https://www.presidenri.go.id/transkrip/peresmian-rumah-sakit-modular-pertamina/
Jumat, 06 Agustus 2021
aaPRP digunakan untuk pasien COVID-19?
Kamis, 05 Agustus 2021
Yesus Mengajarkan Bagaimana Menjadi Lembut
06 Agustus 2021
Bacaan Hari ini:
Matius 11:28-29
👉 "Marilah kepada-Ku, semua yang
==> letih lesu dan
==> berbeban berat,
📍 Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
📍 Pikullah kuk yang Kupasang dan
📍 belajarlah pada-Ku, karena Aku
==> lemah lembut dan
==> rendah hati dan
👉 jiwamu akan mendapat ketenangan."
---------------
✍️ Belajar menjadi lemah lembut sangatlah penting bagi para pengikut Kristus.
⭐ Kelembutan
==> meredakan konflik.
💌 Itu melucuti kritik.
💌 Itu persuasif.
💌 Itu menarik.
💌 Itu berbicara tentang ==> kasih.
⭐ Yang terpenting,
👉 kelembutan menjadikan Anda semakin seperti Yesus.
📖 Matius 11:28-29 mengatakan,
👉 "Marilah kepada-Ku, semua yang
==> letih lesu dan
==> berbeban berat,
📍 Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
📍 Pikullah kuk yang Kupasang dan
📍 belajarlah pada-Ku, karena Aku
==> lemah lembut dan
==> rendah hati dan
👉 jiwamu akan mendapat ketenangan."
🔖 Tunggu.
Apakah itu artinya stres dan tekanan yang Anda rasakan dalam hidup Anda adalah karena Anda ==> tidak lembut?
✍️ Ya.
👉 Sebab Alkitab mengatakan bahwa
semakin Anda seperti Kristus,
==> semakin lembut Anda dan
==> semakin tenang Anda.
🔭 Apakah Anda ingin hidup damai?
🔭 Apakah Anda ingin serupa dengan Yesus?
👉 Anda tidak bisa serta merta keluar dan
👉 memaksakan diri untuk bersikap lembut.
✍️ Anda tidak dapat menciptakan kelemahlembutan di dalam diri Anda
👉 apabila Anda masih terikat oleh
📍 kekhawatiran atau
📍 stres.
✍️ Harus ada bantuan dari ==> "dalam."
👉 Dan bantuan itu adalah Roh Kudus yang bekerja di dalam Anda.
🔖 Saya tak tahu beban apa yang sedang Anda pikul,
==> tapi saya tahu jawaban atas stres Anda.
✍️ Yesus ingin Anda memikul kuk yang Dia pasang atas Anda.
✍️ Ketika Anda membiarkan Yesus memikul beban Anda,
👉 maka Anda akan berjalan bersama-Nya di dalam hubungan yang erat.
==> Anda akan belajar bagaimana menjadi
🌹 lebih lembut dan
🌹 rendah hati.
👉 Dia akan menukar
💥 stres dan
💥 tekanan
👉 yang Anda rasa dengan
💌 kelegaan dan
💌 damai sejahtera.
Renungkan hal ini:
- Apa artinya memikul kuk yang Yesus pasang atas Anda?
- Pernahkah Anda atau seseorang yang Anda kenal memakai alasan bahwa Anda bukanlah orang yang lembut?
- Sudahkah Anda menjadi lebih lembut sejak Anda menjadi orang percaya dan menerima Roh Kudus? Apa perbedaan lain yang telah Anda lihat dalam hidup Anda?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 68-69; Roma 8:1-21
___________
Tuhan Yesus akan menanggung beban Anda bersama dengan Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Jesus Teaches How to Be Gentle
By Rick Warren
"Come to me, all you who are weary and burdened, and I will give you rest. Take my yoke upon you and learn from me, for I am gentle and humble in heart, and you will find rest for your souls." Matthew 11:28-29 (NIV)
--------------------
Learning to be gentle is so important for a follower of Christ. Gentleness defuses conflict. It disarms critics. It's persuasive. It's attractive. It communicates love.
Most importantly, gentleness makes you more like Jesus. Matthew 11:28-29 says, "Come to me, all you who are weary and burdened, and I will give you rest. Take my yoke upon you and learn from me, for I am gentle and humble in heart, and you will find rest for your souls" (NIV).
Wait. Does this mean that the stress and pressure you're feeling in your life are because you are not gentle? Yes. Because the Bible says that the more Christ-like you become, the more gentle you become and the more at rest you will be.
Do you want to be at peace? Do you want to be like Jesus? You can't just walk out your door and force yourself to be gentle. You can't manufacture gentleness, because inside you're still going to be under stress. It's got to be an "inside" job. It has to be the fruit of God's Spirit inside you.
I don't know what burden you are carrying, but I do know the answer to your stress. Jesus wants you to take his yoke upon you. This means he's going to bear your burdens with you.
And when you let Jesus share your burden, you will walk with him in a close relationship. You will learn how to be gentler and humbler. He will exchange your stress and pressure for his rest and peace.
Rabu, 04 Agustus 2021
Kelemahlembutan Menunjukkan Bahwa Anda Mengasihi Yesus
05 Agustus 2021
Bacaan Hari ini:
Titus 3:2
💌 "Janganlah mereka memfitnah,
💌 janganlah mereka bertengkar,
👉 hendaklah mereka selalu ramah dan
👉 bersikap lemah lembut terhadap semua orang."
--------------
✍️ Kelemahlembutan Anda merupakan *kesaksian bagi orang tak percaya.
👉 Mereka mengawasi Anda setiap saat untuk melihat
==> apakah Anda berubah ketika Anda berada di bawah tekanan.:
✍️ Ketika Anda merespons dengan lembut, maka itu adalah
👉 kesaksian yang luar biasa bagi dunia.
💡 Alkitab berkata dalam Titus 3:2,
💌 "Janganlah mereka memfitnah,
💌 janganlah mereka bertengkar,
👉 hendaklah mereka selalu ramah dan
👉 bersikap lemah lembut terhadap semua orang."
✍️ Jika Anda mengaku sebagai pengikut Yesus,
==> maka Anda tidak boleh berbicara jahat tentang siapa pun.
✍️ Anda tidak boleh bertengkar.
👉 Sebaliknya,
✍️ Anda harus
==> bersikap lemah lembut dan
==> menunjukkan kesopanan kepada semua orang.
🔎 Apakah itu termasuk mereka dengan paham politik yang berbeda?
✍️ Ya, ==> tentu saja.
⭐ Tuhan memberi saya karunia penginjilan,
👉 maka ketika saya tidak berada di Gereja Saddleback,
✍️ saya menghabiskan sebagian besar waktu saya
==> untuk mengobrol dengan orang-orang yang sama sekali berbeda iman percaya dengan saya.
✍️ Orang-orang tidak akan percaya pada Yesus sampai mereka percaya pada Anda.
👉 Mereka biasanya tidak bertanya kepada saya apakah ==> Alkitab itu kredibel.
👉 Mereka ingin tahu apakah
==> saya kredibel.
🔎 Apakah saya hidup jujur?
🔎 Apakah saya orang yang lembut?
🔎 Apakah saya mengasihi?
🔎 Apakah saya penyayang?
🔖 Apabila orang-orang suka dengan apa yang mereka lihat di dalam diri Anda,
==> maka mereka akan mendengarkan apa yang Anda katakan.
🔖 Tapi seperti ini masalahnya:
👉 Jika Anda menaati Titus 3:2, Anda akan dikritik oleh orang Kristen lainnya.
==> Mereka akan mengatakan bahwa Anda berkompromi.
🔖 Saya tahu ini dari pengalaman saya.
👉 Ketika saya memberitahu mereka bahwa saya memiliki teman-teman
📍 Muslim,
📍 Yahudi, atau
📍 ateis,
💬 mereka berkata, "Bagaimana kau bisa melakukan itu?"
👉 Dan mereka menuduh saya
==> berkompromi.
🔖 Saya punya
==> teman-teman yang tidak sepakat dengan saya dan
==> teman-teman yang tidak percaya dengan apa yang saya percaya.
🔎 Mengapa?
👉 Karena ada sesuatu yang lebih penting untuk kita fokuskan sekedar bicara tentang kompromi:
✍️ Apakah mereka mengenal
==> Yesus?
🔖 Satu ayat yang harus kita hayati adalah 1 Petrus 3:15:
✍️ "Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu ==> sebagai Tuhan! Dan
✍️ siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang
==> yang meminta pertanggungan jawab dari kamu
==> tentang pengharapan yang ada padamu,
==> tetapi haruslah dengan
🌹 lemah lembut dan
🌹 hormat."
Renungan hal ini:
- Bagaimana Anda menjalin pertemanan dengan semua kalangan sehingga Anda dapat berbicara tentang Yesus kepada mereka?
- Menurut Anda mengapa kelemahlembutan begitu mencolok sekarang ini di dunia?
- Apa yang perlu Anda lakukan untuk menjadi lebih baik dalam "Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat" (1 Petrus 3:15)?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 66-67; Roma 7
__________
Memperlakukan orang lain dengan hormat
==> bukan berarti Anda harus mengkompromikan apa yang Anda imani.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Gentleness Shows That You Love Jesus
By Rick Warren
"Believers shouldn't curse anyone or be quarrelsome, but they should be gentle and show courtesy to everyone." Titus 3:2 (GW)
---------------
Your gentleness is a witness to unbelievers. They're watching you all the time to see if you are any different when you're under stress. When you respond to pressure with gentleness, it's an incredible testimony to the world.
The Bible says in Titus 3:2, "Believers shouldn't curse anyone or be quarrelsome, but they should be gentle and show courtesy to everyone" (GW).
If you claim to be a follower of Jesus, you are not allowed to speak evil of anyone. You are not allowed to be quarrelsome. Instead, you must be gentle with and show courtesy to everyone. Does that mean even people of a different political party? Yes.
God gave me the gift of evangelism, so when I'm not at Saddleback Church, I'm spending most of my time speaking with people I totally disagree with. That's because I believe you cannot win your enemies to Christ; you can only win your friends.
People aren't going to trust Jesus until they trust you. People usually don't ask me if the Bible is credible. They want to see that I am credible. Do I live with integrity? Am I gentle? Am I loving? Am I compassionate?
If people like what they see in you, they will listen to what you say.
Here's the thing: If you obey Titus 3:2, you're going to be criticized by other Christians. They're going to say you're compromising. I know this from experience. When I say I have friends who are Muslims, Jewish, or atheists, they say, "How could you do that?" And they accuse me of compromising.
Treating other people with respect does not mean you have to compromise what you believe. I have friends who don't agree with me and friends who don't believe what I believe. Because there's something more important to focus on: Do they know Jesus?
A great verse to live by is 1 Peter 3:15: "Always be prepared to give an answer to everyone who asks you to give the reason for the hope that you have. But do this with gentleness and respect" (NIV).
Selasa, 03 Agustus 2021
Jadilah Lemah Lembut, Jangan Defensif
04 Agustus 2021
Bacaan Hari ini:
Amsal 15:1
✍️ "Jawaban yang lemah lembut
==> meredakan kegeraman, tetapi
✍️ perkataan yang pedas
==> membangkitkan marah."
------------
🔭 Pernahkah Anda perhatikan bahwa manusia memiliki kecenderungan untuk
==> meniru emosi orang-orang yang berada di depan mereka?
🔖 Alasan mengapa kita seperti itu ialah karena ==> neuron cermin di otak kita.
👉 Neuron kita ini
==> membuat kita bersimpati dan
==> juga ikut merasakan apa yang orang lain rasakan.
🪢 Misalnya,
📍ketika seseorang marah kepada Anda,
==> maka Anda akan marah kembali.
📍Jika seseorang sedang dirundung kesedihan dan Anda ada bersama orang itu lumayan lama,
==> maka Anda akan mulai merasa sedih pula.
🔖 Sama halnya ketika orang meninggikan suara mereka untuk melawan Anda,
👉 biasanya Anda pun meninggikan suara Anda kembali.
==> Kemudian, mereka lebih meninggikan suara mereka.
==> Kemudian Anda meninggikan suara Anda lebih lagi.
💥 Lalu situasi memanas dan
💥 emosi Anda meledak tak terkendali.
💡 Namun Alkitab mengatakan bahwa sesungguhnya Anda dapat memilih bagaimana cara Anda merespons:
✍️ "Jawaban yang lemah lembut
==> meredakan kegeraman, tetapi
✍️ perkataan yang pedas
==> membangkitkan marah."
📖 (Amsal 15:1)
🔖 Biarkan saya memberi Anda sedikit tip yang akan menyelamatkan Anda dari
📍 sakit hati serta
📍 konflik dalam hidup Anda:
✍️ Ketika orang lain meninggikan suara mereka,
👉 rendahkan suara Anda—
📍 dalam pernikahan Anda,
📍 dalam pola pengasuhan Anda,
📍 dalam persahabatan Anda, atau
📍 di tempat kerja Anda.
✍️ Inilah yang disebut ==> kekuatan yang terkendali.
🌹 Kelembutan ==> meredakan konflik.
🌹 Kelembutan ==> meredakan amarah.
💡 Berikut ini sebuah ayat yang
==> pasti akan Anda perlukan suatu hari nanti—
👉 bahkan mungkin di minggu ini.
📖 Pengkhotbah 10:4 mengatakan,
✍️ "Jika amarah penguasa menimpa engkau,
👉 janganlah meninggalkan tempatmu, karena
==> kesabaran mencegah kesalahan-kesalahan besar."
👉 Ketika bos Anda menyerang Anda secara verbal atau
👉 pasangan Anda meninggikan suaranya dalam kemarahan,
✍️ sadarilah bahwa itu mungkin tidak ada hubungannya dengan Anda.
🔖 Daripada bersikap defensif,
👉 latihlah diri Anda untuk menjadi ==> lemah lembut.
Renungkan hal ini:
- Apa reaksi normal Anda terhadap suara yang meninggi—seperti ketika anak-anak Anda berperilaku tidak baik atau ketika Anda berargumen dengan pasangan Anda?
- Menurut Anda, mengapa merespons dengan kelembutan ketimbang dengan kemarahan sangat ampuh untuk meredakan amarah? Mengapa itu bisa mengalihkan perhatian orang?
- Cari cara untuk melatih kelemahlembutan minggu ini. Bagaimana reaksi orang lain ketika Anda menanggapi mereka dengan lembut? Catatlah usaha Anda tersbut dan efeknya bagi orang lain, kemudian bagikan pengalaman Anda itu kepada kelompok kecil Anda.
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 63-65; Roma 6
______________
Biarkan jawaban lembut Anda
==> meredakan amarah orang lain dan
==> menenangkan situasi.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
============
Choose Gentleness, Not Defensiveness
By Rick Warren
"A gentle answer turns away wrath, but a harsh word stirs up anger." Proverbs 15:1 (NIV)
---------------------
Have you noticed that human beings have a tendency to mimic the emotions of people across from them? The reason we do this is because of mirror neurons in our brains. They allow us to sympathize and also to mirror what other people feel.
For instance, if someone gets angry with you, you get angry back. If somebody is really sad and you hang around that person long enough, you start to get sad.
In the same way, when people raise their voice against you, you usually raise your voice back. Then they raise their voice higher. Then you raise your voice higher. Then pretty soon it's escalated, and your emotions are out of control.
But the Bible says you actually can choose how you respond: "A gentle answer turns away wrath, but a harsh word stirs up anger" (Proverbs 15:1 NIV).
Let me give you a little tip that will save you a lot of heartache and conflict in your life: When other people raise their voices, lower yours—in your marriage, in your parenting, in your friendships, and at work. That's called strength under control.
Gentleness defuses conflict. It deescalates anger.
Here's a good verse you're going to need someday—maybe even this week. Ecclesiastes 10:4 says, "If your boss is angry at you, don't quit! A quiet spirit can overcome even great mistakes" (NLT).
When your boss tears into you or your spouse raises his or her voice in anger, realize it may not have anything to do with you. Instead of getting defensive, practice gentleness. Let your gentle answer disarm the other person and defuse the situation.