10 Februari 2026
Bacaan Hari ini:
1 Korintus 11:11 "Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan."
------------------
Pernikahan tidak menyelesaikan masalah Anda. Pernikahan juga tidak menciptakan masalah baru. Pernikahan justru menyingkapkan apa yang sudah ada di dalam diri Anda sejak awal. Apa pun yang menjadi pergumulan ketika Anda hidup sendiri, akan terlihat lebih jelas ketika Anda hidup bersama orang lain.
Lalu, jika demikian, mengapa Allah merancang pernikahan? Salah satu jawabannya sederhana namun penting: Allah menciptakan pernikahan untuk kebersamaan.
Alkitab menyatakan: "Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan." (1 Korintus 11:11). Tidak seorang pun diciptakan untuk menjalani hidup sendirian. Allah membentuk manusia dengan kebutuhan untuk berjalan bersama, saling melengkapi dan saling menopang.
Kebenaran ini berlaku bagi semua orang, baik yang menikah maupun yang belum menikah. Tidak ada satu pribadi pun yang mencerminkan gambaran Allah secara utuh sendirian. Karena itu, Allah merancang kita untuk hidup berdampingan, bukan terpisah.
Sejak awal penciptaan, Allah sudah menyatakan hal ini dengan jelas: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja; Aku akan menjadikan seorang penolong baginya" (Kejadian 2:18). Pernyataan ini menunjukkan bahwa kebersamaan bukanlah tambahan, melainkan bagian dari rancangan Allah sejak semula.
Setiap orang membutuhkan kebersamaan dalam berbagai aspek kehidupan. Namun pernikahan memiliki tempat yang sangat khusus. Ia adalah bentuk kebersamaan yang unik, yang mengajak dua pribadi untuk belajar hidup berdampingan dalam komitmen, kesetiaan dan tanggung jawab.
Yesus sendiri menegaskan maksud Allah tentang pernikahan:
"Sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki-laki dan perempuan… keduanya menjadi satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia." (Markus 10:6–9).
Dari perkataan Yesus ini, kita melihat bahwa pernikahan adalah rencana Allah, dijalani dalam kebersamaan antara laki-laki dan perempuan dan dimaksudkan untuk dipelihara sepanjang hidup.
Renungkan :
- Mengapa kebersamaan menjadi bagian penting dari rancangan Allah bagi pernikahan?
- Apa tantangan terbesar dalam menjalani kebersamaan dengan orang lain?
- Bagaimana Anda dapat belajar membangun kebersamaan yang sehat dan saling membangun dalam relasi Anda hari ini?
Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 6-7; Matius 25:1-30
_____________
Walaupun realitas kehidupan tidak selalu mencerminkan rancangan ini, kebenaran Allah tetap tidak berubah. Ketika Anda memilih untuk hidup sesuai dengan batas-batas yang Allah tetapkan, Anda sedang membuka diri untuk mengalami kebersamaan sebagaimana yang sejak semula Ia kehendaki.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Marriage Was Intended for Connection - Daily Hope with Rick Warren - February 10, 2026
"In God's plan men and women need each other." 1 Corinthians 11:11 (TLB)
--------------------
Marriage doesn't solve your problems. Marriage doesn't create your problems. Marriage reveals your problems. It simply magnifies what was already a problem when you were living as a single adult.
So if marriage doesn't solve your problems, what does marriage do? Why did God design marriage in the first place?
One reason is this: God created marriage for the deep companionship of men and women.
The Living Bible paraphrase says, "In God's plan men and women need each other" (1 Corinthians 11:11).
Whether or not you get married, if you're a woman, you need men in your life; if you're a man, you need women in your life. Why? Because nobody holds the full image of God. Women get part of it and men get part of it, and we need each other. God wired us this way. God thought up gender, sex, and marriage. What a God!
Did you ever wonder why God made man first and then woman a little bit later? Why didn't he make them both at the same time?
I think he did it for Adam's benefit. I think he wanted Adam to realize how much he needed a woman in his life.
The Living Bible paraphrase says, "It isn't good for man to be alone; I will make a companion for him" (Genesis 2:18).
You need companions in all different areas of your life. But marriage is a particularly significant way to provide companionship; it's in a relational class all by itself.
Here's what Jesus had to say about it: "'God made them male and female' from the beginning of creation. 'This explains why a man leaves his father and mother and is joined to his wife, and the two are united into one.' Since they are no longer two but one, let no one split apart what God has joined together" (Mark 10:6-9 NLT).
This passage makes three major points about marriage:
1. Marriage is God's plan. It's not a tradition you can just throw out.
2. Marriage is between a man and a woman. They were created to fit together for a purpose—the creation of everybody else.
3. Marriage is designed to be permanent. That doesn't always happen, but marriage is meant to be for life.
Do you realize how radical those three statements are? Even if many people don't believe them, they're still the truth!
The reality of life today is that many people live outside of this marriage ideal. But the ideal still exists—even if it's not the reality many people are living in or willing to accept.
When you choose to live within the boundaries God designed for marriage, you'll enjoy the deep connection he intended it to bring.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar