10 Januari 2026
Bacaan Hari ini:
Ibrani 13:20-21 "Yesus, Tuhan kita kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin"
-----------------
Dahulu kala, beberapa hewan ingin membuka sebuah sekolah. Mereka memutuskan bahwa pelajaran yang akan diajarkan adalah berlari, memanjat, berenang dan terbang. Lalu mereka memutuskan bahwa semua hewan harus mengikuti semua pelajaran itu.
Di situlah masalahnya dimulai.
Bebek jauh lebih hebat dari gurunya dalam berenang, tetapi hanya mendapatkan nilai pas-pasan dalam terbang dan sangat buruk dalam berlari. Jadi mereka memintanya berhenti dari pelajaran berenang dan harus tetap tinggal di sekolah setelah jam belajar untuk berlatih berlari. Hal ini membuat kakinya yang berselaput menjadi rusak dan nilainya turun menjadi rata-rata dalam berenang. Tetapi semua orang merasa lebih tenang dan nyaman dengan hal itu—kecuali si bebek.
Kelinci awalnya berada di posisi teratas dalam pelajaran berlari, tetapi karena terlalu banyak pekerjaan tambahan di pelajaran berenang, ia terkena pneumonia dan harus keluar dari sekolah.
Tupai menunjukkan kemampuan luar biasa dalam memanjat, tetapi ia sangat frustrasi dalam pelajaran terbang karena gurunya memintanya memulai dari tanah, bukan dari puncak pohon. Ia mengalami kram otot karena terlalu memaksakan diri, sehingga hanya mendapatkan nilai "C" dalam memanjat dan "D" dalam berlari.
Elang menjadi pembuat masalah. Dalam pelajaran memanjat, ia mengalahkan semua hewan lain mencapai puncak—tetapi dengan cara terbang. Karena ia menolak ikut pelajaran berenang, ia akhirnya dikeluarkan dari sekolah.
Seperti yang dapat Anda bayangkan, sekolah hewan itu tidak berhasil.
Setiap hewan diciptakan untuk unggul dalam bidang tertentu, dan mereka tidak bisa dipaksakan untuk melakukan semua hal lainnya. Seekor bebek diciptakan untuk menjadi bebek—bukan yang lain.
Hal itu sama dengan manusia. Allah merancang setiap orang berbeda satu sama lain. Ketika Anda memaksa setiap orang masuk ke dalam cetakan yang sama, hasilnya adalah frustrasi, keputusasaan, rata-rataan dan kegagalan.
Allah menciptakan Anda untuk menjadi diri Anda sendiri. Ia telah memberikan kepada Anda kemampuan-kemampuan yang unik, dan Ia ingin Anda menggunakannya sesuai dengan maksud-Nya.
Apakah Anda bertanya-tanya apa kehendak Allah bagi hidup Anda? Lihatlah kemampuan Anda. Kemampuan itu bertindak seperti peta jalan; kemampuan tersebut menolong menunjukkan arah ke mana Anda seharusnya melangkah.
Alkitab berkata: "Yesus, Tuhan kita kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin" (Ibrani 13:20-21)
Renungkan:
- Kemampuan unik apa yang telah Allah berikan kepada Anda?
- Kapan Anda pernah memaksakan diri masuk ke dalam "cetak" yang tidak sesuai dengan cara Allah menciptakan Anda? Apa hasilnya?
- Kapan Anda melihat Allah menghasilkan hal-hal baik dalam diri Anda karena Anda menggunakan kemampuan unik yang telah Ia berikan?
Bacaan Alkitab Setahun :
Kejadian 23-24; Matius 7
______________
Melalui kemampuan Anda, Allah telah melengkapi Anda untuk melakukan kehendak-Nya. Saat Anda menggunakan kemampuan-kemampuan tersebut, Anda akan mulai melihat bagaimana Ia menghasilkan "setiap hal baik" dalam hidup Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
===========
Your Abilities Are a Great Road Map - Daily Hope with Rick Warren - January 10, 2026
"May he equip you with all you need for doing his will. May he produce in you, through the power of Jesus Christ, every good thing that is pleasing to him." Hebrews 13:21 (NLT)
-------------------
Once upon a time, some animals wanted to start a school. They decided the courses would include running, climbing, swimming, and flying. Then they decided that all the animals should take all the courses.
That's where the problem started.
The duck was better than his teacher at swimming, but he only made passing grades in flying and was very poor in running. So they made him drop swimming and stay after school to practice running. This wore down his webbed feet, and his grade dropped to average in swimming. But everyone felt less threatened and more comfortable with that—except the duck.
The rabbit started at the top of his class in running, but because of so much makeup work in swimming, he caught pneumonia and had to drop out of school.
The squirrel showed outstanding ability in climbing, but he was extremely frustrated in flying class because the teacher made him start from the ground instead of the treetop. He developed muscle cramps from overextending, so he only got a "C" in climbing and a "D" in running.
The eagle was the troublemaker. In climbing class, he beat everyone to the top—but flew instead. Refusing to participate in swimming class, he was expelled.
As you might imagine, the animals' school didn't work.
Different animals are designed to excel in specific areas, and they can't be expected to do all the other things. A duck is made to be a duck—not anything else.
It's the same for people. God has designed each person different from all the others. When you expect everyone to fit in the same mold, the result is frustration, discouragement, mediocrity, and failure.
God made you to be you. He has given you unique abilities, and he wants you to use them the way he intended.
Are you wondering what God's will is for your life? Look at your abilities. The act like a road map; they help point you in the direction you should go.
The Bible says, "May he equip you with all you need for doing his will. May he produce in you, through the power of Jesus Christ, every good thing that is pleasing to him" (Hebrews 13:21 NLT).
Through your abilities, God has equipped you to do his will. As you use those abilities, you'll start to see how he produces "every good thing" in your life.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar