Apa Yang Anda Percaya Akan Membentuk Hidup Anda 14 November 2016 Bacaan Hari ini: Mazmur 11:3 "Apabila dasar-dasar dihancurkan, apakah yang dapat dibuat oleh orang benar itu?" ---------------------------------------------------- Apa yang kita yakini tentang dunia di sekeliling kita membentuk segala aspek kehidupan kita. Saya sudah berbagi tentang hal ini dengan Anda berkali-kali. ~ Apa yang Anda percaya menentukan perilaku Anda. ~ Perilaku Anda kemudian menentukan keputusan Anda, ~ dan akhirnya itu memberi efek langsung pada arah hidup Anda. Hal yang sama berlaku bagi negara atau pun dunia ini; ~ keduanya sebagian besar dibentuk oleh nilai-nilai yang kita percaya. Masalahnya, kita sudah terlanjur percaya dengan tiga filosofi destruktif yang telah menggantikan kebenaran dalam hidup kita. 1. Individualisme: Kita terlanjur percaya dengan kebohongan yang mengatakan ~ jika kitalah satu-satunya tolak ukur untuk kehidupan kita. Beberapa tahun lalu saya membaca sebuah artikel Wall Street Journal yang mengatakan bahwa ~ 44% pemimpin perusahaan berkonsultasi terlebih dahulu dengan diri mereka sendiri dalam pengambilan keputusan. Ini bukan hal yang baru. Orang Israel juga melewati pergumulan ini dalam kitab Hakim-hakim, dikatakan, ~ "Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; ~ setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri" (Hakim-hakim 21:25). Di zaman itu, individualisme tak bekerja dengan baik, ~ begitu pun hari ini. 2. Sekularisme: Anda bisa meringkas filosofi ini dalam tiga kata: ~ Tuhan tidak diperlukan. Selama setengah abad ini, kita terus-menerus menyingkirkan Tuhan dari semua bidang kehidupan kita – mulai dari ~ sekolah, ~ pemerintahan, ~ sampai ke media. Kita pada dasarnya sudah mengasingkan Tuhan ~ ke hari Minggu pagi, ~ itu pun jika kita masih menganggap-Nya. 3. Relativisme: Ketika kita diberitahu bahwa tidak ada sesuatu yang mutlak di dunia ini ~ apa yang benar buat Anda ~ mungkin tidak benar buat saya. Ini filosofi hidup yang bagus seandainya ~ Anda ingin kehidupan yang bebas dari rasa bersalah. Jika Anda tidak berusaha hidup sampai standar Allah, artinya ~ Anda hanya mengubah standar tersebut. Filosofi ini terdengar tak masuk akal dan tak logis, tapi kenyataannya ~ ini yang lazim dipraktikkan di dunia saat ini. Jangan tertipu oleh ~ individualisme (mencintai diri sendiri), ~ sekularisme (tidak perlu Tuhan), ~ atau relativisme (tidak ada kebenaran mutlak). Konsekuensi kita sebagai masyarakat dan sebagai individu karena jatuh pada kebohongan ini ~ amat mengejutkan. Tanpa ~ komitmen pada kebenaran ~ dan komitmen pada otoritas Allah, ~ dunia ini akan hancur. Dalam renungan esok, kita akan mulai menyelidiki ~ jawaban Allah atas keruntuhan moral kita ini. Renungkan hal ini: Bagaimana selama ini Anda melihat individualisme, sekularisme, atau relativisme memberi dampak pada keluarga-keluarga yang Anda kenal? Bagaimana menurut Anda tentang kurangnya komiten dalam masyarakat kita terhadap otoritas Allah, yang kemudian menyebabkan penurunan moral bagi kita semua? Apa konsekuensi dari kemerosotan moral yang kian jelas nampak dalam budaya kita? __________________________________ Apa yang Anda percaya menentukan perilaku Anda. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Minggu, 13 November 2016
Apa Yang Anda Percaya Akan Membentuk Hidup Anda
Sabtu, 12 November 2016
Perlakukan Mereka Yang Menentang Anda Dengan Baik
Perlakukan Mereka Yang Menentang Anda Dengan Baik 13 November 2016 Bacaan Hari ini: Lukas 6:27b-29 ~ "Kasihilah musuhmu, ~ berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; ~ mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; ~ berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. ~ Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, ~ dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu." ------------------------------------------------ Ketika Anda dianiaya, dilecehkan, dan ditentang, Anda perlu menanggapinya dengan kasih. Yesus berkata dalam Lukas 6:27-29, "Kasihilah musuhmu, ~ berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; ~ mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; ~ berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. ~ Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, ~ dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu." Siapa yang mau melakukan itu?! ~ Tidak banyak orang, tentunya. Itulah yang membedakan orang Kristen, sebab itu bukan respon yang lazim atau mudah. Butuh keberanian besar untuk melakukan hal tersebut! ~ Orang bodoh mana pun bisa melawan balik. ~ Pengecut mana pun bisa membalas. ~ Orang bodoh mana pun bisa mengucapkan sesuatu yang kejam. ~ Bahkan burung beo sekali pun bisa diajarkan untuk mengucapkan makian. Tetapi Allah ingin Anda mengasihi musuh Anda, ~ berbuat baiklah kepada mereka yang membenci Anda, ~ berkatilah mereka yang memaki Anda, ~ berdoalah bagi mereka yang menyakiti Anda, ~ dan kontrol amarah Anda. Apakah itu mudah? ~ Tidak. Anda hanya bisa dan mampu melaksanakannya apabila ~ dipenuhi dengan kasih Allah. Itulah bentuk kesaksian yang paling ampuh. Film The Butler mengisahkan tentang para aktivis hak-hak sipil bernama Freedom Riders yang berjuang melawan rasisme di daerah Selatan selama Gerakan Hak Sipil. Mereka melatih anggotanya bagaimana agar tidak membalas ketika mereka ~ dipukul, ~ dliudahi, ~ dimaki, ~ didorong, ~ atau dilemparkan makanan ke muka mereka. Dalam film ini diperlihatkan ~ bagaimana kita bisa mengambil sikap tanpa kekerasan. Saat saya menonton adegan itu, air mata saya mulai berlinang. Saya pikir, ~ "Saya ingin menjadi orang yang seperti itu buat Yesus. ~ Saya ingin memiliki hati yang penuh keberanian untuk diam saat dijahati, tidak peduli apapun yang mereka lemparkan ke muka saya. ~ Saya mau merespon panggilan ini dengan kasih. " Ketika Anda ~ menolak untuk membalas dan sebaliknya; ~ merespon dengan cinta kasih di tempat kerja atau dengan seseorang yang tidak menyukai Anda, Allah akan senang. Anda akan diberkati. ~ "Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. ~ Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. ~ Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga." (Matius 5:10-12a). Yesus telah membayar harga untuk Anda. Dia mengatakan ada harga yang harus dibayar untuk mengikuti-Nya. ~ Popularitas di bumi bukanlah bagian dari jaminan dengan menjadi orang Kristen, ~ namun upah Anda di surga pasti akan Anda dapat. Renungkan hal ini: ~ Apa resiko menjadi seorang Kristen? ~ Bagaimana Anda bersedia untuk menderita bagi Yesus Kristus? ~ Bagaimana respon Anda mempengaruhi cara Anda mengatasi penghinaan atau penolakan? Mengapa ~ merespon dengan kasih ~ dan tidak membalas dendam adalah bentuk kesaksian yang paling kuat atas Kristus? ____________________________________ Keadaan yang tidak enak yang Anda rasakan karena orang lain, ~ tanggapilah itu dengan kasih. (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Jumat, 11 November 2016
Cara Untuk Tetap Setia Di dalam Penderitaan
Setia Di dalam Penderitaan 12 November 2016 Bacaan Hari ini: 1 Petrus 4:19 "Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, ~ menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia." ---------------------------------------------- Ada orang-orang di luar sana yang mengatakan bahwa ~ Tuhan ingin semua orang menjadi jutawan. ~ Tuhan tidak pernah ingin ada seorang pun yang punya penyakit kanker. ~ Tuhan tidak pernah ingin ada masalah muncul dalam hidup Anda. Tetapi Alkitab menjelaskan bahwa ~ kadang kala penderitaan muncul atas kehendak Tuhan untuk hidup Anda. Mengapa? Sebab itu menjadikan Anda semakin seperti Yesus. ~ Penderitaan memperdalam iman Anda. ~ Penderitaan mendatangkan upah atau imbalan di Surga. ~ Penderitaan membangun karakter Anda. ~ Penderitaan mengajarkan Anda untuk memuliakan nama-Nya, bukannya menjadi khawatir. Ada tiga jenis penderitaan di dunia ini. Penderitaan biasa, ~ merupakan penderitaan yang wajar dialami setiap orang. ~ Tak peduli apakah Anda Kristen, Budha, Muslim, atheis atau apa pun iman percaya Anda, semua orang pasti akan mengalami pergumulan. ~ Ketika sebuah badai menyapu kota, itu tidak hanya memilih orang-orang Kristen saja, melainkan semua orang. ~ Ada penderitaan di dunia ini yang kita semua pasti pernah atau akan alami. Jenis penderitaan yang ke dua ialah penderitaan duniawi. ~ Ini adalah penderitaan yang disebabkan oleh dosa Anda sendiri. Apabila saya menjalani kehidupan yang tak bermoral dan kemudian terjangkit penyakit seksual menular, ~ maka itu adalah kesalahan saya. ~ Itu bukan salah Allah. ~ Itu bukan salah siapa-siapa. ~ Itu salah saya. Jika saya menghabiskan lebih banyak uang ketimbang uang yang saya hasilkan dan kemudian saya terlilit utang dan jatuh bangkrut, ~ itu bukan kesalahan siapa pun, melainkan salah saya sendiri. Kesengsaraan tipe ini muncul karena ~ dosa saya dan ~ keputusan-keputusan bodoh yang saya ambil. Tak semua kesengsaraan diakibatkan oleh dosa, Alkitab mengatakan terkadang itu ada karena ikut kehendak Allah, ~ sebab Ia lebih tertarik dengan karakter Anda ketimbang dengan kenyamanan Anda. Alkitab mengatakan dalam 1 Petrus 4:19, "Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia." ~ Apa pun panah yang tengah dihujamkan pada Anda, ~ kesengsaraan apa pun yang harus Anda terima karena iman Anda, ~ Tuhan ingin Anda tetap setia kepada-Nya dan terus berbuat baik kepada orang lain. Apakah itu mudah dikerjakan? ~ Tidak selalu. Apakah itu memerlukan iman yang kuat? ~ Pastinya. Apakah itu layak diperjuangkan? ~ Tentu saja. Renungkan hal ini: Apakah dengan berbuat baik kepada orang lain di tengah-tengah penderitaan Anda, membantu Anda untuk mengubah fokus perhatian Anda? Mengapa bisa begitu? Dalam hidup Anda, situasi-situasi apa dimana Anda perlu berdiri untuk Kristus bahkan ketika dihadapkan pada pertentangan dengan orang lain? Apa yang dimaksud dengan berkomitmen kepada Allah? ____________________________________ ~ Penderitaan memperdalam iman Anda. ~ Penderitaan mendatangkan upah atau imbalan di Surga (Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Kamis, 10 November 2016
Siapa Penentang Anda Yang Sesungguhnya
Siapa Penentang Anda Yang Sesungguhnya
11 November 2016
Bacaan Hari ini:
2 Timotius 2:25-26 "Dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk
~ bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran,
~ dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya."
----------------------------------------------------------
Ketika Anda menghadapi pertentangan karena iman Anda, Anda perlu mengenali siapa sumber dari pertentangan itu.
~ Bukan orang lain.
~ Bukan rekan kerja Anda.
~ Bukan partai politik.
~ Bukan bangsa atau agama lain.
~ Bukan juga saingan Anda.
Tekanan yang Anda rasakan untuk tunduk, diam, atau duduk manis ketika Anda harus teguh berdiri tidak datang dari orang lain.
~ Itu datangnya dari Setan.
Dalam Wahyu 12:10 Setan disebut sebagai "pendakwa saudara-saudara kita
(orang Kristen)."
Tugas Setan yang nomor satu yaitu
~ untuk menyeret Anda ke dalam dosa.
Ada peperangan rohani yang tak terlihat yang sedang terjadi di sekitar Anda.
Tekanan yang mencegah Anda melakukan kebenaran ini datangnya
~ bukan dari orang lain.
Orang-orang tersebut hanyalah alat yang dipakai Setan,
~ bahkan mereka sendiri pun tak sadar tengah dijadikan senjata untuk melemahkan Anda.
Biang permasalahannya
~ ada di dalam diri Anda, peperangan rohani Anda.
Efesus 6:12 mengatakan,
~ "Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging,
~ tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa,
~ melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini,
~ melawan roh-roh jahat di udara."
Setan tahu menyerang Yesus Kristus secara langsung adalah hal yang konyol,
~ karena itulah dia menyerang mereka yang mengikut-Nya.
Dia menggunakan
~ media,
~ musik,
~ budaya populer,
~ dan apapun
yang ia bisa pakai untuk mencemooh orang-orang yang mengikut Yesus.
Setan adalah aktor di balik suara sumbang yang mengatakan,
~ "Orang-orang Kristen itu ketinggalan zaman.
~ Mereka hidup di zaman batu.
~ Mereka sebenarnya tidak tahu apa yang mereka bicarakan.
~ Mereka orang-orang yang fanatik."
Ini yang Alkitab minta untuk Anda kerjakan:
~ "Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak.
~ Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran, sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang.
~ Ia harus cakap mengajar, sabar dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan,
~ sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat
~ dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran,
~ dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya"
(2 Timotius 2:23-26).
Jika Anda tidak memiliki Roh Kudus dalam hidup Anda, maka Anda tidak punya tembok pertahanan melawan Iblis.
~ Iblis bisa menguasai suasana hati Anda.
~ Iblis bisa membawa Anda ke dalam depresi.
~ Iblis bisa membuat Anda marah.
Anda mungkin menganggap Anda kuat,
~ tapi Anda tidak cukup kuat untuk melawan serangan Setan dengan kekuatan sendiri.
Apa yang perlu Anda lakukan ialah mengenali sumber atau akar dari penentang-penentang Anda
~ setan, bukan orangnya
~ dan kemudian, perlakukan para penentang Anda tersebut seperti yang Yesus lakukan kepada para penyalib-Nya.
Bagaimana Yesus memperlakukan orang-orang yang menentang Dia?
Bahkan di kayu salib Dia berkata,
~ "Bapa, ampunilah mereka.
~ Mereka tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan."
Orang-orang yang menyerang Anda tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan.
Bagaimana dengan orang-orang yang berusaha menjatuhkan Yesus, gereja dan kekristenan?
~ Mereka pun tidak tahu apa yang sedang mereka lakukan.
Anda juga perlu berdoa, "Bapa, ampunilah mereka"
~ sehingga Anda dapat menunjukkan kasih bahkan ketika Anda diserang,
~ supaya Anda memiliki lebih banyak kuasa untuk melawan musuh yang sebenarnya.
Renungkan hal ini:
Jika Setan berada di balik kejahatan-kejahatan yang dilakukan orang-orang, mengapa mereka masih harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka kepada Allah?
Apa dampaknya bagi fisik, emosi, dan kehidupan spiritual Anda, ketika Anda mampu mengampuni musuh-musuh Anda?
Apa kelemahan-kelemahan Anda yang lebih mudah diserang oleh Setan?
Minta Allah untuk menumbuhkan iman Anda di area-area tersebut dan mintalah kekuatan pada-Nya untuk berdiri teguh.
______________________________________
Jika Anda tidak memiliki Roh Kudus dalam hidup Anda,
~ maka Anda tidak punya tembok pertahanan melawan Iblis.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Dikirim dari Yahoo Mail di Android
Rabu, 09 November 2016
Tegarnya seorang Buya Syafii Maarif
![]() |
| Buya Syafii Maarif |
Sebenarnya mudah melihat konstelasi politik di Indonesia ini. Lihat ke Suriah dan kita akan menemukan persamaan, model apa yang terjadi di Suriah pada awal perang dengan apa yang terjadi di Indonesia sekarang.
Saya dulu pernah menganalisa bagaimana caranya "mereka" yang terlibat di Suriah masuk dan mencoba mengambil alih Indonesia. Pertama, kuasai ulamanya dan kuasai Ormas Islam terbesarnya.
Di Suriah, para "ulama" yang berada di Persatuan Ulama Suriah secara terang-terangan berseberangan dengan Bashar Assad, Presiden Suriah. Mereka membentuk opini dulu bahwa Bashar adalah seorang syiah dan syiah wajib diperangi. Para "ulama-ulama" itu menggunakan ayat-ayat dan hadis untuk melakukan justifikasi untuk memerangi Bashar.
"Ulama-ulama" lokal itu berafiliasi dengan Persatuan "Ulama" Internasional. Seruan jihad dari "ulama" lokal diperkuat dengan seruan jihad dari perkumpulan persatuan "ulama" Internasional atau International Islamic Coordination Council. Kenapa saya beri tanda kutip dipinggir kata ulama?.
Karena pada dasarnya ada pengklaiman gelar ulama hanya pada pihak yang bersama mereka. Dan ulama yang tidak bersama mereka, bukan lagi menjadi ulama, sehingga wajib diperangi.
Ini terjadi pada ulama besar dunia di Damaskus yang bermazhab sunni yaitu Syaikh Ramadhan Al Bouthi.
Syaikh Ramadhan Al Bouthi adalah ulama yang disegani dan menjadi ulama rujukan tingkat dunia. Beliau dimusuhi oleh kumpulan para "ulama" lokal Suriah itu karena posisinya yang membela pemerintah Suriah yang dipimpin Bashar Assad.
Syaikh Ramadhan Al bouthi yang secara terang-terangan berkata bahwa Bashar Assad bukanlah Syiah seperti yang dipropagandakan. Bahkan untuk mendukung pernyataan itu, beliau mengajak Bashar shalat bersama-sama untuk memperlihatkan bahwa tuduhan itu sama sekali tidak benar.
Dan karena keteguhannya itulah pada bulan Maret 2013, ketika sedang menyampaikan kajian di sebuah masjid di Damaskus Suriah, seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya tepat di hadapan beliau. Beliau dibungkam selama-lamanya bersama puluhan orang muridnya yang sedang ada disana.
Dan tahu apa yang terjadi pasca terbunuhnya beliau? Persatuan "ulama" lokal itu menimpakan tudingan bahwa Bashar Assad lah pelaku utamanya. Dan karena Syaikh Ramadhan Al Bouthi sudah mereka fatwa "kafir", maka tidak layak mendapat gelar syahid.
Melihat apa yang dilakukan Buya Syafii Maarif, saya jadi mengingat almarhum Syaikh Ramadhan Al Bouthi. Seperti pernah saya paparkan, bahwa ada kemungkinan besar kasus "penistaan agama" ini sejatinya pintu gerbang untuk menjatuhkan Jokowi. Karakter Jokowi akan dijatuhkan sebagai "pembela penista agama" dan posisinya akan dikuatkan sebagai "musuh Islam".
Dan bisa kita lihat dengan jelas ada pengelompokan dan klaim terhadap gelar "ulama" pada kelompok tertentu Ulama yang berseberangan dengan "ulama" mereka, secara otomatis mendapat cacian.
Buya Syafii Maarif yang ingin menjelaskan duduk perkara kasus penistaan agama sebenarnya dengan kapasitasnya sebagai seorang ulama, disudutkan sebagai "orang yang berpenyakitan". Pembunuhan karakter terhadap Buya dibangun sehingga beliau dikategorikan sebagai seorang munafik dan juga "musuh Islam".
Melihat karakter Buya Syafii Maarif, tidak jauh berbeda dengan karakter Syaikh Ramadhan Al Bouthi. Beliau tidak akan mundur menyampaikan pesannya meski ia dicaci dan dimaki dimana-mana. Perjalanan Indonesia menuju Suriah memang terlihat masih panjang, tetapi jika melihat polanya sudah mengarah kesana.
Yang saya khawatirkan adalah perpecahan di dalam tubuh TNI dan Polri menyikapi masalah ini. Saya yakin ada sebagian anggota TNI dan Polri yang terpengaruh bahwa mereka lebih mulya "membela Islam" daripada membela negara. Dan mereka ini lebih mendengarkan "ulama" daripada komandan.
Seperti di Suriah.
Seperti di Suriah.
Seruput dulu kopinya dan kita akan melihat caci maki yang sama dan tudingan "Syiah dan munafik" dalam komen-komen nantinya.
*TEGARNYA SEORANG BUYA*
*TEGARNYA SEORANG BUYA*
Dennysiregar.com
Rabu, November 09, 2016
Sebenarnya mudah melihat konstelasi politik di Indonesia ini. Lihat ke Suriah dan kita akan menemukan persamaan, model apa yang terjadi di Suriah pada awal perang dengan apa yang terjadi di Indonesia sekarang.
Saya dulu pernah menganalisa bagaimana caranya "mereka" yang terlibat di Suriah masuk dan mencoba mengambil alih Indonesia. Pertama, kuasai ulamanya dan kuasai Ormas Islam terbesarnya.
Di Suriah, para "ulama" yang berada di Persatuan Ulama Suriah secara terang-terangan berseberangan dengan Bashar Assad, Presiden Suriah. Mereka membentuk opini dulu bahwa Bashar adalah seorang syiah dan syiah wajib diperangi. Para "ulama-ulama" itu menggunakan ayat-ayat dan hadis untuk melakukan justifikasi untuk memerangi Bashar.
"Ulama-ulama" lokal itu berafiliasi dengan Persatuan "Ulama" Internasional. Seruan jihad dari "ulama" lokal diperkuat dengan seruan jihad dari perkumpulan persatuan "ulama" Internasional atau International Islamic Coordination Council. Kenapa saya beri tanda kutip dipinggir kata ulama?.
Karena pada dasarnya ada pengklaiman gelar ulama hanya pada pihak yang bersama mereka. Dan ulama yang tidak bersama mereka, bukan lagi menjadi ulama, sehingga wajib diperangi.
Ini terjadi pada ulama besar dunia di Damaskus yang bermazhab sunni yaitu Syaikh Ramadhan Al Bouthi.
Syaikh Ramadhan Al Bouthi adalah ulama yang disegani dan menjadi ulama rujukan tingkat dunia. Beliau dimusuhi oleh kumpulan para "ulama" lokal Suriah itu karena posisinya yang membela pemerintah Suriah yang dipimpin Bashar Assad.
Syaikh Ramadhan Al bouthi yang secara terang-terangan berkata bahwa Bashar Assad bukanlah Syiah seperti yang dipropagandakan. Bahkan untuk mendukung pernyataan itu, beliau mengajak Bashar shalat bersama-sama untuk memperlihatkan bahwa tuduhan itu sama sekali tidak benar.
Dan karena keteguhannya itulah pada bulan Maret 2013, ketika sedang menyampaikan kajian di sebuah masjid di Damaskus Suriah, seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya tepat di hadapan beliau. Beliau dibungkam selama-lamanya bersama puluhan orang muridnya yang sedang ada disana.
Dan tahu apa yang terjadi pasca terbunuhnya beliau? Persatuan "ulama" lokal itu menimpakan tudingan bahwa Bashar Assad lah pelaku utamanya. Dan karena Syaikh Ramadhan Al Bouthi sudah mereka fatwa "kafir", maka tidak layak mendapat gelar syahid.
Melihat apa yang dilakukan Buya Syafii Maarif, saya jadi mengingat almarhum Syaikh Ramadhan Al Bouthi. Seperti pernah saya paparkan, bahwa ada kemungkinan besar kasus "penistaan agama" ini sejatinya pintu gerbang untuk menjatuhkan Jokowi. Karakter Jokowi akan dijatuhkan sebagai "pembela penista agama" dan posisinya akan dikuatkan sebagai "musuh Islam".
Dan bisa kita lihat dengan jelas ada pengelompokan dan klaim terhadap gelar "ulama" pada kelompok tertentu Ulama yang berseberangan dengan "ulama" mereka, secara otomatis mendapat cacian.
Buya Syafii Maarif yang ingin menjelaskan duduk perkara kasus penistaan agama sebenarnya dengan kapasitasnya sebagai seorang ulama, disudutkan sebagai "orang yang berpenyakitan". Pembunuhan karakter terhadap Buya dibangun sehingga beliau dikategorikan sebagai seorang munafik dan juga "musuh Islam".
Melihat karakter Buya Syafii Maarif, tidak jauh berbeda dengan karakter Syaikh Ramadhan Al Bouthi. Beliau tidak akan mundur menyampaikan pesannya meski ia dicaci dan dimaki dimana-mana. Perjalanan Indonesia menuju Suriah memang terlihat masih panjang, tetapi jika melihat polanya sudah mengarah kesana.
Yang saya khawatirkan adalah perpecahan di dalam tubuh TNI dan Polri menyikapi masalah ini. Saya yakin ada sebagian anggota TNI dan Polri yang terpengaruh bahwa mereka lebih mulya "membela Islam" daripada membela negara. Dan mereka ini lebih mendengarkan "ulama" daripada komandan.
Seperti di Suriah.
Seruput dulu kopinya dan kita akan melihat caci maki yang sama dan tudingan "Syiah dan munafik" dalam komen-komen nantinya.
☕
http://www.dennysiregar.com/2016/11/tegarnya-seorang-buya.html?m=1
INDONESIA SEDANG* MEMENTASKAN KEBENARAN
INDONESIA SEDANG*
MEMENTASKAN KEBENARAN
Melihat kebencian mereka
Yg sedang unjuk rasa
Justru sy sangat mengucap syukur
Sy semakin yakin dengan kepercayaan sy
Sy semakin mengasihi & mencintai Tuhan ...
Bahwa keyakinan saya bukan dari dunia, bukan ciptaan manusia tetapi benar2 keyakinan yg dari Allah pencipta manusia langit & bumi
◆ Ketika kitab suci kami dihina ..kami tidak pernah sakit hati
Karena Firman yg ada di dalamnya berkata "kasihanilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yg mereka perbuat"
◆ Ketika rumah ibadah kami dihancurkan..kami tidak membalas & menuntut
Karena kami tahu persis rumah ibadah tempat Roh Allah yg sesungguhnya adalah hati kami
◆ Ketika kitab & Tuhan kami dinista, dihujat..
Kami tidak pernah sakit hati
Kami tidak pernah unjuk rasa / Demo
Karena kami yakin 100% Allah yg kami sembah Allah yg maha kuasa yg sanggup membela umatNya dgn caranya sendiri,
◆Apapun kejahatan mereka lakukan untuk kami..kami akan selalu taat untuk belajar mengasihinya karena Tuhan kami Tuhan yg hidup yg mengajar kami "kasihilah mereka yg memusuhimu"
Demo / unjuk rasa yg terjadi saat ini bukti mereka:
→ sedang mengungkapkan kebencian mereka
→sedang meragukan allah yg mereka sembah karena mereka menuntut dengan cara manusia tidak berserah pd Allah yg maha kuasa
→ sedang tidak percaya dgn kuasa allah mereka, mereka bertindak dgn caranya sendiri
→ sedang tidak percaya dgn pemerintah yg merupakan wakil Allah didunia
→ sedang berambisi memutuskan penghakiman bagi orang yg belum tentu bersalah
Hai dunia lihatlah buah2 perbuatan apa yg mereka hasilkan
Ucap Syukur yg luar biasa untuk Allah yg kami sembah, karena FirmanNya menuntun hidup kami ke dalam terang
"Penghakiman, kebencian, pembunuhan
( sekalipun hny dlm bentuk ucapan)" sangat dilarang untuk kami lakukan
Tetapi perintahNya..agar kami memberkati & mengasihi dalam segala keadaan
Puji Syukur karena rumah ibadah buat kami adalah tempat untuk menebar Kasih dan bukan mengobarkan dendam kebencian.
"Trimakasih Tuhan
Untuk apa yg terjadi dinegeriku saat ini..karena semakin kami kagum & mengasihiMu dan semakin beriman keyakinanku adalah kebenaran yg sejati"
❤PRAISE THE LORD❤
BASUKI TJAHAJA PURNAMA
Langganan:
Postingan (Atom)
