Minggu, 05 Juni 2016

Kejutan-Kejutan Dalam Hidup

Kejutan-Kejutan Dalam Hidup

06 Juni 2016

Bacaan Hari ini:
1 Korintus 9:24 "Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!"
-----------------------------------------------
Satu hal yang saya pelajari dalam kehidupan adalah hidup ini penuh dengan kejutan.
~ Banyak yang berupa kegembiraan dan berkat tak terduga yang datangnya tiba-tiba.
~ Tapi tentu saja ada juga kejutan-kejutan lain yang sifatnya tragis dan memilukan.
~ Saya sudah sering begitu dikejutkan dengan beberapa orang yang hidupnya benar-benar berubah.

Saya kenal beberapa individu yang dulu kelihatannya tak memiliki potensi sama sekali. Mereka yang tak pernah diduga-duga akan membuat sebuah gebrakan besar. Di waktu sekolah dahulu, banyak orang mengolok-olok mereka, menyebut mereka "kuper" dan "kutu buku." Tapi sekarang orang-orang sama yang mengejek mereka dahulu, memanggil mereka "bos."

Kemudian ada orang-orang yang dari dulu sudah terlihat memiliki begitu banyak potensi- potensi yang masih mentah.
~ Mereka yang Anda yakin akan menjadi orang sukses karena mereka punya sesuatu yang istimewa: bakat, karunia, kemampuan alami yang besar.
~ Atau mungkin juga seseorang yang memiliki karunia rohani yang luar biasa. Dan benar saja, bintang mereka pun mulai bersinar dan Anda berkata, "sebentar lagi semua orang akan mengenalnya."
~ Tapi kemudian tiba-tiba, tanpa disangka-sangka, kehidupan mereka mulai runtuh.
~ Mereka perlahan tapi pasti dibelokkan oleh keputusan-keputusan bodoh dalam hidup.

Saya telah melihat banyak orang yang super berbakat, tapi malah jatuh dan hancur berkeping-keping.

Ini menyedihkan, sebab Tuhan punya rencana yang unik, yang dirancang khusus untuk setiap kehidupan masing-masing kita.

Seiring berjalannya waktu, saya mendapati diri saya lebih terkesan dengan
~ karakter daripada karisma seseorang,
~ lebih terkesan oleh integritas pribadi ketimbang bakat.

Saya lebih terkesan dengan seseorang yang, misalnya, menemani suami atau istri mereka ketimbang dengan seseorang yang mungkin saja punya beberapa pelayanan gereja yang besar (tapi bukan berarti Anda tak bisa memiliki keduanya).

Namun kuncinya ialah untuk menyelesaikan apa yang telah kita mulai dan menyelesaikannya dengan baik.
~ Karena apabila dalam suatu perlombaan lari, Anda selalu berada di posisi pertama di setiap putaran,
~ tapi ada di posisi terakhir di putaran terakhir, maka usaha Anda hanyalah sia-sia.

Anda harus melewati garis finish itu dan bermain sesuai aturan.
~ Jadi, jalanilah perlombaan hidup ini dengan segala kekuatan Anda.
~ Jaga kehidupan Anda agar Anda tidak keluar jalur atau terdiskualifikasi.
~ Dan pusatkan pandangan Anda pada garis finish.
_________________________________
Jaga kehidupan Anda dan pusatkan pandangan pada garis finish dan jadilah pemenang

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Badan Dunia Akui Prestasi Ahok

Badan Dunia Akui Prestasi Ahok

Ilustrasi
Oleh Axtea 99

Pada saat ini, 50 persen dari populasi manusia didunia tinggal didaerah perkotaan dan diperkirakan pada tahun 2050 angka ini akan meningkat hingga 70 persen, dimana pada saat itu terjadi seluruh kota didunia akan menghadapi kesulitan mempersiapkan diri dalam menghadapi pertumbuhan populasi yang pesat, bencana alam dan bencana akibat ulah manusia itu sendiri.

Untuk mengantisipasi masalah perkotaan tersebut, The Rokefeller Foundation mempelopori dengan membuat sebuah program yang disebut 100 Resilient Cities (100 RC), yang ber-cita2 membantu kota diseluruh dunia dalam meningkatkan ketahanan dalam menghadapi tantangan social, ekonomi dan fisik. Sebagai bagian dari program 100 RC, Jakarta berhak mendapatkan akses keberbagai perangkat, pendanaan, sumbangan keakhlian teknis dan berbagai sumber daya lainnya guna membangun ketahanan kota dalam menghadapi tantangan era abad ke-21.

Tanggal 25 Mei 2016, dipeluncuran bersama di ibukota Kenya dan Washington DC, The Rockefller Foundation mengumumkan kota2 yang terpilih menjadi bagian dari 100 RC. Termasuk diantaranya kota2 besar dengan pertumbuhan cepat seperti Lagos, Jakarta, Seoul dan Nairobi.

Terkait dengan itu Jakarta telah terpilih sebagai kota yang bergabung dalam jaringan 100 RC sebagai salah satu finalis dari kota di dunia yang diajak bergabung dalam program 100 RC, karena Jakarta dibawah kendali Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mempunyai komitmen yang sangat kuat dalam membangun ketahanan kota serta diikuti oleh pendekatan yang proaktif danb inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. Kota2 yang baru saja terpilih ini akan bergabung dengan komunitas global, dimana seleruh anggotanya akan berkolaborasi guna mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan dimasa mendatang.

Kota yang bergabung dalam jaringan 100RC dipilih berdasarkan rekomendasi dari dewan juri yang mewakili berbagai negara di dunia, antara lain A. Eugene Kohn, Chairman dari Kohn Pedersen Fox Associates, Acha Leke, Direktur di McKinsey & Co Africa, Co-Founder dari African Leadership Network, dan Ann Fudge, Vice-Chair and Senior Independent Director dari Unilever.

Michael Berkowitz, President 100 RC, menjelaskan bahwa kota dengan ketahanan yang tangguh adalah kota yang memiliki kemampuan dalam menanggapi keadaan darurat dengan baik serta memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan penduduknya.

Jakarta terpilih dalam persaingan yang sangat kompetitif dari 325 kota yang terdaftar dengan penilaian berdasarkan pada keinginan, kemampuan dan kebutuhan untuk menjadikan kotanya memiliki ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan dimasa depan.

Dalam beberapa bulan kedepan, sebagai bagian dari jaringan program 100 RC ini, Jakarta akan resmi menerima dana hibah yang dapat digunkan untuk menunjuk dan melantik Chief Resilience Officer. Selain itu Jakarta akan memperoleh akses ke 100 RC Platform Partners (yang menyediakan perangkat dan layanan yang bernilai US$ 180 milyar), yang ada di sektor swasta, public, akademik, pemerintahan dan organisasi nirlaba.

Kita layak mengacungkan dua jempol buat Ahok yang kinerja nyatanya yang visioner mendapatkan apresiasi kelas dunia dari salah satu Badan Dunia terpercaya skelas Rokcefeller Foundation..👍🏼 Bravo Ahok!!!👏🏽



Dikirim dari perangkat Samsung saya

Dolores Hart, Gadis Yang Menolak Elvis Presley dari Petrus DK

Dolores Hart, Gadis Yang Menolak Elvis Presley

Dolores Hart di cium untuk pertama kalinya oleh seorang pria dalam usia 18 tahun.

Bukan di cium oleh sembarang pria, melainkan oleh Elvis Presley.

Pada saat itu, ia turut berperan dalam film Loving You bersama dengan Elvis.

Setelah adegan ciuman tersebut, Elvis ngebet banget dan jatuh cinta abis kepada Dolores.

Sehingga Elvis mengajak Dolores untuk turut main film lagi dalam film berikutnya, King Creole.

Elvis juga pernah mencoba merayunya, agar dia bersedia menjadi istrinya, tetapi Dolores menolak.

Bukan hanya sekali itu saja Dolores beradu peran dalam film, dengan pria-pria papan atas yang hebat-hebat.

Dia pernah berakting bersama Robert Wagner, George Hamilton, maupun Montgomery Clift , tetapi tidak ada satupun yang bisa membuat dia tertarik.

Pada tahun 1961, ia turut bermain dalam film Francis of Assisi.

Di situ ia memerankan Santa Klara dari Asisi, putri seorang bangsawan yang kaya raya, tetapi memilih untuk hidup dalam kemiskinan dan mengabdikan dirinya untuk jadi pengikut Santo Fransiskus Asisi.

Pada saat pembuatan film tersebut di Roma, Dolores bertemu dengan Paus Yohanes XXII.

Di situ ia memperkenalkan dirinya kepada Paus, “Saya adalah Dolores yang memerankan Klara”.

Paus menjawab dengan lembut dalam bahasa Itali : “Tu sei Chiara” = Tidak, Anda adalah Klara.

Ucapan dari Paus tersebut mempengaruhi dirinya sedemikian rupa, seakan-akan ia mendapat panggilan untuk mengabdikan dirinya buat Tuhan.

OIeh sebab itulah ia memilih judul "The Ear of the Heart, An Actress’ Journey From Hollywood to Holy Vows" sebagai judul dari otobiographinya.

Dua tahun kemudian, setelah ia merampungkan film terakhirnya, “Come Fly With Me”, dalam usia 24 tahun ia meninggalkan kariernya sebagai bintang film.

Ia memilih untuk menjadi biarawati dan hidup dalam kesederhanaan.

Bahkan penawaran terakhir yang ia dapatkan untuk menjadi partner dalam film bersama Marlon Brando, ditolaknya.

Pada saat itu Dolores Hart merupakan pemain film dengan honor tertinggi.

Maka tidaklah heran apabila Dolores Hart sering disamakan dengan Grace Kelly.

Bukan saja dari segi kecantikannya, tetapi juga kepiawaiannya dalam bermain film.

Grace Kelly meninggalkan dunia perfilman untuk menjadi ratu di Monaco, sedangkan Dolores mengabdikan dirinya menjadi biarawati.

Dengan menjadi seorang biarawati, Dolores memilih bukannya untuk dilayani melainkan untuk melayani dan hidup dalam penuh kesederhanaan.

Di tahun 1970 ia melakukan sumpahnya yang terakhir (kaul kekal) untuk menjadi suster dengan nama Mother Dolores.

Hingga kini ia masih sering ditanya kenapa ia memilih Tuhan daripada Elvis ?

Ia menjawab ringan, "God is bigger than Elvis.”

Untuk ini telah dibuatkan film dokumenter mengenai Mother Dolores dengan judul tersebut diatas.

Film ini pernah dinominasikan sebagai pemenang Oscar.

Di samping itu masih saja banyak orang yang tetap penasaran untuk mengetahui bagaimana  rasanya dicium untuk pertama kalinya oleh Elvis ?

Ia menjawab, "Itu hanya pengalaman tidak lebih dari 15 detik saja dari kehidupan saya, jadi tidak ada istimewanya yang perlu dikenang."

Dolores Hart yang memilih untuk menjadi mempelai Kristus daripada mempelai Elvis.

Sungguh luar biasa....ðŸ'ðŸ™



Dikirim dari perangkat Samsung saya

Sabtu, 04 Juni 2016

Hitung Biayanya

Hitung Biayanya

05 Juni 2016

Bacaan Hari ini:
Lukas 14:28 "Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?"
----------------------------------------------
Tak mudah menjadi seorang Kristen - orang Kristen yang berkomitmen dan bertumbuh. Ada harga yang harus dibayar untuk ikut Yesus.
~ Namun ada harga yang jauh lebih besar yang harus Anda tanggung jika tidak mengikut-Nya.

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu.
~ Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya.
~ Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu" (Yohanes 15:18-19).

Kebenaran ini sulit diterima apabila Anda adalah orang yang terkenal di sepanjang hidup Anda, lalu menjadi seorang Kristen.

Sebagai pengikut Kristus, Anda selalu mencoba menjadi orang yang
~ penyayang dan berbelas kasih
~ dan suka menolong,

dan kemudian orang-orang tahu bahwa Anda adalah orang Kristen.
~ Maka mereka pun mulai membuat hari-hari Anda merana,
~ mengolok-olok Anda
~ atau bahkan menyebarkan fitnah tentang Anda.

Anda jadi berpikir, "Ini tidak adil.
~ Saya begitu bersahaja
~ dan baik hati."

Ya, mungkin itu memang benar adanya.

Tetapi sekarang faktanya adalah Anda merupakan wakil Yesus.
~ Dan secara otomatis, Anda akan diperlakukan sebagaimana Ia diperlakukan.

Alkitab mengatakan, "Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya," (2 Timotius 3:12).

Tentunya Anda tidak mau memutuskan untuk ikut Yesus hanya karena keinginan sesaat.

Seperti orang yang kalap berbelanja di mal, para penjual retail amat mengharapkan Anda berpikir,
~ "Lihat semua barang ini!
~ Aku tak tahu barang apa ini,
~ tapi aku harus membelinya."

Namun ketika Anda memutuskan untuk mengikut Kristus,
~ Anda harus menghitung biayanya.

Yesus memperhitungkan harga yang harus Ia bayar ketika
Ia pergi ke atas kayu salib untuk Anda.
~ Dia memberikan nyawa-Nya agar Anda dapat diampuni dari dosa Anda, sehingga Anda tahu bahwa Anda akan pergi ke surga ketika Anda mati.
_________________________________
Dia telah menghitung biaya yang harus dibayar untuk menyelamatkan Anda.
~ Lalu akankah Anda menghitung biayanya dan mengikut Dia?

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Jumat, 03 Juni 2016

Menjadi Seorang Sahabat

Menjadi Seorang Sahabat

04 Juni 2016

Bacaan Hari ini:
Kolose 1:28 "Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus."
----------------------------------------------
Di satu periode dalam hidup, kita mulai memisahkan penginjilan dari pemuridan.
Kita memberitakan Injil, tetapi kita tidak memuridkan.
Kita mungkin tidak pernah membuat orang mandiri secara rohani.
Tapi sesungguhnya penginjilan dan pemuridan itu berjalan beriringan.

Pertobatan Saulus dari Tarsus, salah satu orang tak percaya yang paling keji yang pernah ada, begitu tak terduga sehingga banyak orang berpikir jika pertobatannya itu hanya bualan belaka.

Maka Allah berbicara kepada seorang Kristen bernama Ananias dan menyuruhnya untuk mengunjungi Saulus.

Setelah awalnya menolak panggilan Allah, akhirnya Ananias patuh dan pergi mendatangi Saulus (yang kemudian mengganti namanya menjadi Paulus), berdoa untuk dia, dan memberi waktunya untuk mendorong dia.

Lalu Allah mendatangkan pria lain ke dalam kehidupan Paulus, namanya adalah Barnabas.
Dia memperkenalkan Paulus kepada para rasul dan membantunya menyatakan pertobatannya.

Banyak orang ingin menjadi seorang rasul Paulus, tapi mengapa tidak ada yang mau menjadi seorang Ananias atau Barnabas - orang-orang yang bekerja di balik layar?
~ Anda mungkin tidak akan menjadi Billy Graham berikutnya, tetapi Anda mungkin bisa menjadi orang yang paling pas untuk membantu membimbing Billy Graham berikutnya.
~ Anda bisa menunjukkan orang tersebut seperti apa yang keluarga Kristen atau seperti apa pria atau wanita Kristen itu.
~ Anda dapat berteman dengan individu yang tidak memiliki teman Kristen dan membawa dia ke dalam kelompok doa Anda.
~ Anda tak akan pernah tahu apa yang bisa Allah lakukan dalam kehidupan orang itu.

Memuridkan seseorang bukan hanya menceritakan tentang Yesus kepada orang lain, tapi juga menjadi seorang sahabat.
~ Dan itulah apa yang banyak orang butuhkan: sahabat.
~ Itulah yang saya butuhkan ketika saya menjadi orang percaya baru.

Untungnya, seseorang bernama Mark melihat saya datang kepada Kristus dan dengan sangat gigih mengajak saya,
~ "Kau akan pergi ke gereja denganku."
~ Awalnya saya menolak dia.
~ Tapi dia memenangkan hati saya dan akhirnya membantu saya untuk teguh di dalam iman.

Itulah yang namanya pemuridan.
________________________________
Memuridkan seseorang bukan hanya menceritakan tentang Yesus kepada orang lain, tapi juga menjadi seorang sahabat bagi orang tersebut

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Kamis, 02 Juni 2016

Perbuatan atau Kelalaian Besar?

Perbuatan atau Kelalaian Besar?

03 Juni 2016

Bacaan Hari ini:
Yakobus 4:17 "Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa."
---------------------------------------------
Jika ada seseorang sedang terbaring sekarat di ranjangnya lalu diminta mengucapkan pesan-pesan terakhirnya, apakah Anda akan memperhatikannya? Saya harap Anda begitu.

Jika seseorang menulis permintaan terakhirnya di secarik surat wasiat, akankah Anda meluangkan waktu untuk membacanya? Sebaiknya Anda begitu.

Dalam Matius 28, kita membaca permintaan dan wasiat Yesus yang terakhir yang kita kenal sebagai Amanat Agung. Yesus berkata,
~ "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
~ Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
~ dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.
~ Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" (Matius 28:18-20).

Inilah pesan Kristus yang ditujukan pada masing-masing kita.

Tapi berapa banyak dari kita yang benar-benar melaksanakannya?
~ Beberapa orang mungkin merasa pernyataan berikut ini sedikit kontroversial, tapi buat saya pernyataan ini benar:
~ Jika Anda tak berusaha melaksanakan Amanat Agung, sebenarnya itu bisa menjadi sebuah dosa.

Ada berbagai jenis dosa yang diidentifikasi di dalam Alkitab:
dosa perbuatan dan dosa kelalaian.
~ Dosa perbuatan ialah melakukan apa yang seharusnya tidak boleh kita lakukan.
~ Dosa kelalaian ialah tidak melakukan apa yang harus kita lakukan.

Alkitab mengatakan dalam Yakobus 4:17, "Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa."

Namun bagi banyak orang, Amanat Agung malah berubah arti menjadi Kelalaian Besar.

Penelitian menunjukkan bahwa 95 persen dari orang-orang Kristen tidak pernah memimpin orang lain kepada Kristus.

Keseluruhan konsep tentang pergi dan memuridkan setiap orang adalah untuk
~ berbagi iman Anda,
~ memimpin orang kepada Kristus,
~ dan kemudian, dengan kemampuan terbaik Anda, membantu mereka untuk menjadi dewasa secara rohani.
___________________________________
Jika Anda tak berusaha melaksanakan Amanat Agung, sebenarnya itu bisa menjadi sebuah dosa.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)


Dikirim dari perangkat Samsung saya

Rabu, 01 Juni 2016

Bagaimana Mendapatkan Kehidupan

Bagaimana Mendapatkan Kehidupan

02 Juni 2016

Bacaan Hari ini:
Lukas 9: 23-24 "Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya."
---------------------------------------------------
Beberapa orang mungkin berpikir jika kehidupan Kristen itu membatasi, tapi sebenarnya begitu berlawanan. Di luar sana, di dunia dimana tak mengenal batasan dan larangan, mereka akan mulai menuai konsekuensi dari tindakan bodoh mereka.

Tetapi orang-orang yang ikut Kristus akan menemukan kehidupan yang sepenuhnya.

Ya, ada batasan-batasan dan parameter, namun batasan ini ada untuk memberi perlindungan untuk kita sendiri.

Yesus berkata, "Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus
~ menyangkal dirinya,
~ memikul salibnya setiap hari
~ dan mengikut Aku" (Lukas 9:23).

Di zaman ini, kita tidak sepenuhnya paham maksud dari memikul salib. Tetapi orang-orang yang tinggal di abad pertama mengerti.

Seseorang yang memikul salib, menyusuri jalanan kota Yerusalem menandakan bahwa orang tersebut akan mati, disalibkan.

Maka, ketika Yesus berkata, "Setiap orang yang mau mengikut Aku,
~ ia harus menyangkal dirinya,
~ memikul salibnya setiap hari,"

orang-orang mengerti.
Maksud Yesus adalah jika kita ingin mengikut-Nya, maka kita harus
~ menyangkal keinginan kita sendiri
~ dan menempatkan kehendak Allah di atas kehendak kita.

Yesus juga mengatakan,
"Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya;
~ tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya" (Lukas 9:24).

Kita harus melepaskan hidup kita untuk mendapatkan kehidupan.

Orang-orang di zaman ini senang berkata, "Aku harus menemukan jati diriku sendiri."

Namun Yesus mengatakan bahwa jika Anda ingin mendapatkan
~ kehidupan,
~ tujuan,
~ dan kebahagiaan,
~ maka Anda perlu melepaskan kehendak diri sendiri.

Datanglah kepada Tuhan dan katakan,
~ "Ini hidupku.
~ Ini rencana-rencanaku.
~ Ini impian-impianku.
~ Ini cita-citaku.
~ Aku mempersembahkannya untuk-Mu.
~ Aku ingin kehendak-Mu lebih dari kehendakku sendiri."

Jika Anda benar-benar ingin mencari kehidupan, maka sangkal diri Anda.
_________________________________
Jika Anda ingin mendapatkan kehidupan, maka persembahkan kepada Allah, dan tunggu apa yang akan Dia lakukan untuk hidup Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Greg Laurie)


Dikirim dari perangkat Samsung saya