Rabu, 09 Maret 2016

INFO SEHAT


INFO SEHAT.
Dr. Tan Shot Yen lahir di Beijing, 17 September 1964 dan dibesarkan di Jakarta. Ia kuliah di Fakultas Kedokteran Universistas Tarumanegara dan lulus Profesi Kedokteran Negara FKUI pada tahun 1991. Dokter Tan Shot Yen dikenal sebagai seorang dokter yang kritis dan sering diundang sebagai pembicara dan narasumber di berbagai seminar. Selain sebagai dokter, dia juga praktisi Braingym dan Quantum, serta Hypnoterapist.
------------------------------------------------
Menurut Dr. Tan Shot Yen, "Kesalahan pasien dalam berobat hanyalah mencari tahu 'bagaimana'. Bagaimana caranya menurunkan tensi, menurunkan kadar gula, menguruskan badan, menghilangkan senewen atau sakit di jemari. Jika Anda Cuma tanya 'bagaimana', Anda akan jatuh menjadi sekadar konsumen. Pertanyaan terpenting adalah mengapa Anda sampai sakit?" urainya.

Wanita 45 tahun ini memang tak mau punya pasien yang yang mengharapkan pil atau tongkat ajaib untuk membereskan tubuhnya."Saya mau pasien yang taking ownership of their own body. Itu badan anda. Buat apa dokter yang sok tahu menyuruh ini-itu? Yang benar buat dokter belum tentu benar buat Anda." "Sampai kapan seseorang mau tergantung pada obat-obatan? Apakah setelah mengonsumsi obat dia benar-benar sembuh? Jawabannya tidak. Karena begitu obat berhenti, dia sakit lagi. Berapa banyak dokter hanya bertanya 'sakit apa' lalu berkata 'ini obatnya'? Dia tidak memberikan pendidikan atau menjelaskan asal usul penyakit. Pasien dalam hal ini mengamini saja, padahal pasien harusnya memahami perannya dalam menciptakan penyakitnya, " jelas dr. Tan.

Sakit adalah Introspeksi

"Sakit adalah introspeksi." Ketika sakit, saya berhenti dan menoleh ke belakang. Apa yang 'jalan' dan 'nggak jalan' selama ini? Nah, menjadi sembuh adalah keberhasilan introspeksi dan menemukan cara untuk lebih maju lagi. Dalam fase inilah sesungguhnya peran dokter sangat diperlukan untuk membimbing pasien menemukan kesembuhannya dan tidak  hanya meninabobokan pasien dengan obat.

Menurut dr. Tan, kita memasuki era kebablasan mengonsumsi obat. Akhirnya, obat dijadikan demand. Setelah demand melambung tinggi, masyarakat digenjot untuk mendapatkan penghasilan lebih yang sebagian besar akhirnya berakhir di atas kertas resep (habis untuk menebus obat – obatan). Lihatlah berapa banyak orang yang harus berusaha mati-matian demi kep-erluan berobat salah satu anggota keluarga.

"Akibat perkembangan ilmu kedokteran – terutama setelah ditemukannya alat pacu dan cangkok jantung, tubuh manusia yang tadinya holistic lalu dipecah-pecah. Kalau kepala sakit yang diobati, ya kepala saja. Kita terlepas dari tubuh, emosi, dan kecerdasan spiritual. Tubuh manusia hanya jadi seperangkat mesin. Kalau ada yang salah, kita pergi ke bengkel. Dan, rumah sakitlah bengkel terbesarnya. Betul, badan manusia terlalu kompleks untuk dipegang satu ahli saja. Manusia boleh dipegang beberapa ahli, asal mereka sama-sama sadar bahwa manusia diciptakan Tuhan. Masalahnya, dokter punya arogansi profesi. Seorang dokter biasanya susah dibilangin dan selalu merasa benar," tuturnya lugas.

Inilah beberapa tips sehat ala Dokter Tan.
Semua karbohidrat buruk seperti gula dan turunannya, terigu, beras dan pati, akan cepat diubah menjadi gula dan masuk dalam peredaran darah. Kalau ini terjadi terus-menerus, efek lanjutannya adalah menurunnya daya tahan tubuh, kegemukan, kolesterol, diabetes, dan penyempitan pembuluh darah.

Sebagai ganti karbohidrat buruk, sayur mentah dan beberapa jenis buah bisa menjadi menu yang mengenyangkan dan menyehatkan. Dengan makan sayur mentah dan buah, dijamin enzim berguna masih hidup dan semua vitamin serta antioksidannya tidak hilang. Porsinya tentu harus memadai, misalnya untuk makan siang (dengan takaran satu dinner plate): 1 ikat selada segar, 1 bh timun, 1 bh tomat, 1 bh alpukat, dan 1 bh apel. Sayuran yang kita konsumsi sebaiknya tidak dimasak, karena manfaatnya sudah tidak ada lagi (nilai gizi sudah hilang).

BUAH YANG BAIK untuk dimakan antara lain: apel, alpukat, dan pir. Buah lain seperti durian, mangga, pepaya, dan pisang sebaiknya dihindari karena kandungan gulanya tinggi. Satu lagi, sebaiknya buah dimakan langsung dan tidak diolah terlebih dulu seperti misalnya dijus. Karena dengan dijus, terjadi pengrusakan serat, sehingga yang Anda asup hanya gulanya saja.

BAHAN MAKANAN sebaiknya tidak digoreng, karena bisa menjadi racun dan merusak organ tubuh. Usahakan makanan dikukus atau dibakar. Jika dibakar, jangan lupa dialasi daun.

PRODUK KEDELAI yang baik adalah tempe, oncom dan tauco. Sedangkan susu kedelai, kecap dan tahu kurang bagus, karena bisa menjadi pencetus kanker.

BUAH JERUK BAIK UNTUK TUBUH, karena mengandung anti-oksidan, tapi jangan dicampur dengan air hangat atau panas, karena bisa berubah menjadi racun.

HINDARI MENGONSUMSI MAKANAN YANG TELAH MELEWATI PENGAWETAN atau dalam kaleng, karena bisa sebagai pencetus penyakit.

JANGAN PERNAH MERASA TUA, karena bisa membuat seluruh tubuh kita terasa semakin tua. Usia boleh tua, tapi pikiran dan semangat kita harus tetap muda, supaya seluruh energi positif mengaliri seluruh tubuh kita.

JIKA ANDA MERASA SAKIT seperti flu, hipertensi, kolesterol dan lain-lain, coba instropeksi makanan atau minuman apa saja yang telah Anda konsumsi sebelumnya, lalu hindari. Jangan hanya minum obat, tapi makanan buruk yang Anda asup tidak berubah.

JANGAN TERPAKU PADA PEMIKIRAN BAHWA SEHAT HANYA DARI MAKANAN DAN OLAH RAGA SAJA. Sehat yang sebenarnya adalah sehat secara makanan, sehat secara fisik (olah raga yang benar), dan sehat secara pikiran dan hati/iman.
------------------------------

Dikirim dari perangkat Samsung saya

Selasa, 08 Maret 2016

ALLAH MENGGUNAKAN KESALAHAN DAN KEGAGALAN ANDA UNTUK KEBAIKAN.

Allah Menggunakan Kesalahan Dan Kegagalan Anda Untuk Kebaikan

09 Maret 2016

Bacaan Hari Ini:
Galatia 3:4
"Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!"
---------------------------------------------
Anda bisa belajar banyak dari pengalaman Anda – yang baik atau yang buruk.

Untuk mengaplikasikannya dalam pekerjaan Anda, Anda harus kembali ke masa lalu dan bertanya,

* "Di bagian mana saya sukses dan di mana saya gagal?
* Di bagian mana saya merasa puas dengan pencapaian saya dan di bagian mana tidak?
* Apa yang membuat saya bersemangat dengan pekerjaan?"

Semua pelajaran hidup di dapat dari pengalaman Anda;

Anda hanya perlu memakai waktu Anda dan menelaah mereka.

Ketika Anda melakukannya, Anda akan melihat bahwa di setiap kegagalan ada benih kesuksesan – jika Anda memetik pelajaran dari sana.

Galatia 3:4 mengatakan,
"Sia-siakah semua yang telah kamu alami sebanyak itu? Masakan sia-sia!"

Beberapa tahun lalu,
saya bertemu seorang pria tua yang bercerita pada saya bahwa dipecat adalah hal terbaik yang pernah terjadi padanya.

Kala itu usianya 40 tahun.
Dia sudah mengabdikan sebagian hidupnya bekerja di pabrik penggergajian, sampai suatu hari tiba-tiba atasannya datang dan mengatakan bahwa dia dipecat
* tanpa pesangon,
* tanpa uang pensiun,
* tangan hampa.
* Dia tidak punya keahlian lain,
* apalagi di bidang yang berbeda.

Ketika ia pulang ke rumah dan memberitahu istrinya apa yang baru saja terjadi,

sang istri bertanya,

"Apa yang akan kau lakukan sekarang?"

Jawabnya,

"Aku mau melakukan apa yang selama ini ingin aku lakukan.

Aku akan menggadaikan rumah ini dan mulai masuk dalam bisnis bangunan."

Proyek pertamanya ialah adalah dua bangunan motel kecil, tapi dalam waktu lima tahun, ia menjadi seorang milyuner.

Pria itu bernama Wallace Johnson,
co-founder jaringan Holiday Inn Hotel, salah satu jaringan hotel terbesar di dunia.

Wallace mengatakan pada saya bahwa jika ia bisa menemukan orang yang memecatnya,

ia akan berterima kasih atas apa yang sudah dilakukannya.

Pada saat itu,
Wallace tidak mengerti mengapa ia dipecat.

Tapi kemudian ia bisa memahami bahwa itu merupakan rencana Allah yang tepat sasaran dan menakjubkan.

Ia dipecat agar bisa berkecimpung dalam karir yang dikehendaki Allah.

Mungkin Allah pernah membawa Anda melalui kegagalan yang tak terduga yang tak Anda mengerti,

namun sekarang Anda melihat bahwa itulah yang membentuk Anda hari ini.

Atau,

mungkin juga Anda tengah mengalaminya sekarang.

Percayalah bahwa Allah akan menggunakan situasi Anda untuk menunjukkan apa yang telah Ia bentuk untuk Anda kerjakan dan menunjukkan bagaimana Anda dapat menggunakan hidup Anda untuk melayani Dia.
__________________________________
Kegagalan yang Anda lalui sering kali tak terduga dan tak Anda mengerti, namun percayalah bahwa itu yang bisa membentuk Anda hari ini.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren).




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Senin, 07 Maret 2016

HIDUP DI DALAM ATURAN DAN KETETAPAN TUHAN YESUS




HIDUP DI DALAM ATURAN DAN KETETAPAN TUHAN YESUS

08 Maret 2016

Bacaan Hari Ini,
Galatia 5:24
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
----------------------------------------------
Ketika seseorang dimerdekakan oleh pengorbanan Tuhan Yesus dari majikan lama yaitu kuasa kegelapan,

maka selanjutnya orang percaya harus masuk ke dalam aturan Tuhan dan bersedia memenjarakan keinginan dagingnya dalam peraturan yang telah ditetapkan oleh Tuhan Yesus untuk orang orang pilihan-Nya.

Paulus mengatakan bahwa
"barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya" (Gal. 5:24).

Inilah konsekuensi menjadikan Tuhan Yesus sebagai Tuhan atau Majikan dalam hidup ini.

Kita tidak boleh memiliki keinginan kecuali sesuatu tersebut diingini oleh Tuhan.

Jika tidak,
berarti kita menjadikan diri kita sebagai tuhan; I am the master.

Silahkan hayati perkataan Tuhan Yesus berikut ini :

Lukas 14:33
"Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku."

Cukup jelas sebagai anak tebusan kita dilarang oleh Tuhan terikat dan tenggelam dalam keinginan keinginan pribadi dan kita tidak berhak lagi memiliki keinginan kesenangan pribadi selain keinginan yang diingini oleh Tuhan saja.

Kalau orang menjadikan Tuhan sebagai majikannya maka keinginannya disesuaikan dengan keinginan Tuhan. Inilah yang dimaksud dengan hidup dipimpin oleh roh.

(Gal. 5:25)
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Kata "dipimpin oleh Roh" dalam teks aslinya kalimat ini adalah

"pneumati kai stoikomen"
yang artinya berjalan seiring dengan roh.

Orang yang masih memilki keinginan-keinginan dunia ini adalah orang-orang yang tidak akan bisa berjalan seiring dengan roh,

sebab ia masih terikat dengan keinginan keinginannya sendiri.

Tuhan masih mentolerir sementara waktu.

Kalau ada orang Kristen yang masih mau mengumbar keinginan-keinginannya sendiri ini sama hal nya mendukakan Roh Kudus.

Efesus 4:17, 30
"Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan:
* Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia.
* Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan".
     
Kalau dalam level tertentu ia tidak mau menanggalkan keinginannya sendiri,
dan mengabaikan tuntunan Roh Kudus maka ia akan sampai taraf menghujat Roh Kudus artinya mereka tidak mau hidup lagi dibawah kuasa/perintah/tuntunan Roh Kudus.

Hal inilah menyebabkan hidupnya tidak pernah mendapat pengampunan dari Tuhan sebab ia tidak mau hidup dipimpin oleh Roh Allah lagi.

Markus 3:29
Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."

Dalam hal ini Roh Kudus tidak bisa membelenggu orang tersebut dan Tuhan tidak bisa memilikinya sebab ia memiliki dirinya sendiri.

Itulah sebabnya Tuhan memberi suatu kuk, maksudnya agar orang percaya bisa dikuasai atau dibelenggu oleh Tuhan dalam aturan-Nya dan tidak terjebak dalam keinginan dunia yang menyesatkan.

(Matius 11:29-30)
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."

Proses dibelenggu oleh Tuhan ini merupakan proses yang berat dan sukar, karena ini berhubungan dengan penyerahan daerah kekuasaan atau memberikan seluruh wilayah pribadi untuk di kuasai oleh Tuhan.

Namun dengan hal sebenarnya Tuhan mau mendidik kita dengan cara sebagai anak-anak-Nya untuk mengambil bagian dalam kekudusan Allah,
artinya berjalan seiring dengan Dia
(Ibr. 12:6-10)

Banyak orang tidak sanggup dan meninggalkan gelanggang perlombaan yang diwajibkan
(Ibr. 12:1-3).

Mereka tidak berani meninggalkan kesenangan dunia,
karena
* takut hidup kurang bahagia,
* kurang lengkap
* dan aneh di mata dunia ini.

Harus diperhatikan bahwa kita tidak akan dipermuliakan kalau tidak menderita bersama dengan Tuhan Yesus.

(Roma 8:12, 17)
Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.

☆ Dan jika kita adalah anak,
maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah,
☆ yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus,
* yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia,
* supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

☆ Penderitaan yang paling berat adalah kalau seseorang meninggalkan keinginan dan kesenangan dirinya sendiri.

Ini sama dengan apa yang dimaksud oleh Tuhan Yesus sebagai kehilangan nyawa

(Matius 10:39)
* "Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya,
* dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya."

Tuhan Yesus mengosongkan diri-Nya, meninggalkan kemuliaan-Nya di sorga turun ke bumi menyediakan tahap awal jalan keselamatan dari-Nya yaitu orang percaya yang percaya kepada-Nya mengakui Dia sebagai Tuhan harus memberikan teladan hidup yang benar seperti diri-Nya pernah hidup.

Jadi meninggalkan,
kemuliaan/kesenangan hidup,
sama dengan "kehilangan nyawa".

Inilah jejak Kristus yang harus menjadi teladan hidup,
untuk itu kita harus mengikuti jejak-Nya.
_______________________________
Orang yang menjadikan Tuhan sebagai majikannya maka keinginannya akan disesuaikan dengan keinginan Tuhan.

SELAMAT MENERAPKAN DALAM KEHIDUPAN KITA SEHARI HARI.

Dikirim dari perangkat Samsung saya

Minggu, 06 Maret 2016

MENCARI TUHAN DI WAKTU PAGI

MENCARI TUHAN DI WAKTU PAGI

07 Maret 2016

Bacaan Hari ini:
Mazmur 5:1-13

"TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu." 
(Mazmur 5:4)
---------------------------------------------
Seperti biasa di pagi ini sang mentari menyapa kita penuh bersahabat sebagai pertanda hari baru telah datang. 

Sudahkah kita mengucap syukur kepada Tuhan atas
* berkat,
* kasih,
* pemeliharaan
* dan perlindunganNya yang sempurna? 

Pagi merupakan awal hari dan jika kita mengawali hari dengan benar,
dengan mencari wajah Tuhan dan bersekutu dengan-Nya sebelum memulai segala sesuatunya,

kita akan mengalami
* sukacita,
* pertolongan,
* mujizat
* kekuatan dari Tuhan sepanjang hari. 

Pagi hari bisa diibaratkan sebuah fondasi bangunan; 
jika kita memulai dengan fondasi yang benar maka bangunan itu akan tetap tegak berdiri dan kokoh,
meskipun ada hujan badai.

Demikian juga dalam kehidupan ini. 

Jika kita mengawali setiap hari
* bersama Tuhan,
* mencari wajah-Nya,
* mencari kehendak-Nya
* dan membangun persekutuan yang karib dengan Dia,

apa pun tantangan yang datang,
seberat apa pun situasi yang kita hadapi, kita pasti sanggup mengatasinya karena Tuhan beserta kita. 

Inilah yang dilakukan Daud yaitu mencari Tuhan setiap pagi sebagai pertanda bahwa ia mengutamakan Tuhan dan menjadikan Dia prioritas dalam hidupnya. 

Selain berdoa Daud juga tidak lupa mempersembahkan puji-pujian bagi Tuhan.

"...pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai karena kasih setia-Mu;
sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada waktu kesesakanku."  (Mazmur 59:17). 

Itulah sebabnya Daud dikenal sebagai orang yang berkenan di hati Tuhan. 

"Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku."  (Kisah 13:22b).

Ada banyak orang Kristen yang ketika bangun pagi bukannya pertama-tama mencari Tuhan atau berdoa, tetapi
* kopi hangat,
* koran
* atau mencari-cari program menarik di televisi. 

Bila Saudara rindu mengalami terobosan dalam hidup ini jadikanlah doa sebagai kunci pembuka hari. 

Awalilah hari-hari Saudara dengan membangun persekutuan dengan Tuhan.
_______________________________
Tuhan Yesus memberi resep keberhasilan hidup:
"carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."  (Matius 6:33)

(Disadur dari Renungan Harian Air Hidup)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Sabtu, 05 Maret 2016

JANGAN SUKA PROTES

JANGAN SUKA PROTES

06 Maret 2016

Baca:  Roma 9:1-29

"Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa?" 
(Roma 9:21)
---------------------------------------------
Salah satu sikap negatif yang dimiliki oleh hampir banyak orang adalah kurang bersyukur atau tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki atau diterimanya.

Wujud nyata dari sikap kurang bersyukur atau tidak pernah puas adalah
* mengeluh,
* menggerutu,
* bersungut-sungut,
* mengomel,
* bahkan berani protes kepada Tuhan.

Protes adalah pernyataan
* tidak menyetujui,
* menentang
* atau menyangkal. 

Orang protes kepada Tuhan karena
* merasa keadaan hidupnya tidak sama dengan orang lain,
* atau orang lain lebih baik dan lebih beruntung darinya. 

Kita merasa bahwa Tuhan telah berlaku tidak adil atau pilih kasih. 

Lalu dalam hati timbul rasa kecewa dan pahit yang mendalam. 

Siapakah kita ini sehingga berani protes kepada Tuhan? 

"Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah?

Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:
'Mengapakah engkau membentuk aku demikian?'"  (Roma 9:20). 

Jika kita merenungkan betapa besar kasih dan anugerah Tuhan dalam hidup ini tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mengucap syukur kepada-Nya. 

Dijadikan apa saja kita, seharusnya hati kita tetap berlimpah dengan ucapan syukur,

karena Tuhan tahu yang terbaik bagi kehidupan kita. 

Seandainya kita diberi kelimpahan secara materi,
tapi tubuh jasmani kita selalu sakit-sakitan,
besar kemungkinan kita akan mengeluh dan protes kepada Tuhan. 

* Uang,
* kekayaan,
* pangkat
* dan segala kenyamanan yang ada
☆ bukan menjadi jaminan bagi seseorang untuk tidak protes kepada Tuhan,
☆ malahan bisa membuat hatinya makin menjauh dari Tuhan.

Ucapkan syukur atas keberadaan Saudara saat ini. 
☆ Bukankah tukang periuk berhak membentuk tanah liat menurut kehendak hatinya? 
☆ Entah membuat perabot untuk tujuan yang mulia atau pun perabot untuk tujuan yang biasa. 
* Mengomel,
* bersungut-sungut,
* menggerutu
* dan memrotes Tuhan bukanlah jalan keluarnya! 

Jalan yang terbaik adalah tunduk sepenuhnya kepada kehendak Tuhan dan tetap mengucap syukur.
______________________________
"Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati." 
(Roma 9:15)

(Disadur dari Renungan Harian Air Hidup)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Jumat, 04 Maret 2016

JANGAN ALASAN DAN DALIH

JANGAN BANYAK ALASAN DAN DALIH

05 Maret 2016

Bacaan Hari Ini:
Lukas 14:15-24

"Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf."  (Lukas 14:18a)
--------------------------------------------
Tuhan Yesus memberikan suatu perumpamaan tentang orang-orang yang berdalih, yang memiliki 1001 alasan untuk lari dan menghindarkan diri dari panggilan Tuhan. 

"Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang."  (ayat 16). 

Inilah reaksi orang-orang yang diundang untuk datang ke perjamuan besar, yaitu

tidak merespons undangan tersebut dengan berbagai alasan, dalih atau kesibukan: 
"Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya;
aku minta dimaafkan.

Yang lain berkata:
Aku telah membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya; aku minta dimaafkan.

Yang lain lagi berkata:
Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang."  (ayat 18b-20).

☆ Ladang berbicara tentang
* pekerjaan,
* bisnis atau
* karir; 

☆ lima pasang lembu kebiri gambaran tentang kekayaan; 

☆ kawin ini berkaitan dengan pasangan hidup atau keluarga. 

Bukankah di masa sekarang ini banyak orang menghindari panggilan Tuhan dengan alasan
* sibuk bekerja,
* meeting dengan klien atau rekan bisnis,
* capai karena lembur kerja. 

Mereka lebih memilih menghabiskan waktu untuk perkara duniawi daripada perkara-perkara rohani. 

Mereka lebih mengasihi uang atau hartanya daripada mengasihi Tuhan. 

"Karena di mana hartamu berada,
di situ juga hatimu berada." 
(Matius 6:21). 

Bahkan tidak sedikit orang Kristen yang rela meninggalkan Tuhan Yesus,
menjual iman demi pacar atau pasangan hidup. 

Alkitab menyatakan, 
"Dan setiap orang yang karena nama-Ku
* meninggalkan rumahnya,
* saudaranya laki-laki atau
* saudaranya perempuan,
* bapa atau ibunya,
* anak-anak atau ladangnya,

akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.

* Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir,
* dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."  (Matius 19:30).

Jangan sampai kemewahan dan fasilitas yang dunia tawarkan membuat kita tidak bergairah lagi mengikut Tuhan. 

Waktu-waktu ini sudah berada dipenghujung zaman,
marilah kita bekerja untuk Tuhan karena banyak orang di luar sana sedang berjalan menuju kepada kebinasaan kekal. 

Kalau tidak sekarang,
kapan lagi kita mau bersaksi?
_______________________________
Milikilah tekad seperti Paulus, 
"...jika aku harus hidup di dunia ini,
itu berarti bagiku bekerja memberi buah."  (Filipi 1:22a)

(Disadur dari Renungan Harian Air Hidup)




Dikirim dari perangkat Samsung saya

Kamis, 03 Maret 2016

Pekerjaan Yang Paling Membuat Anda Bahagia

Pekerjaan Yang Paling Membuat Anda Bahagia Adalah Demi Kerajaan Allah

04 Maret 2016

Bacaan Hari Ini:
1 Petrus 4:10
Layanilah seorang akan yang lain,
sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.
---------------------------------------------
Hidup yang bermakna lebih berarti daripada uang.

Ketika Anda sampai di Surga,
☆Allah tidak akan bertanya,
"Berapa banyak uangmu?

☆ Dia akan bertanya,
* "Apakah kau membuat hidupmu berarti?
* Apakah kau memakai talenta-talenta yang Kuberikan padamu?

Alkitab mengatakan dalam
(1 Petrus 4:10)
Layanilah seorang akan yang lain,
sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.

Maksud ayat ini adalah pekerjaan terbaik untuk Anda yaitu pekerjaan yang paling bisa mengekspresikan talenta Anda.

Allah telah menciptakan masing-masing kita untuk melakukan sesuatu yang berbeda.

Alasan mengapa kita semua senang melakukan hal-hal yang berbeda adalah agar semuanya bisa terselesaikan.

Kita diciptakan untuk membuat hidup kita bermakna.

Anda menjadi paling bahagia saat Anda menggunakan talenta-talenta yang Allah anugerahkan pada Anda untuk sesuatu yang lebih besar dibanding diri Anda sendiri.

itulah yang memberi Anda makna hidup.

Tujuan utama dari dunia ini adalah
* Kerajaan Allah.
* Gereja.

Satu-satunya alasan mengapa dunia ini ada ialah supaya Allah dapat membangun satu keluarga dimana suatu hari Ia akan tinggal bersama dengan mereka selamanya.

Tidak ada yang lebih bermakna dan bertujuan selain memberikan hidup Anda untuk Kerajaan Allah.

Ketika Yesus berusia 12 tahun,
Dia sudah tahu apa tugas-Nya di dunia ini.

Kemudian, di akhir hidup-Nya,
Ia berkata pada Allah Bapa,
"Aku telah menyelesaikan pekerjaan yang telah Engkau tugaskan pada-Ku.

Sungguh akhir cerita kehidupan yang luar biasa.

* Lalu apa tugas Anda?
* Apa pekerjaan yang telah Allah tugaskan kepada Anda?
* Dan bagaimana perkembangannya sekarang?

Itulah pertanyaan-pertanyaan mendasar yang perlu Anda tanyakan tentang hidup Anda.

Jangan sia-siakan hidup Anda.
* Minta kepada-Nya untuk menunjukkan pekerjaan yang Ia ingin Anda lakukan,
* kemudian gunakan karunia-karunia Anda untuk menjadikan sisa hidup Anda paling bermakna.

Renungkan hal ini:
* Apa talenta-talenta yang telah Allah berikan kepada Anda?
* Bagaimana Anda menggunakannya dalam pekerjaan Anda?
* Bagaimana Anda percaya bahwa Allah telah membentuk Anda dengan unik guna melakukan sesuatu untuk Kerajaan-Nya?
* Apa yang memberikan kebahagiaan terbesar dalam pekerjaan Anda?
_______________________________
Jangan sia-siakan hidup Anda.
Minta kepada-Nya untuk menunjukkan pekerjaan yang Ia ingin Anda lakukan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren).




Dikirim dari perangkat Samsung saya