Selasa, 16 Februari 2016

Resep Pernikahan Yang Sukses

Resep Pernikahan Yang Sukses

17 Februari 2016

Bacaan Hari ini:
1 Korintus 13:13
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
-----------------------------------------------------
Dapatkah seorang pria dan seorang wanita jatuh cinta, menikah, dan hidup "bahagia selamanya"?

Ataukah itu hanya ada di dalam dongeng?

Di Amerika Serikat,
dengan tingkat perceraian kurang lebih 50%, wajar jika kita bertanya-tanya.
* Sementara, untuk pernikahan ke dua, persentasinya naik menjadi 60%.
* Dan untuk pernikahan ke tiga, malah naik lebih tinggi mencapai 73%.

Apakah mungkin memiliki hubungan yang bahagia dan yang saling melengkapi setelah kita menikah?
* Saya tahu itu mungkin
* bahkan tidak mustahil
* dan benar-benar bisa terjadi.

Namun saya beritahu Anda,

itu tidak akan terjadi secara otomatis atau kebetulan.

Jika ada pernikahan yang kuat dan bertumbuh,

itu karena ada dua orang yang telah melakukan bagiannya masing-masing.

Ada begitu banyak bahan yang Anda perlukan,
campur semuanya untuk menciptakan pernikahan yang kuat.

Sang pria memiliki bagiannya dan sang wanita memiliki bagiannya pula.

Bagi saya,
nenek saya, Mama Stella,
membuat biskuit paling lezat dalam sejarah manusia.

Bahan-bahan yang ia gunakan tak ada yang spesial atau mistis: hanya
* dadih susu, 
* tepung terigu dan minyak.

Dengan tangan ahlinya,
Mama Stella dengan penuh cinta mencampur semua bahan dan-voila! biskuit yang sempurna.

Resep pernikahan yang sukses itu mirip dengan ini.

Itu tergantung dari apa dan seberapa banyak yang Anda masukkan ke dalamnya.

Terlewat satu bahan atau memakai terlalu sedikit bahan,
hasilnya tidak akan sama.

Contohnya,
Anda tak dapat membuat biskuit dadih susu, dengan mengganti dadih susu dengan susu cokelat!

Apabila kita membawa bahan-bahan yang tepat ke hadapan Allah dan menempatkannya ke dalam tangan kuasa-Nya,

lihat dan tunggu apa yang bisa Dia lakukan dalam pernikahan kita.
___________________________________
Pernikahan yang sukses adalah membawa 'bahan-bahan' pernikahan yang tepat kehadapan Allah dan menempatkannya ke dalam tangan kuasa-Nya

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Senin, 15 Februari 2016

Jawaban Atas Keraguan

Jawaban Atas Keraguan

16 Februari 2016

Bacaan Hari ini:
Yohanes 5:24
Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku,
ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum,
sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
--------------------------------------------------
Satu pertanyaan yang sering orang tanyakan pada saya ialah,

Dapatkah orang Kristen kehilangan keselamatan mereka?

Orang takut akan hal ini
- saya pikir itu masuk akal.

Orang percaya baru sering mengalami momen keraguan,

begitu pun dengan orang Kristen yang telah mengenal Allah selama bertahun-tahun.

Bahkan, godaan pertama yang ular lancarkan di Taman Eden ialah keraguan.

Iblis berkata pada Hawa,

"Tentulah Allah berfirman:

Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"
(Kejadian 3:1).

Maksud perkataannya,
"Apa kau pikir maksud Allah sama seperti apa yang kau pikirkan?

Bila Anda punya pikiran-pikiran seperti,
* Mungkin aku belum diselamatkan;
* mungkin Kristus tidak tinggal di dalamku,

maka Anda perlu berdiri di atas dasar Firman Tuhan,

bukan di atas emosi Anda,
sebab emosi Anda akan berubah-ubah.

Ketika emosi Anda sedang tak menentu,

berikut beberapa ayat dalam Injil yang dapat mengingatkan Anda tentang kesetiaan Allah:
* Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya;
* barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya
(1 Yohanes 5:10).

Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah (Roma 8:16).

Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup (Yohanes 5:24).

Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal (1 Yohanes 5:13).

Selama mengalami pencobaan di padang gurun,

Yesus menanggapi setiap tantangan itu dengan kata-kata,

"Ada tertulis,"

dan kemudian Ia mengutip Alkitab.

Yesus berdiri di dasar yang kita pun bisa pijaki.

Saat kita mengutip Alkitab,
iman kita semakin dikuatkan.

Itulah sebabnya kita perlu belajar tentang Firman Tuhan.
_______________________________
Belajar Firman Tuhan menjawab segala keraguan dan Anda semakin dikuatkan mengiring Dia

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Minggu, 14 Februari 2016

Kerjakan

Kerjakan

15 Februari 2016

Bacaan Hari ini:
Filipi 2:12
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat;
karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
--------------------------------------------
Kita perlu mengerjakan karya keselamatan yang telah Allah anugerahkan atas kita.

Kita perlu menggali apa saja yang telah Allah lakukan bagi kita.

Tetapi jangan keliru,
kita tidak mengusahakan keselamatan kita; kita mengerjakannya.

Keselamatan ialah karunia dari Allah.

Disebutkan dalam Efesus 2:8-9,
"Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman;
itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
itu bukan hasil pekerjaanmu:
jangan ada orang yang memegahkan diri.

Jadi, kita tidak bekerja keras untuk mendapatkannya, melainkan kita menjalankannya.

Perlu diketahui,
Paulus mengarahkan pernyataan ini kepada para orang percaya.

Mengerjakan keselamatan artinya
* menjalankan iman Anda
* melaksanakannya dengan sungguh-sungguh.

Bahkan, istilah mengerjakan disini berarti menjalankan iman Anda hingga selesai.

Oleh sebab itu,
kita perlu melaksanakannya hingga kita mencapai tujuan.

Sebagai orang percaya,
karya keselamatan Allah ada dalam hati kita, namun kita harus menjalankannya dengan benar.

Layaknya para pencari emas di California zaman dulu, untuk mendapatkannya kita harus menambangnya.

Begitu pun kita,
mengerjakan keselamatan berarti taat pada Allah hingga akhir dengan takut dan gentar pada-Nya.
______________________________
Kerjakan karya keselamatan dari Allah dengan benar dan taatilah Dia hingga akhir

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Sabtu, 13 Februari 2016

Bangun Pondasi Anda Sendiri

Bangun Pondasi Anda Sendiri

14 Februari 2016

Bacaan Hari ini:

Filipi 2:13
Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
---------------------------------------------
Beberapa orang benar-benar senang berolahraga.
Mereka senang berkeringat, berlari, atau mengangkat beban.

Saya benci semua itu.
Saya tahu bukan saya saja yang membencinya, meski memang benar kita semua butuh yang namanya olahraga.

Kita tak bisa menyewa seseorang untuk berolahraga bagi kita. Ini sesuatu yang harus kita lakukan bagi diri kita sendiri.

Rasul Paulus menulis kepada orang-orang percaya di Filipi,

"Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat;
karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya (Filipi 2:12-13).

Paulus berada dalam penjara ketika ia menulis surat ini.

Dia menulisnya saat berada di Roma, hatinya gelisah sebab terpisah dari para orang percaya.

Maksud Paulus ialah,
* Saudaraku, aku tak bisa bersama-sama dengan kalian.
* Andai saja saat ini aku bisa bersama kalian, membimbing dan menjadi contoh yang baik untuk kalian.
* Tapi satu yang harus engkau tahu, Allahlah yang bekerja di dalam kamu, bukan Paulus.

Mereka mungkin berpikir,
Kami tak bisa menjalani kehidupan Kekristenan dengan benar tanpa Paulus di sini.

Sebenarnya mereka mampu, begitu pun dengan kita.

Apabila para pendeta dan para pemimpin rohani melaksanakan tugas mereka dengan baik, mereka akan membantu Anda berdiri di atas kaki Anda sendiri secara rohani agar Anda tidak bergantung pada mereka lagi.

Yang ingin Paulus katakan,
* Saudaraku, lihatlah gambaran besarnya.
* Allahlah yang bekerja.
* Mungkin Ia bekerja melaluiku,
* namun tetap saja Allah yang bekerja.

Kita bisa begitu mengagumi seseorang dan menganggap mereka selalu benar.

Dan kadang orang-orang akan mendasarkan hubungan mereka dengan Allah, di atas hubungan orang lain dengan Allah.

Itu hal yang tidak baik.
* Kita perlu menancapkan iman kita sendiri.
* Kita perlu membangunnya di atas pondasi kita sendiri.
__________________________________
Allah bekerja di dalam Anda karena iman Anda terus terbangun di atas pondasi yang benar.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

DKI-1 Ku Hanya Buat Ahok Seorang


DKI-1 KU HANYA BUAT AHOK SEORANG
By Sahara Djati

Sejarah mencatat nama2 Gubernur DKI sejak saya dilahirkan mulai dr gubernur Ke 6 yaitu:
6. Ali Sadikin - 1966 - 1977
7. Tjokropranolo - 1977 - 1982
8. Soeprapto - 1982 - 1987
9. Wiyogo Atmodarminto - 1987 - 1992
10. Surjadi Soedirja - 1992 - 1997
11. Sutiyoso - 1997 - 2002 dan 2002 - 2007
12. Fauzi Bowo - 2007 - 2012
13. Joko Widodo - 2012 - 2014
14. BASUKI TJAHAJA PURNAMA 2014-2017

Dari ke 9 gubernur tsb, kata orang2 yg lahir lebih dulu dari saya,  mereka sangat  merasakan perubahan nyata ketika bang Ali Sadikin menjabat. Saat itu kata ayah saya, bang Ali tidak punya dana untuk membangun ibukota sama sekali, namun diminta pak Karno untuk cari cara supaya ibukota bagus. Akhirnya, beliau memutar otaknya, dan ketemulah cara jitu memperoleh dana taktis yaitu melalui perjudian. Yaa perjudian!!

Beliau membebaskan menjamurnya perjudian di mana2, dan hasilnya luarbiasa. Perjudiannya pun tidak hanya satu model tapi beragam, mulai dr balapan anjing, kuda, bola, wahwe, yang masuk sampai ke pemukiman2 penduduk hingga perjudian kelas kakap para cukong2 di tempat2 elit.

Hasil setoran pajak perjudian tsb dijadikan dana untuk membangun Jakarta. Dari mulai jalan2 MHT di gang2 sempit, hingga jalan2 raya tempat lalu lalangnya kendaraan roda empat yang kala itu masih sangat jarang, juga pembangunan gedung2 pemerintahan dan jembatan2. Lumayan pesat pembangunan Jakarta kala itu, jika dibandingkan pemerintahan sebelumnya.

Era bang Ali Sadikinlah awal mula menggeliatnya perekonomian Jakarta dengan mulai bnyaknya investor2 mendirikan perkantoran, pabrik2 skala kecil, menengah hingga pabrik2 besar, spt garmen, otomotif, elektronik, minuman, perhotelan, dsb, krn infrastructur yg sudah membaik.

Namun ketika Jakarta semakin maju, APBN melimpah ruah, dan bang Ali tak lagi memimpin, apa yang telah bang Ali rintis meskipun dari hasil perjudian, menjadi incaran pejabat2 rakus. Jakarta semakin bagus secara kulitnya, namun warganya semakin tidak diperhatikan hak2nya. Ini berlangsung terus hingga terbentuklah sebuah jaring birokrasi yang mencekik leher, juga lumbung2 panas yang disembunyikan dr jangkauan mata penduduk DKI.

Harusnya, jika muncul byk investor2 yg membangun tempat2 utk mengalirkan uang secara konstan dan kontinyu, maka otomatis pembangunan semakin berjalan dg baik, dan kemudahan2 bagi warganya semakin membaik pula, baik kemudahan birokrasi, transportasi, berusaha, berdaya saing, dsb, sehingga terciptalah yang namanya kemajuan tata kota dan kestabilan kesejahteraan.

Namun yang terjadi malah sebaliknya. Semakin lancar aliran uang, semakin memburuk penataan kotanya  dan semakin dipersulitlah warga Jakarta dalam segala hal. Transpotasi publik yg acak2an, rumah2 kumuh yg dibiarkan meliar, pungli2 yang dibudidayakan, birokrasi pembuatan izin yang berlarut2, dsb yang mengakibatkan kota Jakarta semakin terpuruk dan tertinggal jauh dr kota2 besar negara lain. Dan ini SANGAT MEMALUKAN.

Era Jokowi, adalah era yg dinanti2kan orang seperti saya yg sdh muak dengan ksemrawutan kota juga ktidaktransparanan pemanfaatan APBD, serta kerakusan pejabat2 PEMDA yang kian hari kian menyesakkan dada.

Bila ada org2 luar kota Jakarta yg SOK TAU SOAL JAKARTA sebaiknya DIAM saja karena saya lebih tau dr anda!! Bahkan saya tau trotoar mana yang setiap saat dibongkar pasang utk menghabiskan budget yg telah dianggarkan namun dg kwalitas tukang rumahan. Saya juga tau jalanan mana saja yg seumur2 tidak diaspal alias dibiarkan rusak menahun, dan baru diperbaiki jika saatnya tutup buku anggaran itupun kalo ada yg kecelakaan. Saya hafal hampir semua sisi ibukota yg mjd titik fokus pembangunan dan yg dianak tirikan, krn kerjaan saya keliling. So, jangan lagi ada yg bilang tulisan saya ini seperti org sedang KAMPANYE.
Saya tegaskan bhw Ini bukan kampanye tapi CURAHAN HATI... paham buk, pak, dek, om, tante??

Saya adalah warga Jakarta yang baru bergairah mengeluarkan uneg2, sebab dulu2 saya GAK PERDULI. Mau di makan sampe meleduk tuh perutnya, saya gak perduli soal APBN. Mau dipungli sampe belatungan tuh perut para PNS kelurahan, saya ora umek. Dosamu tanggungen dewe. Aku ora perduli, titik.

Tapi era Jokowi menjadi Gubernur itu lain. Beliau menanamkan rasa kepedulian tinggi pada kita. Sebab beliau sendirian di sarang penyamun. Beliau butuh kita utk membantunya melaporkan TINDAK KRIMINIL BIROKRASI.

Dan seperti mendapat kesempatan melimpah mengeluarkan kekesalan yg menumpuk2 sebelumnya, saya tertantang utk MELAWAN.

Dan kala Ahok naik menggantikan posisi beliau, saya lebih TERTANTANG LAGI. Bahkan saya pernah membuat tulisan yg isinya LANGKAHI DULU MAYAT SAYA SEBELUM KALIAN MENURUNKAN AHOK. Dan ini bukan karena saya sok jagoan atau punya kekuatan super wonder woman, namun muncul dari KEGERAMAN YG TERSIMPAN SEKIAN PULUH TAHUN.

Lucu memang debat dengan yg merasa ahli2 quran, hadist atau kitab2 gundul (gundulmu, :P ) yang tau2 datang ke lapak saya sambil berkata: "dasar jilbab palsu, calon neraka". Atau ada ibu2 berhijab setengah nini2 sambil nyinyir: "adzab menantimu krn kamu memilih org kafir jd pemimpin" (adzab atau asep dapur buk!) gak taunya pas saya cek mereka yg nyonyor itu bukan warga DKI dan foto2nya ada yg gak pake hijab... alamakjaaannnn kirain paham agama lebih dr saya...

Sinih kalo mau tau perubahan apa saja yg sdh sukses dibuat Jokowi lalu dilanjutkan Ahok buat kotaku yang kini BERSERI nan menawan hati. Asal jangan capek aja bacanya...

So.... bila Ahok sudah membuktikan KEHEBATANNYA... kenapa mau coba2 ke yang masih ABU2 monyet??????????

Ini dia keberhasilan Ahok yg tdk bisa dianggap remeh:
1. Pengaspalan seluruh jakarta
2. Reaksi cepat keluhan warga utk segala hal melalui aplikasi qlue
3. Perizinan gratis, dan cepat
4. KJP utk anak2 sekolah dr warga miskin
5. DKI sudah memiliki 44 RSU Tipe D yang merupakan peningkatan dari puskesmas kecamatan.
6. Pembangunan rusunawa, rusunami utk penduduk yg tergusur dan mrk yg berhak
7. Kebersihan kali2 bebas sampah shg membuat jakarta bebas banjir
8. Membangun MRT, LRT yg sdg dlm taham pengerjaan
9. Penggusuran kmp pulo dg penggantian yg layak dan manusiawi
10. Pembuatan waduk2 yg berfungsi sbg penampungan air larian maupun tmpt wisata
11. Penataan kepegawaian yg lebih beriman dan bertaqwa (anti pungli, anti korupsi waktu dan uang)
12. Penertiban PKL dg lebih manusiawi.
13. Penertiban pemeriksaan emisi KiR kendaraan umum
14. Membongkar kasus2 mafia dana siluman APBD
15. Memudahkan proses claim BPJS
16. Dll...

Bila ada yg bilang Ahok mulutnya kasar, gak beretika.... jangan munafik loe pade.... bacot loe sudah berhasil memberikan apa buat negara ini selain cuma NYAMPAH dilapak orang????

Dikirim dari perangkat Samsung saya

Jumat, 12 Februari 2016

Tuhan Beserta Kita

Tuhan Beserta Kita

13 Februari 2016

Bacaan Hari ini:

1 Yohanes 1:3
Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu,
kami beritakan kepada kamu juga,
supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami.
Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
-----------------------------------------------
Saya kenal dekat beberapa selebriti selama bertahun-tahun,

dan mereka terlihat lebih pendek dan berbeda dari apa yang saya kira.

Lucu,

bagaimana orang-orang tertentu ternyata terlihat lebih baik di foto ketimbang di kehidupan nyata

atau sebaliknya,

terlihat lebih baik di kehidupan nyata ketimbang di foto.

Aneh bagaimana kamera bisa membaca orang.

Bayangkan bagaimana para murid bisa berbicara dan berjalan bersama Yesus sendiri.

Saya penasaran apakah saat Yesus bangun di pagi hari,
Ia mendapati para murid sedang menatap-Nya.

Rasul Paulus,
yang menghabiskan banyak waktu dengan Kristus, mengatakan,
* Apa yang telah ada sejak semula,
* yang telah kami dengar,
* yang telah kami lihat dengan mata kami,
* yang telah kami saksikan
* dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup
* itulah yang kami tuliskan kepada kamu (1 Yohanes 1:1).

Ungkapan yang Yohanes pakai kami lihat dengan mata kami artinya adalah
* kami memperhatikan, 
* kami merenungkan,
* dan kami mengikuti pimpinan-Nya.

Yohanes mengatakan,
* "Kami masih melihat-Nya di mata pikiran kita.
* Kami masih mendengar suara-Nya di telinga kita."

Sungguh sebuah kehormatan!

Betapa luar biasa mengetahui jika Allah yang mengambil wujud manusia pernah berjalan di tengah-tengah kita semua.

Anda mungkin berpikir,
Wah, andai saja, saya bisa jadi salah satu dari mereka!

Tapi Yohanes melanjutkan dengan berkata,
* " Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu,
* kami beritakan kepada kamu juga,
* supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami.
* Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
* Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu,
* supaya sukacita kami menjadi sempurna
(ayat 3-4).

Maksud Yohanes ialah,
* "Ini bukan hak istimewa yang diperuntukkan bagi kami.
* Ya, kami pernah berjalan dan berbincang dengan-Nya,
* tetapi Anda bisa mengenal Allah dengan cara yang mesra juga."
______________________________
Mengenal Allah dengan cara yang benar sama juga mempercayai bahwa Dia selalu beserta kita di manapun kita berada

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Kamis, 11 Februari 2016

Pertanyaan Sepanjang Masa

Pertanyaan Sepanjang Masa

12 Februari 2016

Bacaan Hari ini:

Matius 22:41-42
Ketika orang-orang Farisi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka, kata-Nya:
"Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?"
Kata mereka kepada-Nya: "Anak Daud."
----------------------------------------------
Tak usah ditanya lagi,
Yesus Kristus adalah tokoh paling kontroversial yang pernah ada.
* Dia dikasihi,
* disembah,
* dan diikuti.

Tapi Dia juga,
* dibenci,
* dihina,
* dan ditolak oleh orang lain.
* Dia tak dihormati
* dan diabaikan oleh sebagian besar orang.

Namun semua yang terjadi di Bumi ini selalu bermuara pada Yesus.

Siapakah Yesus?

Dua ribu tahun yang lalu, Kristus sendiri mengajukan pertanyaan ini:

"Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?" (Matius 22:42a).

Dan hingga hari ini, orang masih bingung menjawabnya.

Mungkin tidak pernah ada kejadian dimana banyak orang mengakui iman mereka di dalam Yesus tapi di saat yang sama tidak tahu siapa Dia sebenarnya.

Banyak orang akan berbicara tentang Kristus dengan penuh rasa hormat.

Mereka akan berkata hal-hal seperti,
* "Saya percaya bahwa Yesus adalah seorang nabi besar"
* atau "Saya percaya bahwa Yesus adalah seorang utusan yang dikirim Allah"
* atau "Saya percaya bahwa Yesus adalah yang terbaik dari semua manusia."

Tetapi Alkitab mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah yang unik,

bukan manusia yang menjadi Tuhan.

Dia adalah Tuhan yang menjadi manusia.

Alkitab mengajarkan bahwa Yesus adalah anggota kedua dari Trinitas.

Dan itu juga mengajarkan bahwa Dia dikandung secara ilahi dalam rahim Perawan Maria.

Dia bukan sekedar guru yang baik;

Dia guru terbesar.

-Tuhan dalam bentuk manusia.

Alkitab mengajarkan bahwa Kristus disalibkan secara fisik dan tubuh-Nya bangkit dari kematian.

Alkitab juga mengajarkan bahwa Yesus bukan salah satu di antara banyak Tuhan, tapi Ia satu-satunya Tuhan,
setara dengan Allah Bapa dan di atas semua manusia.

Itulah mengapa kematian Yesus sendiri saja telah memenuhi persyaratan-persyaratan yang adil dari Allah.

Yesus tidak pernah berubah menjadi Tuhan, sebab Dia selalu adalah Tuhan.

Dia telah berjalan di antara kita sebagai manusia yang terlihat biasa,

namun Ia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia.
______________________________
Yesus tidak pernah berubah menjadi Tuhan, Dia adalah Tuhan seutuhnya.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya