Rabu, 13 April 2022

Kasih Allah Menang atas Penghakiman


14 April 2022

Bacaan Hari ini:
Yohanes 8:11 " Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan. Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau.
👉 Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi   ==> mulai dari sekarang."
-----------------
🔖 Jika Anda adalah pengikut Yesus Kristus,
✍️ ketahuilah Allah memanggil Anda untuk memperlakukan semua orang ==> dengan hormat.
👉 Tidak jadi masalah apabila mereka
☝️ bertindak,
✌️ berpikir, atau
👉 beribadah berbeda dari Anda.
✍️ Dia ingin agar Anda memperlakukan mereka dengan hormat.
🔭 Mengapa?

✍️ Sebab itulah yang ==> Yesus lakukan.

💖 Yesus merangkul semua orang.
👉 Namun itu bukan berarti ==> Dia sepakat dengan segala yang mereka lakukan.
✍️ Dia juga tidak membenarkan segala yang Anda lakukan, tetapi
👉 Dia
☝️ menerima Anda dan
✌️ memperlakukan Anda dengan hormat.

💡 Dalam Yohanes 8,
✍️ Yesus memperlakukan seorang wanita yang tengah dipermalukan di muka umum  ==> dengan hormat,
👉 tapi tidak dengan orang-orang yang  ==> menuduhnya.
🔖 Mereka membawa wanita ini ke hadapan Yesus dan berkata pada-Nya,
💬 "Rabi, perempuan ini tertangkap basah  ketika ia ==> sedang berbuat zinah.
💬 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk ==> melempari perempuan-perempuan yang demikian. 

 👉 Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"

📖 (Yohanes 8:4-5).

🔖 Yesus tahu mereka hanya mencoba menjebak-Nya untuk mengatakan sesuatu yang dapat mereka gunakan untuk ==> melawan Dia balik, maka,
🔖 "Tetapi Yesus membungkuk lalu  ==> menulis dengan jari-Nya di tanah.
👉 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya,
🔖 Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka:
💬 "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa,
👉 hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu"
📖 (Yohanes 8:6-7).

🔖 Tidak ada seorang pun yang tahu apa yang Yesus tuliskan di atas tanah karena  ==> Alkitab tidak memberi tahu kita.
🔖 Beberapa teolog berpikir
👉 Dia mungkin sedang menuliskan dosa-dosa dari ==> para penuduh wanita itu:
📍 menghakimi,
📍 arogan,
📍 tidak jujur atau
📍 melecehkan pasangan.
👉 Bagaimanapun juga, Yesus, sebagai  ==> Tuhan,
✍️ mengetahui dosa-dosa tersembunyi mereka dan ==> hendak menyelesaikan masalah langsung ke akarnya.

🔭 Apa yang pada akhirnya dilakukan oleh  ==> para penuduhnya itu?
📖 Yohanes 8:9 mengatakan,
🔖 "Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu,
📌 pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua.
📌 Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya."
🔖 Mereka tidak jadi menghakimi wanita itu.

👉 Demikian pula, Yesus ==> tidak menghukumnya. Sebaliknya,
✍️ Dia menunjukkan
💖 kasih dan
💖 rahmat-Nya
👉 padanya.
📖 Yohanes 8:11 mengatakan, "Lalu kata Yesus:
💬 "Akupun tidak menghukum engkau.
👉 Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi  ==> mulai dari sekarang."
🔎 Apakah wanita ini melakukan sesuatu  ==> yang salah?
✍️ Ya. ==> Dia mengkhianati suaminya.
☝️ Tetapi Yesus melindungi martabatnya di muka umum dan
✌️ menangani dosa wanita itu dengan  ==> lemah lembut.
👉 Dia hanya berkata, *"Jangan lakukan ini lagi."
🔖 Dia ==> mengubah wanita itu.

👉 Itulah mengapa saya ==> cinta Yesus—
✍️ sebab Dia melakukan hal yang sama  ==> kepada saya.
💖 Yesus memperlakukan saya dengan hormat meski sesungguhnya saya ==> tidak layak mendapatkannya.
👉 Itu pula yang hendak Dia kerjakan dalam hidup Anda ketika Anda
==> menerima kasih-Nya. Dan,
✍️ seperti itulah Dia ingin Anda memperlakukan ==> orang lain juga.

Renungkan hal ini:
- Kapan Anda merasa bahwa Yesus memperlakukan Anda dengan hormat serta menunjukkan rahmat-Nya kepada Anda, alih-alih menghukum Anda?

- Apa artinya bagi Anda setelah mengetahui bahwa Yesus menawarkan rahmat dan kemuliaan-Nya daripada memberi penghukuman?

- Dalam situasi apa dalam hidup Anda di mana Anda punya kesempatan untuk memperlakukan seseorang dengan hormat seperti yang dilakukan Yesus?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Samuel 22-24; Lukas 12:1-31
__________
👉 Yesus tahu seberapa banyak
📍 dosa dan
📍 pelanggaran
==> yang Anda lakukan,
✍️ tapi kasihNya untuk Anda selalu lebih besar, ==> melebihi semua kesalahan Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Mercy Triumphs over Judgment
By Rick Warren

"'Neither do I condemn you,' Jesus declared. 'Go now and leave your life of sin.'" John 8:11 (NIV)
---------------
If you are a follower of Jesus Christ, God calls you to treat everyone with dignity. It doesn't matter if they act, think, or worship differently than you. He still wants you to treat them with dignity. Why?

Because that's what Jesus did.

Jesus accepted everyone. This doesn't mean he approved of everything people did. He doesn't approve of everything you do either, but he accepts you and treats you with dignity.

In John 8, Jesus treated a humiliated woman with dignity, but her accusers did not. Instead, they brought her before Jesus and said, "This woman was caught in the act of adultery. The law of Moses says to stone her. What do you say?" (John 8:4-5 NLT)

Jesus knew they were just trying to trap him into saying something they could use against him, so he "stooped down and wrote in the dust with his finger . . .  stood up again and said, 'All right, but let the one who has never sinned throw the first stone!'" (John 8:6-7 NLT)

Nobody knows what Jesus wrote in the dirt, because the Bible doesn't tell us. Some scholars think he wrote down the sins of the woman's accusers: judgmentalism, arrogance, dishonesty, or spousal abuse. After all, Jesus, being God, knew their secret sins and wanted to get to the heart of the matter.

What did her accusers end up doing? John 8:9 says, "They slipped away one by one . . . until only Jesus was left in the middle of the crowd with the woman" (NLT). They didn't stick around to condemn her.And Jesus didn't condemn her either. Instead, he showed her mercy. John 8:11 says, "'Neither do I condemn you,' Jesus declared. 'Go now and leave your life of sin'" (NIV).

Did this woman do something wrong? Yes. She cheated on her husband. But Jesus protected her dignity in a public situation and dealt with her sin gently. He simply said, "Don't do this anymore." He changed her.

That's why I love Jesus—because he does the same thing with me. He treats me with dignity, even though I don't deserve it. That's what he does in your life too, when you accept his mercy. And, it's how he wants you to treat others.


Selasa, 12 April 2022

Apa Perbedaan yang Dibuat oleh Rahmat Tuhan


13 April 2022

Bacaan Hari ini:  Mazmur 86:5
✍️ "Sebab Engkau, ==> ya Tuhan,
💖 baik dan suka mengampuni dan
💖 berlimpah kasih setia
👉 bagi semua orang yang ==> berseru kepada-Mu."
---------------
🔖 Pada minggu Prapaskah ini, kita sudah belajar tentang
☝️ rahmat Tuhan dan
✌️ alasan mengapa Anda membutuhkannya  dalam hidup Anda.
✍️ Rahmat-Nya ialah sesuatu yang tak dapat Anda tinggalkan.
👉 Dan meskipun Anda sesungguhnya
☑️ tidak layak menerimanya dan
☑️ tidak dapat memperolehnya dengan  ==> kekuatan Anda sendiri,
👉 Dia senantiasa merespons Anda dengan kasih ketika dengan kerendahan hati Anda  ==> berdoa,
🙏 "Tuhan, aku membutuhkan rahmat-Mu  ==> dalam hidupku."

💡 Alkitab berkata,
✍️ "Sebab Engkau, ==> ya Tuhan,
💖 baik dan suka mengampuni dan
💖 berlimpah kasih setia
👉 bagi semua orang yang
==> berseru kepada-Mu."
📖 (Mazmur 86:5)

🔖 Tapi mungkin Anda bertanya-tanya,
🔭 "Apa perbedaan yang akan benar-benar terlihat oleh karena ==> rahmat Tuhan dalam hidupku?"

👉 Berikut ini tiga hal yang terjadi ketika Anda meminta ==> rahmat Tuhan:

1️⃣ Tuhan
🌹 mengampuni Anda dan
🌹 memerdekakan Anda.
⬅️ Pengampunan dari Tuhan mengampuni kesalahan Anda ==> di masa lalu.
➡️ Dan kemerdekaan yang Dia karuniakan itu memberi Anda kekuatan untuk berubah ==> di masa depan.
🔖 Banyak orang bergumul sebab mereka tak bisa melepaskan ==> masa lalu.
💡 Namun Yesus berkata,
✍️ "Roh Tuhan ada pada-Ku,
👉 oleh sebab Ia telah mengurapi Aku,
✅ untuk menyampaikan kabar baik kepada  ==> orang-orang miskin;
✅ dan Ia telah mengutus Aku"
📖 (Lukas 4:18).

🔖 Mungkin Anda adalah tawanan atas rasa
📍 iri atau
📍 dendam.
🔖 Mungkin Anda ditawan oleh
📍 kekhawatiran atau
📍 adiksi.
👍 Tapi saya punya ==> kabar baik:
👉 Yesus tidak datang untuk menghakimi Anda.
✍️ Dia datang untuk memberikan ==> rahmat-Nya!
👉 Bahkan, Dia berkata,
✝️ "Sebab Aku datang bukan untuk  ==> menghakimi dunia,
✝️ melainkan untuk menyelamatkannya"
📖 (lihat Yohanes 12:47).
💡 Kemudian dalam Yakobus 2:13 dikatakan,
🗝️ "Tetapi belas kasihan akan menang atas  ==> penghakiman."
✍️ Ya, akan ada ==> hari penghakiman.
👉 Tetapi Yesus datang untuk menawarkan kasih karunia-Nya pada Anda ==> sebelum hari itu tiba.

2️⃣ Tuhan membuat yang tidak mungkin  menjadi ==> mungkin.
🔖 Setiap kali Anda menggunakan kata  ==> "mustahil,"
☝️ dengarkanlah tawa sukacita dari surga—
✌️ karena kata "mustahil" tidak ada dalam  ==> firman Tuhan.
🗝️ Tuhan dapat melakukan hal-hal yang  ==> tak dapat Anda lakukan.
✍️ Dia punya
🌹 kuasa dan
🌹 sumber berkat
==> yang tak pernah terbayangkan oleh Anda.
💡 Yesus berkata, "Apa yang tidak mungkin bagi manusia, ==> mungkin bagi Allah"
📖 (Lukas 18:27).

🔭 _Mengapa *Tuhan tidak mengangkat* semua masalah Anda?_
✍️ Sebab Dia hendak menggunakan masa-masa sulit Anda untuk ==> mendewasakan sifat Anda.
👉 Jika Anda tak pernah punya masalah,

📍 ketekunan Anda,
📍 tekad Anda,
📍 kegigihan Anda dan
📍 kesabaran Anda
👉 tidak akan pernah punya kesempatan untuk ==> bertumbuh.
✍️ Karya Tuhan dalam hidup Anda selama masa-masa sulit ==> memungkinkan kita memiliki sifat-sifat ini.

3️⃣ Tuhan menyelamatkan Anda selama-lamanya.
☝️ Anda diciptakan oleh Tuhan untuk  ==> hidup selamanya, dan
✌️ Dia ingin Anda berada dalam keluarga-Nya ==> selamanya.
👉 Tapi ada satu syarat:
✍️ Anda perlu meminta rahmat-Nya.
📖 Kisah Para Rasul 2:21 mengatakan,
✍️ "Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan ==> akan diselamatkan."
🔖 Alasan kita merayakan Paskah yaitu karena Yesus berkata,
🗝️ "Akulah kebangkitan dan hidup;
👉 barangsiapa percaya kepada-Ku,
✍️ ia akan hidup walaupun ==> ia sudah mati"
📖 (Yohanes 11:25).
👉 Seandainya Yesus tidak bangkit dari  ==> maut,
🔖 maka Anda tidak akan punya alasan valid untuk percaya bahwa
==> ada kehidupan setelah kematian di surga.

Renungkan hal ini:
- Dalam bidang kehidupan apa Anda pernah mengalami kemerdekaan dari Tuhan atas masa lalu Anda? Di mana Anda perlu mengalami kemerdekaan-Nya hari ini?

- Bagaimana Anda melihat Tuhan mengembangkan karakter Anda selama masa-masa sulit ini?

- Ketika Anda memikirkan tentang kekekalan, apa makna kebangkitan Yesus bagi Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Samuel 19-21; Lukas 11:29-54
__________
👉 Ketika Anda menerima rahmat Tuhan,
✍️ itu benar-benar membuat suatu perbedaan di dunia.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============

What Difference Does Mercy Make?
By Rick Warren

"O Lord, you are so good and kind, so ready to forgive, so full of mercy for all who ask your aid." Psalm 86:5 (TLB)
-----------
This Easter season, we've been looking at God's mercy and why you need it in your life. His mercy is something you can't live without. And even though you don't deserve it and can't earn it, he always responds mercifully when you humbly pray, "God, I need your mercy in my life."

The Bible says, "O Lord, you are so good and kind, so ready to forgive, so full of mercy for all who ask your aid" (Psalm 86:5 TLB).

But you might be wondering, "What difference will God's mercy really make in my life?"

Here are three things that happen when you ask God for mercy:

God forgives you and frees you. God's forgiveness takes care of your past guilt. And his freedom gives you the power to change in the future. Many people struggle because they can't let go of the past. But Jesus says, "The Lord has sent me to announce freedom for prisoners, to give sight to the blind, to free everyone who suffers" (Luke 4:18 CEV).

Maybe you're a prisoner to envy or resentment. Maybe you're held captive by worry or addiction. I have good news: Jesus didn't come to judge you. He came to show you mercy! In fact, he said, "I did not come to judge the world, but to save the world" (John 12:47 NIV). James 2:13 says, "Mercy triumphs over judgment" (NIV). Yes, there will be a judgment day. But Jesus came to offer you mercy before that day comes.

God makes the impossible possible. Anytime you use the word "impossible," listen for laughter from heaven—because "impossible" is not in God's book. God can do things you can't do. He has power and resources you've never dreamed of having. Jesus says, "What is impossible with man is possible with God" (Luke 18:27 NIV).

Why doesn't God just take away all your problems? Because God uses tough times to grow your character. If you never had any problems, your persistence, determination, diligence, and patience would never have a chance to grow. God's work in your life during hard times makes having these character traits possible.

God saves you for eternity. You were made by God to last forever, and he wants you in his forever family. But there's one condition: You need to ask for mercy. Acts 2:21 says, "Anyone who asks for mercy from the Lord shall have it and shall be saved" (TLB).

The reason we celebrate Easter is because Jesus said, "I am the resurrection and the life. Whoever believes in me, though he die, yet shall he live" (John 11:25 ESV). If Jesus had not risen from the dead, you would have no valid reason to believe that there is life after death in heaven. But because he raised himself, he can raise you.

When you accept the mercy of God, it truly makes all the difference in the world.


Money is about to enter a new era of competition | MIT Technology Review

https://www.technologyreview.com/2022/04/12/1049307/money-is-about-to-enter-a-new-era-of-competition/

Ha-ha-ha.... Jokowi memang nyolong pethek.

*GUS NURIL ARIFIN:*
*Ha-ha-ha.... Jokowi memang nyolong pethek.*

Di Jawa ada istilah *nyolong pethek*.  Artinya tidak mudah di tebak, dengan *prejengan* ( ilmu perilaku yang dilihat dari bentuk tubuh dan *katuranggan* seseorang). Di kira Leda lede, .....
Eeee .. ternyata justru thas thes, tumandang gawenya. Dikira gak mikir,....
tetapi prigel,cerdas dan cermat.
Tokoh klemak klemek ini ternyata melampui pemikiran para koruptor yang *ngrusui* negaraa , lebih di depan 10 tahun.

*Sebelumnya mereka bilang 'Jokowi ANTEK AMERIKA'.*

*Begitu Freeport, blok Rokan, blok Mahakam dan Newmont bisa diambil alih sebagian besar sahamnya, mereka ganti isu "Jokowi PRO KOMUNIS"*

*Sebelumnya mereka bilang 'Jokowi PLONGA-PLONGO'.*
*Begitu Petral dibubarkan dan Uni Eropa tak berkutik untuk mengatur perdagangan Nikel dan CPO, mereka ganti isu "Jokowi ASENG".*

*Sebelumnya mereka bilang 'Jokowi hanya PETUGAS PARTAI'.*
*Begitu FPI dan HTI diberangus, mereka ganti isu "Jokowi ANTI ISLAM".*

*Sebelumnya mereka bilang 'negara bisa hancur kalau Presidennya TUKANG KAYU'.*
*Begitu infrastruktur jalan, jembatan, bandara, pelabuhan, stasiun, MRT, waduk dan sirkuit selesai dibangun dengan sangat megahnya, mereka ganti isu "Jokowi RAJA HUTANG".*

*Sebelumnya mereka teriak lapaaaaar dan bilang 'PPKM adalah produk REZIM OTORITER'.*
*Begitu grafik menurun drastis bahkan negara tetangga pun terkagum-kagum, mereka ganti isu "Jokowi TAMBAH KAYA".*

*Sebelumnya Gerung selalu bilang 'Jokowi DUNGU'.*
*Begitu ketahuan nyerobot tanah milik orang lain, eh kok "NGEMIS BELAS KASIHAN ke Jokowi".*

*Manusia paling HINA DINA adalah mereka yang kerjanya hanya mencari-cari kesalahan orang lain dan tidak mau mengakui dan menghargai kalau orang itu punya prestasi.*
*Omongan dan perbuatannya lebih busuk dibandingkan BELATUNG karena kemampuannya hanya MENEBAR FITNAH dan KEBENCIAN..*

Maka wajar, ....
jika banyak orang meng- hendaki dia bisa tiga kali. Hanya sayang UUD nya belum di amandemen. Sehingga dia terganjal.

*Gus Nuril Arifin*


Ade Armando Jadi Tumbal Sekaligus Simbol Perlawanan Terhadap Penjarah Demokrasi

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=378908870913101&id=100063819726104 

*Ade Armando Jadi Tumbal Sekaligus Simbol Perlawanan Terhadap Penjarah Demokrasi* 

Oleh: *Andre Vincent Wenas*

Menjelang sore (Senin 11/04/2022) kami sedang rapat di Kawasan Jakarta Pusat, tiba-tiba mendengar kabar Ade Armando dianiaya sekelompok orang. 

Mendengar berita itu kami mencari informasi tentang kondisi serta dimana keberadaanya. Lalu langsung meluncur ke sebuah rumah sakit di Kawasan Semanggi. Mendapati Ade dalam kondisi babak-belur, sangat memprihatinkan. 

Tapi Ade sadar dan masih bisa berbicara, syukurlah. Semoga ia semakin pulih dan bisa meneruskan perjuangannya mengawal demokrasi, mengawal toleransi di negeri ini.

Sungguh memprihatinkan, demonstrasi mahasiswa 11 April 2022 telah ditunggangi sekelompok orang yang bertindak biadab. Mereka menunggangi kebebasan berpendapat yang selama ini dirawat oleh Presiden Joko Widodo. Mereka jelas para penjarah demokrasi yang sesungguhnya.

Siapa mereka? Mereka adalah orang-orang yang ada di lapangan tadi, tapi juga mereka yang – kabarnya – menjadi bohir gerakan penjarah demokrasi ini, tapi mereka bermain di belakang layar. Para pengecut. Para penikam dari belakang, gaya Brutus.

Tadi terdengar pula teriakan-teriakan barbar, "darahnya halal!, penista agama!", dan seruan lain yang kerap kita dengar dipekikan oleh kelompok yang itu-itu juga. Apakah "operator lapangan" ini adalah orang dari kelompok yang itu-itu juga? Walahuallam.

Mereka menunggangi dinamika demokrasi. Para mahasiswa mau menyatakan pendapat, dan menyatakan pendapat itu sah-sah saja di negeri ini. Tak ada masalah soal itu. 

De facto, kebebasan menyatakan pendapat oleh para mahasiswa itu pun aman-aman saja, sampai pecahnya insiden penganiayaan Ade Armando. Fora kebebasan menyatakan pendapat itu tercemar.

Situasi demokratis itu jadi tidak aman untuk menyatakan pendapat. Lantaran sekelompok orang serta merta mengeroyok seorang Ade Armando yang tanpa daya dihajar habis-habisan. Tanpa peri kemanusiaan. Sungguh jahat, biadab sekali.

Adalah fakta bahwa hari Senin 11 April 2022, suasana demokratis di Indonesia telah dirusak oleh para penjarah demokrasi. Penjarah ini (para operator lapangan serta para bohirnya) sejatinya adalah pengkhianat, juga pengecut. 

Mereka tak berani adu argumentasi secara terhormat. Nalar mereka butek dan buntu, maka ototlah yang dipamer. Mereka pikir dengan menelanjangi seorang Ade Armando bisa mempermalukannya. 

Tidak! Merekalah yang sedang mempermalukan dirinya sendiri. 

Dengan berbuat kebiadaban seperti itu, justru mereka sedang menelanjangi dirinya sendiri. Oh ternyata cuma secuil itulah nyali mereka. Main keroyok, bergaya kampungan dan sangat norak. 

Kenyataannya, simpati kepada seorang Ade Armando malahan mengalir sejak tadi sore kami mendampinginya di ruang gawat darurat. Dukungan moral dan material datang dari mana-mana.

Sementara para pengeroyok itu, dimana mereka? Terbirit-birit, bersembunyi, ketakutan, menjadi buronan (malah sebagian sudah tertangkap). 

Lalu para bohir mereka? Dimana mereka? Jelas mereka akan terus bersembunyi, cuci tangan, sambil terus mengusap wajah hipokritnya. 

Mungkin para bohir ini rada kecewa juga, lantaran – kabarnya – program kerusuhan besar-besaran di ibu kota yang dirancangnya telah gagal total. Justru lantaran insiden penganiayaan Ade Armando terjadinya terlalu cepat (kepagian).

Ibarat bisul telah dipecahkan lebih dahulu. Nanah telah muncrat, maka bakterinya pun ikut memburai keluar duluan. Prematur. 

Namun, biar bagaimana pun, tindakan barbar, biadab dan pengecut yang telah mereka lakukan terhadap seorang Ade Armando patutlah dikutuk. 

Sekali lagi perjuangan menjaga demokrasi di Indonesia telah memakan korban anak bangsa. 

Ade Armando jadi tumbal sekaligus simbol perlawanan, yang telah memporak-porandakan rencana jahat para penjarah demokrasi. 

Para bohir itu akan terus bersembunyi di balik topeng hipokrisinya. Dan mereka akan terus memperalat orang-orang bodoh untuk mengeksekusi niat kotornya.

Lekas pulih Ade Armando. Lanjutkan terus perjuangan mengawal demokrasi, mengawal toleransi di negeri ini. Amin.

11/04/2022
*Andre Vincent Wenas*, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis (LKS) PERSPEKTIF, Jakarta.

Senin, 11 April 2022

Proses Matangnya Berbeda.



Perhatikan buah jambu ini....! Tumbuh bersama di batang yang sama. Tapi proses matangnya berbeda. Jangan bandingkan prosesmu dengan proses orang lain. Karena setiap orang memiliki prosesnya masing2. Dan di matangkan dengan bentuk berbeda-beda. Jika rizki itu diukur dari kerja keras, maka kuli bangunanlah yang akan cepat kaya. Jika rizki itu ditentukan dari waktu kerja, maka warung kopi 24 jam lah yang akan lebih mendapatkanya, bahkan mungkin mampu mengalahkah Starbuck, KFC dan Mc.DONALD Jika rizki itu milik orang pintar, maka dosen dan guru yang bergelar panjang yang akan lebih kaya... Jika rizki itu karena jabatan, maka presiden dan rajalah orang yang akan menduduki  100 orang terkaya di dunia... Perhatikan hitungan ini : 1 + 9 = 10 7 + 3 = 10 5 + 5 = 10 Walau hitungan tersebut berbeda cara, tapi hasilnya tetap sama adil, bernilai 10. Artinya...., untuk mencapai hasil nilai yang sama, tidak harus menggunakan cara yang sama. Semoga menginspirasi ����

Anda Tidak Perlu Takut akan Maut


12 April 2022

Bacaan Hari ini:  Lukas 23:42-43
🔖 "Lalu ia berkata:
💬 "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau* datang ==> sebagai Raja."
👉 Kata Yesus kepadanya:
💬 "Aku berkata kepadamu,
✍️ sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam  ==> Firdaus."
---------------
✍️ Rahmat Tuhan adalah sesuatu yang Anda perlukan seumur hidup Anda,
👉 terutama
☝️ ketika Anda telah mengacaukan hidup Anda dan
✌️ ketika Anda tidak memiliki apa yang Anda butuhkan.

✍️ Anda membutuhkan rahmat Tuhan oleh karena ==> maut.

✍️ Kematian tidak dapat kita ==> hindari.
👉 Suatu saat kita semua akan ==> mati.
💯 Angka kematian di dunia ini masih  ==> 100 persen!

👉 Banyak orang ==> takut mati, tetapi
✍️ Tuhan tidak mau Anda merasa demikian.
👉 Malah, Dia menunjukkan cara supaya tidak takut akan ==> maut.

💡 Lukas 23 menceritakan tentang seorang pria sekarat yang menerima ==> rahmat Allah.
🔖 Anda mungkin ingat cerita ini:
📌 Ketika Yesus berada di kayu salib,
📌 Dia disalibkan di antara dua orang penjahat.
💡 Alkitab menulis, "Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya:
💬 "Bukankah Engkau adalah Kristus?
💬 Selamatkanlah diri-Mu dan kami!"
👉 Tetapi yang seorang menegor dia, katanya:
💬 "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah", ==> sedang engkau menerima hukuman yang sama?
💬 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan
==> perbuatan kita,
💬 tetapi orang ini ==> tidak berbuat sesuatu yang salah"
📖 (Lukas 23:39-41).
☝️ Ia mengolok-olok Yesus dan
✌️ bertingkah seolah-olah
==> kematian merupakan akhir dari kehidupan—
👉 tetapi dia salah.
==> Kematian adalah awal dari kekekalan,
👍 baik di surga
👎 maupun di neraka.

🔖 Namun, penjahat lainnya berkata,
🔭 "Tidakkah kau sadar betapa mengerikannya situasi ini?
✍️ Dalam hitungan detik ke depan, kau akan menghadap Allah,
👉 tapi sekarang kau malah merendahkan Yesus."
🔖 Kemudian dia berbalik badan kepada  ==> Yesus dan berseru,
💬 "Yesus, ingatlah akan aku, apabila *Engkau datang sebagai Raja."
📖 (Lukas 23:42).

🔭 Lalu bagaimana respons Yesus?
💬 "Aku berkata kepadamu,
✍️ sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam  ==> Firdaus."
📖 (Lukas 23:43).

👉 Itu sungguh sebuah pengampunan yang instan!
✍️ Penjahat itu sadar betul apa yang benar-benar ==> ia butuhkan,
✅ pengampunan dosa,
❎ bukan bebas dari rasa sakit.
✍️ Dan dia tahu ==> dia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri.
👉 Oleh sebab itu, dia hanya bisa berkata,
💬 "Ingatlah aku."
👉 Dan pada intinya Yesus menjawab,
💬 "Itu sudah cukup."
✍️ Jawaban Yesus itu memperlihatkan bahwa Dia punya kuasa atas ==> maut.

Renungkan hal ini:
- Lewat respons langsung Yesus terhadap penjahat itu— "hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus"—bagaimana hal itu menunjukkan kesediaan-Nya untuk mengampuni Anda juga?

- Pernahkah seseorang mengolok-olok Yesus di depan Anda? Bagaimana Anda menanggapinya?

- Yesus meluangkan waktu untuk mengasihi dan menunjukkan rahmat-Nya, bahkan saat Dia sekarat di kayu salib. Maka, saat ini, luangkanlah waktu untuk mengucap syukur kepada Allah atas kasih karunia-Nya atas Anda, dan mintalah bantuan-Nya untuk mengenali kesempatan yang datang pada Anda untuk menunjukkan kasih yang sama kepada sesama.

Bacaan Alkitab Setahun :
1 Samuel 17-18; Lukas 11:1-28
____________
👉 Ketika Anda menerima rahmat Allah, maka
✍️ Anda tidak perlu takut akan kematian—
👉 itu semua adalah karena apa yang telah Yesus lakukan bagi
☝️ Anda dan
✌️ saya
🗝️ di kayu salib.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
You Don't Have to Fear Death
By Rick Warren

"'Jesus, remember me when you come into your Kingdom.' And Jesus replied, 'I assure you, today you will be with me in paradise.'" Luke 23:42-43 (NLT)
------------------
God's mercy is something you'll need your entire life, especially when you've messed up and when you don't have what you need.

You need God's mercy because of death.

Death is inevitable. We all are going to die at some point. The mortality rate in the world is still 100 percent!

Many people fear death, but God doesn't want you to. In fact, he shows you how to not be afraid of dying.

Luke 23 tells of a dying man who received God's mercy. You may remember the story: When Jesus went to the cross, he was hung between two criminals. The Bible says: "One of the criminals hanging beside him scoffed, 'So you're the Messiah, are you? Prove it by saving yourself—and us, too, while you're at it!' But the other criminal protested, 'Don't you fear God even when you have been sentenced to die? We deserve to die for our crimes, but this man hasn't done anything wrong'" (Luke 23:39-41 NLT).

One criminal made fun of Jesus and acted as if death is the end of life—but he was wrong. Death is the start of eternity, either in heaven or hell.

The other criminal said, in effect, "Don't you realize the seriousness of your situation? You are about to go face-to-face with God in a matter of seconds, and here you are, putting down Jesus." Then he turned to Jesus and said, "Remember me when you come into your Kingdom" (Luke 23:42 NLT).

How did Jesus respond? "I assure you, today you will be with me in paradise" (Luke 23:43 NLT).

Now that's last-minute mercy! The thief realized his greatest need was forgiveness for sins, not relief from pain. And he knew he couldn't save himself. So he simply said, "Remember me." And Jesus said, in effect, "That's good enough." Jesus' response showed that he even had power over death.

When you accept the mercy of Jesus, you don't need to fear death—all because of what Jesus did on the cross.