Kamis, 06 Januari 2022

Apa Obat Stres?


07 Januari 2022

Bacaan Hari ini: Roma 8:32 
πŸ’Œ "Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, 
πŸ’Œ tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, 
✍️ bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita  ==> bersama-sama dengan Dia?"
------------------
πŸ”– Jika Anda mencari obat stres* 
==> mintalah kepada Tuhan.

✍️ Penyebab utama stres dalam hidup ini ialah ==> kekhawatiran. 
πŸ‘‰ Anda khawatir apakah Anda akan mempunyai apa yang Anda perlukan saat Anda membutuhkannya. 
πŸͺ” Namun, setiap kali Anda berharap 
πŸ“ pada manusia atau 
πŸ“ pada sesuatu untuk memenuhi kebutuhan Anda ketimbang ==> pada Tuhan, 
πŸ”– Anda menjadi 
πŸ’₯ frustrasi dan 
πŸ’₯ kecewa 
πŸ‘‰ sebab tak ada seorang pun di dunia ini yang bisa memenuhi semua ==> kebutuhan Anda. 
πŸ—️ Hanya Tuhan yang bisa ==> melakukannya.

πŸ”– Beberapa orang menggantungkan rasa aman pada ==> pekerjaan mereka. 
πŸ‘‰ Namun ketika mereka kehilangan pekerjaan, ==> mereka pun kehilangan ketenangan pikiran mereka.

πŸ”– Ada yang menempatkan rasa aman mereka pada ==> pernikahan mereka. 
πŸ‘‰ Kemudian pasangan mereka meninggal atau  terjadi perceraian dan 
πŸ”­ mereka mulai mempertanyakan, 
πŸ”Ž "Siapakah saya? 
πŸ”Ž Apa jati diri saya?"

πŸ”– Atau mungkin Anda menaruh rasa aman Anda pada ==> uang Anda. 
πŸ‘‰ Tetapi ada banyak kemungkinan Anda bisa kehilangan uang Anda kapan pun.

πŸ‘‰ Kiranya Anda jangan pernah menggantungkan rasa aman Anda 
==> dalam apa pun yang sewaktu-waktu bisa terhilang dari Anda. 
✍️ Anda bisa saja kehilangan 
πŸ“ pekerjaan, 
πŸ“ kesehatan, 
πŸ“ reputasi, 
πŸ“ pasangan, dan 
πŸ“ banyak hal lainnya. 
✍️ Tetapi tak akan ada yang bisa merenggut hubungan Anda dengan ==> Kristus.

πŸ“– Roma 8:32 mengatakan, 
πŸ’Œ "Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, 
πŸ’Œ tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, 
✍️ bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita  ==> bersama-sama dengan Dia?"

πŸ‘‰ Jika Allah saja begitu mengasihi Anda 
πŸ’Œ dengan mengutus Yesus Kristus untuk mati di kayu salib buat Anda, 
πŸ‘‰ tidakkah menurut Anda Dia juga begitu mengasihi Anda 
πŸ’Œ untuk memenuhi setiap kebutuhan dalam hidup Anda? 
✍️ Ya! Tentu saja.

πŸ”– Setiap kali Anda mulai stres 
πŸ‘‰ berhenti sejenak dan ucapkan, 
πŸ’¬ "TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku" 
πŸ“– (Mazmur 23:1).

✍️ Tuhan akan menyediakan. 
✍️ Dia akan memelihara Anda. 
πŸ‘‰ Alih-alih *stres, 
πŸ‘‰ datanglah kepada Tuhan untuk 
==> memenuhi semua kebutuhan Anda.

Renungkan hal ini:
- Ketika Anda punya sebuah kebutuhan dalam hidup Anda, biasanya apa reaksi pertama Anda?

- Apa yang Anda butuhkan dalam hidup Anda hari ini? Bagaimana Anda dapat menunjukkan kepada orang lain bahwa Anda percaya pada Tuhan untuk menyediakannya?

- Mengapa Anda bisa yakin pada janji-janji Allah dalam Firman-Nya?

Bacaan Alkitab Setahun :
Kejadian 16-17; Matius 5:27-48
________________
πŸ‘‰ Ketika Anda menempatkan rasa aman Anda ==> pada janji-Nya itu, 
✍️ percayakanlah juga ==> semua kebutuhan Anda kepada Dia.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
What's the Cure for Stress?
By Rick Warren

"Since he did not spare even his own Son for us but gave him up for us all, won't he also surely give us everything else?" Romans 8:32 (TLB)
-----------------
If you want a cure for stress, look to God to meet your needs.

The major cause of stress in your life is worry. You worry because you wonder if you will have what you need when you need it. But any time you expect people or things to meet your needs instead of God, you're going to be frustrated and disappointed, because nobody on earth can meet all your needs. Only God can do that.

Some people find their security in their job, and when they lose their job, they lose their peace of mind.

Others put their security in their marriage. Then their spouse dies or they go through a divorce, and they ask, "Who am I? What is my identity?"

Or maybe you put your security in your money. But there are a lot of ways to lose your money.

I recommend that you never put your security in anything that can be taken away from you. You can lose your job, your health, your reputation, your spouse, and so many other things. But you cannot lose your relationship with Christ.

When you put your security in that promise, you can trust God to meet all your needs.

Romans 8:32 says, "Since he did not spare even his own Son for us but gave him up for us all, won't he also surely give us everything else?" (TLB)

If God loved you enough to send Jesus Christ to die on the cross, don't you think he loves you enough to take care of every other need in your life? Yes! Of course he does.

Every time you start to get stressed, pause and say, "The Lord is my shepherd; I shall not want" (Psalm 23:1 ESV).

God's going to provide. He's going to take care of you. Instead of stressing out, look to him to meet all your needs.


Rabu, 05 Januari 2022

Teguran Tuhan adalah untuk Kebaikan Anda


06 Januari 2022

Bacaan Hari ini:
Ayub 5:17 
πŸ‘‰ "Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ==> ditegur Allah; 
✍️ sebab itu janganlah engkau ==> menolak didikan Yang Mahakuasa."
----------------
πŸ”– Jika saat ini Anda sedang lari dari panggilan Tuhan, 
✍️ ada satu hal yang perlu Anda tahu: 
πŸ‘‰ Tuhan sedang memanggil Anda untuk kembali kepada-Nya.

πŸ”– Dia tahu bahwa 
==> semakin jauh Anda berlari, 
==> semakin buruk yang akan Anda hadapi. 
πŸ‘‰ Karena itulah, Dia ingin menarik perhatian Anda ==> sebelum terlalu terlambat.

✍️ Walaupun Tuhan sabar, 
πŸ‘‰ Dia tidak akan membiarkan Anda mengabaikan 
==> panggilan-Nya selamanya. 
✍️ Tuhan mengasihi Anda apa adanya, 
πŸ‘‰ tetapi karena Dia begitu mengasihi Anda, 
==> maka Dia tidak mau membiarkan Anda seperti itu.

πŸ”– Karena melarikan diri dari ==> Tuhan, 
πŸ‘‰ Nabi Yunus belajar lewat teguran yang sulit ini: ==> Laut semakin bergelora" 
πŸ“– (lihat Yunus 1:11). 
✍️ Semakin jauh Yunus berlari, 
==> semakin buruk badai yang menghantamnya. 
πŸ‘‰ Pilihannya itu ==> mendatangkan konsekuensi.

πŸ”– Begitu halnya dengan Anda. 
✍️ Ketika Anda lari dari Tuhan, 
πŸ‘‰ pada akhirnya Anda akan mendapati diri Anda ==> dikelilingi oleh badai.

πŸ”– Terkadang itu adalah badai teguran dari Tuhan. 
πŸ‘‰ Namun saat Tuhan mengoreksi Anda, 
✒️ itu bukan karena Dia marah, 
✒️ tapi karena Dia mengasihi Anda!

πŸ”– Orang tua yang penuh kasih mendisiplinkan sebab mereka 
☝️ mencintai mereka dan 
✌️ ingin melihat mereka mengubah perilaku mereka  demi ==> kebaikan mereka sendiri. 
✍️ Demikian pula dengan Tuhan. 
πŸ’‘ Alkitab mengatakan,
πŸ‘‰ "Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ==> ditegur Allah; 
✍️ sebab itu janganlah engkau 
==> menolak didikan Yang Mahakuasa."
πŸ“– (Ayub 5:17).

πŸ”– Ketika badai semakin mengganas, orang-orang yang berada di kapal dengan Yunus bertanya satu pertanyaan yang biasanya kita tanyakan saat situasi kian buruk: 
πŸ”­ "Akan kami apakan engkau, supaya laut 
πŸ“menjadi reda dan 
πŸ“tidak menyerang kami lagi?" 
πŸ“– (lihat Yunus 1:11). 
πŸ‘‰ Jawabannya selalu sama. 
πŸ—️ Anda harus menyerahkan hidup Anda sepenuhnya ==> kepada Tuhan. 
✍️ Ketika Anda berserah, ==> damai datang.

πŸ‘‰ Itu yang dilakukan Yunus. "Sahutnya kepada mereka: 
πŸ“ "Angkatlah aku, 
πŸ“ campakkanlah aku ke dalam laut, 
πŸ’¬ maka laut 
πŸ“akan menjadi reda dan 
πŸ“ tidak menyerang kamu lagi. 
πŸ’¬ Sebab aku tahu, bahwa karena akulah      ==> badai besar ini menyerang kamu" 
πŸ“– (Yunus 1:12).

πŸ‘‰ Itulah tindakan tidak egois Yunus yang pertama—dan 
πŸ‘‰ juga langkahnya yang pertama menuju    ==> awal yang baru. 
☝️ Yunus mengakui bahwa dialah penyebab badai itu, 
✌️ dan dia memutuskan untuk berserah pada kehendak Tuhan.

πŸ‘‰ Apabila selama ini Anda berlari dari rencana Tuhan atas hidup Anda 
πŸ‘‰ dan saat ini "Anda tengah menghadapi badai kehidupan, 
☝️ berserahlah kepada Tuhan. 
✌️ Lakukanlah dengan yakin dan percaya, 
✍️ dan Dia akan menarik Anda kembali pada-Nya.

Renungkan hal ini:
- Badai apa yang pernah Tuhan pakai untuk menegur Anda?

- Badai yang berbeda menarik perhatian Anda dengan cara yang berbeda. Badai apa yang biasanya Tuhan gunakan untuk menarik perhatian Anda?

- Apa bagian yang paling menakutkan dari berserah pada misi Tuhan? Apa yang menahan Anda untuk mengambil langkah itu?

Bacaan Alkitab Setahun :
Kejadian 13-15; Matius 5:1-26
________
✍️ Suatu hari Tuhan akan mengalihkan perhatian Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
God's Correction Is for Your Good 
By Rick Warren

"Happy is the person whom God corrects! Do not resent it when he rebukes you." Job 5:17 (GNT)
-----------------
If you're running from what God has called you to do, there is something you should know: God is calling you back to him.

He knows that the longer you run, the worse life will get for you. And he wants to get your attention before it's too late.

Even though God is patient, he won't let you ignore his call forever. God loves you just the way you are, but he loves you far too much to let you stay that way.

One day he's going to get your attention.

The prophet Jonah found this out the hard way as he was running from God: "The storm was getting worse all the time" (Jonah 1:11 GNT). The more Jonah ran, the worse the storm got. Jonah's running had consequences.

It's the same way for you. When you run from God, eventually you'll find yourself surrounded by storms.

Sometimes those are the storms of God's correction. But when God corrects you, it's not negative. It's because he loves you!

Loving parents discipline their children because they love them and want to see them change their behavior for their own good. God is the same way. The Bible says: "Happy is the person whom God corrects! Do not resent it when he rebukes you" (Job 5:17 GNT).

As the storm got more intense, Jonah's shipmates asked a question many people ask when troubles build: "What should we do . . . to stop the storm?" (Jonah 1:11 GNT)

The answer is always the same. You must completely surrender your life to God. When you surrender, peace comes.

Jonah did this. He responded, "Throw me into the sea, and it will calm down. I know it is my fault that you are caught in this violent storm" (Jonah 1:12 GNT).

It was Jonah's first unselfish act—and his first step toward a fresh start. He admitted he was the cause of the storm, and he surrendered to God's will.

If you've been running from God's plan for your life and now you're facing a storm, surrender to God. You can do this with confidence because God is for you, and he's calling you back to him.


Selasa, 04 Januari 2022

Getting old or Growing up?

Pemahaman yang bagus untuk dibaca
Mencerminkan kepribadian kita

Getting old or Growing up?
Menjadi tua atau bertambah dewasa?

Ketika suatu hari terdapat diskusi hangat antara saya dengan istri. Pada momen itu saya menunjukkan perasaan bahwa saya tersinggung. Istri saya kemudian berkata: " Sekarang koq mudah tersinggung ya? Itu gejala getting old lho." Saya kemudian diam sejenak.
Cepat tersinggung, marah, kecewa dengan perlakuan orang yang dirasakan kurang menghormati, mau dihargai, tidak mudah lagi bercanda, semua perkara menjadi sangat serius, ini ternyata adalah gejala getting old.

Getting Old adalah istilah untuk mengatakan bahwa seseorang bertambah tua. Oleh karena itu setiap orang pasti bertambah tua. Getting Old adalah keniscayaan. Banyak orang yang getting old tanpa growing up.

Growing up adalah menjadi dewasa, semakin matang mengelola emosi, siap hidup sendiri, banyak kesibukan yang produktif dengan waktu yang dimiliki, bertanggung jawab atas tindakannya.

Getting old ternyata sangat berbeda dengan growing up. Setiap orang tanpa berbuat apa-apa pasti akan getting old, tapi untuk growing up ternyata harus berbuat sesuatu atau mempersiapkan diri.

G r o w i n g  U p– menjadi dewasa perlu pengelolaan emosi, perlu persiapan yang sangat serius, mengurus banyak hal. Growing up berseberangan dengan kekanak- kanakan yaitu seperti mudah lari dari tanggung jawab, tidak mau berkomitmen, hanya mau yang manis-manis. Growing up menanggapi penderitaan dengan tenang, mengejar greatness, kebesaran jiwa bukan kenyamanan semata- mata, berani berkorban. Sekali lagi ini perlu persiapan.

G e t t i n g   O l d
membiarkan waktu berlalu, menyesali masa kini dan selalu menyanyikan kidung "Yesterday – I am not half the man I used to be" seperti lantunan the Beatles, glorifikasi masa lalu, dulu saya begini, dulu saya begitu – sekarang hanya lagu. Ini gejala getting old, menggurui, meremehkan orang, mudah tersinggung.
Ini rupanya gejala yang dicurigai oleh istri saya hinggap pada diri saya.

Menanggapi sinyalemen istri, saya pun mulai berbenah dan memutuskan untuk growing up. Nasehat growing up bukan untuk anak kecil saja, bukan untuk anak muda saja tapi untuk segala usia. Banyak orang yang sudah dewasa meskipun usianya masih muda. Mari kita sama-sama membangun diri, _grow up_, menjadi dewasa jangan hanya _getting old_ – menjadi tua. Sangat tragis kalau menjadi tua tanpa menjadi dewasa. Boleh setuju boleh tidak.

Mari kita nikmati Growing Up yg bermanfaat pada 2022.


Rayakanlah Apa yang Telah Tuhan Kerjakan dalam Hidup Anda


05 Januari 2022

Bacaan Hari ini:  Mazmur 68:4 
🎼 "Bernyanyilah bagi Allah, 
🎼 mazmurkanlah nama-Nya, 
πŸ‘‰ buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! 
✍️ Nama-Nya ialah ==> TUHAN; 
✍️ beria-rialah di hadapan-Nya!"
----------------------
πŸ”– Untuk kembali pada hubungan yang tepat dengan Tuhan, 
πŸ‘‰ maka pertama-tama Anda harus 
πŸ“ merasa muak dengan cara hidup Anda, 
πŸ“ mengakui dosa Anda, dan 
πŸ“ kemudian menyerahkan kendali hidup Anda kepada Tuhan. 
πŸ‘‰ Dan terakhir, Anda merayakan apa yang telah Tuhan buat dalam hidup Anda.

πŸ”– Dalam perumpamaan Yesus tentang        ==> anak yang hilang, 
πŸ‘‰ penting untuk memperhatikan ==> respons si ayah: 
✒️ "Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. 
✒️ Ketika ia masih jauh, ==> ayahnya telah melihatnya, 
✒️ lalu tergeraklah hatinya oleh ==> belas kasihan. 
✒️ Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu 
πŸ’ merangkul dan 
πŸ’ mencium dia. 
πŸ”– Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: 
πŸ’¬ Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, 
πŸ‘‰ pakaikanlah itu kepadanya dan 
πŸ‘‰ kenakanlah 
πŸ’ cincin pada ==> jarinya dan 
πŸ’ sepatu pada ==> kakinya. 
πŸ’¬ Dan ambillah anak lembu tambun itu, 
πŸ‘‰ sembelihlah dia dan 
πŸ’¬ marilah kita makan dan bersukacita" 
πŸ“– (Lukas 15:20, 22-23).

πŸ”– Si ayah dari anak yang hilang ini sama seperti ==> Bapa surgawi Anda. 
✍️ Terlepas dari apa pun yang pernah Anda lakukan, 
πŸ‘‰ ketika Anda pulang kepada-Nya, 
☝️ Dia memeluk Anda dalam kasih-Nya. 
✌️ Dia memberikan Anda yang terbaik dan berkata, 
πŸ’¬ "Semuanya telah diampuni! 
☝️ Ganti bajumu. 
✌️ Pakai sepatumu. 
πŸ‘‰ Mari kita rayakan! 
πŸ—️ Anakku telah kembali padaku."

πŸ‘‰ Anda pulang ke rumah 
πŸ’Œ untuk merayakan, 
πŸ’Œ bukan untuk menerima hukuman. 
πŸ‘‰ Dan Allah ingin Anda bergabung dengan-Nya dalam perayaan itu 
==> dengan bersukacita atas Anda.

πŸ”– Anda dapat merayakan transformasi spiritual Anda dengan sesederhana berkata, 
πŸ’¬ "Terima kasih, Tuhan. 
πŸ’¬ Terima kasih atas 
πŸ’ kasih karunia, 
πŸ’ cinta, dan 
πŸ’ kebaikan-Mu. 
πŸ’¬ Aku memuliakan-Mu."

πŸ’‘ Alkitab berkata dalam Mazmur 68:4, 
🎼 "Bernyanyilah bagi Allah, 
🎼 mazmurkanlah nama-Nya, 
πŸ‘‰ buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan! 
✍️ Nama-Nya ialah ==> TUHAN; 
✍️ beria-rialah di hadapan-Nya!"

πŸ”– Salah satu cara termudah untuk merayakan perubahaan diri Anda sendiri yaitu                  ==> dengan bernyanyi di gereja. 
πŸ”– Lagu-lagu pujian dan penyembahan  memberi Anda kesempatan                             ==> untuk merayakan apa yang telah Tuhan kerjakan dalam hidup Anda dan 
==> mengucap syukur pada-Nya.

πŸ’¬ "Tapi saya bukan penyanyi!" 
==> Anda mungkin berkata demikian. 
πŸ’¬ Nah, saya punya kabar baik: 
πŸ‘‰ Alkitab tidak mengatakan ==> Anda harus bernyanyi dengan suara yang indah. 
πŸ‘‰ Sebaliknya, dikatakan ==> untuk bernyanyi dengan suka ria. 
✍️ Anda dapat melakukannya! 
πŸ‘‰ Siapa pun dapat mengeluarkan suara yang gembira.

✍️ Naikkanlah nyanyian pujian Anda           ==> kepada Tuhan—
πŸ‘‰ bukan hanya karena ==> siapa Dia, 
πŸ‘‰ tapi juga untuk perubahan spiritual yang telah Dia buat dalam hidup Anda.

Renungkan hal ini:
- Bagaimana pengalaman Anda bersama ayah duniawi Anda mepengaruhi ekspektasi Anda akan Tuhan saat Anda melenceng dari-Nya?

- Apakah Anda terkejut mengetahui bahwa Tuhan juga merayakan ketika Anda kembali kepada-Nya, walau apa pun yang pernah Anda lakukan atau seberapa jauh Anda telah menjauh?

- Apa yang menghalangi Anda untuk memuji Tuhan lewat nyanyian? Sudahkah Anda percaya pada janji keselamatan Allah melalui Yesus Kristus?

Bacaan Alkitab Setahun :
Kejadian 10-12; Matius 4
_______________
✍️ Ambil komitmen untuk ==> merayakan 
πŸ’ kasih dan 
πŸ’ anugerah Tuhan 
πŸ‘‰ yang tulus itu di sepanjang tahun baru. Dan 
✍️ Dia akan menyambut Anda 
==> pulang dengan tangan terbuka.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Celebrate What God Has Done in Your Life
By Rick Warren

"Sing to God, sing praises to his name; lift up a song to him . . . his name is the Lord." Psalm 68:4 (ESV)
---------------------
To get back in a right relationship with God, you first have to get fed up with the way you live, then own up to your sin, and then give up control of your life to God. Finally, you celebrate what God has done in your life.

In Jesus' story of the prodigal son, it's important to notice the father's response: "But while he was still a long way off, his father saw him and was filled with compassion for him . . . The father said to his servants, 'Quick! Bring the best robe and put it on him. Put a ring on his finger and sandals on his feet. Bring the fattened calf and kill it. Let's have a feast and celebrate'" (Luke 15:20, 22-23 NIV).

The prodigal's father is like your heavenly Father. No matter what you've done, when you come home to God, he wraps you in his love. He gives you his best and says, "All is forgiven! Go get the robe. Go get the shoes. Let's have a feast! My child has returned to me."

You come home to celebration, not condemnation. And God wants you to join him in celebration by giving him your praise.

You can celebrate your spiritual transformation by simply saying, "Thank you, God. Thank you for your grace, love, and goodness. I lift up my praise to you!"

The Bible says in Psalm 68:4, "Sing to God, sing praises to his name; lift up a song to him . . . his name is the Lord" (ESV).

One of the easiest ways to celebrate your own transformation is by singing at church. Worship songs give you a chance to celebrate what God has done in your life and thank him.

"But I'm not a singer!" you might say. I have good news: The Bible doesn't say to make your singing sound pretty. It says to make your singing joyful. You can do that! Anybody can make a joyful noise.

Sing your praise to God—not just for who he is but also for the spiritual transformation he's made in your life. Commit to celebrating God's unconditional love and grace throughout the new year. He welcomes you home with open arms.