
🔹Alasan untuk ini adalah: Tuhan lebih tertarik kepada karaktermu daripada kesenangan / kenyamanan hidupmu.
🔹Tuhan lebih tertarik untuk membuat "Hidupmu Suci daripada membuat Hidupmu Senang".
Kita bisa cukup senang di dunia, tapi itu "Bukanlah Tujuan Dari Hidup".
Tujuannya adalah pertumbuhan karakter, dalam kemiripan kepada Sang Terang.
🔹Tidak penting seberapa baiknya berbagai hal terjadi dalam hidupmu, selalu ada hal-hal yang buruk yang perlu diselesaikan.
🔹Dan tidak peduli seberapa buruknya yang terjadi dalam hidupmu, selalu ada sesuatu yang baik dimana engkau bisa bersyukur kepada Tuhan.
🔹Engkau bisa fokus pada tujuan hidupmu, atau engkau bisa fokus pada masalahmu.
🔹Jika engkau fokus pada masalahmu, engkau akan menjadi terpusat pada dirimu (self-centeredness) , masalahku, urusanku, sakitku.
🔹Tapi satu cara yang paling mudah untuk menyingkirkan rasa sakit itu adalah dengan melepaskan fokusmu pada dirimu sendiri dan mulai memfokuskan diri kepada Allah dan kepada sesama.
🔹Kita harus bertanya pada diri kita:
🔹Apakah saya akan hidup untuk kekayaan? Popularitas?
Apakah saya akan diarahkan oleh tekanan? Perasaan bersalah? Kepahitan? Materialisme?
Atau saya akan diarahkan oleh rencana-rencana Allah untuk hidup saya?
🔹Ketika saya bangun pagi, saya duduk di sisi tempat tidur saya dan berkata, Tuhan, jika saya tidak menyelesaikan satu halpun pada hari ini, saya ingin mengenal Engkau lebih lagi dan mengasihi Engkau lebih lagi.
🔹Tuhan tidak meletakkanmu di bumi hanya untuk mengisi daftar hal-hal yang harus dikerjakan.
🔹Dia lebih tertarik kepada siapa saya daripada apa yang saya lakukan.
Karena itulah kita disebut human beings, bukan human doings.

🔸Renungan..
Dalam masa-masa yang menyenangkan, Puji Tuhan.
Dalam masa-masa sulit, Cari Tuhan.
Dalam masa-masa tenang, Sembah Tuhan.
Dalam masa-masa yang menyakitkan, Percayai Tuhan.



Dikirim dari perangkat Samsung saya

__._,_.___

Posted by: tan_petrus <tan_petrus@yahoo.com>
Reply via web post • Reply to sender • Reply to group • Start a New Topic • Messages in this topic (1)

Have you tried the highest rated email app?
With 4.5 stars in iTunes, the Yahoo Mail app is the highest rated email app on the market. What are you waiting for? Now you can access all your inboxes (Gmail, Outlook, AOL and more) in one place. Never delete an email again with 1000GB of free cloud storage.


.

__,_._,___

Jumat, 09 September 2016

Hidup Tak Berakhir Dengan Kematian

Hidup Tak Berakhir Dengan Kematian

10 September 2016

Bacaan Hari ini:
Roma 8:11 "Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, 
~ yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, 
~ akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu."
--------------------------------------------------------
Sebagai orang percaya,
~ kita punya pengharapan
~ sebab kita akan hidup selamanya.

Kematian bukanlah akhir.

Ada rancangan yang lebih besar! 

Suatu hari, 
~ jantung Anda akan berhenti berdetak, dan itu akan menjadi akhir dari sistem tubuh Anda.

Tapi itu tidak akan menjadi akhir buat Anda.
~ Anda diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.
~ Anda diciptakan untuk hidup selamanya, sementara yang ada di dunia ini hanya sementara.

Mengapa kita memiliki pengharapan?

Sebab betapa pun jahatnya keadaan di muka bumi ini, 
~ itu hanya untuk sementara waktu.

Kita akan menghabiskan triliunan tahun di sisi lain, di Surga, 
~ tak ada lagi kesedihan, 
~ tak ada lagi ratap tangis, 
~ tidak ada lagi sakit,
~ tidak ada lagi penderitaan.

Alkitab berkata dalam Roma 8:11, 'Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, 
~ yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, 
~ akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu."

Sebagai seorang pendeta, saya sudah datang ke ratusan upacara pemakaman, tepatnya keluarga.

Dan saya tahu perbedaan antara orang-orang yang 
~ berpegang pada pengharapan
~ dan mereka yang tidak.

Anda bisa melihatnya di mata mereka.

Saya pernah melihat kengerian di mata orang yang tak punya pengharapan.

Mereka berpikir, 
~ "Hanya dia yang aku punya.
~ Ini sudah berakhir. 
~ Aku tidak akan pernah bisa melihatnya lagi. 
~ Sudah selesai.
~ Ini akhir dari hidupku."

Saya membandingkannya dengan ribuan orang yang menghadiri pemakaman seorang percaya.
~ Mereka tahu kematian hanya sebuah langkah transisi.
~ Mereka akan memasuki kehidupan nyata!
~ Mereka akan bersama-sama Allah di Surga.

Ini yang disebut pengharapan, 
~ karena mereka tahu mereka akan bersatu kembali suatu hari nanti.

Bagi orang beriman, kematian artinya 
~ bukan meninggalkan rumah 
~ melainkan pulang ke rumah!

Di dalam Yesus Kristus, Anda menjalani hidup yang bebas dari penghukuman.
~ Anda diampuni, terlepas dari apa pun yang telah Anda perbuat. 
~ Ini adalah hidup yang bebas dari jerat kuasa jahat.
~ Anda dibebaskan.
~ Anda bisa berubah.

Allah sedang mengubah Anda demi kebaikan sehingga Anda menjalani kehidupan yang tak berkesudahan.

Anda dapat hidup selamanya!

Renungkan hal ini:

Keselamatan di dalam Yesus Kristus memberi dampak besar bagi kekekalan hidup Anda.
Bagaimana itu seharusnya dapat mempengaruhi cara kita menjalani hidup?

Telah dibebaskan dari apakah Anda dalam hidup ini oleh keselamatan dari-Nya?

Hari ini, siapa yang dapat Anda bagi tentang pengharapan yang Anda miliki melalui Kristus?
______________________________________

Allah dapat mengubah Anda untuk kebaikan, dan Anda mengalami kehidupan yang berkemenangan

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)



Dikirim dari perangkat Samsung saya



Dikirim dari perangkat Samsung saya

Kamis, 08 September 2016

Renungan September 2016 Minggu ke-II

Renungan September 2016 Minggu ke-II

*Penantian yang Bernilai*

Kapan terakhir kali kamu merasa menyerah di tengah sebuah kesulitan?

Minggu yang lalu saya berbagi kepada anda betapa kita sering merasa diliputi kesukaran sebelum memulai melakukan sesuatu yang menantang.

Ketika kita merasakan panggilan Allah, kita berusaha mengukur tugas yang ada dan mencoba melihat rekam jejak kita.

Seringkali, kita lupa untuk menghitung bahwa Allah akan menemani kita kemanapun Dia mengirim kita, sehingga kita mengukur potensi kita dengan tidak tepat.

Tetapi apa yang terjadi bila kita sudah mengambil langkah pertama?

Mengapa kita mudah sekali kehilangan keyakinan di depan halangan?

Motivasi kita untuk melanjutkan perjuangan adalah sekuat apa kita berharap.

Mungkin saja, kita telah membangun alasan-alasan kita di atas dasar pasir dan kita tidak menyadari hal itu.

Dengan kata lain, kita tidak pede karena kita menjangkarkan harapan kita di dalam hal-hal yang keliru.

Benar demikian?

Saya telah melakukannya!
~ Tidak ada satu pun manusia yang bisa membawa harapanmu; semua kita adalah lemah dan tidak sempurna.
~ Tidak ada lingkungan yang bisa membawa harapanmu; setiap situasi di mana kita terlibat di dalamnya adalah situasi yang penuh dengan orang berdosa dan tidak di bawah control kita.
~ Kesenangan fisik yang banyak dan berbagai kepemilikkan tidak akan memuaskan kita untuk seterusnya;
~ mereka hanya untuk sementara saja,
~ mereka memberikan rasa senang tetapi tidak memuaskan hati.

Ketika anda melihat secara horizontal alasan anda untuk berjuang, kita akan melihat bahwa segala sesuatu tidak ada harapan.

Penglihatan semacam ini pasti tak terelakkan.

Perhatikan Mazmur 27:14
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

~ Hanya ada satu tempat di mana harapan bisa ditemukan.
~ Hanya ada satu tempat bagi hati anda dan kepastian bagi jiwa anda.
~ Hanya ada satu alasan mengapa kita bangun pagi setiap hari.

Hanya ada satu sumber motivasi yang cukup kuat di tengah berbagai badai hidup di dunia yang berdosa ini.
~ Ketika harapanmu ada di dalam Tuhan,
~ ketika kita menaruh rasa aman kita di dalam-Nya,
~ dan ketika Allah menjadi alasan untuk kita berjuang sekalipun masalah itu terlihat sukar, maka anda sedang membangun hidup anda di atas sebuah dasar yang pasti dan terpercaya.

Ketika anda menunggu Tuhan, maka
~ anda menaruh harapanmu di dalam diri Dia yang menjadi sumber kekuatan untuk segala sesuatu. Hal ini adalah hal yang bijak, baik, dan benar.

Ketika kita menunggu Tuhan, maka
~ kita sedang menempatkan keamanan kita di tangan Dia yang kuasa-Nya tidak terukur.

Ketika kita menunggu Tuhan,
~ kita mendapatkan rasa nyaman di dalam Dia yang kasih-Nya tidak berbatas.

Ketika kita menunggu Tuhan,
~ kita bisa aman di dalam kenyataan bahwa Dia memerintah atas segala sesuatu.

Ketika kita menunggu Tuhan,
~ kita akan hidup dalam keyakinan karena anda tahu setiap janji-Nya benar dan amin!

Ketika kita menunggu Tuhan, maka
~ meskipun kita lemah, kita akan tetap diberkati sebab anugerah-Nya cukup.

Nantikanlah Tuhan!

Maka semuanya itu sungguh akan terjadi!
-----------------------------------------------------
REFLECTION QUESTIONS:
1. Kapan terakhir kali anda menyerah di tengah masalah?
2. Apakah anda merasakan kekecewaan karena menaruh harapan di materi, relasi, dan orang tertentu?
3. Apakah ada perubahan di dalam kehidupan pribadi anda ketika anda sungguh menantikan Tuhan?

Pikirkan 2 hal secara khusus sebagai contoh!



Dikirim dari perangkat Samsung saya



Dikirim dari perangkat Samsung saya

Biarkan Allah Memberitahu Anda Apa Yang Harus Diberikan

Biarkan Allah Memberitahu Anda Apa Yang Harus Diberikan

09 September 2016

Bacaan Hari ini:
Amsal 3:9 "Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu"
------------------------------------------------------
Anda bisa memberi
~ karena Anda punya alasan untuk melakukannya,
~ atau karena wahyu dari Tuhan.

Jika Anda ingin menjadi orang yang beriman,
~ Anda harus belajar untuk memberi atas dasar petunjuk dari Allah. 

Ketika Anda memberi karena Anda punya alasan untuk melakukannya, maka Anda cenderung berkata, 
~ "Hanya ini yang mampu saya berikan." 

Memberi atas dasar tujuan dan maksud 
~ tidak memerlukan iman secuil pun.

Memberi kerena wahyu Tuhan ialah ketika Anda berkata, 
~ "Tuhan, apa yang hendak Engkau berikan melalui hidupku? 
~ Seberapa besar Engkau ingin aku mempercayakan-Mu dalam situasi ini?"

"Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu" (Amsal 3:9)

Saya dan istri saya, Kay, telah diuji berkali-kali untuk memberi sesuatu di saat kami tidak mampu memberikannya. 
~ Salah satu kejadian yang paling dramatis yaitu ketika kami mengumpulkan uang untuk membangun kembali gedung Gereja Saddleback di tahun 1993. 
~ Kami mengadakan rapat di satu tenda, dan memutuskan untuk mengumpulkan persembahan untuk dana pembangunan. 
~ Para jemaat pun membuat komitmen untuk memberi persembahan selama selang tiga tahun.

Maka, Kay dan saya berdoa, bertanya pada Tuhan berapa yang harus kami beri.
~ Kami pun memutuskan untuk memberi persembahan dengan jumlah yang benar-benar tidak masuk akal. 
~ Malah, jumlahnya jauh melebihi apa yang kami mampu. 
~ Namun kami mempercayakan pergumulan itu pada Tuhan.

Lalu suatu hari, saya membaca 1 Tawarikh 29 tentang bagaimana 
~ orang-orang memberi sekitar $ 400 juta untuk pembangunan Bait Allah di Yerusalem. 
~ Allah berfirman pada Raja Daud untuk mengumumkan setiap persembahan yang ia beri agar semua orang tahu bahwa ia juga berkorban, sama seperti yang lain.

Tuhan berkata pada saya, 
~ "Rick, Aku ingin engkau mengumumkan jumlah persembahanmu, supaya orang lain tertantang untuk ikut memberi."

Saya benar-benar tidak ingin melakukannya karena saya pikir 
~ orang-orang akan salah paham. 

Tapi Tuhan mengatakan kepada saya untuk melakukannya, dan saya ingin 
~ Dia memberkati gereja kami, 
~ jadilah saya melaksanakannya. 

Saya berdiri di depan para jemaat saya dan berkata, 
~ "Saya tidak tahu dari mana uang itu berasal, tapi kami berdua telah berkomitmen untuk memberi $ 100.000 selama tiga tahun ke depan. 
~ Tolong saudara-saudara mendoakan saya."

Sebulan kemudian, di kala kian mendekati weekend, dimana kami harus memberi persembahan khusus itu, 
~ saya masih gigit jari. 
~ Tapi entah bagaimana, saya percaya bahwa Tuhan akan memberi kami uang itu. 

Pada hari Jumatnya, tiba-tiba saya mendapat telepon dari Zondervan Publishing Company. Mereka mengatakan, 
~ "Rick, kami ingin engkau menulis sebuah buku, judulnya The Purpose Driven Church. 
~ Kami percaya buku ini akan menjadi best seller, 
~ jadi kami akan mengirimkan kepadamu uang muka sebesar $ 150.000."

Beberapa hari kemudian, ketika saya berdiri di hadapan jemaat gereja saya, menceritakan kisah itu, 
~ seisi ruangan bersorak sukacita. 
~ Mereka melompat dan berteriak dan menari dan bernyanyi. 
~ Orang-orang menangis. 
~ Saya menangis;
~ Kay menangis. 

Itu salah satu pengalaman terbesar dalam hidup saya. 

~ Saya hampir kehilangan kesempatan itu karena saya keras kepala. 

Mungkin saya tidak akan merasakan pengalaman bagaimana Allah bisa diandalkan apabila 
~ saya tidak patuh pada wahyu yang Ia beri 
dan merahasiakan jumlah persembahan yang akan saya beri dari jemaat saya. 

Itu satu pelajaran yang tidak akan pernah saya lupakan.

"Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu." (Amsal 3:9).

Renungkan hal ini:

Apa yang memotivasi pemberian atau persembahan Anda. 
~ Apakah Anda memberi karena alasan atau karena wahyu dari Tuhan?
~ Bagaimana Tuhan memperlihatkan kepada Anda apa yang Ia ingin Anda berikan? 
~ Kekuatiran apa yang menghalangi Anda untuk memberi, ketika Anda sendiri juga sedang membutuhkan? 
_______________________________________

"Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu" (Amsal 3:9)

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)


Dikirim dari perangkat Samsung saya



Dikirim dari perangkat Samsung saya