28 Maret 2026
Bacaan Hari ini:
Yesaya 54:10 "Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang"
-----------------
Pernahkah hati Anda terluka? Pernahkah Anda merasa ditolak atau merasa tidak ada yang mengasihi Anda? Mungkin Anda sedang merasakannya saat ini.
Dengarkanlah kebenaran ini: Tuhan mengasihi Anda, dan kasih-Nya tidak akan pernah berakhir.
Alkitab berkata: "Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang" (Yesaya 54:10)
Kasih Tuhan berbeda dari kasih manusia, setidaknya dalam dua hal:
1. Kasih Tuhan bersifat tetap (konsisten)
Dalam hidup ini, kita sering mengalami kasih yang berubah-ubah. Manusia bisa berubah. Perasaan bisa berubah. Sikap juga bisa berubah.
Namun Tuhan tidak seperti itu. Ia tidak berubah. Ia tidak berubah pikiran dari waktu ke waktu. Kasih Tuhan tetap dan tidak pernah berakhir.
2. Kasih Tuhan tidak bersyarat
Kasih Tuhan tidak bergantung pada apa yang Anda lakukan atau seberapa baik Anda hidup.
Sebagai manusia, kita sering memberi kasih dengan syarat, misalnya:
- "Aku mengasihimu jika kamu memenuhi harapanku"
- "Aku mengasihimu karena kamu membuatku bahagia"
Namun kasih Tuhan berbeda.
Kasih Tuhan berkata:
"Aku mengasihimu—tanpa syarat."
Anda tidak perlu bertanya:
- "Apakah Tuhan masih mengasihi saya hari ini?"
- "Apakah saya sudah cukup baik untuk dikasihi Tuhan?"
Kasih Tuhan tidak bergantung pada perasaan-Nya atau usaha Anda. Di dalam Kristus, Anda adalah:
- diterima,
- berharga,
- dan layak dikasihi.
Bahkan ketika Anda merasa tidak layak atau tidak berharga, Tuhan tetap mengasihi Anda.
Selalu.
Tanpa syarat.
Tanpa berubah.
Renungkan
- Kapan Anda pernah mengalami kasih yang berubah-ubah atau bersyarat?
- Kapan Anda merasakan kasih yang tetap dan tanpa syarat?
- Apa perbedaan yang Anda rasakan ketika Anda menyadari bahwa kasih Tuhan tidak berubah dan tidak bersyarat?
Bacaan Alkitab Setahun :
Hakim-hakim 1-3; Lukas 4:1-30
__________
Kasih-Nya adalah pemberian dari kasih karunia-Nya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
========
God's Love Is Different - Daily Hope with Rick Warren - March 28, 2026
"The mountains and hills may crumble, but my love for you will never end. . . .' So says the LORD who loves you." Isaiah 54:10 (GNT)
----------
Has your heart ever been broken? Have you been promises, "'The mountains and hills may crumble, but my love for you will never end. . . .' So says the LORD who loves you" (Isaiah 54:10 GNT).
God's love is different from human love for two reasons.
God's love is consistent. Somewhere along the way, you've experienced inconsistent love. That's because we're all humans, who love other humans. And humans are inconsistent.
But God isn't like that. He isn't fickle. He doesn't change his mind from moment to moment. God's love for you will never end.
God's love is unconditional. God's love isn't based on your performance, or on whether you measure up.
As human beings, we try to give unconditional love to other people—to our children, our spouses, our parents. But we can't do it all the time because we're imperfect. And our love is conditional. We say things like, "I'll love you if you meet my needs," or "I love you because you make me feel good."
But God's love is different. God's love says to you, "I love you, period. No conditions. No qualifiers. Just my grace."
You don't ever have to wonder, "Will God love me today? Will God love me next week? Did I pray enough? Did I do enough right things?"
God's love is consistent and unconditional. It's not based on his mood or on your performance. God's love for you is a gift of his grace. God says that, in Christ, you are acceptable, valuable, and lovable.
Even when you don't feel very lovely, he still loves you—always, no matter what.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar