Rabu, 08 Juni 2016

KINI MEREKA MENYESAL KARENA TIDAK MENDENGAR NASEHAT PAK AHOK.

KINI MEREKA MENYESAL KARENA TIDAK MENDENGAR NASEHAT PAK AHOK.

Banjir melanda Muara Angke, air laut meluap menenggelamkan pemukiman warga, akhirnya mereka sekarang terbenam di bawah banjir. Mereka bingung  dan melongo dan sebagian lagi termenung gigit jari.

Sejak dulu Ahok sudah berjuang hendak membangun tanggul penahan banjir akibat luapan air laut. Tapi ia malah di fitnah dengan tuduhan hendak membongkar dan menggusur mesjid luar batang. Aktifis Ratna terompet dengan nyaring membunyikan terompet penolakan disana, Tantowi Yahya juga sibuk bikin kuis sok jadi selebritis : "KALAU PEMUKIMAN LEBIH TINGGI DARI SUNGAI, APAKAH BISA TERJADI BANJIR...???"
Besoknya banjir melanda Muara Angke dan Pasar Ikan membuat pemukiman penduduk tenggelam oleh banjir.
Lagi - lagi Tantowi Yahya masih sibuk bikin kuis : DARIMANA DATANGNYA BANJIR KALAU TIDAK DARI LUAPAN AIR SUNGAI...???"
Tantowi tidak tau bahwa air laut yang melimpah telah membuat tanggul penahan banjir jebol kemudian air menghantam pemukiman warga tanpa pilih - pilih mana hunian kumuh dan mana hunian elite semua menyatau dalam satu kata : TENGGELAM.
Kebayang gak air laut setinggi 1 meter meluap dan menerjang ke semua arah tanpa pandang buluh?
Kalau anda melihat kejadian itu pastilah anda menyebutnya sebagai musibah yang diakibatkan oleh : ADEK TSUNAMI.

Padahal jauh - jauh hari Ahok sudah memprediksi bahwa lokasi ini tidak aman dari banjir. Ahok membuat antisipasi bahwa tanggul air laut yang cuma 2 meter itu harus di tinggikan hingga 3,8 meter. Tapi semuanya merengkel dan banyak anggota DPR yang ngeyel. Tanggul itupun tidak jadi di tinggikan.
Dengan pura - pura tampil sebagai pahlawan kesiangan, Yusril juga dengan pongahnya menolak pembangunan menaikkan ketinggian tanggul luar Batang. Malah ia memprovokasi warga dengan menyebar fitnah bahwa Ahok hendak membongkar mesjid luar batang.
Dasar manusia picik yang tidak bisa berpikir panjang.
Sekarang prediksi Ahok jadi kenyataan. Air laut melimpah menerjang pemukiman warga. Tanggul setinggi 2 meter tidak kuasa menahan luapan air laut yang melebihi ketinggiannya.
Pemukiman kawasan luar batang pun tenggelam dan masjid luar batang yang tadinya ingin di lindungi oleh Ahok kini sudah di rusak dihantam oleh air laut yang melimpah.

Anehnya semua aktifis kini malah tutup mata dan tutup mulut. Tidak terdengar lagi bunyi terompet Ratna sarumpaet yang biasanya terdengar nyaring. Tidak ada lagi kuis Tantowi Yahya yang mengira banjir hanya akibat dari air sungai saja. Dan tidak kelihatan lagi batang hidungnya Yusril Ihza Mahendra yang kini ngumpet entah dimana.
Semoga Yusril rela membantu warga luar batang buat menguras air laut yang melimpah pake ember atau timba. Jangan hanya pas aman - aman saja Yusril mau tampil memakai topeng alim ulama dihadapan masyarakat luar batang yang hanya ia jadikan sebagai objek politik.

Atau menyerah saja kepada AHOK dan memohon agar Pak Ahok masih sudi untuk memikirkan kembali dalam membenahi tanggul kawan luar batang yang kini ambruk.
Semoga saja kebaikan hati Pak Ahok belum tertutup melihat kenakalan oknum jahat yang kadang sengaja memancing di air keruh.

HANYA KEPADA PAK AHOK WARGA BISA BERHARAP.
TOLONGLAH MEREKA PAK AHOK.
BERMURAH HATILAH KEPADA ORANG - ORANG YANG MEMANG TIDAK TAU APA YANG MEREKA PERBUAT.

AHOK IS THE BEST.



Dikirim dari perangkat Samsung saya

Kisah Penyesalan Sang Suami Kepada Istri


Kisah Inspiratif : Penyesalan Sang Suami Kepada Istri. 

Nina dan Herman adalah sepasang suami istri yang telah menjalani hubungan pacaran 10 tahun lamanya. Akhirnya mereka menikah dan menjalani bahtera rumah tangga sebagaimana orang lainnya. Di tahun pertama, kedua dan ketiga, kisah cinta ini begitu manis. Apalagi keduanya dikaruniai seorang putra bernama Lilo.

Tahun keempat rumah tangga Nina dan Herman mulai terasa agak berat. Mengasuh anak menjadi hal yang harus mereka pelajari bersama. Namun berbekal dukungan orang tua dan rasa cinta mereka, apapun selalu ada solusinya dan mereka bisa melewati masa sulit tersebut.

Beberapa tahun berlalu hingga Lilo sudah menginjak kelas empat SD. Mengasuh satu anak hingga sebesar ini rupanya membuat Herman ingin memiliki anak lagi. Namun Nina agak menolak, dengan alasan masih ingin mengecek ke dokter perihal kondisinya.

Namun kondisi ini beberapa kali terjadi hingga setengah tahun lamanya. Membuat Herman sedikit berpaling dari Nina. Apalagi di kantor, ada seorang sekretaris baru yang membuat Herman merasa nyaman bernama Jenny. Sedikit demi sedikit Jenny mulai menguasai pikiran dan hidup Herman. Membuatnya jarang pulang tepat waktu dan membuat Nina heran.

"Kok sering pulang telat, Mas?" tanya Nina.

"Lembur.." Herman menjawab pendek sambil mengganti pakaiannya. Ia sebenarnya masih mencintai Nina, namun di sisi lain ia makin dekat dengan Jenny. Ia merasa hubungannya dengan Nina hambar serta membosankan akhir-akhir ini. Kali ini bukan karena Nina menolak punya anak lagi, namun kesibukan Nina dan Herman membuat pria ini merasa jarak mereka makin jauh dan Nina seolah tak melihat hal itu sama sekali.

Kehidupan pernikahan Nina dan Herman makin menjemukan. Nina makin bekerja keras dalam karirnya sehingga fokusnya seringkali hanya pada anak dan karir. Nina memang lebih pendiam setelah Lilo masuk sekolah, tapi Herman pikir mungkin hal ini disebabkan oleh keperluan anak mereka yang makin banyak. Sesekali hubungan Nina dan Herman menegang oleh pertengkaran-pertengkaran kecil. Herman sering pulang malam dan Nina mulai curiga dengan apa yang dilakukan Herman di luar rumah.

"Aku kerja. Aku kan juga nggak pernah protes ketika kamu pulang malam, Nina," kata Herman dengan nada tinggi.

"Kamu berubah, Mas. Kerja juga nggak mungkin pulang malam terus kan?" Nina membalas.

Herman mendengus sebal dan menyahut, "Kamu tanya saja sendiri pada dirimu, kenapa aku jadi nggak betah. Kamu terlalu sibuk dengan karirmu, aku juga bisa kalau begini caranya." Ia sebenarnya sakit mengucapkan hal ini pada Nina. Namun emosinya sudah lama tertahan dan kali ini ia merasa muak pada omelan istrinya.

Jenny juga mulai berani mempengaruhi Herman untuk menceraikan istrinya. Awalnya Herman ragu, namun makin sering ia dan Nina bertengkar di belakang anaknya. Hal ini mulai membuat Herman merasa tidak nyaman. Ia pun mulai menyampaikan keinginannya untuk bercerai. Tentu saja hal ini membuat Nina hancur setengah mati. Ia menolak perceraian itu karena tidak ingin Lilo merasakan keluarga yang retak.

Namun Herman makin menghancurkan hatinya karena menyodorkan surat pengajuan cerai beberapa hari setelah ia menyampaikan keinginannya itu. Semalaman Nina memandangi surat cerai terhampar di meja kerjanya, sementara Herman tidur dengan tidak nyenyak di ranjangnya. Keesokan paginya, Nina menyerahkan surat itu pada Herman dengan mata sembab karena sesekali menangis dan belum tidur semalaman.

"Aku akan menandatanganinya setelah 30 hari. Dalam 30 hari itu, aku ingin Mas selalu menggendong aku dari ranjang ke meja makan untuk sarapan setiap pagi. Juga dari ruang keluarga ke kamar tidur setiap malam," ujar Nina dengan suara setengah serak seperti orang yang semalaman belum tidur.

Herman agak aneh dengan permintaan istrinya, namun ia tetap menyanggupi permintaan itu. Ia pikir istrinya hanya ingin mengulur waktu cerai dan membuat Herman kembali. Mendengar cerita itu, Jenny sedikit menertawai ulah Nina. "Ada-ada saja. Setelah kondisi seperti ini, baru istrimu merajuk untuk bisa kembali."

Begitulah, sesuai janjinya, Herman selalu menggendong Nina setiap pagi dan malam. Ia bisa merasakan Nina lebih bersandar padanya, namun di sisi lain Herman berpikir bahwa Nina mungkin juga sedang menikmati momen-momen akhir bersamanya. Sebentar lagi Herman tetap akan menceraikannya dan membawa Jenny dalam kehidupan barunya.

Pemandangan romantis antara Nina dan Herman membuat Lilo kadang bersorak pada kedua orang tuanya itu. "Wah, papa mama romantis banget," ujarnya girang. Hal ini membuat Herman sedikit berbesar hati., namun ia meneguhkan dirinya agar tak mudah ternakan suasana Sementara Nina hanya tersenyum penuh makna sambil bergelayut di leher suaminya ketika digendong.

Diam-diam, Herman merasa istrinya makin kurus dari hari ke hari. Setiap gendongannya terasa makin ringan. Herman memandangi wajah istrinya sesekali ketika menggendongnya sembari mengecup keningnya. Nina nampak lelah belakangan ini, kantung matanya sering kelihatan membesar dan ia sering menyandarkan kepalanya ke dada Herman. Hal ini membuat Herman mulai ragu dengan keputusannya bercerai, ada kehangatan merasuk di dadanya setiap kali menggendong Nina.

Tanpa terasa, Herman mulai merasakan cinta kembali bersemi pada hubungannya dengan Nina. Ia merasa istrinya makin cantik dari hari ke hari, hingga hari-hari penandatanganan surat ceri itu makin dekat. Saat Herman hendak menggendong Nina di pagi hari ke 31, Nina menahan tangan Herman.

"Kan hari ini sudah lewat. Kamu nggak perlu gendong aku lagi, Mas." Herman tersenyum saja dan membawa Nina ke meja makan. Ia menyajikan sarapan lalu mengecup kening Nina, "Sarapan aja, Nina. Selamat pagi." Begitulah Nina dan Herman menghabiskan sarapan mereka dengan lebih hangat dan mesra. Namun di akhir sesi sarapan, Nina memberikan surat cerai yang sudah ditandatangani dan dibungkus amplop.

"Ini, Mas. Terima kasih selama ini sudah mencintaiku," ujarnya sambil menitikkan air mata. Herman terpana, namun surat itu diterimanya lalu sebelum berangkat ke kantor, Herman memeluk Nina.

Di kantor, Herman mengatakan pada Jenny bahwa ia mengurungkan niatnya bercerai. Tentu saja wanita itu begitu kesal dan menampar herman keras-keras. Herman tahu dengan konsekwensi ini, ia siap menerimanya karena sejauh ini ia dan Jenny belum sampai berhubungan badan. Ia bersyukur masih bisa mengendalikan dirinya selama ini dari berzina.

Sekarang yang ada di benaknya adalah Nina. Ia masih ingat dengan bulir air mata Nina yang hangat jatuh di tangannya tadi pagi. Herman merasakan cinta itu dan tak sabar ingin segera pulang. Ia bahkan menyempatkan diri membeli buket bunga paling indah kesukaan Nina dan bergegas pulang sore itu.

Sesampainya di rumah, Herman memanggil-manggil nama istrinya. Namun ia tak juga mendengar jawaban. Hingga ia melihat Nina di kamarnya, tidur dengan piyama yang masih melekat di tubuhnya tadi pagi. Namun saat Herman mendekatinya, Nina sudah tidak bernyawa lagi. Herman tidak percaya, bagaimana mungkin Nina bisa meninggal? Ia menggoncang-goncang tubuh dan wajah Nina sambil memanggil namanya.

Kepergian Nina menjadi penyesalan yang tak terperi bagi Herman. Rupanya selama ini Nina mengidap penyakit parah yang tak sempat disampaikannya pada Herman. Di kala istrinya itu tengah memikirkan sendirian dan berjuang melawan penyakitnya, Herman malah sibuk dengan rencana perceraian mereka. Nina dimakamkan keesokan harinya, diiringi rasa sedih dan duka dari Herman dan putra mereka, Lilo.






Dikirim dari perangkat Samsung saya

Perangkap Yang Tersembunyi

Perangkap Yang Tersembunyi

09 Juni 2016

Bacaan Hari ini:
2 Korintus 11:14 "Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang."
-----------------------------------------------
Waktu saya masih kecil, saya senang mengumpulkan ular.
~ Saya tak begitu mengerti kenapa, tapi dulu saya begitu tertarik dengan ular.
~ Saya punya segala jenis ular.
~ Saya senang membaca buku-buku tentang ular.
~ Saya senang mencari ular dan membawanya pulang.
~ Satu yang saya pelajari bahwa Anda tak bisa menebak apa yang ada di benak ular.
~ Ular adalah makhluk yang tidak ekspresif; mereka reptil berdarah dingin.

Ular tidak seperti anjing.

Anda tahu apa yang sedang Anda hadapi ketika berhadapan dengan anjing.
~ Ketika anjing melihat Anda dengan lidahnya yang terjulur dan ekornya bergoyang-goyang, Anda tahu jika itu adalah anjing yang bersahabat.
~ Tetapi jika anjing itu memperlihatkan taringnya dan bulu di punggungnya berdiri, maka Anda tahu dia sedang tidak senang.
~ Anda akan selalu bisa membaca situasi ketika berhadapan dengan anjing.

Tapi Anda tidak akan pernah bisa menebak hati ular.
~ Ular punya ekspresi yang sama setiap saat.
~ Seekor ular bisa saja tiba-tiba menggigit Anda tanpa Anda sadari dari mana datangnya.

Dalam kitab Kejadian, kita diberitahu bahwa "Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah.

Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" (3:1).

Perhatikan bahwa Iblis tidak muncul dan berkata,
~ "Hai, saya Iblis.
~ Mungkin kau pernah dengar tentang aku?
~ Aku benci Tuhan,
~ aku benci kamu,
~ aku ingin menghancurkanmu.
~ Apa kau mau bermain denganku?
~ Aku punya beberapa ide."

Alkitab mengatakan jika Setan adalah seekor ular, tapi Alkitab tidak mengatakan bahwa dia menjalar.

Dia menjalar dengan perutnya setelah ia dikutuk (lihat Kejadian 3:14).

Kita tidak tahu Iblis itu rupanya seperti apa, tapi ada satu hal yang menarik dan mempesona tentang dia.
~ Iblis itu menarik hati, dan dosa itu memang selalu menarik.

Iblis mungkin jahat, tapi ia tidak bodoh. Dia datang dengan cerdik.
_______________________________
Iblis muncul untuk membinasakan manusia dengan daya tariknya yang mempesona.
~ Lawanlah iblis
~ dan tinggalkan dosa sekarang juga!

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Selasa, 07 Juni 2016

Berjaga-Jaga Menghadapi Perlawanan

Berjaga-Jaga Menghadapi Perlawanan

08 Juni 2016

Bacaan Hari ini:
1 Petrus 5:8 "Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya."
---------------------------------------------------
Kita tidak tahu sudah berapa lama Adam dan Hawa tinggal di Taman Eden sebelum akhirnya godaan datang.

Iblis telah mendengar peringatan Allah kepada Adam: Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia:
~ "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
~ tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati" (Kejadian 2:16-17).

Melihat bagaimana kitab Kejadian mendeskripsikan kisah ini, kita bisa tahu jika Setan langsung menghampiri mereka dengan godaannya.

Hal ini mengingatkan saya pada perumpamaan seorang penabur dalam Matius 13, dimana Yesus mengajarkan tentang seorang penabur yang pergi keluar untuk menabur.
~ Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan dan kemudian datang burung-burung dan dengan cepat memakannya sampai habis.

Kita semua tahu seperti apa itu.

Pernahkah Anda menjatuhkan kentang goreng tepat di depan McDonald's?
~ Burung-burung pasti akan muncul dengan tiba-tiba entah dari mana datangnya.
~ Atau sekawanan burung camar di pantai terbang kabur sambil mengambil makan siang Anda, anak-anak Anda, atau bahkan anak anjing Anda.

Yesus berkata,
Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya,
~ datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu;
~ itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan. (ayat 19).

Itulah mengapa kita perlu mendoakan orang-orang yang baru saja percaya kepada Kristus, sebab Iblis akan berada di sana dengan
~ godaan,
~ keraguan,
~ dan dengan gempuran dahsyatnya.

Ini mengingatkan kita bahwa setiap kali Allah memberkati, berjaga-jagalah sebab
~ Iblis akan langsung menyerang Anda.
~ Iblis tidak akan menunggu satu tahun.
~ Dia tidak akan menunggu satu bulan.
~ Dia bahkan tidak bisa menunggu satu jam pun.

Serangan Iblis datangnya tiba-tiba.
~ Bisa saja sesaat ketika Anda berjalan keluar gereja, godaan itu datang.
~ Anda bisa saja berpikir, Khotbah macam apa tadi?
~ Setan ingin merusak hal baik yang baru saja terjadi dalam hidup Anda.
~ Setan akan selalu begitu.
___________________________________
Berjaga-jagalah dan lawanlah Iblis,
~ dia tidak ingin Anda berada di jalurnya Tuhan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)


Dikirim dari perangkat Samsung saya

Leave and Move On

Leave and Move On

Mengapa ada orang yang selalu gagal dalam hidupnya?
~ Ada yang sudah berulang kali didoakan namun tetap saja mereka sulit bangkit.
~ Ada orang yang benar-benar saya kenal mengalami hal ini.
~ Hidupnya statis dalam segala keterbatasan, jika tidak disebut kekurangan.

Padahal dia hidup baik dan rajin membaca Firman Tuhan setiap hari.
~ Apakah Tuhan tidak memberkatinya?
~ Apakah janji Tuhan hanya berlaku bagi sebagian kecil orang yang terpilih?

Saya yakin tidak,
~ karena janji Tuhan berlaku bagi semua orang.

Lantas apa yang menyebabkan hal tersebut?
~ Salah satu penyebab orang sulit bangkit adalah ketika mereka terbelenggu masa lalu.

Kisah Sodom dan Gomora kita melihat bagaimana istri Lot yang seharusnya
~ ada dalam rencana penyelamatan Tuhan
~ ternyata berhenti berjalan dan menoleh ke belakang.

Apa yang terjadi?
~ Dia berubah menjadi tiang garam.

Tuhan menyediakan pengharapan baru bagi kita yang telah ada di dalam Kristus.
~ "Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru:
~ yang lama sudah berlalu,
~ sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Korintus 5:17)

Semua telah ditebus Kristus dengan lunas di atas kayu salib.
~ Dan kita sekarang bisa menatap hari depan yang cerah, penuh pengharapan dari Tuhan.

Tidak ada lagi belenggu masa lalu,
~ kecuali kita yang mengijinkan dan menginginkan trauma masa lalu itu untuk terus hadir bersama kita, menghambat kita untuk bertumbuh dan maju


Dikirim dari perangkat Samsung saya

Teguran Tuhan

Teguran Tuhan

Setiap orang tentunya pernah mendapat suatu teguran; baik teguran dari orang tua, teman, guru atau siapa saja, termasuk teguran dari TUHAN. 
~ Yang pasti bahwa setiap orang pernah mengalaminya, karena manusia tidak lepas dari kelemahan atau kesalahan maupun kesalahan. 
~ Tetapi yang menjadi sedikit persoalan adalah tidak semua orang mau di tegur, karena ia selalu merasa dirinya benar. 
~ Dan orang yang mau di tegur itu harus rendah hati, sebab apabila tidak bersikap rendah hati maka akan terjadi persoalan baru. 

Firman TUHAN menasehatkan: 
"Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi." (Amsal 27:5)

Dan kali ini kita akan membahas mengenai teguran dari TUHAN yang terambil dari kisah anak yang terhilang.

Amsal 10:17 berkata : 
~ "Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan. 
~ tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat." 

Ungkapan inilah yang tepat bagi orang yang berusaha lari dari teguran, dan menganggap bahwa dirinya benar (walaupun melakukan kesalahan).

Dan kisah anak yang terhilang ini memaparkan bahwa 
~ pada awalnya dia dalam kondisi ekonomi yang baik,  tetapi dia mulai menjauh dari bapaknya, 
~ padahal bapaknya ingin senantiasa berkomunikasi dengan anaknya. 

Sebab jikalau ia melakukan kesalahan, 
~ maka bapaknya pasti memberikan teguran atau peringatan kepadanya supaya pada akhirnya anak tersebut tidak tersesat. 
~ Tetapi kenyataannya anak ini telah jauh dari bapaknya, sehingga ia tidak terjangkau oleh teguran bapaknya. 
~ Dan pada akhirnya keadaan yang telah memperingatkan dia ketika dia dalam kondisi kemiskinan (untuk makan saja tidak ada).

Keadaan seperti ini sering dialami oleh anak-anak TUHAN. 

Untuk itu muncul peringatan: 
~ "untuk apa kita harus mengalami penderitaan terlebih dahulu supaya mengindahkan teguran TUHAN." 

TUHAN menegur kita dengan halus. 

Saudara, apabila kita mendapat teguran, maka segeralah kita bertobat. 

Karena kita tahu bahwa rancangan TUHAN bukan rancangan kita, dan jalan kita bukan jalan TUHAN, demikianlah firman TUHAN 

(Yesaya 55:8 "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN").

Bahkan TUHAN telah berkata bahwa 
~ pada mulanya TUHAN merancangkan masa masa depan yang indah dalam kehidupan kita. 
~ Kenyataannya manusia cenderung untuk melakukan kehendaknya sendiri yaitu menurut keinginan dagingnya. 

Namun Firman ALLAH tidak pernah kembali dengan sia-sia , sebab : 
"Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan 
~ mengairi bumi, 
~ membuatnya subur 
~ dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, 
~ memberikan benih kepada penabur 
~ dan roti kepada orang yang mau makan, 

demikian firman Ku yang ke luar dari mulut Ku: ia tidak akan kembali kepada Ku dengan sia-sia, 
~ tetapi ia akan melaksanakan apa yang Ku kehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya." (Yesaya 55:10,11).

Tetapi jika manusia tetap tidak menghiraukan teguran TUHAN maka ia akan mengalami seperti yang tertulis dalam Amsal 29:1 
~ "Siapa bersitegang leher, walaupun telah mendapat teguran, 
~ akan sekonyong-konyong di remukkan tanpa dapat dipulihkan lagi"

Saudara, dari gambaran diatas menjadi peringatan bagi kita untuk senantiasa 
~ bersikap rendah hati (lapang dada) saat mendapat teguran dari TUHAN, 
~ sebab semuanya akan mendatangkan kebaikan bagi kita.

Amen

TUHAN YESUS memberkati




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Senin, 06 Juni 2016

Kisah-Kisah Terbesar Yang Pernah Ada

Kisah-Kisah Terbesar Yang Pernah Ada

07 Juni 2016

Bacaan Hari ini:
2 Timotius 3:16 "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat
~ untuk mengajar,
~ untuk menyatakan kesalahan,
~ untuk memperbaiki kelakuan
~ dan untuk mendidik orang dalam kebenaran."
------------------------------------------------
Martin Luther mengatakan,
~ "Alkitab itu hidup, Ia berbicara kepada saya;
~ Alkitab itu punya kaki, Ia berlari mengejar saya;
~ Alkitab itu punya tangan, Ia menggenggam tangan saya."

Alkitab adalah buku yang paling menakjubkan yang pernah ditulis.

Secara harfiah, Alkitab adalah pesan Allah untuk kita. Alkitab bukan berisikan satu kitab, melainkan terdiri dari 66 kitab yang ditulis selama rentang 1.500 tahun oleh 40 penulis yang berbeda.
~ Dari mulai raja-raja hingga petani,
~ dari filsuf hingga nelayan,
~ dari pemazmur hingga negarawan,

setiap kata yang tertulis dalam kitab-kitab ini diilhamkan oleh Allah.

Bahkan, Rasul Petrus menulis,
"Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa
~ nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,
~ sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia,
~ tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah"
(2 Petrus 1:20-21).

Dan 2 Timotius 3:16 mengatakan,
"Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat
~ untuk mengajar,
~ untuk menyatakan kesalahan,
~ untuk memperbaiki kelakuan
~ dan untuk mendidik orang dalam kebenaran"

terjemahan yang lebih baik "diilhamkan Allah" menjadi "dihembuskan oleh Allah."

Di dalam Injil, kita menemukan cerita terbesar yang pernah ada.
~ Saya tak berbicara tentang dongeng, fabel atau mitos.
~ Cerita-cerita di dalam Injil ini didokumentasikan oleh sejarah dan menjadi peristiwa sejarah.
~ Namun, Alkitab bukan berarti sekedar buku sejarah, meski itu memang benar adanya.

Alkitab bukan cuma soal sejarah;
~ Alkitab adalah kisah-Nya.

Dan Anda tahu?
~ Alkitab juga berisikan kisah Anda.

Sebab ketika Anda membaca beberapa cerita Alkitab, Anda akan menemukan diri Anda sama seperti orang-orang yang ada di dalamnya.
___________________________________
Kita membaca Alkitab untuk mengenal Allah, dan kita juga membacanya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang rencana Allah untuk hidup kita.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya