Rabu, 25 Maret 2026

Seperti Apa Pengampunan yang Sejati ?

26 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
Efesus 4:32 "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu."
-----------------
Pengampunan bukanlah sekadar kata yang diucapkan dengan mudah untuk membuat keadaan terasa lebih baik. Pengampunan sejati memiliki makna yang dalam dan membutuhkan proses.

Alkitab menunjukkan empat ciri dari pengampunan yang sejati:

1. Pengampunan dimulai dengan menyadari bahwa Anda telah diampuni

Alkitab berkata: "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." (Efesus 4:32)
Inilah dasar dari pengampunan yang sejati. Jika Anda tidak merasakan bahwa Anda telah diampuni, Anda akan sulit mengampuni orang lain. Jika Anda keras terhadap diri sendiri, Anda cenderung keras terhadap orang lain.
Namun semakin Anda menerima kasih karunia dan pengampunan dari Tuhan, semakin Anda mampu menunjukkan pengampunan kepada orang lain.

2. Pengampunan berarti melepaskan hak untuk membalas

Alkitab berkata: "Janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan" (Roma 12:19)
Hidup memang tidak selalu adil. Namun Tuhan adalah hakim yang adil. Ia akan memperbaiki segala yang salah pada waktu-Nya. Karena itu, Anda tidak perlu membalas. Serahkanlah semuanya kepada Tuhan.

3. Pengampunan berarti membalas kejahatan dengan kebaikan

Alkitab berkata: "berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu." (Lukas 6:27–28)

Bagaimana Anda tahu bahwa Anda benar-benar telah mengampuni? Ketika Anda dapat melihat luka orang lain, bukan hanya luka Anda sendiri, dan mulai mendoakan agar Tuhan memberkati mereka.
Mungkin Anda berpikir, "Bagaimana mungkin saya mengampuni mereka? Mereka benar-benar menyakiti saya."
Hanya kasih Tuhan yang memampukan Anda melakukan hal itu. Karena itu, penting untuk memenuhi hidup Anda dengan kasih Tuhan.

4. Pengampunan adalah proses yang perlu diulang

Alkitab berkata: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?" Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali." (Matius 18:21–22)

Pengampunan bukanlah tindakan satu kali saja. Anda mungkin perlu melakukannya berulang kali. Berapa lama Anda harus terus mengampuni?
Sampai luka itu tidak lagi menguasai hati Anda, dan keinginan untuk membalas hilang. Dengan kata lain, selama masih diperlukan.

Renungkan :

- Apa perbedaan yang Anda rasakan dalam hidup ketika Anda menyadari bahwa Tuhan telah mengampuni Anda? Bagaimana Anda dapat meneruskan kasih karunia itu kepada orang lain?

- Siapa yang dapat Anda doakan hari ini agar Tuhan memberkati mereka? Bagaimana doa itu menolong Anda melepaskan luka hati?

- Kebaikan apa yang dapat Anda lakukan kepada seseorang yang pernah menyakiti Anda atau tidak menyukai Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yosua 19-21; Lukas 2:25-52
___________
Pengampunan bukan berarti melupakan atau membenarkan kesalahan. Pengampunan berarti Anda memilih untuk melepaskan beban itu kepada Tuhan dan tidak lagi hidup dalam kepahitan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
What Real Forgiveness Looks Like - Daily Hope with Rick Warren - March 26, 2026

"Be kind and compassionate to one another, forgiving each other, just as in Christ God forgave you." Ephesians 4:32 (NIV)
------------------
Forgiveness is not a term you can casually throw around, making everyone instantly feel better. That's not real forgiveness.

The Bible says there are four characteristics of real forgiveness:

1. Forgiveness is remembering how much you've been forgiven. Ephesians 4:32 says, "Be kind and compassionate to one another, forgiving each other, just as in Christ God forgave you" (NIV). This is the starting point for genuine forgiveness. If you don't feel forgiven, you probably won't want to forgive anyone else. If you're hard on yourself, you're going to be hard on others. But the more grace you receive from God, the more gracious you're going to be with others. The more you receive God's forgiveness, the more forgiving you'll be toward others.

2. Forgiveness is relinquishing your right to get even. The Bible says in the Living Bible paraphrase, "Never avenge yourselves. Leave that to God, for he has said that he will repay those who deserve it" (Romans 12:19). Life is not fair, but one day God's going to settle the score. He's going to right the wrongs. So who's better at getting justice—you or God?

3. Forgiveness is responding to evil with good. The Bible says in Luke 6:27-28, "Do good to those who hate you, bless those who curse you, pray for those who mistreat you" (NIV). How can you tell when you've really forgiven someone? When you can look at that person's hurt, not just your own, and pray for God to bless them.

You ask, "How could I possibly forgive them? They really hurt me." Only the love of God can help you do something like that. It's why you must fill your life with God's love.

4. Forgiveness is repeating the process as long as necessary. "Peter came to him and asked, 'Lord, how often should I forgive someone who sins against me? Seven times?' 'No, not seven times,' Jesus replied, 'but seventy times seven!'" (Matthew 18:21-22 NLT). Jewish law said you had to forgive a person three times, so Peter doubled it and threw one in for good measure. But Jesus said to go even further with your forgiveness!

How long do you have to keep forgiving someone? Until the pain stops and the desire to get revenge goes away. In other words, as long as it takes.


Amerika Serikat Temukan Rahasia Bawah Tanah Terbesar Iran, Lalu B-2 Bomb...

https://youtube.com/watch?v=MUh_YDe0J4U&si=XhF7l9ESc_uQWxes

Selasa, 24 Maret 2026

YANG DISALIB ITU YESUS? ATAUKAH ORANG LAIN (Oei Podcast)

https://youtube.com/watch?v=Uoh_AbMwgR4&si=3WDVpmDWwjt0mt91

Iran Melanggar Batas Tak Termaafkan... Balasan AS Langsung dan Tanpa Ampun

https://youtube.com/watch?v=9-pI_v6_v-s&si=T1rCGCaniG0xlMLe

Ketika Harus Memilih


"Berikan aku tiga permintaan" merupakan salah satu bagian kalimat populer yang diucapkan oleh pemilik lampu ajaib dalam kisah Aladin. Permintaan yang dapat mengubah hidup seseorang, miskin menjadi kaya, lemah menjadi kuat dan berbagai permintaan menggiurkan lainnya. Namun apa jadinya jika yang diberikan bukanlah permintaan, melainkan pilihan akan malapetaka?

Melakukan penghitungan bangsa Israel tanpa diperintahkan dan tanpa seizin Tuhan, Daud harus menerima konsekuensi dari perbuatannya. Bukan tiga permintaan yang harus diajukannya, sebaliknya ia harus memilih satu dari tiga malapetaka yang nyaris sama berat. Tiga tahun kelaparan, tiga bulan masa pelarian, atau wabah penyakit sampar di negerinya (1 Taw. 21:12). Menyadari kesalahannya, menghadapi pilihan yang berat dan membingungkan itu, Daud memilih untuk menyerahkan keputusannya kepada Sang Pemberi hukuman. Bagi Daud, menghadapi malapetaka itu bersama Tuhan menjadi pilihannya ketimbang jatuh ke tangan manusia (1 Taw. 21:13).

Saudaraku, keputusan Daud yang tak mudah ini tentu tidak diperolehnya dari hasil pemikiran sesaat, namun merupakan buah pengalamannya berjalan bersama Allah dalam tahun-tahun kehidupannya. Setelah semua hal baik dan buruk yang dialaminya, Daud pun memiliki keberanian untuk tetap memilih dan mengandalkan Allah dalam situasi yang sulit. Ia tak khawatir akan malapetaka karena tahu bahwa Yang Mahakuasa tetap menggenggam tangannya bahkan saat ia jatuh. Perjalanannya bersama Allah tak hanya membuatnya mampu menentukan pilihan yang tepat, namun juga membawanya kepada Pribadi yang tepat.
"'... biarlah kiranya aku jatuh ke dalam tangan TUHAN, sebab sangat besar kasih sayang-Nya....'" (1 Tawarikh 21:13)
Bac: 1 Tawarikh 21:1-13
(Gbu!)

Terimalah Kasih Karunia Tuhan dan Hiduplah dengan Tenang

25 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
Ibrani 12:15 "Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah"
---------------------
Bagaimana Anda dapat hidup dengan tenang dalam kasih karunia Tuhan yang membebaskan? Firman Tuhan memberi kita beberapa langkah sederhana untuk melakukannya:

R — Realize : Sadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna
Alkitab berkata : "Aku melihat batas-batas kesempurnaan, tetapi perintah-Mu luas sekali." (Mazmur 119:96)
Hanya Tuhan yang sempurna. Tidak ada sistem, pendapat manusia, atau pengalaman hidup yang benar-benar sempurna. Tetapi firman Tuhan adalah sempurna. Ketika Anda membangun hidup di atas firman-Nya, Anda memiliki dasar yang kokoh.

E — Enjoy : Nikmati kasih Tuhan yang tanpa syarat
Alkitab berkata: "Lihatlah, betapa besarnya kasih m yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah" (1 Yohanes 3:1)
Sebagai orang percaya, Anda bukan hanya hamba Tuhan, tetapi anak Tuhan. Seorang anak diterima bukan karena prestasinya, tetapi karena siapa dirinya. Anda dapat hidup dengan tenang karena Anda dikasihi dan diterima oleh Tuhan.

L — Let God : Serahkan segala sesuatu kepada Tuhan
Apa yang harus Anda lakukan terhadap hal-hal yang tidak dapat Anda kendalikan?
Alkitab berkata: "Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." (1 Petrus 5:7)
Seperti seseorang yang melempar umpan saat memancing, ada saatnya Anda harus melepaskan dan membiarkan Tuhan bekerja. Anda tidak perlu mengendalikan semuanya.

A — Act : Bertindak dengan iman, bukan ketakutan
Alkitab berkata: "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman." (Efesus 2:8)
Keselamatan adalah pemberian Tuhan. Anda tidak perlu menjadi sempurna untuk menerimanya. Hidup dengan iman berarti mempercayai Tuhan, bukan dikendalikan oleh rasa takut.

X — Exchange : Tukarkan perfeksionisme dengan damai sejahtera dari Tuhan
Perfeksionisme merampas damai sejahtera. Tetapi Yesus berkata: "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu…Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan." (Matius 11:28–29)
Dalam Tuhan, Anda dapat menemukan ketenangan yang sejati.

Satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah ini: jangan sampai Anda menolak kasih karunia Tuhan.

"Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah" (Ibrani 12:15)

Terimalah kasih karunia itu hari ini—dan hiduplah dengan tenang.

Renungkan :

- Kesalahan atau rasa bersalah apa yang dapat Anda lepaskan ketika Anda menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna?

- Bagian mana dari kasih Tuhan yang paling menolong Anda untuk hidup dengan tenang?

- Apa langkah yang perlu Anda ambil hari ini untuk merespons kasih karunia Tuhan dalam hidup Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yosua 16-18; Lukas 2:1-24
____________
Anda mungkin akan mengalami kegagalan dalam hidup. Tetapi jika Anda telah menerima kasih karunia Tuhan, Anda tidak perlu hidup dalam ketakutan atau tekanan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
========
Receive God's Grace So You Can Relax - Daily Hope with Rick Warren - March 15, 2026

"Be careful that no one fails to receive God's grace." Hebrews 12:15 (NCV)
-------------------
How do you learn to "RELAX" in the liberating grace of God?

R—Realize nobody's perfect.

The Bible says in the Living Bible paraphrase, "Nothing is perfect except your words" (Psalm 119:96). Those words are directed toward God, because only he is perfect! There isn't anything perfect about society or popular opinion. There isn't anything perfect about what you learned while growing up. But God's Word is perfect. When you get in the Bible and build your life on it, you will have a perfect foundation.

E—Enjoy God's unconditional love.

The Bible says, "See how very much our heavenly Father loves us, for he allows us to be called his children—think of it—and we really are!" (1 John 3:1 TLB). When you become a follower of Christ, you're not just a servant of God. You are a child of the King! A child is accepted on the basis of who they are. They can rest secure in the acceptance and love of their family.

L—Let God handle things.

What do you do about the uncontrollable things in life? "Cast all your anxiety on [God] because he cares for you" (1 Peter 5:7 NIV).

When you're fishing and you cast a line, there comes a point when you have to take your finger off the button and let it go. So just like casting requires letting go, to overcome perfectionism, you have to let go and let God do his work.

A—Act in faith, not fear.

Remember how you got into God's family in the first place. Ephesians 2:8 says, "For it is by grace you have been saved, through faith" (NIV). There's no other way to get into heaven except by grace. You'll never be good enough, and you can't buy your way in. It's a free gift from God.

X—Exchange your perfectionism for God's peace.

Perfectionism destroys peace. Jesus says in The Message paraphrase, "Are you tired? Worn out? Burned out on religion? Come to me. Get away with me and you'll recover your life. I'll show you how to take a real rest . . . Learn the unforced rhythms of grace" (Matthew 11:28-29). What a deal!

You're going to fail a lot in life. But you don't have to worry about it if you've received God's grace. In fact, there's only one failure you ever need to worry about: "Be careful that no one fails to receive God's grace" (Hebrews 12:15 NCV).

Receive it right now, and then relax!


Iran Serang Qatar, Jet Tempur Qatar Bikin Kejutan Lewati Batas

https://youtube.com/watch?v=0gOVQ6cSMrE&si=sjMM0WyNjIow7O7f

Senin, 23 Maret 2026

Bagaimana Melepaskan Diri dari Perfeksionisme

24 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 11:4 "Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai."
-------------------
Ketika Anda belajar untuk beristirahat dalam kasih karunia Tuhan yang membebaskan dan keluar dari "penjara" perfeksionisme, Anda akan menemukan tingkat sukacita dan kebebasan yang baru dalam hidup.
Mengapa? Karena perfeksionisme dapat merusak hidup Anda dalam beberapa cara:

1. Perfeksionisme menghambat Anda untuk memulai

Pernahkah Anda memiliki rencana atau pekerjaan yang terus tertunda? Anda berpikir, "Nanti saja saya kerjakan," tetapi tidak pernah benar-benar memulai.
Salah satu penyebabnya bisa jadi adalah perfeksionisme. Anda menunggu waktu yang tepat, kondisi yang sempurna atau situasi yang ideal. Akibatnya, Anda tidak pernah melangkah.
Alkitab berkata: "Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai." (Pengkhotbah 11:4)
Ketika standar Anda terlalu tinggi, perfeksionisme membuat Anda terjebak dalam keraguan dan akhirnya tidak melakukan apa pun.

2. Perfeksionisme merusak hubungan

Tidak ada orang yang senang terus-menerus dikritik atau disalahkan. Sikap seperti itu dapat membuat hubungan menjadi tegang dan tidak nyaman.
Alkitab berkata: "Siapa menutupi pelanggaran, mengejar kasih, tetapi siapa membangkit-bangkit perkara, menceraikan sahabat yang karib." (Amsal 17:9)
Perfeksionisme sering muncul dari rasa tidak aman. Orang yang terlalu menuntut kesempurnaan dari orang lain biasanya juga sangat keras terhadap dirinya sendiri. Akibatnya, hubungan menjadi rusak karena kurangnya kasih dan pengertian.

3. Perfeksionisme menghancurkan kebahagiaan

Alkitab berkata: "Janganlah terlalu saleh, janganlah perilakumu terlalu berhikmat 1 ; mengapa engkau akan membinasakan dirimu sendiri?" (Pengkhotbah 7:16)
Ayat ini tidak berbicara tentang hidup benar atau bijaksana secara sejati, tetapi tentang sikap berlebihan—yaitu perfeksionisme.
Sering kali, kritik paling keras justru datang dari dalam diri sendiri. Kita menjadi hakim yang paling keras bagi diri kita sendiri. Ketika Anda terus-menerus menyalahkan diri sendiri, hal itu menunjukkan bahwa Anda sulit menerima diri Anda apa adanya.
Perfeksionisme membuat Anda merasa tidak pernah cukup baik dan tanpa disadari, Anda terus merendahkan diri sendiri dengan harapan bisa berubah. Namun cara itu justru melemahkan Anda, bukan memperbaiki Anda.

Hanya ada satu cara untuk mengatasi perfeksionisme dan itu bukan berasal dari usaha manusia semata.

Ketika Anda menerima bahwa kasih Tuhan tidak bergantung pada kesempurnaan Anda, Anda akan menemukan ketenangan, kebebasan, dan sukacita yang sejati.

Bacaan Alkitab Setahun :
Yosua 13-15; Lukas 1:57-80
_____________
Anda perlu belajar untuk beristirahat dalam kasih karunia Tuhan yang membebaskan dan menyadari bahwa hanya Tuhan yang sempurna—bukan Anda.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
How to Break Free from Perfectionism - Daily Hope with Rick Warren - March 24, 2026

"If you wait for perfect conditions, you will never get anything done." Ecclesiastes 11:4 (TLB)
-------------------
When you learn how to relax in God's liberating grace and break out of the prison of perfectionism, you will find a new level of joy and freedom in your life. Why? Because perfectionism is destructive to your life in several ways.

1. It defeats your initiative. Have you ever had a project that's been a struggle to get started? You think, "One of these days I'm going to get around to it," but you just can't take that first step. One possible reason is perfectionism. You're waiting for the perfect circumstance or timing, or you're waiting until the kids get out of school or a certain amount of money comes in. When you set your standards so high, perfectionism causes paralysis, and you can't get anything done.

The Bible says in the Living Bible paraphrase, "If you wait for perfect conditions, you will never get anything done"(Ecclesiastes 11:4).

2. It damages your relationships. Nobody likes being nagged or corrected all the time. It's frustrating and irritating! The Bible says, "Love forgets mistakes; nagging about them parts the best of friends" (Proverbs 17:9 TLB).

Perfectionism—the desire to always be correct or correct others—damages relationships because it's rooted in insecurity. Perfectionists who are harsh and demanding toward other people are harsh and demanding toward themselves.

3. It destroys your happiness. Ecclesiastes 7:16 says, "Don't be too virtuous, and don't be too wise. Why make yourself miserable?" (GW). This Scripture isn't talking about genuine righteousness or real wisdom. It's talking about perfectionism. You can transform any virtue into a vice by taking it to the extreme.

Your worst nag lives under your skin, because you are your own worst critic. (That's true for all of us!) Since we tend to resent and even dislike people who nag us, if you're always nagging yourself, what does that say about you? It says that you don't like yourself. You think you're not good enough. And you think reminding yourself what's wrong with you is going to motivate you into doing the right thing. It's not! That's called perfectionism, and it causes you to constantly put yourself down.

There's just one antidote to perfectionism—and it's not in a self-help book or a doctor's office. You can only learn to relax when you fully experience the liberating grace of God and rest in the sufficiency of the only one who is perfect.


Minggu, 22 Maret 2026

Puasa Kristen

https://www.facebook.com/share/v/17eZwbeS1T/

Kasih Karunia Tuhan Cukup untuk Setiap Pergumulan Anda

23 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
2 Korintus 12:8–9 "Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku."
-----------------
Apa yang harus Anda lakukan ketika menghadapi masalah yang tidak dapat Anda perbaiki atau situasi yang tidak dapat Anda ubah? Apa yang harus Anda lakukan ketika ada sesuatu dalam hidup Anda yang menyakitkan, tetapi berada di luar kendali Anda?

Jawabannya adalah: bersandar sepenuhnya pada kasih karunia Tuhan yang menopang hidup Anda.

Untuk menerima kasih karunia yang Anda butuhkan agar tetap bertahan di tengah pencobaan, tekanan, kelelahan dan berbagai kesulitan hidup, ada empat langkah yang dapat Anda lakukan:

1. Berseru kepada Tuhan meminta pertolongan

Ketika Anda berpura-pura mampu menghadapi segala sesuatu sendiri, Anda justru menghalangi kuasa Tuhan bekerja dalam hidup Anda. Akuilah keterbatasan Anda dan katakan dengan jujur, "Tuhan, saya tidak sanggup menghadapi ini."
Alkitab berkata: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati..... Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu." (Yakobus 4:6–8)

2. Memenuhi pikiran Anda dengan Firman Tuhan

Bacalah firman Tuhan setiap hari. Biarkan firman-Nya menguatkan, menghibur dan memberi Anda semangat untuk terus melangkah.
Pemazmur berkata: " Jiwaku melekat kepada debu, hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu. " (Mazmur 119:25)
Perubahan sejati tidak datang dari dalam diri Anda sendiri, tetapi dari Tuhan. Dialah sumber kasih karunia yang Anda butuhkan.

3. Menerima dukungan dari sesama

Tuhan tidak pernah merancang Anda untuk menjalani hidup sendirian. Ia memberi Anda komunitas untuk saling menolong dan menguatkan.
Alkitab mengajarkan bahwa dengan saling menolong dalam kesulitan, kita menjalankan hukum Kristus, yaitu mengasihi sesama.
Kelemahan Anda bukanlah hal yang memalukan. Justru melalui kelemahan itu, Anda belajar betapa Anda membutuhkan Tuhan dan orang lain.

4. Berpegang pada janji-janji Tuhan

Di dalam Alkitab terdapat ribuan janji Tuhan bagi Anda. Salah satunya adalah: "Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."(Yesaya 40:29–31)

Arahkan pandangan Anda kepada pengharapan yang Tuhan berikan, bukan hanya pada keadaan saat ini.

Renungkan :

- Dalam situasi apa saat ini Anda membutuhkan kasih karunia Tuhan yang menopang?

- Janji Tuhan mana yang dapat Anda pegang dalam situasi tersebut?

- Siapa saja dalam hidup Anda yang dapat Tuhan pakai untuk memberi dukungan dan menguatkan Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yosua 10-12; Lukas 1:39-56
___________
Kasih karunia Tuhan selalu tersedia bagi Anda. Ketika Anda menghadapi masalah yang tidak dapat Anda selesaikan, jangan menyerah—arahkan pandangan Anda kepada Tuhan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
There Is Grace Sufficient for Your Troubles - Daily Hope with Rick Warren - March 23, 2026

"Three times I pleaded with the Lord to take it away from me. But he said to me, 'My grace is sufficient for you, for my power is made perfect in weakness.'" 2 Corinthians 12:8-9 (NIV)
-------------------
What do you do when you can't fix an unfixable problem or change an unchangeable circumstance? What do you do when you can't control something that hurts deeply in your life?

You throw yourself on the sustaining grace of God.

To get the kind of grace you need to keep going in spite of temptations, trials, tension, tiredness, and troubles, you need to do four things:

1. Cry out for God's help. When you pretend to be self-sufficient, you short-circuit God's power in your life. You need to admit your inadequacy and say, "God, I can't handle this!" The Bible says, "'God is against the proud, but he gives grace to the humble.' So give yourselves completely to God . . . Come near to God, and God will come near to you"(James 4:6-8 NCV).

2. Fill your mind with God's Word. Study the Bible every day of your life, and let it comfort you, strengthen you, and energize you to keep going. The psalmist prayed, "I lie in the dust; revive me by your word" (Psalm 119:25 NLT). If the solution were to look within yourself, you'd already be changed. You need to look to God! He's the only one with sustaining grace.

3. Accept support from God's people. The Bible says by helping each other with our troubles, we obey the law of Christ, which is, "Love your neighbor as yourself." God never meant for you to go through life on your own. He says, "My grace is sufficient for you, for my power is made perfect in weakness" (2 Corinthians 12:8-9 NIV). Our weaknesses help us realize how much we need God's grace and each other.

4. Hold on to God's promises. There are more than 5,000 promises for you in the Bible. Here's one of them: "He gives strength to the weary and increases the power of the weak. Even youths grow tired . . . but those who hope in the LORDwill renew their strength. They will soar on wings like eagles; they will run and not grow weary, they will walk and not be faint" (Isaiah 40:29-31 NIV). Keep your eyes focused on the hope of heaven, not just on the here and now.

God's sustaining grace is always available to you. When you're going through a problem you can't fix, don't give up. Just look up!


BAMBANG NOORSENA SIKAT, BONGKAR ISRAEL YG SELALU GEMPAR, SATU GEDUNG TER...

https://youtube.com/watch?v=QxO2zNG5Ihc&si=4A2tvw8acBCRHdEc

Sabtu, 21 Maret 2026

" KALIMAT BIJAK YG MENGUATKAN "


Ada anggapan yang bilang ...kalau mencari keberanian, bergaulah dengan anak muda.

......Tetapi .......
kalau kita mencari kebijaksanaan dan ketenangan, berbicaralah pada yang tua...

Anggapan tersebut sepertinya cukup relevan utk kita Pahami

Berikut 10 kalimat bijak dari para pendahulu kita

1. Orang yang tidak pernah terjatuh bukanlah orang yang kuat.......

Orang yang kuat malah orang yang selalu bangkit setiap kali kita terjatuh........

2. Setiap sesuatu di dunia tidak ada yang diciptakan sia-sia......

Selalu ada hikmah di balik sebuah peristiwa........
Hanya saja kita butuh kesadaran lebih untuk dapat melihatnya...

3. Seseorang pasti pernah melakukan kesalahan...

Hanya saja bila kita membiarkannya, .....
kita melakukan kesalahan kedua.......
Membiarkan kesalahan adalah sebuah kesalahan.......

4. Tidak ada gunanya menyesali hal buruk yang terjadi.......

Lebih baik kita melakukan sesuatu untuk mengatasinya, sekecil apapun itu........
Daripada mengumpat kegelapan, lebih baik kita menghidupkan sebuah lilin kecil yang bisa menerangi........

5. Hidup sangatlah sederhana, begitu pula sebuah masalah...

Bila masalah tidak kunjung selesai, .....jangan-jangan yang membuat rumit adalah kita sendiri...

6. Orang yang kuat bukanlah orang yang bisa mengalahkan banyak orang.......

Orang terkuat adalah yang bisa mengalahkan dan menguasai dirinya sendiri......

7. Disalahkan atau dituduh sesuatu bukanlah sebuah masalah.......

Yang menjadi masalah adalah ....ketika kita terus mengingatnya, ...dan... menjadi sebuah dendam yang menggerogoti hati dan membuang waktu kita......

8. Kejujuran dan Kebenaran adalah pondasi datangnya berkah atau keberuntungan......

Bila hatimu tidak tenang, mungkin... kamu melupakan 2 Hal tersebut...

9. Sebelum tergesa-gesa memperbaiki kesalahan,

.... lebih baik.....
kita berpikir secara cermat penyelesaiannya...
Jangan sampai muncul masalah baru karena pertimbangan yang tidak matang.......

10. Permata memerlukan gesekan untuk dapat memolesnya hingga jadi berkilau......

Begitu juga manusia,
tak ada manusia yang luar biasa tanpa melewati cobaan......
_Cobaan berat adalah sarana agar kita bisa mengembangkan diri lebih baik lagi........

       🔙🔛🔙🔛🔙

Saat kita menghadapi masalah, masalah tersebut dapat membuat kita lemah dan terjatuh...
Namun kalau kita menetapkan Hati dan berpikir cara menyelesaikannya, kita pasti bisa mengatasinya...

Saat kita sudah mengatasi masalah tersebut, kita akan terlahir lagi sebagai pribadi yang tangguh...Jadi jangan mudah menyerah ya Sahabat...

         🔙🔛🔙🔛🔙

Nilai Manusia,

bukan Bagaimana Ia Mati
...Melainkan...
Bagaimana Ia Hidup.

Bukan apa yang telah Ia Peroleh,
....Melainkan....
Apa yang telah Ia Berikan.

Bukan apa Pangkatnya,
.....Melainkan .....
Apa yang telah diperbuat dengan Tugas yang telah Diberikan TUHAN  kepada nya.

        🔙🔛🔙🔛🔙

Jadilah Manusia yang Bisa Mengatur Hidup..jangan...mau diatur oleh Hidup.
......tetapi......
Jangan lupa Aturan dari yang Mencipta Hidup.

Hari ini tidak akan pernah kembali lagi......_
JADILAH BERKAT
JADILAH TELADAN
JADILAH SEMANGAT BAGI YG LETIH dan LESU
Selamat Pagi. Sehat dan Sukses selalu. GBU🙏🏼🙏🏼🙏🏼


Tiga Cara Kasih Karunia Tuhan Menolong Anda Bertahan

22 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
1 Petrus 5:12 "aku menulis dengan singkat kepada kamu untuk menasihati dan meyakinkan kamu, bahwa ini adalah kasih karunia yang benar-benar dari Allah. Berdirilah dengan teguh di dalamnya!"
-------------------
Hidup sering digambarkan seperti sebuah perlombaan panjang. Dalam perjalanan itu, kita menghadapi banyak tantangan dan rintangan. Namun apa pun yang Anda alami, Anda dapat mengandalkan kasih karunia Tuhan yang menopang hidup Anda.

Alkitab berkata: "aku menulis dengan singkat kepada kamu untuk menasihati dan meyakinkan kamu, bahwa ini adalah kasih karunia yang benar-benar dari Allah. Berdirilah dengan teguh di dalamnya!" (1 Petrus 5:12)

Ada tiga hal yang sering membuat seseorang tersandung dalam perjalanan hidupnya sehingga tidak menyelesaikan perlombaannya dengan baik. Namun dalam setiap keadaan itu, kasih karunia Tuhan yang menopang akan menolong Anda.

1. Kasih karunia Tuhan menolong Anda menghindari dosa ketika Anda dicobai

Pencobaan adalah salah satu hal yang dapat membuat seseorang jatuh. Tetapi Alkitab memberikan janji ini: "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 Korintus 10:13)

Tuhan selalu menyediakan jalan keluar. Mungkin itu berarti menjauh dari situasi tertentu, mengubah apa yang Anda pikirkan, atau meninggalkan sesuatu yang membawa Anda pada pencobaan. Apa pun bentuknya, Tuhan akan memberikan kasih karunia yang menolong Anda untuk mengatasinya.

2. Kasih karunia Tuhan menolong Anda tetap berdiri ketika Anda lelah

Kadang masalahnya bukan pencobaan. Kadang Anda hanya lelah.
Menjalani hidup dengan benar membutuhkan banyak tenaga, terutama ketika Anda memilih melakukan yang benar daripada yang mudah. Lalu dari mana kekuatan itu datang?
Alkitab berkata: "Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi, memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita." (2 Korintus 1:21–22)

Kunci kekuatan itu adalah Roh Kudus yang tinggal di dalam Anda. Dialah yang memberi Anda kemampuan untuk melakukan hal-hal yang tidak dapat Anda lakukan dengan kekuatan sendiri.

3. Kasih karunia Tuhan menolong Anda terus melangkah ketika Anda mengalami kesulitan

Ada luka dalam hidup yang terasa sangat berat, bahkan kadang tampak tidak adil. Dalam situasi seperti itu, mudah bagi kita untuk terjebak dalam pikiran "seandainya saja…"

Namun daripada terus memikirkan hal-hal yang tidak dapat diubah, Alkitab mengajak kita untuk memandang kepada Tuhan dan kekuatan yang Ia berikan.
Firman Tuhan berkata: "janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan." (Yesaya 41:10)

Renungkan

- Bagaimana kasih karunia Tuhan telah menolong Anda melewati masa-masa sulit dalam hidup?

- Menurut Anda, apa yang dimaksud dengan pola pikir "seandainya saja…"? Pernahkah Anda terjebak dalam cara berpikir seperti itu?

- Bagaimana Anda dapat menyalurkan kasih karunia Tuhan yang menopang kepada orang lain di sekitar Anda?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yosua 7-9; Lukas 1:21-38
____________
Kasih karunia Tuhan bukan hanya menyelamatkan Anda. Kasih karunia itu juga menopang Anda setiap hari, menolong Anda melewati pencobaan, kelelahan dan kesulitan hidup.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Three Ways God's Grace Gets You Through - Daily Hope with Rick Warren - March 22, 2026

"My purpose in writing is to encourage you and assure you that what you are experiencing is truly part of God's grace for you. Stand firm in this grace." 1 Peter 5:12 (NLT)
--------------------
We face many pitfalls in the marathon of life. But regardless of what you go through, you can count on God's sustaining grace.

The Bible says in 1 Peter 5:12, "My purpose in writing is to encourage you and assure you that what you are experiencing is truly part of God's grace for you. Stand firm in this grace" (NLT).

There are three things that can cause you to stumble in your race and not finish well in life. But in each of these situations, God's sustaining grace will get you through.

1. God's sustaining grace helps you avoid sinning when you're tempted.

Temptation is the first thing that can cause you to stumble. The Bible says, "God is faithful. He will not allow the temptation to be more than you can stand. When you are tempted, he will show you a way out so that you can endure" (1 Corinthians 10:13 NLT).

God will provide the sustaining grace you need to escape. It may mean turning the channel, running out the door, or changing the way you're thinking. But God will provide a way to escape temptation.

2. God's sustaining grace helps you keep standing when you're tired.

Sometimes you're not tempted. Sometimes you're just tired! Life requires a lot of energy, especially when you're trying to do the right thing rather than the easy thing. But where do you get the power to do the right thing when you're tired?

"It is God who enables us, along with you, to stand firm for Christ. He has . . . identified us as his own by placing the Holy Spirit in our hearts" (2 Corinthians 1:21-22 NLT). The key is the Holy Spirit in you, who gives you the energy to do the things you can't do in your own power.

3. God's sustaining grace helps you keep going when you're troubled.

There are some hurts in life that are unrelenting and undeserved—and they hurt the most.

What do you do in those situations? You first stop playing the "if only" game and instead focus on Christ and his sustaining power. Isaiah 41:10 says, "Don't worry, because I am with you. Don't be afraid, because I am your God. I will make you strong and will help you; I will support you with my right hand that saves you" (NCV).


Perang AS–Israel vs Iran Meluas! Iran Hujani Israel dengan Bom Klaster |...

https://youtube.com/watch?v=Ya9af9ZSQNA&si=hMQZLcztfpLHOWm1

Jumat, 20 Maret 2026

ISRAEL

Abraham tidak bisa menyaksikan dgn mata kepalanya sendiri, bahwa janji Allah kepadanya telah terealisasi, telah tergenapi semuanya yaitu :
1. AKU akan membuat engkau menjadi Bangsa yg besar
2. AKU akan memberkati engkau
3. AKU akan membuat namamu mashyur
4. Engkau akan menjadi berkat
5. AKU akan memberkati orang - orang yg memberkati engkau
6. Mengutuk, orang - orang yang mengutuki engkau
7. Oleh mu, semua kaum di muka bumi ini akan mendapat berkat

Hari ini, nubuat - nubuat ribuan tahun yg ada  dalam Alkitab mulai  tergenapi. Misteri2 dan pertanyaan2 dari dunia yg selama ini di tunggu2 oleh dunia ,semakin tersingkap. Dan hal ini seharusnya semakin membuat iman kita semakin kokoh dan kuat dalam Yesus. Kita sebagai umat perjanjian sangatlah beruntung dan bersyukur sekali 🙏. Anda yg sudah dipilih dan dipanggil, tapi masih saja mengeraskan hati dan tidak mau merespon panggilan NYA, Alkitab berkata bahwa hari Tuhan ( universal / personal ), datangnya seperti pencuri, anda tidak akan bisa menikmati Janji2 Tuhan 🙏. Anda nunggu siapa ?❓, kok belum Merespon panggilanNYA ?

TRAGEDI ATAU KOMEDI

"Keberuntungan" kadang memainkan perannya dalam Kehidupan Manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal. 
Karena itulah Jalan hidup mereka.

Boleh jadi Keterlambatanmu dari suatu Perjalanan adalah Keselamatanmu.

Boleh jadi tertundanya Pernikahanmu adalah suatu Keberkahan.

Boleh jadi dipecatnya engkau dari pekerjaan adalah suatu kebaikan.

Boleh jadi sampai sekarang engkau belum dikarunia anak itu adalah Kebaikan dalam Hidupmu.

Boleh jadi engkau tidak menyukai sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu, 
karena TUHAN Maha Mengetahui, Sedangkan engkau tidak mengetahui.

Sebab itu, Jangan engkau merasa gundah terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu, 
karena semuanya sudah atas izin TUHAN

Jangan banyak mengeluh, karena hanya akan menambah Kegelisahan.
Perbanyaklah berSyukur,
Teruslah berSyukur sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya

Selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, 
kita masih bisa bangun tidur hanya dengan satu bunyi suara, 
kita terbangun tanpa melihat adanya alat-alat medis yang menempel di tubuh kita, 
itu pertanda, bahwa kita hidup Sejahtera
Ucapkanlah Syukur🙏 sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya

Jangan selalu melihat ke belakang, karena disana ada masa lalu yang menghantuimu. 

Jangan selalu melihat ke Depan, karena terkadang ada Masa depan yang membuatmu gelisah.
Namun lihatlah ke Atas karena di sana ada TUHAN yang membuatmu Bahagia.

Tidak harus banyak Teman, agar engkau menjadi Populer, 
Singa Sang Raja Hutan lebih sering berjalan sendirian. 
Tapi kawanan domba selalu bergerombol.
Jari-jari juga demikian; 
kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan 
kecuali jari jempol dia yang paling jauh diantara keempat itu.
Namun perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-jari itu tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jempol yang sendiri yang jauh dari mereka.

Karena itu, Sebenarnya yang diperhitungkan bukanlah Jumlah teman yang ada di sekelilingmu, akan tetapi banyaknya Cinta dan Manfaat yang ada di sekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka.

Menyibukkan diri dalam pekerjaan, akan Menyelamatkan dirimu dari tiga masalah; 
yaitu Kebosanan, Kehinaan, dan Kemiskinan.

Aku tidak pernah mengetahui adanya Rumus Kesuksesan, 
tapi aku menyadari bahwa 
"Rumus kegagalan adalah Sikap asal semua orang".

Teman itu seperti Anak tangga, boleh jadi ia membawamu ke atas atau ternyata sebaliknya membawamu ke bawah, 
maka, Hati-hatilah Anak tangga mana yang sedang engkau lalui.

Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, 
karena itu jangan jadikan hidupmu penuh Kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali.
Berlapang dadalah, Maafkanlah, 
dan Serahkan Urusan Manusia kepada TUHAN,
karena engkau, mereka, dan kita semua, akan berpulang kepadaNYA.

SELAMAT PAGI .......  Selamat Beraktivitas. Sehat dan Sukses selalu. GBU🙏🏼🙏🏼🙏🏼

Anda Diterima oleh Tuhan

21 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
Mazmur 27:10 "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku."
------------------
Tidak ada seorang pun yang menjalani hidup tanpa kesulitan. Setiap orang memiliki masalah, luka batin dan pengalaman yang menyakitkan. Salah satu penyebab luka yang paling dalam adalah penolakan—baik dari orang tua, teman, rekan kerja, atau orang-orang di sekitar kita. Bahkan mungkin ada kata-kata yang pernah Anda dengar puluhan tahun yang lalu, tetapi masih terasa menyakitkan sampai sekarang.

Namun ada kabar baik: kasih karunia Tuhan yang memulihkan tersedia untuk setiap luka dalam hidup Anda. Alkitab berkata: "Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka." (Mazmur 147:3)

Salah satu cara utama Tuhan memulihkan kita adalah dengan mengubah cara kita berpikir. Alkitab berkata:
"Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna." (Roma 12:2)

Sering kali kita memandang diri kita secara keliru karena mempercayai hal-hal yang tidak benar tentang diri kita. Kita mungkin menerima label atau penilaian orang lain sebagai kebenaran. Karena itu, daripada terus memikirkan apa yang orang lain katakan tentang Anda, pilihlah untuk mempercayai apa yang Tuhan katakan tentang Anda. Kebenaran itu akan membawa pemulihan bagi hati Anda.

Salah satu kebenaran penting yang Tuhan nyatakan adalah ini: Anda diterima oleh-Nya.

Sebagian besar orang menghabiskan hidupnya untuk mencari penerimaan. Kita ingin diterima oleh orang tua, teman, rekan kerja, bahkan oleh orang-orang yang tidak terlalu kita kenal. Keinginan untuk diterima sering memengaruhi banyak keputusan dalam hidup—mulai dari cara berpakaian, kendaraan yang digunakan, tempat tinggal, hingga pilihan karier.

Namun sekeras apa pun Anda berusaha, akan selalu ada orang yang menolak Anda. Tetapi Yesus tidak akan menolak Anda.

Alkitab berkata: "Kristus telah menerima kamu." (Roma 15:7)
Penerimaan dari Yesus tidak bersyarat karena didasarkan pada kasih karunia Tuhan, bukan pada prestasi atau usaha Anda. Ini bukan berarti dosa tidak penting. Dosa tetap penting. Namun melalui kasih karunia-Nya, Tuhan memberikan kekuatan bagi kita untuk berubah.

Mungkin Anda sudah menerima Yesus Kristus dalam hidup Anda. Tetapi apakah Anda juga menyadari bahwa Tuhan telah menerima Anda sepenuhnya?
Alkitab berkata: "Kamu adalah umat pilihan Allah." (1 Petrus 2:9)
Semua itu terjadi karena kasih karunia Tuhan.

Mungkin ada orang dalam hidup Anda—orang tua, teman, atau atasan—yang sulit untuk dipuaskan dan terus menuntut persetujuan dari Anda. Namun ada satu kebenaran penting yang perlu Anda ingat:

Anda tidak membutuhkan persetujuan mereka, karena Anda telah diterima oleh Tuhan, Sang Pencipta alam semesta.

Alkitab berkata: "Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku." (Mazmur 27:10)

Renungkan

- Luka apa dalam hidup Anda yang perlu dipulihkan oleh kebenaran firman Tuhan?

- Persetujuan siapa yang sedang Anda kejar dalam tahap hidup Anda saat ini?

- Apa perbedaan yang Anda rasakan ketika menyadari bahwa Kristus telah menerima Anda karena kasih karunia Tuhan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yosua 4-6; Lukas 1:1-20
_____________
Tuhan menerima Anda. Dan pada akhirnya, penerimaan dari Tuhan itulah yang paling Anda butuhkan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
You're Accepted by God - Daily Hope with Rick Warren - March 21, 2026

"Though my father and mother forsake me, the LORD will receive me." Psalm 27:10 (NIV)
---------------
Nobody sails through life. We all have problems, scars, and hurts. One of the deepest causes of those hurts is rejection—from parents, friends, employers, peers, and more. You might even remember something said on the playground 40 years ago that still hurts today.

But there's good news: God's healing grace is available for whatever hurts you. The Bible promises, "God heals the brokenhearted and binds up their wounds" (Psalm 147:3 NIV). 

A major way God heals us is by changing the way we think. The Bible says, "Let God transform you into a new person by changing the way you think" (Romans 12:2 NLT).

Many of us think about ourselves in distorted ways, believing false ideas we picked up along the way. So instead of thinking about what other people say about you, you need to choose to think about what God says about you—and let those truths heal your heart.

There are many things God says are true about you. One of them is this: God says you're acceptable.

Most of us spend our lives trying to be accepted. We want to be acceptable to our parents, to our peers, to our enemies, to people we envy, and even to total strangers. Your desire to be accepted probably influences the way you dress, the car you drive, the house you live in, or even the career you chose.

No matter how hard you try, people will reject you. But Jesus won't.

The Bible says, "Christ has accepted you" (Romans 15:7 NLT). His acceptance is unconditional because it's based on God's grace, not your performance or whether you've done more good than bad. That doesn't mean sin doesn't matter. It does. But through his grace, God gives us the power to change.

I hope that you've accepted Jesus Christ into your heart and life—but have you also realized that God has accepted you? The Living Bible paraphrase says, "You have been chosen by God himself" (1 Peter 2:9). And that's all because of his grace.

You may have an unpleasable parent, friend, or boss. Let me tell you something that's very important: You don't need their approval—because you're accepted by the God of the universe.

Psalm 27:10 promises, "Though my father and mother forsake me, the LORD will receive me" (NIV). God accepts you. And that's ultimately all the acceptance you need.


Fanboy Iran Sakit Jantung Nonton Fakta Ini! Pakar GeoPolitik Bongkar Dat...

https://youtube.com/watch?v=1xZPxIlta-8&si=s6KBHccNPBte6Xnq

Operasi Epic Fury: Begini Cara AS Menghancurkan Iran dalam 12 Jam

https://youtube.com/watch?v=yrC5zVhw0Hk&si=1svVT9c-vo64wX4P

Pdt. Esra Alfred Soru : (PART #3) "ISRAEL & IRAN DARI MASA KE MASA"

https://youtube.com/watch?v=i6ZWfM67INY&si=OssrggENrjc_IxKx

Pdt. Esra Alfred Soru : (PART #2) "ISRAEL & IRAN DARI MASA KE MASA"

https://youtube.com/watch?v=0UZ1DCLfn0o&si=5uhAYb2iR8vXnd61

LEDAKAN DASYAT DI IRAN ! - Israel Luncurkan Rudal Jericho Balas Perbuata...

https://youtube.com/watch?v=i43XuMX1MzE&si=YaqBp1fBQN8fK1B2

METODE EKSEKUSI Paling MENGERIKAN Dari Rezim Ayatollah KHOMEINI | GAMBAR...

https://youtube.com/watch?v=N877bnvLAoE&si=oPwBcYkrXXi7Qmmh

BREAKING NEWS! Komandan Basij Gholamreza Soleimani Tewas Diserang Israel...

https://youtube.com/watch?v=4pxOYKi2d3Y&si=CAOuNKdRsSNIXMMI

4:00 A.M. – 2,500 US Marines Stormed Abu Musa Island — Then THIS Happened

https://youtube.com/live/ypS1JiaqhHw?si=Wo6pV7p3pSCjziMY

Kamis, 19 Maret 2026

Kasih Karunia Keselamatan Tuhan Diberikan bagi Semua Orang

20 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
Roma 4:16 "janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham"
----------------------
Tuhan tidak memandang orang berdasarkan status atau masa lalunya. Ia tidak memperlakukan seseorang secara berbeda karena latar belakangnya. Tidak masalah apakah Anda berasal dari keluarga yang religius, pernah menjadi orang religius atau bahkan tidak memiliki latar belakang agama sama sekali.

Alkitab berkata:"janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham" (Roma 4:16)

Siapakah yang dimaksud dengan orang-orang yang hidup di bawah hukum Musa? Mereka adalah bangsa Yahudi. Kepada merekalah Tuhan pertama kali menyatakan hukum dan jalan-Nya.

Pernahkah Anda bertanya mengapa bangsa Yahudi disebut sebagai umat pilihan Tuhan? Apakah Tuhan lebih mengasihi mereka daripada bangsa-bangsa lain? Tentu tidak. Mereka dipilih untuk suatu tujuan. Salah satu tujuan itu adalah untuk menyatakan kepada dunia bahwa hanya ada satu Allah yang benar. Dengan kata lain, mereka seperti pembawa pesan Tuhan bagi bangsa-bangsa lain.

Sekarang Tuhan mempercayakan tugas itu kepada gereja, yaitu semua orang yang percaya kepada Kristus, apa pun latar belakang mereka. Tuhan menyatakan bahwa keselamatan tersedia bagi siapa saja yang datang kepada-Nya dengan iman.

Alkitab berkata: "Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan." (Roma 10:13)

Di surga tidak ada kuota tertentu. Tidak dikatakan bahwa hanya orang yang sangat baik, sangat religius atau sangat pintar yang dapat diselamatkan. Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa setiap orang yang berseru kepada Tuhan akan diselamatkan.

Yang menyedihkan, meskipun banyak orang mengetahui bahwa Tuhan menawarkan keselamatan sebagai hadiah kasih karunia, mereka masih mencoba mendapatkannya dengan usaha sendiri. Mereka berpikir bahwa perbuatan baik atau pencapaian hidup mereka sudah cukup untuk membuat mereka layak masuk surga.

Anda mungkin telah melakukan banyak hal yang luar biasa dalam hidup. Tetapi jika Anda berpikir bahwa semua itu dapat membawa Anda masuk surga, itu tidak benar.

Renungkan :

- Jika Anda menyadari bahwa tidak ada sesuatu yang dapat membuat Tuhan lebih atau kurang mengasihi Anda, kebebasan apa yang Anda rasakan dalam hidup Anda?

- Apa peran Anda sebagai bagian dari gereja dalam menyampaikan kabar keselamatan kepada orang-orang yang belum mendengarnya?

- Apa arti dari "berseru kepada nama Tuhan"?

Bacaan Alkitab Setahun :
Yosua 1-3; Markus 16
____________
Satu-satunya cara seseorang dapat diselamatkan adalah dengan menerima hadiah kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus. Dan hadiah itu tersedia bagi setiap orang.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
God's Saving Grace Is for Everyone - Daily Hope with Rick Warren - March 20, 2026

"[The promise] is not only for those who live under the law of Moses but for anyone who lives with faith like that of Abraham." Romans 4:16 (NCV)
-------------------
God doesn't play favorites, regardless of your status or your sin. It doesn't matter whether you're a religious person or a formerly religious person or if you have any religious background at all.

Romans 4:16 says, "[The promise] is not only for those who live under the law of Moses but for anyone who lives with faith like that of Abraham" (NCV). Who are these people who live under the law of Moses? The Jewish people. They were given the ways of God before anyone else.

Have you ever thought about why the Jews were called God's chosen people? Does God love them more than he loves the rest of us? No. They were chosen for a purpose, and part of that purpose was to spread the message that there is one true God. They were kind of like the missionaries to the rest of us.

Now God has taken that task and given it to the church, which includes everybody who puts their faith in Christ, regardless of their background. God says his salvation is available to anybody who opens up their heart in faith: "Everyone who calls on the name of the Lord will be saved" (Romans 10:13 NIV). There are no quotas in heaven. It doesn't say only really good people will be saved if they call on the name of the Lord or really religious people or really smart people. Everyone who calls on the name of the Lord will be saved.

The sad thing is that even though many people know that God offers his gift of grace, they still try to work their way into heaven. They think that something in their lives makes them good enough so they don't need to receive God's gift of salvation through Christ.

You may have done some really amazing things in life, but if you think they're going to get you into heaven, forget it. The only way any of us gets in is by receiving God's gift of grace, which is available to every person.


[FULL] Perang Intelijen Iran Berhasil? Chappy: Amerika-Israel Mundur Tin...

https://youtube.com/watch?v=KhSIg4qp7yc&si=mi2J_NrZTZM7Ul85

Rabu, 18 Maret 2026

Aksi Gila A-10 Warthog AS Hantam Iran, Semua Kaget Seperti Kiamat!

https://youtube.com/watch?v=2iHMrfnEvgU&si=eLRH6BfY3uqsXd-W

Mengapa Anda Masih Berusaha Mendapatkan Kasih Karunia?

19 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
Roma 3:24 "dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus."
---------------
Jika Anda bertanya kepada seratus orang di jalan, "Bagaimana seseorang bisa masuk surga?" kemungkinan besar Anda akan menerima berbagai jawaban yang berbeda, tetapi semuanya memiliki gagasan yang sama: Anda harus mengusahakannya.

Anda mungkin akan mendengar jawaban seperti:

- "Berusahalah menjadi orang baik."

- "Hiduplah secara moral dan lakukan yang terbaik."

- "Lakukan lebih banyak kebaikan daripada kejahatan."

Semua jawaban itu didasarkan pada perbuatan manusia, bukan pada kasih karunia Tuhan.

Padahal keselamatan adalah sebuah hadiah dan hadiah tidak perlu diusahakan. Hadiah diberikan secara cuma-cuma. Anda tidak dapat memperolehnya dengan usaha, tidak dapat membelinya dan tidak dapat mendapatkannya melalui kerja keras.

Inilah perbedaan mendasar antara kekristenan dan semua agama lainnya. Kekristenan dibangun di atas kasih karunia. Sementara banyak sistem kepercayaan lain menekankan usaha manusia.

Agama-agama sering dapat diringkas dalam satu kata: "lakukan."
Ada hal-hal yang harus dilakukan untuk memperoleh perkenanan Tuhan, kebahagiaan atau keselamatan. Biasanya ada aturan, kewajiban dan ritual yang harus dipenuhi. Sebaliknya, kekristenan dapat diringkas dengan satu kata: "sudah selesai."

Yesus Kristus telah membayar harga keselamatan Anda melalui kematian-Nya di kayu salib. Semuanya sudah diselesaikan oleh-Nya.

Suatu kali seseorang bertanya, "Apa yang harus saya lakukan agar saya diselamatkan?"
Jawabannya sebenarnya sederhana: apa yang perlu dilakukan untuk keselamatan Anda sudah dilakukan oleh Yesus sekitar dua ribu tahun yang lalu.

Ketika Yesus berada di kayu salib, Ia berkata, "Sudah selesai."
Ia tidak berkata, "Aku sudah selesai," karena Ia masih hidup. Yang selesai adalah pekerjaan keselamatan yang Ia lakukan bagi manusia. Alkitab berkata: "dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus." (Roma 3:24)

Anda tidak masuk surga karena apa yang Anda lakukan.
Anda masuk surga karena apa yang telah dilakukan oleh Yesus bagi Anda.

Renungkan :

- Mengapa menurut Anda banyak orang mencoba memperoleh keselamatan melalui usaha sendiri, daripada menerima kasih karunia Tuhan sebagai hadiah?

- Setelah Anda menerima keselamatan sebagai pemberian Tuhan, mengapa penting untuk membagikan kabar baik ini kepada orang lain?

- Bagaimana hidup Anda berubah ketika Anda semakin memahami arti kasih karunia Tuhan?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 32-34; Markus 15:26-47
_____________
Ketika kita benar-benar memahami kasih karunia Tuhan, kita akan menerimanya dengan penuh syukur, karena itulah hadiah terbesar yang pernah kita terima dalam hidup.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
=========
Why Are You Still Working for Grace? - Daily Hope with Rick Warren - March 19, 2026

"All need to be made right with God by his grace, which is a free gift. They need to be made free from sin through Jesus Christ." Romans 3:24 (NCV)
--------------------
If you were to ask a hundred people on the sidewalk, "How do you get to heaven?" you'd get a lot of different answers that all come down to the same idea: You have to earn it. You'd hear things like, "Try to be good and do your best," or "Work really hard at being a moral person," or "Do more good things than bad things." Those answers are based on works, not grace.

But salvation is a gift, and you don't work for a gift. It's free! You can't earn it, you can't buy it, and you can't work for it.

This is a fundamental difference between Christianity and every other religion. Christianity is built on grace. Every other religion is based on works, and you can summarize them in one word: "do." There are certain things you have to do in order to gain God's approval, to gain bliss, to gain heaven. There are always rules, regulations, and rituals—something you have to do.

On the other hand, Christianity can be summarized with the word "done." Jesus Christ has already paid the price on the cross that restored you to God. It's done!

A guy asked me one time, "Pastor Rick, what can I do to be saved?" I said, "You're too late!" (That kind of shocked him.) "In fact, you're about 2,000 years too late! What needed to be done for your salvation has already been done, and you can't do anything about it."

Jesus Christ already did it. He paid for your salvation on the cross, and it's now a free gift that's offered to you. That's why when Jesus was hanging on the cross, he said, "It is finished." He didn't say, "I am finished," because he wasn't. He's still alive today. The "it" is your salvation. The plan to provide grace for every person is finished.

Romans 3:24 says, "All need to be made right with God by his grace, which is a free gift. They need to be made free from sin through Jesus Christ" (NCV).

You won't get to heaven based on what you do. You get to heaven based on what has already been done for you by Jesus Christ.

When we really understand grace, we'll accept it, because it is the greatest gift we're ever going to receive.


SUDAH KETERLALUAN.. PRABOWO PERINTAHKAN TANGKAP YG MAU MAKAR - SUNARKO A...

https://youtube.com/watch?v=5Q58mC0Ie7c&si=4HldaEZqOGhjMtMD

Israel Lakukan Sesuatu di Luar Nalar... Seluruh Pimpinan Iran Lenyap

https://youtube.com/watch?v=DLoWsGHqShw&si=W6T7OhoJsdwS_w2E

800 MILITER H4MAS GUGUR - Setelah Luncurkan Roket ke Wilayah Israel

https://youtube.com/watch?v=wY_Wxdq2slo&si=Bw4paJ6qjOPR4_Dc

60% Rudal Iran Hancur‼️ Israel Kuasai Langit Teheran

https://youtube.com/watch?v=B9rEV5PT5Q4&si=odQ58Jv6ZsGFX925

Selasa, 17 Maret 2026

KEHIDUPAN RAHASIA Pria Paling Berkuasa di Iran – Fakta MENCENGANGKAN Kek...

https://youtube.com/watch?v=-QDCo8d2DHA&si=aRGWTZ6HecEeIhhk

AS Amerika Luncurkan Bom Penghancur Bunker Paling Dahsyat—Beton Langsung...

https://youtube.com/watch?v=3LGVts-n7lQ&si=hEVFCUcjvEzU5MzQ

Hindari Kelelahan dengan Hidup dalam Kebersamaan

18 Maret 2026

Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 4:9 "Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka."
------------------
Tahukah Anda bahwa Tuhan memiliki pekerjaan khusus bagi Anda? Itulah salah satu alasan Anda hidup. Tuhan menciptakan Anda untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan baik yang telah Ia rencanakan bahkan sebelum Anda dilahirkan. Alkitab berkata, "Allah menciptakan kita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan baik." (Efesus 2:10).

Namun Tuhan tidak pernah bermaksud agar Anda melakukan semua itu sendirian. Ia tahu bahwa jika Anda mencoba melakukannya sendiri, Anda akan mudah menjadi lelah.

Alkitab mengingatkan : "Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka." (Pengkhotbah 4:9)

Kadang-kadang kita berpikir bahwa orang melakukan pekerjaan besar sendirian. Misalnya, banyak orang mengira bahwa Mother Theresa melayani orang-orang miskin di Kalkuta seorang diri. Padahal sebenarnya ia dibantu oleh banyak saudari yang bekerja bersamanya.

Demikian juga dalam hidup Anda. Anda membutuhkan orang lain untuk menolong Anda menjalankan tugas yang Tuhan percayakan. Jika Anda bekerja sendirian, hasilnya mungkin terbatas. Tetapi jika Anda bekerja bersama orang lain, Anda dapat melakukan lebih banyak hal.

Bayangkan sebuah kepingan salju. Sendirian, ia hampir tidak memiliki pengaruh apa pun. Tetapi jika banyak kepingan salju berkumpul bersama, mereka bahkan dapat menghentikan lalu lintas. Demikian juga dengan manusia. Sendiri, kita mungkin tidak dapat membuat perubahan besar. Namun bersama-sama, kita dapat membuat perbedaan yang lebih besar, ketika setiap orang melakukan apa yang Tuhan rancang bagi mereka.

Mungkin hari ini Anda merasa lelah atau terbebani. Apakah ada orang yang berjalan bersama Anda? Jika tidak, mungkin Anda belum merasakan salah satu berkat dari menjadi bagian dalam keluarga gereja. Anda mungkin datang ke gereja, tetapi belum tentu benar-benar terhubung dengan orang-orang di dalamnya. Karena itu, lakukanlah satu langkah sederhana minggu ini: bangunlah hubungan dengan komunitas yang saling mendukung dan melayani bersama.

Renungkan :

- Apakah Anda sudah menemukan tugas atau panggilan yang Tuhan berikan dalam hidup Anda? Bagaimana orang lain menolong Anda menjalaninya?

- Ingatlah satu pengalaman ketika Anda bekerja bersama orang lain dalam melakukan pekerjaan Tuhan. Bagaimana kerja sama itu menghasilkan hasil yang lebih baik?

- Bagaimana kelompok kecil atau komunitas gereja menolong Anda melayani tanpa menjadi lelah atau kehabisan tenaga?

Bacaan Alkitab Setahun :
Ulangan 30-31; Markus 15:1-25
_____________
Kebersamaan adalah salah satu cara Tuhan menolong kita mengatasi kelelahan.

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
==========
Avoid Fatigue by Living in Community - Daily Hope with Rick Warren - March 18, 2026

"Two people are better than one, because they get more done by working together." Ecclesiastes 4:9 (NCV)
------------------
Did you know that God has special work for you to do? That's why you're alive. He made you to do good works that he planned before you were even born. Ephesians 2:10 says, "God made us to do good works" (NCV).

But God never meant for you to do good works by yourself. He knows that would only lead to fatigue.

The Bible says, "Two people are better than one, because they get more done by working together" (Ecclesiastes 4:9 NCV).

Sometimes we think that people do their greatest work alone. For example, there's a misconception that Mother Teresa served on the streets of Calcutta all by herself. But she actually had an army of sisters helping her.

Like her, you need other people helping you fulfill the work that God has for your life. By yourself, you won't be able to do a lot. But working with other people, you can get more done.

A snowflake by itself doesn't make much impact. But if enough of them stick together, they can stop traffic! People are the same way. On our own, you or I may not be able to create much change. But together, we can make a greater difference, with each person doing what God made them to do.

Maybe you're feeling exhausted today. Do you have anyone helping you? If not, you're missing out on one of the benefits of being connected to a church family. You may attend a church, but that doesn't mean you're connected to its people.

Community is God's answer to fatigue. Do yourself a favor and get connected this week.


Bu.Sin tgl.17 Maret kontrol ke dokter THT