Thomy S Odrus BALIK BADAN DEMI 2024 Saya nggak heran dgn fenomena "balik badan" dari orang-2 di lingkar dekat Presiden Jokowi Dari yg sekedar relawan lantas dapat kursi komisaris BUMN, sampai level Birokrat senior di Ring-1 Jokowi. Banyak yg mulai cenderung balik badan. Saya gak heran kalau fenomena beginian semakin hari semakin banyak, dan semakin terang-terangan tanpa malu-malu lagi Pilpres 2024 adalah pemicunya... Mereka ini berpikir dgn sangat pragmatis: ✅ Era kepemimpinan Jokowi sudah tinggal 2 tahun lagi ✅ Jatah pembagian "kue" dari Jokowi sudah maksimal, sudah nggak bisa berharap lebih dalam sisa waktu 2 tahun ke depan ✅ Artinya, mereka kini sudah mulai ancang-ancang merapat ke salah satu pihak, yg kira-2 bakal jadi penguasa rejim baru kelak. Tujuannya ya supaya nanti bakal dapat "kue" lagi Buat kita hal seperti ini malah bagus Kita jadi bisa memilah-milah: - Mana yg 100% Nasionalis - Mana yg sekedar pragmatis alias sekedar cari peluang
Jumat, 25 Februari 2022
BALIK BADAN DEMI 2024
Kamis, 24 Februari 2022
Berkomitmen kepada Yesus dan Keluarga-Nya
25 Februari 2022
Bacaan Hari ini: 1 Korintus 12:12
✍️ "Karena sama seperti tubuh itu
π satu dan
π anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan ==> satu tubuh,
π demikian pula ==> Kristus."
-----------------
✍️ Tuhan tidak menciptakan Anda untuk menjalani hidup seorang diri.
π Dia ingin Anda menjadi bagian dari keluarga-Nya ==> gereja.
✍️ Bahkan, gereja telah ada dalam rancangan-Nya sedari awal.
π Beberapa orang menganggap gereja sebagai sebuah
✳️ bangunan,
✳️ institusi, atau
✳️ acara yang harus dihadiri.
π Itu semua ==> salah.
✍️ Gereja adalah ==> keluarga Anda.
π‘ Alkitab berkata,
❤️ "Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh ==> Yesus Kristus
π untuk menjadi anak-anak-Nya,
✍️ sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya"
π (Efesus 1:5)
π Ketika Anda menjadi bagian dari ==> gereja,
π ada dua hal tentang Anda:
πAnda berkomitmen kepada Yesus, dan
πAnda berkomitmen kepada orang-orang di keluarga gereja Anda.
π‘ Alkitab berkata dalam 2 Korintus 8:5,
π "Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan.
π Mereka memberikan diri mereka,
π pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah
π juga kepada kami."
πΉ Anda memberikan diri Anda kepada ==> Allah, dan kemudian
πΉ Anda memberikan diri Anda kepada orang-orang yang berada ==> dalam keluarga-Nya.
1️⃣ Keputusan pertama menjadikan diri Anda orang Kristen.
2️⃣ Keputusan kedua menghubungkan Anda dengan orang percaya lainnya.
❎ Saya bukan gereja.
❎ Anda bukan gereja.
✅ Namun bersama-sama, kita adalah gereja ==> tubuh Kristus.
π Apa artinya menjadi bagian dari ==> tubuh Kristus?
π‘ Alkitab berkata,
✍️ "Karena sama seperti tubuh itu
π satu dan
π anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan ==> satu tubuh,
π demikian pula ==> Kristus."
π (1 Korintus 12:12).
π Untuk memahami bagaimana ==> cara kerja gereja,
π lihatlah cara Tuhan merancang tubuh Anda.
πͺ Tangan,
π hidung,
π« paru-paru, dan
π« jantung Anda adalah bagian dari tubuh Anda.
π Mereka semua punya fungsi tersendiri, tetapi bersama-sama mereka membentuk satu tubuh fisik
π sama seperti gereja yang membentuk ==> satu tubuh rohani.
π Itulah mengapa Anda merupakan bagian penting dari ==> keluarga gereja Anda.
❎ Jangan pernah berkata,
π "Bagian saya
π bakat saya dan
π kemampuan saya
==> tidak diperlukan.
✅ Tidak ada bagian yang ==> tidak berguna.
π Kita semua saling bergantung terhadap satu sama lain, dan
✍️ masing-masing dari kita memiliki peran yang berbeda.
Renungkan hal ini:
- Dalam hal apa Anda menganggap gereja sebagai suatu tempat yang Anda datangi, alih-alih, sebagai suatu tempat di mana Anda tinggal di dalamnya?
- Bagaimana cara Anda untuk dapat menggunakan talenta dan kemampuan Anda untuk mengasihi dan peduli dengan orang percaya lainnya?
- Apa dampak negatifnya apabila Anda tidak menggunakan talenta dan kemampuan unik Anda kepada orang percaya lainnya?
Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 9-11; Markus 5:1-20
______________
π Tujuan Allah semenjak awal penciptaan ialah
✍️ supaya kita menjalani hidup ini bersama ==> di dalam keluarga-Nya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Commit to Jesus and His Family
By Rick Warren
"The human body has many parts, but the many parts make up one whole body. So it is with the body of Christ." 1 Corinthians 12:12 (NLT)
----------------
God never meant for you to go through life on your own. He wants you to be part of his family—the church. In fact, the church has been God's plan from the very beginning.
Some people think of the church as a building, an institution, or an event you attend. The church isn't any of those things. It's a family you belong to.
The Bible says, "His unchanging plan has always been to adopt us into his own family by sending Jesus Christ to die for us. And he did this because he wanted to!" (Ephesians 1:5 TLB)
When you're part of the church, two things are true of you: You're committed to Jesus, and you're committed to the people in your church family. The Bible says in 2 Corinthians 8:5, "First they gave themselves to the Lord; and then, by God's will they gave themselves to us as well" (GNT).
You give yourself to the Lord, and then you give yourself to a group of people in God's family. The first choice makes you a Christian. The second choice connects you with other believers. I'm not the church. You're not the church. But together, we are the church—the body of Christ.
What does it mean to be part of the body of Christ? The Bible says, "The human body has many parts, but the many parts make up one whole body. So it is with the body of Christ" (1 Corinthians 12:12 NLT).
To understand how the church operates, look at the way God designed your body. Your hand, nose, spleen, and liver are all parts of your body. They all have separate functions, but together they make up one physical body—just like God's church makes up one spiritual body.
That's why you are such a necessary part of your church family. You can't say, "My part—my talents and abilities—isn't needed." There are no unnecessary parts. We are all dependent on each other, and each of us has a different role to play.
God's intention "from the very beginning of time" is that we live our lives together in his family.
Rabu, 23 Februari 2022
Mendekat kepada Allah
24 Februari 2022
Bacaan Hari ini: Lukas 15:18-19
π¬ "Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya:
π Bapa,
π aku telah berdosa
==> terhadap sorga dan
==> terhadap bapa,
π aku tidak layak lagi disebutkan ==> anak bapa;
π jadikanlah aku sebagai ==> salah seorang upahan bapa."
--------------
✍️ Semakin dekat Anda dengan ==> Tuhan,
π semakin Dia akan mengubah hidup Anda.
π‘ Di sepanjang Alkitab, kita melihat banyak transformasi kehidupan._
π Ketika Yesaya semakin dekat dengan Allah, ==> ia berubah dariseseorang yang berkecil hati, ==> menjadi seorang nabi yang berdiri dengan berani.
π Ketika Paulus akhirnya bertatap muka dengan Yesus Kristus, ==> ia secara radikal berubah dari
π seorang penganiaya orang Kristen menjadi ==> seorang pewarta Kekristenan di era kekaisaran Romawi.
π Dan karena Musa semakin dekat dengan Allah, ==> ia berubah dari
π seorang putra Firaun yang diistimewakan menjadi ==> seorang pria rendah hati yang memimpin umat Allah keluar dari Mesir.
π‘ Yesus menceritakan satu kisah ==> transformasi
π kisah tentang anak yang hilang.
✍️ Ini adalah kisah transformasi spiritual,
π tentang semakin dekat dengan Tuhan ==> setelah pergi meninggalkannya.
π Ini versi singkat ceritanya.
π Ada seorang pemuda yang membawa harta warisan yang diberikan oleh ayahnya dan ==> menghabiskannya untuk berfoya-foya. Kemudian,
π ketika bencana kelaparan melanda,
π ketika segalanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk,
π ia akhirnya berkata,
π¬ "Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya:
π Bapa,
π aku telah berdosa
==> terhadap sorga dan
==> terhadap bapa,
π aku tidak layak lagi disebutkan ==> anak bapa;
π jadikanlah aku sebagai ==> salah seorang upahan bapa."
π (Lukas 15:18-19).
π Anak yang hilang ini mengingatkan kita akan kecenderungan kita untuk
==> menyimpang jauh dari Bapa yang
π menciptakan dan
π mengasihi kita.
π Namun lebih dari itu, perumpamaan ini mengingatkan kita akan
❤️ kesetiaan,
❤️ pengampunan, dan
❤️ kemurahan hati Allah.
π Ketika putra bungsunya kembali ke rumah,
π ayahnya
➡️ melihatnya dari kejauhan dan
➡️ "berlari mendapatkan dia lalu
⬅️ merangkul dan
⬅️ mencium dia"
π (Lukas 15:20).
✍️ Beginilah awal transformasi spiritual.
π Ketika Anda berkata,
π¬ "Tuhan, aku lelah dengan cara hidupku selama ini"
π kemudian
✍️ Dia berlari memeluk Anda.
✍️ Dia mengambil inisiatif.
✍️ Dia bahkan merayakan,
π seperti halnya sang ayah yang menyambut ==> putranya yang hilang itu:
π "Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya:
π Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, ==> pakaikanlah itu kepadanya dan
π kenakanlah cincin pada ==> jarinya dan
π sepatu pada ==> kakinya.
π Dan ambillah anak lembu tambun itu, ==> sembelihlah dia dan
π marilah kita makan dan bersukacita.
➡️ Sebab anakku ini telah mati dan
⬅️ menjadi hidup kembali,
➡️ ia telah hilang dan
⬅️ didapat kembali.
✍️ Maka mulailah mereka bersukaria"
π (Lukas 15:22-24).
π Mungkin saat ini Anda menjadi lebih dekat dengan Tuhan dibanding sebelumnya.
π Atau mungkin
πAnda merasa bagaikan anak yang hilang itu—
π Anda tersesat dan perlu memperbarui hubungan Anda dengan-Nya.
π Di mana pun Anda berada—
π dekat atau
π jauh—
✍️ dekatkanlah diri Anda kepada
==> Tuhan dan alami transformasi dalam hidup Anda.
Renungkan hal ini:
- Bagaimana sambutan ayah dari anak yang hilang itu membantu Anda untuk memahami bagaimana perasaan Tuhan tentang Anda?
- Kapan Anda telah mengalami transformasi spiritual? Keadaan apa yang membuat transformasi itu terjadi?
- Dalam tahap apa Anda secara rohani hari ini? Transformasi spiritual seperti apa yang Anda butuhkan?
Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 7-8; Markus 4:21-41
______________
✍️ Bapa Surgawi Anda ==> selalu
π siap untuk memperdalam hubunganNya dengan Anda,
π siap untuk menyambut Anda dengan tangan terbuka, dan
π siap untuk mendatangkan transformasi ke dalam hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
How to Get Closer to God
By Rick Warren
"I will go home to my father and say, 'Father, I have sinned against both heaven and you, and I am no longer worthy of being called your son. Please take me on as a hired servant.'" Luke 15:18-19 (NLT)
-----------------
The closer you get to God, the more he will transform your life.
Throughout Scripture, we see transformed lives. When Isaiah got close to God, he was transformed from being depressed to standing courageously. When Paul finally met Jesus Christ face to face, he was radically transformed from a persecutor of Christians to spreading Christianity throughout the Roman world. And as Moses grew closer to God, he transformed from a privileged son of Pharaoh to a humble man leading God's people out of Egypt.
Jesus told a story about transformation—the story of the prodigal son. It's a story of spiritual transformation, about getting close to God after wandering away.
Here's the short version of the story. A young man takes his inheritance and wastes it on careless living. Then, when things go from bad to worse, he finally says, "I will go home to my father and say, 'Father, I have sinned against both heaven and you, and I am no longer worthy of being called your son. Please take me on as a hired servant'" (Luke 15:18-19 NLT).
The prodigal son reminds us of our tendency to wander away from our Father who made us and loves us. But more than that, his story reminds us of God's faithfulness, forgiveness, and compassion. When the son returned home, his father saw him from a distance and "ran to his son, embraced him, and kissed him" (Luke 15:20 NLT).
This is how spiritual transformation begins. The moment you say, "God, I'm tired of living the way I've been living," he runs out to meet you. He takes the initiative. He even celebrates, like the father did with his prodigal son: "Quick! Bring the finest robe in the house and put it on him . . . We must celebrate with a feast, for this son of mine was dead and has now returned to life" (Luke 15:22-24 NLT).
You may be closer to God than you've ever been before. Or maybe you're feeling like the prodigal—you've wandered away and need to renew your relationship with God. No matter where you are—near or far—you can get even closer to God and experience transformation in your life.
Your Heavenly Father is always ready to deepen his relationship with you, ready to greet you with open arms, and ready to bring transformation into your life.
Selasa, 22 Februari 2022
Ketika Hati Anda Berubah, Perkataan Anda Berubah
23 Februari 2022
Bacaan Hari ini: Yakobus 3:5-6
✍️ "Demikian juga ==> lidah,
π walaupun suatu anggota kecil dari ==> tubuh,
π namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar.
✍️ Lihatlah, betapapun kecilnya api,
π ia dapat membakar hutan yang besar.
✍️ Lidahpun adalah ==> api;
π ia
π merupakan suatu dunia kejahatan dan
π mengambil tempat di antara anggota- anggota tubuh kita ==> sebagai sesuatu yang dapat
π menodai seluruh tubuh dan
π menyalakan roda kehidupan kita,
π sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka"
----------------
π Ketika Tuhan mengubah hati Anda,
π cara Anda berbicara dengan orang lain akan mulai berubah.
✍️ Kata-kata Anda akan mendatangkan lebih banyak kerukunan dalam hubungan Anda.
π Mengapa?
π Sebab dalam hubungan apa pun,
π sebagian besar konflik disebabkan oleh
π kata-kata yang Anda ucapkan dan
π cara Anda mengucapkannya.
✍️ "Demikian juga ==> lidah,
π walaupun suatu anggota kecil dari ==> tubuh,
π namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar.
✍️ Lihatlah, betapapun kecilnya api,
π ia dapat membakar hutan yang besar.
✍️ Lidahpun adalah ==> api;
π ia
π merupakan suatu dunia kejahatan dan
π mengambil tempat di antara anggota- anggota tubuh kita ==> sebagai sesuatu yang dapat
π menodai seluruh tubuh dan
π menyalakan roda kehidupan kita,
π sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka"
π (Yakobus 3:5-6).
π Respons orang terhadap stres dan tekanan ==> berbeda-beda.
π Ketika berada di bawah tekanan, apa yang keluar dari mulut seseorang
==> mengungkapkan apa yang sebenarnya ada di dalam hati mereka.
π Ketika di bawah tekanan,
πΉ orang baik menjadi ==> lebih baik dan
πΉ orang sabar menjadi ==> lebih sabar.
π Ketika di bawah tekanan,
π₯ orang jahat menjadi ==> lebih jahat dan
π₯ perundung menjadi ==> lebih menyebalkan,
π₯ pemarah menjadi ==> lebih pemarah, dan
π₯ orang yang berpendirian menjadi
==> lebih berpendirian.
π Apa pun yang ada di hati Anda akan keluar saat Anda berada di bawah ==> tekanan.
π Apa yang sungguh-sungguh Anda rasakan tentang orang-orang yang
==> berinteraksi dengan Anda setiap harinya?
π Apakah kedudukan
π sosial,
π ekonomi, atau
π politik
==> memengaruhi cara Anda melihat mereka?
π Apakah Anda memberikan rasa hormat yang sama kepada siapa pun yang Anda jumpai?
✍️ Kerendahan hati berarti
π lebih sedikit memikirkan diri sendiri dan
π lebih banyak memikirkan kepentingan orang lain.
π Artinya
✅ Anda menghargai segala keunikan mereka;
✅ Anda tidak bertingkah seolah tahu segalanya.
✍️ Ketika Anda mempraktikkan kerendahan hati,
π Anda akan mulai memandang orang-orang sebagaimana Tuhan menciptakan mereka:
✍️ yang seturut dengan
πgambar dan
πrupa-Nya dan
π sebagai ciptaan yang berharga.
π Efesus 4:29 mengatakan,
✍️ "Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi
π pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu,
π supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia."
π Bayangkan apa yang akan terjadi
π seandainya setiap orang di gereja secara konsisten melihat orang lain seperti ==> Tuhan melihat mereka.
✍️ Kita akan dikenal sebagai para pendengar yang
πrendah hati dan
πbaik hati.
π Hubungan-hubungan kita akan lebih harmonis.
π Dan dengan itulah,
π kita dapat menunjukkan lebih banyak kepada dunia seperti apa ==> Yesus itu!
Renungkan hal ini:
- Apakah Anda biasanya memandang orang lain sebagai ciptaan Tuhan yang terkasih? Mengapa atau mengapa tidak?
- Bagaimana Anda dapat mengubah apa yang Anda masukkan ke dalam hati Anda agar apa yang keluar dari sana mencerminkan hati Tuhan?
- Menurut Anda mengapa kerendahan hati perlu dipraktikkan? Apa saja cara agar Anda dapat mempraktikkan kerendahan hati hari ini?
Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 4-6; Markus 4:1-20
___________
π Satu-satunya cara untuk mengontrol apa yang Anda katakan ialah
✍️ dengan mengelola apa yang sedang berkecamuk ==> di dalam hati Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
When Your Heart Changes, Your Talk Changes
By Rick Warren
*"It only takes a spark, remember, to set off a forest fire. A careless or wrongly placed word out of your mouth can do that. By our speech we can ruin the world, turn harmony to chaos, throw mud on a reputation, send the whole world up in smoke and go up in smoke with it, smoke right from the pit of hell."* James 3:5-6 (The Message)
-------------------
As God transforms your heart, the way you talk to others will begin to change. And that will bring more harmony to your relationships. Why? Because, in any relationship, most conflict is caused by the words you say and how you say them.
"It only takes a spark, remember, to set off a forest fire. A careless or wrongly placed word out of your mouth can do that. By our speech we can ruin the world, turn harmony to chaos, throw mud on a reputation, send the whole world up in smoke and go up in smoke with it, smoke right from the pit of hell" (James 3:5-6 The Message).
People respond differently to stress and pressure. When the pressure is on, what comes out in someone's speech reveals what's really going on in their heart.
Under stress, kind people become kinder and patient people become more patient. Under stress, mean people become meaner, bullies become bigger bullies, angry people become angrier, and opinionated people become more opinionated.
Whatever is in your heart is going to spill out when you're under pressure. So the only way you can control what you say is to manage what's going on in your heart. How do you really feel about the people you interact with each day? Does social, economic, or political standing have any effect on how you see them? Do you give equal respect to everyone you meet?
Humility means thinking of yourself less and thinking more about the needs of others. It means you meet people on their own terms; you don't think you know it all. When you practice humility, you start seeing people as God created them: in his image, with great worth.
Ephesians 4:29 says, "Do not let any unwholesome talk come out of your mouths, but only what is helpful for building others up according to their needs, that it may benefit those who listen" (NIV).
Imagine what would happen if everyone in the church consistently saw people as God sees them. We would become known for being humble and kind and great listeners. We would have a lot more harmony in our relationships. And we also would show the world more of what Jesus is like!
Senin, 21 Februari 2022
Kerukunan dan Empati Berjalan Beriringan
22 Februari 2022
Bacaan Hari ini: 1 Petrus 3:8
π "Dan akhirnya, hendaklah kamu semua
π seia sekata,
π seperasaan,
π mengasihi saudara-saudara,
π penyayang dan
π rendah hati."
-------------
π Apakah Anda ingin menjaga keharmonisan di rumah Anda dan ==> mengurangi konflik dalam hubungan Anda?
π Maka,
==> pekalah dan
==> berempatilah
π terhadap
==> kata-kata dan
==> tindakan Anda,
✍️ sebab itu dapat membawa dampak yang besar kepada ==> orang lain.
π‘ Alkitab berkata,
✍️ "Janganlah kamu menimbulkan syak ==> dalam hati orang,
π baik
π orang Yahudi atau
π orang Yunani,
π maupun Jemaat Allah"
π (1 Korintus 10:32).
π Menjadi peka ketika orang lain merasa tersinggung lebih dibutuhkan ==> di masa-masa sulit ini,
π karena semua orang tampaknya sedang memiliki beban berat akibat ==> pandemi ini.
⬅️ Kini kita semua semakin mudah tersinggung,
➡️ dan juga sebaliknya, mudah menyinggung orang lain.
π️ Solusinya adalah dengan ==> mencurahkan
πkasih dan
π pengampunan
π dalam situasi apa pun sehingga Anda
π tidak mudah tersinggung—dan kemudian
π menjadi lebih peka akan hal-hal yang
==> menyakiti atau mengecilkan hati orang lain.
π Bayangkan bagaimana hubungan Anda bisa diubahkan hanya dengan melakukan ==> dua hal itu!
π Namun, sebelum itu, Anda harus mengakui bahwa Anda sering ==> tidak peka akan dampak dari
πperkataan dan
πtindakan Anda.
π Mampukah Anda ==> mengakui
π bahwa kadang Anda tidak peka terhadap pasangan Anda atau
π bahwa Anda tidak berempati terhadap rekan kerja Anda atau
π bahwa Anda tidak secerdas yang Anda kira?
π Sangat mudah untuk dengan cepat menyebutkan lima hal yang pernah dilakukan ==> orang lain yang menyinggung hati Anda.
π Tapi bisakah Anda menyebutkan lima hal yang Anda lakukan yang ==> telah menyinggung
π pasangan,
π teman, atau
π rekan kerja Anda?
π Jika Anda tak bisa memikirkannya,
π tanyakanlah kepada mereka.
==> Mereka akan dengan senang hati memberi tahu Anda!
✍️ Menjadi peka akan membantu Anda menaati Alkitab dalam ==> area lain hidup Anda.
π‘ Yesus berkata dalam Matius 5:25,
✍️ "Segeralah berdamai dengan ==> lawanmu
π selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan,
πsupaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada ==> hakim dan
π hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau
==> dilemparkan ke dalam penjara."
π₯ Inilah prinsip yang Anda butuhkan dalam ==> setiap relasi dalam hidup Anda.
✍️ Untuk dapat menyelesaikan konflik dengan ==> lebih mudah dan cepat,
π Anda perlu melakukan ==> dua hal.
πPertama, berpikirlah sebelum ==> berbicara.
πKedua, lebih fokuslah untuk mendengarkan daripada ==> menyampaikan maksud Anda.
π Sudah jadi sifat manusia untuk lebih dahulu memikirkan
⬅️ bagaimana Anda tersinggung oleh orang lain daripada memikirkan
➡️ bagaimana kata-kata dan tindakan Anda telah ==> menyinggung orang lain.
π Akan tetapi, menjaga kerukunan mewajibkan Anda
✅ untuk berempati,
❎ bukan malah menjadi defensif ketika ==> menyakiti orang lain.
π "Dan akhirnya, hendaklah kamu semua
π seia sekata,
π seperasaan,
π mengasihi saudara-saudara,
π penyayang dan
π rendah hati."
π (1 Petrus 3:8).
Renungkan hal ini:
- Apa yang lebih penting buat Anda—dipahami atau memahami? Mengapa?
- Bagaimana berpikir sebelum berbicara membantu Anda untuk menghindari atau menyelesaikan konflik?
- Apakah Anda menganggap diri Anda orang yang berempati? Bagaimana caranya agar Anda bisa belajar untuk lebih berempati?
Bacaan Alkitab Setahun :
Bilangan 1-3; Markus 3
___________
✍️ Kerukunan dan empati akan
==> selalu berjalan beriringan.
π Keduanya harus selaras.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Harmony and Empathy Go Together
By Rick Warren
"Be sympathetic, love one another, be compassionate and humble." 1 Peter 3:8 (NIV)
--------------
Do you want to maintain harmony in your home and reduce the number of conflicts in your relationships? Then be sensitive and empathetic to how your words and actions affect others.
The Bible says, "Never do anything that might hurt others—Jews, Greeks, or God's church" (1 Corinthians 10:32 NCV).
This principle of being sensitive to when people get offended is more important than ever, because it seems like everybody's got a chip on their shoulder these days. We all get offended easily, and we all offend others easily.
The solution to that in relationships is to pour grace into any situation so that you aren't so easily offended—and then to become sensitive about the things that hurt or discourage others. Imagine how your relationships could change by simply doing those two things!
But it requires that you admit you're often insensitive to the impact of your words and your actions. Can you admit that you've sometimes been insensitive to your spouse or that you've not been empathetic to your colleague or that you're just not as thoughtful as you think you are?
It's easy to quickly think of five things that other people do to offend you. But can you name five things you do that offend your spouse, friend, or co-worker? If not, then you can always ask them. They'll be glad to tell you!
Being more sensitive will also help you obey the Bible in another area. Jesus said in Matthew 5:25, "Settle matters quickly with your adversary" (NIV). This is a principle you need in every relationship in your life.
To resolve conflict more easily and quickly, you need to do two things. First, think before you speak. Second, focus more on listening than on getting your point across.
It's human nature to first think of how you are offended rather than of how your words and actions affect others. But maintaining harmony requires you to be empathetic instead of defensive when you hurt someone else.
"Be sympathetic, love one another, be compassionate and humble" (1 Peter 3:8 NIV).
Harmony and empathy will always go together. If you want one, you have to have the other!
Minggu, 20 Februari 2022
Bijaklah dan Tunggu Cerita Lengkapnya
21 Februari 2022
Bacaan Hari ini: Amsal 18:13
π "Jikalau seseorang memberi jawab sebelum ==> mendengar, itulah
☝️ kebodohan dan
✌️ kecelaannya."
---------------
π Untuk menjadi bijak dalam masyarakat yang ==> jenuh akan informasi yang ada saat ini,
π Anda memerlukan ==> dua kualitas penting:
☝️ penilaian yang baik dan
✌️ berhikmat.
π Itu artinya
π️ Anda mempelajari hikmat Tuhan dari ==> Firman Tuhan dan
π️ kemudian menerapkannya dalam segala hal.
✍️ Anda
π menyaring informasi dan
π membuat keputusan menggunakan ==> firman-Nya dalam Alkitab.
π Terlalu banyak orang Kristen
π yang mudah tertipu
π yang percaya dengan apa yang mereka
π dengar atau
π baca ==> di media sosial—baik itu
π berita, atau
π gosip tentang seorang teman.
π Mereka tidak berhenti sejenak dan ==> bertanya;
π mereka secara otomatis menelan mentah-mentah apa pun yang ==> sepemikiran dengan mereka.
✍️ Jangan buang akal sehat Anda.
π Jangan mudah
π tertipu dan
π percaya ==> dengan semua yang Anda dengar.
π Sebab itu semua hanya akan menimbulkan konflik.
π Amsal 3:21 mengatakan,
π️ "Hai anakku, janganlah
☝️ pertimbangan dan
✌️ kebijaksanaan itu
π menjauh dari matamu,
==> peliharalah itu."
π Sama seperti pentingnya mendapatkan gambaran yang akurat akan hal-hal yang Anda
☝️ lihat atau
✌️ dengar ==> secara online,
π Anda juga perlu mendapatkan gambaran yang akurat dalam hubungan Anda ==> dengan orang lain.
π Tanpa informasi yang benar, langsung mengambil ==> kesimpulan
π hanya akan membuat Anda
π₯ mudah marah dan
π₯ memicu konflik.
✍️ Untuk meredam amarah dan menjalin kerukunan dengan ==> orang lain,
π Anda harus belajar menyingkirkan prasangka Anda sampai Anda
✅ mendapatkan semua fakta yang akurat dan
✅ memahami keseluruhan cerita.
π Sebaliknya, pilihlah untuk
πberhikmat,
πmenjadi bijak.
==> Pegang itu.
✍️ Jangan cepat-cepat
❎ membuang atau
❎ menyingkirkan
☝️ hikmat dan
✌️ pemikiran yang baik.
π️ Peganglah itu erat sebab
π hubungan yang sehat memang
==> bergantung padanya!
π‘ Alkitab berkata,
π "Jikalau seseorang memberi jawab sebelum ==> mendengar, itulah
☝️ kebodohan dan
✌️ kecelaannya"
π (Amsal 18:13).
π Jangan mudah
❎ mencela atau
❎ mengkritik.
π Jangan berasumsi bahwa Anda tahu apa motif orang berbuat sesuatu karena ==> Anda bisa salah.
✍️ Jangan mengambil kesimpulan sebelum mengetahui ==> semua fakta.
Renungkan hal ini:
- Apa yang harus Anda lakukan dengan konsisten untuk mempelajari lebih banyak hikmat dari Firman Tuhan?
- Bagaimana dengan memahami motif seseorang membantu Anda untuk menentukan bagaimana Anda akan merespons mereka?
- Agar dapat menghindari konflik dalam hubungan, mengapa penting untuk lebih banyak mendengarkan daripada berbicara?
Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 26-27; Markus 2
___________
π Ketika Anda menunggu keseluruhan cerita,
✍️ bangunlah kasih Anda sehingga Anda dapat
☝️ mengasihi dengan lebih baik dan
✌️ menjadi semakin seperti Yesus.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Be Wise and Wait for the Whole Story
By Rick Warren
"What a shame—yes, how stupid!—to decide before knowing the facts!" Proverbs 18:13 (TLB)
------------------
To be wise in today's information-saturated society, you need two vital qualities: sound judgment and discernment. That means you learn God's wisdom from God's Word and then apply it to everything. You filter information and make decisions through what God has told you to do in Scripture.
Too many gullible Christians are willing to believe anything they hear or read on social media—whether that's a news story or gossip about a friend. They don't stop and question; they just automatically accept anything that fits within their bias.
Don't throw away your common sense. Don't be gullible and believe everything you hear. That causes conflict.
Proverbs 3:21 says, " Do not let wisdom and understanding out of your sight, preserve sound judgment and discretion" (NIV).
Just like it's important to get an accurate picture of things you see or hear online, you also need to get an accurate picture in your relationships. Without all the information you need, jumping to conclusions leads to quick tempers and arguments. To lower the anger factor and have harmony with other people, you must learn to reserve judgment until you know all the facts and understand the whole story.
Instead, choose to "preserve sound judgment." Hold onto it. Don't quickly throw it out or get rid of it. Keep a firm grip on it, as if the health of your relationships depends on it—because it does!
The Bible says, "What a shame—yes, how stupid!—to decide before knowing the facts!" (Proverbs 18:13 TLB)
Don't be quick to condemn or criticize. Don't assume you know people's motivation, because you probably don't. Don't decide before knowing all the facts.
When you wait for the whole story, you develop the compassion to love well and become more like Jesus.