Rabu, 06 September 2023

Mengapa Anda Berdoa Lebih Penting Daripada Apa yang Anda Doakan

07 September 2023

Bacaan Hari ini:
πŸ“– Yakobus 4:3
✍️ "Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab ==> yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu."
--------------------
πŸ’‘ Tuhan ingin memberkati hidup Anda, lalu melihat apakah Anda memberkati kehidupan orang lain ==> dengan berkat yang sama yang Dia beri untuk Anda.
πŸ‘‰ Bahkan, satu syarat atas doa yang terjawab  ialah  kesediaan untuk menggunakan berkat Tuhan ==> untuk membantu mereka yang kurang beruntung.

πŸ“– Amsal 21:13 mengatakan,
✍️ "Siapa menutup telinganya bagi jeritan orang lemah, ==> tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru."
πŸ’‘ Tuhan berkata bahwa, jika Anda mengabaikan orang-orang di sekitar Anda  yang ==> jelas-jelas berada dalam kesulitan,
πŸ‘‰ tidak masuk akal jika Anda mengharapkan ==> Dia menyelamatkan Anda dari kesulitan Anda sendiri.

✍️ Allah ingin Anda menjadi seperti Dia sebab  ==> Dia adalah kasih.
πŸ’‘ Salah satu cara Anda dapat membuktikan  bahwa Anda memiliki kasih yaitu dengan
==> bermurah hati kepada orang lain.
πŸ”– Prinsip pelayanan berulang kali disebutkan di dalam Alkitab: ==> Allah memberkati kita agar kita bisa menjadi berkat bagi orang lain.

πŸ”– Misalnya, Anda mungkin meminta kesehatan yang baik kepada Tuhan, tetapi apa yang akan Anda lakukan dengan tubuh sehat itu ==> setelah Anda mendapatkannya?
πŸ‘‰ Apakah Anda berdoa hanya untuk membantu diri Anda sendiri, atau
==> Anda berdoa agar Anda dapat membantu orang lain juga?
πŸ”– Ketika Anda meminta Tuhan untuk memberkati bisnis atau karier Anda,
πŸ‘‰ apakah Anda bersedia memberikan kembali sebagian ==> dari apa yang telah Tuhan berikan kepada Anda?

πŸ“– Alkitab mengatakan dalam ==> Yakobus 4:3,
✍️ "Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa,  sebab ==> yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu."
πŸ”– Motif berdoa ==> sangatlah penting.
πŸ”– Alasan Anda berdoa ==> lebih penting  daripada apa yang Anda doakan.

πŸ”Ž Mungkinkah mendoakan hal yang benar  ==> dengan motif yang salah?
✔️ Tentu.
✍️ Saya tidak mengatakan Anda tidak boleh berdoa untuk ==> kebutuhan pribadi Anda.
πŸ’‘ Yesus malah mengajarkan kita untuk berdoa,
πŸ‘‰ "Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya" (Matius 6:11).
πŸ”– Namun, Anda harus memeriksa motif doa Anda.
πŸ“ Apakah Anda bersedia berbagi berkat Anda  ==> kepada orang lain, atau
πŸ“ apakah Anda akan menimbun semuanya ==> buat diri Anda sendiri?

πŸ”‘ Syarat berdoa ialah
1️⃣ memiliki hubungan yang jujur
==> dengan Tuhan,
2️⃣ memiliki hati yang ==> mau mengampuni,  dan
3️⃣ kesediaan untuk berbagi berkat Tuhan  ==> kepada orang lain.
❤️ Tuhan mengasihi Anda sehingga Dia mengajari* Anda ==> cara berdoa dengan cara yang efektif.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana Anda pernah melihat seorang pengikut Yesus menggunakan berkat Tuhan untuk memberkati orang lain? Bagaimana hal tersebut memengaruhi kehidupan Anda atau kehidupan orang lain?

- Bagaimana Tuhan memberkati Anda? Bagaimana Anda dapat membagikan berkat-berkat itu kepada orang lain?

- Pada saat teduh Anda berikutnya, renungkan motif Anda saat Anda berdoa. Jika Tuhan memberikan apa yang Anda minta, maukah Anda membagikannya kepada orang lain?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 149-150; I Korintus 16
__________
✍️ Tuhan tidak tertarik untuk
==> sekadar memuaskan keegoisan Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Why You Pray Is More Important Than What You Pray For
By Rick Warren

"When you ask, you do not receive, because you ask with wrong motives, that you may spend what you get on your pleasures." James 4:3 (NIV)
--------------------
God wants to bless your life and then watch you bless other people's lives with the same benefits he gives to you. In fact, one condition for answered prayer is a willingness to use God's blessings to help those less fortunate.

Proverbs 21:13 says, "Whoever shuts their ears to the cry of the poor will also cry out and not be answered" (NIV). God is saying that, if you ignore those around you who are in obvious difficulty, it doesn't make sense to expect him to bail you out of your own difficulties.

God wants you to be like him, and God is love. One of the ways you prove you have love is that you're willing to be generous toward other people. The principle of stewardship is repeated throughout Scripture: God blesses us so that we might be a blessing to other people.

For instance, you might ask God for good health, but what are you going to do with that healthy body after you've got it? Are you praying just to help yourself, or are you praying so you can help other people too? When you ask God to bless your business or career, are you willing to give back a portion of what God has blessed you with?

The Bible says in James 4:3, "When you ask, you do not receive, because you ask with wrong motives, that you may spend what you get on your pleasures" (NIV). Motive is important in prayer. Why you pray is more important than what you pray for.

Is it possible to pray for the right thing with the wrong motive? Sure. I'm not saying you should never pray for your own personal needs. Jesus says to pray, "Give us this day our daily bread" (Matthew 6:11 ESV). But you have to check your motive. Are you willing to share your blessing with other people, or are you going to hoard it all for yourself?

God is not interested in simply satisfying your selfishness. The conditions of prayer are that you have an honest relationship with God, a forgiving attitude toward other people, and a willingness to share God's blessings with other people. God loves you, so he's teaching you how to pray in an effective way.

Selasa, 05 September 2023

Bagaimana Caranya Percaya pada Tuhan Di Masa Penundaan

06 September 2023

Bacaan Hari ini:
Yakobus 5:7-8
πŸ”– "Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah  sampai kepada ==> kedatangan Tuhan!
✍️ Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ==> ia sabar sampai telah turun
πŸ“ hujan musim gugur dan
πŸ“ hujan musim semi.
πŸ‘‰ Kamu juga
πŸ“ harus bersabar dan
πŸ“ harus meneguhkan hatimu,
==> karena kedatangan Tuhan sudah dekat!"
-----------------
✍️ Apa pun masalah yang sedang Anda hadapi, ingatlah bahwa ==> Tuhan sedang bekerja di dalamnya.
πŸ‘‰ Untuk itu, percayalah kepada-Nya dan bersabarlah.

Lalu, bagaimana cara melakukannya?
Apa yang harus Anda lakukan ketika  ==> Anda menunggu? 

Bagaimana Anda membangun iman yang percaya kepada-Nya ==> selama masa penundaan itu?

πŸ“– Alkitab mengatakan,
πŸ”– "Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah  sampai kepada ==> kedatangan Tuhan!
✍️ Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ==> ia sabar sampai telah turun
πŸ“ hujan musim gugur dan
πŸ“ hujan musim semi.
πŸ‘‰ Kamu juga
πŸ“ harus bersabar dan
πŸ“ harus meneguhkan hatimu,
==> karena kedatangan Tuhan sudah dekat!" (Yakobus 5:7-8).

πŸ”– Sama seperti seorang petani,
==> Anda harus menunggu dengan penuh harap.
πŸ‘‰ Selama menunggu masa panen tiba,
πŸ“ para petani mempersiapkannya.
πŸ“ Mereka bersiap-siap.
πŸ“ Mereka tidak hanya duduk-duduk sambil bertanya-tanya, ==> "Apakah tanaman ini akan tumbuh atau tidak."
πŸ“ Tentunya mereka berharap tanaman mereka bertumbuh subur, dan karena itulah, mereka mempersiapkan untuk musim panen supaya ketika waktunya tiba, ==> mereka bisa memetik manfaatnya.

✍️ Maka, taruhlah pengharapan Anda pada Tuhan untuk ==> bertindak dan menyediakan.
πŸ“– Mazmur 130:5 mengatakan,
πŸ’‘ "Aku menanti-nantikan TUHAN,
πŸ–Š️jiwaku menanti-nanti, dan
πŸ–Š️aku mengharapkan firman-Nya."
πŸ‘‰ Janji ini ada di seluruh isi Alkitab, dalam ayat seperti ==> Yesaya 49:23:
πŸ’‘ "Maka engkau akan mengetahui,
πŸ–‹️ bahwa Akulah TUHAN, dan
πŸ–‹️ bahwa orang-orang yang menanti-nantikan Aku ==> tidak akan mendapat malu."

Apa yang sedang Anda tunggu-tunggu  untuk ==> Tuhan lakukan?
πŸ‘‰ Mungkin selama ini Anda ==> tengah menantikan Dia
πŸ“ mentransformasi pernikahan Anda,
πŸ“ menyelesaikan masalah keuangan Anda,
πŸ“ menyembuhkan luka hati Anda, atau
πŸ“ menyentuh seorang anggota keluarga Anda yang belum percaya kepada Kristus.
✍️ Apa pun yang sedang Anda tunggu-tunggu buat Tuhan lakukan dalam hidup Anda,  ==> apakah Anda benar-benar mengharapkan Dia mewujudkannya?
πŸ‘‰ Apabila Anda tidak mempersiapkan diri  sambil menunggu jawaban dari-Nya, berarti  ==> Anda tidak sungguh-sungguh mengharapkan apa pun terjadi.

✍️ Sering kali ketika kita kira kita sedang menunggu Tuhan, sesungguhnya  ==> Tuhanlah yang sedang menunggu kita.
πŸ‘‰ Mungkin Anda belum siap menerima berkat yang hendak Dia beri, karena itulah,  ==> Dia sedang menantikan Anda untuk menjadi dewasa secara rohani.
✍️ Satu hal yang akan membantu Anda menanti jawaban Tuhan dengan sabar yaitu
πŸ• dengan mengingat kebaikan serta anugerah-Nya.

πŸ•‘ Diamlah, habiskan waktu bersama-Nya di dalam firman Tuhan, dan
πŸ•’ belajarlah bagaimana menjadi semakin serupa dengan Yesus.
🫡 Kemudian, persiapkanlah diri Anda  ==> untuk menyambut panen.

Renungkan hal ini:
- Apa yang selama ini Anda tunggu-tunggu untuk Tuhan lakukan dalam hidup Anda? Sebaliknya, menurut Anda apa yang mungkin sedang Dia tunggu untuk Anda lakukan juga?

- Apa saja cara yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan diri sambil menunggu Tuhan bekerja di dalam pergumulan Anda?

- Bagaimana saat ini firman Tuhan menguatkan Anda selama masa penundaan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 146-148; I Korintus 15:12-58
___________
✍️ Tuhan tengah bekerja di dalam hidup Anda, bahkan apabila Anda tidak bisa melihat apa yang sedang Dia kerjakan atau bahkan  ==> menganggap bahwa waktu-Nya terlalu lambat.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
How to Trust God in the Delays
By Rick Warren

"Brothers and sisters, be patient until the Lord comes again. See how farmers wait for their precious crops to grow. They wait patiently for fall and spring rains. You, too, must be patient. Don't give up hope. The Lord will soon be here." James 5:7-8 (GW)
-------------------
Whatever problems you're facing, you need to remember that God is working behind the scenes. You need to trust him and be patient.

But how do you do that? What do you do while you're waiting? How do you build a faith that trusts God during the delays?

The Bible says, "Brothers and sisters, be patient until the Lord comes again. See how farmers wait for their precious crops to grow. They wait patiently for fall and spring rains. You, too, must be patient. Don't give up hope. The Lord will soon be here" (James 5:7-8 GW).

Like a farmer, you need to wait expectantly. While farmers wait, they prepare for the harvest. They get ready. They don't sit around thinking, "I wonder if this is going to grow or not." They expect their crops to grow. They prepare for the harvest so that when it comes, they can reap the benefits.

So, you expect God to act and provide. Psalm 130:5 says, "I wait expectantly, trusting God to help, for he has promised" (TLB). That promise is all over the Bible, in verses like Isaiah 49:23: "No one who waits for my help will be disappointed" (GNT).

What have you been waiting for God to do? Maybe you've been waiting for him to transform your marriage, solve a financial problem, heal a hurt, or reach someone in your family who is not a believer. Whatever you've been waiting on God to do in your life, do you really expect him to do it? If you're not preparing yourself while you wait, you're not really expecting anything to happen.

Quite often when we think we're waiting on God, God is actually waiting on us. You may not be ready to handle the blessing he wants to give you, and so he's waiting on you to spiritually mature.

One thing that will help you wait patiently on God is to remember his goodness and grace. He is working in your life, even when you can't see what he's doing and even if you think his timing is too slow.

Get still, spend time in God's Word, and learn how to be more like Jesus. Then get busy doing the work that will prepare you for the harvest.


Senin, 04 September 2023

Bagaimana Menjadi Percaya Diri di Saat-Saat Tak Menentu


05 September 2023

Bacaan Hari ini:  Yakobus 5:8
πŸ‘‰ "Kamu juga
πŸ“harus bersabar dan
πŸ“harus meneguhkan hatimu,
✍️ karena kedatangan Tuhan ==> sudah dekat!"
-----------------
πŸ”– Saat ini mungkin sulit bagi kita untuk  ==> membedakan
mana yang benar dan
mana yang salah.
πŸ”– Kita mendapat informasi yang salah dari ==> berbagai sumber
πŸ‘‰πŸ» Ada
πŸ“ penelitian dan ==> pakar,
πŸ“ penelitian dan ==>  jajak pendapat,
↔️ dan semua hasilnya ==> saling bertentangan.
πŸ‘‰ Ketika keadaan terasa ==> tak menentu,
🫡 yakin dan berpeganglah pada
==> kebenaran ini:
✍️ Tuhan ==> pegang kendali.

πŸ’‘ Alkitab berkata,
✍️ "Saudara-saudara, bersabarlah
==> sampai Tuhan datang kembali.
πŸ‘‰ Lihat bagaimana para petani menunggu  ==> tanaman berharga mereka tumbuh.
🫡 Mereka menunggu dengan sabar ==> hujan
☝️ musim gugur dan
✌️ musim semi.
πŸ—️ Anda juga ==> harus bersabar.
Jangan putus asa.
✍️ Tuhan akan ==> segera berada di sini.
πŸ“ Saudara-saudara, berhentilah mengeluh  ==> satu sama lain,
✏️ atau Anda ==> akan dikutuk.
✍️ Sadarilah, bahwa ==> Hakim sudah berdiri di muka pintu"
πŸ“– (Yakobus 5:7-9).

⁉️ Mengapa Yakobus mengingatkan kita beberapa kali dalam ayat ini bahwa  ==> Tuhan akan datang kembali?
‼️ Karena itu adalah bukti utama bahwa  ==> Tuhan memegang kendali.

✍️ Sejarah adalah ==> kisah Tuhan.
✋ Itu ==> tidak melingkar.
🀚 Tidak ada ==> lingkaran kehidupan.
✍️ Sejarah bersifat ==> linier dan bergerak maju menuju klimaks.
πŸ—️ Tuhan punya ==> rencana.
πŸ”‘ Tuhan punya ==> tujuan.
✍️ Dan suatu hari ===> Yesus akan kembali.

πŸ—️ Semuanya ==> berjalan sesuai jadwal.
✍️ Kita tak tahu kapan ==> Allah akan datang kembali,
πŸ’‘ namun Alkitab lebih banyak berbicara  ==> tentang
kedatangan Yesus yang ==> kedua kalinya  daripada
▶️ kedatangan-Nya yang ==> pertama.
✍️ Artinya,
πŸ‘‰ hal ini harus mengubah cara kita dalam ==> menjalani hidup setiap hari.
🫡 Kita harus hidup dengan
==> harapan besar.

πŸ”– Meskipun situasi Anda ==> mungkin
πŸ“Œ kelihatannya di luar kendali dan
πŸ“Œ terasa menyakitkan,
✔️ tidak ada yang berada ==> di luar kendali Tuhan.
☑️ Tuhan tidak pernah ==> datang terlambat.
Dia ==> punya kuasa.

πŸ“– Yakobus 5:8 mengatakan,
πŸ—️ "Bersabarlah,
✍️ sandarkan hatimu pada
==> kepastian yang hakiki."

πŸ€” Apa ==> kepastian yang hakiki itu?
✍️ Bahwa Yesus akan datang kembali  ==> suatu hari nanti.
Tak ada yang bisa menghentikan ==> hal itu,
🀚 tidak ada ==> seorang pun.
πŸ‘‰ Dengan menyadari bahwa seluruh sejarah  ==> berada di bawah pemeliharaan Allah,
🫡 dan bahwa Yesus telah berjanji untuk datang kembali akan memberikan Anda kepercayaan diri yang ==> Anda butuhkan di masa-masa yang tak menentu ini.

✍️ Ketika Anda merasa ==> tak bisa mengandalkan apa-apa,
πŸ—️ andalkanlah kebenaran ini:
Allah ==> berkuasa.
☑️ Dan Yesus akan datang kembali suatu hari  untuk ==> menjadikan segala sesuatunya
✔️ baik dan
✔️ baru.

Renungkan hal ini:
- Apa artinya menjalani hidup dengan pengharapan akan kedatangan Yesus kembali?

- Apakah dengan mengetahui bahwa Allah mengendalikan sejarah, memberikan Anda suatu kenyamanan dan rasa percaya? Mengapa atau mengapa tidak?

- Dalam situasi apa Anda perlu ingat bahwa Allah memegang kendali? Bagaimana Anda telah melihat pekerjaan-Nya dalam area tersebut?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 143-145;  Korintus 15:1-11
___________
✍️ Bersabarlah. ==> Waktu Tuhan sangat tepat.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
========
How to Be Confident During Uncertain Times
By Rick Warren

"Be patient, resting your hearts on the ultimate certainty." James 5:8 (PHILLIPS)
------------------
It can be hard today to tell what's true and what isn't. We get conflicting information from multiple sources. It seems like there are studies and experts, research and polls, that all contradict each other.

When things seem uncertain, we can remain certain of this truth: God is in control.

The Bible says, "Brothers and sisters, be patient until the Lord comes again. See how farmers wait for their precious crops to grow. They wait patiently for fall and spring rains. You, too, must be patient. Don't give up hope. The Lord will soon be here. Brothers and sisters, stop complaining about each other, or you will be condemned. Realize that the judge is standing at the door" (James 5:7-9 GW).

Why does James remind us several times in this passage that the Lord is coming back? Because it's the ultimate proof that God is in control.

History is God's story. It's not circular. There is no circle of life. History is linear, and it's moving to a climax. God has a plan. God has a purpose. And one day Jesus is going to return.

Everything is on schedule. We don't know when he's coming back, but the Bible talks more about Jesus' second coming than it does about his first coming. That means it should change how we live our lives every day. We should be living with great expectation!

Although your situation may seem out of control and feel painful, nothing is beyond God's control. Be patient. God's timing is perfect. He's never late. He is always in control.

The PHILLIPS paraphrase of James 5:8 says, "Be patient, resting your hearts on the ultimate certainty."

What's the ultimate certainty? Jesus is going to come back one day. And nothing can stop that. No person. No power. Knowing that all of history is under God's control and that Jesus has promised to return should give you all the confidence you need in uncertain times.


Minggu, 03 September 2023

Anies-Imin Menurunkan Target dari Pemenang Menjadi Penentu Pemenang Pilpres

*Artikel ini menarik, penulisnya mengaku bernama Nenong:*

*Anies-Imin Menurunkan Target dari Pemenang Menjadi Penentu Pemenang Pilpres*

Di sela-sela dinamika politik yang sangat cair pada masa penantian dan penentuan Cawapres. publik dikejutkan. keputusan Nasdem & PKB mengusung Anies & Cak Imin sbg bakal Capres & Cawapres di malam Jumat 31 Agt 2023. Persis petir siang bolong DUARRR!!! biasa tapi tidak disangka. Konon _tanpo riting tanpo kopling_ ke Demokrat & PKS. 

Peristiwa ini mencairkan masa beku saling tunggu antara kubu.

Lalu ada apa dibalik Manuver ini? Coba ditebak. _othak athik gathuk_

Begini logika politiknya. Dalam bbrp bulan ini Anies semakin tertinggal jauh dlm bursa capres bahkan elektabilitasnya semakin turun. Hampir mustahil lolos putaran pertama. Sebaliknya,  ganjar terlihat rebound pasca U20. Sementara popularitas & elektabilitas prabowo stagnan. Kita semua tahu elektabilitas Prabowo & Ganjar bersaing sangat ketat. Dari berbagai survei hasilnya mirip. hanya selisih 3 koma. Di ilmu survey selisih kurang dari 2x margin of error 1,6% artinya imbang bukan unggul. Meski popularitas ganjar masih tertinggal sekitar 15% dari Prabowo. Realitas ini memaksa kontestasi pilpres menjadi 3 pasang. Hampir pasti 2 putaran.

Menurut survey Anies kalah 15-20% dibanding Ganjar atau Prabowo. Lalu kenapa dipasangkan dengan cak imin yang elektabilitas rendah? Kenapa bukan RK, SU, AHY, ET yg elektabilitasnya tinggi? 

Jawabannya: tidak ada cawapres yang mampu mendongkrak anies utk lolos ke putaran kedua. Termasuk AHY sekalipun. Masalahnya di Anies, bukan cawapres. Menyadari ini, maka nasdem & PKB atas persetujuan anies menurunkan target lebih realistis. Yang semula ingin menang pilpres berubah target sebagai penentu pemenang pilpres 2024.

Bagaimana Nasdem & PKB bisa jadi penentu kemenangan? 
Kubu Anies diprakarsai surya paloh berhitung. Semua tahu, 3 provinsi pemilih terbesar yaitu Jabar, lalu Jatim disusul Jateng. Jawa barat solid banget ke prabowo tidak goyah meski digoyang Ganjar lari pagi tiap minggu ditemani Bima Aria. Krn Jabar luas. tidak hanya di bogor. Jawa timur lumbung PKB. Jawa tengah sudah kandang banteng.  Jadi medan pertempuran sesungguhnya hanya di Jatim.
Kuasai nahdliyin maka kamu penentu kemenangan. PKB lah pemegang kunci itu. Demikian kura-kura. 

Atas dasar kalkulator politik itu, Surya Paloh & Cak Imin yakin siapapun finalis capres yg mereka dukung akan menang. Bermodal ini, kubu anies-muhaimin akan memiliki daya tawar yang sangat tinggi terhadap kubu Prabowo & Ganjar. Ingat selisih Ganjar & Prabowo tidak signifikan. 

Di Putaran ke-2 kubu Prabowo & Ganjar akan berebut suara pendukung anies-cak imin. At any cost. nasdem & PKB tinggal bertanya "kami dapat apa?" Tidak ada makan siang gratis.

Trus, Kemana PKS? DNA politiknya tidak ke PDIP, tidak ada tali pusar ke ganjar. PKS akan transit sementara di kubu Nasdem-PKB. Tim Panitia negosiasi sbg king maker. Asalkan mendukung Prabowo. Kenapa tidak sekarang saja hengkang ke Prabowo? Ohh… belum saatnya. Kalau sekarang nilainya lebih rendah. Sudah ada Golkar & PAN disana. 


*Bagaimana pendukung Ganjar?*

Santai saja. Biasa saja. Kampanye simpatik. Tak usah menyerang kubu Anies. Rangkul tak usah memukul. Ajak ngopi. Ganjar & Anies sesama Kagama. Cari kesamaannya. Tidak usah mengkodran-kadrunkan, tidak usah meradikalkan. Aman dijagain PKB yg nasionalis. Putaran ke-2 nanti kita temenan lagi dengan nasdem & PKB. Cuman masalah waktu kok. Nasdem tidak akan ke Prabowo.  Semesta tak mendukung. Krn kalau mau sejak kemarin sudah koalisi dgn Gerindra.

Lanjut. Yang menarik…. Kenapa Nasdem-PKB memutuskan sepihak Anies-Muhaimin tanpa demokrat? Bahkan hanya mengutus Sudirman Said untuk memberitahu demokrat. Bukan meminta izin. demokrat ditinggalin. Sekjennya saja kaget, kalau tidak ingin disebut marah. Ini bukan tanpa alasan. Penyebabnya kemungkinan di saat elektabilitas semua partai naik dalam 3 bulan ini. Bahkan PAN naik hampir 2x, demokrat menjadi satu"nya parpol yg turun dari 8% di bln Mei ke 7% di bln agt, mnrt survey Litbang Kompas. Nasdem & Anies makin pesimis jika tetap mencawapreskan AHY. Dengan atau tanpa demokrat tidak ngaruh nampaknya. Lagian demokrat mau kemana? Ke PDIP masih belum selesai ibu & Pepo. Mau ke Prabowo, SBY tidak sefrekuensi. Mau penyeimbang? Capek deh penyeimbang 10 thn. Surya Paloh & Cak Imin turunkan target. Cukup  menjadi penentu pemenang pilpres alias King Maker. Tinggal demokrat sendirian kembali gigit jari. Jahat, bukan?

Politik semakin asyik

31 Agt 2023
Nenong

Apakah yang Sedang Anda Lakukan adalah Penggunaan Terbaik dari Hidup Anda?


04 September 2023

Bacaan Hari ini:  Efesus 5:15-17
✍️ "Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, ==> bagaimana kamu hidup,
✋ janganlah seperti ==> orang bebal,
πŸ‘‰ tetapi seperti ==> orang arif,
🫡 dan pergunakanlah ==> waktu yang ada,
πŸ‘‰ karena hari-hari ini adalah ==> jahat.
✋ Sebab itu ==> janganlah kamu bodoh,
🫡 tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti  ==> kehendak Tuhan."
-------------------
πŸ‘‰ Bila Anda ingin memberi dampak dengan  ==> hidup Anda,
🫡 maka Anda ==> harus mengendalikan waktu Anda.
πŸ“ Jika Anda tidak belajar ==> mengatur waktu Anda,
✏️ maka Anda ==> hanya membuang-buang waktu Anda.

πŸ“– Efesus 5:15-17 mengatakan,
✍️ "Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, ==> bagaimana kamu hidup,
janganlah seperti ==> orang bebal,
πŸ‘‰ tetapi seperti ==> orang arif,
🫡 dan pergunakanlah ==> waktu yang ada,
πŸ‘‰ karena hari-hari ini adalah ==> jahat.
Sebab itu ==> janganlah kamu bodoh,
🫡 tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti  ==> kehendak Tuhan."

πŸ”– Kita semua mempunyai jumlah waktu yang sama setiap minggunya: ==> 168 jam.
✍️ Yang penting adalah bagaimana ==> Anda menggunakannya!
✏️ Apabila Anda ==> menyia-nyiakan waktu Anda,
πŸ“ itu sama saja Anda ==> menyia-nyiakan hidup Anda,
✍️ karena waktu adalah ==> hidup Anda.
πŸ”– Anda harus berhenti dan ==> bertanya,
"Apakah saya menggunakan waktu saya  ==> sebaik-baiknya?
Apakah saya menggunakan hidup saya  ==> sebaik-baiknya?"
πŸ”– Anda tidak memiliki waktu
==> untuk melakukan segalanya.
✏️ Namun, ada kabar baik,
πŸ“ Tuhan tidak menyuruh Anda untuk  ==> mengerjakan segalanya.
✏️ Jadi, ==> jangan merasa berasal karenanya!
πŸ“ Hanya ada beberapa hal yang
==> layak untuk dilakukan.

✍️ Orang-orang yang memanfaatkan waktu  dengan efektif ==> tahu
πŸ–Š️ apa yang penting ==> dalam hidup dan
πŸ–Š️ apa yang sepele.
πŸ‘‰ Mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk ==> melakukan hal-hal penting,
🫡 dan lebih sedikit waktu untuk
==> melakukan hal-hal yang kurang penting.
πŸ“ Anda tidak bisa menyingkirkan
==> semua hal yang sepele dalam hidup Anda,
✏️ tapi ==> Anda bisa menguranginya.

πŸ”– Ini mungkin ==> terdengar sederhana,
πŸ“ namun sering kali ==> kita kesulitan untuk memilih antara
✏️ apa yang terbaik ==> untuk hidup kita  dengan
✏️ apa yang termudah ==> untuk hidup kita
πŸ”– terutama saat Anda ==> sedang kelelahan.
πŸ“ Ketika ==> Anda lelah,
✏️ Anda enggan melakukan ==> apa yang terbaik.
✏️ Anda ingin melakukan ==> apa yang mudah.
πŸ”– Itulah sebabnya,
πŸ“ bila Anda benar-benar ==> ingin mencapai sesuatu dalam hidup Anda,
✏️ Anda harus belajar ==> untuk beristirahat.
✍️ Tanpa istirahat, ==> Anda tak akan punya kekuatan
πŸ–Š️ mental,
πŸ–Š️ emosional,
πŸ–Š️ dan fisik
==> untuk berkata,
πŸ’¬ "Saya akan melakukan yang benar, daripada ==> melakukan yang paling mudah."

Jangan sia-siakan ==> hidup Anda.
☑️ Jangan puas dengan menjadi yang  ==> terbaik kedua.
✔️ Jangan menjalani hidup hanya
==> apa adanya.
πŸ‘‰ Anda tidak diciptakan untuk sekadar  ==> mengikuti alur kehidupan.
🫡 Tuhan menciptakan Anda ==> untuk suatu
☝️ misi dan
✌️ tujuan.
✍️ Itu dimulai dengan ==> bertanya pada diri Anda sendiri,
πŸ€” "Apakah yang saya lakukan sekarang  adalah ==> pemanfaatan terbaik dari hidup saya?"

Renungkan hal ini:
- Hal apa saja yang menyita sebagian besar waktu Anda?

- Seberapa besar hal-hal tersebut membantu Anda memenuhi misi hidup Anda?

- Apa yang bisa Anda ubah dengan jadwal dan prioritas Anda agar Anda dapat lebih banyak beristirahat?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 140-142; I Korintus 14
_________
πŸ—️ Waktu Anda ialah ==> hidup Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Is What You're Doing the Best Use of Your Life?
By Rick Warren

"Be very careful how you live. Do not live like those who are not wise. Live wisely. I mean that you should use every chance you have for doing good, because these are evil times. So do not be foolish with your lives. But learn what the Lord wants you to do." Ephesians 5:15-17 (ICB)
------------------
If you want to make an impact with your life, you've got to get control of your time. Your time is your life. If you don't learn to manage your time, you'll limit the legacy of your life.

Ephesians 5:15-17 says, "Be very careful how you live. Do not live like those who are not wise. Live wisely. I mean that you should use every chance you have for doing good, because these are evil times. So do not be foolish with your lives. But learn what the Lord wants you to do" (ICB).

We all have the same amount of time every week: 168 hours. It's what you do with it that counts! If you waste time, you're wasting your life because your time is your life. You have to stop and ask, "Is this the best use of my time? Is this the best use of my life?"

You don't have time for everything. But the good news is that God doesn't expect you to do everything. So don't feel guilty about it! There are only a few things worth doing in the first place.

Effective people figure out what's essential in life and what's trivial, and they spend more time doing the essential things and less time doing the trivial things. You can't eliminate everything that's trivial in your life, but you can reduce it.

This may sound simple, but it's often difficult to choose between what's best for your life and what's easiest for your life—especially when you're tired. When you're tired, you don't want to do the best thing. You want to do what's easy. That's why, if you're really going to make something of your life, you have to learn to get some rest. If you're not rested, you won't have the mental, emotional, and physical strength to say, "I'm going to do the right thing instead of the easiest thing."

Don't waste your life. Don't settle for second best. Don't go through life just existing. You were not created to just coast. God made you for a mission and a purpose. That starts by asking, "Is what I'm doing the best use of my life?"


Sabtu, 02 September 2023

Bagaimana Keputusan Anda akan Memengaruhi Orang Lain?


03 September 2023

Bacaan Hari ini:  Roma 14:12-13
✍️ "Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri
==> kepada Allah.
✋ Jangan memberi ==> batu sandungan.
πŸ‘‰ Karena itu janganlah kita ==> saling menghakimi lagi!
🫡 Tetapi lebih baik kamu
==> menganut pandangan ini:
✍️ Jangan kita membuat ==> saudara kita
πŸ–Š️ jatuh atau
πŸ–Š️ tersandung!"
------------------
πŸ“ Salah satu kesalahan terbesar yang kita lakukan dalam hidup adalah
✏️ melupakan seberapa besar tindakan kita  ==> mempengaruhi orang-orang di sekitar kita.
πŸ“ Setiap hari Anda tergoda untuk mengambil keputusan-keputusan yang kelihatannya terbaik buat Anda ==> tapi ternyata,
✏️ berdampak buruk bagi
==> orang-orang di sekeliling Anda.

πŸ‘‰πŸΌ Itu kebalikan dari ==> budaya kita.
🫡🏼 Masyarakat kita selalu mengajarkan untuk  ==> hanya memikirkan diri kita sendiri.
πŸ”– Akan tetapi,
πŸ“ Tuhan ingin ==> Anda memikirkan orang lain juga,
πŸ“ bukan ==> hanya diri Anda sendiri.
πŸ”– Bahkan,
πŸ’‘ Alkitab mengatakan bahwa suatu hari Anda akan dihakimi oleh Allah berdasarkan ==> ==> bagaimana keputusan Anda berdampak pada orang lain.

πŸ“– Roma 14:12-13 mengatakan,
✍️ "Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri
==> kepada Allah.
Jangan memberi ==> batu sandungan.
πŸ‘‰ Karena itu janganlah kita ==> saling menghakimi lagi!
🫡 Tetapi lebih baik kamu
==> menganut pandangan ini:
✍️ Jangan kita membuat ==> saudara kita
πŸ–Š️ jatuh atau
πŸ–Š️ tersandung!"

✏️ Anda mungkin tidak suka mendengarnya,
πŸ“ tetapi Anda sedang diawasi
==> sepanjang waktu.
πŸ”– Jika Anda adalah ==> orang tua,
πŸ“ Anda harus menyadari bahwa mata si kecil ==> selalu mengamati.
✏️ Anda harus berhati-hati dengan
==> apa yang Anda
☑️ ucapkan dan
✔️ lakukan
✏️ sebab Anda tidak hanya memengaruhi kehidupan Anda,
πŸ“ tetapi juga ==> generasi berikutnya.

✍️ Tunjukkan rasa hormat kepada
==> mereka yang
☝️ melayani dan
✌️ melindungi
==> komunitas Anda.
πŸ‘‰ Jika seorang petugas polisi menegur Anda ==> untuk menilang,
🫡 meskipun menurut Anda ==> tidak salah,
✍️ perlakukanlah dia ==> dengan hormat.

πŸ”– Jangan mengaku sakit ketika Anda mengajak keluarga Anda ke pantai ==> pada hari itu.

πŸ”– Jangan membawa pulang perlengkapan kantor untuk Anda nikmati ==> demi kepentingan pribadi.

πŸ”– Jangan mengelabui pajak Anda dan membual tentang jumlah pajak Anda ==> di depan anak-anak Anda.

πŸ”– Jangan menonton hal-hal yang buruk di TV bersama anak-anak Anda ==> Pikirkanlah lebih dulu apakah Anda sebaiknya menontonnya atau tidak.

✍️ Orang yang dewasa biasanya membatasi kebebasannya ==> demi kepentingan orang lain.
Bukan karena mereka takut dengan ==> apa yang dipikirkan orang lain,
πŸ‘‰ tapi karena mereka ==> terdorong oleh kasih.
πŸ”– Dalam situasi di mana ==> tidak ada kejelasan
benar atau
salah,
✍️ Anda harus bertanya ==> pada diri sendiri,
⁉️ "Bagaimana keputusan saya akan berdampak ==> pada orang lain?"

Renungkan hal ini:
- Bagaimana kesombongan memengaruhi kemampuan Anda untuk mempertimbangkan bagaimana pilihan Anda akan berdampak pada orang lain?

- Apakah penting jika orang lain menganggap bahwa apa yang Anda lakukan salah, padahal menurut Anda itu benar? Mengapa atau mengapa tidak?

- Secara praktis, bagaimana rasanya membatasi kebebasan Anda demi kepentingan orang lain?

Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 137-139; I Korintus 13
___________
πŸ’“ Jika Anda ingin ==> mengambil keputusan yang bijak,
‼️ Anda perlu bertanya,
⁉️ "Apakah pilihan saya ==> akan merugikan orang lain?"

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
How Will Your Decision Affect Others?"
By Rick Warren

"Each of us will give an account of himself to God. So don't criticize each other anymore. Try instead to live in such a way that you will never make your brother stumble by letting him see you doing something he thinks is wrong." Romans 14:12-13 (TLB)
------------------
One of the biggest mistakes we make in life is forgetting how much our actions influence the people around us. Every day you are tempted to make decisions that may seem best for you but could have a devastating effect on the people around you. If you want to make wise decisions, you need to ask, "Will my choice harm other people?"

That's the opposite of our culture. Our society teaches us to think only of ourselves. But God wants you to think about others, not just yourself. In fact, the Bible says that one day you're going to be judged by God on how your decisions affected other people.

Romans 14:12-13 says, "Each of us will give an account of himself to God. So don't criticize each other anymore. Try instead to live in such a way that you will never make your brother stumble by letting him see you doing something he thinks is wrong" (TLB).

You may not like hearing this, but you are being watched—all the time. If you're a parent, you should be especially aware that little eyes are always observing. You've got to be careful about what you say and do because you're influencing not just your life but the next generation as well.

Show respect for those who serve and protect your community. If a police officer pulls you over for a ticket, even if you think they're wrong, treat them with respect.

Don't call in sick when you're actually taking your family to the beach for the day.

Don't bring supplies home that you stole from the office to use for personal benefit.

Don't cheat on your taxes—and then brag about it in front of your kids.

Don't watch the awful stuff that's on TV and in the movies with your kids. Think about whether you should be watching it at all.
Mature people limit their freedom for the benefit of others. Not because they're afraid of what other people think, but because they're motivated by love. In situations where there is no clear right or wrong, you have to ask yourself, "How will my decision affect other people?"


Jumat, 01 September 2023

Apa Yang Terjadi Jika Anda Melakukan Apa yang Anda Tahu Salah?


02 September 2023

Bacaan Hari ini:  Amsal 10:9
πŸ“ "Siapa bersih kelakuannya, ==> aman jalannya,
✏️ tetapi siapa berliku-liku jalannya, ==> akan diketahui."
-----------------
πŸ’‘ Alkitab mengatakan,
πŸ“ "Siapa bersih kelakuannya, ==> aman jalannya,
✏️ tetapi siapa berliku-liku jalannya, ==> akan diketahui."
πŸ“– (Amsal 10:9).

πŸ”– Berbicara tentang ==> integritas,
πŸ‘‰ meski Anda ==> dapat mengelabui orang lain,
🫡 tapi Anda ==> tak bisa mengelabui
☑️ diri sendiri,
✅ apalagi Tuhan.
πŸ‘‰πŸΌ Ketika Anda ==> melanggar nilai-nilai Alkitabiah,
🫡🏼 Anda akan membayarnya ==> dengan
☝🏼 menanggung konsekuensinya dan
✌🏼 rusaknya hubungan.
πŸ”– Kadang kita tahu bahwa ==> kita akan melakukan hal yang salah.
πŸ“ Ketika kita tahu bahwa kita
==> tidak seharusnya melakukan hal itu,
✏️ tapi pemikiran berikutnya
==> muncul di benak kita:
πŸ’­ "Saya tahu ==> saya sudah melakukan kesalahan,
πŸ’­ tapi saya akan terus melakukannya karena saya tahu ==> Tuhan akan mengampuni saya."

πŸ”– Menurut Anda,
apakah Anda dapat melaksanakan apa yang menurut Tuhan salah dan ==> Anda terbebas dari konsekuensi itu sepanjang hidup Anda?
Tuhan tahu ==> ada konsekuensi dari setiap keputusan
πŸ“ itulah sebabnya Dia tidak ingin
==> Anda mengambil keputusan yang salah.
✏️ Dia tahu bahwa ==> setiap keputusan akan meninggalkan bekas luka dalam hidup Anda.

Apakah ini berarti ==> Tuhan tidak mengampuni kesalahan yang telah Anda lakukan?
❕ Tentu saja ==> Dia mengampuninya.
✍️ Dia adalah ==> Tuhan yang
☝️ pemaaf dan
✌️ murah hati.
πŸ”– _lNamun, pengampunan tidak berarti  ==> membebaskan Anda dari
☑️ rasa sakit serta
✔️ konsekuensi yang timbul karena mengambil keputusan ==> yang bertentangan dengan kehendak-Nya.
Anda bisa diampuni dan ==> masih memiliki penyesalan.
Anda bisa diampuni dan ==> masih menghadapi rasa sakit.
Anda bisa diampuni dan ==> masih memiliki hubungan-hubungan yang rusak.

πŸ‘‰ Tuhan menciptakan Anda dan
🫡 Dia tahu ==> apa yang penting bagi Anda
✍️ untuk menjalani kehidupan yang
☝️ utuh dan
✌️ bertujuan.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana integritas Anda terpengaruh ketika Anda mengetahui hal-hal benar untuk dilakukan, namun Anda tidak melakukannya?

- Kapan Anda pernah merasakan pengampunan Tuhan padahal Anda belum hidup dengan integritas ilahi?

- Mengapa membandingkan sangat berbahaya jika menyangkut soal integritas? Bacalah Roma 14:14. Bagaimana Anda dapat menerapkan ayat tersebut?

_*Bacaan Alkitab Setahun* :_
Mazmur 135-136; I Korintus 12
____________
πŸ“ Percayalah pada ==> Firman Tuhan dan
✏️ perhatikan bagaimana ==> Dia memandu langkah Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
What Happens When You Do What You Know Is Wrong?
By Rick Warren

"Whoever walks in integrity walks securely, but whoever takes crooked paths will be found out." Proverbs 10:9 (NIV)
------------------
The test of integrity is that your public life and your private life match—what's in your heart and what's in your life are the same thing. You ask yourself, "Would I want everyone to know about this decision that I'm making?"

The Bible says, "Whoever walks in integrity walks securely, but whoever takes crooked paths will be found out" (Proverbs 10:9 NIV).

The truth is, when it comes to integrity, even if you can fool everyone else, you can't fool yourself and you can't fool God. And when you violate your biblical values, you'll pay for it with unwelcome consequences and broken relationships.    

Sometimes we know we're about to do the wrong thing. We know we shouldn't do it, but this thought comes to mind: "I know I'm doing the wrong thing, but I'm going to go ahead and do it because I know God will forgive me."

Do you think you can do something that God says is wrong and not have consequences in your life? God knows there are consequences to every decision—and that's why he doesn't want you to make the wrong decision. He knows that every bad decision leaves scars in your life. And he wants better for you.

Does this mean that God does not forgive you for the wrong things you do? Of course, he forgives you. He's a forgiving and gracious God. But that forgiveness does not free you from the pain and the consequences that come from making decisions that go against his will. You can be forgiven and still have regrets. You can be forgiven and still face pain. You can be forgiven and still have a broken relationship.

God created you, and he knows what's necessary for you to live a full and purposeful life. Trust God's Word and watch how he guides your steps.