Senin, 21 November 2022

Yesus Punya Semangat Tim. Bagaimana dengan Anda?


22 November 2022

Bacaan Hari ini:  Pengkhotbah 4:9-10, 12
✍️ "Berdua lebih baik dari pada seorang diri,
๐Ÿ‘‰ karena mereka menerima upah yang baik dalam ==> jerih payah mereka.
๐Ÿซต Karena kalau mereka jatuh, yang seorang ==> mengangkat temannya,
✍️ tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk
==> mengangkatnya!
๐Ÿ‘‰ Dan bilamana seorang ==> dapat dialahkan,
๐Ÿซต dua orang ==> akan dapat bertahan.
✍️ Tali tiga lembar ==> tak mudah diputuskan."
---------------
Tuhan tidak pernah merancang Anda untuk
☝️ menjalani hidup mengasingkan diri dan
✌️ melakukan segalanya sendiri.
✍️ Kesuksesan diraih ketika Anda ==> bekerja sama dengan orang lain.

๐Ÿ“ Salah satu alasan Nehemia berhasil  ==> membangun kembali tembok Yerusalem yaitu
✏️ karena ia membagi pekerjaan itu menjadi tugas-tugas yang ==> dapat di kerjakan dalam tim.
๐Ÿ’ก Dalam Nehemia 3,
๐Ÿ‘‰ ada 18 tim yang membantu melakukan  ==> perbaikan, dan
๐Ÿซต Anda akan melihat ==> frasa
๐Ÿ‘Œ "berdekatan dengan  orang-orang itu" atau
๐Ÿ‘Œ "berdekatan dengan mereka"
==> sebanyak 21 kali.

๐Ÿ”– Nehemia ingin orang-orang Yahudi  ==> memahami sesuatu.
๐Ÿ”– Dia memberikan mereka kata-kata penyemangat yang kira-kira seperti ini:
๐Ÿ‘‰ "Jika Anda lelah dan putus asa,
๐Ÿซต lihat saja ke kiri dan ke kanan Anda.
✍️ Anda akan melihat orang-orang ==> yang bekerja di sebelah Anda.
๐Ÿ‘Œ Anda akan menyadari bahwa
==> Anda tidak sendirian.
๐Ÿ‘Œ Anda adalah bagian dari tim."

✏️ Nehemia membantu mereka untuk merasa sebagai bagian dari sesuatu yang  ==> lebih besar dari diri mereka.
๐Ÿ“ Dia melakukan ini dengan menciptakan   ==> semangat kerja tim.

๐Ÿ”– Perjanjian Baru menggunakan frasa  ==> "satu sama lain"
๐Ÿ‘‰ sebanyak 58 kali.
๐Ÿ’ก Alkitab mengatakan bahwa ==> kita harus
๐Ÿ‘Œ mengasihi ==> satu sama lain,
๐Ÿ‘Œ membantu ==> satu sama lain,
๐Ÿ‘Œ melayani ==> satu sama lain,
๐Ÿ‘Œ menanggung beban ==> satu sama lain,
๐Ÿ‘‰ dan seterusnya.
๐Ÿซต Itulah cara untuk ==> menaikkan semangat tim.

๐Ÿค” Mengapa semangat tim itu begitu penting untuk ==> menggapai suatu misi?

๐Ÿ’ก Alkitab berkata,
✍️ "Berdua lebih baik dari pada seorang diri,
๐Ÿ‘‰ karena mereka menerima upah yang baik dalam ==> jerih payah mereka.
๐Ÿซต Karena kalau mereka jatuh, yang seorang ==> mengangkat temannya,
✍️ tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk
==> mengangkatnya!
๐Ÿ‘‰ Dan bilamana seorang ==> dapat dialahkan,
๐Ÿซต dua orang ==> akan dapat bertahan.
✍️ Tali tiga lembar ==> tak mudah diputuskan."
๐Ÿ“– (Pengkhotbah 4:9-10, 12).

๐Ÿ‘‰ Rasul Paulus mengerti ==> pentingnya menguatkan semangat tim.
๐Ÿซต Dia tidak pernah melakukan pelayanannya  ==> seorang diri.
✍️ Dia selalu membawa serta ==> timnya.
✏️ Hal yang sama juga dilakukan
==> Yesus.
๐Ÿ“ Seluruh pelayanannya
==> dilakukan bersama 12 orang.
๐Ÿ”– Bahkan, hal pertama yang Yesus lakukan dalam pelayanan-Nya ialah ==>  membangun sebuah kelompok kecil.

๐Ÿ”– Mungkin saat ini Anda sedang bergumul dalam mengerjakan impian atau gol Anda sebab ==> Anda melakukannya sendirian.
✍️ Ingat, ==> Anda tak pernah dirancang Tuhan untuk hidup tanpa orang lain.

Renungkan hal ini:
- Lihatlah mereka yang bekerja "di kanan dan kiri Anda." Seperti apa rasa semangat tim dengan adanya mereka di sisi Anda?

- Apa konsekuensi yang pernah Anda alami ketika mencoba menyelesaikan sesuatu sendiri? Seandainya Anda bisa kembali, perubahan apa yang akan Anda lakukan?

- Bagaimana kita dapat bekerja dengan lebih baik ketika bekerja sama dengan tiga orang atau lebih dalam mengerjakan suatu tugas?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yunus 3-4; Ibrani 6:9-20
___________
✍️ Misi yang Tuhan tetapkan untuk Anda akan selalu diselesaikan dalam ==> kerja sama dengan orang lain.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Jesus Had Team Spirit. How About You?
By Rick Warren

"Two can accomplish more than twice as much as one, for the results can be much better. If one falls, the other pulls him up; but if a man falls when he is alone, he's in trouble. And one standing alone can be attacked and defeated, but two can stand back-to-back and conquer; three is even better, for a triple-braided cord is not easily broken." Ecclesiastes 4:9-10, 12 (TLB)
-------------------
God never meant for you to go through life isolated, trying to do everything by yourself. Success happens when you work alongside others.

One reason Nehemiah succeeded in rebuilding Jerusalem is because he broke the work down into manageable tasks among many different people. In Nehemiah 3, 18 teams helped to make repairs, and you see the phrase "next to him" or "next to them" 21 times.

Nehemiah wanted the people to understand something. He gave them a pep talk that went something like this: "If you get tired and discouraged, just look to your left and look to your right, and you'll see people working next to you. You'll realize you're not alone. You're part of a team."

He helped people feel part of something bigger than themselves. He did this by creating a spirit of teamwork among the people.

The New Testament uses the phrase "one another" 58 times. The Bible says we're to love one another, help one another, serve one another, bear one another's burdens, and so on. This is how you develop a team spirit.

Why is a team spirit essential to reaching your goals?

The Bible says, "Two can accomplish more than twice as much as one, for the results can be much better. If one falls, the other pulls him up; but if a man falls when he is alone, he's in trouble. And one standing alone can be attacked and defeated, but two can stand back-to-back and conquer; three is even better, for a triple-braided cord is not easily broken" (Ecclesiastes 4:9-10, 12 TLB).

The Apostle Paul understood this principle of developing a team spirit. He never did any of his ministry alone. He always took a team with him. The same is true with Jesus. His entire ministry was done with a group of 12 people. In fact, the first thing Jesus did in his ministry was build a small group.

Maybe you're struggling to accomplish your goal because you've been going at it alone. Remember, you were never meant to live without community. The work God has for you will always be accomplished in partnership with others.


Minggu, 20 November 2022

Kata-Kata Bijak Membangun Sesama


21 November 2022

Bacaan Hari ini:  Efesus 4:29
✋ "Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu,
๐Ÿ‘‰ tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, ==> di mana perlu,
✍️ supaya mereka yang mendengarnya,  ==> beroleh kasih karunia."
-----------------
๐Ÿ“ Jika Anda ingin membuat
==> suatu perubahan dalam
✏️ rumah,
✏️ pernikahan,
✏️ sekolah,
✏️ pekerjaan, atau
✏️ hubungan Anda,
✍️ perhatikanlah ==> cara Anda berbicara.

๐Ÿ”– Ketika Nehemia meninggalkan posisinya sebagai juru minuman Raja Artahsasta untuk kembali ke Yerusalem guna ==> membangun kembali tembok di kampung halamannya itu.
๐Ÿ”– Nehemia tahu bahwa ia harus
==> meminta bantuan orang-orang Yahudi di sana.
๐Ÿ”– Karena ia hendak melibatkan mereka dalam ==> rencana pembangunan itu,
✍️ maka ia perlu berbicara
✅ dengan ==> orang dalam,
❎ bukan ==> orang luar.

๐Ÿ’ก Alkitab mengatakan"Berkatalah aku  kepada mereka:
๐Ÿ’ฌ "Kamu lihat kemalangan yang kita alami, yakni
๐Ÿ‘‰ Yerusalem telah menjadi reruntuhan dan
๐Ÿซต pintu-pintu gerbangnya telah terbakar.
๐Ÿ“ Mari, ==> kita bangun kembali tembok Yerusalem,
✏️ supaya kita ==> tidak lagi dicela"
๐Ÿ“– (Nehemia 2:17).

๐Ÿ”– Perhatikan Nehemia mengatakan ==> "kita," bukan "aku."
๐Ÿค” Apa maksud kata-katanya itu?
๐Ÿ”– Nehemia sedang membangun masyarakat.
๐Ÿ“ Dia tidak mengangkat tangannya dan berseru,
✏️ "Saya di sini untuk menyelamatkan kota ini dan ==> memperbaiki segalanya,
✏️ karena kalian sepertinya tidak peduli meski hidup di antara ==> tumpukan puing-puing ini."
✋ ==> Tidak,
๐Ÿ”– sebaliknya ia berkata, ==> "Ini masalah kita.
✏️ Bila bersama-sama,
๐Ÿ“ saya yakin kita mampu, karena ==> Tuhan beserta kita."

๐Ÿ‘‰ Ketika para pemimpin hebat memiliki  ==> mimpi,
๐Ÿซต mereka membentuk ==>  sebuah tim.
✍️ Itulah yang disebut ==> kepemimpinan.
❎ Pemimpin yang hebat
๐Ÿ“tidak muncul dan
๐Ÿ“mulai menyalahkan orang.
✅ Mereka turut memikul
==> tanggung jawab tim.

๐Ÿ”– Terkadang dalam hidup,
๐Ÿ‘‰ Anda akan melihat masalah dan
๐Ÿซต harus memilih antara
☝️ memperbaiki kesalahan atau
✌️ memperbaiki masalah.
๐Ÿ‘‰ Setiap kali ==> Anda menyalahkan orang lain,
๐Ÿซต Anda sedang menurunkan
==> motivasi mereka.
๐Ÿ‘‰ Setiap kali Anda fokus pada ==> solusi,
๐Ÿซต Anda meningkatkan ==> motivasi mereka.

๐Ÿ“– Efesus 4:29 mengatakan,
✋ "Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu,
๐Ÿ‘‰ tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, ==> di mana perlu,
✍️ supaya mereka yang mendengarnya,  ==> beroleh kasih karunia."

Renungkan hal ini:
- Interaksi apa yang Anda lakukan setiap hari yang akan sangat mendapatkan manfaat apabila Anda menggunakan lebih banyak kata "kami" dan "kita"?

- Kapankah Tuhan pernah menggunakan "kerja tim," seperti di tempat kerja, sekolah, komunitas, atau rumah Anda, untuk membantu mewujudkan sebuah mimpi menjadi kenyataan?

- Baca Mazmur 3:3. Dorongan apa yang Anda dapat dari ayat ini ketika seseorang menggunakan kata-kata yang membuat Anda down saat Anda berusaha membangun sebuah tim untuk mengerjakan suatu misi?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yunus 1-2; Ibrani 6:1-8
__________
✏️ Hal-hal hebat terjadi ketika
๐Ÿ“ Anda menyatukan orang lain dengan kata-kata Anda dan
๐Ÿ“ membantu mereka untuk berhasil dalam sesuatu yang ==> selalu ingin mereka capai— bersama-sama.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Wise Words Help Build Community
By Rick Warren

"Do not let any unwholesome talk come out of your mouths, but only what is helpful for building others up according to their needs, that it may benefit those who listen." Ephesians 4:29 (NIV)
-------------
If you want to create change in your home, marriage, school, work, or relationships, the way you talk to others will make all the difference in the world.

When Nehemiah left his position as cupbearer to King Artaxerxes and traveled to Jerusalem to rebuild its walls, he knew he needed to identify with the people there. If he was going to get them on board with his plans, he needed to talk like an insider, not an outsider.

The Bible says, "You see the trouble we are in: Jerusalem lies in ruins, and its gates have been burned with fire. Come, let us rebuild the wall of Jerusalem, and we will no longer be in disgrace" (Nehemiah 2:17 NIV).

Notice Nehemiah said "us," not "I." He said "we," not "me." What was he doing with his words? He was building community. He didn't point fingers and say, "I'm here to save the day and fix everything for you because you guys don't even seem to care that you're living in a heap of rubble." No, he said, "This is our problem. And, together, I know that we can succeed because God is with us."

When great leaders have a dream, they build a team. That's what leadership is all about. Great leaders don't show up and start blaming people. They accept part of the responsibility.

At times in your life, you'll see a problem and have to choose between fixing the blame or fixing the problem. Anytime you blame others, you lower their motivation. Anytime you focus on a solution instead, you increase the motivation.

Ephesians 4:29 says, "Do not let any unwholesome talk come out of your mouths, but only what is helpful for building others up according to their needs, that it may benefit those who listen" (NIV).

Great things happen when you unite people with your words and offer to help them succeed in something they've always wanted to accomplish—together.


Sabtu, 19 November 2022

Mengapa Mimpi Anda Memerlukan Waktu yang Tepat*


20 November 2022

Bacaan Hari ini:  Pengkhotbah 8:6a
✍️ "Karena untuk segala sesuatu
==> ada waktu pengadilan."
----------------
๐Ÿ‘‰ Ketika Tuhan memberikan
==> sebuah mimpi di dalam hati Anda,
๐Ÿซต maka Anda tak harus melaksanakannya  ==> seketika itu juga.
๐Ÿ’ก Alkitab mengatakan,
✍️ "Karena untuk segala sesuatu
==> ada waktu pengadilan"
๐Ÿ“– (Lihat Pengkhotbah 8:6).

๐Ÿ”– Seorang pitcher (pelempar bola) paham  ==> pentingnya pengaturan waktu dalam pertandingan bisbol.
๐Ÿ”– Setiap pitcher
๐Ÿ“ melempar bola dengan berat yang sama,
๐Ÿ“ berdiri di satu titik sejauh sekitar 1.8 meter.
✍️ Tetapi perbedaan antara pitcher andal dan amatir ialah ==> pemilihan waktu.
๐Ÿ‘‰ Waktu pelempar
✅ dapat membantu atau
☑️ malah menghancurkan.

๐Ÿ”– Contoh lainnya soal pemilihan waktu dapat ditemukan dalam ==> Nehemia 2.
๐Ÿ‘‰ Nehemia tahu bahwa ==> waktu
dapat mendorong atau
☑️ malah menghancurkan mimpinya untuk
==> membangun kembali tembok Yerusalem.
๐Ÿ”– Dia bisa saja masuk ke kota Yerusalem  dengan ==> penyambutan
๐ŸŽบ terompet dan
๐Ÿšฉ bendera
==> sambil mengumumkan alasan kedatangannya.

✍️ Tapi sebaliknya, Nehemia berdiam diri tiga hari ==> setelah tiba di Yerusalem.
๐Ÿค” Apa yang ia lakukan ==> selama tiga hari itu?
๐Ÿ“ Karena dia adalah ==> orang yang suka berdoa,
✏️ tak diragukan lagi, ==> dia berdoa.
๐Ÿ”– Dia juga ==> seorang perencana,
๐Ÿ“ jadi dia mungkin menghabiskan waktunya untuk
✏️ menganalisa,
✏️ mengamati,
✏️ mendengarkan, dan
✏️ belajar.
๐Ÿ’ก Contoh terbaik dari pemilihan waktu yang tepat terlihat dalam.==> kehidupan Yesus.
๐Ÿ“ Waktu-Nya ==> sempurna.
✏️ Dia sering mengatakan hal-hal seperti,
๐Ÿ’ฌ "Saat-Ku belum tiba."
๐Ÿ”– Yesus mengatakan ini kepada ibunya ketika ia meminta-Nya untuk membuat mujizat ==> di sebuah pernikahan di Kana.

✍️ Pun Allah menunggu ribuan tahun untuk saat yang tepat buat
==> mengutus Putra-Nya.
๐Ÿ’ก Alkitab berkata,
✍️ "Tetapi setelah genap waktunya, maka  ==> Allah mengutus Anak-Nya,
๐Ÿ‘‰ yang lahir dari ==> seorang perempuan dan
๐Ÿซต takluk kepada ==> hukum Taurat.
๐Ÿ‘‰ Ia diutus untuk ==> menebus mereka,
๐Ÿซต yang takluk kepada ==> hukum Taurat,
✍️ supaya kita diterima menjadi ==> anak"
๐Ÿ“– (Galatia 4:4-5).

✍️ Hal yang sama berlaku dengan ==> mimpi yang Tuhan beri kepada Anda.
๐Ÿ‘‰ Anda mungkin tidak
๐Ÿ“ melihat atau
๐Ÿ“ memahami waktu-Nya
==> sekarang,
✍️ tetapi percayalah bahwa
==> rencana-Nya sempurna.

*Renungkan hal ini*:
- Pernahkah Anda melihat satu ide bagus yang hancur oleh karena pemilihan waktu yang buruk? Apa yang terjadi?

- Dalam bidang apa dalam hidup Anda di mana Anda bertindak impulsif? Dalam bidang apa Anda bisa lebih sabar?

- Bagaimana kerelaan Yesus untuk mengatakan, "Saat-Ku belum tiba," mendorong Anda untuk melakukan hal-hal pada waktu yang tepat dan dengan cara yang benar?

Bacaan Alkitab Setahun :
Obaja 1; Ibrani 5:11-14
____________
✍️ Percayalah pada ==> waktu Tuhan

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)

===========

Why Your Dream Needs the Right Timing
By Rick Warren

"There is a right time and a right way to do everything." Ecclesiastes 8:6 (GNT)
----------------
When God puts a dream in your heart, you don't necessarily have to act on it right away. The Bible says, "There is a right time and a right way to do everything" (Ecclesiastes 8:6 GNT).

Pitchers understand the importance of timing in baseball. Every pitcher throws the same 5 ¼-ounce ball and stands the same 60 feet, 6 inches from home plate. But the difference between a pro pitcher and an amateur is timing. A pitcher's timing can make or break them.

Another good example of timing is found in Nehemiah 2. Nehemiah knew timing could make or break his dream to rebuild Jerusalem. He could have made a grand entrance into town with trumpets and flags, announcing the reason for his arrival: "I'm here to save the day!"

Instead, Nehemiah stayed quiet for three days after arriving in Jerusalem. What was he doing those first three days? Since he was a man of prayer, there's no doubt he was praying. He was also a planner, so he likely spent time watching, observing, listening, and learning.

The best example of timing is seen in the life of Jesus. His timing was perfect. He would often say things like, "It's not my time yet." He said this to his mother when she looked to him to do a miracle at a wedding. And he said this to his brothers when they wanted him to show himself to the world through the works he was doing.

And God waited thousands of years for just the right time to send his Son. The Bible says, "But when the right time came, God sent his Son, born of a woman, subject to the law. God sent him to buy freedom for us who were slaves to the law, so that he could adopt us as his very own children" (Galatians 4:4-5 NLT).

We don't know why God sent Jesus when he did, but we know it was the right time to do what he wanted to do.

The same is true with the dreams God gives you. Trust in his timing. You may not see or understand his timing right now, but you can trust that his plan is perfect.


Jumat, 18 November 2022

Empat Langkah untuk Memperoleh Dukungan atas Impian Anda


19 November 2022

Bacaan Hari ini:  Nehemia 2:18
๐Ÿ”– "Berkatalah mereka: ==> "Kami siap untuk membangun!"
✍️ Dan dengan sekuat tenaga mereka  ==> mulai melakukan pekerjaan yang baik itu."
-------------------
✍️ Belajar bagaimana mendapatkan dukungan dari orang lain merupakan bagian penting  dalam mewujudkan impian  ==> yang Tuhan beri kepada Anda.
๐Ÿค” Akan tetapi, bagaimana cara Anda membuat orang lain ==> membantu Anda mewujudkannya?
๐Ÿ’ก Nehemia 2 memberikan
==> empat langkah untuk melibatkan orang lain.

1️⃣ Langkah 1: Selidiki.
๐Ÿ”– Sebelum Anda mengumumkan impian Anda kepada ==> keluarga dan teman-teman Anda,
✍️ pastikan Anda ==> mempunyai semua informasi yang Anda perlukan.
๐Ÿ”– Tentunya Anda tidak ingin ada seseorang yang menanyakan pertanyaan yang tidak bisa Anda jawab karena Anda ==> belum mengumpulkan fakta-fakta terlebih dahulu, bukan?

✍️ Nehemia tahu hal ini ketika ia tiba di Yerusalem untuk ==> mulai melaksanakan mimpinya.
✏️ Katanya, "Aku tidak beritahukan kepada siapapun rencana yang akan kulakukan untuk Yerusalem, ==> yang diberikan Allahku dalam hatiku.
๐Ÿ“ Aku menyelidiki dengan seksama tembok-tembok Yerusalem yang telah terbongkar dan pintu-pintu gerbangnya yang ==> habis dimakan api"
๐Ÿ“– (lihat Nehemia 2:12-13).
๐Ÿ”– Nehemia tidak bergantung pada orang lain.  ==> Dia merancangnya sendiri.

2️⃣ Langkah 2: Deskripsikan ==> apa yang perlu diubah.
✏️ Sebelum seseorang dapat melihat dalam benaknya ==> bagaimana sesuatu bisa menjadi lebih baik,
๐Ÿ“ Anda harus ==> menciptakan ketidakpuasan dengan situasi saat ini.
❓ Mengapa?
‼️ Karena ketika orang hidup dengan masalah  yang cukup lama, ==> sering kali mereka
menjadi apatis dan
hanya menerima keadaan.

✏️ Ketika Nehemia mempresentasikan rencananya ==> kepada bangsanya,
๐Ÿ“ ia tidak meremehkan kondisi kehidupan mereka ==> pada saat itu.
๐Ÿ“ Dia berkata kepada mereka,
๐Ÿ’ฌ "Kamu lihat kemalangan yang kita alami, yakni ==> Yerusalem telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar"
๐Ÿ“– (Nehemia 2:17).
✍️ Dia tetap melibatkan keadaan hidup  mereka ==> pada saat itu.

3️⃣ Langkah 3: *Menangkan hati orang lain*.
☑️ Seringkali kita berasumsi bahwa orang mendasarkan pilihan mereka pada  ==> logika dan nalar,
tetapi sesungguhnya sebagian besar keputusan itu didasarkan pada ==> perasaan.
๐Ÿ’“ Itulah mengapa penting untuk menggunakan motivasi internal ketika  ==> meminta dukungan dari orang lain
๐Ÿ”– Nehemia menarik hati bangsanya ketika dia berkata:
๐Ÿ’ฌ "Mari, kita bangun kembali tembok Yerusalem, ==> supaya kita tidak lagi dicela"
๐Ÿ“– (lihat Nehemia 2:17).
๐Ÿ‘‰ Hal ini
☝️ menaikkan martabat mereka,
✌️ mengingatkan mereka
✅ bahwa mereka adalah umat Allah dan
✅ bahwa, dengan pertolongan Allah, mereka tidak perlu lagi hidup dalam
☑️ kehinaan dan
☑️ rasa malu.
✍️ Nehemia menunjukkan bahwa dia memiliki kepedulian yang tulus ==> terhadap orang lain.

4️⃣ Langkah 4: Bagikan kisah Anda agar  ==> menginspirasi orang lain.
๐Ÿ‘‰ Orang-orang ingin tahu apa artinya impian Anda bagi ==> Anda.
๐Ÿซต Mereka ingin tahu apa yang Tuhan lakukan  dalam ==> hidup Anda.
✍️ Dan ketika Anda memberi tahu orang lain  bahwa ==> Anda percaya kepada Tuhan,
๐Ÿซถ maka itu juga memotivasi mereka untuk  ==> hidup dengan iman.

✍️ Nehemia berbagi sebuah kisah yang luar biasa tentang ==> bagaimana Allah bekerja
☝️ dalam hidupnya dan
✌️ dalam rencana yang ia bagikan kepada  ==> orang Yahudi.
✍️ Nehemia memberi tahu mereka tentang
๐Ÿ’Œ "betapa murahnya tangan Allahku yang  ==> melindungi aku"
๐Ÿ“– (lihat Nehemia 2:18).
๐Ÿค” Bagaimana tanggapan mereka?
๐Ÿ’ก Alkitab berkata, ==> "Ketika kuberitahukan kepada mereka,
๐Ÿ“ betapa murahnya tangan Allahku yang  ==> melindungi aku dan juga
๐Ÿ“ apa yang dikatakan raja ==> kepadaku,
๐Ÿ”– berkatalah mereka: ==> "Kami siap untuk membangun!"
✍️ Dan dengan sekuat tenaga mereka  ==> mulai melakukan pekerjaan yang baik itu"
๐Ÿ“– (Nehemia 2:18).

✍️ Percayalah pada-Nya untuk mengelilingi Anda dengan dukungan yang Anda perlukan untuk memenuhi impian Anda saat Anda ==> mengambil langkah-langkah iman tadi.

Renungkan hal ini:
- Mintalah agar Tuhan melakukan hal-hal besar dalam hidup Anda ketika Anda memperoleh bantuan orang lain. Bagaimana hal ini terjadi dalam hidup Anda selama ini?

- Apakah Tuhan telah memberikan impian dalam hidup Anda di mana Anda perlu umeminta bantuan orang lain? Manakah dari empat langkah Nehemia yang perlu Anda mulai hari ini?

- Pikirkan satu waktu di mana Anda mendukung impian seseorang setelah mereka berbagi cerita dengan Anda. Mengapa Anda tergerak untuk membantu mereka?

Bacaan Alkitab Setahun :
Amos 5-9; Ibrani 5:1-10
____________
✍️ Buka mata Anda dan lihat bagaimana  ==> tangan Tuhan sedang bekerja.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Four Steps to Enlist Support for Your Dream
By Rick Warren

"They replied at once, 'Yes, let's rebuild the wall!' So they began the good work." Nehemiah 2:18 (NLT)
---------------------
Learning how to enlist the support of others is an important part of following your God-given dream.

But how do you get others to help you with your dream? Nehemiah 2 offers four steps for bringing others on board to accomplish your dream.

Step 1: Do your research. Before you announce your dream to your family and friends, make sure you have all the information you need. You don't want someone to ask a question you can't answer because you didn't get all the facts first.

Nehemiah knew this as he arrived in Jerusalem to begin working on his dream. He said, "I had not told anyone about the plans God had put in my heart . . . I went . . . to inspect the broken walls and burned gates" (Nehemiah 2:12-13 NLT). Nehemiah didn't depend on secondhand knowledge. He conducted his own research.

Step 2: Paint a picture of what needs to change. Before someone can see in their mind how something could be better, you have to create some discontent with the current situation. Why? Because when people live with a problem long enough, they often become apathetic and are okay to settle for less than the best.

When Nehemiah presented his plan to the people, he didn't minimize their current living conditions. He said to them, "You know very well what trouble we are in. Jerusalem lies in ruins, and its gates have been destroyed by fire" (Nehemiah 2:17 NLT). He painted a picture of their current reality.

Step 3: Appeal to people's hearts. We often assume that people base their choices on logic and reason, but most decisions are based on feelings. That's why it's important to use internal motivation when enlisting the support of others.

Nehemiah appealed to the people's hearts when he said, "Let us rebuild the wall of Jerusalem and end this disgrace!" (Nehemiah 2:17 NLT). This also appealed to their dignity, reminding them that they were God's people and that, with God's help, they didn't have to live in disgrace and shame any longer. Nehemiah showed he had genuine concern for the people.

Step 4: Share your story to inspire others. People want to know what your dream means to you. They want to know what God is doing in your life. And when you tell people that you're trusting in God, it motivates them to live by faith also. 

Nehemiah shared a powerful story about how God was working in his life and in the plan he was sharing with them. He told the people "about how the gracious hand of God had been on [him]" (Nehemiah 2:18 NLT). Their response? The Bible says, "They replied at once, 'Yes, let's rebuild the wall!' So they began the good work" (Nehemiah 2:18 NLT).

Open your eyes and see how God's hand is already at work. Trust him to surround you with the support you need to fulfill your dream as you take these steps of faith.


Kamis, 17 November 2022

WAWASAN...MASA DEPAN INDONESIA DENGAN KONTRAK KARYA

 Pemahaman pada masyarakat kita๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

WAWASAN...MASA DEPAN INDONESIA DENGAN  KONTRAK KARYA

ARAB SAUDI
Datang ke Indonesia  di Bali tanpa jadi Kerjasama Besar dengan NKRI .

CHINA
Datang ke NKRI sebagai Negara yang bekerjasama dalam investasi membangun Infrastruktur NKRI dan bersedia KONTRAK KARYA

EUROPA
Kerjasama yang selama ini berjalan hanya sebagai pembeli Hasil Bumi Indonesia tidak bersedia kerjasama dalam bentuk KONTRAK KARYA  Hingga akhirnya Uni Eropa menganggap NKRI di Pimpin Joko Widodo di takuti .

Sebenarnya..., kenapa ada sebagian rakyat yang demo....?

Sebagian rakyat itu demo..., karena mereka tidak percaya sama pemerintah.

Kenapa mereka tidak percaya....?

Karena mereka tidak tahu apa yang sedang dikerjakan pemerintah.

Mungkin banyak di antara kita yang tidak tahu..., apa yang diam-diam dikerjakan oleh Pak Jokowi....?

Saat ini Arab Saudi lagi sadar..., bahwa minyak bumi mau habis..., sehingga Putra Mahkota nya diperintah untuk diplomasi kemana-mana..., dan membangun investasi di negara lain.

Pemerintah kita juga sadar..., bahwa masa depan dunia ini bukan lagi minyak bumi..., tapi nikel.

China sudah memiliki teknologi...., dan secara masive memproduksi Mobil Listrik.

Uni Eropa tak mau kalah..., mereka telah lebih dulu memproduksi Mobil Listrik dan memperkenalkan ke ujung dunia.

Namun mendadak Uni Eropa marah..., karena Jokowi melalui PERMEN No 11 tahun 2019 melakukan penghentian ekspor bahan mentah bijih nikel ke Eropa.

Uni Eropa menggugat Jokowi ke WTO..., karena larangan ekspor ini.

Dan jokowi menjawab...:

"Indonesia tidak lagi ekspor bijih nikel..., Indonesia akan membangun sendiri pabrik baterai untuk bahan bakar mobil listrik....".

Apakah kita tahu cerita ini....?

Tentunya tidak semua dari kita tahu cerita ini.

Apakah Jokowi cuma membual....?

Tentu tidak..., Jokowi tidak ada 'potongan' sebagai pembual.

PT Vale Indonesia...; adalah perusahaan pertama yang melaksanakan Kontrak Karya penambangan bijih nikel pada tahun 2014..., dan perusahaan tambang ini 58% sahamnya adalah milik perusahaan yang ditunjuk oleh Pemerintah.

Artinya apa....?

Perusahaan Nikel terbesar ini...., dikelola oleh bangsa sendiri.

Dan masih banyak lagi perusahaan nikel lain..., yang berkonsep Kontrak Karya tersebar di Sulawesi.

Pembangunan perusahaan nikel ini..., amat masif di periode pertama pemerintahan Jokowi.

Apakah kita tahu itu....?

Dahulu...., Indonesia selalu mengekspor bijih nikel mentah ke Uni Eropa.

Uni Eropa sangat senang...., karena bisa membeli bahan baku baterai dengan sangat murah dari Indonesia.

Apa gunanya Eropa mampu memproduksi mobil listrik...., jika tidak punya bahan baterainya....?

Nah...., sekarang bayangkan juga konglomerat yang sudah makan enak hasil ekspor nikel ke Eropa....?

Mereka pasti gigit jari...,  karena sudah dilarang sama Jokowi.

Apakah mereka diam....?

Pastinya tidak...., dan sudah pasti melawan dengan berbagai cara.

Kini...., Jokowi menghentikan tabiat buruk itu.

Jokowi membangun perusahaan nikel dari hulu ke hilir..., sehingga kita tidak akan menjual nikel dalam bentuk bahan mentah yang murah..., tapi dalam bentuk baterai yang mahal.

Di satu sisi..., kita mendapat keuntungan yang berlimpah.

Di sisi lain...., Eropa akan sangat bergantung pada kita.

Apa ini jalan mulus....?

Kita orang awam melihatnya mulus dan lancar..., tapi apa kita paham perlawanan besar dunia sedang menghantam Jokowi saat ini....?

Walaupun sesungguhnya presiden yang mereka bilang plonga plongo itu..., di balik layar sedang perang melawan Uni Eropa.

Apa kita tidak menyadari hal itu....?

Seberapa kuat Jokowi mampu memenangkan perang ini....?

Wong di dalam negeri saja..., banyak di antara kita yang kerjaannya cuma dema-demo.

Jokowi kemudian membangun perusahaan Baterai Electric Vehicle (EV)..., yang sekalipun banyak diprakarsai perusahaan China..., namun tetap prinsipnya adalah Kontrak Karya.

Kenapa China....?

China adalah negara dunia ketiga...., yang hari ini juga gencar memproduksi Mobil Listrik selain Uni Eropa..., bahkan melewati prestasi Amerika.

Uni Eropa hanya ingin membeli bahan baku nikel dari kita..., dan enggan melakukan kerjasama.

China sadar....; bahwa mereka memiliki teknologi dan SDM Ahli..., tetapi tidak memiliki bahan baku baterai.

Sementara Indonesia...., memiliki bahan baku tapi tidak dengan teknologi.

Mutualisme ini..., melahirkan investasi yang saling menguntungkan.

Inilah asal muasal mereka pada heboh TKA China.

Mereka menolak...., karena belum tahu latar belakang ceritanya bukan....?

Jika bukan China..., masa depan cerah Indonesia akan terlewatkan.

Arab Saudi sudah diundang..., tetapi tidak mau menanamkan modalnya...., karena jelas Arab Saudi tidak punya teknologi itu.

China tidak merampas kesempatan pekerja...., karena dalam perjanjiannya China hanya akan mendatangkan tenaga terkait mesin dan alat produksi yang berkaitan dengan teknologi mereka.

Begitu juga soal TKA China...., yang di Sulawesi.

Mereka bertugas mengaplikasikan instalasi alat-alat dari perusahaan China ke Indonesia...., untuk mendirikan pabrik nikel sampai pada produksi baterainya.

Apa wajah masa depan Indonesia....?

Minyak bumi akan habis..., Arab Saudi sudah kebingungan untuk menanamkan modalnya kemana-mana.

Eropa terutama Jerman...., dan juga Jepang..., sedang banting setir dari otomotif emisi menuju otomotif listrik...., tapi mereka tidak punya baterainya.

Hanya Indonesia yang punya bahan baku...., lahan...., SDM...., dan pasar.

Nah..., bagaimana cara untuk memperlancar itu semua....?

Indonesia harus siap infrastruktur...., karena bentuk geografis kita adalah pulau dengan jangkauan yang sangat luas.

Lalu regulasi....; Omnibus Law ini adalah senjata jitu...., untuk memuluskan transisi berpindahnya banyak sekali perusahaan asing ke negeri ini.

Lantas...., apa kita tidak takut nanti negara kita dijajah bangsa asing....?

Jangan samakan era sekarang...., dengan jaman Pak Harto.

Sekarang kita sudah memiliki UU Kontrak Karya...., apapun bentuk usaha asing yang masuk ke negeri kita...., minimal 51% sahamnya harus milik perusahaan yang ditunjuk oleh Pemerintah.

Kalau sudah menguasai 51% saham...., maka kita adalah pengelola aktif....; saham yang lain itu hanya menyokong dana dan saran.

Apa Jokowi bisa menjamin pelaksanaan UU tersebut....?

Buktinya sudah nyata...., yaitu Freeport.

Dahulu kita cuma menikmati 9% keuntungan...., sekarang kita sudah memiliki 51% keuntungan Freeport.

Apa mereka tahu perjuangan Jokowi untuk merebut 51% itu....?

Ya sudah pasti tidak tahu...., wong kerjaan mereka cuma mainan hoaks dan demo kemana-mana kok.

Pada 2030....;  ditargetkan seluruh armada Trans Jakarta adalah Bus Listrik.

Dan setelah pabrik baterai...., plan berikutnya adalah pabrik Mobil Listrik.

Apakah ini hanya rencana....?

Indonesia sudah memulai pembangunan pabriknya...., kalau tidak percaya silahkan googling Mobil Listrik Indonesia.

Kalau masih belum percaya lagi....?

Lihat Perpres Nomor 55 Tahun 2019...., tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Belum percaya lagi....?

Lihat produk-produk kebijakan apalagi...., yang sudah dilandaskan pada Perpres tersebut.

Apa tidak mungkin kita akan menjuarai otomotif dunia...., karena bahan bakunya kita yang punya...?

Apa tidak mungkin kita akan semakmur Arab Saudi di masa mendatang....?

Jokowi tinggal 2 tahun lagi menjabat..., itupun masih mereka recoki dengan

isu hoaks.

Nikel..., baterai EV...., dan  mobil listrik adalah masa depan Indonesia.

Dituliskan Kembali Oleh :
Mas Ali Ismail Irfan

"Share sebanyak banyaknya
Biar semakin banyak orang yang tau dan mengerti keadaan yang sesungguhnya.

๐Ÿ‘๐Ÿฟ๐Ÿ‘๐Ÿฟ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
.


MENJAGA KEKUDUSAN

16 NOVEMBER 2022
SUKA MEMBACA ALKITAB HARI KE 320
Yeh 17-18;Ibr 13;Maz 115;Ams 16:23-33

Ibrani 13:4 Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezina akan dihakimi Allah.

Pesan-pesan dari mimbar gereja akhir-akhir ini banyak berbicara tentang berkat. Bahkan ada beberapa yang menjurus kepada teologi kemakmuran. Namun dalam ayat nas hari ini, kita akan merenungkan untuk menjaga kekudusan karena itu merupakan perintah Tuhan. Kita lakukan bagian kita dahulu sehingga Tuhan juga akan melakukan bagianNya, yaitu memberkati anak-anakNya.

Kembali kepada kekudusan, sepertinya hal ini sudah menjadi sesuatu yang langka. Begitu banyak kasus yang terekspos di media masa tentang kasus-kasus pelanggaran norma perkawinan di sekitar kita. Hal itu mungkin baru puncak gunung es, sedangkan jumlah kasus sebenarnya mungkin jauh lebih banyak lagi. Padahal firman Tuhan jelas memerintahkan agar kita menjaga kekudusan dan menaruh hormat terhadap perkawinan. Perbuatan sundal dan pezina yang mencemarkan tempat tidur tidak akan luput dari penghakiman Allah.

Karena itu harus dimulai dari komitmen masing-masing kita agar teguh menjaga kekudusan. Selanjutnya, tidak memberikan tempat untuk adanya godaan, baik dari segi tempatnya maupun waktunya. Sebab di zaman social media seperti sekarang mudah sekali orang melakukan perselingkuhan. Terakhir, ingat akan konsekuensinya. Seringkali kenikmatan seksual hanya dapat dinikmati selama beberapa saat saja, namun penghakiman dari Tuhan tidak akan pernah luput. Tidak ada yang enak dan mau dengan penghukuman. Relakah Anda menukar kenikmatan sesaat dengan penghukuman Tuhan.

Mulai sekarang, jagalah kekudusan dan jangan beri kesempatan kepada Iblis.


Ketika Jauh


Arman menangis. Di depan konselornya ia bercerita telah sangat jauh dari Allah. Jatuh sangat lama pada kebiasaan dosa. Ia menyesal, ingin berubah. Namun ia tidak tahu dari mana harus memulai. Ia merasa sudah tidak mengenal jalan untuk kembali.

Paulus mengingatkan, ada kebiasaan hidup manusia lama yang harus ditanggalkan. Ia menyebutkan beberapa indikasinya: pikiran yang sia-sia, pengertian yang gelap, jauh dari persekutuan dengan Allah, dan perasaan yang tumpul (Ef. 4:17-19). Sekalipun kita sudah belajar mengenal Kristus, namun tanpa pengertian yang benar, kita masih dapat berjalan dengan pola pikir dan cara hidup manusia lama.

Pikiran yang sia-sia mengacu pada pemikiran yang kurang bermoral. Pengertian yang gelap mengacu kepada pikiran yang diselubungi kegelapan sehingga tidak dapat memahami terang kebenaran. Jauh dari persekutuan dengan Allah, dalam beberapa terjemahan, berarti terpisah dengan Allah, terasing, menjadi orang lain sehingga kita tidak mengenali Allah lagi. Sedangkan perasaan yang tumpul sama artinya dengan tidak peka lagi dengan dosa.

Saudaraku, manakah dari keterangan di atas yang menggambarkan keadaan kita? Sudah seberapa jauhkah kita menyimpang? Apakah kita semakin membelakangi Allah? Allah menghendaki agar kita, sebagai umat yang telah ditebus, untuk berhenti, menanggalkan gaya kehidupan lama, berbalik, dan mulai membangun sifat-sifat manusia baru hari demi hari (Ef. 4:25-32). Sebagai manusia baru, kenakanlah "pakaian" baru!
"Sebab itu, kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia. (Ef. 4:17)
Bac: Ef. 4:17-32
(Gbu!)