Biar bubar sekalian IDI..
Rabu, 30 Maret 2022
Tiga Cara Yesus Merespons Kegagalan Anda
31 Maret 2022
Bacaan Hari ini: Ratapan 3:22-23
✍️ "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN,
==> tak habis-habisnya rahmat-Nya,
==> selalu baru tiap pagi;
🙏 besar kesetiaan-Mu!"
-----------------
✍️ Kegagalan bisa mengisolasi Anda.
👉 Ketika mengalami kegagalan, Anda kerap kali
☝️ merasa malu dan
✌️ hanya ingin sendiri.
🔖 Namun, ketahuilah Yesus selalu menyertai Anda,
👉 bahkan dalam kegagalan Anda yang paling berat sekalipun.
🔖 Untuk membantu Anda melewati kegagalan,
✍️ Yesus melakukan ==> tiga hal luar biasa ini.
1️⃣ Yesus berdoa untuk Anda.
👉 Bahkan sebelum Petrus gagal, ==> Yesus sudah memberi tahu dia,
💬 "Tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya ==> imanmu jangan gugur.
💬 Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, ==> kuatkanlah saudara-saudaramu"
📖 (Lukas 22:32).
🔖 Saat ini pun Yesus sedang menjadi pengantara—==> berdoa—untuk Anda.
💡 Alkitab berkata, "Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna
✍️ semua orang yang oleh Dia ==> datang kepada Allah.
👉 Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi ==> Pengantara mereka"
📖 (Ibrani 7:25).
2️⃣ Yesus percaya pada Anda.
👉 Bahkan, Dia ingin Anda sembuh dan pulih.
🔖 Itulah alasan mengapa Dia memberi tahu Petrus sebelum ==> ia jatuh dalam kegagalan,
💬 "Tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya ==> imanmu jangan gugur.
💬 Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, ==> kuatkanlah saudara-saudaramu"
📖 (Lukas 22:32).
👉 Yesus tahu Petrus akan
☝️ berbuat dosa dan
✌️ jatuh, dan
✍️ pada akhirnya kembali kepada-Nya.
✍️ Sesungguhnya, kita semua telah gagal, bahkan ==> bertubi-tubi.
👉 Kelemahan terbesar Anda ialah ==> sesuatu yang Anda lakukan yang sudah menjadi kebiasaan.
👉 Anda tidak hanya melakukannya ==> satu kali dan hanya itu saja.
👉 Anda melakukannya ==> berulang kali.
🔖 Tapi ketahuilah,
✍️ Tuhan bukan hanya ada buat Anda karena ==> satu kesalahan besar.
👉 Dia juga ada buat Anda karena ==> kesalahan yang Anda buat lagi dan lagi.
☑️ Meskipun Anda terus menerus gagal,
✅ Dia akan selalu ==> percaya pada Anda.
3️⃣ Yesus memberikan rahmat-Nya pada Anda.
✍️ Yesus lebih senang memberikan Anda rahmat-Nya ==> lebih dari yang Anda minta.
👉 Saat Anda terperosok dalam kesalahan, ==> Yesus tidak
📌 memukuli Anda atau
📌 menambah-nambahi rasa bersalah Anda.
✍️ Tapi sebaliknya, Dia menyelamatkan Anda.
💡 Dalam Yohanes 21, hanya beberapa minggu setelah ==> Petrus menyangkal Yesus,
🔖 ia beserta beberapa murid lainnya pergi menjala ikan.
👉 Meski sudah melaut sepanjang malam, ==> mereka tidak berhasil menangkap satu ekor pun.
🔖 Ketika fajar datang,
👉 Yesus menampakkan diri pada mereka di pantai dan ==> memberi tahu di mana harus menebarkan jala.
💡 "Maka kata Yesus kepada mereka:
💬 "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka ==> akan kamu peroleh."
🔖 Lalu mereka menebarkannya dan
👉 mereka tidak dapat menariknya lagi karena ==> banyaknya ikan"
📖 (Yohanes 21:6).
✍️ Ketika Petrus mengikuti ==> instruksi Yesus,
👉 ia menangkap
📍 begitu banyak ikan,
📍 sangat banyak hingga ia kewalahan.
✍️ Yesus siap melakukan hal yang sama untuk Anda. Dalam ==> 5 menit, Dia dapat melakukan lebih banyak dalam hidup Anda
👉 ketimbang yang dapat Anda lakukan sendiri dalam ==> 50 tahun Anda merencanakan.
🔖 Ada kabar baik lainnya:
✍️ Rahmat Tuhan atas Anda tidak tergantung pada ==> prestasi Anda.
💡 Alkitab berkata dalam Ratapan 3:22-23,
✍️ "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN,
==> tak habis-habisnya rahmat-Nya,
==> selalu baru tiap pagi;
🙏 besar kesetiaan-Mu!"
Renungkan hal ini:
- Bagaimana mengetahui bahwa Yesus berdoa untuk Anda membuat suatu perbedaan dalam hidup Anda?
- Kesalahan apa yang Anda lakukan berulang kali? Bagaimana Tuhan membantu Anda untuk "bangkit kembali" setiap kali Anda jatuh?
- Kapan Yesus menunjukkan rahmat-Nya kepada Anda dalam kegagalan Anda?
Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 9-10; Lukas 5:17-39
____________
🔖 Saudara, mungkin Anda sudah menyerah ikut Tuhan, tetapi
✍️ Dia tidak akan pernah menyerah atas Anda.
👉 Yesus
💖 berdoa untuk Anda,
💖 percaya pada Anda, dan
💖 akan senantiasa memberikan rahmat-Nya kepada Anda.
☝️ Apapun yang sudah dan
✌️ akan Anda lakukan,
👉 Tuhan tetap setia.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Three Ways Jesus Responds to Your Failure
By Rick Warren
"The steadfast love of the LORD never ceases; his mercies never come to an end; they are new every morning; great is your faithfulness." Lamentations 3:22-23 (ESV)
------------------
Failure can be isolating. When you're in the middle of a failure, you often feel ashamed and just want to be alone. But Jesus is with you always, even in your greatest failure.
To help you through your failures, Jesus does three incredible things:
Jesus prays for you. Even before Peter had failed, Jesus told him, "I have prayed for you, that your faith will not fail" (Luke 22:32 NASB).
Even at this very moment, Jesus is interceding—praying—for you. The Bible says, "He is able, once and forever, to save those who come to God through him. He lives forever to intercede with God on their behalf" (Hebrews 7:25 NLT).
Jesus believes in you. In fact, he expects you to heal and recover. That's why he told Peter before his big failure, "When you have repented and turned to me again . . ." (Luke 22:32 TLB). Jesus knew Peter would sin and fail and eventually come back to him.
The truth is that we all fail, and we fail repeatedly. Your biggest weaknesses are habitual. You don't just do them one time and that's it. You do them over and over. But God isn't there just for the big, one-time mess-up. He's there for the mistakes you make over and over again. Though you fail repeatedly, God will always believe in you.
Jesus shows you mercy. Jesus is more willing to show mercy than you're willing to ask for it. When you're down, Jesus doesn't beat you up or add to your guilt. Instead, he saves you.
In John 21, just weeks after Peter had denied Jesus, Peter and some other disciples went fishing. Though they fished all night, they caught nothing. At dawn, Jesus called to them from the shore and told them where to throw their nets. "So they did, and they couldn't haul in the net because there were so many fish in it" (John 21:6 NLT).
When Peter followed Jesus' instructions, he caught more fish than he could possibly handle. Jesus is ready to do the same for you. He can do more in five minutes of your life than you can do in 50 years of planning.
Here's more good news: God's mercy toward you is not dependent on your performance. The Bible says in Lamentations 3:22-23, "The steadfast love of the LORD never ceases; his mercies never come to an end; they are new every morning; great is your faithfulness" (ESV).
Friend, you may give up on God, but he's never going to give up on you. Jesus is praying for you, believes in you, and will always show you mercy. No matter what you do, God is faithful.
Selasa, 29 Maret 2022
Serahkan Diri Anda pada Kemurahan Hati Tuhan
30 Maret 2022
Bacaan Hari ini: 1 Petrus 5:7
✍️ "Serahkanlah segala kekuatiranmu ==> kepada-Nya,
👉 sebab Ia yang memelihara kamu."
---------------
🔖 Salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan ketika ==> mengalami kegagalan ialah
✍️ menyerahkan diri Anda pada kemurahan hati Tuhan.
👉 Inilah yang dilakukan Petrus.
🔖 Kita tahu itu dari dua kitab yang ia tulis tentang hal ini di Alkitab.
🔖 Petrus mengalami sebuah kegagalan besar dalam hidupnya:
👉 menyangkal Yesus ==> tiga kali dalam waktu semalam.
✍️ Akan tetapi, dia tidak hanyut dalam keputusasaan.
✅ Dia tidak menyia-nyiakan waktunya untuk menghukum dirinya sendiri.
✅ Dia tidak memborbardir dirinya dengan rasa bersalah atau malu.
✅ Dia tidak tinggal dalam penyesalan.
✍️ Sebaliknya, Petrus menyerahkan segala kecemasannya kepada ==> Tuhan,
🔖 dan oleh karena itulah, hidupnya dipenuhi dengan pengharapan dari ==> kemurahan hati Tuhan.
💡 Dalam 1 Petrus 5:7, Petrus berkata,
✍️ "Serahkanlah segala kekuatiranmu ==> kepada-Nya,
👉 sebab Ia yang memelihara kamu."
🔖 Dalam ayat ini, kata "serahkanlah" dalam bahasa Yunani berarti ==> "melepaskan."
🔖 Bayangkan Anda membawa sebuah batu besar.
👉 Saking besarnya, Anda tidak bisa melemparnya meskipun hanya satu cm;
📌 Anda hanya bisa menjatuhkannya saja.
👉 Itulah yang dimaksud ayat ini.
🔖 Anda cukup membawa
📍 ketakutan,
📍 rasa tidak aman,
📍 rasa bersalah, atau
👉 apa pun yang tengah Anda pergumulkan, dan
👉 kemudian menyerahkannya pada ==> Tuhan.
✍️ Anda menyerahkan diri Anda pada ==> kemurahan hati-Nya.
🔭 Tapi bagaimana cara melakukannya?
🔖 Anda dapat berdoa seperti ini:
💬 "Ya Tuhan, aku sudah ==> gagal.
☑️ Aku tidak pantas mendapatkan belas kasih-Mu.
☑️ Aku telah mengabaikan-Mu dan membuat kesalahan.
🔖 Namun
💖 Engkau tetap baik dan penyayang.
💖 Engkau murah hati dan pemaaf,
🔖 oleh karena itulah,
👉 aku datang untuk berserah pada ==> kemurahan hati-Mu.
✅ Aku butuh sebuah awal baru.
✅ Aku sadar aku
==> tak pantas mendapatkannya dan
==> tak bisa memilikinya dengan kekuatanku sendiri. Maka, lakukanlah apa yang seturut dengan kehendak-Mu dan tunjukkanlah itu kepadaku."
🔖 Ini merupakan penangkal dari semua yang ==> Setan katakan pada Anda.
👉 Setan suka ==> membisikkan kebohongan di telinga Anda seperti,
💬 "Kau tidak cukup baik.
🔍 Memangnya kau pikir kau siapa?
🔍 Menurutmu mengapa Tuhan mau ==> mempergunakanmu?
🔍 Kau pikir Tuhan mau menjawab doa-doamu setelah ==> semua hal yang sudah kau lakukan?"
👉 Setan tidak ingin Anda fokus pada ==> kemurahan hati Tuhan.
🔖 Sebelum Yesus ditangkap, Dia memberi tahu Petrus ==> empat hal:
🕐 - Setan hendak mengujimu.
🕑 - Engkau akan dicobai.
🕒 - Aku telah mendoakanmu.
🕓 - Gunakan rasa sakitmu untuk ==> membantu orang lain.
🔖 Hal-hal ini juga berlaku untuk Anda.
✍️ Ketika Anda menyerahkan semua ketakutan Anda, maka ==> keputusasaan itu lenyap.
👉 Itulah yang dilakukan ==> Petrus.
🖤 Dia bersedih oleh karena kegagalannya,
💛 menemukan penghiburan lewat teman-temannya, dan
❤️ menyerahkan dirinya pada ==> belas kasih Tuhan.
👉 Inilah formula yang sama yang ==> Anda perlukan untuk
✍️ menemukan pengharapan setelah ==> kegagalan.
Renungkan hal ini:
- Pernahkah Anda memiliki beban yang begitu berat sehingga yang hanya dapat Anda lakukan ialah berserah kepada Tuhan? Bagaimana hidup Anda berubah ketika Anda melepaskan beban itu?
- Kebohongan apa yang sedang dikatakan oleh Setan yang menghalangi Anda untuk fokus pada kemurahan hati Tuhan?
- Dengan apakah Anda sebaiknya melawan kebohongan Setan? Bagaimana cara Anda mengingatkan diri sendiri tentang kebenaran Firman?
Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 7-8; Lukas 5:1-16
_________
👉 Anda akan dicobai dan kadang Anda ==> akan gagal.
✍️ Tetapi Yesus akan selalu ada menyertai Anda. ==> Dan rasa sakit Anda tidak akan sia-sia.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Cast Yourself on God's Mercy
By Rick Warren
"Cast all your anxiety on him because he cares for you." 1 Peter 5:7 (NIV)
--------------
One of the most important things you can do when you experience failure is to cast yourself on God's mercy. We know Jesus' disciple Peter did this—because he wrote two books in the Bible about it.
Peter had a massive failure in his life: denying Jesus three times in the course of one evening. But he didn't drift into despair. He didn't waste time suffering in condemnation. He didn't shower himself in guilt or shame. And he didn't go on living with regret. Instead, Peter cast all his anxiety on God, and his life was filled with hope because of God's mercy.
In 1 Peter 5:7, Peter says, "Cast all your anxiety on him because he cares for you" (NIV). In this verse, the Greek word translated as "cast" means to "let it go."
Imagine you're carrying a giant boulder. It's so big that you can't even toss it a few feet; all you can do is drop it. That's what this verse is saying. You simply take all your fear, insecurity, guilt, and whatever else you're struggling with and drop it on God. You cast yourself on his mercy.
But how exactly do you do that? You can pray something like this: "God, I really blew it. I don't deserve your mercy. I've ignored you and made mistakes. But you are kind and loving. You are merciful and forgiving, so I'm throwing myself on your mercy. I need a fresh start. I know I don't deserve it and I couldn't earn it. I'm just asking you to do what you love to do and show me mercy."
This is the antidote to everything that Satan says to you. Satan loves to whisper lies in your ear like, "You're not good enough. Who do you think you are? Why do you think God could ever use you? Why do you think God would answer your prayers after all the stuff you've done?" Satan doesn't want you focused on God's mercy.
Before Jesus was even arrested, he told Peter four things in advance of Peter's failure:
Satan wants to test you.
You're going to be tempted.
I've already prayed for you.
Use your pain to help other people.
These things are true for you too. You'll be tempted, and sometimes you'll fail, but Jesus will always be there for you. And your pain won't be wasted.
When you cast your cares, you lose your despair. Peter got this right! He grieved his failure, found comfort with his friends, and cast himself on God's mercy. This is the same formula you need to find hope after failure.
Ada seseorang bertanya kepada orang BIJAK,
Apakah RACUN itu?
Segala sesuatu yang MELEBIHI kebutuhan kita adalah RACUN;
Baik itu kekuasaan, kekayaan, rasa lapar, ego, loba, rasa malas, cinta, ambisi, kebencian atau apapun yang BERLEBIHAN adalah RACUN.
Apakah KETAKUTAN itu?
Sikap tidak MENERIMA akan ketidakpastian.
Andaikan kita bisa MENERIMA*ketidakpastian itu, maka itu akan menjadi suatu Petualangan Hidup.
Apakah IRI HATI itu?
Sikap tidak MENERIMA kebaikan atau kelebihan yang ada pada diri orang lain.
Jika kita menerima atau mengakui kebaikan atau kelebihan orang lain itu,
maka itu akan menjadi INSPIRASI.
Apa MARAH itu?
Sikap tidak MENERIMA segala sesuatu yang berada di luar kendali kita.
Jika kita MENERIMA hal atau kejadian itu,
maka itulah adalah TOLERANSI.
Apa KEBENCIAN itu_?
Tidak MENERIMA seseorang sebagaimana adanya orang tersebut.
Jika kita MENERIMA seseorang apa adanya, tanpa syarat, maka itulah dinamakan CINTA.
Segala hal di atas adalah Masalah Penerimaan dalam HATI kita;
Menolak menimbulkan Ketegangan
Menerima menjauhkan Ketegangan serta membawa Kedamaian.
Kita bisa belajar dengan PIKIRAN,
itu yang lazim kita perbuat,
tentu akan sangat BERMANFAAT;
Kitapun harus BELAJAR dengan HATI
Apa bedanya ?
Jika Hati belajar, Hidup berubah
Jika Hati belajar, Arah Hidup berubah;
Jika Hati belajar, Transformasi Hati akan terjadi;
HIDUP adalah PELAJARAN
HIDUP SAMPAI TUA, BELAJAR SAMPAI TUA