Jumat, 20 Februari 2026

Kerendahan Hati: Penawar Kesombongan

21 Februari 2026

Bacaan Hari ini:

Filipi 2:3 "dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri"
------------------
Kesombongan merusak hubungan. Ia dapat muncul dalam berbagai bentuk: suka mengkritik, ingin menang sendiri, keras kepala atau hanya peduli pada penampilan luar.

Masalahnya, kesombongan sering tidak disadari oleh orang yang memilikinya. Orang lain dapat melihatnya dengan jelas, tetapi diri sendiri sulit menyadarinya.

Amsal 16:18 berkata, "Kesombongan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan." Semakin besar ego seseorang, semakin besar pula risiko kejatuhannya.

Jika kesombongan merusak hubungan, maka kerendahan hati adalah penawarnya. Kerendahan hati membangun kembali apa yang dirusak oleh kesombongan. Filipi 2:3 mengajarkan untuk rendah hati dan memberi hormat kepada orang lain lebih daripada kepada diri sendiri.

1 Petrus 3:8 menambahkan bahwa kita dipanggil untuk hidup rukun, penuh simpati, saling mengasihi, berbelas kasihan, dan rendah hati.

Lalu, bagaimana seseorang dapat bertumbuh dalam kerendahan hati? Caranya adalah dengan membiarkan Kristus mengubah cara berpikir, sikap hati, dan reaksi Anda. Efesus 4:23–24 berkata bahwa Roh Allah akan memperbarui pikiran dan menjadikan Anda pribadi yang baru.

Ada satu prinsip penting dalam hubungan: Anda cenderung menjadi seperti orang-orang yang paling sering bersama Anda. Jika Anda banyak bergaul dengan orang yang mudah marah, Anda pun mudah marah. Jika Anda sering bersama orang yang penuh sukacita, Anda pun menjadi lebih bersukacita.

Karena itu, jika Anda ingin menjadi pribadi yang lebih rendah hati, dekatlah dengan Yesus. Ia adalah teladan kerendahan hati yang sempurna. Ia datang dari surga, menjadi manusia, hidup untuk melayani dan menyerahkan hidup-Nya bagi manusia.

Filipi 2:5–6 berkata, "Hendaklah kamu menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus."

Renungkan :

- Ciri apa yang Anda lihat pada orang-orang yang rendah hati di sekitar Anda?

- Dalam hal apa Anda dapat lebih menghormati orang lain daripada diri sendiri?

- Sikap atau pola pikir apa yang perlu Tuhan ubah dalam diri Anda agar semakin serupa dengan Kristus?

Bacaan Alkitab Setahun :
Imamat 26-27; Markus 2
____________
Semakin Anda mengenal Dia melalui doa dan firman-Nya, semakin hati Anda dibentuk menjadi rendah hati. Dan ketika kerendahan hati tumbuh, hubungan Anda pun akan semakin kuat.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Humility: The Antidote to Pride - Daily Hope with Rick Warren - February 20, 2026

"Be humble and give more honor to others than to yourselves." Philippians 2:3 (NCV)
---------------------
Pride destroys relationships. It shows up in a lot of different forms, like criticism, competition, stubbornness, and superficiality.

The problem with pride is that it's self-deceiving. When you have too much pride, you don't see it in your life—but everyone else does!

Proverbs 16:18 says, "Pride leads to destruction; a proud attitude brings ruin" (NCV). I love that same verse in The Message paraphrase: "First pride, then the crash—the bigger the ego, the harder the fall."

While pride destroys relationships, humility serves as its antidote, and relationships are built instead. Philippians 2:3 tells you how to combat pride by choosing humility: "Be humble and give more honor to others than to yourselves" (NCV). 1 Peter 3:8 gives more details: "Everyone must live in harmony, be sympathetic, love each other, have compassion, and be humble" (GW).

How do you grow in humility? You let Jesus Christ begin to control your thoughts, heart, attitude, and reactions. Ephesians 4:23-24 says, "Let the Spirit change your way of thinking and make you into a new person" (CEV).

The basic law of relationships is this: You tend to become like the people you spend time with. If you spend time with grumpy people, you get grumpier. If you spend time with happy people, you get happier.

If you want to become a new, humbler person, you need to spend time with Jesus Christ, because he is humble. By building a relationship with him through prayer and reading his Word, you'll get to know him and become more like him.

Philippians 2:5-6 says it like this: "You must have the same attitude that Christ Jesus had. Though he was God, he did not think of equality with God as something to cling to" (NLT).

Jesus is the ultimate example of humility. He came from heaven to earth to become a man, live for you, give his life for you, and be resurrected for you. When you spend time with him, it makes you humble. That humility, in turn, builds your relationships.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar