Minggu, 26 Juni 2016

SEBUAH SEKTE SEX BARU Melalui GERAKAN PENULARAN SEDUNIA

Bagus niih tulisan prof sarlito----
ini ulasan LGBT dari Prof. Sarlito Wirawan, saya copas yah

LGBT :
SEBUAH SEKTE SEX BARU Melalui GERAKAN PENULARAN SEDUNIA

From : Prof. Sarlito Wirawan Sarwono.

Mungkin ada yang heran bertanya, kenapa saya begitu keras terhadap perilaku
~ Lesbianism,
~ gay,
~ bisexual
~ and transexualism
(LGBT).

Saya seakan penuh murka dan tak memberikan sedikitpun ruang toleransi bagi pengidapnya.

Mungkin saya perlu klarifikasi bahwa
~ saya tidak sedang bicara tentang pelaku, orang dan oknum.
~ Terhadap oknum, orang dan pelaku LGBT, kita harus tetap mengutamakan kasih-sayang, berempati, merangkul dan meluruskan mereka.
~ Dan saya juga tidak sedang bicara tentang sebuah perilaku personal dan partikular.
~ Saya juga tak sedang bicara tentang sebuah gaya hidup menyimpang yang menjangkiti sekelompok orang.

Karena saya sedang bicara tentang sebuah ……….GERAKAN !!!

Ya, saya sedang bicara tentang sebuah GERAKAN : ORGANIZED CRIME
~ yang secara sistematis dan massif sedang menularkan sebuah penyakit !!!

Sekali lagi, bagi saya ini bukan semata
~ perilaku partikular,
~ sebuah kerumun,
~ bahkan bukan lagi semata-mata sebuah gaya hidup,
~ tapi sebuah harakah : MOVEMENT!!!

Terlalu paranoidkah kesimpulan ini ???

Saya telah mengumpulkan begitu banyak kesaksian di kampus-kampus tentang
~ mahasiswa-mahasiswa normal kita yang dipenetrasi secara massif agar terlibat dalam LGBT
~ dan tak bisa keluar lagi darinya.

Perilaku mereka sangat persis seperti
~ sebuah sekte,
~ kultus atau gerakan-gerakan eksklusif lainnya : fanatik, eksklusif, penetratif dan indoktrinatif.

Ya, ini telah berkembang menjadi sebuah sekte seksual.

Kenapa mereka perlu menjadi sebuah gerakan ?

Karena target mereka tak main-main :
~ mendorong pranata hukum agar eksistensi mereka sah secara legal.

Dan untuk itu mereka membutuhkan beberapa prasyarat :
~ Pertama, jumlah mereka harus signifikan secara statistik, sehingga layak untuk mengubah asumsi, taksonomi dan kategorisasi
~ Kedua, keberadaan mereka telah memenuhi persyaratan populatif, sehingga layak disebut sebagai sebuah komunitas
~ Ketiga, perilaku mereka telah diterima secara normatif menurut persyaratan kesehatan mental dari WHO.

Untuk memenuhi ketiga hal ini, maka organisasi ini,  
~ harus mampu menularkan penyimpangannya secara eksponensial kepada lingkungannya.

Mereka telah mempelajari hal itu dari keberhasilan "perjuangan" saudara-saudara mereka di Amerika Serikat.
~ Mereka sadar, pertumbuhan jumlah mereka hanya bisa dilakukan lewat penularan, mengingat mereka tak mungkin tumbuh lewat keturunan.
~ Mereka sadar, tanpa penularan mereka akan punah !!!

Kenapa harus menyasar mahasiswa ?

Sebenarnya yang ingin mereka sasar ada dua:
~ Pertama, mahasiswa;
~ dan yang kedua, institusi akademik.

Mereka menyasar mahasiswa,
~ karena mahasiswa adalah generasi galau identitas dengan kebebasan tinggi dan tinggal di banyak tempat kost.

Sedangkan institusi akademik perguruan tinggi mereka butuhkan
~ untuk menguatkan legitimasi ilmiah atas "kenormalan" mereka.

Mereka bergerilya secara efektif,
~ dengan dukungan payung HAM
~ dan institusi internasional.

Per 1 Januari 2015,
~ tercatat ada 17 negara yang undang-undangnya telah melegalkan perkawinan sesama jenis.
~ Dan akan menyusul belasan negara lain.

Trend dukungan atas perkawinan sesama jenis terus bertambah.

Silahkan tanya ke politisi negeri ini apakah mereka akan melegalkan perkawinan sesama jenis di Indonesia ?
~ Sekarang sih saya yakin jawabannya: TIDAK.
~ Tapi 20-30 tahun lagi, tergantung situasinya.
~ Jika itu membuat mereka terpilih, akan banyak politisi yang bersedia menyetujuinya.

Saya tidak berlebihan.
~ Itu rasional sekali.
~ Silahkan cek di negara-negara lain.

Tahun 1950,
~ tidak ada satupun negara yang melegalkan perkawinan ini,
~ tapi dunia berubah sangat cepat,
~ kelompok pendukung kebebasan semakin besar,
~ kelompok yang tidak peduli, "i dont care" semakin banyak,
~ sistem demokrasi mempercepat legalisasi perkawinan sesama jenis.
~ Syah. Atas nama kebebasan.

Semua agama melarang perkawinan sesama jenis.
~ Tapi demokrasi tidak mengenal kitab suci.

Kalian tahu, bahkan homo kelas berat,
~ masih santai pergi ke gereja,
~ ke tempat-tempat ibadah.
~ Mereka hanya mengenal suara terbanyak.

Saya kasih contoh Brazil, Mei 2011 mereka melegalkan perkawinan sesama jenis.
~ Apakah orang Brazil tidak beragama?
~ 90% penduduk mereka beragama
~ lantas apakah tidak ada disana yang keberatan dengan legalisasi ini ?

Jawabannya sederhana :
~ mayoritas tutup mata.
~ "I don't care".
~ Urus saja (urusan) masing-masing.
~ Saya tidak mau recok. kamu jangan rese.
~ Yang sesama cowok mau ciuman di tempat umum pun, bodo amat.
~ Toh, mereka tidak mengganggu saya.

Dulu, Brazil itu sangat religius.
~ Lantas kenapa sekarang jadi berubah sekali ?
~ Bagaimana mungkin politisi mereka meloloskan UU itu ?
~ Apakah rakyatnya tidak keberatan ?

Itulah kemenangan besar paham kebebasan. Mereka masuk lewat
~ tontonan,
~ bacaan,
~ menumpang lewat kehidupan glamor para pesohor.

Masyarakat dibiasakan melihat sesuatu yang sebenarnya mengikis kehadiran agama.
~ Awalnya jengah,
~ lama-lama terbiasa,
~ untuk kemudian apa salahnya ?

Di sisi lain, eksistensi agama dipertanyakan.
~ Tuh lihat, toh yang beragama juga bejat,
~ tuh lihat, mereka juga menjijikkan.

Fobia agama dibentuk secara sistematis, dimulai dari pemeluknya sendiri, untuk kemudian, orang-orang dalam posisi gamang, mulai mengangguk, benar juga.
~ Orang-orang jadi malas mendengarkan nasehat agama,
~ buat apa ?
~ Urus sajalah urusan masing-masing.

Rumus ini berlaku sama di seluruh dunia. Apapun agamanya.
~ Bahkan termasuk dalam kasus, tidak ada agama di suatu tempat, hanya ada nilai-nilai luhur
~ yang pasti juga akan melarang pernikahan sesama jenis.

Fasenya sama persis.
Strateginya juga sama.
~ Dekatkan mereka dengan materialisme dunia,
~ jauhkan mereka dari nilai-nilai luhur.
~ Gunakan teknologi untuk mempercepat prosesnya. Internet misalnya, itu efektif sekali menyebarkan berita, propaganda, dan sebagainya.

Apakah Indonesia juga akan begitu ?

Silahkan tunggu 20-30 tahun lagi. Jika,
~ tidak ada yang membangun benteng-benteng pemahaman bagi generasi berikutnya,
~ tidak ada yang membangun pertahanan tangguh, malah sibuk saling sikut berkuasa, sibuk berebut urusan dunia, sibuk dengan urusan duniawinya,

20-30 tahun lagi, kita akan menyaksikan pasangan cowok bermesraan di tempat-tempat umum.

Tetangga sebelah rumah kita adalah pasangan sesama jenis, dan mereka dilindungi oleh UU, karena sudah dilegalkan.

Ketika masa itu tiba, kalian bisa kembali mengeduk catatan ini

Pedulilah,
~ hidup ini bukan cuma urusan pribadi masing-masing.
~ Hidup ini tentang saling menjaga, saling menasehati, saling meluruskan.

Pedulilah, Kawan,
~ ikut menyebarkan pemahaman baik,
~ lindungi keluarga, teman, remaja, dan semua orang yang bisa kita beritahu agar menjauhi perilaku melanggar aturan agama, nilai-nilai kesusilaan.

SARLITO WIRAWAN SARWONO
Guru Besar Psikologi UI



Dikirim dari perangkat Samsung saya

Tiga C Dalam Kehidupan

Tiga C Dalam Kehidupan

27 Juni 2016

Bacaan Hari ini:
Ibrani 11:24-25 "Karena iman maka Musa, setelah dewasa,
~ menolak disebut anak puteri Firaun,
~ karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah
~ dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa."
----------------------------------------------
Apa yang Anda putuskan untuk makan siang dan pakaian apa yang Anda putuskan untuk dikenakan
~ tidak memberi dampak jangka panjang dalam kehidupan Anda.

Tetapi ada keputusan-keputusan lain yang amat penting, seperti
~ dengan siapa Anda akan menikah
~ dan jalur karir apa yang akan Anda ambil.

Dan pilihan yang paling penting dari kesemuanya itu adalah
~ apakah Anda akan ikut Yesus Kristus atau tidak.

Anda bisa menyebutnya tiga C dalam kehidupan:
~ (challenge) tantangan,
~ (choices) pilihan,
~ dan (consequences) konsekuensi.

Kita berhadapan dengan banyak tantangan setiap hari.
~ Kadang tantangan tersebut akan datang dalam bentuk kesempatan yang bisa kita manfaatkan.
~ Di lain waktu, tantangan akan datang dalam bentuk godaan yang kita harap bisa kita lawan.

Lalu kita punya pilihan-pilihan yang harus kita buat. Kemudian kita akan menerima konsekuensi atau akibat dari pilihan-pilihan tersebut.
~ Bila kita membuat pilihan yang tepat, maka akan ada konsekuensi yang baik.
~ Tapi bila kita membuat pilihan yang salah, maka akan ada konsekuensi yang buruk.

Kita perlu membuat pilihan-pilihan yang tepat dalam hidup,
~ sebab itu dapat mempengaruhi seluruh alur perjalanan hidup kita.

Lihat orang-orang dalam Alkitab yang membuat pilihan-pilihan dalam hidup mereka.
~ Musa menentukan pilihan untuk membantu sesama umat Allah, bangsa Israel. Dia memilihnya ketimbang kekayaan dan kekuasaan yang ditawarkan Mesir, dan pilihannya ialah untuk menyelamatkan suatu bangsa.
~ Pilihan Daniel untuk tidak berkompromi membawa harapan dan dorongan besar bagi begitu banyak orang yang kemudian membawa pengaruh kepada arah kehidupan mereka.

Tapi dalam Alkitab, ada juga pilihan-pilihan salah yang dibuat.
~ Pilihan Adam membuatnya didepak dari Taman Eden.
~ Pilihan Esau membuatnya kehilangan hak kesulungannya.
~ Pilihan Raja Saul membuatnya kehilangan dinasti kerajaannya.
~ Pilihan Yudas membuatnya kehilangan kerasulannya dan hidupnya.

Pilatus, Agripa, dan Felix-semua pemimpin-pemimpin Roma itu-
~ memilih kekekalan yang salah
~ dan kehilangan kekekalan dengan Kristus.

Pilihan-pilihan hidup mengikat Anda hingga kekekalan.
~ Pilihan-pilihan yang Anda ambil hari ini akan mempengaruhi Anda selamanya.
~ Anda membuat keputusan-keputusan,
~ dan kemudian keputusan-keputusan tersebut membentuk Anda.
________________________________
Pilihan-pilihan yang Anda ambil hari ini
~ akan mempengaruhi Anda selamanya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Sabtu, 25 Juni 2016

Pemulihan, Bukan Kecaman

Pemulihan, Bukan Kecaman

26 Juni 2016

Bacaan Hari ini:
Galatia 6:1 "Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus
~ memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut,
~ sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan"
-----------------------------------------------
Melihat bagaimana perilaku sebagian orang, mungkin Anda berpikir Alkitab mengatakan, "Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus
~ menertawakan orang itu terlebih dahulu dan pastikan kamu menghukumnya atas dosa tersebut.
~ Lalu sebarkan berita ini kepada orang sebanyak mungkin.

Tentu saja Alkitab tidak mengatakan hal seperti itu.
Sebaliknya Alkitab mengajarkan:
"Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani, harus
~ memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut,
~ sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan (Galatia 6:1).

Ide dari Firman ini ialah
~ untuk membesarkan hati orang-orang yang tengah dilemahkan oleh dosa,
~ bukannya mengecam mereka.

Pesan Firman ini ialah
~ untuk memulihkan
~ bukan menghancurkan-mereka.

Perhatikan, ayat ini mengatakan,
~ "Kamu yang rohani."

Orang yang benar-benar kudus
~ akan berusaha untuk memulihkan mereka yang tersesat.

Yakobus 5: 19-20 mengajarkan kita, "Saudara-saudaraku, jika ada di antara kamu yang menyimpang dari kebenaran dan ada seorang yang membuat dia berbalik, ketahuilah, bahwa
~ barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya yang sesat,
~ ia akan menyelamatkan jiwa orang itu dari maut
~ dan menutupi banyak dosa.

Suatu hari, kiranya Tuhan menjauhkan, itu bisa jadi Anda.

Kita tidak boleh lengah atau berpuas diri pada pencapaian rohani kita.
~ Seberapa pun lamanya Anda telah mengenal Tuhan,
~ jangan berpikir bahwa Anda tidak akan terjatuh,
~ sebab itu bisa jadi menimpa Anda.
~ Itu bisa terjadi pada setiap orang percaya.

Itulah mengapa, kita kiranya senantiasa bergerak maju,
~ berjalan bersama Tuhan
~ dan bertumbuh secara rohani.

Kita pastinya tidak mau jatuh tersungkur dalam dosa.

Dan jika Anda kenal seseorang yang sedang jatuh ke dalam dosa, maka tujuan Anda haruslah
~ untuk memulihkan,
~ bukan untuk menghancurkan.

Tujuan Anda haruslah untuk membantu orang tersebut,
~ sebab di lain waktu, itu bisa jadi Anda.
_________________________________
~ Seberapa pun lamanya Anda telah mengenal Tuhan,
~ jangan berpikir bahwa Anda tidak akan terjatuh

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Jumat, 24 Juni 2016

PGI Akhirnya ‘Keluar Dari WC’ 

PGI Akhirnya 'Keluar Dari WC' 
Menyatakan LGBT Tidak Menyalahi Firman
Hanny Setiawan June 21, 2016 

PGI Akhirnya 'Keluar Dari WC'
Menyatakan LGBT Tidak Menyalahi Firman 2016-06-21T23:50:33+00:00 
Marketplace No Comment

MPH PGI
~ Henriette (Ketua Umum) 
~ dan Gomar Gultom (Sekretaris Umum)

BeritaMujizat.com – Marketplace – Tanpa banyak yang mengetahui, 20 Juni 2016 telah terjadi sesuatu 
~ yang sangat menyesakkan hati pengikut Kristus di Indonesia. 
~ Kesesakan yang disertai kemarahan karena merasa ditelikung oleh pemimpin sendiri. 
~ Ditelikung PGI (Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia)!

MPH (Majelis Pengurus Harian) PGI  yang saat ini dipimpin 
~ Pdt. DR Henriette Hutabarat (ketua umum), 
~ dan Pdt. Gomar Gultom (sekrataris umum) membuat pernyataan pastoral yang terdiri dari Pengantar, 
- 7 Pernyataan Titik Tolak, 
- 4 Pernyataan Rekomendasi, dan 
- 1 Penutup, 

dengan penekanan bahwa LGBT hanyalah 
~ bawaan (given) dari bayi, 
~ bukan penyakit psikologi, maupun penyakit spiritual, 
~ dan bukan dosa (sumber resmi).

Keluarnya PGI dari WC (terjemahan lugas dari come out of closet) sebenarnya sudah bisa ditebak dari awal. 

Karena memang para pemimpin PGI ini lebih banyak dari golongan liberal dan pro-humanis. 

Meskipun demikan, pernyataan lugas nan vulgar bahwa LGBT tidak menyalahi Firman Tuhan (baca : dosa) benar-benar sangat mengejutkan.

Indonesia yang mayoritas 
~ muslim dan konservatif, 
~ kekristenan Indonesia yang didominasi injili, prostestan, karismatik yang konservatif, disertai sosial budaya masyarakat yang juga masih sangat timur, rupa-rupanya tidak menjadi hitungan sama sekali oleh para petinggi PGI.

Pemikiran humanis-liberal yang sangat kebarat-baratan dan sama sekali tidak Alkitabiah (menurut kacamata mainstream) 
~ benar-benar tidak bisa mewakili kekristenan mayoritas yang ada di Indonesia. 

Hal ini sangat berbahaya bukan hanya 
~ secara rohani, 
~ tapi juga secara politik.

Barack Obama, tokoh LGBT modern, terbukti telah mampu mempengaruhi PBB untuk 
~ mengalokasikan dana strategis penyebaran ide LGBT ke negara-negara, termasuk Indonesia.
~  mendukung komunitas lesbian, gay, biseksual, transgender dan interseks (LGBTI), sebuah badan PBB, United Nations Development Programme (UNDP) menjalin kemitraan regional dengan Kedutaan Swedia di Bangkok, Thailand dan USAID.

Dana sebesar US$ 8 juta 
(sekitar Rp 108 miliar) pun dikucurkan dengan fokus ke empat negara: 
~ Indonesia, 
~ China, 
~ Filipina 
~ dan Thailand. (Sumber)

Strategi level tinggi Obama yang diplot untuk dilanjutkan Hillary Clinton ini rupa-rupanya 
~ tidak lagi menjadi peperangan di negara Paman Sam.  
~ Tetapi, rupa-rupanya sudah sampai ke negeri 'Ibu Pertiwi'.

Bukan hanya 'gereja' yang terluka dengan pernyataan pastoral PGI, tapi secara politik para pembela NKRI harus waspada. 

Kalau di Amerika isu LGBT dan radikalisme sudah bisa digunakan Obama untuk terus memimpin, 
~ maka pola yang sama bisa terjadi di Indonesia.  

Politisasi isu LGBT bisa menjadi celah untuk ~ menjatuhkan Jokowi (baca ulasan), 

dan PGI tidak bisa melihat hal ini, atau tidak perduli?
~ Secara kerohanian tidak bisa diterima, 
~ secara politik membahayakan, 
~ maka secara organisasi PGI layak untuk ditinggalkan apabila tidak berubah arah alias kata bertobat.  

Paling tidak, 
~ PGI tidak berhak lagi disebut mewakili umat Kristen atau gereja Indonesia.  

Di negara Pancasila, 
~ PGI dan lembaga lain boleh berpendapat apapun, termasuk mengatakan LGBT tidak melanggar Firman Tuhan, 
~ tapi bukan untuk mewakili umat gereja dan umat Kristen.

Catatan:
~ Artikel ini tidak menyatakan bahwa LGBT harus dimusuhi, dan dibenci. 
~ Tapi artikel ini menggarisbawahi bahwa LGBT harus dikasihi, dicintai, dan diterima sebagai pendosa yang memerlukan Kristus sebagai juru selamat.

Penulis  : Hanny Setiawan
Sumber : IKRI (Institut Karismatik Reformasi Indonesia)



Dikirim dari perangkat Samsung saya

Saat Terapuh Anda

Saat Terapuh Anda

25 Juni 2016

Bacaan Hari ini:
Amsal 16:18 "Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan."
----------------------------------------------
Kadang orang-orang yang telah mengenal Tuhan untuk waktu yang lama lebih rentan untuk jatuh ke dalam dosa dibanding dengan orang yang baru percaya.

Bila Anda adalah orang percaya baru,
~ Anda cenderung lebih sadar diri bahwa Anda adalah orang yang lemah dan rapuh.

Orang percaya baru berpikir seperti ini:
~ Saya butuh bantuan.
~ Saya butuh didoakan.
~ Saya butuh berada di sekitar orang-orang Kristen lainnya.
~ Saya butuh bergereja.

Namun apabila Anda telah mengenal Tuhan selama sepuluh, dua puluh, tiga puluh, empat puluh tahun atau bahkan lebih, Anda mungkin akan berpikir:
~ "Saya sudah kuat sekarang.
~ Saya tidak akan pernah jatuh.
~ Bagaimana bisa sih seseorang jatuh ke dalam dosa seperti itu?"

Tapi tiba-tiba, kekuatan Anda yang lengah itu berubah menjadi kelemahan yang berlipat ganda.

Di malam pengkhianatan-Nya, Yesus mengatakan kepada murid-murid, "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai" (Matius 26:31).

Namun Petrus memrotesnya,
~ "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau,
~ aku sekali-kali tidak" (ayat 33).

Lalu Yesus berkata padanya, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini,
~ sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali" (ayat 34).

Tetapi Petrus menyanggah,
~ "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau."
~ Semua murid yang lain pun berkata demikian juga (Ayat 35).

Petrus pada intinya mengatakan,
~ "Tuhan, Engkau salah.
~ Kau sedang berbicara pada Petrus.
~ Aku tidak akan pernah jatuh."

Alkitab mengatakan,
~ "Kecongkakan mendahului kehancuran,
~ dan tinggi hati mendahului kejatuhan."

Jangan pernah berkata bahwa Anda tidak akan jatuh.

Dan jangan pernah berkata,
~ "Saya bisa jatuh dalam beberapa hal,
~ tapi saya tak akan pernah jatuh dalam hal ini."

Ketahuilah,
~ Anda juga bisa jatuh dalam hal tersebut.
~ Siapa pun dari kita bisa jatuh ke dalam dosa setiap saat.

Itulah mengapa kita tidak pernah boleh bersandar pada pencapaian rohani kita atau berpikir bahwa kita lebih dari orang lain.
____________________________

~ Kecongkakan mendahului kehancuran,
~ dan tinggi hati mendahului kejatuhan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

KODE BAN MOBIL

Info untuk  yg mau mudik, bila ganti ban mobil..

KODE BAN MOBIL
☞ Cont oh : 205/65/R1594H
↳ 205 ⇨ Lebar BAN
↳ 65 ⇨ Tinggi BAN
↳ R ⇨ Type Radial
↳ 15 ⇨ Ukuran/Ring
↳ 94 ⇨ Max Beban
↳ H ⇨ Max 210km/h
↳ S ⇨ Max 180km/h
↳ T ⇨ Max 190 km/h
↳ U ⇨ Max 200km/h
↳ V ⇨ Max 240km/h
↳ Z ⇨ >240km/h
↳ W ⇨ 270km/h
↳ Y ⇨ 300km/h
Setiap BAN ada 4 angka tercatat disisi BAN
↣ Contoh : 2214
Menunjukkan keluaran BAN baru dari pabrik pada minggu ke 22 tahun 2014
Setiap BAN, mempunyai tempo / masa  penggunaan ideal 5 tahun dari tanggal dikeluarkan dari PABRIK.

Jika...
Membeli B̲A̲N̲ ̲B̲A̲R̲U̲ pastikan tahun terkini....
Jika...
Membeli BAN dengan kode tahun yang sudah lewat, maka kita berhak untuk minta Disc dari harga List sesuai dengan ketentuan.

Contoh :
2013 Potongan Disc 20%
2012 Potongan Disc 40%
2011 Potongan Disc 60%
2010 Potongan Disc 80%

Usia BAN ( ) bila sudah lebih dari 5 tahun, maka kondisi karet ban sudah keras karena sudah masuk kategori expired.
Dan sangat disarankan jangan dipakai, bisa membahayakan jiwa anda.

Semoga Bermanfaat 🙏 😊



Dikirim dari perangkat Samsung saya

Pertemuan di PGI Tenyang LGBT


Dr pertemuan tadi di PGI ttg LGBT.
Kesimpulan saya:
1. MPH PGI menerima LGBT, walau tadi mereka berkata bisa didiskusikan lagi.
2. Mayoritas pdt yg hadir, lebih 90% menurut perkiraan saya menolak pandangan "surat penggembalaan" itu.
3. Masih ada org2 di dlm PGI yg setia kpd pandangan menolak LGBT. Baik pdt maupun dokter medis menyatakan setia kpd Alkitab, menolak pandangan menerima LGBT.
4. Sebagian org penting PGI memang mempunyai pandangan menerima LGBT, sehingga mencari2 ayat Alkitab utk dicocok2an utk menerima LGBT.

(Pdt. Ronny Sumantri)


Dikirim dari perangkat Samsung saya